[Review Drakor] True Beauty


Siapa di sini yang Cha Eun Woo? Kalau iya, sini-sini merapat. Yang aku lihat si Cha Eun Woo ini sangat banget fansnya karena katanya tampan banget ya. Bahkan ada meme yang bilang kegantengannya gak manusiawi, hahahaha. Siapa yang setuju dengan pendapat itu? Sini-sini aku bisikin, “tapi aku gak!” huahahahaha.

Ya ganteng seh ya, bohong kalau aku bilang gak ganteng. Ntar standar kegantengan manusia versi aku bisa dipertanyakan kalau aku bilang Cha Eun Woo tidak ganteng. TAPI, emang ganteng cantik itu emang relatif ya. Soalnya kok aku gak suka sama si Cha Eun Woo ini yaaa! Alasannya kayaknya karena karakternya kok ya gitu amat, gak asyik gitu. Ini aku bukan pertama kalinya nonton dramanya si Cha Eun Woo ya, aku udah pernah nonton dia di My ID is Gangnam Beauty  dan ok aja seh aku (gak suka banget tapi ya gak merasa terganggu banget). Tapi kok ya perannya di drama ini aku terganggu banget ya! Sangat lebay gitu loh menurut aku, sampai-sampai aku diujung episodenya banyak ngeskip adegan yang ada Cha Eun Woo nya!

Mungkin kalau aku gak pro sama first leadnya berarti aku pro sama second leadnya ya, makanya aku pro Han Seo-Joon. Tapi sebenarnya aku dukung Han Seo-Joon itu sebatas karena aku gak suka sama Eun Woo aja seh setelah aku fikir-fikir, gak begitu juga pro Han Seo-Joon sampai gimana gitu, hahahaha.

Jalan Ceritanya

Im Ju-Kyung (Mun Ka Young) terlahir sebagai anak berparas buruk (aku juga gak tahu kenapa kalau kulitnya merah itu dianggap buruk ya, padahal yang buruk itu menurut aku alisnya yang terlalu tebal (karena dibuat bukan karena lahir) dan kaca matanya yang gede yang kalau dia pake contact lens (yang dia lakukan saat berpoles juga) dan alisnya dirapikan mah gak jelek kok walaupun mukanya tetap merah). Sedari kecil, dia selalu dirundung oleh teman-temannya karena parasnya tersebut. Puncaknya adalah saat dia SMA dan dia suka sama seorang cowok yang bukannya ditolak dengan baik-baik, ketika dia menyatakan cintanya dia malah dikata-katain gak tahu diri dan berakhir dia divideokan oleh teman sekolahnya dan disebarkan di group sekolah.

Saat Ju Kyung sedang sangat tertekan dan ingin mencoba bunuh diri, dia dihadang oleh Lee Soo Ho  (Cha Eun Woo) yang trauma dengan orang terdekatnya yang pernah bunuh diri di tempat yang sama. Sayangnya waktu kejadiam tersebut Ju Kyung tidak bisa melihat wajah Soo Ho karena kacamatanya hilang.

Disaat yang bersamaan, di rumah Ju Kyung, ayahnya ditipu oleh orang sehingga menyebabkan kerugian yang sangat banyak sampai-sampai mereka harus menjual rumah mereka untuk menutupi hutang tersebut dan pindah ke rumah lamanya. Karena itulah Ju Kyung beserta adiknya pun akhirnya pindah sekolah. Menggunakan momen tersebut, Ju Kyungpun kemudian merubah penampilannya dengan cara berdandan yang membuat dia terlihat sangat cantik dan langsung punya teman di sekolah barunya.

Tentunya saat dia pindah sekolah, dia ternyata satu kelas dengan Soo Ho. Awalnya dia biasa aja dengan Soo Ho karena dia memang tidak ingin menarik perhatian terlalu banyak orang dengan rahasia besar yang dia punya. Pada suatu momen, saat Ju Kyung tidak berdandan, dia malah bertemu dengan Soo Ho di toko komik favoritnya. Awalnya dia ragu apakah Soo Ho mengenalinya atau gak saat dia tidak berdandan, tapi ternyata Soo Ho tidak mengenalinya (yang menurutku aneh seh, apa bedanya coba muka dandan sama gak dandan?). Tapi, ada suatu momen yang membuat Soo Ho mengetahui bahwa Ju Kyung di toko komik adalah orang yang sama dengan teman sekelasnya. Karena dia tidak mau teman-temannya tahu, Ju Kyungpun membuat kesepakatan dia akan melakukan apapun yang diperintahkan oleh Soo Ho. Soo Ho sangat menikmati kesepakatan tersebut sampai akhirnya tanpa sadar dia malah mulai menyukai Ju Kyung.

Dilain cerita, Ju Kyung yang sedang berjalan bertemu secara tidak sengaja dengan Han Seo-Joon (Hwang In Yeop) saat Seo Joon dikejar oleh sekelompok orang. Berniat ingin mengembalikan helm Seo Joon yang tidak sengaja diambilnya, Ju Kyungpun menolong Seo Joon dari orang-orang tersebut. Pada akhirnya, ternyata Seo Joon juga bersekolah ditempat Ju Kyung dan Soo Ho. Dia kembali dari cuti setelah merawat ibunya yang melakukan operasi hati. Uniknya adalah ternyata Ibu Seo Joon adalah teman dekat ibu Ju Kyung yang menyebabkan Ju Kyung dan Seo Joon memiliki hubungan yang unik.

Seo Joon adalah mantan sahabat Soo Ho yang bermusuhan sekarang. Permasalahan timbul ketika Soo Ho menyukai Ju Kyung dan Seo Joon ternyata mulai menyukainya juga. Mereka lalu seperti perang dingin memperebutkan hati Ju Kyung yang sebenarnya. Tapi tentu tidak selesai hanya permasalahan cinta mereka bertiga yak. Ada satu permasalahan besar lagi yang selalu menghantui Ju Kyung selama bersekolah, apalagi kalau buka dia yang menutupi dirinya yang sebenarnya.

Awalnya, hal tersebut tidak seperti menjadi masalah. Ju Kyung juga ketahuan oleh seorang sahabatnya Kang Soo-Jin  (Park Yoo Na)  ketika tidak menggunakan makeup dan mereka terlihat baik-baik saja. Masalahnya adalah ketika Soo Jin tahu bahwa Soo Ho menyukai Ju Kyung dan mereka berpacaran. Soo Jin yang telah berteman dengan Soo Ho selama lebih dari sepuluh tahun merasa Ju Kyung terlalu mengambil banyak hal dari dirinya sehingga dia juga menunjukkan bahwa dia menyukai Soo Ho dan tidak senang dengan kedekatan mereka berdua. Sampai akhirnya Soo Jin pun menyebarkan video Ju Kyung yang berparas buruk ke menyebarkannya ke forum sekolah.

Lalu, bagaimanakah nasib Ju Kyung ketika teman-teman sekolahnya tahu bahwa dia tidak secantik yang terlihat? Apakah dia kembali dijauhi oleh teman-teman sekolahnya atau bahkan di bully seperti yang dia dapat di sekolah lamanya? Lalu bagaimana nasib dia dan Soo Ho yang setelah tersebar berita mereka berpacaran, ini seperti seorang monster yang berpacaran dengan seorang pangeran dan hal tersebut membuat jatuh harga diri Ju Kyung? Ya hasilnya silahkan ditonton aja deh dramanya sendiri :mrgreen:

***

Setelah aku fikir, kalau aku se-gak-suka itu sama Eun Woo, kenapa aku bisa menyelesaikan drama ini ya? Mungkin, jawabannya adalah karena aku gak sukanya diadegan-adegan terakhir. Aku jadi rancu ini aku gak sukanya dengan Eun Woo atau perannya yang gak banget itu. Mudah-mudahan nanti dia dapat peran yang bagusan dikit lah, jangan cuma cowok ganteng kaya tajir dari keluarga broken home yang suka sama cewek jelek dari keluarga biasa. Kayak Lee Min Ho kan aku gak suka juga ya, tapi pas dia main drama The King Eternal Monarch aku ok aja seh nontonnya. Ya walaupun tetep kurang suka sama LMH karena udah bertahun-tahun kan gak sukanya, huahahahaha.

Tapi kalau dilihat dari sisi cerita seh ya emang drama ini B aja seh. Lo yang nonton 1 episode aja udah tahu gitu loh ini dramanya bakalan kayak gimana dan endingnya bakalan kayak gimana. Karena drama-drama ringan kayak gini hampir jarang yang sad ending gitu loh. Kayak gak sampai dengan penulisnya kalau buat endingnya yang rumit. Lah sepanjang dramanya juga gak rumit kok ya masak dia mau merumitkan diri hanya untuk ending kan? (ya ampun, si Irni yang dodol malah nyinyirin penulis drama 😛 ).

Wokey, segitu aja seh review yang ternyata kalau review sambil ngedumel itu bisa panjang juga ya, huahahaha. Gak terasa bisa sampe 1000 kata aja gitu loh. Untuk ratingnya aku kasih nilai 6/10 aja kali ya, karena masih kasian sama Seo Joon 😛

 

 

bye.

 

[Review Drakor] Sweet Home


Sebenarnya, gak mau nonton ini. Pas lihat di homenya Netflix kok ya posternya gak banget. Aku juga gak tahu ini drama tentang apaan. TAPI kok ya banyak yang bahas dan bilang dramanya seru bla bla bla. Kebetulan aku lagi gak ada tontonan saat itu. Barusan banget selesai Tale of Nine Tale dan drama-drama baru pada belum tamat semua. Aku lagi males banget nonton ongoing deh.

Setelah banyak yang bahas, jadi tahu deh bahwa Sweet Home ini drama Netflix Original Series. Jadi emang diproduksi oleh Netflix dan gak tayang di TV Nasional biasa di Korea sono. Biasanya seh, kalau udah dari Netflix gini dramanya rada gak biasa dan jadinya seru! Nilai plusnya lagi kalau Netflix Original ini dramanya tayang langsung full 1 season jadi gak ada ceritanya nunggu seminggu sekali buat episodenya. Dan yang paling seru lagi adalah episodenya gak panjang. Kalau dulu Kingdom itu cuma 6 episode per seasonnya, nah Sweet Home ini 10 episode di season 1 nya.

Tapi, kurang asyiknya dari Netflix Original ini adalah dia ini biasanya berseason-season. Kalau drama korea biasanya kan 16 episode tamat tuntas gitu ya. Ya kalaupun ngantung gak akan diterusin pasti, selesai ya selesai aja. Nah, kalau Netflix Original ini kan kita dikasih sekaligus, tapi gak sampai puas. Harus nunggu lagi (lama banget sampe setahunan) buat bisa tahu cerita di season selanjutnya, huhuhuhu.

Lalu Sweet Home ini tentang apa Niee?

Green House, adalah sebuah aparteman biasa dipinggiran Seoul Korea Selatan. Gak ada yang spesial dari apartemen ini kecuali bahwa apartemen ini ditinggali dari kalangan masyarakat menengah ke bawah. Penghuni di apartemen ini tidak terlalu dekat satu dengan lainnya jadi lebih individualis seh.

Sebelum cerita lebih lanjut, yuks lah kita kenalan sama para karakter utamanya dulu, cuss

Cha Hyun-Su (Song Kang)

Cha Hyun-Su adalah seorang anak sebatang kara yatim piatu. Ayah, Ibu dan Adiknya meninggal bersamaan saat kecelakaan mobil dan meninggalkan dia seorang diri dengan uang waris yang sangat sedikit. Karena itulah diapun pindah dari rumahnya ke Apartemen Green House. Cha Hyun-Su tidak memiliki keinginan untuk hidup. Dia sudah merencanakan tanggal untuk dirinya bunuh diri. Tapi, disaat dia ingin bunuh diri, dia malah bertemu dengan seorang monster yang pada akhirnya kondisinya menjadikan dirinya ingin bertahan hidup lebih lama.

Pyeon Sang Wook (Lee Jin Wook)

Di awal film Pyeon Sang Wook digambarkan sebagai seorang preman yang sadis. Ini terlihat adegan dia saat menyiksa seseorang di dalam sebuah rumah yang dia datangi di aparteman green house. Namun lama kelamaan terlihat sisi baik dari Sang Wook. Dia yang sangat peduli dengan orang yang disiksa namun tidak memiliki kemampuan untuk melawan. Masa kecil Sang Wook juga diperlihatkan sangat menyedihkan. Tapi diakhir cerita kita akan dibingungkan dengan karakter dia yang tiba-tiba berubah. Yang jadi pertanyaan untuk aku adalah, jadi apakah masa lalu yang dibayangkan di awal itu kenyataan atau hanya di dalam fikirannya saja?

Seo Yi Kyung (Lee Si Young)

Seo Yi Kung adalah penghuni lama di apartemen Green House. Dia juga dikenal oleh beberapa penghuni apartemen tersebut dengan berprofesi sebagai petugas pemadam kebakaran. Di awal cerita, Yi Kung digambarkan adalah seorang yang tegas dan memiliki jiwa penolong. Dia juga terlihat kuat dan bisa diandalkan. Karena itulah Lee Eun Hyeok memanfaatkan dia untuk mebetulkan aliran listrik saat apartemen tersebut saat kehilangan listrik. Saat dia masuk ke baseman dan bertarung melawan monster, di saat itulah kita tahu bahwa dia bukanlah wanita biasa-biasa saja.

Sebelum munculnya monster di Seoul, Yi Kung memiliki pacar yang berprofesi sebagai dokter. Mereka telah merencanakan untuk melakukan pernikahan saat tempat pacarnya bekerja mengalami kebakaran dan pacarnya menghilang atau mati setelah itu. Setelah dia keluar dari basemen dan selamat, diapun mengetahui bahwa ternyata dia tengah hamil. Yi Kung yang marah dengan Lee Eun-Hyeok yang telah memanfaatkan dirinya akhirnya pergi dari apartemen untuk mencari tanda-tanda pacarnya yang sepertinya mengetahui tentang kejadian monster ini.

Lee Eun Hyeok (Lee Do Hyun)

Lee Eun-Hyeok adalah seorang kakak tiri dari Lee Eun-Yu. Orang tua mereka meninggal  sehingga mereka sekarang hanya tinggal berdua di apartemen green house. Awalnya Lee Eun-Yu adalah seorang mahasiswa kedokteran, namun karena orang tua meninggal dan tidak memiliki dana untuk melanjutkan kuliah, akhirnya dia berhenti kuliah dan bekerja setelahnya untuk menghidupi Lee Eun-Yu dan dirinya.

Saat kejadian monster pertama menyerang Green House, Lee Eun-Hyeok sedang hendak berangkat kerja. Namun kemudian dia tidak bisa berangkat dan tiba-tiba terjebak di lantai dasar dan tanpa sengaja menjadikan dirinya sebagai leader di apartemen tersebut. Awalnya Lee Eun-Hyeok tampak tidak terlalu baik karena hanya memikirkan diri sendiri dan bagaimana cara untuk dia tetap hidup. Namun pada akhirnya diapun tahu bahwa semua nyawa orang yang tersisa adalah penting dan mulai bekerja sama untuk kepentingan bersama.

Sweet Home, a new K-drama on Netflix starring Actors Lee Do-hyun, Song Kang, Lee Jin-wook and Lee Si-young

 

Pagi itu adalah pagi yang biasa saja untuk memulai hari. Hyun Su yang mulai kehabisan makanan di rumahnya melihat hal yang aneh di depan rumahnya. Ada sekotak mi instan yang sangat berantakan. Saat dia mencari darimana asal mi instan tersebut, dia malah menemukan sebuah kamar yang penuh dengan darah dan seorang yang sangat aneh. Otomatis Hyun Su pun langsung kembali ke rumahnya dan mengunci pintunya. Saat dia kembali ke rumah, seorang perempuan datang ke depan rumahnya untuk meminta tolong, awalnya Hyun Su ingin menolong perempuan tersebut, tapi ada yang aneh dengan perempuan itu dan diapun meminta untuk memperlihatkan tangannya, alih-alih memperlihatkan tangannya perempuan itu langsung marah dan mencoba mendobrak pintu rumah Hyun Su. Akhirnya, Hyun Su pun bertahan di dalam rumahnya sendirian karena ketakutan.

Di lantai yang berbeda, Eun Hyeok ingin pergi ke tempat kerjanya dan ingin menggunakan lift bersama dengan beberapa orang dari lantai tersebut. Namun lift tidak bisa berfungsi yang mengharuskan mereka menggunakan tangga darurat. Hal aneh lainnya kemudian adalah seluruh pintu di lantai dasar tertutup dan dikunci, sedangkan petugas keamanannya hilang entah ke mana. Merekapun kemudian berusaha untuk membuka pintu tersebut, tapi saat mencoba membuka, mereka kemudian menemukan monster di luar apartemen itu sehingga seseorang langsung terbunuh. Merekapun akhirnya menutup kembali pintu apartemennya dan berusaha bertahan dengan apa yang ada.

Bertahan di dalam apartemen ternyata bukanlah sesuatu yang gampang. Dengan banyaknya orang dan fikirian, mereka sering terjadi perselisihan. Eun Hyeokpun otomatis menjadikan dirinya pemimpin group tersebut agar semua bisa satu suara, tapi tetap saja banyak pertentangan yang terjadi. Seorang ibu yang ingin ke luar karena ada anaknya yang masih di luar, seorang laki-laki tua pemilik toserba yang tidak mau bahan makanan ditokonya digunakan untuk kondisi darurat tersebut, belum lagi signal yang hilang sehingga mereka tidak mengetahui apa yang terjadi sebenarnya di tempat mereka dan dunia luar.

Eun Hyeok juga bukan pemimpin yang baik karena hanya berfikir untuk kepentingan pribadinya saja sehingga dengan sengaja mempertaruhkan nyawa Yi Kyung agar dia memperbaiki llistrik yang sempat mati karena kerusakan di basement. Yi Kyung yang merasa dikhianati kemudian minta untuk bisa ke luar mencari calon suaminya sambil mencari kebenaran apa yang sedang terjadi di Seoul sekarang.

Pada akhirnya, seluruh penghuni apartemenpun berkumpun di lobi dan bersama-sama merencanakan bagaimana cara mereka bertahan hidup. Merekapun tahu bahwa manusia yang menjadi monster tidak tertular dari gigitan ataupun darah, namun lebih kepada perasaan yang ada di dalam diri manusia itu sendiri. Beberapa dari penghuni apartemen yang bertahan lama kelamaan juga berubah menjadi monster dan menyerang mereka. Namun, ada yang berbeda dengan Hyun Su. Dia telah berubah menjadi monster tapi bisa mengendalikan dirinya untuk bertahan dengan bentuk manusianya. Lalu, apa sebenarnya yang terjadi di dunia ini? Dapatkan kelompok penghuni apartemen Green House bertahan dengan kondisi ini?

Kalau kalian suka dengan film atau drama misteri yang penuh konflik serta penuh perkelahian dan darah, kalian wajib banget nonton drama ini. Tapi untuk aku, penyuka drama korea juga cocok banget nonton ini seh karena apalagi kalau bukan ada Song Kang di sini, huahahaha. Walaupun dia beda banget saat main di Love Alarm yang isinya cakep tiada tara, kalau di sini dia penuh dengan kebingungan dan tentu saja penuh dengan darah dan keringat.

Yang pasti, kalau udah nonton ini otomatis gak bisa berenti deh sepanjang 10 episode dramanya. Udahlah gak bisa berenti, gak bisa gak nahan nafas pula!

So, siapa neh yang udah nonton drama ini? Gimana-gimana pendapatnya?

 

9/10

 

ps : turut berduka cita untuk jatuhnya SJ182, 9/01/21 kemaren di Kepulauan Seribu. Walaupun gak ada kerabat langsung aku yang ada di dalam pesawat tersebut, tapi musibah ini sangat terasa dekat dan nyata banget bagi aku karena di dalamnya ada kakak kelas aku waktu SMA beserta istrinya. Di dalamnya ada keluarga temen aku waktu SMP yang status IGnya viral di twitter dan WAG. Di dalamnya ada kenalan teman kerja yang berangkat sekeluarga berjumlah 15 orang. Semoga yang meninggal khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggal kuat dan tabah menghadapinya.

[Review Drakor] Tale of the Nine Tailed


Yak, si irni mau ngereview drakor lagi. Sesuai dengan judulnya, Drama Korea yang akan aku bahas kali ini adalah drama berjudul The Tale of Nine Tailed. Drama tentang rubah berekor sembilan atau kalau dulu aku tahunya rubah ekor sembilan itu Gumiho. Rasanya udah banyak banget ya drama korea yang mengangkat tema Gumiho ini, sebut aja My Girl Friend is Gumiho dramanya Lee Seung Gi, terus ada lagi Gu Family Book yang Lee Seung Gi juga main (lah kok Seung Gi demen banget main drama Gumiho yak?) dan beberapa drama lainnya yang aku gak terlalu ingat, huahahaha.

Biasanya, kalau nonton drama bergenre fantasi gini, jangan terlalu berharap sama ending yang indah. Katanya happy ending tetap aja ngegantung, buat penasaran dan berharap endingnya begini begitu. Aku setelah beberapa kali nonton drama korea bergenre seperti ini mengasumsikan bahwa sang penulis kalau mau buat ending semau hati dia langsung aja dah buat drama fantasi, jadi kalau ada penonton yang protes langsung di -apa lo apa lo terserah gue dong mau nulis apa juga- gitu. Jadi sebagai penonton kasta rendahan kita hanya bisa mengeluh di sosmed aja, huhuhu.

Jalan Cerita

Jalan cerita drama ini sebenarnya udah sering diangkat oleh drama-drama korea sebelumnya. Yaitu tentang seorang (atau seekor) rubah berekor sembilan yang menunggu cinta pertamanya yang mati dengan tidak seharusnya untuk bereinkarnasi.

Lee Yeon (Lee Dong Wook) adalah seekor rubah ekor sembilan. Enam ratus tahun yang lalu, dia adalah seorang dewa gunung yang menjaga kedamaian alam di gunungnya. Lalu diapun bertemu dengan seorang manusia yang kemudian menjadi cinta pertamanya. Namun, bahwa rubah dan manusia tidak pernah memiliki ending yang manis, merekapun seperti itu. Wanita yang dicintainya meninggal, dan karena sedihnya ditinggalkan oleh orang yang dicintainya, Lee Yeon pun meninggalkan gunungnya dan melepas status dewanya. Lee Yeon juga memberikan butiran rubahnya kepada wanita itu agar saat dia reinkarnasi, Yeon dapat mengenalinya.

Enam ratus tahun kemudian, Lee Yeon menjalani hari-harinya sebagai rubah ekor sembilan dan menangkap roh-roh jahat yang bergentayangan di bumi. Saat dia sedang melaksanakan tugasnya, Nam Ji A (Jo Bo A), seorang produser acara legenda menangkapnya dari kamera CCTV sebagai orang yang mencurigakan. Ji A pun kemudian mengejar Lee Yeon sehingga dia tahu bahwa Lee Yeon adalah seekor rubah dan bukan manusia.

Ji A yang memiliki wajah yang sama dengan wanita yang dicintainya membuat Yeon selalu ingin membantunya. Apalagi adik Yeon, Lee Rang (Kim Beom) selalu saja mengganggu Ji A.

Suatu ketika, saat Ji A sedang mencari tahu sebuah peristiwa ditemukannya tengkorak disebuah pulau, mereka malah secara tak sengaja membangunkan seekor monster ular atau Imoogi yang adalah musuh terbesar Lee Yeon. Tapi saat Lee Yeon ingin membunuh Imoogi tersebut, dia menyadari bahwa Imoogi yang asli ada di tubuh Ji A persis sama kejadiannya seperti 600 tahun yang lalu saat Ji A akhirnya merelakan dirinya agar Imoogi mati. Lalu bagaimanakah nasib cinta mereka berdua? Apakah rubah berekor sembilan tetap akan memiliki ending yang buruk jika mencintai seorang manusia?

***

Nah, udah tahu jalan ceritanya, mari kita bahas sedikit tentang para karakter dramanya. Walaupun para karakternya gak yang buat kita wow banget kayak Start Up, tapi marilah kita lihat bagian kelebihan dan kekurangannya.

Para Karakter

Lee Yeon (Lee Dong Wook)

Rubah yang gila cinta

Lee Yeon bertemu dengan Ji A masa lalu ketika Ji A masih sangat kecil, mungkin usianya sekitar 10 tahun saat itu. Dari dia masih kecil sampai dia dewasa mereka selalu bersama walaupun gak ada ikatan pacaran diantara mereka. Lee Yeon tahu betuk bahwa gak ada masa depan untuk mereka berdua karena hal tersebut Lee Yeon suatu hari mengusir Ji A dari gunungnya dan tidak mau bertemu dengan dia lagi.

Tapi bukannya terlepas, Lee Yeon malah terikat janji dengan Ji A saat dia diselamatkan oleh Ji A di desa ketika penduduk mengejar dirinya. Suatu hari tubuh Ji A dirasuki oleh Imoogi karena dia ingin menyelamatkan ayahnya yang seorang Raja, karena Imoogi tahu dia ada hubungan dengan Lee Yeon, akhirnya Imoogi pergi ke gunung untuk membunuh Imoogi. Ji A dengan segenap sisa kesadarannya meminta Yeon membalas janjinya dengan membunuh dirinya untuk mengalahkan Imoogi dan akhirnya merekapun mati. Yeon sang dewa gunung yang patah hati langsung pergi dari gunung kekuasaannya dan menelantarkan isi dari gunung tersebut.

Mungkin ya, karena cerita cinta Yeon dan Ji A dari masa lalu gak digambarkan secara penuh jadi menurut aku ya ngapain juga Yeon bersedih sampai 600 tahun hanya karena seorang cewek manusia. Ya emang seh diceritakan di drama bahwa kalau rubah udah jatuh cinta maka dia hanya akan mencintai satu orang itu aja. Tapi tetap gak worth it gitu loh.

Terus pas ketemu Ji A di masa depan, cintanya langsung tiba tiba muncul lagi. Walaupun gak melupakan sahabat serta keluarganya, tapi rasanya kok adegan per adegannya gak sekuat itu juga untuk akhirnya dia merelakan nyawanya untuk cintanya. Jadi mungkin buka salah Yeonnya juga ya, salah jalan ceritanya aja kenapa gak membangun kekuatan cinta mereka.

Di luar dari kisah cintanya, aku sebenarnya suka seh sama karakter Yeon ini. Dia digambarkan sebagai karakter yang humoris, kuat tapi sangat bertanggung jawab. Beda banget sama dua karakternya terakhir yang aku tonton di Goblin dan Touch Your Heart kan dua duanya serius gimana gitu, nah kalau di sini dia beda. Terus kok ya Lee Dong Wook terasa ganteng ya di sini, hahaha. Apa karena karakternya yang humoris gitu dan sering senyum dan ketawa jadi lebih ganteng? Tapi yang pasti, seneng lihat dia disepanjang drama ini :mrgreen:

Nam Ji A (Jo Bo Ah)

Cewek yang egois

Apa aku mainnya kurang jauh atau Jo Bo Ah ini emang kurang terkenal ya? Tapi yang pasti aku gak pernah nonton drama dia sebelumnya. Untuk orang yang baru nonton dia untuk pertama kali aku jadi gak bisa membandingkan acting dia untuk berbagai karakter.

Untuk karakter Nam Ji A sendiri sebenarnya aku kurang suka seh, hahahaha. Karena aku kurang suka sama karakter ini jadi berharap kalau endingnya gak happy, seharusnya yang mati adalah Ji A aja karena toh dia manusia biasa, kalau Yeon yang mati kan sayang ya dia udah hidup ribuan tahun masak mati karena seorang wanita.

Nam Ji A sendiri adalah seorang produser acara TV tentang misteri, tapi praktis gak ada satu adeganpun di keseluruhan drama ini ada dia sedang bekerja syuting atau mempersiapkan acara TVnya. Satu-satunya yang “katanya” dia bekerja adalah menyediki misteri-misteri yang terjadi diantara masyarakat. Menyelidikinya sampai mau datang ke pulau nun jauh di sana gitu loh. Polisi aja gak ada yang sampai lah dia bisa berusaha sangat keras menyusuri misteri kasus tersebut. Anehnya lagi, udah diselidiki capek-capek ya kok gak ada penayangan acara TV nya gitu loh. Lebih asyik kalau dia jadikan polisi aja sekalian kan?

Cewek yang egois menurut aku di sini adalah ya sebenarnya hampir sepanjang ceritanya dia hanya berfokus sama mencari orang tuanya aja loh. Baik di masa lalu yang ingin menyelamatkan ayahnya, ataupun di masa sekarang. Yeon yang udah gigih dari awal cerita menjaganya tetap aja jadi yang kedua. Padahal kalau dilihat dari kacamata seorang manusia, orang tua yang udah hilang 20 tahun ya udah direlakan aja seh yak tapi tetep aja. Bahkan ada beberapa adegan dia mencemaskan kedua orang tuanya (yang belum tentu juga ada) yang akhirnya banyak mengorbankan orang-orang terdekat Lee Yeon.

Sampai pada akhirnya, Ji A inipun tetap egois ketika tahu bahwa di dalam tubuhnya bersemayam Imoogi. Manusia udah pada banyak yang mati, teman-temannya udah pada sekarat, Lee Yeon udah pontang panting nyari cara agar dia selamat. Lah dia cuma duduk manis aja sambil nangis-nangis meratapi nasib.

Dua kali nonton drama kok ya aku gak suka karakter tokoh utama perempuannya ya, hahahaha.

Lee Rang (Kim Beom)

Si manja yang jahat

Lee Rang adalah adik Lee Yeon dengan ibu yang berbeda. Ibu Lee Rang adalah seorang manusia biasa. Sewaktu dia kecil, dia selalu saja menjadi bahan bullyan penduduk desanya dan ibunya bukannya menyelamatkannya malah dia bersembunyi saat Lee Rang sedang diserang. Pada akhirnya ibunya meninggalkan Lee Rang di dalam hutan dan berharap dia mati diterkam oleh makhluk ganas di sana. Tepat sebelum kejadian tersebut, Yeon menyelamatkannya dan mengasuhnya mulai saat itu.

Saat Yeon patah hati dan meninggalkan gunung, Lee Rang hidup sendirian di dalam hutan yang lama kelamaan terjajah oleh manusia. Diapun kemudian marah dan membunuh manusia di desa dekat gunungnya sambil mencari kakaknya Yeon. Tapi saat Yeon datang, bukannya dia menyelamatkannya, Yeon malah menyerang Rang dengan pedangnya yang merupakan tugasnya untuk menghentikan Rang membunuh manusia tidak berdosa. Karena kecewa dengan kakaknya, diapun kemudian membenci Yeon dan selalu berbuat jahat kepada kakaknya.

Di awal ceritanya, Lee Rang ini digambarkan sosok yang jahat yang selalu mengganggu Yeon dan Ji A. Sebenarnya seh dia hanya ingin menganggu Yeon aja ya, tapi karena Yeon gak bisa diganggu makanya dia mengganggu yang lemah dari orang terdekatnya Yeon siapa lagi kalau bukan Ji A.

Disepanjang filmnya, penulis juga berusaha menerangkan bahwa Lee Rang ini baik hanya kurang kasih sayang aja. Tapi menurut aku inti dari kejahatan di drama ini ya Lee Rang ini. Karena dialah yang membangunkan Imoogi hanya untuk mendapatkan perhatian dari kakaknya! Walaupun pada akhirnya dia mengobarkan dirinya untuk Yeon tapi pada dasarnya dia memang sosok manja yang jahat.

Aku sendiri kasian banget seh sama Yeon dikelilingi oleh orang orang egois dan manja yang malah orang yang paling dia sayangi. Untungnya, dia masih memiliki teman-teman setia yang selalu membantunya untuk menyelamatkan Ji A atau menghentikan Lee Rang.

***

Setelah baca kembali tulisan aku di atas, kok terkesan kayaknya aku banyak gak sukanya ya sama karakter di dramanya? Hahahaha. Tapi walaupun begitu untuk keseluruhan ceritanya aku lumaya suka kok dengan drama ini. Drama yang kategori ringan menurut aku walaupun ada penjahat kejamnya tapi tetap aja nuansa sepanjang dramanya teman drama romantis aja.

7/10

 

[Review Drakor] Record of Youth


Haiii, hallooo apakabar semuanya? Balik lagi dengan si Irni yang mereview drama korea. Tapi kali ini agak beda karena langsung cuss nulisnya di blog aja. Ternyata nulis review drakor di IG itu gak terlalu menyenangkan seperti di Facebook yak, hahaha. Eits, tapi aku gak kangen dengan facebook kok. Rasanya hidup aku lebih damai kalau cuma main IG aja. Itupun aku tim mute dan block loh, hahaha. Kalau kalian tim sakit hati atau tim mute?

Kali ini aku mau nulis review tentang drama korea yang beberapa bulan lalu aku tamatin nontonnya. Ya seperti judulnya seh aku akan review drama terbarunya Park Bo Gum sebelum dia berangkat wanmil yaitu Record of Youth. Btw, jadi inget cerita di drama ini tuh tentang artis yang galau dengan wajib militernya. Jangan-jangan si PBG milik drama ini karena line ceritanya mirip sama hidupnya yak, ya walaupun secuil aja, hahahaha.

Nonton drama ini awalnya karena orang-orang pada heboh tentang drama yang mengejar mimpi. Tahu lah yak, drama kejar mimpi ini lagi hits di korea sono. Pokoknya drakor sekarang jauh deh dari chaebol yang mencintai orang miskin dan tidak direstui orang tua laki-laki. Nontonnya jadi lebih semangat gitu!Sa Hye Jun (Park

Sa Hye Jun (Park Bo Gum) dan Won Hae Hyo (Byeon Woo Seok) adalah teman dari semasa mereka SD karena tinggal dilingkungan dan bersekolah di sekolah yang sama. Mereka juga memiliki kesamaan karir, yaitu sama-sama seorang model dan tengah berusaha untuk bisa masuk ke industri drama. Walaupun secara kemampuan mereka mirip, akan tetapi perjuangan mereka sangat berbeda satu dengan yang lainnya. Hae Hyo yang merupakan anak dari keluarga kaya mendapatkan support penuh dari keluarganya, terutama dari ibunya. Dia masuk ke agensi yang besar, dia juga bisa fokus mengurusi karirnya tanpa sibuk berfikir mencari tambahan penghasilan.

Jauh berbeda dengan Hye Jun. Dia berasal dari agency kecil yang bosnya sangat jahat. Beberapa kali bos dari agencynya tidak membayar jasanya saat peragaan busana. Hasilnya Hye Jun keluar dari agency dan beberapa lama tidak memiliki agency sama sekali. Dilain pihak, keluarga Hye Jun tergolong miskin, ayahnya adalah tukang borongan yang memiliki banyak hutang dikarenakan kakeknya yang dulu sering ditipu orang, ibunya adalah asisten rumah tangga di rumahnya Hae Hyo, kakaknya yang dari universitas Seoul juga baru saja bekerja disebuah bank lalu tertipu oleh agen perumahan. Karena itulah selain model, Hye Jun memiliki beberapa pekerjaan paruh waktu seperti kerja direstoran dan pengaja minimarket.

An Jeong Ha (Park So Dam) adalah seorang asisten penata rias. Dia adalah anak dari keluarga broken home. Ibunya menceraikan ayahnya karena menganggap ayahnya malas dan tidak mau bekerja, lalu menikah lagi. Tapi bukannya hidup lebih enak, dia malah mendapatkan suami lebih buruk dan memiliki banyak hutang yang kahirnya selalu meminta uang dari Jeong Ha. Jeong Ha sejak beberapa tahun adalah fans Hye Jun dan suatu hari, ketika dia dijak oleh salonnya untuk ikut event makeup untuk peragaan busana, diapun kemudian bertemu dengan Hye Jun untuk pertama kalinya.

Awalnya dia menyangkal bahwa dia adalah fans Hye Jun, tapi karena Hye Jun merasa nyaman dengan Jeong Ha, akhirnya mereka sering bertemu dan berpacaran. Saat mulai berpacaran dengan Jeong Ha, karir Hye Jun sedikit demi sedikit membaik. Diapun kemudian mendapatkan agency kecil yang sangat mendukung karirnya.

Tapi seiring bertambahnya kepopuleran Hye Jun, masalah baru timbul. Bahwa dia dan Jeong Ha tidak memiliki banyak waktu lagi untuk bersama. Jeong Ha pun ingin berusaha juga mengembangkan usahanya agar lebih besar daripada sekarang.

Lalu, dapatkah mereka bersama sampai mau memisahkan? 😛

***

Episode-episode awal drama ini sangat menyenangkan yak. Kerasa banget perjuangan Hye Jun meraih mimpinya yang kok rasanya jalannya sangat terjal dan berliku. Awalnya aku sempat berfikir bahwa drama ini realistis yang mengakibatkan gak mungkin lah dia sukses di dunia hiburan ini. Mana lawannya adalah temannya yang kaya raya lagi kan. Follower sosmed aja bisa dibeli! Pas tes popularitas, dia udah kalah duluan.

Tapi makin memasuki episode pertengahan dan episode akhir kok ya rasanya ini ya tetep another romantic drama korea aja seh. Yang membuat mimpi anak muda bahwa cita-cita dapat diraih karena usaha keras. Karena bagi aku yang udah tua gini, untuk seorang anak sukses dan merubah status hidupnya dari miskin ke kelas menengah, atau kelas menengah ke menengah atas itu sangat sedikit loh, bisa dibilang gak lebih dari 1% aja di dunia nyata.

Yang disayangkan adalah, karena di awal episode udah kuat banget cerita dan karakternya, tapi lama-lama kok tya berasa drop gitu. Kisah keluarganya gak dibahas tuntas, kenapa dia benci sama ayahnya. Kenapa benci sama ayahnya tapi gak benci sama mamanya atau kenapa kakaknya yang selama ini gak akrab dengannya tapi tiba-tiba sok jadi membela adiknya. Dari segi percintaan juga gak dibahas tuntas, bagaimana perjuangan mereka untuk mempertahankan statusnya, langsung breg aja gitu kalau kita gak bisa meraih mimpi bersama ya udah bay!

Terus yang paling aneh menurut aku adalah kisah sahabatan trio Hye Jun, Hae Hyo dan Jin U. Merekakan sahabatan dari kecil ya dan setiap haripun masih kumpul ngobrol atau bertemu buat minum. Tapi kok ya terasa kaku gitu. Jin U yang berpacara sama aduknya Hae Hyo masih takut-takut cerita. Hye Jun yang sukses kemudian membuat Hae Hyo kesal dan lalu menjauhinya. Akrabnya kurang kerasa gitu loh.

Jadi, jadi, siapa yang udah nonton ini juga? Gimana-gimana pendapatnya?

 

7/10

 

bye.

Karakter Para Pemain Start UP


Haaiiii, Hallloooo, apakabar semuanya?

Akhir tahun lagi pada ngapain neh? Ada rencana liburan atau masih tetap di rumah aja? Aku sendiri sampai sekarang gak ada rencana yang pasti seh. Cuma pengen adalah kegiatan dikit tapi sampai sekarang belum menutuskan itu apa, hahahaha.

Daripada bete sendiri dengan tahun 2020 ini yang buat rencana aja susahnya setengah mati, maka lebih baik kita arahkan saja energinya ke Drama Korea yang sedang sangat populer sekarang ini. Apalagi kalau bukan Start Up! Tadi malam bener, drama ini baru banget tamat. Aku sendiri udah menamatkan drama ini tadi pagi sebelum memulai aktivitas, huahahaha. Dan sebagai #TimDosan aku anggap ini drama happy ending lah yak *puk-puk #Timjipyeong*

Karena gak mau seperti tulisan review aku biasanya, maka kali ini aku mau membahas tentang empat karakter utama dari drama ini. Tentu dengan pandangan aku sendiri yak, bukan pandangan penulis apalagi netijen yang sekarang sangat terpecah belah ini. Makanya aku gak tulis judulnya review juga karena sepertinya semua orang udah nonton ini drama deh. Udah tahu lah yak secara garis besar jalan ceritanya.

Maka, yuks langsung aja kita mulai yuks!

Seo Dal Mi (Suzy)

Si ambis yang penuh dendam ~

Seo Dal Mi adalah seorang perempuan berumur 27 tahun yang hidup bersama dengan Neneknya. Sewaktu kecil dia memiliki keluarga yang lengkap bersama ayah, ibu dan kakak perempuannya bernama In Jae. Tapi karena ayahnya yang keluar dari perusahaan dan ibunya yang menganggap dia tidak bertanggungjawab dan lalu bercerai, maka terpisahlah dia dengan keluarganya. Dia bersama ayahnya dan kakaknya bersama ibunya. Ibunya kemudian menikah lagi dengan seorang pria kaya dan pindah ke Amerika. Sedangkan ayah Dal Mi berusaha merintis perusahaan akan tetapi kemudian meninggal karena kecelakaan.

Karena kasihan dengan Dal Mi yang tidak memiliki teman, Neneknya kemudian meminta Ji Pyeong, anak yang diasuhnya untuk bersurat dengannya agar dia memiliki teman dan tidak bersedih. Lima belas tahun kemudian, Dal Mi menjadi karyawan kontrak di satu perusahaan dan masih sangat ingin bertemu dengan Do San yang mengiriminya surat.

Walaupun aku #TimDosan, tapi dalam lubuk hatiku yang terdalam *halah* aku sebenarnya beneran terbuka loh sama karakter dalam drama ini. Gak pernah sedikitpun pas nonton aku mengelu-elukan salah satu karakter, baik itu karakter first lead maupun secondlead. Karena itulah mungkin aku berani nulis bedah karakter gini karena aku gak mihak ke karakter apapun di drama ini. Membuat aku nonton lebih lepas dan menertawakan jika salah satu karakter salah memilih.

Seo Dal Mi sendiri adalah pemeran utama wanita di drama ini. Biasanya, kalau aku suka nonton drama, aku akan membela mati-matian karakter utamanya. Karakter utama selalu benar, karakter pendamping selalu salah dan hanya dibuat untuk menghambat kehidupan si karakter utama. Nyatanya, bisa juga loh karakter utama itu gak selalu benar, ya contohnya si Seo Dal Mi ini.

Awal-awal dramanya di mulai, banyak yang pro Dal Mi, mengasihinya dan membenci kakaknya yang telah meninggalkan dia sendirian bersama ayahnya yang ujung-ujungnya meninggal dan membuat dia hidup miskin bersama neneknya. Apalagi, pas awal episode 1 ada adegan yang membandingkan kehidupan Dal Mi dan In Jae yang sangat jauh berbeda. Dal Mi yang bangun di rumah yang sederhana sedangkan In Jae di Amerika dan di apartemen mewah. Dal Mi yang tidak punya baju yang pantas dan In Jae punya satu ruangan khusus untuk tempat pakaiannya. Dan Dal Mi yang terburu-buru naik bus sedangkan In Jae mengendarai mobil mewah.

Lalu pertanyaan aku adalah, apa salahnya In Jae? Hidup seperti itu adalah pilihan Dal Mi secara sadar maka seharusnya sebagai manusia dewasa yang berumur 27 tahun, dia sudah bisa menyadari hal itu dan tidak hanya melihat dari sudut pandang kesuksesan orang lain tanpa menilik usaha apa yang telah dilakukan In Jae selama ini. Dari sini aja kelihatan banget Dal Mi dendam sama In Jae karena iri dengan kehidupan kakaknya yang lebih mapan dan terlihat bahagia.

Sikap Dal Mi yang pendendam, berpengaruh juga terdapat keputusan-keputusan yang dibuatnya di dalam hidupnya. Misalnya saja, dia langsung berhenti dari pekerjaannya karena dia tidak dinaikkan statusnya dari pegawai kontrak ke pegawai tetap. Dia juga ikut mendaftar Sand Box tanpa tahu bisnis proses apa yang ingin dikembangkannya. Untungnya (karena cerita) dia bertemu dengan SamSan yang adalah para jenius dan Sa Ha yang memang punya ilmu design.

Dal Mi yang tidak punya pengalaman di industri start up selalu membuat keputusan hanya dari kepercayaan dan ingin menang dari In Jae. Ini bisa dilihat dari dia langsung percaya-percaya saja dengan Do San (sehingga memberikan saham perusahaannya dengan presentase paling besar) hanya karena Do San adalah teman dia berkirim surat. Padahal ya walaupun beneran Do San adalah beneran “Do San” kalau masalah uang, untuk aku perlu diselidiki dulu deh latar belakang orang ini, siapa keluarganya, bagaimana dia hidup selama ini dan lain sebagainya. Toh dia udah pernah dibohongi Do San yang sok jadi orang kaya, tapi masih ada percaya juga.

Keputusan SamSan Tect mau diakuisisi oleh 2STO juga karena Dal Mi tidak mau kelihatan kalah oleh In Jae yang akhirnya ya karena kesombongannya dan tidak mau mendengar pendapat orang lain, perusahaan mereka malah jadi bubar.

Untuk aku, sisi baik Dal Mi hanyalah dia yang sangat sayang dengan neneknya walaupun yang aku lihat neneknya yang lebih mengayomi Dal Mi daripada sebaliknya. Jadi aku juga bingung kenapa Do San bisa suka dengan Dal Mi padahal mah orangnya biasa aja 😛 pendapat aku hanya karena Dal Mi cantik aja seh, kalau gak pasti udah bay! Huahahahaha

Nam Do San (Nam Joo Hyuk)

Manusia yang beruntung ~ hahahaha.

Do San adalah seorang jenius yang memiliki perusahaan bernama SamSan Tech yang didirikan bersama kedua temannya, Yong San dan Chul San. Awalnya, dia tidak ada hubungan sama sekali dengan Dal Mi. Akan tetapi suatu saat, Ji Pyeong menghampirinya untuk berpura-pura menjadi “Do San” sang pengirim surat untuk bertemu Dal Mi. Awalnya Do San tidak mau membantu Ji Pyeong, tapi setelah membaca surat-surat yang dikirimkan Dal Mi, dia jadi sangat ingin bertemu dengan Dal Mi. Diapun akhirnya menyukai Dal Mi saat pertemuan pertamanya 🙂

Satu-satunya pemeran, yang masa kecilnya tidak diceritakan pada episode pertama adalah Nam Do San. Aku berfikir, mungkin karena terlalu kuatnya cerita Ji Pyeong diepisode 1 inilah orang-orang udah kepincut sama dia. Apalagi karakter dia waktu kecil udah kelihatan ganteng nan tampan kan yak dibanding Do San yang hanya sekelebat figuran di TV dan koran aja. Terus mukanya juga masih anak kecil banget.

Do San di sini diceritakan anak yang pintar luar biasa. Dia sewaktu kecil menang olimpiade matematika dan menjadi pemenang termuda saat itu. Walaupun pada akhirnya ketahuan bahwa dia “menyontek” akan tetapi toh emang pinter kan dia, bahkan sewaktu SD aja bisa masuk kuliah tapi berenti karena gak enakan sama yang lebih tua.

Dia juga adalah tipe manusia yang hidupnya lurus-lurus aja. Diluar dia tidak kaya raya seperti Ji Pyeong, dia adalah manusia yang kehidupannya dipengenin banyak orang. Lahir dari keluarga yang bahagia, orang tuanya baik, keluarga besarnya selalu mendukung, bahkan punya hubungan baik sama sepupunya kan sampe dikasih saham 1% aja gitu. Udah dari keluarga bahagia, eh jadi anak pintar pula. Jadi kebanggaan orang tua walaupun ujung-ujungnya merasa itu adalah beban. Tapi orang tua Do San yang membanggakan anaknya adalah sebanyak-banyaknya orang tua yang ada di dunia inikan yak? Jadi ya gak ada masalah juga menurut aku.

Hidupnya lurus bahkan waktu kuliah banyak cewek yang suka sama dia, tapi dianya aja yang gak ngeh jadinya gak respon. Terus ketemu sama teman rasa sodara, Yong San dan Chul San yang selalu mendukung apapun keputusan Do San. Gak pernah menyalahkan satu sama lain, kalaupun gak suka ya udah langsung marah seketika gak pake malu-malu.

Pas ketemu Dal Mi pun dia langsung disukai aja gitu tanpa ba bi bu, walaupun dikasih “kulit” orang kaya tapi ya kalaupun Do San apa adanya ya gak ada yang memalukan juga toh?

Walaupun banyak yang bilang Do San ini gak punya kepribadian karena gak tahu apa yang dia inginkan, tapi menurut aku Do San ini tegas kok. Sekali dia suka sama Dal Mi, dia ngakuin bahwa dia suka. Dia memberikan perhatian yang lebih kepada Dal Mi. Dia juga menjadikan Dal Mi “orang pertama” dalam hidupnya yang selalu keperluannya didahulukan.

Do San juga orang yang sangat jujur karena ya dia orang pertama yang bohong dan gak tahan dengan kebohongan yang dia buat. Bayangkan Ji Pyeong dan Neneknya aja bisa bertahan berbohong selama 15 tahun lebih loh. Tapi dia gak. Terus pas nenek Dal Mi menyuruhnya diam saat tahu matanya akan buta, Dol San memilih menceritakan itu walaupun bisa berakibat dia dibenci oleh nenek Dal Mi. Tapi yang namanya jujur itu lebih baik seh yak.

Mungkin karena hidupnya yang mulus-mulus aja dan selalu beruntung dan jujur, jadi orang banyak yang gak respect sama Dol San dan jadi #timjipyeong ya. Tapi ya menurut aku, apa salahnya menjadi orang yang beruntung? Paling gak dia juga berusaha kok gak cuma diam dan tidak melakukan apapun dihidupnya.

Han Ji Pyeong (Kim Sun Ho)

Orang yang selalu berhati-hati dan curigaan

Han Ji Pyeong adalah seorang anak yatim piatu yang sangat memiliki bakat dengan keuangan dan investasi. Ini dibuktikan dengan dia yang memang lomba simulasi investasi saham. Saat dia berusia 17 tahun, dia yang sudah keluar dari panti asuhan tidak memiliki tempat tinggal untuk melanjutkan hidupnya. Saat dia tidak tahu harus kemana, diapun bertemu dengan Neneknya Dal Mi yang memberikannya tempat tinggal ditoko miliknya.

Saat Ji Pyeong tinggal di tokonya itulah Nenek Dal Mi memintanya untuk menjadikan dia teman Dal Mi dengan memberikannya surat yang akhirnya dilakukan mereka selama setahun sebelum Ji Pyeong pergi ke Seoul untuk melanjutkan kuliah.

Gak salah juga karakter Han Ji Pyeong dibuat seperti itu. Ya mau berharap bagaimana dengan anak yatim piatu yang gak pernah mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua? Bahkan aku bisa relate sama perasaan Ji Pyeong sama nenek Dal Mi yang selalu merasa berhutang karena pada saat dia gak tahu mau ke mana dan gak ada orang yang bisa diandalkan cuma Nenek Dal Mi yang ada dihidupnya. Apalagi dia memanfaatkan uang nenek Dal Mi untuk diinvestasikan agar dia bisa dapat uang untuk kuliah.

Cerewetnya Ji Pyeong dan diamnya Ji Pyeong adalah salah satu bentuk pertahanan dirinya kepada dunia yang kejam agar dia tidak dijahati oleh orang lain. Kalau Dal Mi dijahatin bisa misuh-misuh sama Neneknya, kalau Do San sedih bisa minta pendapat orang tuanya, lah kalau Ji Pyeong? Hanya Young Sil saja yang bisa tahu perasaannya 😛

Ji Pyeong bukanlah Jung Hwan yang banyak alasan dan tidak pernah berani menyatakan cintanya kepada Dal Mi. Dia sudah mengaku di depan nenek, dia pernah mengaku di depan orang antah brantah yang ditemuinya saat minum, dan dia dengan gentle juga sudah mengakui perasaannya di depan Dal Mi. Masalah tiga tahun dia bersama Dal Mi tapi gak ada kemajuan ya bukan masalahnya dari dia dong. Emang Dal Mi nya aja yang sudah menutup diri untuk menyukai orang lain selain Do San.

Dengan Ji Pyeong tidak terlalu menunjukkan perasaannya kepada Dal Mi sekuat mungkin, ini juga berdampak pada rasa sakit yang diterimanya juga tidak akan terlalu besar. Bayangkan aja kalau selama ini dia mepet Dal Mi terus-terusan lalu si Dal Mi tetap milih Do San, bagaimana itu hatinya terpotek-potek?

Tapi walaupun begitu, Ji Pyeong adalah manusia realistis yang baik hatinya. Walaupun dia tidak menjadi pilihan bagi orang yang dia sukai, tapi tetap saja dia memberikan masukan yang baik demi kemajuan saingannya. Bener-bener manusia berdada lapang.

Won In Jae (Kang Han Na)

In Jae adalah impian hidupku, huahahahahaha.

Won In Jae adalah kakak kandung Seo Dal Mi. Sewaktu kedua orang tuanya bercerai, dia kemudian memilih mengikuti ibunya yang akhirnya menikah lagi dengan seorang konglomerat. Dia akhirnya memiliki pendidikan tinggi yang bagus dan berkesempatan memimpin anak perusahaan milik ayah angkatnya.

Sedih banget sebenarnya karakter In Jae ini tidak diberikan banyak tempat di Start Up. Terutama tentang kehidupan pribadinya. Bagaimana kehidupannya bersama ibunya setelah memiliki ayah tiri. Bagaimana perjuangannya dengan belajar sampai bisa memimpin anak perusahaan ayahnya. Terus gak dikasih tentang kehidupan percintaan gitu? Sungguh ya writternim kejam sama In Jae melebihi kejamnya dengan Ji Pyeong!

Menurut aku ya, In Jae adalah orang yang selalu tepat mengambil keputusan dalam hidupnya. Dia memilih ibunya daripada ayahnya karena terlihat ibunya lebih tahu  mau menjalani hidup yang seperti apa. Walaupun tidak diceritakan tentang masa kecilnya bersama ayah tirinya, tapi jika dilihat dari hasil kerjanya yang akhirnya memimpin anak perusahaan ayahnya, sudah pasti dia adalah anak yang berprestasi dan memiliki jiwa pemimpin.

Pun keputusannya ketika akhirnya keluar dari perusahaan ayah tirinya dan hidup mandiri, dia memiliki visi yang jelas dalam mendirikan perusahaannya. Kejelasan visinya ini terlihat dengan karyawannya yang ikut dia keluar padahal nasibnya belum jelas. Ini menunjukkan bahwa dia adalah pemimpin yang disenangi dan disegani oleh para stafnya.

Dal Mi yang selalu aja ngomongin kalau In Jae mimilih jalan yang salah, toh akhirnya paham juga bahwa In Jae memang punya kapasitas yang besar dalam memimpin sebuah perusahaan.

Selain pintar dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, In Jae juga baik hatinya. Bayangin aja ya kalau disundul dan dikatain jahat terus sama adeknya sendiri, dia tetap selalu memberikan saran dan masukan yang baik untuk Dal Mi. Pun dia sebenarnya masih sayang sama neneknya tapi karena malu aja sudah pindah nama keluarga jadi tidak berani untuk bertemu.

Kalau disuruh milih manusia sempurna di Start Up (selain nenek pastinya) udah pasti aku pilih In Jae seh. Coba aja diujung cerita ada adegan dia bertemu dengan pria tampan anak dari orang kaya yang kagum dengan penampilannya yak, pasti sempurnalah hidupnya, hahahahaha.

***

Jadi, kalian udah pada nonton Start Up belum? Tim anak baik atau tim Do San ini? Tapi aku yakin pada bukan tim Dal Mi lah yak 😛

ps: aku pengen bahas jalan ceritanya juga deh, ditunggu yak, siapa tahu aku gak males, huahahahaha.

[Review Drakor] Stranger


Pas pertama kali nonton ini, aku berharap drama ini tuh dark banget. Tentang pembunuhan yang penuh misteri gitu loh ala-ala Voice atau Signal. Tapi ternyata drama ini gak semisteri itu. Jadi kalau kalian berharap nonton drama ala-ala dua drama yang aku sebutkan di atas mending cari drama lain aja.

Untuk aku, drama ini lebih kepada urusan politik korea. Tentang para pejabat, tentang para orang kaya dan tentang korupsi di Korea. Pembunuhan di sini bukan tentang Psikopat mengerikan, lebih kepada balas dendam karena ketidakpuasan atas apa yang telah dilakukan negara.

Ceritanya bermula ketika Park Mo Sung ditemukan meninggal di rumahnya oleh Ibunya dan seorang jaksa bernama  Hwang Si Mok (Cho Seung Wo). Ketika ditemukan, jelas terlihat bahwa Park meninggal karena dibunuh dengan menggunakan pisau dapur rumahnya.

Setelah sedikit penyelidikan, didapatlah seorang tersangka yaitu seorang teknisi TV bernama Kang Jin Sub yang sebelum ibu dan jaksanya datang tertangkap di CCTV sebuah mobil taksi yang terparkir saat masuk ke dalam rumah tersebut.
Jin Sub pun kemudian dipenjara atas tuduhan pembunuhan. Tapi dia yang merasa tidak bersalah lalu memprotes kejaksaan lalu bunuh diri.

Setelah kejadian itu, ditemukan bukti lain bahwa ternyata bukan Jin Sub pelaku pembunuhan tersebut. Kesalahan Jaksa yang memproses kejadian tersebut menjadi bahan perbincangan masyarakat dan aksi protespun terjadi. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kasus pembunuhan ini dikategorikan sebagai kasus yang tidak biasa karena banyak melibatkan para pejabat dan pengusaha kaya karena Park semasa hidupnya adalah seorang yang sering berada di lingkungan pejabat untuk menyuap bahkan memberikan pelayanan wanita.

Saat kasus pertama tidak menemukan titik terang, jaksa dan polisi kemudian dikejutkan dengan percobaan pembunuhan kedua yaitu seorang perempuan bayaran bernama Kwon Min A. Min A ditemukan di rumah Park dengan cara pembunuhan yang sama dan dengan menggunakan senjata yang sama pula. Polisipun kemudian berusahamenyelamatkan Min A untuk menjadi saksi kunci dalam pembunuhan ini.

Karena kasus yang melebar menjadi pembunuhan berantai, kantor jaksapun kemudian membuat tim khusus untuk kasus ini yang terdiri dari Hwang Si Mok (Cho Seung Wo), Han Yeo Jin (Bae Doo Na), Yoon Se Won, Kim Ho Sub, Choi Young, dan Jang Gun. Tapi bukannya mendapatkan pembunuhnya, mereka malah menguak praktek suap dan prostisusi di kantor kepolisian.

Lalu, siapakah sebenarnya dalang dari pembunuhan ini? Dan apa motif dari pelaku pembunuhan ini? Seperti yang aku sebutkan di atas bahwa konflik utama di drama ini bukan pembunuhan seh, tapi isu politik. Drama korea sendiri udah sering kan yak ngebahas isu politik, korupsi dan lainnya. Aku gak tahu dengan pasti, tapi mungkin di negaranya sana emang banyak korupsi kali ya. Sebelas dua belas sama suatu negara tempat manusia berpenduduk padat 😛

Aku berharap di tengah drama ini akan ada adegan romantis antara Hwang Si Mok (Cho Seung Wo) dan Han Yeo Jin (Bae Doo Na) tapi ternyata gak ada dong! Padahal kayaknya udah pas banget ada benih benih cinta antara mereka berdua walaupun benihnya dikitnya kebangetan! Karena terlalu dikit kali ya, makanya benihnya tidak tumbuh menjadi tanaman yang sehat? Hahahaha.

Terus yang mengusik di dalam drama ini lagi adalah awal ceritanyakan Hwang Si Mok ada diceritakan tentang penyakitnya sewaktu kecil gitu yang sampai dia melakukan operasi di kepalanya yang menyebabkan dia tidak bisa mengekspresikan emosi.

Aku berharapnya, ini diceritakan secara mendalam dan ya lagi-lagi akan dibantu oleh Yeo Jin untuk emosinya sampai mereka jatuh cinta. Tapi ternyata aku harus kecewa lagi dong! Praktis cerita tentang masa lalunya gak berpengaruh besar di cerita dramanya secara keseluruhan. Yang jadi pertanyaan, kenapa adegan operasinya ada di episode pertama? Kan jadinya kayak ini inti dari drama ini gitu loh!

Ada yang penasaran pengen nonton ini? Karena dramanya lumayan populer di Netflix seh yak, atau bahkan ada yang udah nonton?

Gimana-gimana pendapatnya?