Pemeriksaan Kehamilan


Haaaaiii… Haaloooo.. Apakabar semuanyaaa?? Lagi ngapain neh? :mrgreen:

Kalau aku sebenarnya pengen bobok-bobok cantik di rumah aja habis senam hamil tadi. TAPI rasanya di trimester ketiga ini kenikmatan buat baring dan tidur itu sudah berkurang deh, bukannya enak malah badan serba salah. Menurut aplikasi infobunda yang aku download di HP seh, memang dianjurkan pada saat trimester ketiga ini para bumil harus lebih aktif. Bahkan kalau bisa hanya meletakkan badan ketempat tidur pada saat sudah benar-benar lelah sehingga pas sampe bantal langsung plek tidur. Gak sempat deh galau lagi miring kiri kanan telentang buat nyari posisi pas.

Lagian cuaca di Pontianak sekarang sedang panas banget buat gak betah baring. Rasanya punggung gerah banget deh, udah kembenan dikamarpun masih gak mempan juga. Daripada bingung mending update Blog aja kan yak 😀

Puskesmas Perumnas I Kota Pontianak (Foto milik Dinkes Kota Pontianak)
Puskesmas Perumnas I Kota Pontianak (Foto milik Dinkes Kota Pontianak)

Beberapa hari yang lalu (atau beberapa minggu yak? aku juga lupa 😛 ) aku sempat membaca postingan mbak bebe yang menceritakan tentang pemeriksaan kehamilan di Sweedia berbanding dengan di Indonesia. Pada dasarnya yang aku petik adalah di sana pemeriksaan kehamilan hanya dilakukan oleh bidan, kalau gak ada komplikasi kehamilan gak ada deh ketemu yang namanya dokter kandungan. Dan yang paling penting semua dari kehamilan sampe kelahiran semuanya GRATIS! Beda sama di Indonesia yang dari pertama hamil aja udah langsung ke dokter prakter swasta (ya kayak aku ini 😛 )

Tapi sebenarnya pemeriksaan kehamilan di Indonesia berdasarkan dengan anjuran pemerintah itu sama loh dengan yang ada di Sweedia atau negara negara lainnya. Perbedaannya mungkin terasa pada pelayanannya yang di sini kurang maksimal, tapi pada dasarnya pemerintah sudah berupaya penuh untuk mendukung kesepakatan dunia lewat MDGsnya yang salah satunya adalah mengurangi angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB).

Jadi pemeriksaan kehamilan sesuai anjuran pemerintah itu seperti apa niee?

Pertama, aku kenalin dulu. Nama pelayanan kehamilan untuk ibu hamil di Puskesmas dikenal dengan istilah Antenatal (temen-temen yang bidan boleh komen loh kalau aku salah, ini cuma seingat aku aja loh 🙂 ). Pelayanan ini memiliki Standar Pelayanan Kebidanan (SPK) yang meliputi: anamnesis, pemeriksaan fisik (umum dan kebidanan), pemeriksaan laboratorium rutin dan khusus, serta intervensi umum dan khusus.

Jadi, kalau bumil kayak aku gini pertama kali ke Puskesmas mau memastikan apakah aku ini hamil atau gak ya satu-satunya cara di tes urinenya. Bisa pake tesk pack, bisa juga dengan pemeriksaan laboratorium. Biasanya seh biar lebih afdol pemeriksaannya dilakukan di laboratoium Puskesmas.

Setelah ketahuan bahwa ibu itu bener bener hamil baru deh dilakukan pemeriksaan lengkap yang meliputi:

  1. Timbang berat badan dan ukur tinggi badan (untuk melihat apakah bumil ini kegendutan atau malah kekurusan yang menjadi dasar konseling gizinya nanti).
  2. Ukur tekanan darah (apakah bumil ini mempunyai riwayat hipertensi atau malah kurang darah)
  3. Nilai Status Gizi (ini dapet dilihat dari ukuran lingkar lengan atas bumil 23-28 cm)
  4. Ukur tinggi fundus uteri.
  5. Menentukan presentasi janin dan denyut jantung janin (DJJ)
  6. Skrining status imunisasi Tetanus dan berikan imunisasi Tetanus Toksoid (TT) bila diperlukan (kematian ibu di Indonesia yang disebabkan karena tidak sterilnya peralatan saat melahirkan atau Tetanus ini masih menempati peringkat pertama loh, makanya kalau aku seh masih berinisiatif buat suntik TT sebanyak dua kali selama kehamilan)
  7. Pemberian Tablet zat besi minimal 90 tablet selama kehamilan
  8. Test laboratorium (rutin dan khusus) : golongan darah, hemoglobin, protein urine dan gula darah puasa. Pemeriksaan khusus dilakukan di daerah prevalensi tinggi dan atau kelompok ber- risiko, pemeriksaan yang dilakukan adalah hepatitis B, HIV, Sifilis, malaria, tuberkulosis, kecacingan dan thalasemia.
  9. Tatalaksana kasus
  10. Temu wicara (konseling), termasuk Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) serta KB pasca persalinan.

Udah lengkap bener kan yak pemeriksaan bumil di Puskesmas ini? Pemeriksaannya sendiri dilakukan minimal sebanyak 4 kali selama masa kehamilan yaitu satu kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua, dan dua kali pada trimester ketiga. Kalau ada Bumil di wilayah binaan Puskesmas yang gak melaksanakan 4 kali pemeriksaan ini (lebih di kenal dengan istilah K1-K4 kalau dari tenaga kesehatan seh) maka cakupan pemeriksaan kehamilan Puskesmas tersebut akan rendah dan ujung-ujungnya program pemerintah untuk memastikan mengurangi angka kematian ibu GAGAL. Posisi sekarang seh masih sangat rendah cakupannya, waktu target dari dunia tinggal 2 tahun lagi. Aku seh jujur pesimis Indonesia bisa mencapai target.

Soal harga gimana Niee?

GRATIS DONG! Mulai dari pemeriksaan pertama (K1) sampe pemeriksaan terakhir (K4) bahkan hingga melahirkan pemerintah sekarang udah mengratiskan pelayanan bumil loh. Program pemeriksaan bumil gratis ini namanya JAMPERSAL (Jaminal Persalinan).

Gak cuma kalau periksa di Puskesmas. Di bidan prakter swasta (BPS) pun yang udah bekerja sama dengan pemerintah pelayanan pemeriksaan kehamilan itu gratis. Bahkan kalaupun terjadi persalinan dengan komplikasi bumil bisa dirujuk ke rumah sakit pemerintah maupun swasta yang udah bekerja sama bisa gratis loh, tanpa dipungut biaya sedikitpun.

***

Kalau dilihat dari programnya, pemeriksaan bumil oleh pemerintah ini udah baik banget yak. Tinggal mutu pelayanannya aja yang ditingkatkan. Mudah-mudahan semakin hari semakin baik. Kita juga sedang berusaha keras kok menuju kesana. Siapa tahu Indonesia bisa menjadi salah satu negara yang pelayanan kesehatannya sebaik Sweedia kan yak 😉

sumber: Buku Pedoman PWS KIA

Weekend Update


Haaaaiiii… Haallooooo.. Apakabar semuanyaaa? :mrgreen:

Lagi-lagi udah beberapa minggu si niee gak posting yak. Dan karena keseringan jadinya males juga beralasan lagi 😛 So sekarang langsung aja cerita-cerita aja untuk minggu ini dan beberapa minggu belakangan 😀

Senam Hamil

Yak, akhirnya setelah maju mundur buat daftar senam hamil, sabtu kemaren dengan kekuatan bulan tekat akhirnya aku mendaftarkan diri juga ke kelas senam hamil. Kalau dari kantor ada seh info yang bilang Puskesmas juga ada yang membuka kelas senam hamil gini, TAPI karena aku dari kecil emang gak terpapar oleh Puskesmas (pegawai Dinkes murtad 😛 ) jadi ya males aja kan harus ke Puskesmas. Disuruh buat periksa kehamilan di Puskesmas aja aku ogah (maafkan aku ya temen-temen seperjuangan aku menurunkan capaian program kalian 😆 ) apalagi harus ikut senamnya kan yak, hihihi. Jadi dari info sana sini yang aku dapet senam hamil di Pontianak satu-satunya (selain di Puskesmas) adanya di RS Anugrah Bunda Khatulistiwa. Jadwalnya setiap hari sabtu jam 10 pagi.

Terus hasilnya apa niee?

Ternyata senam hamil itu menyenangkan kakaaaakkk! Menyenangkan karena kita banyak bertemu dengan sesama ibu hamil dan berbagi cerita. Aku yang selalu takut kok aku gak gemuk yak selama hamil – walaupun udah naek 7 kilo dan menurut aplikasi seh sesuai standar aku di minggu ke 27 ini – jadi lebih tenang ngelihat orang yang usia kehamilannya diatas aku tapi perutnya hampir samaan 😛

Seragam Senam Hamil
Seragam Senam Hamil
Ruangan Senam Hamil di RS Anugrah Bunda Khatulistiwa Pontianak
Ruangan Senam Hamil di RS Anugrah Bunda  Khatulistiwa Pontianak

Menyenangkan juga karena ternyata yang namanya senam atau olahraga itu gak butuh banyak tenaga cuma modal hembuskan nafas doang karena bagi orang yang males olahraga kayak aku ini pasti senam itu sesuatu yang membosankan.

Menyenangkan karena banyak ilmu yang didapat. Karena disini aku gak hanya senam juga tapi ada terapi hipnobirthing dan ada kelas parentingnya. Jadi komplit banget. Harganya juga gak terlalu mahal, satu kali pertemuan cuma Rp. 25.000 aja.

Ya, mudah-mudahan aja karena udah ikut kelas hamil ini proses kehamilan dan persalinan aku ntar bisa lancar yak manteman *amiiiinnnnn* 🙂

Hut Kota Pontianak

Nah, tepat pada tanggal 23 Oktober kemaren Kota Pontianak merayakan hari jadinya ke 242. Untuk merayakannya, super big bos aku membuat peraturan untuk semua kantor baik pemerintahan maupun swasta untuk mengenakan baju khas Pontianak yaitu Telok Belanga untuk cowok dan baju kurong untuk ceweknya. Serta biar makin meriah lagi setiap kantor pemerintahan untuk menyediakan makan-makan bagi karyawannya. Yeaaahh!! 😀

Karena aku gak bisa pake baju kurong (yang gak muat dengan perut ini 😛 ) jadinya aku pake baju laen sendiri. Ya gak papa lah yak, asal masih mirip mirip juga 😆

***

Segitu dulu deh updatean terbaru aku. Sebenarnya jumat kemaren udah mau kedokter lagi untuk cek kandungan bulan ke-6. Tapi dokternya full aja dong >.< jadilah hari senin baru akan periksa lagi. Muda-mudahan debaynya baik baik aja dan tumbuh sesuai dengan usia kehamilannya aja yak *amiiinnnn* lagi :mrgreen:

Bye.

Lima Bulan


Haaaaiiiii… Haallooooo… Apa kabar semuanyaa?? Pada baek dan sehat semuanyakan? *aamiin* :mrgreen:

Kali ini mau cerita soal apa niee?

Ya tentang kehamilan dong 😛 Mudah-mudahan yang datang ke blog aku ini gak pada bosen blesbles baca tulisan tentang hamil lagi hamil lagi 😛 Ya mau gimana lagi dong yak, namanya juga hamil pertama itu gak bisa diulang bang boss (ya iyalah niee 😆 ) Makanya harus banyak-banyak menulis biar ntar bisa dibaca-baca lagi pas hamil anak kedua, tiga, empat , lima dan seterusnya.

Sekarang, kehamilannya udah masuk ke bulan 5. Rasanya? Masih biasa aja *dilemparbata* Ya, emang sekarang belum terasa apa-apa yak selain perut membuncit (sedikit) dan sidebay yang udah bisa menendang dengan semangatnya. Tapi, kadang kala ada perasaan ketakutan yang timbul gitu loh. Ini beneran aku akan bisa mengurus anak dengan baik? Kalau udah ada timbul perasaan itu langsung mengalihkan perhatian deh aku. Jangan sampai berlanjut yang ujung-ujungnya malah takutnya berefek pada kesehatan debay dikandungan aku kan *amit-amit*

Pertanyaan yang sering ditanyakan ke aku selama hamil ini adalah: sehatniee?

Sayangnya minggu kemaren setelah mempertahankan kesehatan selama 4 bulan lebih aku jatuh juga. Dimulai dari pulang kerja yang badannya udah gak enak, paginya eh malah tambah parah dan menggigil kedinginan. Si Ibu panik dong lihat akunya demam gitu, mau dikasih obat sembarangan juga gak beranikan lagi hamil. Mau kedokter spesialis gak mungkin bisa asal dateng tanpa antrian sehari sebelumnya. Langsung galau deh.

Untungnya (masih untung ya bok, Alhamdulillah :mrgreen: ) punya banyak temen kesehatan, dokter, bidan, apoteker dan segala macamnya yang bisa ditanya. Intinya kalau demam seperti itu perbanyak minum air putih anget. Fungsinya untuk menetralkan suhutubuh dari dalam. Karena kalau kita banyak minumkan akan banyak juga cairan yang akan keluar dari tubuh, nah cairan yang keluar itu bisa mengurangi suhu tubuh yang panas. Kalau bisa ditambah dengan minum madu secukupnya dan tentunya istirahat yang banyak.

Mengikuti saran temen-temen ternyata manjur loh manteman. Siangnya udah gak menggigil lagi dan suhu tubuh udah lumayan berkurang. Emang dasar manusia itu kebutuhan utamanya air yak. Apalagi buat ibu hamil air putih itu penting banget. Yang aku rasanya semenjak habis lebaran gitu, berarti memasuki usia kehamilan 4 bulan tingkat kebutuhan air itu lebih tinggi loh. Lebih cepat haus dari pada sebelumnya gitu deh. Dan dari artikel yang aku baca disini katanya kalau seorang ibu hamil dehidrasi itu dapat menyebabkan kelahiran premature loh. Jangan sampe bangetkan yak >.< Kalau dari kalkulator dehidrasi yang aku coba di sini ternyata aku masih kurang loh minumnya. Aku baru minum 2,2 liter perhari. Seharusnya aku minum itu 3 Liter setiapharinya *negukgalon*

Bagi ibu hamil, apalagi anak pertama seperti aku ini emang informasi tentang kehamilan itu penting banget deh. Artikel yang sering aku cari di google adalah pertanyaan tentang kehamilan seperti berat bayi, atau blog-blog yang ada daftar nama bayi, forum forum ibu hamil, dan masih banyak lagi.

Eh ternyata gak perlu cari kebanyak website loh. Beberapa bulan yang lalu Aqua ternyata udah membuat landing page Pragnant and Lactamil yang dikasih nama KasihIbu. Dan isinya udah lengkap aja bo, mulai dari artikel terkini tentang kehamilan, forum dan komunitas ibu hamil dan melahirkan, kalkulator kehamilan-dehidrasi, daftar nama bayi bahkan bisamelakukan konsultasi keahlidan live chat langsung gitu! Websitenya keren, cantik dan ringan sehingga buat betah banget berlama-lama berjelajahnya 😀

Aqua P&LJadi kalau udah dapet daftar nama bayi udah gak galau lagi niee soal nama?

Ya MASIH GALAU DONG! Habisnya makin banyak yang dilihat, makin banyak yang bagus makin bingunglah calon makmak ini untuk menentukan nama yang akan digunakan. Kalau bisa nama-nama bagusnya itu langsung dipake aja semua biar puas 😆

Menjaga Diri, Menjaga Masa Depan Bangsa..


Haaiiii Halooo.. Apakabar semua? Pernah dengar MDGs? Rasanya udah gak asing lagi deh yak. MDGs adalah singktan dari Millennium Development Goals. Aku pertama kali denger pada tahun 2008 saat di TV sering mengiklankan ini. Pada awalnya aku gak terlalu ngeh dan perduli tentang kesepakatan bersama antar dunia ini. Tapi, semenjak masuk dan kecemplung kedunia kesehatan, akupun mulai perduli.

MDGs sendiri mempunyai 8 Goals yaitu:

  1. Memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrem
  2. Mewujudkan pendidikan dasar untuk semua
  3. Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan
  4. Menurunkan angka kematian anak
  5. Meningkatkan kesehatan ibu
  6. Memerangi HIV dan AIDS, Malaria dan penyakit lainnya
  7. Memastikan kelestarian lingkungan
  8. Promoted Global Partnership for Development
kalyanamitra.or.id

Bidang kesehatan sendiri mengurusi 5 Goals yaitu Goals kesatu, keempat, kelima, keenam, dan ketujuh. Dua yang menjadi perhatian khusus pada saat ini adalah poin ke empat dan kelima. Mengapa? Karena setelah hampir 5 tahun dan tinggal 3 tahun tersisa untuk mencapai target (Target MDGs tahun 2015 untuk tercapai semua goals) kedua goals tersebut belum dan masih sangat jauh dari target yang diinginkan.

Sebagai perempuan, merasa miris segaligus ngeri setiap kali menerima laporan tentang kematian ibu dan kematian bayi yang kok setiap bulan selalu saja ada. Kebanyakan penyebab kematian ibu yang aku tahu adalah hypertensi sedangkan kematian bayi kebanyakan disebabkan oleh berat badan bayi yang lahir dibawah standar. Belum lagi tanpa kita sadari ternyata banyak loh ibu-ibu yang keguguran (coba cek tetangga, teman dan saudara, hampir semua dari orang yang kita kenal ada yang pernah keguguran! >.< ).

Akar keberhasilan bidang kesehatan adalah gizi yang baik.

Pernah sekali aku mendengar ada seorang saudara teman sekantor mengalami beberapa lagi keguguran. Setelah dicek di dokter spesialis kandungan ternyata dia terkena virus yang disebabkan oleh seringnya mengkonsumsi mie instan! (Daaann semenjak itu aku hampir gak pernah makan mie instan lagi dong.. ). Maka akupun berfikir, kalau banyak kematian bayi pasti disebabkan dari ibunya. Ibunya sendiri pasti disebabkan oleh kondisi tubuhnya sebelum dan selama kehamilan dong yak! Sssooo,, jika ingin bayi lahir sehat, ibu hamil juga harus sehat, jika ingin ibu hamil sehat, maka calon-calon ibu harus sehat, jika ingin calon ibu sehat, berarti perempuan-perempuan harus sehat. So, bagi para perempuan, yuks menjaga kesehatan. Kalau kita sehat, maka masa depan bangsa Indonesia juga akan sehat kan yak :mrgreen:

Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk bisa menjadi calon ibu yang sehat? Kalau aku seh melakukan beberapa hal kecil, yang menjadi kebiasaan, tapi kadang dilupakan oleh kebanyakan orang:

1. Diet Makan Mie Instan

Iyaaa,, mie instan emang enak bener yak. Tapi kalau ternyata makanan itu menyebabkan adanya virus yang membenci janin di dalam perut kita dan selalu ingin menggugurkannya gak mau dong. Lagian mie instan itukan dicernanya susah banget. Sampai 3 hari didalam perut mie instan itu bentuknya tetep sama loh. Sssooo,, mari kita diet makan mie instan! (yak, walaupun sebulan sekali aku masih makan juga seh 😛 )

2. Kebersihan Mencebok

Ini sering dilupakan, apalagi dengan era modernisasi toilet yang bentuknya aneh-aneh seperti sekarang ini. Aneh disini menurut aku adalah toilet yang tidak menyediakan air dan toilet yang airnya berada di belakang dudukan. Karena, menurut kesehatan, membersihkan organ intim itu harus bener loh, karena berpengaruh dengan organ reproduksi kita. Gak boleh asal hanya dengan tissue. Atau kesahalan cebok yang airnya dari belakang. Kalau cebok dari belakang itu pastinya ailiran air dari belakang tubuh sehingga kotoran yang dari belakang akan secara tak segaja masuk kedalam organ itim, ini yang salah! Aku juga heran kenapa toilet ada yang dibuat demikian, apa susahnya menyediakan selang air disamping kan yak? Jadi kalau aku di mall lebih memilih toilet jongkok deh daripada toilet duduk yang airnya dari belakang.

3. Mandi

“Anak gadis gak boleh jarang mandi, ntar gak laku,” kata nenek aku dulu. Ya ampun, apa hubungannya juga gak laku dengan jarang mandi :P. Tapi ternyata perempuan memang harus dan wajib mandi loh. Terutama mengganti secara berkala pakaian dalam (apalagi jika sedang datang bulan). Karena pakaian dalam yang lembab menyebabkan tumbuhnya bakteri yang nantinya akan berhubungan dengan organ reproduksi juga. Makaaa,, yukss kita mandi 😉

***

Nah, persiapan pra menikah sudah. Tinggal persiapan jika sudah menjadi calon ibu a.k.a ibu hamil sekarang. Ternyata, menurut data (dari kantor aku tentu saja 😛 ) masih banyak loh ibu-ibu hamil yang tidak memeriksakan kehamilannya. Miris banget yak 😦 Alasan mereka seh biasanya sudah diperiksa masa tukang urut (dukun beranak), dan alasan lainnya adalah karena gak punya biaya >.<

Kalau masalah pertama yaitu dukun beranak emang susah seh. Kebanyakan masyarakat kita lebih suka dan lebih percaya dukun yang sudah tua daripada bidan-bidan yang umurnya saja gak setara dengan cucunya si dukun. Kalau masalah kedua, pemerintah dari tahun 2011 sudah memberikan solusinya yaitu program Jampersal (Jaminan Persalinan).

Jampersal adalah program pemerintah yang mengratiskan biaya pemeriksaan ibu hami (4 kali – 1 kali pertrimesternya) dan gratis biaya persalinan normal hingga sampai tahap operasi! Kalau pemeriksaan tinggal ke puskesmas terdekat aja atau bidan praktek swasta yang sudah bekerja sama dengan pemerintah. Kalau operasi yang pasti di seluruh rumah sakit pemerintah gratis juga beberapa rumah sakit swasta yang bekerja sama.

Sudah gratis, mau dong periksa kehamilan di tempat kesehatan? 😉 (sekalian promosi program kantor booo 😛 ). Beberapa tips dari aku untuk para ibu hamil untuk menjaga kandungannya antara lain:

1. Periksa Kehamilan

Ini MUSTI.KUDU.WAJIB. Ya, ampun jaman sekarang masih juga ada yang gak periksa kehamilan? CUPU banget dah. Sudah mudah, gratis pula!

Pemeriksaan kehamilan sendiri paling sedikit dilakukan 4 kali dalam masa kehamilan yaitu 1 kali pada 3 bulan pertama, 1 kali 3 bulan kedua dan 2 kali pada 3 bulan ketiga. Kalau mau lebih seh lebih baik selama mampu dan mau :mrgreen:

2. Menjaga asupan makanan

Iyaaa,, udah hamil gak boleh makan seenaknya lagi dong. Tahan sampai 9 bulan aja kok. Demi anak, demi masa depan indonesia #tsaa.. Selain gak boleh makan seenaknya, ibu hamil juga memerlukan nutrisi yang lebih banyak dari yang lainnya. Memperbanyak makan buah-buahan dan sayuran untuk mendapatkan vitamin alami sudah barang wajib yang harus dipenuhi. Apalagi pada dasarnya ibu hamil seharusnya mengkonsumsi 40 table Fe selama masa kehamilan kan.

Mengkonsumsi susu khusus ibu hamil juga penting untuk menambah nutrisi di dalam tubuh ibu dan anak. Selain itu, dengan menjaga asupan gizi dan makanan saat melahirkan juga akan berpengaruh kepada banyaknya ASI yang dihasilkan tubuh 😀

3. Olahraga

Olahraga ini selain untuk kesehatan ibu dan bayi di dalam perutnya, juga berfungsi untuk memperlancar pada proses persalinan nantinya 🙂

4. Jangan Kelelahan

Banyak ibu hamil yang masih aktif walaupun sedang hamil, tapi banyak juga loh ibu-ibu yang kandungannya tidak terlalu kuat. Makanya, 3 bulan pertama kehamilan harus dijaga bener. Jangan pernah sekali-kali merasa kuat sehingga melakukan sesuatu yang membuat kelelahan. Karena dari yang aku denger keguguran banyak terjadi ditrimester pertama kehamilan ini. Toh, mencegah lebih baik daripada mengobati kan yak 😀

***

Tahap akhir adalah saat melahirkan. Dari usaha keras kita menjaga kesehatan prahamil dan semasa hamil, pada akhirnya insyaAllah kita akan melahirkan dengan selamat kan yak. Setelah melahirkan jangan lupa melakukan IMD (Inisiasi menyusui dini) dan ASIX selama 6 bulan dong. Kalau semua sudah dilaksanakan akan ada satu anak indonesia yang terlahir sehat, bugar, pintar yang menjadi masa depan bangga 30 tahun yang akan datang.

Sooooo,,, yang perempuan yuks mari jaga kesehatan kita. Yang laki-laki ayoo dukung adik, kakak, pacar dan istrinya. Jangan ada lagi perempuan dibawah umur yang melahirkan, jangan ada lagi ibu hamil yang kekurangan gizi, jangan ada lagi ibu hamil yang tidak pernah memeriksa kehamilannya. Mejaga diri, menjaga kesehatan, menjaga masa depan Indonesia kan yak 😀

Artikel ini diikutsertakan pada Blog Writing Competitions NUTRISI UNTUK BANGSA.