[Cerita K] Masa-masa Kiddy 2 – Term 1


Masa-masa Kiddy 2 Katniss di sekolah

Kalau lihat-lihat aku belum pernah cerita tentang si K selama dia udah tiga bulan ini di sekolah ya. Niatnya aja dulu kalau anaknya udah sekolah bakalan rajin-rajin posting yak, tapi kenyataannya males juga ๐Ÿ˜› Keseringan posting di instagram dan facebook kayaknya, hahaha.

Nah, mumpung ada waktu dan kesempatan, mari kita cerita-cerita tentang si K selama tiga bulan ini di sekolah maupun di rumah.

Sekolah si K itu kurikulumnya dibagi per term yang setahunnya dibagi menjadi 4 Term. Akhir september kemaren seharusnya menjadi akhir dari Term 1 di sekolah sekaligus pembagian report untuk Term 1 tersebut. Tapi karena si K masuk rumah sakit minggu lalu karena DBD, jadilah aku nerima reportnya baru hari Rabu kemaren.

"We are delighted to have Katniss in this term. Katniss is an enthusiast learner who shows confidence and curiosity in everything she does. She is able to do most of the activities independently and adapt well at school. Katniss mesmerizes us with her ability in doing most ectivities without the teacher's help and doing a gread job in her fine motor skills area." - General Remark from Teacher, Term 1

Pada dasarnya inti memasukkan si K ke playgroup ini adalah untuk dia bisa bersosialisasi dan mempunyai aktivitas yang positif seperti yang menjadi pertimbangan aku sebelumnya. Karena salah emaknya ini si K rada keseringan bermain gadget buat nonton yutub. Nah, semenjak sekolah ini waktu bermain gadgetnya secara otomatis berkurang jauh. Kalau ada kemampuan lebih dari dia bersekolah aku anggap itu bonus aja. Pokoknya aku gak pernah nyuruh si K buat belajar di rumah (kecuali untuk ngaji yang aku rada tekankan banget untuk dia bisa serius). Nanti aja belajarnya kalau udah SD ๐Ÿ˜›

Yang sering aku lakuin pada si K adalah mengajaknya untuk aktif bercerita apa aja kegiatan dia selama di sekolah tadi pagi. Ini juga maksudnya untuk menstimulasi si K biar terbiasa bercerita keseharian dia dengan emaknya ini. Awalnya aku sering bertanya apa yang diajari di sekolah. Dari yang ceritanya asal-asalan, sampai cerita beneran hingga kadang kalau aku lupa tanya dia cerita sendiri. Ada gitu suatu malam pas kita mau bobo dan udah baca doa tidur dia tiba-tiba bilang “Oh iya, katniss belum cerita ke mama tadi di sekolah” jadilah kita berdua gak jadi bobo dan cerita panjang lebar tentang sekolah dan teman-temannya.

[Cerita K Hari Ini] Dari semua report segabreg yang diberikan di sekolahnya, cuma satu hal yang K excited banget pas buka activity bagnya. Apalagi kalau bukan foto dia bersama temen sekelasnya. . Menurut penurutan Missnya waktu menjelaskan report si K, K ini sudah mengenal semua nama temen temennya. Tapi kalau di rumah dia suka bilang tidak tahu kalau ditanya nama temen-temennya ๐Ÿ˜ฃ . Hanya satu temen yang secara konsisten sering diceritainnya, si A. Pas lihat foto ini si K juga langsung nunjuk si A dengan lantang. . Sayangnya A barusan pindah sekolah ke Jakarta. Dan setiap diceritain si K rada gak terima. Bahkan dia pernah minta gak usah ke Korea aja, tapi ke Jakarta aja ketemu si A ๐Ÿ˜“ . Semoga sekolah si K ini menjadi kenangan yang berkesan ya K. Karena sesungguhnya emaknya ini gak terlalu pusing soal pelajarannya, toh dia masih preschool aja. Yang penting pengalaman bersama teman-temannya. . #katniss #katnissaurea #kibuw #school #friends #schoolfriends #3yo

A post shared by Irni (@iirni) on

Soal temannya beda lagi. Si K ini sangat sulit untuk menjawab nama teman-temannya di sekolah kalau aku tanya. Biasanya jawabnya gak tahu, gak kenal. Padahal, menurut gurunya, si K ini adalah anak yang paling cepat menghapal nama teman-teman dan gurunya di sekolah. Aku gak kaget seh sebenarnya, soalnya dia pernah berkata “Kalau di rumah tuh salah-salah ma, kalau di sekolah baru benar” ketika aku bertanya sesuatu ๐Ÿ˜†

Hasil si K mewarnai di sekolah
Secara keseluruhan, sesuai dengan catatan gurunya yang aku petik dari report termnya di atas, si K gak ada masalah yang terlalu berarti di sekolah. Bahkan dia sering menjadi sukarelawan untuk maju ke depan kelas kalau miss nya bertanya (ini alasan sebenarnya seh karena awalnya dia iri temennya dapat stamp (setiap anak yang jawab bener dikasih stamp sama gurunya) sedangkan dia gak, jadilah dia pengen juga dapat stampnya ๐Ÿ˜› ). Dan ada beberapa pertanyaan yang belum diajarkan di sekolah dan ditanyakan si K bisa menjawabnya. Padahal di rumah mah boro-boro, mau jawab aja udah syukur ๐Ÿ˜›

Hanya beberapa kelakuan si K yang masih rada ajaib di sekolah seperti selalu gak mau masuk ke sekolah kalau Miss nya gak jemput di depan pintu masuk! Nah loh >.< Mudah-mudahan di Term 2 ini gak minta jemput lagi ya K!

***

Selain perkembangan soal sekolah, ada dua hal besar lagi yang terjadi di K selama 3 bulan ini. Yang pertama adalah si K sejak 2 bulan lalu sudah tidak lagi minum susu formula!

Awalnya seh karena si K bolak balik pilek mulu (tanpa disertai dengan demam). Jadilah kita ke DSA menanyakan hal tersebut. Karena bingung DSAnya menyuruh kita untuk memberhentikan susu formulanya. Kita seh nurut aja, sambil ikhtiar minum air bioglass.  Karena kita tahu pasti bahwa susu formula itu juga gak ada pengaruhnya ke tubuh dan ke otak. Pandai-pandai iklan aja soal DHA dan A-A lainnya ๐Ÿ˜› Si K selama ini kita kasih susu formula selepas asi diumur 2 tahun 7 bulan ya karena kebiasaan orang tua aja >.<

Eyalah Alhamdulillah semenjak kita berhentikan susu formulanya pilek si K berangsur-angsur membaik, ya udahlah kita teruskan aja. Walaupun rada diprotes sama orang tua. Bahkan disarankan untuk kasih susu soya lah, apalah-apalah. Tapi aku masih kekeuh bahwa si K gak perlu lagi minum susu formula apapun. Kadang kalau anaknya pengen susu paling kita belikan milo itu aja anaknya udah seneng ๐Ÿ˜›

Perkembangan yang kedua adalah akhirnya si K lulus toilet training! Hah? Baru lulus Niee? Hahahaha. Ok sebenarnya si K udah gak pake diapers semenjak umurnya 2 tahun 1 bulan. Untuk urusan BAK si K udah lancar banget semenjak saat itu. Bahkan setelah beberapa bulan diajarkan dia gak lagi ngompol saat malam hari kecuali kalau dia ketiduran sebelum pipis dulu ke toilet.

Nah, yang bermasalah itu adalah untuk BABnya. Entah mengapa dia paling gak mau disuruh BAB di toilet. Selalu maunya dibalik pintu! Yang otomatis BAB dicelana dong yak. Awalnya aku biarin, tapi lama kelamaan kok ya jadi nyebelin >.< Bolak balik aku suruh ke toilet anaknya gak mau. Kadang kalau aku udah keras nyuruhnya anaknya malah nangis dan beberapa hari gak BAB karena males >.<

Setelah aku bolak balik ngomongkan yang kadang ngancem-ngancem juga akhirnya mau juga dia BAB ke toilet. Awalnya belum lancar masih bolak balik toilet dan celana. Beberapa minggu ini udah lebih konsisten, tapi menurut penuturan mbahnya pas aku kerja masih gak mau ke toilet. Jadilah aku omongin lagi. Akhirnya dua mingguan ini secara konsisten si K udah BAB di toilet dan gak pernah dicelana lagi. Mudah-mudahan untuk seterusnya ya K!

Bye!

Advertisements

Say Hi! Susu Formula..


Tepat pada tanggal 31 Agustus 2015 kemaren, atau tepat pada usia si K 19 bulan 8 hari dia aku kasih susu formula. Rasanya? Sediiiiiiihhhhhhh.. kayak gagal banget usaha aku untuk bisa ngasih si K yang terbaik dari seorang ibu yaitu ASI. Walaupun target pertama aku melahirkan adalah memberikan ASI saja hanya sampai si K umur 12 bulan, tapi seiringnya waktu emang target aku terus aku tinggikan seh hingga sempat kepikiran akan menyusukan K tanpa campuran sufor sampai anaknya berumur setidaknya 24 bulan.

Alasan aku memberikan susu formula ke si K klise lah ya, karena persediaan ASIP aku udah gak mencukupi buat K seharian pas aku tinggal. Banyak seh temen-temen yang menyangkan keputusan aku ini karena sayang katanya tinggal sebentar lagi (tapi hellloooooo itu hampir 5 bulan gak bentar kan yaaakkk? >.< ). Banyak juga yang memperdebatkan kenapa aku kasih sufor, kan si K udah bisa makan jadi tanpa dikasih suforpun dia udah bisa bertahan hanya dengan minum air putih aja.

Sebenarnya kalau ngomongin teori aku juga udah tamat seh bacanya ๐Ÿ˜› bahwa anak bayi itu jangan di kasih sufor (sep udah bisa sampe tahap 19 bulan udah lumayan dong :mrgreen: ). Bahwa kalau bayi dikasih ASIP itu jangan pake botol (Nah karena aku mikirnya praktis aja dan aku kurang percaya dengan pengasuh si K untuk memberikan K minum susu pake sendok atau pipet jadinya aku lebih milih pake botol, hihihi). Kalau anak udah umur diatas setahun itu susu udah gak terlalu berperan penting lagi dan kalau ASIP udah gak cukup ya gak usah dikasih sesiangan, ntar kan bisa dikasih pas emaknya balik kerja!

si K, antara ASIP dan Susu Formula :mrgreen:
si K, antara ASIP dan Susu Formula :mrgreen:

Aku bukan mau memperdebatkan kebaikan ASI vs Susu formula seh di sini. Udah pada pinter juga, dan lagian makin ke sini kok perdebatan antara ASI dan Susu Formula jadi makin aneh aja ya. Yang berhasil ngasih ASI ke anaknya mengganggap rendah ke si yang ngasih sufor. Dan yang ngasih sufor ke anaknya menganggap bahwa yang ngasi ASI itu terlalu banyak omong tanpa tahu apa yang telah mereka usahankan. Makanya aku gak mau ikut forum-forum penggiat ASI gitu. Bukannya ngasih motivasi malah bikin males kan yak. Aku lebih suka curhat personal ke busui busui temen dekat atau baca-baca sendiri dari blog yang aku pilih sendiri dan buku-buku. Intinya gak pernah selesailah perdebatan itu! Jadi mendingan kita gak ikut deh masuk kedua golongan itu.

Aku sendiri Alhamdulillah banget udah bisa lulusin si K ASI Ekslusif sampai dia usia 6 bulan. Udah bisa sampe satu tahun juga atau istilah forum forum katanya peduli ASI lulus S2 ASIX. Udah melewati masa si K 18 bulan juga dan gagal di usia 19 bulan ini. Tapiiiiiiiโ€ฆ aku bulan pembenci susu formula garis keras juga. Dalam hati aku dari dulu kalau si K udah gak kekasih ASIPnya ya satu-satunya jalan yang aku akan pilih adalah memberikannya susu formula? Aku kok masih gak tega kalau dia seharian pas aku di kantor gak dikasih susu sama sekali. Susu formula kan gak sejelek itu? Kalau dia menjadi tambahan disela pemberian ASI. Lagian lingkungan disekeliling aku yang rata-rata memberikan ASIX pada anaknya hingga umur yang lumayan juga pada akhirnya memberikan susu formula juga kok. Jadi aku akan mengikuti kata hati *halah* dan masukan dari temen-temen dekat untuk menambahkan susu formula ke menu harian si K.

Alhamdulillah lagi pas pertama kali si K dikasih susu formula dia langsung mau. Ada ketakutan juga soalnya untuk anak-anak yang lama minum ASI doang kebanyakan dia gak suka sama susu formula. Jadi pas si K mau pada percobaan pertama aku seneng aja gitu. Seperti neh anak pengertian banget lah sama emaknya :mrgreen:

Jadi sekarang si K seharian pas aku kerja masih dikasih 2 kali minum susu. Pertama sekitar jam 9-10 pagi sebelum dia tidur siang dengan ASIP (aku sendiri masih tetep berusaha untuk pumping kok, Cuma ya dapatnya segitu segitu aja, hihihi) dan sekali lagi jam 2-3 sore pake susu formula.

Harapannya sekarang adalah agar bisa menyusui si K sampai dia umur 2 tahun lebih sesuai dengan anjuran agama dan kesehatan. Mudah-mudahan berhasil deh yak. Belum ada rencana seh umur kapan akan menyapih si K. Tapi aku mikirnya jalanin aja sampai si K nya yang nolak sendiri ๐Ÿ™‚