Asia, korea selatan, Review, traveling

Biaya Liburan ke Korea Selatan


Ayoo, siapa di sini yang nungguin si Irni bagi-bagi gosip prakiraan biaya buat liburan ke Korea kemaren? Ngacung! πŸ˜›

Selain pertanyaan bagaimana bisa liburan dan “selamat” selama di luar negeri tanpa menggunakan jasa tour (ya ampun, ini tahun 2018 sis, masa’ ini masih jadi pertanyaan mendunia seh? :woot: ), pertanyaan yang sering juga muncul setelah aku pulang dari liburan adalah berapa biaya yang dihabiskan untuk suatu liburan itu sendiri?

Sebelumnya, baca juga dong cerita jalan-jalan si irni ke korea kemaren:

 

 

Perlu ditekankan di sini lagi bahwa aku pergi itu “ala-ala” backpacker. Ala-ala di sini maksudnya ya budgetnya ditekan tapi gak mau susah juga πŸ˜› Tetep perginya pake koper, tetep nginepnya di hotel. Yang ditekan adalah biaya transportasi dari segi pesawatnya dan transportasi yang aku gunakan selama ditempat tujuan (selalu gunakan transportasi umum). Aku juga banyak bawa ransum dari rumah seperti beras (dan magicomnya sekalian :mrgreen: ), bawa lauk pauk seperti abon atau sambal goreng gitu, bawa mie instan dan beberapa barang yang bisa aku gunakan untuk sarapan dan kadang makan malam. Sama bawa panci kecil juga seh, karena kebetulan aku nginep di hotel yang ada nyediain dapur mini gitu πŸ˜€ Untuk hotelnyapun si abang suami yang selalu sigap mengecek harga. Kalau ada penurunan harga baru deh beli. Kemaren aja awalnya target kita untuk hotel itu 1juta semalem bisa dapat 700ribu aja semalem. Dikalikan 10 malemkan lumayan ya pengurangannya.

Ya, namanya juga pegawai gaji pas-pasan tapi liburan mau gaya-gayaan *eh πŸ˜› Jadi harus pandai-pandai mengatur strategi. Karena soal budget ini pulalah aku dan keluarga hanya liburan 1-2 kali aja setahun. Kalau lebih dari itu gak sanggup kakak! Hahahaha.

Ok, kalau gitu mari kita bedah anggaran liburan ke Korea kemaren item per itemnya yak πŸ˜†

Tiket Pesawat ke/dari Korea Selatan

Dikalangan temen kantor dan lingkungan keluarga dekat, aku ini rajanya mencari tiket murah, hahahaha (padahal mah yang jago si abang suami πŸ˜› ). Mereka gak tahu aja bahwa mencari tiket murah itu perlu perjuangan juga. Gak bisa lo mau pergi besok, terus tetiba whatsapp minta dicariin tiket murah sama aku. Lagian, akukan bukan travel agent juga yak, yang bisa tolongin beli tiket murah. πŸ€”

Baca juga : Berburu Tiket Murah

Padahal udah sering aku bilang bahwa kalau mau tiket murah itu harus belinya jauh-jauh hari. Padahal, setiap ada promo tiket selalu aku shared ke sosial media. Tapi teteeeeeep aja masih banyak yang nanya “kok aku gak dapet yang murah kayak gitu Niee? Emang harus cari hari perhari gitu ya?” YAIYALAH! Lah wong orang menang tiket gratis aja usahanya pasti banyak sama juga dengan nyari tiket murah. Huft.

Aku sendiri sebenarnya gak juga nyari tiket yang paling murah. Kalau dapet ya Alhamdulillah, kalau gak dapet ya berarti harus ekstra lagi mengatur strategi keuangan. Karena setiap liburan yang pertama aku targetkan adalah lokasinya. Seperti ke Korea kemaren, aku udah tahu mau ke Korea dan maunya pas musim gugur. Beberapa kali ngutak atik tanggal yang awalnya mau nopember akhir, jadinya pergi oktober akhir karena tiketnya dapet yang masuk di budget ditanggal itu. Ya, pasti adalah yang kita relakan.

This slideshow requires JavaScript.

Secara garis besar, harga tiket yang aku dapatkan untuk ke Korea kemaren adalah:

  • Tiket dari Pontianak ke Kuala Lumpur Rp. 1.017.000,- add ons plus Rp. 563.500
  • Tiket dari Kuala Lumpur ke Busan 807 MYR add ons plus 321 MYR
  • Tiket dari Seoul ke Kota Kinabalu Rp. 6.438. 785,-
  • Tiket dari Kota Kinabalu ke Kuala Lumpur 475 MYR
  • Tiket dari Kuala Lumpur ke Pontianak 458 MYR

Kenapa kita baliknya muter-muter dulu ke Kota Kinabalu? Karena aku bosen naik Air Asia. Dan karena dapet tiket murahnya ke sono dulu ya kita seh hayuk aja πŸ˜›

Penginapan (Hotel) di Busan dan Seoul

Selama liburan ke Korea kemaren aku menggunakan 2 hotel, yaitu satu malam hotel di Busan dan enam malam di Seoul. Untungnya pas perjalanan ini adalah untuk pergi dan pulang ke Korea kami menggunakan flight malam sehingga di Kuala Lumpurnya gak perlu nginep. Beda pas kita pergi ke Hongkong kemaren yang flight pagi sehingga 2 malam kita harus nginep di Kuala Lumpur jadi gak efisien banget.

Baca juga : Liburan ke Disneyland Hongkong

Di Busan, aku nginep di WA Hotel Nampo di daerah Jung-gu. Rasana beruntung banget deh bisa nginep di sini karena kamarnya gede banget! Dengan harga 500 ribuan puas banget deh dengan fasilitas yang ada di hotel ini. Jarang banget soalnya aku liburan dibelikan kamar yang luas (kecuali pas di Macau kemaren nginep di Hard Rock Hotel Macau πŸ˜› ) jadi kesenangan dapat beginian. Sayangnya kita nginepnya cuma semalam. Bener-bener semalam karena sampai kamarnya udah malam dan pagi-pagi udah cek out lanjut jalan dan pergi ke Seoul.

Baca juga : Hotel Irni selama Ngetrip di Hongkong, Macau dan Shenzhen

Di Seoul sendiri aku nginep di D7 Dongdaemun. Seperti biasa yang menjadi pakar untuk pemilihan hotel adalah si abang suami. Kita yang tinggal bawa badan ini ya nurut aja πŸ˜› Milih di hotel ini karena harganya sesuai budget dan nilai plussnya adalah hotelnya menyediakan dapur mini dengan dua kompor gitu. Lumayan kan jadi akunya gak perlu bawa-bawa kompor listrik lagi dari rumah (iya, si Irni selalu bawa kompor listri waktu liburan (ini liburan atau ngebabu yak πŸ˜› )). Setiap pagi, aku biasanya masak dulu untuk makan si K dan beberapa kali masak buat sarapan dan makan malam juga. Jadi hematlah diriku untuk urusan permakanan ini πŸ˜†

Total biaya untuk hotel adalah:

  • Satu Malam di Busan Rp. 561.630,-
  • Enam Malam di Seoul Rp. 4.773.570,-

Transportasi Selama di Korea

Selama di Korea aku sama sekali gak pernah menggunakan taxi. Kepengen seh, biar kayak adegan drama-drama korea gitu, tapi untuk menghemat budget aku urungkan saja πŸ˜› Ada tiga jenis transportasi yang aku gunakan selama di Korea yaitu kereta api cepat atau KTX untuk perjalanan ke luar kota, subway dan bis. Dari ketiga transportasi itu yang paling sering aku gunakan adalah subway karena paling nyaman penggunaannya. Lagian aku kan emang pencinta transportasi masal model beginian :mrgreen: Sebenarnya kalau mau cepat enakan naik bis. Tapi di Korea ini bisnya kurang memadai untuk turis. Dibanyak stasiun sangat kurang informasi rute dengan bahasa Inggris, jadinya kami susah untuk menaikinya.

KTX Busan to Seoul

Untuk subway dan bus aku menggunakan T-Money untuk pembayarannya. Belinya di 11/7 pas di Bandara Busan. Selama 9 hari di Korea aku dan si abang suami top up sebanyak 4 kali untuk T-Money ini. Jadi kira-kira menghabiskan dana 50.000 won untuk satu orang. Total biaya untuk transportasi selama di Korea Selatan adalah:

  • T-MoneyΒ  50.000 KWR (untuk satu orang, si K masih gratis)
  • KTX dari Busan ke Seoul 59.800 KWR (untuk 1 orang, si K masih gratis)
  • ITX dari Seoul ke Nami Island 5.200 KWR (untuk 1 orang, si K masih gratis)

Tiket Masuk Tempat Wisata

Sebenarnya ke Korea udah bisa puas loh dengan jalan-jalan ketempat wisata yang gratis aja. Kalaupun ada yang bayar biasanya juga gak terlalu mahal seperti ke Gyeongbukgung Palace dan Nami Island. Untuk liburan aku sendiri biaya yang lumayan untuk masuk ke tempat wisata adalah waktu ke Everland dan ke Aquarium di Coex Mall. Kalau kalian mau ngeskip kedua tempat ini, biayanya pasti bisa ditekan banget deh πŸ˜€

Harga tiket untuk tempat wisata yang aku datangi adalah:

  • Everland untuk 2 dewasa dan satu anak 99,260 KWR
  • Gyeongbukgung Palace untuk 2 dewasa dan satu anak 7.500 KWR
  • Nami Island untuk 3 orang 32.000 KWR
  • Coex Aquarium dewasa 28,000 KWR anak-anak (3-12 tahun) 22.000 KWR

Biaya Makan Selama di Korea

Seperti yang aku sebutin di atas, bahwa untuk makan aku ada bawa perbekalan dari rumah, jadi mengurangi biaya makan juga yak πŸ˜€ Tapi kalau mau dirata-ratain biaya makan aku selama di Korea adalah 50k untuk sekali makan untuk satu orang. Jadi tinggal dikalikan saja berapa orang dan berapa hari kita di Korea bisa menggambarkan berapa kira-kira biaya yang dihabiskan untuk makan.

Keseringan seh aku makan di Lotteria, pesan burger udang sama ayamnya doang. Nasinyakan udah bekal dari hotel, hahahaha. Ada kayaknya kita beli makan di sini 4-5 kali, selebihnya ya sedapatnya aja kalau lagi pergi ke mana ada restoran halal langsung kita masuk aja untuk makan.

***

Jadi kira-kira udah ada bayangan belum biaya untuk liburan ke Korea. Kalau kalian rajin notalin dari apa yang aku tuliskan di atas, kelihatan banget kan yak, setengah dari biaya liburan itu bertumpu kepada tiket pesawatnya. Karena untuk transport selama di Seoul (kalau gak ngitung kerata api cepat KTX) cuma 1,3 juta aja udah all in untuk 9 hari. Kalau yang dapat tiket pesawat murah banget itu adalah sebuah anugrah yang harus kita syukuri πŸ˜›

Buat nekan biayanya gimana Niee? Ya menurut aku seh, seperti tadi, cari tiket murah. Kemudian gak usah beli makan dan bagasi (dengan bawa backpack 7 kg aja gitu) karena setengah biaya pesawat aku juga dari beli kursi, bagasi dan biaya makan. Nginepnya juga kalau sendirian di hostel aja. Dan perbanyaklah bawa bekal yang bisa menyelamatkan hari-harimu di Korea πŸ˜†

Karena, buat sebagai besar orang, bukan masalah cara perginya kan yak? Tapi bagaimana kita udah sampai disuatu negara dan berfoto selfie di dalamnya, huahahahahaha *digebuk*

Bye.

ps: rate 1 Ringgit Malaysia adalah Rp. 3500 dan 1 Won Korea adalah Rp. 13 waktu tulisan ini dibuat.

Advertisements

40 thoughts on “Biaya Liburan ke Korea Selatan”

  1. Hahaha, tiket murah itu memang perjuangan banget carinya ya Niee. Mesti cari kombinasi yang pas (tanggal perginya kapan dan total lama tinggal di tempat tujuannya). Makanya sering dibutuhkan keberuntungan juga, hahaha πŸ˜† . Kalau maunya pergi pas musim libur, ya kemungkinannya keciiil banget kalau nggak malah nol (karena maskapai juga tahu musim libur itu musim ramai jadi ngapain tiketnya dibuat promo banget, hahaha πŸ˜† ).

    Ah, dulu aku antar kota di Koreanya naik pesawat juga Niee. Tapi waktu itu antar kotanya adalah Seoul – Jeju dan Jeju – Busan sih jadi mau gak mau memang mesti naik pesawat sih ya, hehehe πŸ˜€ .

    1. Iya, kombinasi yang pas itu yang biasanya kalau orang gak tekun suka nyerah sendiri ko, ujung2nya bilang gak dapet. Padahal kalau mau dapet ya harus dipelajari juga model pembeliannya gimana. Dan tentu aja keberuntungan sangat berlaku di sini πŸ˜†

      Aku naik KTX juga pengen ngerasain naik kereta cepat sebenarnya ko. Tapi ya ternyata segitu doang rasanya. Hahahahaha. Gak tahu kalau di jepang atau eropa πŸ€”

    1. aku udah beberapa kali dapet tiket gratis, cuma bayar pajaknya doang πŸ˜€

      Tapi yang ke korea ini gak gratis seh, lumayan juga harganya >.<

  2. Wahhh asik jadi ada bayangan kalau pergi sendiri ke Korea seperti apa. Thanks ya, Mbak. Aku kemarin terpaksa lewat travel karena emang rombongan besar, dan aku judulnya nebeng.

    1. iya mbak, dan bisa dipecah2 buat pengeluarannya yang mana dulu dikeluarkan biayanya

      Misal karena beli tiket pesawatnya setahun sebelumnya, beli hotel 6 bulan sebelumnya, baru pas hari H tinggal sedikit pengeluarannya πŸ˜€

  3. Yang membuat malasnya itu mengurus visa sana-sini hadeuuh. Kalau urusan tiket sih kalau aku emang sama memilih tiket jauh-jauh hari keberangkatan biar murah. Apalagi Air Asia tiket setahun ke depan pun bisa dibeli.

    1. aku gak ngurus sendiri mbak visanya, pake travel agent, makanya aku gak bahas, hahaha

      soalnya kan aku dari Pontianak. Kalau harus ke Jakarta buat ngurus visa kemahalan tiket pesawatnya ke Jakarta daripada ke Koreanya ntar πŸ˜›

  4. Baca tulisan ini, jadi ingat perjalanan ke Korea setahun lalu bersama BP team. Seru banget!

    Dan ya ampuun, aku malah b nulis pengalaman traveling kesana sampe sekarang.

    Thanks, Mba for the post. Reminded me to make my post as well. Haha.

  5. ini sih bukan pegawai pas-pasan deh, hahaha. kereeen bisa piknik ke luar negeri setahun sampai 2x, diriku apa kabar, yang naik pesawat sekalipun aja belum pernah, huahaha *udik detected….. tapi setidaknya dengan baca2 tulisan mba Niee aku tau cara memanage keuangan selama liburan

  6. Aduh, aku mah liburan mikir banget setahun sekali. Apalagi ke luar negeri. Masih mimpi. Susah hemat hahahaha… Libur sukanya kelonan πŸ˜‚

    1. aku kalau gak pergi liburan suami kerja muluk mbak, jadi harus sekali-kali di”culik” dari kantor biar bisa bertiga seharian πŸ˜€

  7. Seru perjalanan bareng si abang. Kalau bawa sambel terasi .org Korea pasti tutup idung mpo bawa sambal terasi aja ah. Makan gak nendang kalau gak ada sambal

  8. Klo pas lihat tiket murah harus gerak cepat ya Niee, soalyna bbrp kali pengalamanku, pengen mikir sehari dulu, eh pas mau beli sdh naik aja dong huaha πŸ˜€ . Oh dulu prnh seklai beli tiket promo ke eropa horror dah, beli setahun seblumnya, eh ternyata jadwal keluar visa setelah lewat tgl keberangkatan pesawatnya. Untung petugas visanya akhirnya berbaik hati memajukan tgl apply visaku.

    1. biasanya aku udah target mbak. Jadi pas ada promo gak perlu mikir lagi langsung beli. hahaha.

      Kalau visa bukannya bisa diatur tanggalnya ya mbak? dihitung gitu kapan kita buatnya biar pas dengan tanggal kepergian kita? πŸ€”

    1. aku gak betah mbak. Kurang menikmati aku di bandara. Apalagi bawa anak, kasian lihat dia.

      Pernah gitu kita tidur di bandara 5 jam anaknya gak bisa tidur, ujung2nya dia kecapean parah. Makanya aku meminimalisir banget yang namanya transit 😣

  9. Aih keren….pengen deh mbak jelong-jelong juga ke luar negeri, tapi masih suka takut sama bahasa hahahaha, tar tersesat gak bisa nanya atau mau belanja gak bisa nawar #eh

Balas Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s