7 Tahapan Membuat Itinerary Liburan


Cieeee, si Irni sok-sokkan buat tips di blog. Padahal mah gak juga jago-jago amat. Tapi lagi-lagi berhubung banyak yang nanya (terutama temen-temen FB) dan males ngomonginnya satu-satu daripada-daripadakan ya mending nulis di blog aja. Lumayan kan bisa dapet ide satu postingan πŸ˜›

Sebenarnya, dulu waktu mulai suka jalan-jalan aku gak buat itinerary karena gak ngerti juga fungsi itinerary itu buat apaan. Tapi jatohnya pergi sama sekali gak teroganisir dan malah kayak kehilangan arah gitu pas udah sampe di tempat tujuan.

Lama-lama setelah berkenalan dengan namanya itenerary itu, aku suka buat dan makin lama makin detail. Yang namanya tempat tujuan itu di mana, ke sananya naek apa keluar di exit berapa sampai waktu-waktunya juga aku tulis deh. Ke sininya malah lebih nyantai lagi, yang penting udah tahu seminggu mau ke mana aja dan mau ngapain aja, gak perlu detail-detail amat juga gak apa-apa. Tapi tetep dibuat dan dilakukan research lah yak, jangan jadi kayak orang bego aja udah liburan jauh-jauh.

Jadi menurut aku itenerary itu menyesuaikan kondisi aja yang mana yang enaknya, kalau postingan ini pastinya menggambarkan membuat itinerary yang detail yak.

Gambar itenerary yang aku buat untuk liburan aku ke Hongkong, setiap sheet ada detailnya lagi. Kalau pergi ke tempat yang baru pasti buat kayak gini, tapi kalau udah semisal ke Singapore atau KL ya gak dibuat detail, cuma tempat-tempatnya aja. Itenerary ini di kirim ke email dan setiap malam dibaca ulang :D
Gambar itenerary yang aku buat untuk liburan aku ke Hongkong, setiap sheet ada detailnya lagi. Kalau pergi ke tempat yang baru pasti buat kayak gini, tapi kalau udah semisal ke Singapore atau KL ya gak dibuat detail, cuma tempat-tempatnya aja. Itenerary ini di kirim ke email dan setiap malam dibaca ulang πŸ˜€ [ini buatnya udah dari tahun 2015 loh, hahahaha]
Jadi, ini dia tahapan si Irni membuat itenerary perjalanan liburan:

1. Menentukan Jadwal Pasti Liburan

Ini penting banget untuk menentukan tema liburan kita, apalagi kalau mau pergi ke negera yang 4 musim (Hmm, si Irni seh gak pernah juga yak ke negara 4 musim, jadi didoain aja segera πŸ˜› ) Jangan jadi saltum atau bahkan jadi salah persiapannya.

Semisal aku ke Hongkong kemaren, karena udah tahu pasti perginya bulan Juli yang mana lagi musim panas di Hongkong dan kemungkinan besar akan ada badai jadi persiapannya membawa pakaian yang nyaman semisal kaos, bawa kaca mata dan topi karena kemungkinan suhunya sampai 35C, bawa sunblock, payung, dll.

Jadwal yang pasti ini juga berhubungan dengan seberapa lama kita mau liburan. Semisal 7 hari 5 malam, atau 8 hari 7 malam. Karena membuat itinerary yang detail itu sangat bergantung pada jumlah hari liburan kita. Bahkan kalau aku dulu hari apa kita sampai dan hari apa kita pulang juga sangat berpengaruh untuk penentuan lokasi wisata yang akan didatangi.

So, kalau kalian mau buat itinerary yang detail sedetail detailnya, tentu jadwal pasti liburan ini sudah harus ditangan.

2. Menentukan Lokasi Penginapan

Sebenarnya kalau aku pergi liburan, walaupun tiket sudah ditangan semenjak setahun sebelumnya tapi kalau booking hotel selalu maksimal H-sebulan. Ini meminimalisir kerugian kalau gak jadi liburannya juga πŸ˜›

Tapi walaupun belinya sudah mepet waktunya, tentu lokasi hotel sudah ditentukan jauh hari sebelum itu karena lokasi hotel ini sangat berpengaruh kepada pembuatan itinerary yang sedang aku rancang.

Misal aku pengen pergi ke Garden By The Bay di Singapore, tentu akan sangat berbeda MRT yang aku gunakan jika aku menginap di daerah Bugis atau aku menginap di daerah litle India.

Lokasi penginapan ini juga berpengaruh pada research yang pasti aku lakukan untuk mencari lokasi makanan halal di daerah hotel untuk keperluan aku sarapan atau bahkan makan malam. Maklum ya bo, ini aku liburan selalu bawa balita jadi pagi pasti sarapan dulu di hotel dan malam udah pulang ke hotel lagi karena jadwal tidurnya yang tidak bisa terlalu malam. Jadilah lokasi makanan ini sangat penting.

Lucu dong ya kalau aku ngeresearchnya makanan halal daerah China Town padahal nginepnya di Rochor, gak nyambung! πŸ˜›

Etapi kadang juga seh aku researchnya kebalik, jadi cari dulu daerah yang mudah mendapatkan makanan halalnya baru deh menentukan hotel yang berada di dekat situ. Tapi kalau pake metode ini kadang susah sendiri karena daerah itu bukan daerah favorit atau daerah yang jauh dari jangkawan tempat-tempat wisata.

Intinya seh kalau aku, kalau kalian pengen bikin itinerary yang detail, lokasi penginapan harus sudah ditangan. Lebih bagus lagi dipastiin aja sekalian hotelnya yang mana jadi bisa buat peta dari hotel ke stasiun MRTnya lewat mana dan seberapa jauh jadi bisa mendapatkan estimasi waktu yang akurat.

3. Menentukan Tempat yang akan dikunjungi

Pertama yang akan aku lakukan untuk menentukan tempat yang akan dikunjungi adalah searching di google dengan keyworld “Tempat wisata di negara/kota x” atau sejenisnya. Adalagi aku akan ngubek-ngubek aplikasi TripAdvisor dan baca-baca review dari orang-orang tempat mana aja yang harus dikunjungi di negara/kota yang akan aku datangi.

Aku akan mencatat SEMUA tempat-tempat yang orang-orang rekomendasikan tersebut. Dari list tersebut aku akan baca lagi reviewnya satu persatu. Bahkan seringnya aku akan melakukan research lagi satu per satu tempat-tempat wisata tersebut. Dari hasil research inilah aku akan mendapatkan list pasti tempat yang aku pengen banget kunjungi. Kalau aku dapat 10 tempat yang aku pengen datangi aku akan masukkan kesepuluh tempat tersebut ke dalam itenerary yang sedang aku susun.

Faktanya di datangi atau tidak kesepuluh tempat tersebut gak jadi masalah. Aku punya pemikiran sendiri dengan gaya itenerary yaitu padat di awal jadwal. Nanti pada saat eksekusinya tinggal diukur aja kondisi kita saat itu apakah mampu mengikuti jadwal yang telah kita susun. Kalau gak mampu ya tinggal dicoret beberapa tempat tujuannya. Toh liburan-liburan kita ini. Kalau capek mendingan tidur di hotel, lah wong ini liburan kok bukan sedang kerja πŸ˜†

4. Melihat jadwal buka/tutup tempat wisata yang akan dikunjungi

Ini berhubungan juga dengan poin nomor 1 dan poin nomor 3 di atas. Misal kita dari Hongkong sampai di lokasi hari Senin dengan asumsi kita akan di sana selama 7 hari dan pulang melalui Shenzhen. Tentu ini rawan sekali untuk batal karena kalau kita mau berpindah dari Hongkong ke Shenzhen pada hari sabtu, ini berarti kantor imigrasi yang melayani pembuatan VoA kemungkinan besar tutup. Kalaupun tetap memaksakan haruslah kita pergi ke Shenzhen di hari jumat. (update terbaru yang aku baca seh kantor pembuatan VoA Shenzhen dari Hongkong udah ditutup)

Atau semisal kita lagi jalan di Bangkok dan pastinya pengen mengunjungi Wat yang terkenal di sana. Tapi Wat Wat ini ada jadwalnya juga loh. Jangan sampe udah jauh jauh pergi ke sama eh ternyata sedang tutup. Kan bete.

Ini juga berlaku dengan pakaian yang kita kenakan. Beberapa tempat harus menggunakan sepatu untuk bisa masuk. Beberapa tempat seperti kalau mau mengunjungi mesjid harus menggunakan baju yang longgar. Karena akunya kebiasaan kalau jalan pake jeans ya harap maklum kadang gak bisa masuk ke mesjidnya.

5. Membuat jadwal harian kunjungan

Setelah kita tahu jadwal liburan, tahu di mana kita bakalan tinggal, tahu tempat yang akan kita tuju dan tahu jadwal buka/tutup tempat tersebut barulah kita bisa mengutak atik jadwal harian yang kita inginkan.

Saat membuat jadwal harian ini kita juga harus tahu pasti tempat wisata yang dekat satu sama lainnya biar kita gak buang waktu di perjalanan. Jangan sampai kita paginya ke wilayah selatan sorenya kita mau ke wilayah tenggara.

Dengan membuat jadwal harian kita juga bisa menyisipkan tempat tempat yang bukan tujuan utama tapi bisa didatangi karena sekalian lewat. Misal kalau di KL itu tempat sekalian lewat menurut aku itu Central Market. Jadi aku akan menyisipkan 1-2jam dari dua jadwal aku untuk mengunjungi tempat ini. Biasa seh sekalian lewat dan belanja buat beli oleh oleh.

Jadwal harian yang dibuat itu sepadat mungkin. Jangan sampai ada celah. Bahkan kadang aku menghitung juga jadwal untuk istirahat siang buat K. Iyaa. Istirahat juga udah terjadwal! πŸ˜… walaupun padat tapi tetep realistis dong ya. Dihitung juga waktu tunggu dan lama perjalanannya.

Nanti kalau pas kenyataannya waktunya gak cukup atau kitanya yang udah kecapean tinggal di delete beberapa tempat yang pengen-pengen amat kita kunjungi. Sekali lagi toh ini liburan, bukan kejar target kerjaan πŸ˜€

6. Melakukan research akomodasi dan transportasi

Ini penting banget dong yak. Gak mungkin dong kita mau ke Angkor Wat tapi gak tahu harus pake apa dan gimana caranya. Nah ini berhubungan juga dengan poin nomor 2 tentang memastikan di mana kita menginap.

Kecuali kalian sepergian di sana selalu pake taxi ya lain cerita yak. Etapi jalan sampai dikibulin tukang taxinya juga dong kalau kita gak tahu menahu tempat yang kita tuju. Paling gak kita tahu arah dan situasi deh, jangan pengennya ke gunung eh di ajak ke pantai (kecuali gunung sama pantainya bersebelahan πŸ˜› )

Melakukan research fasilitas publik untuk BAYI balita (yang liburan bersama anak balita)

Ini optional deh yak yang bepergian dengan anak balita pasti tahu banget dah betapa ribetnya bawa balita jalan-jalan itu. Sebelum pergi udah banyak persiapannya, ya makanannya lah, minumannya lah jangan sampe kehausan dan lain sebagainya.

Dengan mengetahui fasilitas untuk bayi dan balita ini tentu membuat kita gak buta arah semisal anaknya perlu ganti diaper atau anaknya lagi pengen nenen dengan emaknya. Kita yang udah tahu fasilitas untuk itu pasti langsung ketempat tujuan gak perlu nanya-nanya lagi. Makanya aku suka searching tempat-tempat beginian dulu pas buat itenerary. Atau kalau gak ada infonya pas datang disuatu tempat mata suka jelalatan dulu dengan simbol anak bayi ganti diaper itu walaupun anaknya belum memerlukan. Naluri deh yak πŸ˜€

***

 Itulah tahapan-tahapan yang aku lakukan saat itinerary liburan selama ini. Sekali lagi, ini tergantung lagi personal masing-masing deh yak. Tapi sebagain besar mungkin sudah diwakili di sini. jadi yang mau liburan dan masih bingung dan takut untuk jalan-jalan tanpa travel agent ayo dimulai dengan coba-coba membuat itinerarynya. Yakin deh kalau kalian sudah khatam dengan pembuatan ini kalian gak akan takut lagi jalan-jalan tanpa travel. Karena pada saat membuat itinerary kalian akan sudah membayangkan bagaimana situasi di sana πŸ™‚

AYO LIBURAN!! :mrgreen:

Mau Bangun Sahur Tepat Waktu? Begini Caranya


Haaaiii… Haalllooo.. Udah berapa hari bolong puasanya? πŸ˜›

Kalau puasa pasti identik dengan sahur kan yak! Sahur saat dini hari sudah menjadi bagian dari serangkaian ibadah puasa. Namun ada juga sebagian orang yang lebih memilih untuk mengonsumsi makanan dalam porsi yang banyak ketika berbuka puasa sehingga tidak sahur keesokan harinya. Padahal menyantap makanan saat sahur sangat dianjurkan dan mendapat pahala bagi yang menjalankanya.

Kalau kebiasaan abang aku seh sahur tetep tapi gak makan nasi, jadi cuma makan buah aja gitu. Mudah-mudahan bisa kurus deh biar lebih sehat πŸ˜›

Alasan tak menyantap sahur pun beragam karena takut terlambat bangun sahur dan takut terlelap hingga akhirnya telat beraktivitas pagi. Meski terdengar sepele, kamu bisa mencoba 5 langkah pintar ini agar tidak terlambat bangun sahur.

Sumber : kaskus
Sumber : kaskus
  1. Aktifkan Alarm Ponsel

Jam weker dinilai sudah tidak begitu efektif lagi membuat orang terbangun. Ada cara yang lebih konvensional yang dianggap paling ampuh membangunkan orang tidur yaitu dengan mengaktifkan fitur alarm pada ponsel Anda. Tapi jangan letakan ponsel didekat kepala karena radiasinya bisa merusak otak.Selain itu kalau terlalu dekat kadang aku tanpa sadar (baca: TANPA BANGUN) tangan bisa matiin sendiri alarm loh. Hebat emang deh neh tangan. Hahahahahaha!

Jadi letakan dengan mengatur jarak yang jauh (biasanya aku harus perlu jalan dulu deh) dengan volume yang cukup keras dan aktifkan juga mode getarnya.

  1. Bangun 20 Menit Sebelum Jam Sahur

Biasanya jika sudah mengaktifkan alarm pada ponsel. Anda pun akan terbangun dan mengaktifkannya lagi. Untuk itu cara menyiasatinya dengan mengatur waktu dengan mengatur 15 menit atau bahkan 20 sebelum jam makan sahur tiba. Cara ini sangat ampuh untuk mengantisipasi mata yang masih mengantuk.

  1. Lebih baik pasang suara adzan

Alternatif lain supaya anda terbangun dengan cepat yakni dengan memasang suara adzan pada alarm ponsel. Kumandang adzan bisa menciptakan efek kaget karena Anda akan menganggap sudah terlambat bangun sahur karena adzan subuh telah berkumandang.

Etapi kalau gini aku pastinya tidur lagi dong yak.. udah terlanjur telat. Hahahahaha.

  1. Tidur Lebih cepat dari biasanya

Meskipun cara ini bukan untuk menyiasati agar tidak telat bangun sahur, tapi cara ini bisa membuat waktu tidur Anda lebih lama sehingga Anda tidak akan merasa berat bangun sahur karena anda sudah tidur dengan waktu yang cukup. Jadi JANGAN NONTON DRAMA KOREA! *ngomong sama kaca*

Jika anda merasa sulit untuk tidur mungkin ada masalah dengan kasur atau bantal yang Anda gunakan sehingga membuat tubuh anda tidak nyaman. Jika kasur dan bantal anda sudah tidak layak lagi untuk dipakai anda bisa menggantinya dengan yang baru di MahatariMall yang selalu mengadakan potongan promo belanja online. Selain potongan harga, belanja di toko online ini bisa di cicil sehingga Anda tidak perlu takut budget untuk membeli kasur baru kurang karena anda bisa mencicilnya. Mudah bukan?

  1. Hindari Minuman berkafein

Jangan mengonsumi minuman teh herbal atau teh hijau sebelum tidur. Sebab selain kopi, teh jugaΒ  mengandung kada kafein yang membuat tubuh lebih berenergi dan lebih bersemangat. Jadi jangan heran jika mata sudah mengantuk lalu anda mengonsumi teh atau kopi akan membuat mata anda menjadi segar kembali.

[adv]

Tangkap Momen dalam 0,5 Detik


Haaaiiii… Haaalloooo… Apakabar semuanyaaa?

Beberapa waktu belakangan ini media sosial yang paling sering aku buka adalah instagram lah ya, seperti kebanyakan anak kaulamuda pada umumnya (*jiyah kaulamuda aja gitu bahasanya πŸ˜› ). Selain memfollow temen-temen dunia nyata dan temen-temen blogger, aku juga suka banget ngefollow para artis yang selain untuk dikepoin πŸ˜† juga artis serta artis IG yang rasanya tingkat kepandaian Photography tinggi aja gitu.

Nah, salah satu yang aku sukai foto mereka adalah yang berjenis foto foto jalanan atau istilah kerennya itu street photography lah ya. Beberapa kali aku lihat temen-temen blogger juga sering tuh diundang komunitasnya untuk melakukan street photography  sayangnya di Pontianak belum ada yak. Kalau ada pengen dong diajak! :mrgreen:

Tapi kalaupun diajak, aku bisa-bisa minder kali ya. Soalnya jangankan mau street photography  segala. Lah wong biasanya foto si K lagi main aja keseringan burem kok! Aku kan jadi minder >.<

IMG_1522Jadi street photography kurang cocok kan buat aku, ya apalagi kalau bukan alasannya:

  1. Musti gerak cepat. Momen-momen keren di jalanan itu gak bakal keulang, jadi kalo kameranya lelet dan ribet, momen-momen di depan mata ya bisa lewat gitu aja. HP aku yang sekarang gak bisa diajak lincah deh kayaknya!
  1. Kalo fotografer profesional sih nyaraninnya pake DSLR, tapi buat amatiran kayak kita (kita? Aku kali yak, hihihi) ya tentu lebih enak pake kamera HP kan yak. DSLR kan ribet, berat, dan karena ukurannya gede, jadi gak asik kan. Belum juga nyetel-nyetel kameranya si K udah lari kemana-mana deh soalnya aku kan gaptek πŸ˜›

Kualitas hasil kamera ponsel tentu gak bisa dibandingin sama hasil kamera DSLR tapi kebutuhannya kan cuma buat dipasang di IG aja, jadi cukup lah ya :P. Intinya, pake kamera ponsel udah cukup, tapiiii…harus HP yang bisa gercep alias gerak cepat! (*iihhh istilah baru lagi deh aku dengar, hahahaha). HP aku yang sekarang, gak bisa kayak gitu!

  1. Ya, intinya sih emang HP aku belom canggih buat street photography.. #kode sekode kodenya buat si abang suamik πŸ˜‰

Nah, baru-baru ini Huawei ngeluarin smartphone mereka yang menurut aku keren banget. Berhubung aku lagi ngebahas street photography, aku sekalian mau ngebahas soal teknologi Fingerprint sense 2.0 dulu yang ada di G8. Biar sarjana ITnya kerasa aja gitu πŸ˜›

Fingerprint sense 2.0 ini teknologi sentuh revolusioner yang dimiliki smartphone Huawei. Ini merupakan singe-touch fingerprint reader yang sensitivitas dan kecepatan rekognisinya tinggi. Singkatnya, sekali disentuh jari, dalam 0.5 detik, smartphone langsung unlocked dan bisa akses berbagai aplikasi.

Ini teknologi keren banget kan yaaaaa, kenapa?

Karena artinya keinginan aku buat ikutan ber-street photography bisa tercapai! Gak bakal ribet buka lock dan gak bakal lagi kelewatan momen-momen menarik yang terjadi di depan mata. Dalam sekali sentuh, bakal bisa deh dapetin momen-momen di jalanan yang gak bakal keulang kayak foto ini.

photo content 17-19 DESSiapa tahu entar foto aku bisa setara dengan artis-artis instagram ituh! *ngayal* Atau paling gak, ntar pas di Hongkong foto foto aku gak terlalu melalukan lah ya buat dipajang di media sosial :mrgreen:

Menu Sarapan


Terinspirasi dari status om NH di Facebook tentang sarapan.

Sarapan kok sate?
Sarapan kok sate?

Lah emang sate bukan untuk sarapan om?

Dulu waktu aku kecil sering setiap hari minggu sering sekali diajakin sama ibu pergi ke pasar tradisional. Pasar tradisional jaman dulukan parah banget ya suasananya, bau-becek-pengap, pokoknya aku gak suka deh! Kadang kalau lagi males aku nungguin ibu di parkiran motor aja. Kenapa kalau gak suka selalu ikut terus ke pasar? Karena pulang dari pasar ibu akan membawa aku sarapan ke abang sate langganan! Seneng deh kalau udah kayak gini. Jadi mainset aku selama ini makan sate ya untuk sarapan.

Baru semenjak kenalan sama si abang suami aja aku ada kebiasaan baru makan sate pada malam hari. Kebetulan di dekat rumah si abang ada yang jual sate malam hari (FYI di Pontianak yang jual sate malam itu sedikit!). Itupun sate yang dijual adalah sate Madura. Akukan sukanya sate melayu yang berkuah itu. BTW pada udah tahu belum penampakan sate khas melayu itu?

Sate khas Melayu dengan kuah kacang. Dimakan dengan ketupat dan timun sumber: www.foodspotting.com
Sate khas Melayu dengan kuah kacang. Dimakan dengan ketupat dan timun
sumber: http://www.foodspotting.com

Walaupun kadang kala makan sate di malam hari tapi aku masih berasa aneh loh makan sate malam-malam gitu. Lah ini kan menu sarapan kok dipake buat makan malam? :mrgreen:

Selain sate menu yang populer juga untuk sarapan di Pontianak adalah Roti Cane. Gak perlu nyari-nyari tempat khusus deh untuk makan roti cane ini kalau mau sarapan, bertebaran di mana-mana. Malahan kalau buat makan malam susah nyarinya! Aku rasa roti cane ini emang pas deh ya buat sarapan, soalnya kan rotinya kecil banget, jadi kalau untuk dipake makan siang atau makan malam kelaperan dong saya πŸ˜› Walaupun dimakannya pake kuah kari seh. Jadi makan kuah kari untuk sarapan? HAJAR! πŸ˜€

Roti cane dimakan pake kuah kari daging. Aku seh selalu makannya pake daging sapi. sumber: www.visitv3.com
Roti cane dimakan pake kuah kari daging. Aku seh selalu makannya pake daging sapi.
sumber: http://www.visitv3.com

Menu sarapan selanjutnya yang juga populer di Pontianak adalah pecal. Di dekat rumah aku sendiri ada 3 ibu-ibu jualan pecal di depan rumahnya pagi-pagi. Dan karena untuk sarapan pecal yang dijual ini harganya murah-murah loh, cuma 4 ribu rupiah aja udah bikin kenyang! Isinya juga lengkap kok, ada mie kuning, ketupat, sayuran dan kerupuk. Pokoknya kalau udah bekal pecal ke kantor orang ruangan pada kepengen semua deh.

Dan menu terakhir yang biasa dipake sarapan di Pontianak adalah Mie Tiaw. Kalau ini emang seh rata-rata penjual Mie Tiaw yang terkenal banget di Pontianak jualannya pada malam hari. Tapi entah kenapa banyak warung-warung kecil di dalam gang atau pinggir jalan kalau pagi menyediaan mie tiaw untuk menu sarapannya.

Mie Tiaw Pontianak, kalau ke Pontianak jangan lupa makan mie tiawnya ya! :D sumber www.kompasiana.com
Mie Tiaw Pontianak, kalau ke Pontianak jangan lupa makan mie tiawnya ya! πŸ˜€
sumber http://www.kompasiana.com

Selain yang aku sebut di atas sebenarnya masih banyak seh memu-menu sarapan yang biasa aku makan lagi seperti nasi goreng, nasi kuning, bubur, lontong sayur, soto. Tapi itu termasuk biasa kali ya ditempat lain juga. Atau tetep menu-menu yang aku sebutkan tadi gak terbiasa untuk dijadikan menu sarapan di tempat kalian?

Hello World! Ke Pontianak Yok!


Heiiiiii.. Sampan laju.. Sampan laju dari hilir sampai ke hulu..
Sungai Kapuas, sunggoh panjang dari dolok membelah kote..
Heiiiii.. Tak disangke.. Tak disangke dolok hutan menjadi kote..
Ramai pendudoknye. Pontianak name kotenye..
Sungai Kapuas punye cerite..
Bile kite minom aeknye..
Biarpon pegi jaoh ke mane..
Sunggoh susah tok melupekannye.
Heiiiii. Kapuas…
Heiiiii. Kapuas…

***

Pada udah pernah baca lirik di atas? Atau udah ada yang pernah dengar lagunya? Di atas adalah lirik dari lagu berjudul sungai Kapuas ada juga yang nyebutnya dengan Ae’ Kapuas seh, gak tahu yang resmi yang mana *dipentung* :P. Kalau ada acara yang bertemakan kedaerahan di sini yang sering diputar ya lagu ini. Kalau udah denger lagu ini pasti yang lagi merantau pengen pulang deh! Pengen nyicipin kuliner khas daerah Pontianaknya.

Bertepatan hari jadi (Harjad) kemaren pada tanggal 23 Oktober 2015 aku sedikit disentil sama abang blogger Borneo bang Dwi tentang ikut menyemarakkan Harjad Pontianak ini ke dalam blog.Β  Para blogger dari Pontianak serentak pada hari tersebut ngeposting dengan tema “Pontianak Menyapa Dunia”. Tapi karena aku aku gak ikutan dikomunitas blogger Pontianak jadi gak ikutan deh πŸ˜› Gak kok, cuma lagi sibuk aja dengan sederetan acara di kantor untuk Harjad ini. Lagian kan si Niee emang ngepost seringnya dijam kerja *eh* :mrgreen:

Bujang Dare Pontianak lagi pake Baju Kurong dan Telok Belanga :D
Bujang Dare Pontianak lagi pake Baju Kurong dan Telok Belanga πŸ˜€

Kalau dulu ada yang nanya kalau ke Pontianak mau ngapain Niee? Akunya suka bengong petang petong melongo gak bisa jawab. Lah emang mau ngapain di Pontianak kalau gak ada apa-apanya? Nah, kalau sekarang marilah si Niee sedikit-sedikit mengingat apa seh yang seru dari Kota Pontianak ini πŸ™‚

KULINER

Caikue kukus isi bengkoang dan kucai
Caikue kukus isi bengkoang dan kucai
Bubor Pedas
Bubor Pedas

Kalau ada temen blogger datang ke Pontianak dan suka food travelling pasti dengan gampang deh aku rekomendasikan tempat-tempat makan yang khas Pontianak. Kayak waktu si Ais ke Pontianak tahun 2013 lalu (eehh bener kan is tahun 2013? πŸ˜€ ) aku langsung membawa dia ke Bubor Pedas Pak Ngah sama makan Caikue. Aaahhh itu dua makanan favorit aku deh. Rasanya endes banget lah. Jadi laperrrrr…

Masih ada makanan lainnya yang walaupun bukan makanan khas daerah tapi TOP dah rasanya kayak Es Krim Angi (Es krim Petrus), Mie Tiaw Pollo, Bubur Tulang, Pisang goreng srikaya, sotong pangkong kalau lagi bulan puasa, nasi lemang dan masih banyak lagi. Untuk oleh-olehnya bisa beliin kue bingke, atau kue lapis khas Pontianak, stik ubi (talas), manisan lidah buaya, air lidah buaya, pokoknya banyak deh. Dulu waktu pernah buat sekali giveway aku pernah kirimkan paket oleh-oleh khas Pontianak ini dah kalau gak salah ke bunda Monda sama Om NH.

TEMPAT HIBURAN

kangen lihat langit biru di Pontianak, rasanya udah 3 bulan langitnya isi asap pembakaran hutan aja :(
kangen lihat langit biru di Pontianak, rasanya udah 3 bulan langitnya isi asap pembakaran hutan aja 😦 #melawanAsap
Rumah Randakng
Rumah Randakng

Walaupun si Niee kalau jalan disekitar Pontianak jatohnya ke Mall lagi ke Mall lagi tapi sebenarnya kalau ditilik lebih jauh *halah* banyak juga kok tempat yang bisa dikunjungi ke Pontianak ini. Kalau suka dengan bangunan sejarah atau bangunan daerah gitu bisa ke Tugu Khatulistiwa. Setiap bulan Maret dan September juga diadakan acara titik kulminasi di Tugu ini. Bisa juga ke museum Kalimantan Barat, Rumah Betang dan Rumah Randakng khas suku dayak buat foto-foto. Atau kalau mau ala-ala pasar malam bisa juga ke taman alun-alun Kapuas di mana kita bisa naik perahu gitu buat melihat Kota Pontianak dari Sungai Kapuas.Β  View paling ok seh lihat jembatan kapuas dari bawah pas malam hari.

EVENT

index
Karnaval Khatulistiwa

Nah, beberapa tahun belakangan ini Pontianak lagi rajin ngadain event yang menurut aku bagus juga untuk mendatangkan wisatawan ke sini. Lebih bagus lagi kalau acaranya dijadiin agenda rutin gitu deh biar wisatawan juga tahu mau datang pada bulan apa-apa aja. Kayak titik kulminasi di atas yang. Banyak juga loh ternyata wisatawan baik manca negara maupun lokal datang ke Pontianak untuk hanya menyaksikan telur yang gak ada bayangannya gitu, jadi intinya seh posisi matahari tepat berada di atas kepala kita sehingga bayangan ada tepat di bawah kita hingga seolah-oleh kita gak punya bayangan! Padahal ini cuma berlangsung beberapa menit loh, jadi momennya harus pas banget lah.

Baru-baru ini Pontianak juga mengadakan festival besar bertaraf Nasional berfama Karnaval Khatulistiwa. Sebenarnya seh ini adalah rangkaian HUT Indonesia yang di pusatkan di Kota Pontianak dan dikoordinir langsung oleh Pemerintah Pusat dan dibuka langsung oleh Jokowi. Makanya hampir seluruh propinsi ikut memeriahkan acara ini. Mudah-mudahan seh dijadikan acara tahunan buat mengaet wisatawan jugakan πŸ˜€

Meriam Karbit
Meriam Karbit
Saprahan - Tradisi makan bersama dengan tangan di lantai bersama sama di Kota Pontianak
Saprahan – Tradisi makan bersama dengan tangan di lantai bersama sama di Kota Pontianak

Kalau mau lebih banyak acara dan festival gitu datanglah ke Pontianak pada bulan Oktober, karena bertepatan sama rangkaian Harjad Kota Pontianak banyak banget mengadakan acara. Mulai dari festival meriam karbit, makan saprahan, arakan pengantin, lomba sampan tradisional, karnaval sekolah, permainan daerah dan masih banyak lagi.

Eksis dulu di Harjad Kota Pontianak :D
Eksis dulu di Harjad Kota Pontianak πŸ˜€

Jadi ada yang mau ke Pontianak? Yuks sini yuks πŸ˜€

sumber gambar:

Pohon Manggar


Haaaiiiii…. Haaallooooo.. Apakabar semuanyaaaa?? Si Niee sok-sokan bulan lalu bisa update sampe 5 postingan sekarang malu sendiri karena bulan ini baru nulis dua postingan aja >.<

Mumpung hari ini tanggal 23 Oktober 2015 adalah bertepatan dengan HUT Kota Pontianak ke 244 dengan tema “Pontianak Menyapa Dunia” maka marilah kita meriahkan tema ini. Paling gak si Niee berpartisipasi untuk mengenalkan satu lagi budaya asli Kota Pontianak setelah dulu sempat menulis tentang Telok Belanga Baju Kurong yang masuk ke Page 1 google loh! Hahahaha. Berarti belum ada yang secara spesifik nulis tentang itu ya. Dan setelah aku cari dengan kata kunci Pohon Manggar di google juga gak dapat satu blog yang bercerita tentang hal ini. Banyaknya tentang pohon kelapa, bukan hiasan manggar khas Pontianaknya.

Penampakan Pohon Manggar Khas Pontianak
Penampakan Pohon Manggar Khas Pontianak

Seperti inilah penampakan pohon manggar hiasan khas Kota Pontianak ini. Pohon ini biasanya digunakan untuk acara-acara tertentu aja seh, semisal acara nikahan pas arak-arakan penganten prianya keluarga yang bawa penganten bawa pohon manggar ini. Kalau penanda tempat resepsi pernikahan itu janur kuning nah kalau penanda acara khitanan atau khataman Al-Qu’an lebih seringnya pake pohon manggar ini deh.

Nah, dalam rangka hari jadi Kota Pontianak Walikota Pontianak mengintruksikan untuk seluruh kantor baik pemerintah maupun swasta agar memasang pohon manggar ini di kantornya masing-masing. Jadi semarak deh Kota Pontianaknya. Sukak!

IMG_1468
Kantor Walikota Pontianak ini baru direnovasi jadi bernuansa Rumah Melayu gitu. Keren yak! :mrgreen:
Kantor Walikota Pontianak berhias Pohon Manggar dan PNS berseragam Baju Kurong dan Telok Belanga
Kantor Walikota Pontianak berhias Pohon Manggar dan PNS berseragam Baju Kurong dan Telok Belanga

Harapannya seh semoga Kota Pontianak bisa semakin maju diantara kota-kota di Indonesia dan karya-karyanya dikenal diseluruh Indonesia bahkan dunia sesuai dengan harapannya untuk menyapa dunia! Biar gak ada lagi yang bertanya oh si Niee orang Pontianak? Daerah mana tuh? Sulawasi kah? *pentung!* πŸ˜›

Kalau temen-temen ada gak hiasan khas daerahnya? πŸ™‚

Berburu Tiket Murah


Sudahkah Anda merencanakan liburan tahun depan? Kalau aku sudah! Hahahahahaha :mrgreen:

Sebagai orang yang suka jalan, tapi duit pas-pasan dan gak pernah menang kontes dapet liburan gratis >.< aku harus pandai-pandai cari cara sendiri agar memuaskan nafsu travelku. Apalagi aku tinggal di Pontianak yang jalur penerbangannya cukup susah untuk dijangkau. Kalau mau ke daerah lain di Indonesia aku harus melewati jalur penerbangan Pontianak – Jakarta dulu yang harga tiketnya gak pernah murah 😦 Pernah seh dulu dapat tiket promo Pontianak – Jakarta PP pake Garuda cuma RP600000. MURAH BANGET kan untuk ukuran garuda? Tapi itu tahun 2012 dan sekarang kalau garuda promo palingan harga segitu cuma bisa untuk pergi doang, jadi kalau PP harus bayar dua kali lipat. Apalagi sekarang pergi kemana-mana maunya bertiga dengan suami dan anak, ya harga tiketnya dikali tiga! *mewek*

Kalau mau ke Luar Negeri dulu akunya selalu memilih penerbangan lewat Khucing. Walaupun harga tiket dari Pontianak- Khucingnya gak juga murah-murah bener (sekitar Rp500000) tapi dari Khucing banyak pilihan penerbangannya menggunakan Air Asia jadi bisa menekan budget juga. Alhamdulillah per April 2015 kemaren Air Asia udah membuka penerbangan langsung Pontianak – Kuala Lumpur PP yang harganya sangat terjangkau apalagi pas Air Asia lagi promo! Pernah gitu dia menjual tiketnya cuma seharga Rp80000 doang! Itu mah sekali nonton bioskop (plus makannya) aja kaaannnn!! *langsung beli* >.<

airasia

Biasanya kalau aku mau liburan tahun depan untuk liburan ke luar negeri (kalau liburan dalam negeri aku jarang berburu tiket murah seh, soalnya gak ada juga πŸ˜€ ), dari tahun ini aku udah mencari-cari tiket promo Air Asia. Kenapa Air Asia? Ya karena akses dari Pontianak satu-satunya paling mudah ya Air Asia, Cuma itu doang seh alasannya πŸ˜›

Nah, sekarang dari tanggal 7 September hingga 13 September Air Asia lagi promo gede-gedean buat penerbangan dari tanggal 1 Maret 2016 – 29 Oktober 2016. Karena alasan inilah aku selalu merencanakan liburan dari satu tahun sebelumnya, karena kalau mau murah ya belinya harus lebih awal πŸ˜€

airasia1

Tuuuuhhhh kan ke GuangZhou aja dari Pontianak Cuma Rp829000 coba! Sayangnya kalau mau ke sana harus pake visa dan kalau udah pake visa ngurusnya harus ke Jakarta, mahalan tiket ke Jakartanya kali dibanding ke Guangzhounya >.<

Jadi si Niee liburan tahun depannya mau ke mana?

Seperti yang udah aku bahas dibeberapa postingan sebelumnya, aku akan ke Hongkong tahun depan! Iiihhhhh udah gak sabar deh, padahal perginya masih 11 bulan lagi! Hahahahaha *kemudian dilupain*

disneylandhk

Harga tiketnya dapat berapa?

Nah, penting ini untuk diketahui. Walaupun Air Asia promonya mulai dari Rp150000 seperti di atas tapi kita juga harus pandai-pandai mencari tiket kemana seh yang murah itu? Kapan pas murahnya? Biasanya walaupun sedang promo tapi kalau belinya pas weekend atau lagi tanggal merah apalagi libur panjang tetep aja harganya mahal. Sekarang ini yang banyak tiket Rp0 adalah penerbangan dari dan ke Thailand. Hampir semua tanggal harganya Rp0. Ini mungkin efek dari pengeboman di Thailand yang menyebabkan banyak traveler takut untuk pergi ke sana dalam waktu dekat.

Kalau liburannya udah dipatok kayak aku maunya ke Hongkong ya harus siap-siap gak dapat promo termurah. Ini juga harus memiliki skill yang tinggi *halah* untuk mencocok-cocokkan harga-harga promo kalau kita perginya dengan melakukan transit. Biasanya gak ada tuh namanya tiket promo dari Pontianak ke KL tanggal 1 promo juga tiket promonya KL ke HK tanggal segitu. Atau biasanya dalam satu hari tiket promo dari KL ke HK Cuma ada pada penerbangan pukul 6.30 AM, nah mana mungkin ada penerbangan sebelum itu dari Pontianak. Makanya kita harus juga memikirkan kapan kita pergi? Apakah kita akan transit lewat kota mana? Perlukah kita menginap dahulu semalam untuk mencocokkan jadwal promonya? Nah kalau emang perlu menginap di mana? Kalau menginap biaya penginapan satu malam masih sebanding gak dengan harga tiket promonya? Atau malah akan lebih baik kalau beli yang gak promo tapi gak perlu nginep semalam jadi lebih hemat? Pokoknya hal-hal seperti itu lah yang aku sendiri kalau disuruh beli dan mencocok-cocokkannya bingung sendiri loh, hahahaha. Biarlah kita serahkan kepada ahlinya si abang suami aja πŸ˜€

Aku kemaren beli Tiketnya akhirnya menggunakan rute Pontianak – KL – Macau – HK – KL – Pontianak dengan asumsi akan menginap satu malam di KL sebelum berangkat ke Macau dan setelah pulang dari HK. Harga tiketnya sendiri untuk KL – Macau adalah 351 MYR dan untuk HK – KL sebesar 845.91 HKD. Harga tiketnya belum termasuk bagasi. Kalau aku hitung total pengeluaran aku untuk tiket ini termasuk bagasi adalah Rp5400000 untuk dari Pontianak ke Pontianak neto untuk tiga orang (2 orang dewasa dan 1 anak). Berarti perorangnya adalah Rp1800000 lumayan lah yak untuk ukuran dari pedalaman Indonesia πŸ˜›

So, mau kemana kalian liburan tahun depan? πŸ˜€

 

 

Disclaimer: Tulisan ini murni dari pengalaman pribadi, gak ada keterkaitan dengan Air Asia secara langsung. Tapi seandaikan Air Asia mau mengendorse untuk memberikan tiket gratis aku, abang dan si K buat jalan-jalan ke Seoul buat tahun 2017 boleh juga loh πŸ˜›