Fantastic Beasts : Ketika Dahaga Terhilangkan


Rasanya udah lama banget ya si irninya gak nulis tentang film yang baru ditonton. Seringnya selain berfikir udah banyak review yang berterbangan di seluruh dunia, beberapa film yang aku tonton belakangan ini emang gak terlalu masuk ke hati kali yak. Bagus filmnya, tapi ya sekedar bagus aja, sampailah ketika aku menonton film ini. INI FILM BAGUS BANGET KAKAK!!

Baca review film terakhir irni: COMIC 8 Kasino King

Cover Film Fantastic Beasts
Cover Film Fantastic Beasts

Sebagai penggemar Harry Potter rasanya ngenes gitu waktu terakhir baca seri bukunya yang ketujuh. Udahlah nunggunya lama banget sampe bertahun-tahun. Belinya pre-order pula, bacanya sedikit-sedikit tapi penasaran banget dan akhirnya sampailah harus merelakan hati ini bahwa bukunya emang udah tamat. Gak akan ada lagi buku-buku selanjutnya (dan eh ternyata ada buku barunya! Dasar kau JK Rowling! πŸ˜† ) Tapi sedikit menenangkan hati karena paling gak masih ada filmnya. Film pertama selesai, paling gak ada part 2 nya. Dan akhirnya Harry Potter pun bener-bener usai. By HARRY, kita gak akan ketemu lagi! πŸ˜₯

Harry Potter menurut aku penggambaran dunia sihir pada masa kini yang sempurna banget. Gak kayak kebanyakan film yang menggambarkan penyihir itu gelap (seperti Maleficent misalnya di dunia dogeng) Harry Potter series menggambarkan bahwa penyihir itu dekat dengan kita dan ada disekitar kita, kita aja yang gak menyadarinya. Karena konsep inilah yang dulunya waktu jaman SMP dan SMA aku seneng ngayal seandainya dunia sihir itu bener-bener ada. Atau bagaimana kalau salah satu tetangga aku adalah penyihir hebat, dan yang lainnya. Makanya setelah series itu habis serasa semua khayalan terhempas *lebay*

Pas denger film ini tayang sebernarnya gak ngeh juga ini film apaan. Karena aku jujur aja gak pernah melahap buku-buku pendukung Harry Potter kecuali ketujuh buku utamanya. Karena beberapa kali ngintip di gramed rasanya buku-buku itu aneh gitu, hahahaha. Buku Fantastic Beasts ini juga kalau baca bukunya sekilas emang cuma menjelaskan tentang hewan-hewan di dunia sihir dan di mana kita bisa menemukannya. Bener-bener bukan buku yang bercerita. Tapi pas baca beberapa review dari temen-temen apalagi pas tahu bahwa ini proyeknya JK Rowling dan ada hubungannya dengan Harry Potter si Irni pun semangat banget buat nontonya. AKU HARUS NONTON FILM INI DI BIOSKOP!

Cover Film Fantastic Beasts
Cover Film Fantastic Beasts

JALAN CERITA

Pada tahun 1920an Newt seorang penyihir dari Inggris datang ke Amerika dengan membawa sebuah koper yang berisi penuh dengan binatang-binatang sihir peliharaannya. Ketika hari pertama datang dia kemudian disuguhkan ke depan sebuah demo tentang penolakan penyihir oleh para aktivis. Sialnya pada saat demo sedang berlangsung salah satu peliharaannya malah keluar dari kopernya dan masuk ke dalam sebuah bank di mana Newt harus menangkap kembali binatang tersebut.

Di dalam bank, Newt bertemu dengan Kowalski, seorang yang sedang ingin meminjam uang di bank untuk membuka toko kue. Nasib buruknya kemudian membawa dia mengikuti perburuan Newt untuk mendapatkan hewan peliharaannya hingga mereka disangka akan mencuri uang di bank tersebut. Karena terburu-buru Newtpun ber-disapparate bersama dengan Kowalski dan karena takut kowalski langsung pergi.

Dari kejauhan Tina, seorang ex-Auror melihat gerak-gerik mencurigakan dari Newt dan membawanya ke Kementerian Sihir di Amerika. Dia mencurigai Newt yang membawa koper berisi penuh binatang sihir dan menduga bahwa kejadian beberapa hari belakang ini adalah ulah binatang-binatang itu. Namun, pada saat di cek ternyata koper Newt dan Kowalski tertukar. Beberapa binatang terlepas dari koper dan Newt harus mengembalikan mereka semua masuk ke dalam koper agar tidak tertangkap oleh manusia dan penyihir yang jahat.

Namun benarkah kejadian belakangan ini adalah ulang seekor binatang?

Review

Sekali lagi AKU SUKA BANGET SAMA FILMNYA! Banyak yang bilang rada bosan diawal film aku gak sama sekali tuh! Mungkin aku terlalu kagum dengan penceritaan dunia sihir dari versi orang dewasa dan berbaur dengan Muggle. Seperti juga aku terperangah waktu pertama kali nonton Harry Potter and The Sorcerer’s Stone dengan dunia sihirnya.

Di awal film emang yang aku rasakan adalah JK Rowling bener-bener mengenalkan dunia sihir yang baru. Dunia sihir di luar Hogwarts dan bahkan di luar Inggris. Bagaimana penyihir Amerika berpakaian (yang mana aku asumsikan bahwa mereka lebih berbaur dengan Muggle atau Non-Mag jika menyebutnya di Amerika daripada para penyihir di Inggris), suasana Kementerian Sihirnya yang terasa amat modern (bahkan ini tahun 20an loh) di bandingkan dengan London di tahun 2000an. Bagaimana orang-orang itu bekerja dan bagaimana fikiran-fikiran dan muggle itu melihat ini bener-bener dibagun karakternya di bagian awal film. Aku gak tahu juga film kedua dan seterusnya apakah akan masih bersetting di Amerika atau kembali ke London atau ke negara lainnya, tapi yang pasti JK-Rowling benar-benar berhasil mencabut pemikiran sempit kita di dunia sihir hanya ada di sekitaran London dan menanamkan image baru sihir di belahan dunia manapun.

Karakter Newt sendiri yang diperankan oleh Eddie Redmayne sangat penyihir Hogwarts banget, tipe tertutup yang punya banyak sisi mesteri di dalamnya. Walaupun di dalam bukunya tidak pernah menggambarkan bagaimana karakter Newt itu sendiri, tapi membandingkan karakternya di film dan buku yang akan dituliskannya rasanya cocok sekali dengan kecintaannya yang begitu besar kepada makhluk-makhluk dunia sihir.

Aku juga sangat suka dengan penggambaran isi dalam koper Newt di mana dia merawat hewan-hewannya. Itu sangat MAGIC sekali :mrgreen:

Dan adanya karakter Non-Mag Dan Fogler sebagai Kowalski sangat pas sekali dibuat oleh JK-Rowling. Kita jadi bisa melihat bagaimana reaksi seorang yang bukan penyihir dihadapkan dengan dunia sihir yang begitu fantastic di satu sisi dan begitu kelam di sisi lainnya.

Jadi berapa nilai yang aku berikan untuk film ini? Tentu aja 9,5/10. Kenapa gak 10/10 aja Niee? Karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT, hihihihi.

Buat kalian penggemar seri film Harry Potter kalian harus nonton film ini. BUat kalian penggemar film yang bergenre fantasi gini kalian juga harus nonton film ini. Tapi buat kalian yang gak suka genre beginian mending gak nonton seh, ntar nasibnya kayak si abang suami yang dari awal sampe akhir bingung ini film isinya apaan πŸ˜†

Karena tetep ya dunia hiburan itu masalah selera. Kalau aku seh semua jenis film suka aja, yang ngebedainnya bagus atau gak filmnya. :mrgreen:

fantasticbeasts-4 fantasticbeasts-5

JADI KALIAN MAU NONTON FILM INI ATAU GAK NEH SETELAH BACA REVIEWNYA? πŸ˜€

ps: seluruh gambar diambil dari twitter dan FB resmi Fantastic Beasts The Movie

Baca juga review film-film lainnya si Irni di sini

[Review] Comic 8: Casino Kings


Comic 8 Casino Kings 2015 Haaaaiiii… Haalooooo, apakabar semuaaa? SetelahΒ  nonton film Terminator Genisys, si Niee sebenarnya karena terpengaruh oleh komen temen-temen untuk nonton Jurassic World ada nonton juga seh neh film di bioskop dan emang OK lah filmnya, aku kasih nilai 8 deh πŸ˜€ Tapi karena rasanya udah banyak juga yang mereview jadi aku gak perlulah ya ngereview lagi πŸ˜›

Nah baru Jum’at kemaren aku lagi-lagi nonton film di bioskop. Kali ini nontonnya sama temen-temen kantor. Karena pengen cerita yang ringan aja tanpa harus mikir banyak, aku menyarankan ketemen-temen untuk nonton Comic 8 aja. Kebetulan banyak temen kantor yang udah nonton Comic 8 yang pertama dan rata-rata bilang bagus karena lucu banget (aku sendiri seh gak nonton seh film yang pertamanya πŸ˜› ). Lagian ternyata aku juga sudah lama banget gak nonton film Indonesia loh. Terakhir nonton itu film 99 Cahaya langit di Eropa (tahun 2013, udah 2 tahun aja gitu) karena aku suka banget novelnya tapi filmnya so so aja seh.

Filmnya sendiri bikin penasaran aja karena pemainnya adalah para Comic yang berasal dari Stand Up Comedinya Kompas TV yang lucu-lucu itu >.< πŸ˜›

SINOPSIS

Ceritanya dimulai ketika beberapa Comic tiba-tiba tersadar disebuah pulau entah di mana dengan dikelilingi oleh buaya-buaya pemangsa. Disekitar mereka telah disiapkan alat-alat untuk perlawanan seperti kapak, pistol dan masih banyak lagi yang dapat mereka gunakan. Tapi masalahnya mereka gak siap dengan serangan tersebut sehingga banyak diantara mereka yang mati akibat serangan para buaya.

Adegan kemudian flashback kemasa lalu. Para agen Comic yang dipimpin oleh artis pelawak kenamaan Indro Warkop mempunyai satu misi: mencari keberadaan KINGS. Kedelapan agen Comic itu adalah Arie Kriting, Babe Cabita, Bintang Bete, Ernest Prakarsa, Fico Fachriza, Ge Pamungkas, Kemal Palevi, dan Mongol Stress.

Kings adalah master kriminal uang yang menjalankan bisnis casino terbesar di Asia. Mereka tidak mempunyai satu koneksipun untuk mencari keberadaan Kings. Satu-satunya cara yang mereka tahu adalah menjadi Comic akan mengantarkan mereka kepada Kings. Merekapun menjalankan profesinya sebagai Comic selayaknya comic pada umumnya, tour keliling Indonesia hingga akhirnya mereka mendapatkan satu kesempatan ketika mereka diminta untuk melakukan open mic disebuah pulau pribadi. Pulau itu adalah sebuah pulau dengan fasilitas lengkap. Para comic begitu dimanjakan oleh fasilitas yang ada di dalam pulau mulai dari pantai yang indah, bar, hotel yang mewah hingga Casino terbesar se Asia.

Benarkah pulau itu adalah pulau yang dimiliki Kings? Dapatkah akhirnya mereka bertemu dengan Kings? Lalu apa sebenarnya yang terjadi hingga mereka sampai disatu pulau terpencil dengan dikelilingi oleh para buaya. Ditambah lagi setelah mereka lolos dari jeratan buaya para comic lagi-lagi dihadapkan dengan para pembunuh profesional yang mengincar mereka seperti telah disiapkan permainan untuk mereka. Tapi untuk apa?

REVIEW

Kalau kalian pengen nonton film yang gak perlu terlalu banyak mikir dan lebih kepada cuma ketawa-ketawa doang ini adalah film yang tepat. Bener-bener merefreshkan fikiran deh filmnya. 102 menit ketawa-ketawa muluk dah. Walaupun sebenarnya ada beberapa adegan yang membingungkan karena aku gak nonton film pertamanya. Seperti adegan waktu para Comic ditangkap oleh intel dari Asia karena tuduhan merampok BANK INI. Saat adegan ini aku rada bingung lah ini orang kapan merampoknya? Kok dituduh merampok? Yang setelah dapet penjelasan dari temen yang udah nonton ternyata itu adalah adegan saat film Comic 8 pertama. Jadi aku saranin kalau mau nonton film ini lebih afdol nonton film yang pertamanya dulu seh.

Karena mereka ini adalah para Comic jadi ada beberapa adegan pas mereka open mic juga di film ini yang walopun lucu tapi kok aku rada rada gak sreg karena berasa gak nyambung dengan alur ceritanya gitu. Ditambah lagi beberapa adegan dari film ini yang membuat kita teringat dengan potongan adegan film lain seperti pas adegan introgasi kok aku berasa nonton film Now You See Me gitu.

Satu lagi yang aku kurang sreg adalah adanya peran Nikita Mirzani dalam film ini. Ya tahu sendirikan yak Nikita itu seperti apa, adegan biasa-biasa aja dibuatnya jadi syur gitu dan menurut aku itu gak penting. Padahal lawakan mereka udah cerdas banget lah, tapi ternodai dengan si Nikita dan beberapa adegan buka-bukaannya.

Karena ada Nikita Mirzaninya jadi aku cuma kasih nilai 7,5/10 deh buat film ini. Kalau gak ada aku kasih 8,5 deh πŸ˜›

***

Ada yang merekomendasikan film Indonesia yang bagus lagi? Tapi jangan drama ya, aku suka rada males nonton film drama. Lah film box office aja aku gak mau nonton kok kalau film drama. Apalagi film Indonesia kan πŸ˜›

[Review] Terminator Genisys


143373207541371_300x430Ihhhhhh… udah lama banget ya aku gak mereview sebuah film yak. Terakhir itu film yang aku review adalah Insidious 2 pada bulan oktober 2013! Dan itu waktu aku masih hamil. WOW! Berarti udah satu tahun lebih yak. Harus lebih rajin update tentang film neh!

Kalau dibilang jarang nonton bioskop gak juga seh, walaupun semenjak melahirkan si K frekuensi aku ke bioskop jadi rada berkurang, tapi satu bulan sekali masih ada kali nontonnya.

Nah, kali ini si Niee akan mereview film Terminator Genisys. Alasan aku pengin nulis film ini gak ada seh πŸ˜› cuma film ini yang terakhir aku nonton aja. Hahahahaha..

Sinopsis

Cerita dimulai pada tahun 2029. Kyle Reese (Jai Courtney) adalah seorang anak yang lahir pada tahun 2004 di mana bumi tidak ada lagi pohon, dananu atau langit yang berwarna biru. Pada tahun 1997 terjadi pelepasan seluruh bom atom diseluruh dunia yang digerakkan oleh Sky Net yang menyebabkan 1 milyar manusia meninggal dan mereka yang tertinggal diincar oleh mesin. Mereka yang masih hidup menyebut hari itu kiamat. Sewaktu dalam pelarian dan persembunyiin Kyle kecil diselamatkan oleh John Connor (Jason Clarke)Β  seorang pemimpin kelompok pemberontakan manusia terhadap mesin.

Suatu hari John mempersiapkan kelompoknya untuk menyerang Sky Net yang dia yakini menjadi titik akhir dari pemberontakannya dan hari di mana manusia akan menang melawan mesin. Namun pada saat kelompok mereka masuk ke pusat pertahanan Sky Net ternyata mereka sudah terlambat. Pusat pertahanan itu sudah kosong meninggalkan sebuah mesin waktu di mana John tahu harus mengirimkan Kyle kepada ibunya John, Sarah Connor (Emilia Clarke) di Los Angles tahun 1984.

Yang Kyle tahu bahwa Sarah adalah seorang gadis lemah yang tidak tahu apa-apa tentang masa depan dan Sky Net. Namun apa yang dia lihat setelah datang ke LA pada tahun 1984 itu sangatlah jauh berbeda. Sudah ada Terminator T-1000 yang menunggu kedatangannya dan langsung ingin membunuhnya. Ada lagi Terminator T-800 (Arnold Schwarzenegger) yang dia fikir jahat malahan bekerja sama dengan seorang gadis yang ternyata adalah Sarah di mana Sarah bukanlah gadis lemah seperti yang dibayangkannya. Sarah sudah mampu menggunakan senjata dan tahu tentang masa depan! Misi Sarah adalah pergi ke tahun 1997 untuk menghentikan peluncuran Sky Net.

Tapi benarkah tahun 1997 itu adalah tahun peluncuran Sky Net? Sedangkan sejarah telah berubah? Ditambah lagi Kyle tepat saat menggunakan mesin waktu melihat John diserang oleh Terminator dan disaat yang sama dia juga mendapatkan kenangan di mana Genisys akan diluncurkan pada tahun 2017 dengan embel-embel Genisys adalah Sky Net. Jadi ke manakah Sarah dan Kyle akan pergi? Apa yang terjadi pada John? Dan dapatkan mereka menghentikan Sky Net diwaktu yang tepat?

Review

Sebenarnya, Terminator Genisys ini film yang rada membingungkan. Membingungkan bagi aku yang mengikuti film ini dari Terminator pertama. Konsep yang aku punya adalah Sarah akan diselamatkan oleh Kyle pada tahun 1984 dari serangan Terminator T-800 si Arnorld itu. John yang merupakan anak dari sarah dan Kyle lahir pada tahun 1989 setahun setelah Sarah dan Kyle bertemu. John adalah orang baik dan dia adalah pemimpin umat manusia yang tersisa.

Sampai saat Terminator Salvation (2009) konsep itu masih sangat pas dan jelas untuk aku. Tapi kok film ini konsepnya jadi beda! Kalau sejarah pada tahun 1984 sudah berubah kenapa masa depan pada saat 2029 masih tetap sama? Kalau Sarah dan Kyle akhirnya menjelajahi waktu ke tahun 2017 yang asumsinya si John kan belum lahir dong yak, eeh kok Johnnya malah bisa tetap eksis di masa depan? Bingung gak tuh! Yang pasti film ini konsep waktunya udah gak jelas mundur majunya. Yang udah nonton dari pertama aja sampe bingung, apalagi yang gak pernah nonton sama sekali kayak abang aku, dianya saking gak ngerti sampe ketiduran di bioskop. Hahahahaha.

Ceritanya sendiri seh masih asyik menurut aku. Editingnya keren dan aku suka banget dengan Emilia Clarke yang jadi Sarah. Walaupun beda pemain sama Terminator pertama tapi gayanya mirip banget jadi keren menurut aku. Yang paling gak aku suka seh Jason Clarke sebagai John. Karena konsep aku John itukan keren dan baik hati banget yak. Lah ini mukanya Jason kayak penjahat banget >.<

Karena filmnya membingungkan jadi aku kasih nilai 7/10 aja deh. Itupun 7 karena aku udah suka duluan sama Terminatornya. Kalau abang aku kasih nilai 5 kali yak. Hahahahaha..

***

Jadi, mau nonton film apa lagi kita besok? Aku masih penasaran dengan Jurasic World seh sebenarnya, tapi akukan gak nonton Jurasic Park yang pertama, jadi takut kagok gak ngerti jalan ceritanya gitu *galau* :mrgreen:

Insidious, Chapter 2


Haaaaiii… Halloooo.. Apakabr semuanyaaa?

Ih, udah lama yak aku gak cerita-cerita tentang film yang barusan aku tonton. Bukannya si bumil ini semenjak hamil jadi malas nonton seh. Malahan makin kesini makin sering nontonnya πŸ˜€

Walopun waktu trimester pertama emang kesulitan bener nonton yang dulunya setiap malam minggu gitu karena badan gak bisa diajak kompromi kalau malam jadi dipindahin ke siang. Nah, masuk ke trimester kedua badan udah ok banget diajak “dugem” lagi jadilah jadwal nonton kembali seperti semula πŸ™‚

Sumber : 21cineplex.com

Seperti yang tertulis dijudul, kali ini aku mau bercerita tentang film yang baru tadi malam aku nonton di bioskop. Sebenarnya seh film ini udah beberapa minggu nangkring dibioskop, tapi karena sampe 2 teater gitu filmnya, maka aku berpendapat bahwa film ini akan lama bertahan dilayar dan bisa ditunda beberapa hari.

Kenapa milih film ini niee?

Alasannya simple seh, karena yang chapter pertamanya aku juga udah nonton. Kalau gak salah tahun lalu yang walopun terlambat banget, hehehe. Nah, pas nonton yang pertama aku termasuk suka dengan filmnya. Bercerita tentang supranatural yang walaupun tetep mengada-ngada tetapi gak ngada-ngadain banget (ini apaan seh maksud kalimatnya? πŸ˜› ) Ya, intinya aku suka sama filmnya. Aku kasih nilai 7,5 deh.

Terus ceritanya gimana niee?

Ini cerita hantu. Bisa dibilang 100% hantu (karena biasanya film horror amerika jatohnya kan gak hantu yak) karena bercerita tentang arwah orang yang sudah meninggal gitu.

Jadi, waktu film pertama, diceritakan bahwa ada sebuah keluarga kecil dimana anaknya bernama Dalton mengalami sakit yang aneh sehingga gak dapet bangun selama berhari-hari. Ketika melihat hal itu, sang nenekpun memanggil seorang paranormal untuk menyelamatkan sang cucu. Setelah diteli ternyata Dalton bukan sakit, tapi arwahnya tersesat dan gak bisa kembali. satu-satunya cara untuk bisa kembali adalah dengan dipandu. Nah, satu-satunya orang yang bisa memandu Dalton untuk keluar dan masuk kembali ke raganya adalah sang ayah Josh yang ternyata semasa kecil juga pernah mengalami hal yang sama.

Akhir cerita film pertama selamatlah Dalton dan bisa masuk dalam raganya seperti semula.

Masuk ke cerita kedua, keluarga merekapun berusaha hidup dengan damai kembali. Agar tenang, mereka memilih untuk tinggal dirumah orangtua Josh. TAPI lagi-lagi sesuatu terjadi.

Istri Josh beberapa kali mendengar alunan piano dimainkan namun tidak pernah ada orang disana. Istrinya pun takut akan tragedi sebelumnya, namun Josh bersikukuh bahwa gak ada terjadi apa-apa dan istrinya harus move on serta melupakan masa lalunya.

Namun, makin lama suasana dirumah makin aneh, yang pada akhirnya istri Josh secara terang-terangan digangu oleh roh perempuan jahat, ditambah lagi Josh yang makin hari sikapnya makin aneh.

Ibu Joshpun mencari kebenaran penyebab semua ini hingga akhirnya mendapatkan fakta bahwa tubuh Josh telah dirasuki oleh arwah jahat.

Nah, siapa sebenarnya arwah itu? Kenapa istri Josh selalu didengarkan oleh dentungan piano? Dan dapatkah Josh kembali ke raganya? Kalau itu tonton aja sendiri! *sok misterius* πŸ˜›

Terus pendapat Niee tentang filmnya?

Pada dasarnya seh aku tetep suka dengan jalan ceritanya. Paling gak ini bukan tipe film yang untuk ditebak akhirnya gimana. Tapi lebih ke penyelesaian demi penyelesaian misteri yang belum terungkap. Jadi ceritanya sendiri kuat menurut aku.

Tapi, soal tingkat kehorroran, film kedua ini kalah dibandingkan dengan film yang pertama. Gak banyak adegan yang membuat terkejut dan hantunyapun gak ada yang terlalu serem buat ditakuti. Jadi yang penakut masih bisa lah yak nonton film ini πŸ˜› (tapi gak garansi loh, soalnya tingkat penakut orang kan beda-beda :mrgree: )

Jadi kalau aku disuruh menilai, aku akan beri nilai 7/10 deh buat filmnya πŸ™‚

Maka, selamat menonton. Mari ke bioskop!

Mau Nonton Film Apa?


Haaaiiii… Halooooo… Apakabar semuanya?? Kangen deh.

Belakangan ini aku rasanya jarang sekali BW, apalagi mau posting. Rasanya gak mampu mamen! Gak mampu karena emang beberapa hari ini badan lemes banget. Dibilang demam ya gak demam juga. Tapi selalu aja pusing dan lemes. Takutnya seh tifus, karena dulu pernah didiagnosa gejala tifus.Tapi jangan sampe deh yak >.<

Minggu lalu jugaaku nonton film yang sangat booming bulan ini. Yak, apalagi kalau bukan The Twilight Saga : Breaking Dawn Part 2. Awalnya seh mau juga mengulas film ini. Tapi karena gak mampu tadi, dan selama seminggu rasanya banyak bener temen-temen blogger yang udah nulis hal yang sama dan membuat aku males deh nulisnya πŸ˜›

Nah, terus kalau bukan membahas film, maksud judul di atas apaan dong niee? Ya, apalagi kalau bukan ingin mengulas tentang film yang udah aku tunggu-tunggu sejak tahun 2008 lalu. Sejak 4 tahun ketika aku pertama kali membaca novelnya.

Ada yang tahu gak dengan film ini? Yaaaakkkk! Pada pinter deh semuanya temen-temenku ini *berasa ada yang jawab* :mgreen:

Ini adalah film berjudul 5 CM yang diadopsi dari sebuah novel berjudul sama yang ditulis oleh seorang penulis Indonesia sangat berbakat menurut aku Donny Dirgantoro yang juga penulis buku berjudul ‘2’ yang pernah aku bahas di sini.

Bagi yang belum pernah baca bukunya. Film ini adalah tentang 5 sahabat yang telah bersama lebih dari 10 tahun dengan segala aktifitasnya masing-masing tapi selalu punya waktu untuk berkumpul kapanpun. Hingga pada suatu hari salah satu dari mereka berfikir bahwa mereka harus melakukan sesuatu agar hubungan ini tidak membosankan dan menyarankan agar mereka gak akan bertemu hingga 3 bulan lamanya. Selama 3 bulan itu mereka gak boleh sama sekali berkomunikasi melalui apapun.

Hingga 3 bulan kemudian merekapun kembali berkumpul dan langsung menentukan tempat perjalanan mereka. Sebuah tempat yang sangat diluar dugaan tapi semuanya sangat antusias yaitu Gunung Semeru. Gunung tertinggi di pulau Jawa.

Di sinilah emosi dan segala perasaan tercurah. Ada kasih, ada sayang, ada persahabatan dan ada cinta berkumpul jadi satu, dengan satu tujuan: Puncak Gunung Semeru.

Kata-kata yang paling mengena pada saat aku membaca buku ini adalah tagline bukunya sendiri yang kurang lebih seperti ini :

“Mimpi-mimpi kamu, cita-cita kamu biarkan di sini, mengantung, mengambang 5 cm. Jadi dia gak bisa lepas dari mata kamu. Agar kamu gak bisa menyerah”

selain ini juga seh:

“Perempuan itu jika suka sama cowok, cuma bisa menunggu”

*Pemikiran alay jaman jomblo* hihihihi.

So, ada yang menunggu film ini samaan dengan aku? Atau ada yang mau ngajakin aku buat nonton bareng? πŸ˜‰

pesan terselubung : GA aku tinggal 6 hari lagi loh. Yang belum ngirimin fotonya sangat ditunggu kesediaanya untuk ikut. πŸ™‚ GAnya sendiri bisa di lihat di sini

Tanah Surga, Katanya…


credit : 21cinelpex.com

Haaaaiiiii… Haaloooooo… Apakabar semua?? πŸ™‚

Kali ini aku mo ngomongin tentang film Tanah Surga, Katanya.. Ya, sebenarnya seh filmnya sendiri udah lama. Tayang serentak di bioskop tanggal 15 Agustus kemaren, mungkin dipasin untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Nontonnya sendiri gak niat, tapi karena mo ngajak ibu dan tante-tante nonton bioskop, dan katanya film ini berlokasi di Pontianak (yang ternyata gak ada sama sekali syuting di Pontianaknya dong >.< ) maka pergilah aku membawa si ibu dan tante.

Nulis postingan ini ingin berbagi pandangan, penggambaran film dengan pandangan aku sebagai orang kalimantan. Ya, walaupun aku bukan tinggal didaerah perbatasan. Tapi toh aku deket juga dengan situasi seperti itu. Bapak aku sendiri pernah kerja di daerah perbatasan yang capek-capek beli TV yang dapet bukannya RCTI malah TV 3. Aku sendiri pernah merasakan susahnya pergi ke kampung-kampung asal ibu dan bapak yang harus menggunakan kapal air melewati hutan-hutan selama berjam-jam yang bukannya sampe, ditengah jalan kapal airnya malah mogok dan aku kecemplung ke sungainya :mrgreen:

Cerita filmnya sendiri? Rasanya temen-temen blogger udah sering deh yak membaca resensinya. Yaitu tentang kehidupan seorang anak bernama Salman yang hidup di perbatasan Indonesia – Serawak (ya, kami lebih sering nyebut serawak seh daripada Malaysia). Bagaimana dia dan warga disekitarnya sangat kesulitan untuk mendapatkan pendidikan, bagaimana tidak ada fasilitas kesehatannya sama sekali disana (dimana dokter aja cuma berbekal stetoskop dan obat-obatan sejenis enstrostop πŸ˜› ), bagaimana uang ringgit lebih dikenal daripada rupiah, dan bagaimana ketidaktahuan penduduk dusunnya (yang digambarkan dari anak-anak sekolahnya) bagaimana bentuk dan warna bendera merah putih itu dan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang setiap upacara selalu dinyanyikan oleh siswa-siswa di sekolah perkotaan.

Pandangan aku tentang film ini? LOGAT MELAYUNYA HANCUR!! πŸ˜› Banyak kata-kata yang rasanya gak akan dipake oleh orang melayu digunakan di film itu. Tadi seh mau nyatet apa-apa aja πŸ˜› Tapi keburu males dan sampe ngetik postingannya sekarang udah keburu lupa πŸ˜† Tapi yang mau tahu bagaimana ‘anehnya’ logat bahasa Pontianak ya seperti film itu lah. Lumayan kan jadinya orang diluar kalimantan tahu juga *colek una* πŸ˜‰

Soal isi filmnya sendiri ada beberapa catatan yang selama ini memang jadi kebiasaan di kalimantan barat disini. Di film diceritakan bahwa kebutuhan pokok mereka semuanya berasal dari Malaysia. Makanya ringgitlah yang berperan disana, bukannya Rupiah. Kenyataannya? Jangankan di perbatasan, di Pontianak aja seperti barang-barang yang dibeli dari Malaysia. Kami udah terbiasa dengan gula Malaysia yang harganya jauh lebih murah. Kalau kalian pergi ke kabupaten Sanggau aja misalnya daerah perbatasannya, orang-orang pada punya mobil, tapi ya mobil malaysia (yang bentuknya sangat khas banget menurut aku) bukan mobil Kijang atau Honda Jazz.

Soal kesehatan? Di film digambarkan bagaimana susahnya Hasyim, kakek Salman yang harus berobat ke kota karena harganya mahal. Mana pula dia gak mau berobat di Malaysia (sayang sekali *eh πŸ™„ ) Pada kenyataannya? Kalau sakit lebih baik ke Kuching dulu, selain murah, berobat di Kuching kesembuhannya bisa lebih besar kesempatannya, dan disana sepertinya pengobatannya berbeda aja dengan di sini. Contohnya tetangga aku yang divonis harus melakukan operasi jantung. Ketika dia tidak mau dan berobat ke Kuching, dia sama sekali gak disaranin buat operasi, cuma makan obat dan penyakitnyapun berkurang! HEBAT! *menurut aku*

Soal pendidikan? Di film digambarkan bagaimana buruknya sekolah yang cuma terdiri dari satu guru dan 2 kelas tersebut. Kenyataannya? Aku punyatemen prajabatan kemaren 3 orangΒ  yang penempatan mengajarnya di perbatasan. Nama daerah salah satunya adalah Sajingan Besar. Tidak ada listrik, tidak ada sinyal telepon. Lucu kalau udah melihat pola tingkah mereka datang ke kota. Semua-muanya mau dibeli. Ya emang seperti itu guru di daerah terpencil, punya uang tapi gak bisa memanfaatkannya.

Tapi dari yang aku denger adalah sekolah disana sudah lumayan banget. Dari segi pembangunannya dimana banyak sekolah sekolah yang dibangun baru atapun ditambah kapasitasnya. Dari yang tadinya hanya ada sekolah dasarnya, sekarang sudah dibangun SMP-SMP satu atap sehingga pendidikan 9 tahun yang dicanangkan oleh pemerintah bisa dilaksanakan. Ya berproses lah.

Kalau di Pontianak? Mau ngelanjutin kuliah dimana? Jawaban ke Kuching udah lumayan familiar deh ditelinga. Aku juga gak tahu kenapa kuliah di kuching bisa jadi pilihan. Padahal menurut aku seh masih bagusan ITB, UI atau UGM, jauh malah bagusnya.

Lalu ada satu adegan di film yang menggambarkan bagaimana perbedaan antara serawak dan kalimantan dari segi pembangunan (jalannya) yang berbeda jauh banget. Memang seperti itu seh serawak, karena aku pernah ikut perjalanan pemuda kalimantan barat gitu sepanjang jalan indonesianya melewati batu-batu dan jalan yang gak rata, pas masuk Malaysia langsung disambut dengan aspal yang mulus. Sebenarnya jalan-jalan udah banyak yang dibangun seh, ya mudah-mudahan aja pembangunnya bisa terus dan menyeluruh dipelosok desa.

Tapi menurut aku emang asyikan di sini seh. berpergian dari desa ke desa dengan menggunakan motor air itu sangat asyik menurutΒ  aku. Ya walaupun pembangunan jalan darat tetep harus menjadi prioritas karena perbedaan waktu dari jalan air dan jalan darat sangat kentara. Contohnya aja kalau lewat air ke desan Telok Pak kedai di Kabupaten Kubu Raya dari Pontianak bisa 3-4 jam. Nah, kalau lewat jalan darat (sekarang udah ada, tapi belum bisa masuk mobil) cuma 1 jam aja gitu.

So, ada yang mau ke kalimantan? Lokasi syuting filmnya di Sungai Ambawang berbatasan langsung dengan Pontianak loh πŸ˜‰

Spiderman – Queen In-Hyun’s Man


Haaaiiiiiiiiiii… Halooooo….. Apakabar semua?? :mrgreen:

Kali ini aku mau membahas tentang sebuah film dan sebuah K-Drama yang barusan aku tonton dan masih aku tonton. Udah lama juga kan yak aku gak ngebahas K-Drama. Sebenarnya seh gak hiatus nonton K-Drama, tapi karena drama yang aku tonton itu sudah lama jadi males aja ngulasnya disini πŸ˜› Nah, untuk drama satu ini baru loh, keluarnya tahun 2012 ini.

So, lets goooo!!!

The Amazing Spiderman

Mungkin udah banyak yang membahas film ini, dan mungkin pembahasan aku kali ini berubau spoiler, so yang gak mau membaca karena belom nonton mending di skip aja deh πŸ˜‰

***

berbakal pemikiran film-film yang ada berbau permulaan seperti film Superman, ataupun X-Men the first class yang menceritakan sisi lain dari sebuah film, akupun berfirasat *caelah* bahwa film spiderman ini akan seperti itu.

EH TAPI TERNYATA GAK YA KAWAN-KAWAN!!!! Jadi film ini bukan sisi lain dari Spiderman di masa remajanya. Tapi emang FILM SPIDERMAN LAINNYA!! *gak nyante* maksudnya ya ceritanya mulai dari awal lagi gitu, dimana Peter Parker yang ditinggal orang tuanya dan kemudian dititipkan ke uncle Ben dan bibi May (iyaaa,, mungkin aku juga yang gak membaca review film ini secara cermat, tapi tetep aja merasa dibohongi gitu >.<.

Bedanya dengan Spiderman yang lama yang aku lihat antara lain:

  • Di Spiderman baru ini ada cerita tentang orang tuanya Peter Parker yang walaupun sedikit menjelaskan bahwa orang tuanya (lebih ke bapaknya seh) adalah seorang ilmuan yang amat pintar namun dikejar-kejar oleh seseorang.
  • Kalau pacarnya Spiderman yang lama itu Marry J (MJ), maka pacarnya Parker yang baru sekarang bernama Gwen Stacy (anak seorang polisi NYPD).
  • Dia tergigit laba-laba di ruang laboratorium dimana laba-laba yang menggigitnya memang merupakan laba-laba hasil rekayasa.
  • Spiderman disini lebih galau (mungkin karena anak SMA yak) karena beberapa kali dia marahan dengan bibi dan pamannya semenjak dia menjadi spiderman.
  • Saking pinternya si Parker ini (dan saking gak canggihnya laba-laba yang gigit) jaring yang dia punya itu buat sendiri gitu loh >.< Karena buat sendiri jadi alatnya bisa diremukkan gitu deh oleh penjahatnya.
  • Spidermannya lebih mudah untuk memperlihatkan dan terlihat jati dirinya di kalayak umum (kalau yang lama kan udah episode berapa gitu baru Marry J nya tahu,, nah ini udah ada yang tahu 4 orang gitu deh..
  • Dan SPIDERMANNYA BAWA TAS KEMANA-MANA UNTUK BAWA BAJU GANTINYA *hadeh*

Aku jadi mikir, kalau ada Amazing Spiderman sekarang, berarti nanti ada Amazing Spiderman II, III dan Seterusnya dong? Dan kalau udah gak ada ide lagi terus buat yang baru lagi dengan cerita yang mirip-mirip aja gitu?

Ya, emang seh banyak film emang yang diperbaharui,, tapi kan gak juga sedekat ini dimana penontonnya pasti juga sama aja kan yak.. kenapa gak sekalian aka buat Harry Potter seri baru selama tujuh tahun kedepan? πŸ˜›

Queen In-Hyun’s Man

Akhirnyaaaa…. Aku menonton Drama Kora Baruuuuu!!! *Banzaiiii* (mengikuti pembenaran dari mbak Imelda, tapi lupa juga apakah ini udah bener atau belum 😳 )

Jadi sabtu lalu kakak aku membeli DVD (bajakan) korea ini. Karena bukan aku yang beli (pembenaran πŸ˜› ) jadi gak papa dong yak aku ikutan nonton juga πŸ˜†

Lagian semenjak gak mau membeli DVD bajakan emang aku sangat ketinggalan tentang drama-drama korea terbaru. Terakhir nulis drama korea juga Bulan desember lalu yang aku ngebahas k-drama berjudul Heart Strings. Apakah aku harus menspesialkan khusus k-drama aku boleh beli bajakan yak πŸ˜›

Terlebih dahulu, perkenalkan dulu para pemeran dalam drama ini:

Ceritanya sendiri unik menurut aku. Di Awal cerita, pada tahun 1600an di Seoul yang masih berupa sistem kerajaan hiduplah pejabat pemerintahan (yang masih pelajar dan kuliah di sungkyunkwan University) bernama Kim Boong Do. Dia adalah anak dari pejabat yang difitnah dan dibunuh oleh orang yang membenci keluarganya. Beberapa tahun kemudian, dia mengetahui orang yang sama berniat membunuh ratu dari kerajaan tersebut.

Barang bukti telah didapatkannya untuk menjatuhkan pejabat itu yang dititipkannya ke seorang Gingseng (bener gak sehistilahnya? ) yang menyukai dirinya. Gingseng tersebut meraka Kim Boong Do sangat berbahaya nyamanya memberikan jimat dari seorang biksu.

Di lain jaman, pada abad ke 21 tahun 2012 Choi Hee Jin yang mantan Miss Korea mencoba peruntungannya untuk mengikuti audisi menjadi pemeran Ratu di salah satu drama yang akan bercerita tentang kerajaan 300 tahun yang lalu. Mengetahui mantan pacarnya mengikuti audisi drama yang akan dimainkannya, Han Dong Min meminta sutradara untuk meloloskan Hee Jin mendapatkan peran tersebut.

Suatu malam, Kim Boong Do datang ke Istana, dan di dalam sebuah perpustakaan dia diserang oleh 2 orang tak dikenal. saat dia sudah kalah dan pedang akan tertusuk ke jantungnya, sesuatupun terjadi. Dia menembus waktu terbang ke 300 tahun yang akan datang ditempat yang sama dimana dia diserang. Namun ini bukan Korea yang dia kenal, karena kerajaannya telah menjadi museum dan tempat syuting Hee Jin berlangsung. Saat inilah Boong Do dan Hee Jin bertemu untuk pertama kalinya.

***

Walaupun k-drama emang sering mengangkat cerita yang unik, tapi lagi-lagi aku harus mengatakan film ini emang ceritanya unik banget. Jadi, setelah Kim Boong Do kebingungan dengan apa yang dilihatnya, dia membaca jimat tersebut dan kembalilah dia ke tahun asalnya. Maka tahulah dia gimana caranya untuk pulang, tapi sayangnya dia masih belum tahu caranya untuk pergi lagi.

Disaat ada yang menyerangnya untuk kedua kalinya, dan dia lagi-lagi ke tempat yang sama, dia akhirnya tahu bahwa untuk pergi ke tempat itu dia harus dalam keadaan hampir mati dibunuh.

Yang awalnya dia hanya pada saat genting untuk ke tahun 2012, lama-lama Boong Do memanfaatkan jimat tersebut untuk misinya menyingkitkan pejabat yang telah membunuh kedua orangtuanya. dengan bantuan Hee Jin, diapun membaca sejarah dan berusaha untuk mengubah sejarah tersebut.

Karena intensitas mereka berdua bertemu, kama mereka berduapun saling menyukai satu sama lain dan Boong Do berjanjiΒ  bulan kedepan untuk bertemu kembali dengan Hee Jin.

Sayangnya saat pulang ke asalnya jimat yang digunakan oleh Kim Boong Do terbelah dua saat dia berkelahi. Boong Do pun terluka parah hingga pingsan beberapa hari. setelah sadar, dia sama sekali tidak ingat kejadiaan 2 bulan terakhir (bersama Hee Jin)

Di lain pihak, Hee Jinpun mengalami kecelakaan yang membuat dia masuk rumah sakit. Yang membuat dia galau adalah, tidak ada satu orangpun yang mengingat Boong Do. Diapun disangka aneh oleh seleruh orang hingga harus pergi ke pskiater. Yang lebih membuat sedih adalah, kejadian yang dia alami bersama Boo Do pun berganti 180 derajat dengan kejadiaan yang baru dimana sekarang dia tiba-tiba menjadi pacar Han Dong Min.

Gimana kelanjutannya? Apakah Boong Do akan kembali lagi ke Tahun 2012 dan menjumpai Hee Jin, ataukah mereka tetap di dunianya masing-masing?

Jujur seh sebenarnya aku juga belum selesai nonton dramanya, masih ada 4 episode lagi. tapi gak papa lah yak, biar kita penasarannya berjamaan (lah lo aja kali niee yang penasaran πŸ˜› )

So, selamat menonton :mrgreen:

Sumber gambar dan data :