[Cerita K] Masa-masa Kiddy 2 – Term 1


Masa-masa Kiddy 2 Katniss di sekolah

Kalau lihat-lihat aku belum pernah cerita tentang si K selama dia udah tiga bulan ini di sekolah ya. Niatnya aja dulu kalau anaknya udah sekolah bakalan rajin-rajin posting yak, tapi kenyataannya males juga 😛 Keseringan posting di instagram dan facebook kayaknya, hahaha.

Nah, mumpung ada waktu dan kesempatan, mari kita cerita-cerita tentang si K selama tiga bulan ini di sekolah maupun di rumah.

Sekolah si K itu kurikulumnya dibagi per term yang setahunnya dibagi menjadi 4 Term. Akhir september kemaren seharusnya menjadi akhir dari Term 1 di sekolah sekaligus pembagian report untuk Term 1 tersebut. Tapi karena si K masuk rumah sakit minggu lalu karena DBD, jadilah aku nerima reportnya baru hari Rabu kemaren.

"We are delighted to have Katniss in this term. Katniss is an enthusiast learner who shows confidence and curiosity in everything she does. She is able to do most of the activities independently and adapt well at school. Katniss mesmerizes us with her ability in doing most ectivities without the teacher's help and doing a gread job in her fine motor skills area." - General Remark from Teacher, Term 1

Pada dasarnya inti memasukkan si K ke playgroup ini adalah untuk dia bisa bersosialisasi dan mempunyai aktivitas yang positif seperti yang menjadi pertimbangan aku sebelumnya. Karena salah emaknya ini si K rada keseringan bermain gadget buat nonton yutub. Nah, semenjak sekolah ini waktu bermain gadgetnya secara otomatis berkurang jauh. Kalau ada kemampuan lebih dari dia bersekolah aku anggap itu bonus aja. Pokoknya aku gak pernah nyuruh si K buat belajar di rumah (kecuali untuk ngaji yang aku rada tekankan banget untuk dia bisa serius). Nanti aja belajarnya kalau udah SD 😛

Yang sering aku lakuin pada si K adalah mengajaknya untuk aktif bercerita apa aja kegiatan dia selama di sekolah tadi pagi. Ini juga maksudnya untuk menstimulasi si K biar terbiasa bercerita keseharian dia dengan emaknya ini. Awalnya aku sering bertanya apa yang diajari di sekolah. Dari yang ceritanya asal-asalan, sampai cerita beneran hingga kadang kalau aku lupa tanya dia cerita sendiri. Ada gitu suatu malam pas kita mau bobo dan udah baca doa tidur dia tiba-tiba bilang “Oh iya, katniss belum cerita ke mama tadi di sekolah” jadilah kita berdua gak jadi bobo dan cerita panjang lebar tentang sekolah dan teman-temannya.

[Cerita K Hari Ini] Dari semua report segabreg yang diberikan di sekolahnya, cuma satu hal yang K excited banget pas buka activity bagnya. Apalagi kalau bukan foto dia bersama temen sekelasnya. . Menurut penurutan Missnya waktu menjelaskan report si K, K ini sudah mengenal semua nama temen temennya. Tapi kalau di rumah dia suka bilang tidak tahu kalau ditanya nama temen-temennya 😣 . Hanya satu temen yang secara konsisten sering diceritainnya, si A. Pas lihat foto ini si K juga langsung nunjuk si A dengan lantang. . Sayangnya A barusan pindah sekolah ke Jakarta. Dan setiap diceritain si K rada gak terima. Bahkan dia pernah minta gak usah ke Korea aja, tapi ke Jakarta aja ketemu si A 😓 . Semoga sekolah si K ini menjadi kenangan yang berkesan ya K. Karena sesungguhnya emaknya ini gak terlalu pusing soal pelajarannya, toh dia masih preschool aja. Yang penting pengalaman bersama teman-temannya. . #katniss #katnissaurea #kibuw #school #friends #schoolfriends #3yo

A post shared by Irni (@iirni) on

Soal temannya beda lagi. Si K ini sangat sulit untuk menjawab nama teman-temannya di sekolah kalau aku tanya. Biasanya jawabnya gak tahu, gak kenal. Padahal, menurut gurunya, si K ini adalah anak yang paling cepat menghapal nama teman-teman dan gurunya di sekolah. Aku gak kaget seh sebenarnya, soalnya dia pernah berkata “Kalau di rumah tuh salah-salah ma, kalau di sekolah baru benar” ketika aku bertanya sesuatu 😆

Hasil si K mewarnai di sekolah
Secara keseluruhan, sesuai dengan catatan gurunya yang aku petik dari report termnya di atas, si K gak ada masalah yang terlalu berarti di sekolah. Bahkan dia sering menjadi sukarelawan untuk maju ke depan kelas kalau miss nya bertanya (ini alasan sebenarnya seh karena awalnya dia iri temennya dapat stamp (setiap anak yang jawab bener dikasih stamp sama gurunya) sedangkan dia gak, jadilah dia pengen juga dapat stampnya 😛 ). Dan ada beberapa pertanyaan yang belum diajarkan di sekolah dan ditanyakan si K bisa menjawabnya. Padahal di rumah mah boro-boro, mau jawab aja udah syukur 😛

Hanya beberapa kelakuan si K yang masih rada ajaib di sekolah seperti selalu gak mau masuk ke sekolah kalau Miss nya gak jemput di depan pintu masuk! Nah loh >.< Mudah-mudahan di Term 2 ini gak minta jemput lagi ya K!

***

Selain perkembangan soal sekolah, ada dua hal besar lagi yang terjadi di K selama 3 bulan ini. Yang pertama adalah si K sejak 2 bulan lalu sudah tidak lagi minum susu formula!

Awalnya seh karena si K bolak balik pilek mulu (tanpa disertai dengan demam). Jadilah kita ke DSA menanyakan hal tersebut. Karena bingung DSAnya menyuruh kita untuk memberhentikan susu formulanya. Kita seh nurut aja, sambil ikhtiar minum air bioglass.  Karena kita tahu pasti bahwa susu formula itu juga gak ada pengaruhnya ke tubuh dan ke otak. Pandai-pandai iklan aja soal DHA dan A-A lainnya 😛 Si K selama ini kita kasih susu formula selepas asi diumur 2 tahun 7 bulan ya karena kebiasaan orang tua aja >.<

Eyalah Alhamdulillah semenjak kita berhentikan susu formulanya pilek si K berangsur-angsur membaik, ya udahlah kita teruskan aja. Walaupun rada diprotes sama orang tua. Bahkan disarankan untuk kasih susu soya lah, apalah-apalah. Tapi aku masih kekeuh bahwa si K gak perlu lagi minum susu formula apapun. Kadang kalau anaknya pengen susu paling kita belikan milo itu aja anaknya udah seneng 😛

Perkembangan yang kedua adalah akhirnya si K lulus toilet training! Hah? Baru lulus Niee? Hahahaha. Ok sebenarnya si K udah gak pake diapers semenjak umurnya 2 tahun 1 bulan. Untuk urusan BAK si K udah lancar banget semenjak saat itu. Bahkan setelah beberapa bulan diajarkan dia gak lagi ngompol saat malam hari kecuali kalau dia ketiduran sebelum pipis dulu ke toilet.

Nah, yang bermasalah itu adalah untuk BABnya. Entah mengapa dia paling gak mau disuruh BAB di toilet. Selalu maunya dibalik pintu! Yang otomatis BAB dicelana dong yak. Awalnya aku biarin, tapi lama kelamaan kok ya jadi nyebelin >.< Bolak balik aku suruh ke toilet anaknya gak mau. Kadang kalau aku udah keras nyuruhnya anaknya malah nangis dan beberapa hari gak BAB karena males >.<

Setelah aku bolak balik ngomongkan yang kadang ngancem-ngancem juga akhirnya mau juga dia BAB ke toilet. Awalnya belum lancar masih bolak balik toilet dan celana. Beberapa minggu ini udah lebih konsisten, tapi menurut penuturan mbahnya pas aku kerja masih gak mau ke toilet. Jadilah aku omongin lagi. Akhirnya dua mingguan ini secara konsisten si K udah BAB di toilet dan gak pernah dicelana lagi. Mudah-mudahan untuk seterusnya ya K!

Bye!

Advertisements

Cerita Tentang DBD


Hari senin sampai rabu kemaren, untuk pertama kalinya (dan mudah-mudahan untuk terakhir kalinya) si K masuk rumah sakit.

Ceritanya dimulai dari hari rabu sore dia dijemput dari rumah Mbahnya udah dalam kondisi panas. Panasnya masih gak terlalu tinggi seh, cuma sekitaran 37 derajat gitu. Aku seh biasa aja ya, namanya juga anak kalau badannya panas terus dikasih obat penurun panas udah normal lagi. Beberapa minggu yang lalu si K juga pernah panasnya sampe 40 derajat tapi udah dikasih obat besoknya langsung sembuh dan maen seperti sedia kala.

Cuma kok ya ini beda. Udah dikasih obat penurun panas, bukannya turun panasnya malah naik-naik terus. Tiga hari (dari hari rabu malam sampai hari sabtu) panasnya gak turun-turun cuma bolak balik dari 37-40 derajat. Akunya udah lemes banget. Anaknya yang biasanya aktif gak bisa disuruh diam jadi gak berdaya gitu. Disuruh duduk makan aja bilangnya “Katniss capek ma” dan akunya bolak balik kompress dan seka dia pake air panas dan alkohol. Setiap diseka panasnya turun, tapi selang beberapa menit naek lagi. Sampai setiap panas tapi gak bisa kasih obat karena belum waktunya aku cuma pelukin aja si K nya. Berharap panasnya pindah ke aku aja gitu, gak ke si K lagi.

Sebenarnya hari jumat itu kita ada rencana ke Kuching lagi buat beli longjohn dan peralatan ke korea akhir oktober nanti. Tapi perasaan bener bener gak enak. Padahal si K udah sering dibawa jalan pas sakit. Pas ke Bangkok kondisinya masih muntaber, pas ke singapore pernah demam tinggi. Tapi perasaan beda ya, tetep tenang aja gitu bawaannya. Dan Alhamdulillah emang gak terjadi apa apa selama perjalanan. Malah dianya sehat pas sampai ditujuan. Nah, kemaren itu feelingnya beda. Jadi dengan niat kuat ngebatalin pergi ke Kuchingnya. Tapiya pas dihitung tiket pesawat dan hotelnya kok rugi bener kalau hangus. Apalagi toh tetep harus pergi karena beli online longjohnnya mahal bener. Jadilah aku suruh di abang aja pergi sendiri. Si K aku jagain di rumah. InsyaAllah gak masalah. 

Hari sabtu pas si papa pergi ke Kuching panasnya udah mulai turun. Tapi malam minggunya naek lagi. Hari minggu seharian panasnya ok. Tapi kondisinya masih lemas. Disuruh duduk aja masih gak mampu. Manalah si om nya positif DBD juga. Jadilah akhirnya kita bawa di K buat periksa ke dokter hari senin pagi. 

Pas di cek, yak si K positif DBD. Dengan kondisi trombosit udah di angka 85 dimana batas normal adalah 150 dan batas badan merasa enak itu trombosit di angka 250. Dokter langsung suruh opname. Seketika lemes. Ya seumur umur aku sampe sekarang gak pernah loh opname di RS kecuali pas melahirkan si K. Yamasak baru jaga anak 3 tahun aja aku udah gagal dan menyerah dengan opname 😭. Tapi mau gimana lagi ya. Penyembuhan DBD itu cuma harus diinfus untuk memastikan masukkanya cairan ke dalam tubuh pasian. Karena emang si K gak dikasih obat selama opname. Dokter pesannya cuma harus minum dan makan banyak banyak. Gak ada pantangan. Pokoknya tanyain anaknya mau makan dan minum apa. Itu yang dikasih. Jangan dipaksain harus minum air ini itulah tapi anaknya gak mau ujung ujungnya minumnya jadi dikit. Si K sendiri aku porsir untuk minum air putih aja. Air paling gampang menurut aku untuk memaksannya minum. 

Karena emang gak ada pilihan lain. Akhirnya kita opnamekan juga si K dan masuk ke RS hari senin sore. Disuruh dokter periksa darahnya 2 kali. Jam 5 sore hari seninnya dan jam 6 pagi hari selasanya. Jam 5 sore hasil teombositnya turun jadi 72. Besok paginya di tes lagi turun lagi jadi 68. Tapi dokternya bilang emang fase hari ke 4-6 itu trombositnya turun terus. Asal gak ada indikasi pendarahan seperti tubuh bebercak (iya, selama positif DBD badan si K gak ada bercak merahnya. Palingan ada 3-4 titik merah samar yang gak terlalu diperhatikan sama dokter) atau pipisnya berdarah atau mimisan gitu dan dengan dipantau terus oleh perawat dan dokter, insyaallah gak akan kenapa napa. 

Hari kedua di RS aku terus gempur si K minum dan makan. Target aku 2 litter deh sehari. Yang normalnya anak kecil itu cuma butuh 1,1 litter ya. Awalnya si abang gak ngebolehin airnya dikasih bioglass karena takut gak cocok. Cuma ya namanya ikhtiar ya, kebetulan barangnya ada juga, jadi aku cemplungin deh bioglass mininya hari selasa siang di botol minum si K. Walaupun hasil trombositnya di hari selasa pagi cuma 68. Tapi kondisinya berangsur angsur memulih. Udah bisa nari nari lagi (yang buat kadang infusnya berdarah 😣 ) walaupun akhirnya kecapean juga dan bobo siang lebih awal. 

Alhamdulillah hari ketiga di RS di rabu pagi hasil labnya keluar dan trombositnya naik dengan signifikan jadi 112. Emang belum normal seh yak. Tapi si Om nya aja boleh keluar RS setelah 4 hari opname itu trombositnya cuma 98. Jadi aku berharap banget hari itu dokter ngebolehin si K buat pulang. Dan pas dokternya visite dia cuma nanya ke si K mau pulang atau di rumah sakit? Dengan sigap si K bilang mau pulang dong. Langsunglah dokter ngebolehin pulang. Kita langsung semangat kemas kemas ruangan. Bener bener alhamdulillah si K bisa melewati penyakit DBD ini dengan kondisi yang kuat dan tidak sampai kritis (amit amit banget ya). PR buat aku dan si abang adalah menjaga kondisi lingkungan tempat tinggal agar selalu bebas dari nyamuk. Yang walaupun emang susah ya karena di rumah masih pake bak penampungan air yang terbuka. Perlu difikirkan deh pas rehab rumah ntar masalah bak penampungan ini. (Etapi tetangga juga pake penampungan terbuka semua seh yak. bukan cuma aku 😣)

Jadi, tanda tanda DBD yang aku alami selama menjaga si K apa Niee?

  1. Suhu tubuh panas secara tiba tiba (bukan karena pilek atau batuk sebelumnya) di mana panasnya itu menetap selama tiga hari atau lebih dikisaran 37 – 40 derajat celsius. 
  2. Kata orang dulu gak ada batuk pilek. Cuma si K pas demam juga ada batuk dan pileknya walaupun sedikit. Jadi gak bisa jadi indikasi juga batuk pilek ini. 
  3. Anak lemes. Lemesnya ini sampai gak mau ngapa ngapain dan tidur tiduran aja selama beberapa hari.
  4. Ada bercak merah samar di kulit 3-4 titik. Tapi ini amat sangat samar. Jadi hampir gak kelihatan. Cuma aku feeling aja ini bercak karena di DBD

Apa yang harus dilakukan kalau kondisi anak udah seperti ciri ciri di atas?

  • Pertama yang harus diingat adalah DBD gak bisa dideteksi dengan cek darah jika demam belum tiga hari. Ada yang bilang NS1 bisa. Tapi aku nanya DSA si K dia juga gak mengamini. Akurasinya masih gak pas dan meragukan. Jadi yang pasti itu cek darah setelah 3 hari panas tidak turun dari 37 derajat
  • Selama tiga hari demam tentu kita gak bisa diam aja dongnya. Kalau aku kasih obat penurun panas setiap 4 jam sekali. Kalau gak terlalu panas aku tunggu 5-6 jam untuk diberi obat penurun panas lagi. Tapi gak lewat dari itu. Malam malam juga dibangunin buat minum obat. 
  • Menyeka tubuh anak dengan air panas dengan tambahan alkohol juga bisa cepat menurunkan panas tubuh anak. Minimal setiap diseka suhunya bakalan turun dan akan bertahan sampai 1 jam. DSA si K pernah nyaranin kalau anak panas diseka air panas seperti ini diseluruh tubuh. Berapa lama? sampai emak bapaknya capek! Jadi sebaiknya gantian ya nyekanya.
  • Makan dan minum air putih banyak banyak. Karena sejatinya DBD itu tidak ada obatnya. Ya kalau panas dikasih penurun panas. Kalau sampai pendarahan yang diobati itu pendarahannya. Kalau anaknya masih cukup baik kondisinya seperti si K akan cuma dikasih infus untuk memastikan cairan masuk ke dalam tubuh. Selebihnya cuma dikasih multivitamin penambah daya tahan tubuh aja. Jadi anaknya dikasih makan apa aja. Pokoknya yang dia suka. Jangan dipantangin dulu deh. 

Sekarang si K lagi dalam masa pemulihan. Hari jumat ini rencananya bakalan tes darah lagi untuk melihat hasik teombositnya udah berapa. Mudah mudahan seh udah normal diatas 150 yak. 

Doaku seh mudah mudahan Indonesia dapat bebas dari DBD yak. Karena selama masih ada virusnya disertai nyamuknya DBD akan tetap ada disekitar kita. 

Jadi iri sama negara yang gak ada nyamuknya! Tetiba pengen pindah ke negara bersalju 😆

Weekend Trip : Hello Kitty Town


Sebenarnya postingan ini direncanakan akan dipublish bersamaan dengan Anggry Bird. Tapi setelah mengedit foto-foto di Hello Kitty Town ini ternyata lumayan banyak ya, dan sayang mau dikurangi lagi dan (mungkin) bakalan kebanyakan kalau disatukan dengan foto di Anggry Bird, jadi dipisah aja deh yak. Sekalianlah nambah-nambah jumlah postingan si Niee 😛

Baca juga cerita lainnya dari rangkaian weekend trip 2017 ini yak 🙂

  1. Weekend Trip : Johor Bahru – Singapore [Treaser]
  2. Weekend Trip : Legoland Malaysia
  3. Weekend Trip : Hello Kitty Town
  4. Weekend Trip : Angry Bird
  5. Weekend Trip : Singapore
  6. Weekend Trip : Biaya Liburan Ke Legoland Malaysia

Niat untuk leyeh-leyeh selama di Johor Bahru punah sudah setelah si K gak rela kalau dia jalan-jalan liburan juga harus pake mobil kecil. Katniss mau naek the wheel on the bus ma! Katanya protes. Ya udah lah ya. Biar anaknya senang, emaknya pun harus mengalah.

Dari hotel, kita jalan kaki ke Johor Bahru center. Pusatnya terminal di Johor Bahru. Walaupun hotel kita berada disekitaran sono juga, tapi jalan kaki ini lumayan juga ternyata *manja* 😆 Sampai di terminal, masuk ke bagian bisnya dan mulai perjuangannya karena tempat menunggunya lumayan panas. Cek cek bis yang akan membawa kita pergi, aku lihat ternyata bisnya udah lumayan tua. Gak sebagus bis yang biasa kayak di Singapore, KL atau Hongkong yang pernah aku naiki. Perasaan udah gak enak neh.

Sampailah tiba saatnya naek ke bis. Si K udah dipegang sama bapaknya. Aku sendirian di samping. Berusaha untuk tenang. Maklum, emaknya ini pemabok kalau urusan naek bis, hahahahaha. Kirain ini bis khusus untuk tujuan ke Hello Kitty (di mana gambar luarnya udah hello kitty kan yak, walaupun udah kabur). Eh ternyata ini bus umum saudara saudara! Yang mana artinya penumpangnya beuh rame banget! Aku dapat disisi kanan bis deket jendela yang mana aku kepanasan! Rasanya kepanasan itu langsung membuat gak bisa nafas! Sesak bangetlah. Mana disamping ibu-ibu yang entah sibuk ngapain. Pokoknya perjalanannya gak menyenangkan banget deh. Kepala udah pusing banget. Pengen cepet sampe. Pengen cepet turun.

Syukurnya ternyata bisnya berenti di terminal kecil gitu dan orang banyak turun kesana. Yang aku tahu kalau kita mau ke KL dari Johor Bahru harus dari terminal tersebut. Nah, pas orang turun baru deh bisa bernafas dengan lega lagi. Pindah duduk gak disamping jendela, baru deh terasa ada dingin sedikit dari AC bisnya. Huhuhuhu. Bener bener PR deh bagi Johor Bahru untuk transportasinya. Karena Helo Kitty ini sejalur dengan Legoland aku pikir bahwa bis yang mengantar ke Legoland gak jauh beda deh kondisinya. Untuk kemaren naek grab 😓

Melihat emaknya “sakit” selama di bis (baca: tersiksa banget dah) akhirnya si K pun dibujuk bapaknya untuk pulangnya naek mobil kecil aja. Ya kayaknya seh anaknya terima 😆 Aduh K kalau disuruh naek bis begituan lagi nyerah deh mama K.

Hello Kitty Town sendiri adalah tempat permainan yang bertemakan Hello Kitty yang letaknya di dalam Mall gitu. Jadi bukan Theme Park kayak legoland. Lebih ke pusat bermain kali ya. Dibagian bawah ada cafe yang bertemakan Hello Kitty gitu, kita gak sempat makan di sini karena pas pulangnya udah buru buru mau ke Anggry Bird lagi. Lain kali ya K!

Lift Hello Kitty

Di bawah kita beli tiketnya di counter, dan ternyata selain Hello Kitty ada juga Thomas Town gitu. Tapi pas kita lihat lebih ke permainan untuk anak yang udah gede jadi kita gak beli tiket terusannya. Selesai beli tiket kita langsung diantar ke lift dengan gambar Hello Kitty yang akan membawa kita ke Hello Kitty Town. Sebelum masuk kita dikasih 3 buah postcard untuk distempel pada setiap tempat yang kita datangi. Kirain kalau udah distamp bakalan dapet hadiah apa gitu. Eh ternyata gak dapet apa apa 😆

Sebenarnya aku sendiri gak ada bayangan bakalan ada apa aja di Hello Kitty Town ini. Cuma pas udah fix ke Johor Bahru dan mencari tempat untuk anak-anak Hello Kitty ini menjadi tempat yang wajib dikunjungi katanya. Ternyata isinya lebih seperti museum Hello Kitty gitu lah.

Masuk-masuk si K ketemu dengan karakter film Hello Kitty yang warna item itu, aku sendiri juga gak tahu namanya, hahaha. Jadi anaknya rada syok dan pas diajak foto gak mau 😛 Akhirnya untuk membujuknya diajakinlah maen puter-puter pake cangkir kayak gambar di atas (itu nama permainannya apa yak? 😆 ) Anaknya udah seneng, karakternya udah pergi, kita jalan lagi masuk ke dalam.

Ternyata ruangannya gak gede, kita jalan sebenar udah ketemu diujung ruangannya. Pas bener kita disuruh masuk karena waktunya udah pas. Disuruh masuk ngapain dan ada acara apa di dalam juga kita gak tahu 😛 Sebelum masuk postcard kita dicap dulu dan dikasih boneka Hello Kitty. Kirain bonekanya bisa dibawa pulang gitu, ternyata cuma dipinjemin, hiks.

Jadi di dalam ternyata kita kayak treasure hunt gitu. Cari-cari tempat yang ada permainannya. Kalau dapat, boneka yang kita dipinjemin itu jadi kuncinya dan kita bisa maen permaenannya. Karena kita bertiga dan dapet bonekanya tiga juga jadi si K bisa maen sampe 3 kali. Anaknya seh mau lebih maennya 😛 Walaupun si K senang tapi permainanya rada susah untuk anak umur 3 tahun kayak K.

Keluar dengan perasaan rada begong ngapain selama di dalam itu 😛 melimpir sedikit kita ketemu dengan spot tempat bermain gitu. Karena bingung mau ngapain jadi kita kesana aja dulu sambil emak bapaknya duduk anaknya bisa maen dan lari-larian sendiri. Si K paling seneng dah dengan tempat ini. Walaupun emak bapaknya mikir lah kalau cuma disini seh mirip dengan Bee Bee Land di Pontianak K >.<

Taman Bermain di Hello Kitty Town

Yang paling disukai si K adalah ada satu alat gitu ditengah ruangan yang memuncratkan bola-bola beberapa menit sekali. Jadi tugas anak-anak adalah memasukkan bola-bola ke alat tersebut agar kalau sudah waktunya bola yang dimuncratin banyak. Si K heboh bener dah masukin bolanya ke dalam alatnya dan lebih heboh lagi pas bolanya muncrat 😀

Pas anaknya lagi seneng-senengnya maen, eh ada pengumuman bakalan ada pertunjukan Hello Kitty di panggung utama, ya kita gak mau ketinggalan dong, langsung deh ajakin si K berenti maennya dan buru-buru ke panggung. Awalnya anaknya protes gak mau berenti, tapi syukur pas acaranya dimulai anaknya lumayan senang dan menikmati pertunjukannya.

Nonton pertunjukan Hellow Kitty

Pertunjukannya sendiri cuma nyanyi-nyanyi doang seh, ada ceritanya sedikit tapi gak terlalu terasa. Si K suka karena nyanyinya simple dan dia lumayan bisa ngikutin. Habis pertunjukan kita dibolehin buat foto bareng sama karakter Hello Kittynya. Hasil fotonya kita beli buat dipajang di rumah. Si K seneng banget deh lihat fotonya, saingan dengan foto bareng Mickey Mouse dan Minnie Mouse waktu ke Disneyland kemaren 😀

Sejujurnya kita rada kehilangan arah di dalam Hello Kitty Town ini, jadi pas selesai acaranya kita bingung mau ke mana. Akhirnya cuma keliling-keliling dan sampailah kita dipintu rumah Hello Kitty. Pas kita mau masuk petugasnya yang kasih tahu kalau kita masih belum masuk ketiga tempat. Setelah dijelasin baru deh kita ngerti 😛

Sebelum masuk ke rumah Hello Kitty postcard kita dicap lagi.

Di dalamnya kita bakalan ketemu rumah dengan konsep semuanya serba Hello Kitty. Aku jadi inget beberapa temanku yang suka banget dengan Hello Kitty, bagus neh jadi referensi untuk design rumahnya (kalau suaminya gak protes 😛 )

Pertama kali masuk kita bakalan lihat ruang tamu dimana ada patung Hello Kitty yang gede banget, terus masuk lagi ke ruang makan, masuk lagi ke dapur terus ke kamar mandi, lalu masuk lagi ke ruang tidur, ada lagi ruang pakaian dan akhirnya keluar deh. Si K sendiri bingung kenapa kita harus keliling-keliling rumah Hello Kitty beginian 😛

Karena udah dijelasin sama penjaga Hello Kitty House tadi, akhirnya kita mengerti dan mencari tempat yang belum kita masuki. Pertama kita mengantri disatu tempat yang ternyata adalah tempat untuk membuat pin.

Jadi kita dikasih kertas gambar Hello Kitty gitu dimana kertas itu untuk kita warnai sendiri. Kalau udah selesai mewarnainya kertanya kita kasih ke kakak-kakak yang jagain untuk dibuatkan pinnya. Si K seneng banget deh hasil mewarnainya jadi pin gitu dan dipake terus. Udah pulang ke Pontianak juga beberapa kali masih dipake pas jalan. Untung sekarang anaknya udah lumayan lupa sama pinnya jadi gak dipake lagi 😛

Setelah mewarnai dan membuat pin kita ngantri lagi ke tempat yang ternyata adalah untuk menghias kue berbentuk hello kitty. Ngiasnya si K asal-asalan aja seh yang penting bisa makan cookiesnya yang rasanya lumayan enak :mrgreen:

Terakhir yang gak sempat kita foto adalah tempat untuk membuat keychain. Ini tempat nyebelin bener dah. Kita harus menyusun manik-manik gitu sesuai dengan pola yang mana harus nyusunnya satu satu dan butuh kesabaran banget. Si K udah pasti gak bisa, bapaknya udah pasti gak sabar, jadilah aku saja yang berhasil buatnya. Sekarang aku sendiri lupa keychainnya di mana karena si K takut dengan karakternya yang dia sebut monster black >.<

Saking gak sabarnya si K dan bapaknya keluar pas aku nyusun manik-maniknya dan sempat foto bareng sama ini. Btw ini nama karakternya siapa ya? Seriusan aku gak tahu nama-nama karakter di Hello Kitty itu.

***

Pulang ke Pontianak si K jadi seneng sama Hello Kitty dan pas pula kita baru pasang IndieHome di rumah. Salah satu channelnya ada nayangin Hello Kitty gitu. Kita baru tahu Hello Kitty itu bisa ngomong padahal gak ada mulut dan punya papa mama dan saudara kembar namanya Mimi 😛

Cerita Katniss (3yo)


Tahun 2017 ini, yang bertepatan dengan dimulainya si K berusia 3 tahun akan menjadi tahun yang besar buat si K. Banyak banget fase baru yang akan dilaluinya pada tahun dan umur yang sekarang. Misalnya saja tahun ajaran baru nantinya dia bakalan mulai masuk ke sekolah. Iiihhh gak sabar deh emaknya ini buat mulai mempersiapkan sekolahnya si K. Walaupun sebenarnya pusing juga gimana proses antar jemputnya ntar. Karena kalau masih di Kesehatan dulu sekolahnya deket dengan kantor dan deket dengan rumah Mbahnya yang selama ini dia dititipkan ke sono kalau lagi emak bapaknya kerja. Nah karena si Niee udah pindah kantor, jadilah sekolah si K jadi jauuuuuuh banget dari kantor. Alamat masuk kesiangan terus dah kalau gini 😛

Akhirnya si K didaftarin ke mana Niee? Setelah galau bakalan dimasukkan ke sekolah Islam atau sekolah nasional plus beberapa bulan yang lalu, akhirnya aku daftarin si K ke sekolah NASIONAL PLUS! Huahahaha. Dengan pertimbangan si K akan belajar ngaji sama guru ngaji di rumah.

Jadi, inilah beberapa kegiatan/situasi baru si K pada awal tahun 2017 ini.

PUNYA SEPUPU BARU

si K dan baby Z yang lagi bobo siang :P
si K dan baby Z yang lagi bobo siang 😛

Akhirnya setelah 3 tahun menjadi cucu satu-satunya dikedua belah pihak si K punya sepupu juga. Hahaha. Untuk si K sendiri gak ada yang terlalu berubah seh dari kesehariannya, soalnya emang kita udah tinggal di rumah sendiri dan sepupunya masih tinggal di rumah nenek, jadi sehari-hari mereka berdua jarang ketemu. Positifnya adalah kalau semenjak beberapa bulan yang lalu anaknya susah banget kalau diajak ke rumah nenek, kalau sekarang jadi kegirangan dia kalau diajak ke rumah nenek. Bahkan beberapa kali dia yang minta buat lihat baby Z.

Kalau lihat dia sama babynya seh kayaknya seneng yak, sayang gitu. Walaupun karena si K nya juga masih kecil jadi tingkahnya ke si baby masih aneh-aneh bentuknya. Misal dia suka ngelepaskan sarung tangan buat diajak tepuk tangan bareng! Positifnya adalah dia jadi ada sisi pahamnya gitu kalau orang hamil (ontynya) suatu saat baby di dalam perutnya bakalan lahir dan jadi baby yang lucu :mrgreen: Dan sekarang dia bisa minta punya baby! Hahahaha. Bentar ya nak tunggu K gedean dikit dulu, biar mama bisa narik nafas bentar 😛

BELAJAR NGAJI

Yak, karena udah positif (dan udah bayar uang masuk sekolah juga 😛 ) dan setelah berdiskusi dengan si abang suami, akhirnya kami memutuskan untuk memulaikan si K belajar mengaji.

Kenapa sekarang? Karena si K sekarang udah hafal dengan huruf-huruf hijaiyah, dan dia juga lagi seneng-senengnya bermain “mama mau huruf yang mana?” Misal aku bilang Alif, dia bakalan lari buat nunjuk huruf alif yang ada diposter dan kalau bener langsung minta peluk, suka deh! Karena sudah mengenal huruf ini ya sekalian kenapa gak diajarin Iqro’ kan yak. Lagian aku ingetnya juga pertama kali masuk TPA itu umur 3 tahunan juga, jadi sama lah.

Bermain Sepeda Roda 4

img_4352 img_4353

Sebenarnya ini gak baru juga seh ya si K maen sepeda, tapi kemaren kan roda tiga 😛 Dan aku rasa roda 4 ini adalah loncatan juga buat K, karena sedikit demi sedikit akan aku lepas roda bantuannya biar dia bisa bermain roda 2 sendiri. Soalnya gile gitu lihat anak-anak di komplek kok ya kecil-kecil udah bisa roda dua, umuran 4tahunan gitu, mantap dah 😀

***

Selain itu si K juga mengalami beberapa perubahan besar seperti sekarang udah pinter mengucapkan kata maaf. Ini juga karena kesalahan emaknya seh yang beberapa bulan belakangan ini emosi sama si K sering gak stabil. Tiba-tiba bisa ngomelin si K sengomel-ngomelnya. Sampai kadang kena tegur abang karena omelan aku emang gak cocok dengan anak umur 2-3 tahun. Anaknya belum mengerti! Sampai sekarang aku emang mulai menahan omelan seh (apalagi kalau aku udah marah anaknya bisa nangis dan minta maaf sambil segukan yang berujung jadi akunya yang sedih 😦 dan tetiba kasihan sama anaknya yang terlihat masih sangat kecil sekali).

Sebabnya seh sebenarnya si K sekarang selain mudah minta maaf juga mudah naik emosinya. Kalau udah gak dibolehin sesuatu bisa marah dan marahnya kayak orang tua yang mukanya gimana gitu (kata bapaknya persis kayak emaknya kalau marah >.< ). Jadinya kalau udah gak dibolehin, anaknya marah, didiemin gak mau, emaknya jadi emosi, anaknya nangis mewek, emaknya kasian dan seterusnya begitu terus berulang.

Rasanya perlu banyak belajar dari yang udah ahli neh gimana untuk mengajarkan mengontrol kemarahan kepada anak. Soalnya walaupun jiwa sosial si K tinggi, kalau emosinya juga tinggi gitu takut juga pas sekolah nantinya kan yak. Ada yang bisa kasih saran?

***

Kayaknya segitu dulu deh yak cerita plus curhatan emaknya si K. Bye!

Katniss Bicara [Part 3]


Waahhh. Si Niee makin males aja ngeblognya 😆

Ok, untuk pemanasan nulis yang ringan ringan aja dulu ya. Ya apalagi kalau bukan tentang si K yang bicaranya makin nyablak aja. Dan sekarang ngomongnya makin seperti beranalisa gitu. Ya beranalisa versi anak dua tahun tentu aja! 😆 Yuks lah mari kita dengar apa yang si K bicarakan. 

MASIH MATI

Ini ceritanya aku dapet denger dari ibu yang waktu jagain si K selama aku di kantor. Di rumah ibu aku kan ada kolam air gitu ya buat nampung air hujan. Nah di kolam itu ada ikannya dulu banget. 

Nenda  : Nek ikannya masih hidup juga ya

Katniss : (denger pembicaraan itu dan langsung sok sok nyambung) iyaaa. Ikannya masih hidup nek. Ndag masih mati. Masih hidup ikannya nek. Gak masih mati kan?

Hahahahaha. Emang anak ini kalau pemilihan kata suka masih belum ngeh seh. Udah ngerti lawan kata. Tapi kata bantunya kacau 😆

NENEN

Jadi. Si K yang umurnya udah dua tahun lebih ini masih nenen sampe sekarang btw. Emaknya masih aja belom siap buat nyapihnya. Hehehehe. 

Karena masih nenen setiap malam kalau aku udah ngantuk pasti aku nyuruh si K buat nenen biar dia tidur juga. Etapi suatu malam ada kejadian lucu. 

M : katniss nenen yuk. Mama udah ngantuk neh. 

K : gak mau

M : ayoo. Ntar mama tinggalin bobo katniss maen sendiri ya. Mama ngantuk banget. 

K : sini ma sini katniss nenenkan mama biar bobo

M : *bengong* 😆

JANGAN DIGANGGU

Sebelas dua belas dengan nyuruh nenen kayak pose foto di atas. Sering juga si K kalau disuruh nenen selalu banyak tingkahnya. 

M : katniss ayo nenen yok. 

K : gak mau!

M : ya udah mama bobo katniss kalau udah ngantuk bobo sendiri ya 

K : gak mau!

M : makanya ayo nenen. 

K : jangan ganggu katniss ma! Katniss mau bobo sendiri neh! 

M : haaahh??!! 

Selain beranalisa. Belakangan ini si K juga suka nanya nanyain ya belum dia mengerti. Kapan kapan nulis tentang pertanyaan pertanyaan si K yak 😁

Long Weekend Trip: Singapore.


Awal tahun 2016 ini aku galau banget sama urusan kerjaan dan kantor. Si Abang suami melihat gelagat aku udah paham bener dah dengan istrinya. ‘Sepertinya kamu pengen liburan dek’ katanya bulan Januari itu. Aku dengan cueknya bilang ho oh. ‘Gimana kalau pas abang ulang tahun kita ke Singapore, mau gak?’ . ‘Maaauuuu lah baaaangggggg’ Jadilah long weekend kemaren kami pergi ke Singapore untuk merayakan ultahnya si abang suami. Padahal pas beli tiket gak lihat juga seh itu ada liburnya dihari jum’at. Rejeki anak sholeh cuma kabur dari kantor hari senin doang 😛 *digetok si bos*

Posisi selpi paling wajib kalau di Singapore ya apalagi kalau bukan di Merlion. :P
Posisi selpi paling wajib kalau di Singapore ya apalagi kalau bukan di Merlion. 😛

Karena udah pernah ke Singapore sekali, jadi kali ini perginya bener-bener cuma pengen ngajak jalan-jalan si K. Yang awalnya pengen sekalian ke LegoLand dicoret karena gak mau kecapean. Itenerarynya cuma dibuat satu hari satu lokasi. Udah dibuat sedemikian rupa tetep aja ternyata capek juga ya bo’. Karena si K juga baru selesai demam kemana-mana anaknya cuma di dalam stroller aja. Untung anaknya anteng :mrgreen:

Day 1: Pontianak – Singapore

Pontianak – Batam pake Lion, berangkat pukul 2 siang (tumben on time neh pesawat). Dari Bandara Hang Nadim Batam langsung cabut ke Batam Center buat naek ferry ke Singapore. Menurut banyak referensi yang aku baca emang gak usah pesan-pesan dulu tiket ferry ini soalnya cari aja ferry yang jam keberangkatan terdekat. Karena operatornya banyak. Sayangkan kalau udah beli tiket ternyata keberangkatannya masih lama banget. Aku sendiri beli yang 20 menit lagi akan berangkat. Habis beli tiket langsung masuk kapal dan duduk manis sambil nyuapin si K makan sore. Udah jam 5an soalnya. Nyampe di Harbourfront centre udah udah jam 7 Waktu Singapore dan sampe sampe di Hotel udah jam setengah 9 malam. Tepar, mandi langsung tidur.

Day 2:  Orchard Road – SEA Aquarium Sentosa

Universal Studio Singapore
USS – Kali ini gak masuk, soalnya si K juga gak bakalan paham banget masuk ke dalam, mahal pula kan harga tiketnya 😛 *edisi pelit*

Tujuan utama hari ini sebenarnya adalah hanya ke SEA Aquarium aja seh. Pengennya pergi habis si K makan siang aja. Jadi paginya masih bisa buat jalan-jalan deket ke Orchard. Kalau dilihat dari kebiasaan kan yak, si K ini tidur siangnya jam 11an, makannya jam 1an sampe jam 2. Paling lama yaa jam 3 udah beres semua bisa ngejar penukaran tiket yang udah dibeli. Tapi rencana tinggallah rencana 😛

Paginya sesuai rencana jam 9an kita cabut ke Orchard. Tujuan utama kita adalah pergi ke Mall untuk beliin si K maenan Peppa Pig Playhouse gitu. Beberapa hari ini neh anak emang suka banget nonton si Peppa ini mulai dari Youtubenya, sampe dibeliin DVDnya dia juga seneng nontonnya.

Hasil dari belanja di mall. Di Kamar langsung heboh minta buka dan maen
Hasil dari belanja di mall. Di Kamar langsung heboh minta buka dan maen

Pulang dari Orchard sebenarnya masih lumayan awal. Jam 11 udah sampe di hotel. Cuma bukannya langsung mau disuruh bobo anaknya malah heboh dulu maen si Peppa Pig. Jam 12 baru dipaksain bobo dengan nangis gak rela. Daaaaaannn dua jam lebih kemudian baru bangun dong! Jam setengah 3! Langsung dimandiin digantiin baju dan cus berdua naek bis ke sentosa. Anaknya belom makan saudara-saudara! Stress deh eyke.

Si Papa udah pergi duluan karena ngejar mau nukerin tiketnya. Jadi perginya berdua doang sama si K naek bis. Di Pontianak aja jarang banget berdua jalan dengan K loh, nah ini disuruh naek bis berdua sama si bocah. Untung anaknya anteng. Yang gak untungnya adalah ada macet disekitaran Vivo City karena membangunan trayek baru MRT. Belum lagi antrian untuk ke Sentosanya rame lagi dan si K agak histeris dengan keramaian itu jadi deh sampe gak sampe di sentosanya jam setengah 5an. Gilaaaaaakkk, anaknya udah kelaperan paaaa. Hiks. Langsung makan deh cepet-cepet :mrgreen:

Untung pas masuk ke SEAnya dia seneeeeenggg banget. Jadi terbayarkan deh jalan-jalan hari ininya. SEAnya sendiri gimana niee? Hmm, bagus seh, tapi sama aja kayak di Bangkok kemaren jadi gak berasa wah lagi. Emang kalau dibandingan sama di Ancol tetep kerenan ini. Entah kenapa yak di Ancol itu bau amis? Aku gak suka. Kalau disini gak berbau sama sekali dan dingin! *penting*

Pulang dari Sentosa naek taxi aja. Udah males lihat antrian monorel yang mengular habis USS bubar. Sebenarnya pengen balik lagi seh ke USS tapi entar kali yak, tunggu anaknya udah besar, minimal SD gitu lah. Jadi udah bisa menikmati. Lagian juli ntar kan kita mau ke Disneyland juga *gaksabarsendiri* 😀

Day 3: Singapore Zoo dan River Safari

Masih ok-an Taman Safari kemana mana seh, cuma River Safarinya ada pandanya aja
Masih ok-an Taman Safari kemana mana seh, cuma River Safarinya ada pandanya aja

Belajar dari pengalaman kemaren yang jadwalnya kacau banget, maka kali ini ke Singapore Zoonya dipagiin banget, biar si K bobo dan makan siang di jalan aja gitu daripada balik ke hotel lagi malah gak genah kan. Jadilah Jam setengah 10 kita udah jalan nyari tiket suttle bus ke Singapore Zoo. Menurut jadwal yang kita lihat di internet ada bus yang berangka jam 10.04 di dekat area hotel kita. Dan bener dong, tepat jam 10.03 busnya dateng dan 10.04 dia berangkat. Hebat deh! Tiketnya 10 dolar untuk return. Etapi gak kepake juga seh, returnnya jam 4 sedangkan jam set 3 kita udah pulang. Jadi nyesel beli yang return. Tau gitu beli yang one way aja sek cuma 6 dolar (rugi 8 dolarkan yak berdua :P)

Pas di jalan si K sama papanya karena emaknya kan mabok ya kalau naek bis 😛 Eh dijalan anaknya bobo sendirian dong sambil makan kue! Emang neh anak tahu menyesuaikan diri dah kalau lagi jalan-jalan. Dulu waktu di Bangkok juga diajak naek ferry dianya tidur dalam gendongan 😀

Selfie at river savari
Selfie at river safari

Karena udah diajak ke SEA kali yak kemarennya jadi pas ke River Safari ini si K gak begitu excited. Isinya samaan aja, cuma modelnya aja yang beda. Dia ditempat terbuka gitu sedangkan SEA kan ruangan tertutup. Yang membedakannya cuma di River Safari ini ada pandanya kan yak, jadi dia seneng banget karena si K ini lagi seneng senengnya nonton Kungfu Panda. Ada kali 139 kali dia nontonnya sampe emaknya bosen 😛

Yang aku baca dari blog laen biasanya pandanya suka bobo, beruntung kemaren dua dua pandanya bangun :D
Yang aku baca dari blog laen biasanya pandanya suka bobo, beruntung kemaren dua dua pandanya bangun 😀

Sebenarnya pengen naek kano nya juga di River Safari ini, etapi ternyata si K belom boleh dong naeknya, tinggi anak minimal adalah 104 CM dan si K kan bari 87 CM yak, jadilah gak jadi. 😦

Keluar dari River Safari kita istirahat makan dulu di KFC! Hahahaha. Si K sempet minta nenen sebenar seh tapi gak tidur. Udah rada aneh ya nenenin anak gede di depan umum >.< tapi ya mau digimanain lagi, rencananya aku baru mau nyapih pulang dari HK seh :mrgreen:

Singapore Zoo sendiri aku rada kecewa seh. Tempatnya gede tapi susah banget kita mau berinteraksi dengan binatangnya. Ditengah cuma ada jalan utama dan binatangnya ada di dalam semacam gang gang gitu. Aku dan abang udah bawa peta padahal tapi masih aja susah nyari-nyari tempatnya. Baru sampe di tengah udah capek duluan dan istirahat ke pertunjukan yang isinya juga gak banget 😛

Satu hal yang paling gak banget adalah susahnya nyari ruang laktasi di sini. Padahal kan banyak yang bawa bayi ya, dan pastinya akan banyak ibu ibu menyusui tapi ruang laktasinya perlu keluar dulu dari Singapore Zoo nya baru ketemu. Kuciwa deh eyke.

Day 4: Merlion Park, Garden By The Bay, Singapore Flyer

Merlion Park
Merlion Park

Hari keempat dan hari terakhir jalan-jalan di Singapore rencananya sebenarnya juga pengen leha-leha aja, dilihat dari itenerarynya juga gak yang susah-susah kan yak tempatnya. Nah, berhubung seperti itu aku pake cara hari kedua untuk paginya jalan-jalan dulu ke Merlion Park, dan sorenya baru ke Garden by The Bay sama Singapore Flyer. Dan ternyata tetep ya pilihan ini adalah pilihan salah karena makan dan tidur si K jadi gak jelas. Ini jadi catatan tersendiri juga seh untuk aku dan abang pas ke Hongkong nanti. Itenerary yang udah aku buat rencananya aku mau rombak habis. Gak papa deh gak banyak tempat yang dituju asal jangan buat si K kecapean. Kalau bawa anak kecil jalan kan emang ada yang musti direlain ya. Gak sama dengan kalau bawa orang dewasa semua.

Es Cream Uncle, Singapore
Ice Cream Uncle yang ngehits banget di singapore, padahal mah rasanya biasa aja seh menurut aku, hehehe

Sebelum pulang ke Hotel dari Merlion singgah ke Orchard lagi buat beli oleh-oleh buat orang kantor. Syukurnya orang kantor belum pernah ke Singapore, jadi oleh-olehnya tas aja udah seneng banget *dasarpelit* 😛 Oiya sama sekarang pada jual Kitkat greentea ya di Singapore, jadi gak perlu beli di Jepang lagi udah bisa merasain, hihihi.

Sorenya lanjut ke Garden By The Bay. Kata si abang pemandangannya bagus kalau udah ada lampunya. Emang bagus seh, tapi karena gak profesional dalam hal pemotretan jatohnya hasil fotonya malah jelek banget, hiks. Harus balik ke sini lagi neh waktu siang hari 😛 lagian kemaren juga gak bisa naek karena pengunjungnya udah overload. Padahal kan pengen foto-foto ala film Hitman gitu >.<

Balik dari Garden By The Bay langsung kejar-kejaran ke Singapore Flyer. Tiket seh udah dibeli dari Pontianak yak, tapi ternyata jam penukarannya maksimal adalah jam 9 malem dan kita dari Garden By The Bay udah jam setengah 8 aja gitu. Masih perlu naek MRT dan jalan yang lumayan jaoh. Untung masih sempat.

Si K yang awalnya takut naeknya karena saking gedenya tuh Singapore Flyer jadi gak berasa dia naek puter-puternya 😛 padahal pas lihat dari jaoh dia histeris loh pas dibilang kita bakalan naek itu. Yah karena udah beli juga tiketnya tetep diterusin deh, syukur gak ngamuk pas di dalamnya, hehehe.

Kesan aku sama Singapore Flyer ini seh beda banget ya sama pas di Bangkok kemaren. Di Bangkok itu kecil, isi tabungnya cuma muat 6 orang kalau gak salah. Naeknya juga dari depan udah kelihatan bianglalanya. Kalau di Singapore Flyer ini gede banget. Naeknya aja dari lantai 3 bangunan dan di dalam tabungnya bisa muat sampe 20 orang! Pas jalan juga kalau di Bangkok kerasa goyangannya dan kalau Singapore Flyer gak berasa sama sekali! Suka deh pokoknya. Puas banget lihat pemandangan Singapore dari sini. Yang pasti si K udah pernah naek 2 bianglala. Kalau di Hongkong ada bianglalanya gak yak?

***

Ok, segitu dulu deh updatean dari si Niee. Mudah-mudahan gak kayak bulan Maret lalu deh neh blog yang isinya cuma satu postingan doang 😛

Bye Bye.

Hallo From Singapore!


  
Iihh udah lama ya blog ini gak ada isinya!

Cerita tentang pergi perjalanan dinas ke bekasi sambil bawa K aja masih teronggok di menu draft dan masih belom selesai nulisnya. Tapi karena hari ini hari spesial maka yuks nulis postingan pendek aja. 

Jadi, setelah beberapa minggu ini si K keseringan menghayal ke Singapore. Bahkan beberapa hari ini lebih instensif lagi ngayalnya sampe gak mau ditinggal kerja 😝 akhirnya dia menginjakkan kaki juga ke negara Singa ini. Horeeee!!!

Kemaren pagi pagi pas hari H tiba tiba aja badan si K panas! Padahal gak ada tanda tandanya loh hari sebelumnya. Langsung galau dong yak. Kok bisa tiba tiba gini pas hari kepergian. Langsung dikasih obat penurun panas. Diistirahatkan sampe siang. Diniatin bahwa katniss gak akan dibawa ketempat yang membuatnya capek jadi bismillah aja. 

Ini anak perasaan selalu sakit waktu dibawa jalan. Pas ke bangkok kemaren diare plus muntah muntah. Pas ke bekasi kemaren batuk pilek. Ini malah demam. Hiks. Sekarang seh udah lumayan badannya. Suhunya udah 37,1 doang. Semoga cepet sembuh ya nak! Biar kita bisa jalan jalan di singapore ini dengan tenang 🙏

Hari ini juga hari spesial btw. Karena papa kibuw is turning 30! Life begins on 30 lah katanya mas arman 😁

Kadang aku kepikiran. Dulukan sering suka suka sama cowok yak. Tapi emang Allah itu maha mengetahui mana jodoh kita yang paling pas ya. 

Paling gak aku ada dua cowok yang keinget. Satunya disalip sama temen 😝 tapi kalau difikir lagi alhamdulillah banget gak jadian sama dia. Lah orangnya gak suka traveling! Bisa garing dah hidup aku. Dengan papa kibuw semenjak menikah tingkat jalan jalan aku makin bertambah. Diajak kemana aja maok. Malah perjalanan ke singapore ini adalah ide dia untuk merayakan ultahnya ke 30 😆 Akunya malah gak kasih kado apa apa cobak! 

Yang kedua cowok yang aku suka rada pelit! Hahahaha. Membayangkan kalau sekarang apa apa tinggal minta sama papa kibuw tanpa mau mengganggu tabungan pribadi bisa kere ya aku gak bisa beli bedak bodyshop lagi 😆

So. I love you papa kibuww! You are the best person for my life *udah dipuji acc jalan jalan ke korenya pliss* 😆

Semoga karirnya selalu meningkat. Selalu sehat. Selalu jadi imam yang baik. Jadi sahabat buat anak gadisnya. Jadi teman buat anak lanangnya (soon). Aamin!