Curhatan Blogger “Tua”


Karena saya ngeblog itu tidak punya niche, bahkan model lifestyle blogger sekalipun – NIEE

disclaimer : postingan ini hanya pendapat pribadi yak, jadi jangan dipusingin, apalagi dibaperin :P
sumber : MakeUsOf

Suatu ketika, si Niee rada mati gaya dengan list blog walking yang dipunyainya sekarang. Aku itu masih berkutat dengan list lama yang aku subcribe di email. Sampai hari ini, blog yang aku selalu buka itu adalah blognya Mas Arman, Zilko, Mbak Bebe, Teh Erry, Mbak Nonik, Om NH, Bunda Monda, Ais, Mama Hilsya, Hani, Mbak Nella dan temen-temen blogger lainnya yang rata-rata udah berteman dan saling BW di blog lebih dari 5 tahun tapi intensitas ngeblognya udah berkurang jauh (termasuk aku sendiri) kecuali si Zilko πŸ˜›

Aku inget dulu pertama kali nulis di blog sekarang tahun 2009 itu gak ada pengunjungnya sama sekali. Kemudian, ada seorang temen SMA yang posting Indonesia Matters di Tumblr, yang memperlihatkan urutan ranking blog-blog di Indonesia. Ranking pertama itu blognya Diana Rikasari yang mau lo kunjungi ribuan kali juga gak akan dia kunjungan balik :P, dan ranking kedua adalah Blognya Om NH. Jadilah aku berkunjung ke blognya dan mulai kapan gitu berani berkomentar dan mendapatkan kunjungan balasan. Wuiihh, senengnya kebangetan πŸ˜› Dapat blognya Mas Arman juga dari Indonesia Matters itu dan kok ya orangnya ramah bener, komennya ratusan masih mau ngebalas BW ke blog aku yang komennya 1-2 aja :mrgreen: Dan berlanjutlah ke blog-blog lainnya yang aku dapat dari link komentar di blog-blog yang aku kunjungi.

Zaman dulu rasanya masih susah nyari komunitas blogger yang terbuka. Maksudnya komunitas ada, tapi cuma untuk kalangan terbatas aja, jadilah aku gak ikut komunitas apapun. Walaupun gak ikut komunitas tapi ngeblog dan blog walking itu menyenangkan banget menurut aku. Tidak ada blog yang berniche kecuali lo udah jadi seleb blogger sebangsa Diana Rikasari. Temen-temen blogger itu udah kayak jadi akrab banget, karena dengan membaca blognya kita jadi tahu keluarganya, kita jadi tahu kebiasaannya, kita jadi tahu perkembangannya. Semacam blognya mas Arman itu aku ngikutinnya dari Mas Arman cuma punya Andrew, terus Mbak Ester hamil Emma dan sekarang Emma udah SD aja. Atau blognya Zilko dari dia baru datang ke Belanda dan kuliah di TU Delft sampe dia bekerja di industri sekarang. Dan Mbak bebe yang dari dia belum punya anak, sampai kita hamilnya berbarengan dan dia duluan punya anak kedua πŸ˜€ Atau bahkan Mbak Nella yang aku tahu dia mendapatkan jodohnya yang sekarang itu dari online dating ya karena cerita di blog.

Proses ngeposting dan membaca blog orang lain itu mengalir dengan sendirinya. Aku ngeblog karena nyaman dan aku blog walking itu juga karena nyaman. Karena rindu membaca perkembangan temen-temen blogger yang aku punyai. Aku senang membaca “perkembangan hidup” temen-temen blogger bertahun-tahun lamanya. Sampai sekarang, aku tidak pernah bosan membaca blog-blog yang aku sebutkan di atas walaupun karena kesibukan aku sekarang kadang aku tidak membuat komentar disetiap postingannya.

Jika dibandingkan, dulu list blogwalking aku jumlahnya bisa puluhan. Entah karena apa banyak diantaranya sudah tidak ngeblog lagi. Dan ada yang masih bertahan ngeblog karena beberapa lama tidak saling berkomentar jadi putus hubungan dan aku sendiri lupa url blog mereka. Duh! >.< Karena ingin memperbanyak teman lagi mulailah beberapa bulan belakangan ini aku ikut komunitas sana sini. Mencari blog-blog yang bisa kujadikan “teman” seperti blog-blog sebelumnya. Walaupun gak satu komunitas, walaupun gak bakalan pernah ketemu, dan walaupun gak ada target apa-apapun untuk saling blogwalking atau membubuhkan komentar.

TAPI KOK AKU GAK KETEMU YAK!

Dihampir setiap komunitas yang aku masuki, banyak dari blognya adalah blog semi profesional yang bicara soal SEO, DA/PA, HTML dan banyak istilah bloging lainnya yang sebenarnya aku tahu apa itu (secara lulusan IT gini loh :P) tapi aku gak mau tahu tentang urusan seperti itu untuk blog aku. Yang isinya ngasih tips bermacam-macam dengan seribu tema tapi berasa satu = HAMPA.

Iya, kok ya aku hampa banget ya baca blog semuanya. Walaupun temanya bermacam-macam dengan tulisan yang rapi wah dan berkesan, tapi aku tetap berasa hampa. Pencarian aku untuk mencari “teman blog” sampai sekarang rasanya gagal. Gak ada lagi Susah sekarang blogger yang dengan suka hati membagikan ceritanya tanpa memerdulikan kunjungan atau traffic blog. Hampir semua ingin menjadikan dirinya blogger profesional. Walaupun gak menutup mata kalau profesi blog sekarang memang sangat menggiurkan. Penghasilannya bahkan mengalahkan orang yang kerja di kantoran. Tapi bahkan ada satu kali aku menemukan blog yang ngeblognya baru mulai April 2017 tapi udah ngomong monetize blog! Ketika itu aku berasa blogger tua. Blogger yang gak mau ikut perkembangan zaman. Blogger yang kalau blog dan postingannya dilihat sama blogger zaman now mungkin langsung kebingungan, ini blog apaa seh, kok jelek banget isinya πŸ˜›

Kadang, aku jadi rindu dengan temen-temen blog aku jaman dulu. Apa kabar ya si Pitsu? Udah punya anak berapa dia? Masih ngeblog gak ya? Atau si Titi yang tadi pagi aku buka blognya udah lumutan postingan terakhir di tahun 2014 >.< Mbak Thia si dokter gigi juga apa kabarnya ya? Mbak reni di Jawa timur juga! Deva mana deva! Atau sama divia yang kayaknya sibuk ngasuh anak, atau dhenok yang ketemu cuma di FB dan Instagram.

Hallo semua, gak kangen ngeblog lagi? Ngerusuh lagi di komentar? Aku kok kangen >.<

Advertisements

Perjalanan Dinas dengan Balita


Jadi ceritanya akhir Januari yang sibuk kemaren aku mendapat sebuah undangan dari Kemkes untuk hadir pada pertemuan desk keuangan di Bekasi. Sebenarnya seh undangan seperti itu udah sering yak, dan seringnya juga walaupun itu adalah tugas dan kerjaan aku, tapi akunya gak pernah mau pergi dari mulai bulan Juli tahun 2013 hingga pertemuan terakhir bulan Juli 2015 karena beralasan dari hamil sampelah masih menyusui.

Akhir bulan januari kemaren si K berulangtahun yang kedua. Walaupun belum ada rencana dalam waktu deket mau nyapih neh anak, tapi sepengetahuan orang kalau menyusuikan cuma kewajiban dua tahun yak, kalau lebih dari itu ya pandai-pandai emaknya aja. Jadi kalau beralasan lagi masih nyusuin anak untuk gak ikut ke pertemuan ke Bekasi kayaknya kok gak enak ya dengan orang kantor. Ditambah lagi yang biasanya bantuin aku untuk pergi-pergi itu lagi cuti pula pas tanggal undangannya, galau deh saya!

Mau nolak udah gak enak, mau pergi gak tega ninggalin si K karena emang neh anak dua tahun dalam hidupnya gak pernah mau bobo malam sama orang laen selain emaknya, bahkan bapaknya gak pernah loh! Emang akunya seh yang salah mempolanya seperti itu karena kan aku udah ninggalin dia seharian kerja ya, ya rasanya gak tega aja kalau pulang kerja anaknya masih sama orang laen. Solusinya? Ya tetep ke Bekasi dengan bawa si Balita!

Apakah itu jadi solusi yang benar dan tepat? Jawabannya TIDAK saudara-saudara! Yang ada selama 6 hari (eh 4 hari ding di Bekasinya) aku stress tingkat tinggi. Si cuek IRNI yang biasanya santai menghadapi apapun hancur berkeping-keping pas pertemuan itu. NYERAH! PENGEN BALIK DIHARI KEDUA! Tapi kerjaan belom selesai begimana dong *mewek*

Fotonya gak nyambung. Lagi males foto foto di bekasi :P
Fotonya gak nyambung. Lagi males foto foto di bekasi πŸ˜›

Hari #1. Pontianak – Bandara Soeta – Bekasi (registrasi)

Sebagai anak perencanaan (aku kerjanya di bidang ini di kantor πŸ˜› ) tentu perencanaan aku udah lumayan mateng dong mau pergi perjalanan dinas kali ini. Apalagi aku sekarang kan bawa si K.

Pertama yang jadi perhatian adalah jadwal terbangnya. Karena si K ini jadwal tidur siangnya antara jam 10-11 gitu, jadi milih terbangnya jam 10an. Mikirnya akan ditidurkan selama 1 jam penerbangan dari Pontianak ke Jakarta aku bisa duduk dengan tenang. Dan rencana ini sangat berhasil loh, apalagi aku terbang cuma berdua doang kan gak ada yang nemenin, jadi si K tidur selama penerbangan sangatlah membantu.

Kedua, sebenarnya aku punya temen dari kabupaten laen yang diajakin ke Bekasi bareng, tapi sengaja aku pesenin dia tiket pesawat yang jam 12an. Kenapa? Karena akukan sampe di bandara jam 12an tuh, nah rencananya aku mau ngasih makan si K dulu karena kan ke Bekasi lumayan lah ya sejaman gitu, kasian kalau harus makan klo nunggu di bekasi dan kasian kalau temen aku harus nungguin aku ngasih makan si K, jadilah jadwalnya pas, pas aku selesai ngasih si K makan, pas pula temennya datang. Aku pasti milih ke bekasinya pake taxi biar gak ribet.

Sampe di Bekasi dan pas ngurus administrasi buat dapetin kamar si K mulai betingkah, kelihatan banget dia gak betah di ruangan administrasi itu, padahal udah dikasih maenan, udah dikasih kue, udah dikasih minum dingin, tetep aja gak betah. Ujung-ujungnya digendong kemana-mana sampailah dapat kamar.

Temen kamarnya sendiri aku udah nentuin, temen dari Kabupaten sesama Kalbar juga yang dua malam gak datang-datang, jadilah aku nyaman tidur berdua K aja di kamar :mrgreen:

Malemnya ada pembukaan panitia, aku skip kegiatannya gak ikut karena jam setengah 7 aja si K udah bobo.

Hari #2. BEKASI (DESK KEUANGAN)

Β Kesengsaraan di mulai! hiks!

Pagi-paginya aku masih santai aja seh, di kamar berdua aja dengan si K masak nasi terus ngasih makan dia dengan lauk seadanya. Makannya di kamar, soalnya kalau harus ke cafetarianya kok ribet ya bawa si K. Anaknya makannya lancar seh alhamdulillah. Setelah selesai, kemas-kemas kerjaan dikit mulailah si Niee dengan membawa bahan seabrek, bawa laptop, gendong si K ke ruang pertemuannya. Kira-kira datengnya jam 8, tapi panitianya satupun gak ada dong! Maen-maenlah si K di ruangan itu, masih ok seh. Nunggu-nunggu lama kok ya gak mulai-mulai acaranya, jadi bawa si K maen ke Dino Club aja yang ada di Harris.

Sampe jam 9an balik lagi ke ruangan Desk dan udah rame aja dong ternyata! Desk Propinsi Kalbar udah banyak yang antri juga. Untung udah kenal semua, temen-temen waktu tahun 2011-2013 juga jadi pada ngasih aku kesempatan duluan. Makasih ya semuanyaaa *peluksatusatu* Tapi ya tetep aja, si K lihat keramaian gitu yang awalnya mau ditinggal sambil dikasih ipad lama-lama bosen dan kemudian histeris dong! Seruangan desk ngelihat aku! Malu? Gak! Sama sekali gak malu mah akunya bawa anak, tapi konsentrasi aku jadi buyar semua. Desk belum ada hasil sama sekali. Si K udah ngamuk-ngamuk, dibujuk, diajak jalan sama temen kabupaten laen selama aku desk gak mau! Aku stress! Aku nyesel senyesel nyeselnya ikut pertemuan ini *mewek*

Karena udah gak bisa dikendalikan lagi si K nya, akhirnya aku nyerah. Aku tinggalin bahan dan laptop aku ke panitia dan aku bawa si K ke kamar. Di kamar dia langsung tenang aja dong! Dan karena udah jamnya dia bobo ya aku boboin. Akunya? bingung kenapa bisa terdampar di Bekasi ini >.<

Si K bangun langsung di bawa ke Sumarecon nyari makan yang bisa di makan K. Tapi rasanya susah ya nyari makan untuk anak dua tahun di mall, rasanya gak ada yang pas aja gitu. Selesai makan balik lagi ke ruangan desk, dapet hasil desk yang kurang memuaskan, harus mengutak atik aplikasi lagi yang aplikasinya aku gak punya! Solusinya tinggalin laptop lagi sama temen kabupaten. Si K udah nangis kejer dari depan pintu desk. Kayaknya dia trauma lihat orang yang segitu banyaknya dengan suara bising bergema. Ajakin si K maen ke Dino lagi.

Balik dari Dino mau ambil laptop alhamdulillah aplikasinya udah kepasang, tapi si K nangis kejer lagi di ruangan desk. Balik ke kamar aja sambil ngutak atik aplikasi. Si K disuruh nonton TV aja, tapi alhamdulillah anaknya anteng kalau di kamar. Sampai sore mandek! Gak ketemu apa yang salah. Ditelpon terus sama panitia supaya ke ruangan desk aja dengan nada yang gak enakin hati. Gimana mau ke ruangan desk buuuu.. ini anaknya nangis kejer terus kalau dibawa kesana! *mewek lagi*

Beres-beres sore, ngasih makan si K balik lagi ke ruangan desk. kali ini gak ketemu sama panitia, cuma ketemu sama temen-temen sepropinsi. Tanya-tanya belum ada yang selesai, katanya panitianya kalut Kalbar belum ada desk satu orangpun *lemes* (Si K mukanya cemberut sepanjang emaknya curhat)

Balik ke kamar, kemas-kemas. Telpon papanya K dalam keadaan mewek “Abaaanggg, pengen pulaaanggg. Gak mau desk lagi bawa si K. Kasian anaknya nangis kejer terus kalau dibawa keruangan desk. Hiks! 😦 “

Mendengar istrinya yang gak pernah stress tingkat tinggi gini (biasanya aku cuek dalam menanggapi sesuatu) si suami langsung panik. Nyari tiket ke Jakarta hari itu juga gak dapet. Akhirnya dapet tiket jam 6 pagi besoknya. si Abang bilang insyaAllah jam 9 sampe ke Bekasi. Si Niee nya lega-lega nggak enak hati. Soalnya suaminya lagi sibuk-sibuknya kerjaan di kantor *maapkeun* 😦

Hari #3. BEKASI (DESK LAGI)

Paginya udah males sendiri mau ngedesk. Pokoknya nungguin papanya aja baru berani ninggalin si K. Lagian gak efektif juga. Untungnya jam 9 lewat si abang dateng. Huwaaaa.. berasa lega banget. Langsung deh si K diserahterimakan sama papanya dan akunya bisa ngedesk dengan tenang. Huft!

Ngedesknya disambil bobokan dan kasih makan si K seh. Tapi sampe sore juga udah selesai. Tahu gitu si abang disuruh dateng hari selasa aja kan yak biar hari rabunya bisa balik lagi ke Pontianak. Tapi ya gitu udah nanggung.

Malamnya tanya-tanya sama panitianya siapa tahu bisa pulang. Eh malah kena omelin katanya belum ada duitnya πŸ˜›

Malamnya si kakak temen sekamar dateng, jadilah aku, K dan abang ngungsi deh ke apartemen di Bekasi deket hotel.

Hari #4. BEKASI (PULANG.. PULANG!!!)

Hari ini bener bener isinya cuma dari panitia ke panitia sambil bawa surat sakti bukti udah selesai ngedesk sama bawa muka lemes. Sebenarnya seh beneran lemes karena tiket pulang ke Pontianak udah gak ada lagi buat hari ini (kamis). Adanya buat hari sabtu. Tapi udah malessss banget di hotel lama lama. suasananya udah gak mendukung banget.

Pagi-pagi buta udah ke kepala sub bagian yang bertanggungjawab masalah administrasi. Pas ngomong udah takut duluan disemprot kayak kemaren malam, eh moodnya lagi baek kayaknya. Dirusuh cari tiket pengganti dulu. Tapi tetep aja gak dapet tiketnya, soalnya tiket pesawat di waktu imlek ke Pontianak itu bagaikan jarum dalam jerami deh, susah! dan MAHAL! Adanya hari sabtu sore seharga 1,7 juta di ambil aja deh, pokoknya pulang cepat.

Dengan muka memelas akhirnya kamis siang menjelang sore dikasih ijin pulang sama panitia. Udah jam 4 sore, tapi akunya langsung berkemas dan cau ke Jakarta pake kereta.

Bye-bye Bekasi. Mudah-mudahan kalau ke sana lagi dengan kegembiraan yak. Gak menimbulkan trauma mendalam seperti ini. 😦

***

Semenjak kejadian susahnya bawa si K keacara pertemuan kali itu, beberapa kali aku mendapat undangan ke luar Pontianak masih angkat tangan deh. Masih mohon-mohon sama bos supaya gak aku yang diberangkatkan. Masih belum siap deh. Dan karena hal ini juga sering membuat aku berfikir emang perempuan yang punya anak balita itu sebenarnya gak boleh bekerja deh. Mungkin bisa jadi guru, yang pulangnya rada awalan dan gak pernah pergi kemanapun (kayak ibu aku) tapi gak kerja kantoran yang mobilitasnya tinggi kayak di kantor aku ini.

Ya, mudah-mudah2an aja ada jalan terbaik deh. Mungkin aku pengennya kerja di kelurahan buat ngetik surat pengantar buat KTP dan KK aja >.<

Curhat dan Banner


Lah apa hubungannya? Gak ada juga seh. Cuma mau cerita aja..

Soal kerjaan.

Gak tahu yak apa kerjaan pada kompak atau orangnya pada rese bulan maret ini kerjaanku banyaaaaaaaaaaaakkkkk banget. Sampe bisa dibilang stress ringan deh eyke.

Masalahnya akukan mau cuti mulai minggu depan. Dan dirumah juga masih banyak kerjaan yang harus diselesaikan. Jadi kalau dikasih kerjaan baru aku rada bete gitu deh. Ditambah lagi minggu lalu aku ke jakarta (yeaaahh.. Aku ke jakarta sampai gak ngabarin siapa siapa coba -_-“) dan laptop aku rusaaakkk!!!! *menangis biru*

Bukan masalah kerjaannya yak. Peduli amat sama kerjaan di laptop pribadi (kan ada di komputer kantor juga) . Masalahnya adalah aku jadi gak bisa browsing cantik dirumah. Dan takutnya adalah foto foto aku yg belom sempat dibackup di photobucket hilang gitu *komatkamitbacadoa*

Ya, mudah-mudahan aja kerjaan bisa terurai satu per satu dan aku bisa cuti dengan tenang. Dan wahai para boa dikantor, selama aku cuti gak mau diganggu yak! *matiinHP* πŸ˜›

Soal Banner

Sesibuk sibuknya dikantor soal nikah harus tetep fokus dong yak. Karena menurut aku seh kerjaan itu prioritas kedua setelah masalah pribadi. Ya kalau sebuah kerjaan gak memprioritaskan masalah pribadi (keluarga) karyawannya gak banget gitu lah.

Jadi setelah sekian lama foto giveaway aku yang kemaren terkumpul hari ini bannernya jadi juga. *Banzai* ini dia penampakannya.

image

image

Gimana gimana ada komentar? πŸ˜€

nb: rasanya dalam waktu yang rada panjang akan gak sempat membalas komentar dan berkunjung ke blog temen temen. Walaupun kadang masih curi curi sekali bewe bewe cantik. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa ada waktu luang untuk cerita cerita lengkapnya yak πŸ™‚

Dear My 17 Years Old


Haaaiii dek.. Kamu mungkin gak kenal sama aku, tapi aku kenal banget dengan kamu.. Kalau boleh aku perkenalkan, aku adalah kamu 6 tahun yang akan datang. Gak percaya? Kamu boleh tanya apapun tentang masa depan kamu, pasti aku tahu πŸ˜‰

Kamu sekarang sedang apa dek?

Kalau aku gak salah inget, sekarang mungkin kamu sedang sibuk mengikuti les STAN kan? Saran aku seh sebaiknya kamu gak perlu terlalu fokus dengan les itu. Buang-buang waktumu saja. Kamu sebenarnya gak mau masuk STAN kan? Coba aja tanya hati kamu yang paling dalam. Kamu cuma ingin mengikuti obsesimu untuk kuliah di Jawa. Mungkin kamu terlalu menggebu karena gak pernah merasakan bagaimana Kota Jakarta itu. Tapi kau tidak akan menyangka, kalau 2 tahun nanti, pada tahun 2008 kamu akan pergi dari Jogja, Surabaya hingga Bandung. Kamu akan merayakan ulangtahun tak terlupakan di atas kereta yang membawamu ke permulaan petualangan πŸ™‚

Sebenarnya, kesalahanmu saat itu adalah tidak ada keyakinan kamu ingin menjadi apa. Kepandaian kamu tertutupi oleh obsesi kamu berpetualangan, bukan ilmunya. Itu yang salah. Aku berpesan kepada semua anak SMA yang baru lulus bahwa carilah keyakinan, carilah kecintaan akan apa yang ingin kalian lakukan. Bukan hanya karena obsesi semata atau mengikuti teman-temanmu. Kalau kau memang cinta, pasti ada jalan dan keyakinan untuk mendapatkan itu semua. Orangtuapun akan melihat keyakinan kita dan akhirnya luluh juga hati mereka.

Tapi sudahlah, kau sudah masuk ke kampus yang dekat dengan orangtuamu. Ambillah sisi baiknya bahwa kau selalu terjaga dan tidak pernah kekurangan baik materi atau rasa kasih sayang. Itu juga penting kan? πŸ™‚

Kampus yang kau masuki juga akan memberikan pelajaran hidup yang banyak tanpa kau minta sekalipun. Kamu yang kurang pandai bersosialisasi di waktu SMA, kamu yang kurang dipandang oleh orang lain akan menjadi beda di sini. Prestasi kamu membaik seperti jaman jayanya kamu sewaktu SD dan SMP. Walaupun kamu gak terlalu senang jurusan yang kamu ambil tapi analisamu akurat. Tidak lama kamu di kampus, kamu akan menjadi salah satu orang yang bisa menjadi penggerak teman-temanmu. Ya, kamu tetap gak akan menjadikan sesuatu itu keren memang, tapi teman-temanmu sangat berharap dan bergantung padamu. Jangan sia-siakan itu. Karena itu menjadikanmu berjiwa pemimpin. Bukan saja bergantung, mereka juga akan sangat sering bertanya tentang apa saja padamu, jangan mengeluh dek, karena dengan mengajarkan ilmu, maka ilmumu akan bertambah yang mempermudahmu untuk lulus. Percaya deh sama aku πŸ˜‰

Soal pasangan. Aaaahhh, ini yang paling sering kamu keluhkan. Berapa kali kamu sakit hati dek? Seingat aku sering deh πŸ˜› Tapi yang palingΒ  kamu ingat mungkin tentang 2 kejadian.

Senior yang kamu taksir, hanya memanfaatkanmu untuk mendekati temanmu. Janganlah kau menangisi kebodohanmu. Jangan dek! Sesungguhnya dia bukanlah laki-laki yang pantas buat ditangisi. Kalau kamu juga marah dengan sahabatmu? Aahh, masih banyak orang yang ingin menjadi sahabatmu kelak. Tidak dekat dengan satu orang karena penghianatan rasanya cukup sebanding.

Dan yang satu lagi? Aku kasih bocoran ya. Kalau kamu berfikir dia suka sama kamu karena seringnya dia bergantung dengan kamu soal apapun di kampus itu salah besar. Dia gak bergantung dengan kamu! Dia hanya murni teman yang kamu sia-siakan untuk sebuah harapan palsu yang dengan bodohnya kamu buat sendiri. Aahhh,, kamu pasti akan menyesal sampe sekarang atas kebodohan kamu itu. Atas menghilangnya salah satu teman yang menyenangkan.. Hanya karena perasaan semu.

Kamu gak akan sadar akan ada seorang cowok baik yang akan menghiasi hari-harimu kelak. Gak perlu menjadi orang lain didepannya. Gak perlu menjadi kehilangan sahabat, bahkan akan banyak sahabat-sahabat baru yang dibawanya didalam hidupmu.

Bersenang-senanglah dek. Diumurmu yang 3 bulan lagi menjadi 18 janganlah mengisinya dengan hal yang sia-sia. Untung kamu remaja di jaman belum terkenalnya FB, belum adanya twitter apalagi BBM. Kalau gak mungkin kamu masuk ke kaum alay yang suka menulis dengan kata yang tidak jelas πŸ˜†

Nikmatilah hidupmu dek, Nikmatilah setiap detik harimu dengan hal-hal yang menyenangkan. JANGAN PEMALAS. Aku menyalahkan kamu yang berumur 18 karena mengenal apa itu terlambat dan apa itu mencontek πŸ˜›

Have a nice day!

ps : jangan terlalu banyak belajar, tanpa belajarpun kau akan lulus SPMB karena soalnya tidaklah susah πŸ˜›

_________________________________________________________________

terinspirasi dari tulisan si empunya Drama Land.
Marsita Ariani

My Blog..


Haaaiii.. Hallooo… Apakabar semua??

Beberapa hari yang lalu pasti temen-temen udah pada baca dong postingan aku yang ditulis oleh penulis tamu? Jadi bagaimana ceritanya ada penulis tamu di blog aku?

Ceritanya, disuatu hari yang panas, aku mendapat komentar yang mandapat moderasi dari mas Okto yang ingin menjadi penulis tamu di blog aku. Didalam permintaannya, dia juga memperlihatkan contoh tulisan dia yang menjadi penulis tamu di blognya mbak nunik. Aku sering memang lihat postingan-postingan mbak nunik yang ternyata tulisannya dari seorang penulis tamu. Selalu aku komentari seh, tapi tak pernah sekalipun aku masuk ke blognya si penulis tamu πŸ˜› Karena menurut aku gak ada rugi dan salahnya juga, jadilah aku beremail ria dengan mas okto ini untuk membahas lebih lanjut dari tulisannya.

Melihat ini sebenarnya aku berfikir, emang blog aku seperti apa seh sampai orang mau nulis disini? (bertanya sama mas Okto) Ya karena bisa dilihat sendiri deh blog aku seadanya gini. Tulisannya pun geje yang penting si empunya senang πŸ˜› Terus apa dong yang menariknya blog ini? Ya, sampai sekarang aku masih mikir seh, soalnya walaupun aku selalu senang membaca tulisan aku sendiri, dan senang membaca komen-komen yang masuk, tapi ya ini blog aku hanya blog personal gitu deh.

Walaupun aku gak menjadikan blog ini sebagai ladang penghasilan, tapi kadang-kadang melihat orang-orang mendapat penghasilan dari blog rasanya kepengen juga seh. Makanya aku masuk dan terdaftar di idblognetwork. Iseng aja seh, dan pernah sekali mendapatkan tugas PPP (pay per post) yang ternyata bayarannya lumayan juga loh :mrgreen:

Penghasilan pertama dari ngeblog πŸ˜€

Karena aku cuma pernah dihubungi untuk sekali job ini aja jadinya aku menganggap ya blog aku ini mungkin hanya selintas lalu aja orang milihnya. Tapi ternyata setelah aku masuk ke dalam forumnya, banyak juga loh yang pengen banget bisa dapet job PPP ini yang walaupun mereka udah lama jadi anggota tapi belum pernah dapet juga. Waaah,, berarti blog aku walaupun sekali lumayan juga yak bisa terpilih 😳

Bulan maret kemaren aku juga tiba-tiba mendapat sms (sebenarnya ini masih aku pertanyakan kenapa neh orang bisa dapet no HP aku πŸ‘Ώ (curiga dari pihak hostingannya) ) dia telah membeli domain aku yang bernama blog.irniirmayani.com (bagi yang udah lama baca postingan aku (tahun 2010) pasti tahu deh aku sudah 3 kali pindah domain πŸ˜› ). Terkejut? Pasti. Apalagi dia dengan seenaknya membeli domain yang jelas-jelas kan itu nama aku?

Sempet juga SMS pihak hosting yang dulu aku pake. Ya, walaupun aku gak memperpanjang hostingannya ya bisa dong dibiarkan dulu supaya gak ada yang bisa beli (jarak antara biaya sewa hostingan aku dengan terbelinya domain aku cuma 1,5 bulan gitu 😦 ) Tapi gak dibalas dong sama pihak hostingannya πŸ˜•

SMS itu sendiri meminta aku agar mengisi blog itu lagi. Aku tanya kenapa dia membelinya ya jawabannya kurang menurut aku. Tapi ya daripada orang lain yang mengisi blog dengan domain pribadi aku mending aku yang isi kan yak. Jadilah aku menyetujuinya dengan fikiran aku yang akan mengisi SEMUA postingannya. Eh ternyata gak loh, dia juga masih menulis disana yang menjadikan rasanya itu bukan blog aku banget πŸ˜₯

Sedihnya lagi, kalau mencari nama aku di google yang terllihat adalah blog itu duluan (yang sebelumnya yang muncul adalah blog ini ) Ya, gimana gak munculkalau di dalamnya ada plugin SEO?

Temen-temen ada yang punya saran gak? Atau aku mau tanya sebenarnya domain itu bisa dibatalkan gak seh kepemilikanya? Aku rela deh bayar sewa setiap tahunnya hanya supaya gak ada pihak yang menggunakan nama aku sebagai blog dia >.<

Dan pesan dari aku buat yang mau punya domain pribadi dengan nama asli mending difikirkan lagi deh. Sayang banget kalau sudah bosan eh tiba-tiba ada yang beli tanpa sepengetahuan kita karena merasa blog kita sudah punya ‘nama’ dan baik buat bisnis mereka 😐

PR yang Mirip


Haaaiiiii Halooooo…. Apakabar semua? Lagi-lagi aku kebagian PR neh.. Ya, sekalian aja mengulang sewaktu sekolah yang dapet PR2an.. Tapi kalau dulu aku selalu ngerjainnya tepet waktu dan selalu dapet 10 (ok ini hoax πŸ˜› ) kali ini, makin bertambahnya umur rasanya malas makin mengaungi.

But, ini adalah amanah. Jadi tetep harus dilaksanakan. Mumpung masih dalam bulan 11. Ntar kalau dikerjainnya pas bulan 12 udah gak seru lagi deh. Untuk calon bapak guru Sulung dan Pitsu tolong dikoreksi dengan bener PR aku kali ini. Dan harap beri nilai 10 πŸ˜›

11 Hal Tentang Aku

Narsis Dulu sama Divia

Sebenarnya, aku pernah membuat postingan khusus 10 Hal tentang aku di sini. Jadi, kalau yang mau tahu, tinggal meluncur aja yak ke arsip lamaku :mrgreen: Tinggal ditambah satu lagi berarti, yaitu:

Gak suka nulis galau di blog

Yak, aku udah lama punya blog sebenarnya sebelum blog ini. Mungkin dari tahun 2007/2008. Blog pertama aku itu bener-bener isinya selayaknya diary yang dibiarkan terbuka. Gak banget deh pokoknya. Sampai suatu ketika, aku pernah nyimpan sebuah rahasia yang aku gak ada cerita kesiapapun tapi aku tulis ke blog.

Awalnya seh biasa aja karena emang temen-temen dekat aku gak ada yang ngeblog. Sampai akhirnya suatu saat rahasia itu terbaca oleh sahabat dekatku. Aku malu banget saat itu. Makanya, soal perasaan atau apalah itu aku gak mau nulis di blog lagi. Mungkin ntar kalau aku udah nikah baru aku tulis kegiatan pribadi aku bersama pasangan, kalau baru pacar belum deh kayaknya.

Makanya, kalau emang gak mau dibaca sama orangnya jangan deh ditulis di media sosial, karena suatu saat, cepat atau lama pasti bakalan ketahuan deh πŸ™‚

Nasib tulisan aku yang dulu? Udah aku hapus, gak berani bahkan buat ngeprivatenya. Rasanya masih gak nyaman aja gitu. So, isi blog ini hanya sisi senang-senang dari seorang Irni, kadang juga pemikiran atau marah2 sama orang umum seh. Tapi perasaan pribadi? Gak deh kayaknya :mrgreen:

***

Nah, ternyata PR ini bukan hanya bertugas menyampaikan 11 hal tentang aku. Ada lagi yang mengharuskan aku menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh sulung. Yukk mareeee….

1. Kapan saat terberat dalam hidup anda dan bagaimana anda melaluinya?

Alhamdulillah aku belum pernah merasakan hidup aku terlalu berat. Rasanya hidup aku sampe sekarang ya mengalir seperti air aja. Mungkin yang terberat adalah saat ibu aku harus operasi kista tahun 2004 kemaren. Saat itu aku takut kehilangan ibu aku.

2. Pada usia berapa anda mengalami jatuh cinta pertama kali dan kepada siapa (identitas boleh dirahasiakan)?

Cinta itu apa? *bertanya pada rumput yang bergoyang* πŸ˜†

3.Pernahkah anda memakan masakan Padang selain rendang? Jika pernah, apa nama makanan tersebut?

Waduh, apa yak? Rasanya banyak juga pernah makan masakan padang. Coz kan rumah makan padang banyak di Pontianak. Tapi kalau ditanya apa aja namanya, aku gak tahu deh, soalnya langsung makan aja tanpa nanyain nama makannya apa πŸ˜†

4. Apa hobi/kebiasaan anda yang anda anggap biasa saja namun orang lain anggap aneh?

Suka dengan garam! Yak, saking sukanya aku kadang2 ngejumput sedikit garam didapur buat dimakan! Iya, dimakan tanpa tambahan apa-apa gitu. Semacam memakan kue atau meminum air. Tapi karena kebiasaan ini gak baik buat kesehatan, aku sekarang berusaha menghentikannya. Ya tetep suka asin seh, tapi gak pake makan garam lagi dah >.<

5. Jika diberi kesempatan bertemu dengan seorang penulis, siapakah penulis yang ingin anda temui dan apa alasannya?

Pengen ketemu JK Rowling. Karena aku pengen banget bisa nulis yang bentuknya fantasi gitu. Menurut aku sangat susah menulis sesuatu yang hanya berbadasarkan daya khayal. So, Rowling ini guru yang tepat menurut aku πŸ˜€

6. Pernah baca majalah Bobo? Jika disuruh untuk memilih, karakter manakah yang akan anda pilih antara Bobo, Coreng, Upik, Bapak, Emak, dan Paman Gembul, disertai alasannya!

Pernah lah, tapi aku pilih bobo aja deh. Soalnya yang laen udah lupa πŸ˜›

7. Apa film yang paling anda sukai dan apa alasannya?

Hadeh, aku ini penyuka semua film (kecuali film horor indonesia sekarang πŸ˜› ). Gak ada deh satu film khusus yang aku sangat suka. Maklumlah, saking banyaknya jadi gak bisa membandingkan, hehehe.

8. Apa impian terbesar anda yang belum tercapai?

Punya usaha sendiri! Pengennya aku itu buat usaha yang bisa dilakukan di rumah, kemudian saat umur aku 43 tahun (syarat aku udah boleh mengajukan pensiun dini setelah 20 tahun masa pengabdian, jadi tetep dapet uang pensiun gitu :p *gak mau rugi* ) aku akan berenti dan melakukan usaha aku di rumah aja. Lumayan kan bisa save belasan tahun daripada harus pensiun saat umur aku 56 tahun!

Pengen jadi penulis. Ya, dulu jaman kuliah aku masih aktif deh buat nulis cerpen atau novel. Tapi semenjak kerja ya seluruh hobi aku terbengkalai deh kayaknya. Jadi sekarang lagi berusaha memanage waktu biar bisa menulis lagi. Minimal cerpen deh (bagi yang mau baca cerpen aku bisa dibaca di halaman bagian atas *promosi* πŸ˜€ )

9. Jika anda punya kemampuan melihat hal-hal gaib, apa yang akan anda lakukan?

Berdoa agar kemampuan itu hilang!

10. Deskripsikan diri anda dalam satu paragraf namun tidak lebih dari empat kalimat!Β (Wah, tanda seru nyempil satu)

Aku adalah orang yang gak mau ribet. Pemalas, namun tetep bertanggungjawab dengan kewajiban. Gak suka orang yang terlalu lemot dalam melakukan sesuatu, dan sedikit idealis dalam beberapa hal.

11. Bagaimana pendapat anda tentang blog saya, Catatannya Sulung?

Seru. Aku pribadi lebih suka dengan blog yang tentang kehidupan pribadi dari pemilik blognya (dikurang dengan sesi galau tentunya πŸ˜› ). Makanya aku ngikutin rutin blognya sulung. Teruslah ngeblog nak! Sampe menjadi guru di luar negeri suatu hari nanti πŸ™‚

***

Pertanyaan dari Pitsu

1. Apa yang kalian suka dari Blog pisthu ?

Pertama kali masuk ke blog ini gara-gara k-dramanya. Maklum ya bo, biasanya blog yang ngebahas tentang k-drama itu monoton sehingga males buat didatangin lagi. Sekarang seh, suka cerita jalan-jalan dan makan-makannya πŸ˜€

2. Apa yang kalian ga suka dari Blog pitshu ?

Satu hal yang paling aku gak sukai adalah (termasuk blog lainnya) kalau blog ini gak punya versi mobilenya. coz akukan bw lebih sering pake HP. Jadi susah aja kalau harus lihat versi web di HP πŸ˜›

3. Tolong kasih masukan untuk blog na Pitshu ?

Seperti di atas. Tolong adain versi mobilenya πŸ˜€

4. Awal nge-blog terinspirasi oleh siapa ? atau emang pengen aja nge-blog ?

Pengen aja seh, gak ada yang menginspirasi. Soalnya setelah ngeblog baru deh tahu seleb-seleb blogger :mrgreen:

5. Pernahkah berkorban demi cinta? kolo IYA ceritain donk, pengorbanan kek apa?

Belom pernah.. Mungkin ntar kalau udah menikah mau deh baru aku berkorban πŸ˜›

6. Pernah patah hati ? klo IYA, apa yang lo lakukan ?

Pernah lah. Ya yang aku lakukan masih makan dengan baik aja deh (ini apaan gitu jawabannya πŸ˜› )

7. Pendapat kalian tentang Boy/GirlBand indo yang niru – nuri korea itu gimana ?

Gak masalah. wong aku gak nonton mereka juga πŸ˜›

8. Menurut kalian, apakah perlu kita sampe niru – niru boy/girl band negara luar ?

Bahkan seluruh band indonesia itu meniru. Seperti j-rock yang meniru gaya jepang. Atau band biasa yang meniru band2 eropa dan amerika. Ya dunia ini penuh dengan tiruan. Kecuali mau ngedangdut atau ngenyinden deh baru gak niru πŸ˜€

9. Pelem yang paling kalian suka dan enggak pernah bosen nonton berulang – ulang ? alasannya?

Ini sama dengan jawaban di atas poin 7 πŸ™‚

10. Olah raga fav kamu apa ?

Gak ada olahraga yang aku bisa kecuali bulutangkis. itupun masih tahap mukul doang. Jadi aku suka olahraga sepakbola aja deh *gak nyambung*

11. Apa yang perlu di perbaiki oleh negara indonesia ? sebutin satu aja cukup, dan menurut gimana memperbaikinya ^^

Birokrasinya. Dengan segala titipan yang harus dihapuskan. Dengan segala meminta bagiannya. Dengan segala keuangan yang gak ada artinya. Dengan segalaaa… Ah sudahlah, ntar aku dipecat sama negara πŸ˜›

***

Ok, sebenarnya PR ini diberikan amanah buat menyalurkannya lagi ke sebelas blogger lainnya. Tapi karena aku baik hati, lemah lembut dan rajin menabung, makanya aku simpan 11 blogger itu hanya di dalam hati *yaelaaahh*

Tapi sebenarnya ada satu pertanyaan yang mau aku lontarkan kesemua blogger yang komen di blog ini. Pertanyaannya adalah: Apa pendapat kalian tentang seorang niee dilihat dari apa yang aku tulis diblog? Silahkan menjawab dikolom komen jika berkenan :mrgreen:

nb: Aku mau mengkoreksi perihal Sulung yang menyebut aku mbak niee yang suka berceloteh. Aku rada gimana gitu membacanya walaupun blog aku emang judulnya celoteh niee. Tapi apakah gak lebih baik jika menyebut aku si niee anak gaol seantero kota pontianak? Hahahaha *dikeplak*