Itinerary Liburan Musim Gugur di Korea


Pas menyusun itinerary ke korea kali ini, aku berasa banget kalau ternyata masih jarang yang ngeshared itinerary ke Korea. Blog-blog berbahasa Indonesia yang membahas tentang seoul dan busan juga sangat sedikit kalau dibandingkan dengan Bangkok, Hongkong atau negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Markadit aku menulis postingan ini. Selain untuk catatan pribadi, siapa tahu postingan ini sedikit bermanfaat bagi yang lagi menyusun itinerarynya ke korea secara mandiri. Tapi yang perlu diingat di sini adalah perjalanan kali ini aku membawa anak balita usia 3 tahun, tentu saja perjalanannya akan disesuaikan dengan kondisi balita dan akan ada beberapa tempat yang aku khususkan untuk si K 🙂

Day 1 – Pontianak ke Busan (28 September 2017)

Berangkat dari Pontianak ke Kuala Lumpur dengan Air Asia kemudian dilanjutkan berangkat dari Kuala Lumpur ke Busan dengan Aie Asia lagi. Penerbangannya bukan direct seh, jadi harus keluar imigrasi dan masuk lagi. Waktu transit sekitar 4 jam (Si Niee kapok ngejar pesawat dengan waktu transit di bawah 3 jam 😛 )

Day 2 – Busan (29 Oktober 2017)
Haedong Yonggungsa Temple sumber visitkorea.or.kr

Sampai di Busan Gimhae International Airport. Dari bandara kita langsung cuss ke penginapan kita. Rencananya kita bakalan nginep di Nampo Wa Hotel. Dipilih hotel ini karena tujuan jalan-jalan kita di Busan bakalan disekitaran Nampo ini seh.

Sampai di penginapan bersih-bersih dan istirahatin si K dulu. Udah ilang capeknya baru lanjut jalan deh 😛

Rencananya kita bakal jalan ke Haedong Yonggungsa Temple dan Haeundae Beach hari ini. Dipilih dua lokasi ini karena keduanya arahnya sejalur 😛 Haedong Yonggungsa Temple sendiri adalah Temple yang letaknya ditepi jurang dan seluruh blog yang aku baca merekomendasikan tempat ini karena pemandangannya indah banget. Apalagi masuknya juga gratis, jadi wajib dong yak buat dijajaki 😆 Kalau ke Haendae Beach cuma penasaran doang seh suasana pantainya orang korea, tapi sayang gak pas musim panas seh yak, hihihi.

Menuju ke Haedong Yonggungsa Temple : naik Subway Line 2 dan turun di Haeundae Statiun Exit 7 (kalau dilihat di peta garis ijo sebelah kanan bawah) Kemudian disambung naek Bus No. 181 yang menuju ke Yonggungsa Temple
Day 3 – Busan (30 Oktober 2017)
Busan Tower. Sumber : thisgirlabroad.com

Tujuan kita hari ketiga ini adalah ke Busan Tower, Busan Cinema Center (BIFF) dan Shinsegae Centum City. Ketiga tempat ini lokasinya berdekatan, jadi kita jadiin satu deh. Kita emang gak mau jalan terlalu jauh hari ini karena mau cuss ke Seoul sore harinya.

Di Busan Tower pengennya seh naek Observatory Decknya. Biaya masuknya sendiri adalah 5000 Won. Tapi lihat suasana hati juga deh 😛 Habis dari Busan Tower kita mau ke BIFF ini selaen foto-foto *tetep* kita juga mau cari makan. Aku baca ada mie goreng jawa disekitaran sini. Tapi baku belum yakin bener seh. Ntar kalau ketemu aku fotoin deh yak 😛

Menuju ke Busan Tower : naek Subway Line 1 turun di Nampo Station exit 7. Katanya seh kalau dari hotel aku bisa jalan kaki. Lets we see aja ya besok :P

Menuju BIFF : naek Subway Line 1 turun di Jagalchi Station, Exit 7

Untuk menuju ke Seoul kita rencananya menggunakan kereta cepat Korea KTX. Alasannya seh cuma dua yak, yang pertama biar praktis dan cepat dibandingkan dengan transportasi lainnya. Dan yang kedua biar si Niee pernah ngerasain juga gitu naek kereta cepat 😛 Mudah-mudahan dengan sekali naek kereta cepat ini bakalan dimuluskan untuk bisa naek kereta cepat lainnya di Jepang dan Eropa dong yak, hahahaha.

Sampai di Seoul kita akan langsung cuss ke hotel aja. Pengalaman kita jalan-jalan emang gak boleh dah dipaksakan. Bawa anak balita itu capeknya bukan maen kakak! Kalau gak anaknya yang teler, emaknya dah >.< Rencananya kita bakalan nginep di Hotel D7 Suites Dongdaemun. Alasan nginep di sini seh menurut prakiraan si abang bakalan sedikit dimudahkan dalam hal mencari makanan halal versi Irni yang sulit makan kalau lagi traveling 😛

Day 4 – Seoul (31 Oktober 2017)
N Seoul Tower – Myeongdong.org

Agenda terpenting kita hari ini adalah menghadiri resepsi pernikahan SongSong Couple seh yak. Undangan udah di dapat, baju Telok Belangan udah di bawa. Tapi boong 😛

Ya daripada bete gak dapat undangannya, jadi aku puter arah aja hari ini bakalan ke N-Seoul Tower dan Myeong Dong. Kenapa N-Seoul Tower? Kenapa gak? Berapa drama korea yang syuting di tempat ini? Ya wajib dong yak untuk aku yang ngakunya penggemar drama korea tapi selalu ngantuk kalau nonton dramanya di atas jam 10 malem 😛 Terakhir drama yang aku nonton si dr. Seo salah satu adegannya juga di N-Seoul Tower ini. Drama favorit aku sepanjang masa My Love from The Star juga ada ke sini. Jadi wajib banget deh ke sini :mrgreen: Dan lagi selain karena sebab itu di atas, aku juga mau masuk ke Teddy Bear buat senengin Si K 😀

Kenapa ke Myeong Dong? Si Niee mau belanja? Tentu saja TIDAK! Lupakan yang pesan oleh-oleh ke Niee yak! Selain gak punya cukup uang untuk alokasi itu 😛 Aku juga gak mau bawa koper keberatan 😛 Ke Myeong Dong di sini karena mau ke Line Store 😆 Pas lihat blognya Mbak Zizy bahwa Myeongdong ini ada Line Store yang ketje, jadilah kita juga mau ke sini.

Menuju ke N Soul Tower : Naek Subway Line 4 ke Myeong-dong Station terus keluar melalui pintu exit 3, lalu dilanjutkan dengan naik Shuttle Bus Nomor 05 dari Halte Bus di dekat pintu Exit Subway.
Day 5 – Seoul (1 Nopember 2017)
Everland Resort

Untuk meningkatkan mood si K biar gak manyun nemenin emaknya jalan jalan, hari ini temanya maen-maen aja 😛 Ngajakin si K ke Everland. Karena ke sana cukup jauh dan memerlukan waktu pulang pergi sendiri hampir 3 jam, jadi kita gak kemana-mana lagi habis dari Everland.

Menuju ke Everland : Naek Subway Line 2, Gangnam Station keluar exit 10. Jalan ke toko baju WHO.A.U disebelah kiri ketemu antrean bus. Cari Bus no 5002 warna merah. Turun ke tempat parkir no. 5 naek shuttle bus lagi.
Day 6 – Seoul (2 Nopember 2017)
Gyeongbokgung Palace, sumber : visitseoul.net

Hari ini temanya ke Palace di Seoul. Sebenarnya banyakkan yak palace-palace sejenis ini di Seoul, tapi aku gak mau kesemuanya juga seh, soalnya kayaknya mirip-mirip aja 😛

Jadi rencananya kita hari ini mau ke Gyeongbokgung Palace, National Folk Museum of Korea, Cheonggyecheon Stream dan kalau gak mepet waktunya juga mau ke Insandong Antique Alley. Untuk tiga tempat di depan itu satu wilayah, jadi sekali pergi udah bisa ke banyak tempat sekaligus tinggal jalan kaki aja. Daerahnya juga ada KFC kalau gak salah, jadi kita kayaknya bakalan makan siang di KFC aja 😛

Menuju ke Gyeongbokgung Palace : Naek Subway Line 3 ke Gyeongbokgung Palace Station terus keluar melalui pintu exit 3
Day 7 – Seoul (3 Nopember 2017)
Nami Island

Hari ini rencananya kita mau ke Nami Island dan Petite France. Mudah-mudahan dapet pohon-pohon kuning seperti foto di atas deh yak. Atau gak gugur pun gak papa. Asal jangan masih ijo pekat aja deh.

Search di instagram di Nami Island sekarang seh emang pohonnya udah mulai berubah warnanya. Seneng deh :mrgreen:

Setelah ke Nami Island kita mau lanjut ke Petite France. Tempatnya ini sejalan dengan Nami Island. Sebenarnya si abang rada protes pas diajak ke sini karena katanya gak ada apa-apanya juga. Lah kita kan mau foto di tempat syuting drama My Love From The Star bangg. Wajiblah itu 😛

Menuju ke Nami Island : kita rencananya ke Nami mau pake ITX ke Gapyong terus lanjut pake City Bus atau Taxi.
Day 8 – Seoul (4 Nopember 2017)
Korean Folk Village

Sebenarnya di Seoul Kota ada juga daerah tradisional seperti Korean Folk Village ini.  Tapi gak klop dong yak kalau gak ketempat yang rada jauhan dikit dan ketjean dikit. Si abang juga protes neh waktu diajak ke sini. Tapi namanya juga liburan si emakkan harus ikutin kata emak dong 😛

Menuju ke Korean Folk Village : Naek Subway menuju ke suwon station. Terus naik shuttle bus lagi

Pulangnya kalau kita bertiga gak kecapean 😛 mau lanjut ke Dongdaemun Design Plaza. Ke sini cuma mau lihat bunga mawar putih electric! Hahahaha. Si abang juga protes neh ke sini. Huh, keseringan protes neh si abang pas aku nyusun itinerary ke korea ini 😛

Day 9 – Seoul (5 Nopember 2017)

Jadwal free (dalam artian masih fikirkan lebih lanjut 😛 ) pengennya seh menyelusuri Seoul sedikit demi sedikit sambil menatap Ahjussi kalau dapet yang ganteng 😛 Sorenya kita langsung capcus ke Bandara buat pulang ke Pontianak via Kota Kinabalu dan Kuala Lumpur.

Day 10 – Kuala Lumpur (6 Nopember 2017)

Karena jadwal penerbangan kita diundur dari jadwal pagi hari menjadi jadwal sore hari, kita bertiga jadi ada waktu sekitar 12 jam di KL. Bingung juga mau ngapain. Ntar difikirkan deh mau jalan atau tidur-tiduran aja di bandara 😛

***

Yak, itulah rencana jadwal jalan-jalan kita selama kurang lebih 10 hari di Korea. Jadwalnya emang gak padat ya. Biasanya kita emang buat gak padat biar bisa mengeksplore lebih jauh tempat yang kita tuju. Lagian kasian si K kalau harus mengikuti ritme emak bapaknya kan yak.

Kadang juga siang hari kita sempatin balik ke Hotel buat bobo siang! Hahaha. Iya loh, kalau jaraknya gak terlalu jauh kita suka balik ke hotel buat bobokan si K. Lumayanlah ya emak bapaknya juga bisa rebahan sebentar, 😛

Ada yang mau kasih masukan? Bakalan kita terima dengan senang hati loh, karena kita emang masih bisa menyelipkan banyak tujuan disela-sela itinerary kita. Ditunggu loh 😀

Advertisements

Persiapan Liburan Musim Gugur ke Korea


Haaaiiii, haaalllooo.. Apakabar semuanya.

Gak terasa ya, akhirnya tiket yang telah dibeli dari 11 bulan yang lalu dan telah ditunggu-tunggu selama ini dipake juga 😀 Kalau gak ada halangan yang berarti, tanggal 28 Oktober ini aku, si K dan si abang suami bakalan berangkat ke Busan *yeaah* :mrgreen:

Perjalanan kita kali ini akan memakan waktu 10 hari dari pergi sampe pulang lagi. Yang awalnya dijadwalkan pergi hari minggu dimajukan dong jadi hari Sabtu. Kenapa? Karena jadwal pesawat kita dimundurkan sama Air Asia sehingga kita punya dua pilihan: mau dicancel (yang gak mungkin lah yak :P) atau mau diatur ulang jadwal keberangkatannya. Ya tentu aje kita atur ulang dong, jadilah kita majuin jadwal keberangkatannya jadi hari sabtu, lumayan jadi nambah 1 hari di koreanya kan yak :mrgreen:

Perjalanan ke korea kali ini adalah perjalanan pertama kita sekeluarga di mana perbedaan cuacanya sangat mencolok antara Korea dan di Pontianak. Perjalanan ini juga perjalanan pertama keluarga kita yang pake visa-visaan (kalau visa Shenzhen gak dihitung). Tentu persiapannya jadi berbeda dong yak dengan perjalanan kita selama ini yang hanya berkisaran di Asia Tenggara aja. Maka, selain membuat itinerary yang selalu kita laksanakan, kita juga membuat beberapa persiapan untuk meminimalisir kesalahan kita pas di korea ntar. Persiapan utama yang kita lakukan pada perjalanan ini tentu berfokus pada perlengkapan pakaian dan urusan visa.

Untuk persiapan liburan kali ini, keluarga kita juga mendapatkan kendala dibeberapa hal. Seperti si K yang tiba-tiba kena DBD dan demam pada H-2 minggu keberangkatan. Si abang yang sibuk banget gak ketulungan sebelum liburan di mulai. Dan si Irni yang parno mempersiapkan semuanya 😛

So, ini adalah beberapa persiapan yang kita lakukan untuk memaksimalkan liburan kita kali ini:

Pakaian Musim Gugur

Ini Goblin settingannya pas musim gugur kan yak? Kok ya tapi ada beberapa adegan pemeran wanitanya cuma pake rok mini doang? Tahan gitu? >.<

Soal pakaian ini aku sendiri maju mundur cantik persiapannya. Pas dicek suhu udara di Korea pas kita datang nanti berkisar diantara 10-1 derajat. Awalnya nekat gak mau beli baju khusus. Pake yang ada aja, asal lengan panjang kayaknya aman deh. Si K juga kita niatnya cuma dibekalin sama kaos dalam yang sama kalau dipake ke sekolah dan beberapa kaos lengan pendek kalau kira-kira cuaca dingin sebagai pakaian dalamnya.

Kemudian ada salah satu postingan di Group Facebook Backpacker Dunia yang menshared perjalanannya ke Korea pada tahun 2016 di mana jadwalnya persis bener dengan kita: akhir oktober – minggu kedua Nopember.

Aku langsung japri dong orangnya untuk memastikan bahwa kami gak perlukan segala macam perlengkapan baju yang ngejelimet itu? Apalagi kalau sampai perlu beli Longjohn. Eyalah si mbaknya jawab bahwa dia pake longjohn dan cuacanya sangat dingin untuk tanggal segitu. Apalagi kita ini anak tropis banget (yang kalau hujan disuhu 20 derajat udah kedinginan 😛 ) dan bawa anak, jadi dia sangat sarankan untuk kita beli longjohn saja biar aman.

Markadit, jadilah kita balik arah soal pakaian ini. Karena gak berani ambil resiko, kita beli longjohn deh jadinya. Awalnya pengen beli lewat website aja. Tapi kok mahal bener 😥 Akhirnya kita putuskan untuk pergi ke Kuching dan beli di sana aja dengan harga yang jauh lebih murah.

hasil sebagian belanja si abang suami di Kuching

This slideshow requires JavaScript.

Ini sebagian perlengkapannya. Gak tahu deh ini lebay atau gimana. Kok ya kayak persiapan musim dingin aja. Terus kalau aku lihat foto-foto orang kok ada yang masih pake rok pendek dengan atasan syal aja gitu. Hmm, kita lihat nanti deh yak, apakah ini berendelan bakalan kepakai atau gak. Kalau gak ya berarti harus pergi ke Jepang pas musim dingin aja biar gak mubazir perlengkapannya yang udah dibeli 😛

Pengurusan Visa

Dari awal aku memang maunya untuk membuat visa ini menggunakan travel agent aja. Membayangkan untuk mengajukan visa aja harus ke Jakarta itu ribet aja. Belum lagi harus mengeluarkan biaya pesawat bertiga yang tentu harganya jauh lebih mahal daripada tiket ke Singapore >.< belum lagi penginapannya. Apalagi kalau udah sampai di Jakarta gak mungkin kan yak kita cuma datang ke kedutaan aja terus pulang?

Etapi kok si abang semangat banget mau pergi ke Jakarta untuk ngurus sendiri. Aku bilang aja dia yang pergi aja sendiri ngurusin kita bertiga :P. Akhirnya gak mau juga dia, hahahaha.

Setelah mencari-cari travel agent mana yang bakalan kita pake jasanya untuk membuat visa ini, dipilihlah Dwidaya tour Pontianak. Alasannya seh karena mereka adalah travel agent besar di mana berkantor pusat di Jakarta dan review orang selama ini baik semua. Setelah tanya-tanya di dapat deh apa-apa syarat pengajuan visanya.

Ini dia persyaratan visa korea yang aku dapat dari travel agent Dwidaya Tour di Pontianak.

South Korea

Embassy Location

Address Jln. Jend. Gatot Subroto Kav. 57-58, Kuningan – Jaksel 12930
Phone (+62 21) 29672580
Fax (+62 21) 525 4159
Office Hours 09.00 – 12.00

 INFO :  Mulai tanggal 17 Oktober 2016,proses Visa Korea

              wajib melampirkan SPT Pph21.

              Jika tidak memiliki SPT Pph21 wajib melampirkan

              surat pernyataan dalam bahasa Inggris diatas materai 6000.

 Mulai tanggal 21 Maret 2017 proses pembuatan visa menjadi 6 hari

 kerja (tidak terhitung hari penyerahan visa,akhir pekan dan libur 

 Nasional Indonesia – Korea). Pihak kedutaan tidak akan 

 bertanggung jawab terkait dengan rencana keberangkatan

 pemohon visa.

 Kedutaan korea libur tanggal 15 Agustus dan 17 Agustus 2017

 

Untuk download formulir terbaru :

www.mofa.go.kr

Visa Prices & Procedures

Type of Entrance Price
Procedures
Single

Double

Multiple-Kilat

Student (Stay >90 days)

Student

Rp 650.000

Rp. 1.125.000

Rp.1.400.000

Rp. 975.000

Rp. 675.000

7-10 Hari Kerja ( Tergantung Kedutaan )

7-10  Hari Kerja ( Tergantung Kedutaan )

3-5 Hari Kerja ( Tergantung Kedutaan )

7 -10 Hari Kerja ( Tergantung Kedutaan )

7 – 10 Hari kerja (Tergantung Kedutaan)

*Prices are subject to change without prior notice

Processing Requirements

  1. Passport masa berlaku 7 bulan + Paspor lama
  2. Pas Foto berwarna 4 x 6 = 2 lembar background putih
  3. Fotocopy bukti keuangan rekening atau tabungan dan ada stamp bank. Bagi yang proses visa korea multiple (untuk bisnis/Tour Leader) harus melampirkan tabungan pribadi selain perusahaan.
  4. Surat Referensi Bank (jika diperlukan/bagi paspor baru dan belum ada visa lainnya)
  5. Surat Sponsor dari perusahaan (Bahasa Inggris)
  6. Fotocopy SIUP (jika pemilik)
  7. Fotocopy KK
  8. Fotocopy Akte Nikah
  9. Fotocopy Akte Lahir (anak)
  10. Fotocopy Kartu pelajar/surat ketrerangan sekolah
  11. Fotocopy Surat Ganti Nama (Jika ada)
  12. Fotocopy SPT (PPH 21) WAJIB melampirkan SPT Pph21 tanpa kecuali,jika tidak memiliki SPT Pph21,buat surat pernyataan dalam bahasa Inggris diatas materai 6000. Untuk anak sekolah pakai SPT orang tua,istri tidak memiliki SPT dapat melampirkan SPT suami.
  13. Bagi istri yang bepergian sendiri harus ada surat ijin dari suami,  bagi anak yang bepergian sendiri harus ada surat ijin dari orang tua
  14. Copy semua paspor yang ada stamp dan visa

Note :

* Persyaratan terbaru SPT berlaku untuk FIT/Group dan Incentive.
* Jika applicant memiliki visa Korea (2-3 kali dalam 2 tahun) dan Amerika, Eropa, Canada, Jepang,     Inggris, New Zealand, Australia dapat mengajukan visa multiple 5 tahun.
* Visa Korea yang masih berlaku di paspor lama bisa di bawa dengan paspor baru saat keberangkatan

Update :  03/08/17

***

Aku bahas di sini poin-poinnya aja kali yak.

  1. Kalau soal passport seperti biasalah ya. Kalau punya passport lama yang lebih banyak capnya dan punya beberapa visa di dalamnya lebih baik diikut sertakan juga. Aku sendiri passport lama aku gak ada >.< Jadi cuma dikasih passport yang baru.

  2. Pass foto kalau di wilayah Pontianak aku saranin ke Jambore Photo Studio aja, karena mereka paling paham deh urusan pass foto untuk visa ini. Kemaren agak bingung karena ada yang ukurannya pake centimeter, tapi Dwidayanya bilang gak kok, yang bener 4×6 ya kita ikut aja.

  3. Kalau untuk bukti keuangan aku pakenya rekening koran dan minta referensi bank untuk pembuatan visa dengan bahasa Inggris. Aku buatnya di BNI sama BPD Kalbar. Keduanya udah ngerti tanpa dicontohin lagi. Lama buatnya biasanya 1 hari kerja.

  4. Surat sponsor ini sebenarnya lebih menekankan, bahwa kita ini adalah karyawan mereka dan pasti balik lagi ke Indonesia. Jadi harus ada kalimat berbau itu seh.

  5. Karena aku PNS, jadi SIUP aku ganti dengan SK Golongan terakhir yang ditandatangani oleh Walikota.

  6. Untuk SPT aku pake e-filling dan SPT manual. Entah yang mana yang bener.

  7. Untuk surat-surat lainnya menyesuaikan aja. Yang pasti setiap orang disiapkan satu rangkap surat menyuratnya. Misal akukan perginya bertiga, jadi semuanya itu rangkap 3.

  8. Untuk tiket pesawat harus melampirkan tiket PP dari tempat asal ke tempat asal. Misal aku melampirkan tiket Pontianak – KL – Busan – Seoul – Kota Kinabalu – KL – Pontianak (muter-muter ya rutenya 😛 )

Aku masukin berkasnya hari selasa tanggal 3 Oktober dan diperkirakan bakalan dapat visanya tanggal 23 Oktober. Pas aku cek seh udah diapproved, tinggal terima fisiknya aja neh!

Status Visa Korea. Yeaayy 😀

Aah, udah gak sabar banget mau ke Korea :mrgreen: Temen-temen di sini ada yang udah ke Korea? Ada rekomendasi tempat makan halal yang menarik?