[Review Drakor] Record of Youth


Haiii, hallooo apakabar semuanya? Balik lagi dengan si Irni yang mereview drama korea. Tapi kali ini agak beda karena langsung cuss nulisnya di blog aja. Ternyata nulis review drakor di IG itu gak terlalu menyenangkan seperti di Facebook yak, hahaha. Eits, tapi aku gak kangen dengan facebook kok. Rasanya hidup aku lebih damai kalau cuma main IG aja. Itupun aku tim mute dan block loh, hahaha. Kalau kalian tim sakit hati atau tim mute?

Kali ini aku mau nulis review tentang drama korea yang beberapa bulan lalu aku tamatin nontonnya. Ya seperti judulnya seh aku akan review drama terbarunya Park Bo Gum sebelum dia berangkat wanmil yaitu Record of Youth. Btw, jadi inget cerita di drama ini tuh tentang artis yang galau dengan wajib militernya. Jangan-jangan si PBG milik drama ini karena line ceritanya mirip sama hidupnya yak, ya walaupun secuil aja, hahahaha.

Nonton drama ini awalnya karena orang-orang pada heboh tentang drama yang mengejar mimpi. Tahu lah yak, drama kejar mimpi ini lagi hits di korea sono. Pokoknya drakor sekarang jauh deh dari chaebol yang mencintai orang miskin dan tidak direstui orang tua laki-laki. Nontonnya jadi lebih semangat gitu!Sa Hye Jun (Park

Sa Hye Jun (Park Bo Gum) dan Won Hae Hyo (Byeon Woo Seok) adalah teman dari semasa mereka SD karena tinggal dilingkungan dan bersekolah di sekolah yang sama. Mereka juga memiliki kesamaan karir, yaitu sama-sama seorang model dan tengah berusaha untuk bisa masuk ke industri drama. Walaupun secara kemampuan mereka mirip, akan tetapi perjuangan mereka sangat berbeda satu dengan yang lainnya. Hae Hyo yang merupakan anak dari keluarga kaya mendapatkan support penuh dari keluarganya, terutama dari ibunya. Dia masuk ke agensi yang besar, dia juga bisa fokus mengurusi karirnya tanpa sibuk berfikir mencari tambahan penghasilan.

Jauh berbeda dengan Hye Jun. Dia berasal dari agency kecil yang bosnya sangat jahat. Beberapa kali bos dari agencynya tidak membayar jasanya saat peragaan busana. Hasilnya Hye Jun keluar dari agency dan beberapa lama tidak memiliki agency sama sekali. Dilain pihak, keluarga Hye Jun tergolong miskin, ayahnya adalah tukang borongan yang memiliki banyak hutang dikarenakan kakeknya yang dulu sering ditipu orang, ibunya adalah asisten rumah tangga di rumahnya Hae Hyo, kakaknya yang dari universitas Seoul juga baru saja bekerja disebuah bank lalu tertipu oleh agen perumahan. Karena itulah selain model, Hye Jun memiliki beberapa pekerjaan paruh waktu seperti kerja direstoran dan pengaja minimarket.

An Jeong Ha (Park So Dam) adalah seorang asisten penata rias. Dia adalah anak dari keluarga broken home. Ibunya menceraikan ayahnya karena menganggap ayahnya malas dan tidak mau bekerja, lalu menikah lagi. Tapi bukannya hidup lebih enak, dia malah mendapatkan suami lebih buruk dan memiliki banyak hutang yang kahirnya selalu meminta uang dari Jeong Ha. Jeong Ha sejak beberapa tahun adalah fans Hye Jun dan suatu hari, ketika dia dijak oleh salonnya untuk ikut event makeup untuk peragaan busana, diapun kemudian bertemu dengan Hye Jun untuk pertama kalinya.

Awalnya dia menyangkal bahwa dia adalah fans Hye Jun, tapi karena Hye Jun merasa nyaman dengan Jeong Ha, akhirnya mereka sering bertemu dan berpacaran. Saat mulai berpacaran dengan Jeong Ha, karir Hye Jun sedikit demi sedikit membaik. Diapun kemudian mendapatkan agency kecil yang sangat mendukung karirnya.

Tapi seiring bertambahnya kepopuleran Hye Jun, masalah baru timbul. Bahwa dia dan Jeong Ha tidak memiliki banyak waktu lagi untuk bersama. Jeong Ha pun ingin berusaha juga mengembangkan usahanya agar lebih besar daripada sekarang.

Lalu, dapatkah mereka bersama sampai mau memisahkan? ๐Ÿ˜›

***

Episode-episode awal drama ini sangat menyenangkan yak. Kerasa banget perjuangan Hye Jun meraih mimpinya yang kok rasanya jalannya sangat terjal dan berliku. Awalnya aku sempat berfikir bahwa drama ini realistis yang mengakibatkan gak mungkin lah dia sukses di dunia hiburan ini. Mana lawannya adalah temannya yang kaya raya lagi kan. Follower sosmed aja bisa dibeli! Pas tes popularitas, dia udah kalah duluan.

Tapi makin memasuki episode pertengahan dan episode akhir kok ya rasanya ini ya tetep another romantic drama korea aja seh. Yang membuat mimpi anak muda bahwa cita-cita dapat diraih karena usaha keras. Karena bagi aku yang udah tua gini, untuk seorang anak sukses dan merubah status hidupnya dari miskin ke kelas menengah, atau kelas menengah ke menengah atas itu sangat sedikit loh, bisa dibilang gak lebih dari 1% aja di dunia nyata.

Yang disayangkan adalah, karena di awal episode udah kuat banget cerita dan karakternya, tapi lama-lama kok tya berasa drop gitu. Kisah keluarganya gak dibahas tuntas, kenapa dia benci sama ayahnya. Kenapa benci sama ayahnya tapi gak benci sama mamanya atau kenapa kakaknya yang selama ini gak akrab dengannya tapi tiba-tiba sok jadi membela adiknya. Dari segi percintaan juga gak dibahas tuntas, bagaimana perjuangan mereka untuk mempertahankan statusnya, langsung breg aja gitu kalau kita gak bisa meraih mimpi bersama ya udah bay!

Terus yang paling aneh menurut aku adalah kisah sahabatan trio Hye Jun, Hae Hyo dan Jin U. Merekakan sahabatan dari kecil ya dan setiap haripun masih kumpul ngobrol atau bertemu buat minum. Tapi kok ya terasa kaku gitu. Jin U yang berpacara sama aduknya Hae Hyo masih takut-takut cerita. Hye Jun yang sukses kemudian membuat Hae Hyo kesal dan lalu menjauhinya. Akrabnya kurang kerasa gitu loh.

Jadi, jadi, siapa yang udah nonton ini juga? Gimana-gimana pendapatnya?

 

7/10

 

bye.

[Review Drakor] The Producer


Wah, ini pertama kalinya dalam 3 tahun belakangan ini aku nulis review drakor langsung di blog. Biasanya celoteh panjang lebar dulu di Facebook dan aku senang karena banyak dapet tanggapannya, hahahaha. Aku per 3 Agustus 2020 kemaren men-disactive-kan facebook aku lagi seh yak. Dulu banget pernah juga aku disactivekan sekitar 1-2 tahun setelah aku lulus kuliah.ย  Alasan pastinya aku lupa juga, hahaha, yang pasti aku males banget dengan FB waktu itu.

Nah, kalau sekarang kenapa aku disactivekan lagi? Karena aku mau ngurang-ngurangin main sosial media dan males lihat berita corona yang gak ada ujungnya itu, hahahaha. Dulu pernah aku mau ngurangin sosmed juga, tapi aku hapus semuanya jadi malah bertahannya cuma beberapa hari. Karena itu, kali ini aku mau nguranginnya bertahap aja, yang pertama yang aku pilih adalah FB aja. Karena ya FB terlalu banyak orang dari dunia nyata yang aku kenal, dan sebenarnya aku kurang suka seh, hahahaha. Dunia nyata ini kayak temen kantor (kantor sekarang udah gak ada seh karena aku menshortir banget semenjak pindah) dan temen sekolah gitu. Aku udah mulai males jadi ya kenapa gak didisactivekan sekaliankan? Mau dihapus sekalian sayang masih dengan foto-fotonya, terutama foto liburan dan foto album si K. Mudah-mudahan aku bakalan bertahan untuk yang main Facebook lagi ya! Paling gak setahunan atau untuk selamanya juga bagus! ๐Ÿ˜€

Waduh, jadi banyak curhatnya review drama koreanya ๐Ÿ˜›

Nah, kali ini aku mau mereview drama yang sebenarnya udah lama aku tonton. Kayaknya ya tahun 2015 sesuai dengan tahun dramanya pertama kali keluar. Tapi karena aku lagi gabut dan males nonton drama baru sambil nonton Its Ok Not Be Okay jadi ya ngulang lagi nonton dramanya Kim Soo Hyun. Aku ingat aku gak terlalu suka sama drama ini seh, tapi gak tahu kenapa. Pas aku tonton ulang jadi tahu oh, ternyata aku gak suka karena endingnya! Hahahaha.

So, mari kita mulai aja cerita dramanya.

Baek Seung-Chan (Kim Soo Hyun) adalah pegawai baru yang masuk bekerja sebagai produser segmen hiburan di KBS. Alasan utama Seung Chan bekerja sebagai produser adalah karena seniornya di kampus yang dia sukai juga bekerja sebagai produser di sana. Namun, bukannya bahagia, pada hari pertamanya bekerja dia malah melihat seniornya itu telah punya pacar sesama PD di kantornya. Belum lagi dia yang selalu menjadi sasaran kemarahan seniornya karena tingkahnya yang tidak sesuai dengan keinginan para senior. Dihari pertamanya juga, dia bertemu dengan Tak Ye-Jinย  (Kong Hyo Jin) yang secara tidak sengaja membenturkan pintu mobilnya ke mobil Seung Chan hingga lecet dan bertemu dengan Ra Joon-Moย  (Cha Tae Hyun) yang merupakan pacar sang senior yang disukainya.

Awal Baek Seung-Chan bekerja terasa sangat berat. Dia selalu berada di dekat Tak Ye Jin karena ganti rugi yang perlu diterimanya atas mobilnya, dan dia terpaksa bekerja bersama Joon Mo karena dia dimasukkan ke tim 2 Days 1 Night yang diproduseri oleh Joon Mo. Malangnya lagi, acara reality show tersebut hampir tidak ada masa depannya.

Untuk menyelamatkan acara tersebut, Joon Mo dan timnya harus mengganti seluruh pemain dari acara tersebut. Bukan hanya mengganti pemain yang lama saja yang sulit, akan tetapi mencari pemain penggantipun mereka sangat kesulitan karena acara mereka yang kurang populer.

Baek Seung-Chan yang diminta untuk memberikan ide, mengusulkan Cindy (IU) sebagai pemain di acara mereka. Cindy adalah penyanyi papan atas yang sangat terkenal di Korea. Awalnya tidak ada tim yang percaya Cindy akan mau bergabung bersama mereka. Apalagi produser Ra sangat tidak cocok dengan Byeon Mi-Sook, kepala manager Cindy. Tapi Byeon Mi-Sook yakin bahwa Cindy sangat cocok untuk acara mereka. Byeon Mi-Sook yang sering berkomunikasi dengan Cindy karena payung yang dipinjamkannya langsung meminta Cindy untuk ikut ke dalam acaranya. Cindy, yang terkenal sangat sombong dan tidak memiliki teman, secara tiba-tiba setuju dengan permintaan tersebut.

Berjalannya waktu, Seung Chan kemudian sering bersama-sama dengan Ye-Jin dan Joon-Mo yang membuatnya tahu bahwa mereka tinggal dan Ye Jin menyukai Joon Mo. Seung Chan yang selalu mendengar curhatan Ye Jin tentang Joon Mo lama kelamaan kemudian menyukai Ye Jin. Cindy yang selama hidupnya menjadi artis tidak memiliki teman dan orang yang dekat dengannya, kemudia menyukai Seung Chan yang selama ini selalu memberikan perhatian untuknya tanpa embel-embel dirinya yang selebritas papan atas.

Lalu, bagaimana nasib percintaan mereka berempat?

***

Awalnya, aku yakin masih ada ingatan aku tentang cerita drama ini. Ternyata pas nonton blass gak ingat sama sekali dong! Hahahaha. Aku inget Kim Soo Hyun tingkahnya aneh di sini, terus aku inget IU jadi artis tapi yang lainnya gak ingat sama sekali. Yang paling parah adalah aku gak ingat endingnya kayak apa. Dan pas episode 12 lah kok udahan? Bukannya ini sampai episode 16? Ternyata endingnya emang gantung dan cuma sampai 12 episode kakak! Ih, kok aku kesel, hahahaha.

Kesel di sini karena menyadari bahwa drama ini adalah drama terakhir Kim Soo Hyun sebelum Its Okay Not Be Okay tahun 2020 ini, dan kesel kedua karena banyak hal yang selesai di drama ini, tapi kok Kim Soo Hyun yang nasibnya gantung! Emang seh drama ini mirip seperti kehidupan nyata gitu. Bahwa Seung Chan masih berjuang dalam pekerjaannya sebagai produser, tapi kan cerita percintaannya gak perlu digantung juga kakak! Drama ini sangat bertolak belakang dengan Moon Embraching The Sun di mana KSH yang tegas dengan ending yang menyenangkan hati :mrgreen:

So, udah ada yang nonton drama ini juga? Gimana-gimana pendapatnya?

Kalau aku kayaknya cukup 2 kali ini aja deh nontonnya. Malesin ternyata, hahahaha.

 

bye.