Weekend Update


Haaaaiiii… Haallooooo.. Apakabar semuanyaaa? :mrgreen:

Lagi-lagi udah beberapa minggu si niee gak posting yak. Dan karena keseringan jadinya males juga beralasan lagi πŸ˜› So sekarang langsung aja cerita-cerita aja untuk minggu ini dan beberapa minggu belakangan πŸ˜€

Senam Hamil

Yak, akhirnya setelah maju mundur buat daftar senam hamil, sabtu kemaren dengan kekuatan bulan tekat akhirnya aku mendaftarkan diri juga ke kelas senam hamil. Kalau dari kantor ada seh info yang bilang Puskesmas juga ada yang membuka kelas senam hamil gini, TAPI karena aku dari kecil emang gak terpapar oleh Puskesmas (pegawai Dinkes murtad πŸ˜› ) jadi ya males aja kan harus ke Puskesmas. Disuruh buat periksa kehamilan di Puskesmas aja aku ogah (maafkan aku ya temen-temen seperjuangan aku menurunkan capaian program kalian πŸ˜† ) apalagi harus ikut senamnya kan yak, hihihi. Jadi dari info sana sini yang aku dapet senam hamil di Pontianak satu-satunya (selain di Puskesmas) adanya di RS Anugrah Bunda Khatulistiwa. Jadwalnya setiap hari sabtu jam 10 pagi.

Terus hasilnya apa niee?

Ternyata senam hamil itu menyenangkan kakaaaakkk! Menyenangkan karena kita banyak bertemu dengan sesama ibu hamil dan berbagi cerita. Aku yang selalu takut kok aku gak gemuk yak selama hamil – walaupun udah naek 7 kilo dan menurut aplikasi seh sesuai standar aku di minggu ke 27 ini – jadi lebih tenang ngelihat orang yang usia kehamilannya diatas aku tapi perutnya hampir samaan πŸ˜›

Seragam Senam Hamil
Seragam Senam Hamil
Ruangan Senam Hamil di RS Anugrah Bunda Khatulistiwa Pontianak
Ruangan Senam Hamil di RS Anugrah BundaΒ  Khatulistiwa Pontianak

Menyenangkan juga karena ternyata yang namanya senam atau olahraga itu gak butuh banyak tenaga cuma modal hembuskan nafas doang karena bagi orang yang males olahraga kayak aku ini pasti senam itu sesuatu yang membosankan.

Menyenangkan karena banyak ilmu yang didapat. Karena disini aku gak hanya senam juga tapi ada terapi hipnobirthing dan ada kelas parentingnya. Jadi komplit banget. Harganya juga gak terlalu mahal, satu kali pertemuan cuma Rp. 25.000 aja.

Ya, mudah-mudahan aja karena udah ikut kelas hamil ini proses kehamilan dan persalinan aku ntar bisa lancar yak manteman *amiiiinnnnn* πŸ™‚

Hut Kota Pontianak

Nah, tepat pada tanggal 23 Oktober kemaren Kota Pontianak merayakan hari jadinya ke 242. Untuk merayakannya, super big bos aku membuat peraturan untuk semua kantor baik pemerintahan maupun swasta untuk mengenakan baju khas Pontianak yaitu Telok Belanga untuk cowok dan baju kurong untuk ceweknya. Serta biar makin meriah lagi setiap kantor pemerintahan untuk menyediakan makan-makan bagi karyawannya. Yeaaahh!! πŸ˜€

Karena aku gak bisa pake baju kurong (yang gak muat dengan perut ini πŸ˜› ) jadinya aku pake baju laen sendiri. Ya gak papa lah yak, asal masih mirip mirip juga πŸ˜†

***

Segitu dulu deh updatean terbaru aku. Sebenarnya jumat kemaren udah mau kedokter lagi untuk cek kandungan bulan ke-6. Tapi dokternya full aja dong >.< jadilah hari senin baru akan periksa lagi. Muda-mudahan debaynya baik baik aja dan tumbuh sesuai dengan usia kehamilannya aja yak *amiiinnnn* lagi :mrgreen:

Bye.

Advertisements

The RISE of NINE


Haaaiii… Haaloooo… Apakabar semuanya? πŸ™‚

Hari ini lanjut menulis tentang review, tapi kali ini review buku yang udah aku baca berbulan-bulan yang lalu. Niatnya seh mau langsung nulis kemaren, etapi karena kemaren masih malas ngeblog (dan sekarang juga seh >.<) jadilah baru sekarang mulai nulisnya.

Ini juga keinget lagi buat nulis karena mendapati notifikasi wordpress di HP yang penampakannya seperti ini:

Penampakan notifikasi wordpress dari laptop
Penampakan notifikasi wordpress dari laptop

Sebagai blogger yang blognya gak rame-rame amat pengunjungnya πŸ˜› aku terkejut dong dapet notifikasi diatas, dan langsung mengusut sebenarnya kenapa ini semua terjadi? Tsaahh.. Ternyata lonjakan pengunjung itu karena mencari tentang satu hal: Kelanjutan film I’m Number 4.

Para pencari kelanjutan Im Number 4
Para pencari kelanjutan Im Number 4

Karena aku sebagai blogger baik hati dan tidak sombong *uhuk* maka aku akan lebih memuaskan hasrat paca pencari di dunia maya dengan membahas tentang buku ketiga Pittacus Lore yang merupakan kelanjutan dari novel keduanya yang berjudul The Power of Six . Cekidot!!

Ehtapi sebelumnya biar gak bingung baca buku-buku dari series ini juga yak πŸ˜€

 

***

The Rise of Nine. Buku ketiga dari serial I'm Number 4
The Rise of Nine. Buku ketiga dari serial I’m Number 4

Setelah tertangkap oleh agen FBI – yang ternyata telah bekerja sama dengan bangsa Mongadorian, John berusaha kabur dari penjara. Ditengah perjalanannya melarikan diri John bertemu dengan Nomor Sembilan. Merekapun menggabungkan kekuatannya dan berhasil kabur serta membawa peti Loric miliknya. Sayangnya mereka gak bisa menyelamatkan Sam yang masih terkurung di dalam penjara. Padahal lokasi pertemuan mereka dengan Nomor Enam ada bersama Sam. Parahnya lagi, mereka sekarang tahu bahwa Setrakus Ra, pemimpin Mogadorian dan pembunuh para Garde telah tiba di Bumi.

John berusaha untuk kembali ke penjara untuk menyelamatkan Sam, namun ide itu tidak ditanggapi oleh Sembilan, selain berbahaya Sembilan berfikir bahwa menyelamatkan manusia tidaklah begitu penting. Yang penting sekarang adalah mereka mencari para Garde yang lainnya.

Diujung dunia lainnya, Enam, Tujuh, Sembilan dan Sepuluh sedang berencana untuk pergi ke India. Cepan mereka mendapat firasat bahwa ada seorang Garde disana yang memiliki kekuatan yang cukup tinggi dan orang disana menyebutnya Dewa Wisnu. Dengan keyakinan itulah mereka pergi dengan pesawat dari Spanyol menuju ke India.

Perjalanan mereka tidaklah mudah. Sesampainya mereka di New Delhi mereka langsung ditangkap oleh segerombolan orang yang mengatakan bahwa mereka adalah utusan Dewa Wisnu yang setiap perjalanannya memberikan tantangan kepada para Garde.

Untungnya Nomor Delapan yang mereka cari benar adanya. Dengan kekuatan besar dimana dia bisa berubah wujud menjadi apapun dan yang paling hebat adalah melakukan teleportasi. Dengan bantuan sebuah ruangan diatas gunung, merekapun melakukan teleportasi dari India ke New Meksiko.

Ditengah pelarian John dan Sembilan diserang oleh sekelompok FBI. Dari penyerangan itu mereka mendapat informasi bahwa Sarah (dan kemungkinan Sam) dikurung disebuah penjara di daerah Barat. Ditambah lagi menurut peralatan yang dimiliki mereka berdua ada seorang Garde secara tiba-tiba berada di New Meksiko.

Nah, bagaimana kelanjutan ceritanya? Apakah John dan Sembilan berhasil menemukan Sam, Sarah dan bersatu dengan para Garde lainnya? Kenapa hanya ada satu Garde yang berhasil berteleportasi dari India ke New Meksiko? Dan berhasilkah para Garde bersatu untuk mengalahkan Setrakus Ra?

Bagi yang penasaran mending di baca aja bukunya biar gak penasaran lagi :mrgreen: Yang pasti buku ketiga ini bukan buku terakhir dari serial I’m Number 4. Masih ada buku keempat yang berjudul The Fall of Five yang katanya seh bakalan keluar akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Maka, mari membaca πŸ™‚

Insidious, Chapter 2


Haaaaiii… Halloooo.. Apakabr semuanyaaa?

Ih, udah lama yak aku gak cerita-cerita tentang film yang barusan aku tonton. Bukannya si bumil ini semenjak hamil jadi malas nonton seh. Malahan makin kesini makin sering nontonnya πŸ˜€

Walopun waktu trimester pertama emang kesulitan bener nonton yang dulunya setiap malam minggu gitu karena badan gak bisa diajak kompromi kalau malam jadi dipindahin ke siang. Nah, masuk ke trimester kedua badan udah ok banget diajak “dugem” lagi jadilah jadwal nonton kembali seperti semula πŸ™‚

Sumber : 21cineplex.com

Seperti yang tertulis dijudul, kali ini aku mau bercerita tentang film yang baru tadi malam aku nonton di bioskop. Sebenarnya seh film ini udah beberapa minggu nangkring dibioskop, tapi karena sampe 2 teater gitu filmnya, maka aku berpendapat bahwa film ini akan lama bertahan dilayar dan bisa ditunda beberapa hari.

Kenapa milih film ini niee?

Alasannya simple seh, karena yang chapter pertamanya aku juga udah nonton. Kalau gak salah tahun lalu yang walopun terlambat banget, hehehe. Nah, pas nonton yang pertama aku termasuk suka dengan filmnya. Bercerita tentang supranatural yang walaupun tetep mengada-ngada tetapi gak ngada-ngadain banget (ini apaan seh maksud kalimatnya? πŸ˜› ) Ya, intinya aku suka sama filmnya. Aku kasih nilai 7,5 deh.

Terus ceritanya gimana niee?

Ini cerita hantu. Bisa dibilang 100% hantu (karena biasanya film horror amerika jatohnya kan gak hantu yak) karena bercerita tentang arwah orang yang sudah meninggal gitu.

Jadi, waktu film pertama, diceritakan bahwa ada sebuah keluarga kecil dimana anaknya bernama Dalton mengalami sakit yang aneh sehingga gak dapet bangun selama berhari-hari. Ketika melihat hal itu, sang nenekpun memanggil seorang paranormal untuk menyelamatkan sang cucu. Setelah diteli ternyata Dalton bukan sakit, tapi arwahnya tersesat dan gak bisa kembali. satu-satunya cara untuk bisa kembali adalah dengan dipandu. Nah, satu-satunya orang yang bisa memandu Dalton untuk keluar dan masuk kembali ke raganya adalah sang ayah Josh yang ternyata semasa kecil juga pernah mengalami hal yang sama.

Akhir cerita film pertama selamatlah Dalton dan bisa masuk dalam raganya seperti semula.

Masuk ke cerita kedua, keluarga merekapun berusaha hidup dengan damai kembali. Agar tenang, mereka memilih untuk tinggal dirumah orangtua Josh. TAPI lagi-lagi sesuatu terjadi.

Istri Josh beberapa kali mendengar alunan piano dimainkan namun tidak pernah ada orang disana. Istrinya pun takut akan tragedi sebelumnya, namun Josh bersikukuh bahwa gak ada terjadi apa-apa dan istrinya harus move on serta melupakan masa lalunya.

Namun, makin lama suasana dirumah makin aneh, yang pada akhirnya istri Josh secara terang-terangan digangu oleh roh perempuan jahat, ditambah lagi Josh yang makin hari sikapnya makin aneh.

Ibu Joshpun mencari kebenaran penyebab semua ini hingga akhirnya mendapatkan fakta bahwa tubuh Josh telah dirasuki oleh arwah jahat.

Nah, siapa sebenarnya arwah itu? Kenapa istri Josh selalu didengarkan oleh dentungan piano? Dan dapatkah Josh kembali ke raganya? Kalau itu tonton aja sendiri! *sok misterius* πŸ˜›

Terus pendapat Niee tentang filmnya?

Pada dasarnya seh aku tetep suka dengan jalan ceritanya. Paling gak ini bukan tipe film yang untuk ditebak akhirnya gimana. Tapi lebih ke penyelesaian demi penyelesaian misteri yang belum terungkap. Jadi ceritanya sendiri kuat menurut aku.

Tapi, soal tingkat kehorroran, film kedua ini kalah dibandingkan dengan film yang pertama. Gak banyak adegan yang membuat terkejut dan hantunyapun gak ada yang terlalu serem buat ditakuti. Jadi yang penakut masih bisa lah yak nonton film ini πŸ˜› (tapi gak garansi loh, soalnya tingkat penakut orang kan beda-beda :mrgree: )

Jadi kalau aku disuruh menilai, aku akan beri nilai 7/10 deh buat filmnya πŸ™‚

Maka, selamat menonton. Mari ke bioskop!