7 Tahapan Membuat Itinerary Liburan


Cieeee, si Irni sok-sokkan buat tips di blog. Padahal mah gak juga jago-jago amat. Tapi lagi-lagi berhubung banyak yang nanya (terutama temen-temen FB) dan males ngomonginnya satu-satu daripada-daripadakan ya mending nulis di blog aja. Lumayan kan bisa dapet ide satu postingan πŸ˜›

Sebenarnya, dulu waktu mulai suka jalan-jalan aku gak buat itinerary karena gak ngerti juga fungsi itinerary itu buat apaan. Tapi jatohnya pergi sama sekali gak teroganisir dan malah kayak kehilangan arah gitu pas udah sampe di tempat tujuan.

Lama-lama setelah berkenalan dengan namanya itenerary itu, aku suka buat dan makin lama makin detail. Yang namanya tempat tujuan itu di mana, ke sananya naek apa keluar di exit berapa sampai waktu-waktunya juga aku tulis deh. Ke sininya malah lebih nyantai lagi, yang penting udah tahu seminggu mau ke mana aja dan mau ngapain aja, gak perlu detail-detail amat juga gak apa-apa. Tapi tetep dibuat dan dilakukan research lah yak, jangan jadi kayak orang bego aja udah liburan jauh-jauh.

Jadi menurut aku itenerary itu menyesuaikan kondisi aja yang mana yang enaknya, kalau postingan ini pastinya menggambarkan membuat itinerary yang detail yak.

Gambar itenerary yang aku buat untuk liburan aku ke Hongkong, setiap sheet ada detailnya lagi. Kalau pergi ke tempat yang baru pasti buat kayak gini, tapi kalau udah semisal ke Singapore atau KL ya gak dibuat detail, cuma tempat-tempatnya aja. Itenerary ini di kirim ke email dan setiap malam dibaca ulang :D
Gambar itenerary yang aku buat untuk liburan aku ke Hongkong, setiap sheet ada detailnya lagi. Kalau pergi ke tempat yang baru pasti buat kayak gini, tapi kalau udah semisal ke Singapore atau KL ya gak dibuat detail, cuma tempat-tempatnya aja. Itenerary ini di kirim ke email dan setiap malam dibaca ulang πŸ˜€ [ini buatnya udah dari tahun 2015 loh, hahahaha]
Jadi, ini dia tahapan si Irni membuat itenerary perjalanan liburan:

1. Menentukan Jadwal Pasti Liburan

Ini penting banget untuk menentukan tema liburan kita, apalagi kalau mau pergi ke negera yang 4 musim (Hmm, si Irni seh gak pernah juga yak ke negara 4 musim, jadi didoain aja segera πŸ˜› ) Jangan jadi saltum atau bahkan jadi salah persiapannya.

Semisal aku ke Hongkong kemaren, karena udah tahu pasti perginya bulan Juli yang mana lagi musim panas di Hongkong dan kemungkinan besar akan ada badai jadi persiapannya membawa pakaian yang nyaman semisal kaos, bawa kaca mata dan topi karena kemungkinan suhunya sampai 35C, bawa sunblock, payung, dll.

Jadwal yang pasti ini juga berhubungan dengan seberapa lama kita mau liburan. Semisal 7 hari 5 malam, atau 8 hari 7 malam. Karena membuat itinerary yang detail itu sangat bergantung pada jumlah hari liburan kita. Bahkan kalau aku dulu hari apa kita sampai dan hari apa kita pulang juga sangat berpengaruh untuk penentuan lokasi wisata yang akan didatangi.

So, kalau kalian mau buat itinerary yang detail sedetail detailnya, tentu jadwal pasti liburan ini sudah harus ditangan.

2. Menentukan Lokasi Penginapan

Sebenarnya kalau aku pergi liburan, walaupun tiket sudah ditangan semenjak setahun sebelumnya tapi kalau booking hotel selalu maksimal H-sebulan. Ini meminimalisir kerugian kalau gak jadi liburannya juga πŸ˜›

Tapi walaupun belinya sudah mepet waktunya, tentu lokasi hotel sudah ditentukan jauh hari sebelum itu karena lokasi hotel ini sangat berpengaruh kepada pembuatan itinerary yang sedang aku rancang.

Misal aku pengen pergi ke Garden By The Bay di Singapore, tentu akan sangat berbeda MRT yang aku gunakan jika aku menginap di daerah Bugis atau aku menginap di daerah litle India.

Lokasi penginapan ini juga berpengaruh pada research yang pasti aku lakukan untuk mencari lokasi makanan halal di daerah hotel untuk keperluan aku sarapan atau bahkan makan malam. Maklum ya bo, ini aku liburan selalu bawa balita jadi pagi pasti sarapan dulu di hotel dan malam udah pulang ke hotel lagi karena jadwal tidurnya yang tidak bisa terlalu malam. Jadilah lokasi makanan ini sangat penting.

Lucu dong ya kalau aku ngeresearchnya makanan halal daerah China Town padahal nginepnya di Rochor, gak nyambung! πŸ˜›

Etapi kadang juga seh aku researchnya kebalik, jadi cari dulu daerah yang mudah mendapatkan makanan halalnya baru deh menentukan hotel yang berada di dekat situ. Tapi kalau pake metode ini kadang susah sendiri karena daerah itu bukan daerah favorit atau daerah yang jauh dari jangkawan tempat-tempat wisata.

Intinya seh kalau aku, kalau kalian pengen bikin itinerary yang detail, lokasi penginapan harus sudah ditangan. Lebih bagus lagi dipastiin aja sekalian hotelnya yang mana jadi bisa buat peta dari hotel ke stasiun MRTnya lewat mana dan seberapa jauh jadi bisa mendapatkan estimasi waktu yang akurat.

3. Menentukan Tempat yang akan dikunjungi

Pertama yang akan aku lakukan untuk menentukan tempat yang akan dikunjungi adalah searching di google dengan keyworld “Tempat wisata di negara/kota x” atau sejenisnya. Adalagi aku akan ngubek-ngubek aplikasi TripAdvisor dan baca-baca review dari orang-orang tempat mana aja yang harus dikunjungi di negara/kota yang akan aku datangi.

Aku akan mencatat SEMUA tempat-tempat yang orang-orang rekomendasikan tersebut. Dari list tersebut aku akan baca lagi reviewnya satu persatu. Bahkan seringnya aku akan melakukan research lagi satu per satu tempat-tempat wisata tersebut. Dari hasil research inilah aku akan mendapatkan list pasti tempat yang aku pengen banget kunjungi. Kalau aku dapat 10 tempat yang aku pengen datangi aku akan masukkan kesepuluh tempat tersebut ke dalam itenerary yang sedang aku susun.

Faktanya di datangi atau tidak kesepuluh tempat tersebut gak jadi masalah. Aku punya pemikiran sendiri dengan gaya itenerary yaitu padat di awal jadwal. Nanti pada saat eksekusinya tinggal diukur aja kondisi kita saat itu apakah mampu mengikuti jadwal yang telah kita susun. Kalau gak mampu ya tinggal dicoret beberapa tempat tujuannya. Toh liburan-liburan kita ini. Kalau capek mendingan tidur di hotel, lah wong ini liburan kok bukan sedang kerja πŸ˜†

4. Melihat jadwal buka/tutup tempat wisata yang akan dikunjungi

Ini berhubungan juga dengan poin nomor 1 dan poin nomor 3 di atas. Misal kita dari Hongkong sampai di lokasi hari Senin dengan asumsi kita akan di sana selama 7 hari dan pulang melalui Shenzhen. Tentu ini rawan sekali untuk batal karena kalau kita mau berpindah dari Hongkong ke Shenzhen pada hari sabtu, ini berarti kantor imigrasi yang melayani pembuatan VoA kemungkinan besar tutup. Kalaupun tetap memaksakan haruslah kita pergi ke Shenzhen di hari jumat. (update terbaru yang aku baca seh kantor pembuatan VoA Shenzhen dari Hongkong udah ditutup)

Atau semisal kita lagi jalan di Bangkok dan pastinya pengen mengunjungi Wat yang terkenal di sana. Tapi Wat Wat ini ada jadwalnya juga loh. Jangan sampe udah jauh jauh pergi ke sama eh ternyata sedang tutup. Kan bete.

Ini juga berlaku dengan pakaian yang kita kenakan. Beberapa tempat harus menggunakan sepatu untuk bisa masuk. Beberapa tempat seperti kalau mau mengunjungi mesjid harus menggunakan baju yang longgar. Karena akunya kebiasaan kalau jalan pake jeans ya harap maklum kadang gak bisa masuk ke mesjidnya.

5. Membuat jadwal harian kunjungan

Setelah kita tahu jadwal liburan, tahu di mana kita bakalan tinggal, tahu tempat yang akan kita tuju dan tahu jadwal buka/tutup tempat tersebut barulah kita bisa mengutak atik jadwal harian yang kita inginkan.

Saat membuat jadwal harian ini kita juga harus tahu pasti tempat wisata yang dekat satu sama lainnya biar kita gak buang waktu di perjalanan. Jangan sampai kita paginya ke wilayah selatan sorenya kita mau ke wilayah tenggara.

Dengan membuat jadwal harian kita juga bisa menyisipkan tempat tempat yang bukan tujuan utama tapi bisa didatangi karena sekalian lewat. Misal kalau di KL itu tempat sekalian lewat menurut aku itu Central Market. Jadi aku akan menyisipkan 1-2jam dari dua jadwal aku untuk mengunjungi tempat ini. Biasa seh sekalian lewat dan belanja buat beli oleh oleh.

Jadwal harian yang dibuat itu sepadat mungkin. Jangan sampai ada celah. Bahkan kadang aku menghitung juga jadwal untuk istirahat siang buat K. Iyaa. Istirahat juga udah terjadwal! πŸ˜… walaupun padat tapi tetep realistis dong ya. Dihitung juga waktu tunggu dan lama perjalanannya.

Nanti kalau pas kenyataannya waktunya gak cukup atau kitanya yang udah kecapean tinggal di delete beberapa tempat yang pengen-pengen amat kita kunjungi. Sekali lagi toh ini liburan, bukan kejar target kerjaan πŸ˜€

6. Melakukan research akomodasi dan transportasi

Ini penting banget dong yak. Gak mungkin dong kita mau ke Angkor Wat tapi gak tahu harus pake apa dan gimana caranya. Nah ini berhubungan juga dengan poin nomor 2 tentang memastikan di mana kita menginap.

Kecuali kalian sepergian di sana selalu pake taxi ya lain cerita yak. Etapi jalan sampai dikibulin tukang taxinya juga dong kalau kita gak tahu menahu tempat yang kita tuju. Paling gak kita tahu arah dan situasi deh, jangan pengennya ke gunung eh di ajak ke pantai (kecuali gunung sama pantainya bersebelahan πŸ˜› )

Melakukan research fasilitas publik untuk BAYI balita (yang liburan bersama anak balita)

Ini optional deh yak yang bepergian dengan anak balita pasti tahu banget dah betapa ribetnya bawa balita jalan-jalan itu. Sebelum pergi udah banyak persiapannya, ya makanannya lah, minumannya lah jangan sampe kehausan dan lain sebagainya.

Dengan mengetahui fasilitas untuk bayi dan balita ini tentu membuat kita gak buta arah semisal anaknya perlu ganti diaper atau anaknya lagi pengen nenen dengan emaknya. Kita yang udah tahu fasilitas untuk itu pasti langsung ketempat tujuan gak perlu nanya-nanya lagi. Makanya aku suka searching tempat-tempat beginian dulu pas buat itenerary. Atau kalau gak ada infonya pas datang disuatu tempat mata suka jelalatan dulu dengan simbol anak bayi ganti diaper itu walaupun anaknya belum memerlukan. Naluri deh yak πŸ˜€

***

 Itulah tahapan-tahapan yang aku lakukan saat itinerary liburan selama ini. Sekali lagi, ini tergantung lagi personal masing-masing deh yak. Tapi sebagain besar mungkin sudah diwakili di sini. jadi yang mau liburan dan masih bingung dan takut untuk jalan-jalan tanpa travel agent ayo dimulai dengan coba-coba membuat itinerarynya. Yakin deh kalau kalian sudah khatam dengan pembuatan ini kalian gak akan takut lagi jalan-jalan tanpa travel. Karena pada saat membuat itinerary kalian akan sudah membayangkan bagaimana situasi di sana πŸ™‚

AYO LIBURAN!! :mrgreen:

Untuk Apa Irni Ngeblog?


Ihiyyyy, rasanya saat ngeh bahwa hari ini adalah Hari Blogger Nasional langsung kepikiran bahwa aku harus ngeposting sesuatu buat hari spesial ini yak. Postingannya yang tentunya harus ada berbau-bau dikit dengan blog, gak cuma postingan review drakor, jalan-jalan atau postingan gak jelas seperti biasanya πŸ˜› Makanya sekarang aku mau mereview diri sendiri kenapa seorang Irni ngeblog, hahahahahaha *ketahuan banget gak ada ide yahud* :mrgreen:

 

 

Hari Blogger Nasional

Ini dia beberapa alasan kenapa Irni membuat blog, dari pertama ngeblog di blogspot, gonta-ganti domain di wordpress sampailah di blog sekarang ini. So cekidot:

1. Diary Pribadi

Bener-bener sebuah keputusan yang memalukan sebenarnya untuk menjadikan blog sebuah diary pribadi. Bayangin aku dengan seenak hatinya menulis tentang suka sama gebetan, kesel sama senior, bahkan benci sama temen di blog! Emang seh dulu gak ada juga yang baca, tapi sekarang setelah memulai lagi rada seriusin ngeblog biasanya temen-temen pada searching di google dengan keyword tertentu pake nama aku masuknya di blog itu! Bener bener malu deh. Akhirnya untuk menghindari rasa malu aku private aja sekarang blognya, habis mau dihapus kok sayang, hahahahahahaha.

2. Media Mencurahkan Pendapat

Karena sudah merasa malu dengan blog yang isi gak jelas pertama itu, jadinya aku membuat blog baru yang dulu isinya pengennya yang keren-keren aja gitu (keren jaman duluuu, sekarang seh kagak! πŸ˜› ). Jadi awal ngeblog di blog ini isinya ngebahas isu politiklah, review film berdasarkan pengamatanlah, pokoknya hal-hal yang beratlahΒ  aku paling suka ngebahasnya.

Kesini-sininya malah lelah sendiri. Ngapain juga ngurusin ini itu unu ana. Mungkin udah masuk ke pemerintahan juga yang membuat lelah (dulukan waktu pertama buat blog masih mahasiswa ya, jiwanya masih suci *halah ). Mungkin juga tahu kalau ngomong di blog gak ada gunanya juga. Mungkin karena udah paham sistem di dunia ini begitu rumitnya sehingga gak usah difikirkan lagi, buih dilautan ini gak akan bisa melakukan perubahan, lebih baik cari seneng seneng aja buat pribadi. *Malah balik curhat* πŸ˜›

3. Catatan Tempat Liburan

Dulu aku sangat iri dengan orang-orang yang bebas kemana aja sesuka hari mereka. Ya disini gak pernah dibolehin sama orang tua seh yak jalan-jalannya. Sampai sekarang aja masih gak ngerti kenapa ibu selalu aja ngelarang aku untuk jalan-jalan. Alasan logis yang aku dapet mungkin ibu takut buat jalan-jalan itu, karena berfikir yang macem-macem jadinya dia juga takut untuk ngasih anaknya buat jalan-jalan.

Setelah udah punya gaji sendiri dan awal pekerjaan aku emang sering banget untuk berpergian ke luar kota jadilah aku keranjingan buat jalan-jalan. Kalau dulu cuma memperpanjang jaldin dari yang balik hari jumat ke minggu semenjak menikah liburan udah merupakan suatu agenda rutin buat kami bertiga.

Sayang doang yak hasil jalan-jalannya gak dicatatkan di blog. Lumayan kadang kalau mau pergi ke tempat yang sama baca-baca lagi tulisan sendiri sebagai bahan pertimbangan πŸ˜€

4. Media Catatan Perkembangan Anak

Semenjak menikah dan punya anak emang isi blog ini langsung berubah deh. Dari yang tadinya radikal sekarang isinya cuma remeh temen geje aja, hahahaha. TAPI dengan menuliskan perkembangan anak di blog kita bisa dengan gampang membaca lagi tulisan lama kita kalau terjadi hal-hal yang sama dikemudian hari. Ini juga jadi jimat pribadi kalau nanti punya anak kedua, bisa jadi bahan perbandingan. Karena seperti yang semua orang tahu bahwa catatan di blog itu akan tersimpang selamanya di internet (kecuali wordpress bangkrut kali yak :P)

Aku ngebayangin kalau nanti si K udah gede seneng kali ya dia membaca cerita-ceritanya di blog ini. Karena pengen si K membaca inilah kadang aku sangat menfilter cerita tentang K yang aneh-aneh, takut kalau udah gede anaknya malu bahkan protes ke emaknya kalau udah menceritakan hal-hal aneh dari dirinya di blog, hehehehe.

5. Agar berguna bagi sebagian orang

Niat mulia banget yak, hahahahaha. Tapi beneran loh dari hal-hal kecil yang kita ceritakan di blog kadang sangat membantu orang yang sedang mencari informasi, atau bahkan orang yang sedang mencari teman untuk sekedar berfikir “aahh ternyata ada juga kok orang yang sama dengan aku”. Misal cerita-cerita aku tentang menyusui kadang menjadi inspirasi bagi ibu-ibu yang baru ingin memulai perjuangannya.

Karena aku juga merasa berterimakasih banget kepada blogger-blogger selama ini dalam segala hal kayak review produk, drama, film, blog perjalanan, blog mama-mama dalam mengurus anak dan lain sebagainya, aku juga ingin berbagi sedikit cerita-cerita aku kepada mereka yang mencari informasi tersebut. Timbal balik lah istilahnya :mrgreen:

***

Kira-kira inilah sebagian alasan kenapa aku menulis blog. Kalau temen-temen sekalian ada alasan khusus gak kenapa membuat blog yang sekarang ini?

BTW SELAMAT HARI BLOGGER NASIONAL πŸ˜‰

Kiat yang Patut Dipahami Sebelum Melirik Investasi Berlian


[ADV]

Investasi tidak selalu berupa hal-hal yang sifatnya berat dan memusingkan. Sebenarnya semua orang bisa berinvestasi dengan cara sederhana, termasuk kaum wanita. Selain berinvestasi dengan memiliki perhiasan emas, kaum wanita kini juga semakin cermat dengan memilih investasi berlian.

Investasi berupa cincin berlian wanita memang tampak sederhana. Namun tetap saja kita butuh pengetahuan yang memadai agar bisa terhindar dari risiko kerugian akibat investasi berlian. Beberapa kiat berikut ini patut dipahami sebelum melirik investasi berlian :

picture by Liputan6.com
picture by Liputan6.com

Memilih Model Berlian yang Tepat

Tidak semua model berlian memiliki nilai jual yang tinggi saat dijual kembali nanti. Pada umumnya, berlian dengan potongan bulat atau round adalah jenis berlian yang paling populer dan diminati. Harganya cenderung naik seiring dengan berjalannya waktu.

Warna Berlian Mempengaruhi Harganya

Semakin jernih warna sebuah berlian, maka semakin mahal pula harganya. Berlian yang jernih memiliki kemampuan untuk membiaskan cahaya secara maksimal. Sehingga kilauan warnanya tampak indah dan sangat diminati oleh para kolektor berlian. Hal inilah yang menyebabkan berlian yang warnanya jernih menjadi incaran banyak orang dengan harga yang sangat memuaskan.

Mencermati Kondisi Fisik Berlian

Secara kasat mata, setiap berlian tentu tampak sama. Padahal bila diperhatikan secara teliti, bisa saja sebuah berlian memiliki bentuk yang pecah atau tergores. Sedikit cacat saja pada berlian ternyata berisiko membuat harga berlian tersebut merosot tajam. Kalau ingin mendapatkan berlian dengan kualitas terbaik, alangkah baiknya bila kita mempercayakan pemilihan berlian kepada orang yang sudah ahli.

Memantau Fluktuasi Harga Berlian

Hampir sama seperti harga emas, harga berlian juga mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Setiap minggu harganya berubah mengikuti harga pasaran. Fluktuasi harga ini yang akan menjadi patokan ketika kita hendak membeli atau menjual berlian. Sehingga kita bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal atau terhindar dari kerugian besar akibat salah perhitungan.

Kalau berencana mengenakan aksesori lain selain cincin berlian, maka kita bisa berburu koleksi cincin yang istimewa di MatahariMall. Koleksi cincin MatahariMall yang super lengkap membat kita leluasa memilih yang sesuai selera dan budget. Saat bosan dengan cincin berlian kesayangan, kita pun bisa beralih ke gaya yang lebih simpel dengan cincin berbahan lain yang kita sukai.

[Review Drakor] Reply 1988


sp-141410-226-reply-1988Ini drama korea udah lama banget aku nontonnya. Setelah nonton on going DOTS yang fenomenal banget itu (saking fenomenalnya jadi males nulis reviewnya di sini πŸ˜› ) untuk mengalihkan perhatian aku nonton Reply 1988 ini. Awalnya maju mundur mau nonton ini drama karena pas sekilas lihat episode satunya beberapa menit kok gak banget. Tema yang diangkat tahun 1988 itu terasa jadul banget gitu lah.

Tapi setelah ditonton dan mulai menikmati jadinya malah penasaran banget. Apalagi drama ini seperti seri-seri Reply lainnya (yang mana aku gak nonton seh πŸ˜› ) mengaburkan siapa pemeran utama prianya, jadi kita disuruh menebak ending pemeran cewek ini bakalan sama siapa nantinya. Syukurnya aku sendiri gak tahu ending drama ini jadi masih bisa menikmati jalan ceritanya sampe akhir. Masih bisa menjadi #TimJungHwan dengan sangat setia πŸ˜† . Masih bisa sedih-kesal-kecewa dengan endingnya yang terasa dipaksa. Tapikan emang itu maunya penulis ya kalau kita menonton drama ini? Hehehehe.

Cast yang pemaen remajanya rata-rata hampir aku gak kenal kecuali Park Bo Gum yang pernah aku tonton di Hello Monster - I Remember You
Cast yang pemaen remajanya rata-rata hampir aku gak kenal kecuali Park Bo Gum yang pernah aku tonton di Hello Monster – I Remember You

JALAN CERITA

Pada tahun 1988 di Kota Seoul terdapat 5 orang remaja yang telah berteman sedari mereka masih anak-anak. Ada Duk-Sun, anak cewek satu-satunya diantara keempat teman laki-lakinya.

Hye Ri sebagai Duk Sun
Hye Ri sebagai Duk Sun

Duk-Sun ini anak yang ceria, kalau ada dia suasana pasti langsung menjadi rame, akan tetapi dia juga anak dari keluarga yang paling miskin di komplek tersebut. Rumahnya menumpang di bawah rumah keluarga yang paling kaya di komplek. Duk-Sun memiliki dua orang saudara, satu kakaknya yang terkenal amat sangat garang bernama Sung Bo Ra namun terkenal sangat pintar dikalangan komplek tersebut dan satu adik laki-laki bernama Sung No Eul. Selain yang paling miskin, Duk Sun juga merupakan anak yang paling tidak pintar diantara teman-temannya sehingga sering membuat kakaknya kesal.

ryu-jun-youl
Ryu Jun Yeol sebagai Jung Hwan

Jung Hwan adalah orang yang tinggal satu atap dengan Duk Sun. Rumahnya berada di atas rumah Duk Sun dan merupakan keluarga paling kaya di komplek tersebut. Walaupun dahulunya keluarganya adalah orang paling miskin di kompleks sebelum abangnya Kim Jung Bong memenangkan lotre dan mendapatkan banyak uang. Jung Hwan orang yang introvert kepada keluarganya. Kalau ada masalah dia selalu ingin menyelesaikannya sendiri tanpa memberitahu orang lain. Bahkan saat dia sedang menyukai seseorang dia juga tidak mampu memperlihatkan perasaannya itu kepada orang tersebut.

go-kyung-pyo
Go Kyung Po sebagai Sun Woo

Sun Woo terkenal sebagai anak yang baik dan penurut di kalangan komplek. Hanya memiliki ibu dan ayahnya telah meninggal 2 tahun yang lalu dan memiliki satu adik perempuan yang masih balita. Dia juga termasuk orang yang kurang berada di komplek.

Lee Dong Hwi sebagai
Lee Dong Hwi sebagai Dong Ryong

Dong Ryong yang paling bermasalah di komplek. Paling suka membuat onar dan tidak betah berada di rumah. Ayahnya adalah guru di sekolahnya dan ibunya sibuk dengan bisnisnya. Karena itulah dia lebih senang berada di rumah teman-temannya untuk bermain dan makan bersama.

Park Bo Gun sebagai Taek
Park Bo Gun sebagai Taek

Taek merupakan anak yang paling pendiam di kompleknya. Dia sudah ditinggal meninggal oleh ibunya pada saat masih sangat kecil. Oleh karena itulah ayahnya membawanya pindah ke Seoul dan tinggal di komplek itu. Taek sendiri putus sekolah karena ingin fokus untuk menjadi pemain baduk profesional.

***

Awal cerita dari drama ini bukan tentang cinta, tapi lebih kepada permasalahan keluarga. Bagaimana interaksi antara orang tua dengan anak, anak dengan saudaranya, anak dengan teman-temannya, keluarga dengan tetangganya.

Cerita percintaan sendiri dimulai ketika Duk Sun mulai merasa kalau Sun Woo menyukainya. Karena itulah dia mulai memperhatikan Sun Woo dan baik terhadapnya. Apalagi ketika ditanya bahwa Sun Woo juga mempunyai wanita yang disukainya sejak dari dua tahun yang lalu. Tapi Duk Sun langsung kecewa karena ternyara wanita yang disukai Sun Woo adalah kakaknya Bo Ra.

Teman-teman Duk Sun beranggapan kalau Jung Hwanlah yang sebenarnya menyukai Duk Sun, apalagi Jung Hwan selalu ada pada saat Duk Sun membutuhkan. Sebenarnya Jung Hwan juga menyukai Duk Sun sedari dulu, tapi karena tipikal Jung Hwan yang tertutup jadi dia tidak pernah mengakui perasaannya. Apalagi Taek secara terang-terangan kepada teman-teman para laki-laki bilang dia menyukai Duk Sun, Jung Hwanpun tidak ingin temannya merasa kecewa sehingga mundur dengan teratur. Duk Sun yang menunggu tanggapan Jung Hwan pun mulai kecewa karena dia tidak pernah mendapat jawaban secara pasti dari Jung Hwan, walaupun perlakukan Jung Hwan ke Duk Sun sangat lebih dari siapapun.

Tahunpun bergulir, mereka yang dulunya selalu bersama mulai menjalani kehidupannya masing-masing. Taek tetap pada urusannya dengan baduk, Sun Woo yang dulu sempat pacaran dengan Bo Ra secara diam-diam putus dan sibuk dengan dunia pendidikan kedokterannya. Jung Hwan masuk ke akademi angkatan darat, Dong Ryong menjalankan bisnis restorannya dan Duk Sun menjadi seorang pramugrari.

Dari anak remaja 80an yang kaku, merekapun menjelma menjadi orang dewasa yang sibuk namun tetap ingin mempertahankan pertemanannya. Jung Hwan yang menyukai Duk Sun ternyata masih menyimpan perasaannya walaupun sampai sekarang dia tidak pernah bercerita kepada siapapun. Sampai akhirnya teman-temannya mengejek dia yang tidak pernah berpacaran kemudian tercetus dari mulutnya pengakuan perasaannya kepada Duk Sun, namun ujung-ujungnya dikemas menjadi sebuah candaan saja.

Dilain pihak Taek mulai gencar meperlihatkan perasaannya kepada Duk Sun yang membuat Duk Sun menjadi gundah.

Jadi siapakah yang dipilih Duk Sun? Taek atau Jung Hwan?

***

SPOILER DULU YAK

Sepanjang drama ini aku tonton aku gemesssss banget sama Duk Sun dan Jung Hwan. Duk Sun yang kok gak bisa melihat seh perhatian Jung Hwan yang luar biasa itu kepadanya. Dan Jung Hwan kenapa seh gak langsung ngomong aja ke Duk Sun kalau dia suka.

Sampai suatu ketika dia menyalahkan dirinya sendiri “ini bukan soal kesempatan, karena akulah yang telah membuang banyak kesempatan ini” IYA EMANG ELO ANEH BANGET! Hahahaha.

Aku emang termasuk #timJungHwan garis keras. Aku merasa pendalaman perasaan antara Duk Sun dan Taek itu dangkal banget. Bahkan mereka baru terasa saling menyukai mulai dari episode 15. Sedangkan antara Jung Hwan dan Duk Sun itu sudah diperlihatkan dari episode 3! Bahkan pas adegan reka ulang itu sudah dari episode 1! Tapi kok bisa-bisanya Duk Sun sama Taek?

Ok lah kalau memang itulah yang terjadi. Tapi kok ya nasib Jung Hwan gitu gitu amat? Sama sekali gak ada tahu perasaannya, bahkan saat dia ngomong difikir bercandaan dan saat endingnya gak ada tuh namanya cerita dia sama siapa gitu, hilang aja gitu ditelan waktu.

Aku biasanya gak nulis spoiler seh yak, tapi kalau drama ini harus aku tulis biar perasaan aku pas nonton drama ini masih aku bisa ingat kalau baca tulisan ini, hahahahaha.

Sekarang aja pas nulis review ini aku masih kesal loh. Dan #TimJungHwan rata-rata banyak yang menyangkal episode 19-20 dan menasbihkan diri bahwa episode 18 adalah ending dari reply1988!

Walaupun begitu aku sekarang udah move on kok ke drama korea selanjutnya, huahahahahahaha.

Jadi, nonton drama korea apa kamu sekarang? Aku lagi nonton Moonlight yang tinggal 1 episode lagi dan Scarlet yang tinggal 4 episode sama The K2 yang masih baru episode 8! Sibuk Banget! πŸ˜›

Logika Anak Balita


Balik lagi ke cerita si Niee tentang si K. Anak dua tahun yang kadang pengen aku rasukin isi dalam kepalanya karena selalu aja dia punya cara maennya sendiri yang bikin ngemes emaknya. Kadang sebel. Tapi kebanyakan lucu! πŸ˜†

Jadi semenjak Katniss kenal yang namanya yutub dia suka banget nonton surprice egg begituan. Dari yang animasi sampai kakak kakak yang hobinya cuma bukain semacam kinderjoy tapi viewernya sampe ratusan juta. Karena senang nonton yutub itulah setiap dibawa ke indomaret (dan anehnya kenapa surprice egg selalu ada di depan kasir) selalu diminta dibeliin itu. Awalnya aku seh kasih aja ya. Tapi setelah setiap hari saat dianterin ke rumah mbahnya selalu minta singgah ke toko tante (sebutan dia buat toko indomaret dan alfamart) lumayan juga kan yak. Karena belinya pasti bukan cuma itu adalah perentelah lainnya hingga harus mengeluarkan sampai 50ribuan. Dan itu setiap hari.

Makanya aku mencari alasan agar gak setiap hari ke sana. Dapatlah satu alasan bahwa aku gak pegang uang. Yang pegang uang itu papa. Dan kalau mau singgah ke toko tante harus sama papa. Toh si K dianter dan dijemput papanya gak sesering aku yang lebih rutin. Jadi ok lah menurut aku alasan ini. Percakapannya kira kira begini. 

Mama : Katniss kita gak usah ke toko tante ya hari ini. 

Katniss : Kenapa ma (anaknya kalau dibilangin pasti pertanyaan pertamanya kenapa πŸ˜†)

Mama : soalnya mama gak ada duit, dihabisin Katniss setiap hari beli surprice egg. 

Katniss : minta duit sama papa ya ma. Biar mama bisa beliin katniss surprice egg lagi. 

Mama : iya nanti mama minta. 

Alhamdulillah dibicarakan gitu anaknya nurut. Dan untuk dua tiga minggupun Aku tenang mengantar dan menjemput si K tanpa ada regekan dia minta singgah ke toko tante lagi. 

Sampai suatu hari pagi pagi aku ada minta uang ke si abang suami buat membeli sesuatu. Seperti biasalahnya si abang ngasih aku duit sebelum pergi kerja disaat aku lagi ngemasin katniss. Dan anaknya lihat dong aku dapet uang dari papanya. Tapi coba tebak apa yang si K bilang?

Katniss : mama dikasih apa sama papa. 

Mama : uang sayang. Untuk belanja (tanpa mikirin apapun)

Katniss : mama udah bisa singgah ke toko tante lagi kan ma buat beli surprice egg. Kan udah dikasih duit sama papa. 

*akunya begong*

Setelah sekian minggu. Setelah emaknya lupa kejadian gak ada duit itu. Setelah apapun itu namanya. Ternyatanya anaknya masih inget dan masih nandain buat bisa beli surprice egg lagi loh! Kirain udah lupa πŸ˜†

Untungnya setelah kejadian itu yang anterin si K papanya. Jadi aku gak kebagian ditagih lagi dan besok besoknya dia kembali gak nagih untuk ke toko tante buat beli surprice egg. Tapi kok akunya jadi merasa bersalah ya. Merasa bohongin gitu. Tapi gak mau juga beliin dia setiap hari. Selain tekor gak bagus juga kan yak. Jadinya galau 😣


Beberapa kali aku menolak permohonan katniss dengan berbagai alasan juga selalu diinget loh sama ini anak. Misal siang siang di hari sabtu aku diajakin maen Ten in the bed and the little one say roll over itu yang menurut aku melelahkan karena kalau udah maen gak bisa sekali jalan. Jadi kadang aku beralasan kalau maen ten in the bed itu malam katniss. Siang katniss maen masak masakan aja. Dan semenjak itu setiap malam dianya ngajakin maen ten in the bed. 😝

Ada lagi jadi karena anaknya ini semenjak disapih susah banget bobo siangnya. Jadi karena aku kadang ngantuk juga kan yak akunya nyuruh si K nonton tv aja sedangkan akunya bobo. Iya aku beneran bobo loh. Hahahahahaha. Tapi semenjak itu setiap aku nyuruh bobo siang dia selalu bilang gini. 

Mama : katniss ayo bobo siang

Katniss : mama aja yang bobo siang ma. Katniss nonton tv. Katniss bobonya malam aja habis sikat gigi. 

Mama : *tak bisa berkata kata*


Sebenarnya masih banyak seh cerita si K ini. Tapi keseringnya kalau udah nulis gini suka lupa sendiri. Seharusnya dicatet di note aja kali ya biar bisa lebih sering posting di blog πŸ˜†πŸ˜†

Sekarang sampai disini dulu aja deh. Ini juga nulis di HP karena begong di kantor listriknya mati dari tadi pagi. Iyaaaa di Pontianak mah masih sering yang namanya listrik mati. Dan kerennya di kantor aku gak punya genset. Jadi kalau listrik mati kerjanya libur! Seru kan 😝😝

HKTrip – Hongkong


Ok, karena kayaknya udah kelamaan juga nulis HKTripnya gak kelar-kelar πŸ˜› jadinya ini adalah penutupan cerita dari perjalanan si Niee, abang suami dan si K jalan-jalan diseputaran Hongkongnya. Pengennya seh ada lagi satu cerita tentang tempat makanan halal di Hongkong, tapi ini kapan kapan lah ya, hihihi.

Yang mau intip-intip tulisan dari rangkaian HKTripnya si K boleh loh mampir-mapir di link di bawah ini πŸ™‚

  1. HKTrip – Tiket
  2. HKTrip – Hotel
  3. HKTrip – Macau
  4. HKTrip – Disneyland Hongkong
  5. HKTrip – Shenzhen
  6. HKTrip – Hongkong

img_3020Setelah pulang dari Shenzhen hari sabtu, otomatis aku cuma punya dua hari kosong yang tersisa yaitu minggu dan senin, soalnya selasa udah pulang ke KL dan rabu udah balik ke Pontianak, hiks.

Kalau dilihat dari list itenerary kami seh tinggal lima tempat yang belum dikunjungi, The Peak, Sky 100, Ngong Ping, Avenue of Star, dan Ladies market. Karena aku sukanya liburan itu seloow aja gitu gak dikejar target dan lebih memilih membayakan waktu istirahatnya πŸ˜› (kan bawa anak kecil juga ya πŸ˜€ ) jadi aku pengen mengskip beberapa tempat dari list diatas.

Karena akunya gak terlalu suka belanja makanya Ladies market cuma si abang suami yang pergi waktu malam sambil aku nungguin si K bobo jadi untuk aku sendiri Ladies Market aku skip. The Peak, Sky 100 itu katanya mirip mirip aja melihat Hongkong dari ketinggian. Bedanya kalau The Peak naeknya harus pake cable car gitu (bisa juga seh lewat jalan darat) kalau Sky 100 adanya ditengah kota. Karena mikirnya simple aja aku milihnya Sky 100 πŸ˜› . Ngong Ping tetep dikunjungi dan Avenue of Star sesempatnya aja karena lagian nama-nama bintang dunianya juga gak bisa dilihat lagi direnovasi gitu deh.

SKY 100 Hongkong Observation Deck

img_3012Gimana cara kesananya? Karena akunya tinggal di daerah North Point jadi dari Stasiun MTR North Point ke stasiun Central terus pindah line menuju stasiun Kowloon. Sky 100 sendiri berada di gedung International Commerce Centre di mana kalau kita keluar dari stasiun langsung masuk ke gedung tersebut tinggal cari petunjuk arahnya untuk menuju ke sky 100 (yang banyak banget petunjuk arahnya).

Berapa Biayanya? Untuk reservasi tiketnya sendiri aku beli online di Golden Crown Guest House Hongkong seharga HKD 168 (ini yang tercantum sekarang, aku sendiri lupa dapetnya berapa soalnya kadang ada diskonya πŸ˜› ) si K alhamdulillah masih gratis :mrgreen:

Untuk bisa masuk kita harus menukarkan tiket online kita dulu, nah pas penukaran ini kita bakalan diberikan kartu pos gambar kartun gitu. Kirain di atas bakalan ada kotak pos yang bisa kita kirimin kartunya, ternyata gak ada. Jadilah kartunya cuma jadi maenan si K buat stempel-stempel karena di atas banyak banget stempel-stempel bentuk bangunan di Hongkong.

Ada apa di sana? Selain stempel-stempel dalam bentuk permainan seperti yang aku sebutkan di atas tentu yang utama adalah pemandangan Hongkong yang bisa dilihat 360 derajat dari gedung tertinggi di Hongkong. Aku sendiri datangnya udah sore pas mau sunset gitu, jadilah ada beberapa orang yang udah booking tempat dengan segala perlengkapan photografernya buat motret sunset. Si Irni sendiri foto-foto gak? Yaaa, jangan harap lah yak, selain emang gak hobi, ngejagain si K aja udah membetuhkan energi yang gede karena anaknya gak berenti buat manjat manjat dikacanya πŸ˜€

Gaya si K pura pura bobo. Iya pura-pura, udah selesai difoto langsung lelarian lagi >.<
Gaya si K pura pura bobo. Iya pura-pura, udah selesai difoto langsung lelarian lagi >.<
di sini juga disediaan meja kecil plus pensil warna dan gunting gitu, jadi anak anak bisa mewarna. Rata-rata seh pada ngewarnai kartupostnya jadi ya kami ikutan :D
di sini juga disediaan meja kecil plus pensil warna dan gunting gitu, jadi anak anak bisa mewarna. Rata-rata seh pada ngewarnai kartupostnya jadi ya kami ikutan πŸ˜€

Avenue of Star

Clock Tower Hongkong
Clock Tower Hongkong

Karena kata si abang dari SKY 100 ke Avenue of Star ini deket dan lagi ada pertunjukan lampu-lampu gitu kalau malam hari jadilah setelah puas kejar-kejar katniss di SKY 100 πŸ˜› kami memutuskan untuk menuju ke sana.

Dari informasi yang di dapat oleh si abang suami, dengan semangat traveller sejatinya dari gedung ICC itu bisa jalan kaki ke stasiun Jordan. Jadi kalau udah jalan kaki ke situ tinggal lewat satu stasiun lagi ke East Tsim Sha Tsui. Bisa seh jalan kaki, tapi ternyata JAUH BANGET KAKAK! Gempor deh eyke. Untung si K anaknya sangat gampang kalau lagi di jalan, gak ada tuh ngerengek-ngerengek minta digendong, dia tetep tenang di dalam stollernya. Udah sampe ke stasiun Tsim Sha Tsui buat pindah ke East Tsim Sha Tshunya perjuangan lagi karena stasiunnya panjang benerrrrr.. bener bener buat gempor deh. Sampainya di Anenue of Star parade lampunya udah selesai >.<

Ya daripada mutung lebih baik tetep menikmati pemandangan Hongkong malam hari sambil makan nasi bungkus! πŸ˜€

Makan nasi bungkus lauk pecel ayam di Avenue of Star yang lagi direnovasi
Makan nasi bungkus lauk pecel ayam di Avenue of Star yang lagi direnovasi

Ngong Ping 360

img_3152Hari terakhir kita di Hongkong destinasi yang dipilih adalah Ngong Ping 360. Karena mau ngerasin si K naek cable car πŸ˜€

Gimana cara ke sana?Β  Dari stasiun North Point ke Stasiun Center pindah line menuju ke Stasiun Tung Chung.

Berapa biayanya? Seperti halnya Sky 100 aku beli tiketnya di Golder Crown Guest House dengan harga HKD 185 untuk Standar Cabin Round Trip. Si K tetep masih gratis. Tapi pas pulangnya karena antriannya panjang dan pas Cristal cabin banyak yang kosong akhirnya kami dikasih turun dengan Cristal kabin yang harganya sebenarnya HKD 255. Rejeki anak soleh yak πŸ˜›

Ada apa di sana? Ada patung Budha gede di atas bukit. Selain itu aku gak tahu seh, huahahahahaha. Sampe di atas akunya mabok dong naek cable carnya, gak banget kan πŸ˜› jadinya yang jalan cuma si K sama si abang aja.

Si K seneng banget pas naek cable carnya di sini. Apalagi pas pulangnya pas banget lihat banyak pesawat landing dan terbang karena emang ini letaknya bersebelahan dengan bandara. Sampai di rumah hal ini juga yang sering diceritainnya dengan nenek dan orang-orang lainnya selain ke rumah Mickey Mousenya.

Segitulah acara liburan aku, K dan si abang di Hongkong kemaren. Hari selasa langsung ke bandara pake bis dari Hotelnya. Ternyata enak juga ke bandara naek bis karena gak perlu pindah-pindah stasiun dan geret koper ke mana-mana.

Sampai di bandara si K juga seneng banget karena bandara Hongkong ternyata menyenangkan banget yak. Banyak tempat bermain anaknya dan bandaranya gede tanpa sekat jadi si K bisa puas lari-larian sama bapaknya *emaknya udah teler duluan* πŸ˜›

Ternyata udah dua bulan lebih yak akunya pergi ke Hongkong. Kangen liburan lagi! *lirikin si abang suami* πŸ˜€