[Review Drakor] Mr. Queen


Gak seperti drama sebelumnya, kali ini aku memutuskan nonton drama Mr. Queen ini karena banyak banget akun-akun k-drama yang aku follow bilang ini bagus. Teman-teman perkorea-dramaan aku juga banyak yang bilang ini bagus seh, jadilah aku memutuskan untuk menonton ini saat dramanya udah tayang 12 episode. Niatnya seh karena bentar lagi tamat ya, jadi gak kenalah aku nonton on going kalau selesainya seperti biasa 16 episode. Eh ternyata dia tayangnya 20 episode dong! Jadi aku ada 2 minggu nunggu dramanya selesai, huhuhu.

Jalan Cerita

Jang Bong Hwan (Choi Jin-Hyuk) adalah seorang koki kepresidenan korea di tahun 2020. Dia adalah seorang koki jenius yang membuatnya dibenci oleh beberapa rekan kerjanya. Suatu hari, dia dojebak oleh rekan kerjanya saat tamu penting negara datang dan dia membuat tamu tersebut mengalami alergi karena makanannya. Karena masalah itu kemudian dia dikeluarkan dari istana presiden dan malah dituduh menggelapkan sejumlah dana dapur di istana. Disaat dia di kejar oleh polisi untuk diinterograsi, Jang Bong Hwan kemudian terjatuh ke dalam kolam di apartemennya dan ketika terbangun mendapatkan jiwanya berada di dalam tubuh seorang gadis yang beberapa saat lalu mencoba untuk bunuh diri.

Kim So Yong (Shin Hye-Sun) adalah calon ratu dari Klan Andong Kim. Dia adalah putri dari Kim Moon Geun yang merupakan salah satu kerabat dekat Ibu Suri Agung. Sehari sebelum dia akan menikah dengan raja, So Yong mencoba bunuh diri dengan meloncat ke dalam danau. Saat terbangun, bukannya dirinya yang hadir, malah jiwa Bong Hwan sang koki kepresidenan dari masa depan yang ada di dalam tubuhnya. Karena memiliki jiwa Bong Hwan, So Yong jadi terlihat lebih berani, kasar dan aneh.

Cheoljong (Kim Jung Hyun) adalah seorang yang diangkat menjadi raja boneka oleh klan Andong Kim. Dia terlihat sama sekali tidak tahu apa-apa dan kerjaannya hanya melakukan hal tidak penting. Namun dibalik itu, ternyata Cheoljong memiliki dendam kepada Klan Andong Kim yang telah membunuh dan menfitnah seluruh keluarganya. Karena itulah dia pada awalnya sangat membenci So Yong, sang Ratu karena dia adalah salah satu dari klan tersebut.

Awalnya Ratu sangat mendambakan dan berharap cinta Raja untuknya. Tapi karena raja yang selalu saja memperlihatkan kebenciannya dan selalu dekat dengan seorang wanita bernama Jo Hwa Jin (Seol In-A) yang nantinya akan menjadi selir bangsawan kerajaan, hubungan merekapun sangat berjarak. Hingga So Yong terbangun dari pingsannya setelah bunuh diri dan menjadi orang lain yang lebih berani. Tidak hanya lebih berani, So Yong yang memiliki jiwa laki-laki di dalam tubuhnya mulai tidak menghiraukan sang Raja karena sibuk dengan pemikirannya sendiri untuk “pulang” ke dalam tubuhnya sendiri.

Namun, karena tingkah Ratu yang cuek dan kasar dan selalu menghidari berkontak fisik dengan Raja, hal itu yang malah membuat mereka kemudian menjadi dekat dan membuat Raja mulai menyukai sang Ratu. Ratu, tentu saja tidak ingin menyukai Raja karena dia merasa identitas dia adalah laki-laki dan laki-laki seharusnya menyukai perempuan. Karena itulah dia selalu dikelilingi oleh perempuan dan mengambil beberapa selir untuk raja yang pada dasarnya adalah untuk dijadikan teman bermainnya.

Di lain sisi, Raja yang diketahui adalah seorang boneka oleh rakyatnya tengah membuat strategi untuk menghancurkan Klan Andong Kim. Awalnya Raja merasa kedekatannya dengan Ratu akan membuat misinya berantakan. Namun pada akhirnya, Ratulah yang membantu Raja melawan keluarganya sendiri karena pada akhirnya Ratu juga menjadi target klan Andong Kim untuk disingkirkan karena terlihat sudah tidak berguna.

Jadi, bagaimanakah nasib Raja dan Ratu? Bisakah dia menghancurkan Klan Andong Kim dari kedinastian? Lalu bagaimana dengan hubungan Raja dan Ratu? Sedangkan jiwa ratu masih terdapat Bong Hwan yang adalah seorang laki-laki? Lalu di mana sebenarnya jiwa So Yong yang asli? Apakah bertukar tempat atau malah bersembunyi disatu tempat? Yang pasti ditonton aja seh? :mrgreen:

***

Setelah nonton, ternyata dramanya lucu banget kakak! Walaupun diujung episodenya udah lumayan serius tapi untungnya penulisnya tetap mempertahankan kelucuan drama ini, jadi gak bosan! Pantesan aja ratingnya bagus banget deh, kebanyakan dari setiap episodenya berada di rating belasan. Ini termasuk tinggi banget untuk ukuran TvN kan yak. Apalagi rating episode terakhirnya itu 17.371% udah masuk drama berating tinggi di TvN kayaknya.

Aku juga suka banget sama aktingnya Shin Hye Sun si Ratu. Aku bukan pertama kalinya nonton drama dia soalnya. Drama Shin Hye Sun yang pernah aku tonton itu (yang dia pemeran utama atau perannya lumayan besar tentu saja) adalah Angel’s Last Mission: Love dan Stranger 1 dan kedua drama itu kayaknya acting dia gak begitu ngena di aku. Karena dia perannya yang serius gitu loh. Nah, pas peran si Ratu ini ternyata orangnya bisa koplak juga ya. Dan yang membuat makin keren adalah saat dia gak kesurupan jiwanya Jang Bong-Hwan dia bisa jadi lembut banget, jadi kelihatan banget kerennya dia acting.

Buat Kim Jung-Hyun lumayan juga seh. Mukanya itu kan kayak anak nakal yang baik hati gitu kan yak. Nah pas dia maen di Crash Landing on You itu dapat perannya cocok banget gitu. Di drama ini karena perannya yang Raja pura-pura bodoh ya jadinya pas juga.

Kalau kalian suka dengan drama lucu tapi gak receh-receh amat drama ini cocok banget deh untuk ditonton ya karena lucunya dapat, tapi jalan ceritanya juga dapat. Dan endingnya menurut aku pas seh walaupun aku merasa agak janggal karenakan jiwa asli sang ratu yang keluar, apakah raja masih suka dengan ratu yang lemah lembut gitu? Ataukah raja sebenarnya menyukai Bong Hwan alih-alih sang ratu benaran?

Tapi denger-denger neh katanya bakalan ada Mr Queen Season 2 nya loh! Pas aku lihat seh adegannya di dunia modern gitu. Aku gak berharap banyak dengan ada atau tidaknya season 2 seh karena pada dasarnya cerita di sesi pertamanya emang udah selesai. Tapi kalau ada patut untuk dicoba nonton karena pasti penulis dan pemainnya samaan kan yak :D. (8/10)

 

 

bye

[Review Drakor] The Uncanny Counter


Sepertinya, drama The Uncanny Counter ini adalah salah satu drama yang aku salah pilih buat ditonton, hahahaha. Tapi anehnya adalah aku bisa menyelesaikan dramanya dong! Padahal beberapa episode di belakang aku nontonnya on going. Cuma ya itu, gak ada berasa apa-apa setelah nonton drama ini. Walaupun begitu, aku tetap bakalan nulis dong reviewnya. Selain untuk biar view blog aku gak buruk-buruk amat (view blog aku agak naik selama Corona ini karena review drakor dong! Biasanya view yang tinggi di blog ini adalah cerita liburan semacam review hotel atau budget liburan gitu), aku juga menulis drama sebagai catatan aku pribadi bahwa aku udah pernah loh nonton drama ini, dan suka gak sukanya aku bisa tulis di sini :mrgreen:

Langsung ke jalan ceritanya aja deh yak.

Tujuh tahun yang lalu Saat So Mun (Joe Byeong Gyu) di perjalanan pulang ke rumah bersama kedua orang tuanya, dia mengalami kecelakaan mobil yang menyebabkan kedua orang tuanya meninggal dan kaki So Mun menjadi cacat. Setelah kejadian tersebut, diapun kemudian tinggal bersama dengan kakek dan neneknya.

Tujuh tahun kemudian, empat orang Counter Ga Mo-Tak  (Yu Jun Sang), Do Ha-Na  (Kim Se Jeong), Chu Mae-Ok  (Yum Hye Ran) dan  Jang Cheol-Jung (Sung Ji Ru) sedang mengejar seorang arwah jahat yang menyusup ke tubuh manusia. Tugas mereka adalah mengeluarkan roh jahat tersebut dari tubuh manusia itu untuk dikembalikan ke akhirat. Namun pada suatu hari, mereka bertemu dengan roh jahat level 3 yang mana telah bersatu dengan tubuh manusianya. Roh jahat level tiga ini sudah memiliki ilmu untuk menggerakkan benda dengan fikirannya. Bukannya berhasil menangkap roh jahat terebut, mereka malah kehilangan satu rekan Counternya yang bernama Jang Cheol-Jung. Jika seorang Counter meninggal, spirit yang ada ditubuhnya bisa akan meninggal juga jika tidak mendapatkan tubuh counter baru. Wi Gen, spirit Jang Cheol Jung langsung terbang mencari tubuh baru untuk dijadikan Counter. Saat itulah dia langsung masuk ke dalam tubuh So Mun.

So Mun yang telah mendapatkan spirit baru di dalam tubuhnya kemudian diperkenalkan dengan tim Counter lainnya. Diapun diberikan gambaran apa itu Counter dan apa yang mereka kerjakan. Awalnya So Mun tidak tertarik untuk menjadi Counter walaupun Nona Chu sudah menyembuhkan cacat di kakinya. Akan tetapi, setelah dia tahu bahwa dia bisa bertemu dengan orang tuanya jika dia menjadi Counter, diapun akhirnya setuju.

Tapi, dengan berjalannya waktu, bukan hanya roh jahat yang menjadi permasalahan anggota Counter. Ada politik dengan intrik korupsi yang juga perlu mereka uangkap. Di tengah pengejaran mereka, So Mun akhirnya tahu bahwa orang tuanya bukan meninggal karena kecelakaan, akan tetapi mereka meninggal karena dibunuh saat sedang menyelidiki sebuah kasus korupsi.

Jadi, apakah counter bisa menyelidiki kasus orang tua So Mun? Disaat mereka sebagai Counter tidak diperbolehkan berurusan dengan urusan manusia dengan menggunakan kekuatan Counternya?

***

Jadi, aku tuh nonton drama ini karena tertarik dengan Tailernya (lagi-lagi ya, hahaha). Kayaknya seru gitu lihat kelompok orang yang punya kekuatan super sebagai penakluk hantu. Tapi ternyata jalan ceritanya lebih kuat ke intrik politik dan korupsinya dong daripada tentang hantunya, dan itu yang membuat aku gak terlalu suka.

Hal yang membuat aku kurang suka lagi adalah aku gak terlalu suka dengan karakter dan pemeran pemain utamanya! Kalau gini udah gak ada ampun deh yak. Soalnya biasanya aku bisa bertahan dengan cerita yang gak seru cuma karena meleleh sama karakter utamanya, huahahahahaha. Atau kalau bukan karakter utamanya ya second leadnya lah. Tapi di drama ini gak ada yang aku suka dong semua karakternya! Yang aku lihat semuanya terkesan lebay dan gak banget. Aku sampai memikirkan sendiri kenapa aku bisa bertahan nonton drama ini, hmmmm.

Buat kalian yang belum nonton dramanya, aku gak rekomendasikan seh drama ini, kecuali ada pemainnya yang kalian emang favoritkan banget. Bagi yang udah nonton aku penasaran gimana dengan pendapat kalian? Ini dramanya seru dari mana seh? Aku kasih rating 5/10 aja deh buat dramanya.

 

 

 

bye.

[Review Drakor] Extra Curricular


Beberapa waktu yang lalu, aku kayak gak dapet info gitu loh judul-judul drama korea yang baru yang bisa aku tonton. Padahal waktu luangnya ada kan jadi nyari-nyari ya, hahahaha. Kalau udah kayak gitu, biasanya aku lihat-lihat aja di dashboard Netflix sekiranya drama apa yang bisa ditonton. Lalunya muncul judul drama ini dengan embel embel Original Netflix yang pasti ceritanya gak biasa bahkan luar biasa itu. Jadilah cuss aku mulai nonton.

Yang serunya dari drama Original Netflix itukan dramanya langsung tamat gitu ya, dan biasanya jumlah episodenya gak banyak. Sama jugalah dengan drama ini. Jumlah episodenya cuma 10 episode aja, dan salah satu yang membuat aku memutuskan nonton adalah karena trailernya. Bisa dicek di video di bawah ini.

Ceritanya sendiri sebenarnya simpel. Seorang anak SMA dari keluarga miskin yang ingin bertahan hidup bernama Oh Ji Soo (Kim Dong-Hee). Cita-citanya sederhana aja, dia ingin bisa hidup seperti orang-orang pada umumnya, selesai sekolah bisa kuliah, dan setelah kuliah mendapatkan pekerjaan yang layak seperti orang pada umumnya. Dia juga merupakan anak terpintar di kelasnya. Akan tetapi, dia tidak ingin menonjol di sekolah dikarenakan dia sangat sibuk dengan pekerjaannya untuk mencari uang biaya kuliah dan mencari pekerjaan layak.

Seperti anak SMA pada umumnya, diapun menyukai seorang cewek dari sekolahnya bernama Bae Gyu-Ri (Park Joo-Hyun). Disaat yang bersamaan, mereka kemudian terikat kepada satu ekstrakulikuler di sekolahnya tentang permasalahan sosial anak-anak SMA.

TAPI, jika ceritanya hanya itu, sepertinya kurang cocok untuk menjadi cerita Netflix Original. Kurang ada gregetnya gitu kan yak? Jadilah dibuat spesial, hahahaha. Untuk mendapatkan uang kuliah, Oh Ji Soo mengambil langkah cepat. Bukannya bekerja sebagai paruh waktu di minimarket atau rumah makan seperti anak SMA pada umumnya, Ji Soo lebih memilih berbisnis. Bisnis gelap yang diorganisirnya bersama dengan seorang Bapak Tua bernama KIM. Bisnisnya adalah pelayanan jasa perempuan di mana Ji Soo sebagai penghubungnya dan Pak Kim sebagai pengamanannya.

Bisnis Ji Soo berjalan mulus sebelum akhirnya diketahui oleh Gyu Ri yang akhirnya meminta bergabung bersama bisnis tersebut. Setelah Gyu Ri bergabung, masalah demi masalahpun timbul. Dari uang yang dikumpulkan Ji Soo dicuri oleh Bapak kandungnya sendiri, para kliennya yang meminta putus kerja sama, hingga akhirnya dia berurusan dengan mafia yang membuatnya hampir kehilangan nyawanya.

Tentu masalahnya, tidak hanya urusan pekerjaannya. Setelah uangnya hilang, Ji Soo tidak bisa lagi membayar les mata pelayarannya yang membuat nilainya langsung turun di sekolah. Ji Soo juga yang sebelumnya tidak berhubungan dengan teman-teman di Sekolahnya terlibat permasalahan dengan Kwak Ki-Tae (Nam Yoon-Soo) yang adalah pacar Seo Min-Hee (Jung Da-Bin) yang merupakan salah satu klien dari pekerjaan Ji Soo. Min Hee yang terlihat disebuah motel oleh seorang polisipun kemudian mulai dicurigai oleh polisi tentang pekerjaannya.

Dengan masuknya polisi yang mulai menyelidiki tentang Min Hee, pekerjaan Ji Soo pun menjadi lebih kacau dari sebelumnya. Dia tidak bisa lagi mendapatkan keuntungan dari jasa pekerjaannya. Pelajaran di sekolahnyapun menjadi lebih kacau.

Kekacauan tersebut ditambah lagi dengan Gyu Ri yang selalu saja membuat masalah demi masalah karena dia tidak mau menyerah dan bukannya makin membaik, mereka malah makin terjerumus ke dalam permasalahan yang lebih pelik lagi.

Lalu, apakah Ji Soo tertangkap atas pekerjaannya kotornya selama ini? Dan apakah Gyu Ri akan selalu bersama dengan Ji Soo walaupun dia bisa saja lari menjauh karena berasal dari keluarga kaya? Ya ditonton aja deh sendiri filmnya.

***

Walaupun udah lihat trailernya, tapi tetap aja pas nonton dramanya aku merasa ini berat banget ya ini ceritanya. Bayangin aja ada anak SMA yang mencari uang jadi germo gitu kan. Walaupun dia ngakunya bukan germo seh, tapi fasilitas keamanan. Terus permasalahannya itu gak kaleng-kalengan gitu loh. Bener-bener masalah serius yang setiap mereka buat masalah aku selalu mikir kenapa gak berenti aja seh?

***

Sebenarnya Ji Soo udah mau berenti berurusan dengan bisnis ini berkali-kali. Tapi setiap dia mau berenti, selalu aja ditekan oleh Gyu Ri agar mereka terus berlanjut dan berlanjut lagi. Aku sendiri gemes banget dengan karakter Gyu Ri yang kok ya gak kapok-kapok gitu loh. Dia selalu merasa dia punya masalah yang sangat berat dengan keluarganya, tapikan orang tua yang nyuruh dia belajar atau baca buku ya biasa aja. Gak lebih berat dari masalah Ji Soo yang tidak diurus oleh orang tua dan harus bisa hidup dari usahanya sendiri.

Saat Ji Soo kehilangan uangnya yang dicuri oleh ayahnya dia juga sebenarnya udah mau menyerah. Tapi Gyu Rilah yang menekan dia agar jangan menyerah dan melanjutkan bisnis kotor itu.

Nonton drama ini aku jadi berfikir separah itukah masalah yang bisa dihadapi oleh anak-anak SMA? Bahwa orang tua harus banget tahu apa kegiatan anak-anaknya dan jangan sampai lepas tanggungjawab yang pada akhirnya malah menjadi beban anak itu sendiri.

So, yang mau nonton ini jangan berharap akan mendapatkan drama korea manis tentang anak-anak SMA yang baik-baik atau cinta monyet gitu ya, jaauuuuh banget. Drama ini termasuk drama kelam yang setiap episodenya aku selalu berharap bahwa gak ada kisah nyata dari cerita ini. Kalau ada ya serem banget kan, huhuhu.

Wokey segitu dulu review dari aku. Untuk ratingnya 7/10 aja kali ya, karena kelam banget dong dramanya, huhuhu.

 

bye.

[Review Dorama] Alice in Borderland


Sudah lama banget aku gak pernah nonton Dorama. Kayaknya dorama terakhir yang aku nonton adalah Itazurana Kiss. Yang tahu drama itu pasti tahu lah tahun berapa tuh drama. Pokoknya aku nontonnya itu jaman masih sekolah ntah berapa ratus tahun lalu, hahahaha. Sebenarnya ada beberapa kali mencoba nonton dorama lagi di VIU. Adalah itu Romantic Dokter atau apalah yang terkenal banget drama koreanya katanya bagusan doramanya jadi coba nonton. Tapi pas nonton 1-2 episode kemudian menyerah dan gak lanjut lagi.

Menurut aku, aku kurang cocok gitu loh dengan dorama. Karena lawakannya gak kena gitu di aku. Dorama kan suka model lebay gitu ya adegan terkejutnya. Terus kalau serius kok ya aku suka gak ngudeng mereka ngomong apa padalah udah baca subtitlesnya.

Namun, beberapa minggu yang lalu, aku ada tuh lihat iklannya Netflix ngepromoin original series mereka yang terbaru. Kebetulan yang dipromokan itu adalah dorama. Sebagai orang yang gak begitu cocok sama dorama ya aku biasa aja seh, gak jadi yang kepengen nonton gitu. Tapi kok ya promonya ngencar banget! Di instagram sampai beberapa kali bahas drama ini sampai akupun penasaran dan kemakan iklannya, hahahahaha.

Markadit, marilah kita bahas jalan ceritanya dahulu.

Ryohei Arisu (Kento Yamazaki) adalah seorang anak laki-laki yang tidak memiliki tujuan hidup. Setiap hari, kerjaannya hanya bermain game tanpa ada keinginan untuk mencari pekerjaan. Ayah Arisu adalah seorang yang cukup kaya dan terpandang, sedangkan adiknya baru saja diterima disatu perusahaan yang baik. Karena itu, Arisu lagi-lagi dibanding-bandingkan dengan adiknya untuk kesekian kali. Karena merasa jengah dengan kondisi rumahnya, Arisupun kemudian kabur dari rumahnya dan menghubungi dua orang teman baiknya semenjak SMA agar dapat menghibur dia, Chota (Yuki Morinaga) dan Karube (Keita Machida).

Chota dan Karube juga memiliki masalahnya masing-masing. Chota berasal dari keluarga miskin, orang tuanya memiliki banyak keperluan untuk organisasi keagamaan yang terlihat seperti menipu. Tapi pada akhirnya ibunya selalu saja meminta uang kepada Chota untuk memenuhi kebutuhan permintaan organisasi tersebut. Karube bekerja sebagai bartender dan berkencan dengan teman kerjanya yang adalah pacar dari bosnya. Saat ketahuan berpacaran, Karubepun langsung dipecat bersamaan dengan hari dimana Arisu kabur dari rumah.

Dengan masalahnya masing-masing, merekapun kemudian melakukan hal-hal gila di tenga kota Tokyo untuk melepas penat yang ada difikiran mereka masing-masing. Saat mereka melakukan kekacauan kecil dan akhirnya dikejar polisi setempat, mereka kemudian masuk ke dalam toilet di stasiun kereta bawah tanah. Namun, saat mereka ke luar dari toilet tersebut, suasana Tokyo tiba-tiba berubah. Tokyo yang ramai dengan orang tiba-tiba langsung sepi dan tidak ada manusia sama sekali kecuali mereka bertiga.

Setelah mereka menyusuri Tokyo mereka menyadari bahwa mereka benar-benar sendiri hingga akhirnya pada malam hari mereka kemudian mendapatkan layar billboard yang mengarahkan mereka untuk bermain pada sebuah permainan.

Permainan pertama mereka adalah sebuah gedung tua seperti tempat karaoke. Saat masuk dihadapan mereka ada beberapa handphone yang dapat diambil satu untuk masing-masing orang. Ternyata mereka tidak sendirian, ada seorang anak SMA yang terlihat kebingungan dengan situasi tersebut, dan seorang mbak-mbak kantoran yang terlihat lebih matang dan tahu apa yang mereka lakukan.

Awalnya mereka hanya menganggap ini hanyalah permainan biasa. Sampai satu ketika anak SMA yang bersama mereka mati ditempat ketika salah memilih langkah dari permainan tersebut. Merekapun mulai serius ketika Chota terkena api yang membuat kakinya terluka parah. Untungnya mereka bertiga bersama satu perempuan kantoran itu berhasil memenangkan permainan dan mendapatkan “visa” selama 3 hari sebelum harus mengikuti game selanjutnya.

Karena ingin mengetahui seluk belum game sebelum mereka membawa Chota yang sedang sakit, Arisu dan Karube akhirnya bermain berdua sebelum masa visa mereka habis. Dari permainan kedua ini mereka tahu bahwa ada beberapa orang yang telah paham benar seluk beluk permainan karena sudah lama berada di Boderland ini. Dipermainan kedua ini mereka bertemu dengan Yuzuha Usagi (Tao Tsuchiya), Chishiya (Nijiro Murakami), dan dua orang yang menggunakan HT yang berasal dari tempat bernama “beach”.

Setelah menang di permainan itu, Karubepun terobsesi untuk mencari “beach” tersebut. Tapi di tengah perjuangannya mencari, di permainan ketiga mereka, Arisu kehilangan semua teman-temannya yang membuat dia tidak ada keinginan untuk hidup sebelum akhirnya bertemu dengan Tao dan merekapun kemudian selalu berdua.

Lalu apa sebenarnya “beach” itu? Apakah benar-benar sebuah tempat yang dapat membuat mereka kembali ke dunia yang sebenarnya? Atau malah tempat yang menjadi kehancuran mereka semua?

Ternyata, aku cocok banget sama dorama satu ini, hahahaha. Walaupun adegan-adegan “bodoh” khas drama jepangnya masih ada, tapi gak banyak dan gak terlalu lebay gitu loh. Karenanya aku masih bisa menikmatinya.

Untuk ceritanya sendiri karena murni fiksi jadi aku bisa menikmati seh. Karena kalau drama fiksi mah gak usah dipusingin harus gini gitu. Ikutin aja jalan cerita dan apa maunya si penulis dan nikmati setiap adegannya. Kalau udah gitu, jadi gak kepikiran kan.

Tapi, menurut aku, jalan cerita drama ini seru seh. Disetiap episode selalu ada adegan baru yang menegangkan. Dari episode 1 yang baru perkenalan karakter lau diangkat ke perkenalan permainannya, lalu intrik pertemanan, intrik diri sendiri, permasalahan dengan sesama pemain, hingga akhirnya mencari apa yang sebenarnya mereka hadapi. Kenapa mereka berada di sini dan siapa dalang dari permainan ini.

Kalau kalian suka dengan drama fiksi dan games gitu, dorama ini cocok seh sebagai tontonan. Jumlah episodenya juga gak terlalu banyak cuma 8 episode. Tapi jangan berharap bahwa kalian akan mendapatkan jawaban dari pertanyaan-pertanyaan disetiap episodenya karena drama ini bersambung kakak! Bersambung ke season 2 nya gitu loh yang belum tahu bakalan akan tayang kapan. Mungkin sekitar akhir tahun 2021 ini yak. Inilah yang aku gak suka dari drama Netflix Oeriginal yak, kebanyakan seasonnya! Bahkan drama korea yang biasanya tuntas 16 episode di Netflix Original bisa berseason-season gak selesai-selesai. Gayanya udah semacam drama seri Amerika, huhuhu.

So, ada yang udah nonton juga dorama ini? Gimana-gimana pendapatnya

 

8/10

 

bye.

[Review Drakor] Tale of the Nine Tailed


Yak, si irni mau ngereview drakor lagi. Sesuai dengan judulnya, Drama Korea yang akan aku bahas kali ini adalah drama berjudul The Tale of Nine Tailed. Drama tentang rubah berekor sembilan atau kalau dulu aku tahunya rubah ekor sembilan itu Gumiho. Rasanya udah banyak banget ya drama korea yang mengangkat tema Gumiho ini, sebut aja My Girl Friend is Gumiho dramanya Lee Seung Gi, terus ada lagi Gu Family Book yang Lee Seung Gi juga main (lah kok Seung Gi demen banget main drama Gumiho yak?) dan beberapa drama lainnya yang aku gak terlalu ingat, huahahaha.

Biasanya, kalau nonton drama bergenre fantasi gini, jangan terlalu berharap sama ending yang indah. Katanya happy ending tetap aja ngegantung, buat penasaran dan berharap endingnya begini begitu. Aku setelah beberapa kali nonton drama korea bergenre seperti ini mengasumsikan bahwa sang penulis kalau mau buat ending semau hati dia langsung aja dah buat drama fantasi, jadi kalau ada penonton yang protes langsung di -apa lo apa lo terserah gue dong mau nulis apa juga- gitu. Jadi sebagai penonton kasta rendahan kita hanya bisa mengeluh di sosmed aja, huhuhu.

Jalan Cerita

Jalan cerita drama ini sebenarnya udah sering diangkat oleh drama-drama korea sebelumnya. Yaitu tentang seorang (atau seekor) rubah berekor sembilan yang menunggu cinta pertamanya yang mati dengan tidak seharusnya untuk bereinkarnasi.

Lee Yeon (Lee Dong Wook) adalah seekor rubah ekor sembilan. Enam ratus tahun yang lalu, dia adalah seorang dewa gunung yang menjaga kedamaian alam di gunungnya. Lalu diapun bertemu dengan seorang manusia yang kemudian menjadi cinta pertamanya. Namun, bahwa rubah dan manusia tidak pernah memiliki ending yang manis, merekapun seperti itu. Wanita yang dicintainya meninggal, dan karena sedihnya ditinggalkan oleh orang yang dicintainya, Lee Yeon pun meninggalkan gunungnya dan melepas status dewanya. Lee Yeon juga memberikan butiran rubahnya kepada wanita itu agar saat dia reinkarnasi, Yeon dapat mengenalinya.

Enam ratus tahun kemudian, Lee Yeon menjalani hari-harinya sebagai rubah ekor sembilan dan menangkap roh-roh jahat yang bergentayangan di bumi. Saat dia sedang melaksanakan tugasnya, Nam Ji A (Jo Bo A), seorang produser acara legenda menangkapnya dari kamera CCTV sebagai orang yang mencurigakan. Ji A pun kemudian mengejar Lee Yeon sehingga dia tahu bahwa Lee Yeon adalah seekor rubah dan bukan manusia.

Ji A yang memiliki wajah yang sama dengan wanita yang dicintainya membuat Yeon selalu ingin membantunya. Apalagi adik Yeon, Lee Rang (Kim Beom) selalu saja mengganggu Ji A.

Suatu ketika, saat Ji A sedang mencari tahu sebuah peristiwa ditemukannya tengkorak disebuah pulau, mereka malah secara tak sengaja membangunkan seekor monster ular atau Imoogi yang adalah musuh terbesar Lee Yeon. Tapi saat Lee Yeon ingin membunuh Imoogi tersebut, dia menyadari bahwa Imoogi yang asli ada di tubuh Ji A persis sama kejadiannya seperti 600 tahun yang lalu saat Ji A akhirnya merelakan dirinya agar Imoogi mati. Lalu bagaimanakah nasib cinta mereka berdua? Apakah rubah berekor sembilan tetap akan memiliki ending yang buruk jika mencintai seorang manusia?

***

Nah, udah tahu jalan ceritanya, mari kita bahas sedikit tentang para karakter dramanya. Walaupun para karakternya gak yang buat kita wow banget kayak Start Up, tapi marilah kita lihat bagian kelebihan dan kekurangannya.

Para Karakter

Lee Yeon (Lee Dong Wook)

Rubah yang gila cinta

Lee Yeon bertemu dengan Ji A masa lalu ketika Ji A masih sangat kecil, mungkin usianya sekitar 10 tahun saat itu. Dari dia masih kecil sampai dia dewasa mereka selalu bersama walaupun gak ada ikatan pacaran diantara mereka. Lee Yeon tahu betuk bahwa gak ada masa depan untuk mereka berdua karena hal tersebut Lee Yeon suatu hari mengusir Ji A dari gunungnya dan tidak mau bertemu dengan dia lagi.

Tapi bukannya terlepas, Lee Yeon malah terikat janji dengan Ji A saat dia diselamatkan oleh Ji A di desa ketika penduduk mengejar dirinya. Suatu hari tubuh Ji A dirasuki oleh Imoogi karena dia ingin menyelamatkan ayahnya yang seorang Raja, karena Imoogi tahu dia ada hubungan dengan Lee Yeon, akhirnya Imoogi pergi ke gunung untuk membunuh Imoogi. Ji A dengan segenap sisa kesadarannya meminta Yeon membalas janjinya dengan membunuh dirinya untuk mengalahkan Imoogi dan akhirnya merekapun mati. Yeon sang dewa gunung yang patah hati langsung pergi dari gunung kekuasaannya dan menelantarkan isi dari gunung tersebut.

Mungkin ya, karena cerita cinta Yeon dan Ji A dari masa lalu gak digambarkan secara penuh jadi menurut aku ya ngapain juga Yeon bersedih sampai 600 tahun hanya karena seorang cewek manusia. Ya emang seh diceritakan di drama bahwa kalau rubah udah jatuh cinta maka dia hanya akan mencintai satu orang itu aja. Tapi tetap gak worth it gitu loh.

Terus pas ketemu Ji A di masa depan, cintanya langsung tiba tiba muncul lagi. Walaupun gak melupakan sahabat serta keluarganya, tapi rasanya kok adegan per adegannya gak sekuat itu juga untuk akhirnya dia merelakan nyawanya untuk cintanya. Jadi mungkin buka salah Yeonnya juga ya, salah jalan ceritanya aja kenapa gak membangun kekuatan cinta mereka.

Di luar dari kisah cintanya, aku sebenarnya suka seh sama karakter Yeon ini. Dia digambarkan sebagai karakter yang humoris, kuat tapi sangat bertanggung jawab. Beda banget sama dua karakternya terakhir yang aku tonton di Goblin dan Touch Your Heart kan dua duanya serius gimana gitu, nah kalau di sini dia beda. Terus kok ya Lee Dong Wook terasa ganteng ya di sini, hahaha. Apa karena karakternya yang humoris gitu dan sering senyum dan ketawa jadi lebih ganteng? Tapi yang pasti, seneng lihat dia disepanjang drama ini :mrgreen:

Nam Ji A (Jo Bo Ah)

Cewek yang egois

Apa aku mainnya kurang jauh atau Jo Bo Ah ini emang kurang terkenal ya? Tapi yang pasti aku gak pernah nonton drama dia sebelumnya. Untuk orang yang baru nonton dia untuk pertama kali aku jadi gak bisa membandingkan acting dia untuk berbagai karakter.

Untuk karakter Nam Ji A sendiri sebenarnya aku kurang suka seh, hahahaha. Karena aku kurang suka sama karakter ini jadi berharap kalau endingnya gak happy, seharusnya yang mati adalah Ji A aja karena toh dia manusia biasa, kalau Yeon yang mati kan sayang ya dia udah hidup ribuan tahun masak mati karena seorang wanita.

Nam Ji A sendiri adalah seorang produser acara TV tentang misteri, tapi praktis gak ada satu adeganpun di keseluruhan drama ini ada dia sedang bekerja syuting atau mempersiapkan acara TVnya. Satu-satunya yang “katanya” dia bekerja adalah menyediki misteri-misteri yang terjadi diantara masyarakat. Menyelidikinya sampai mau datang ke pulau nun jauh di sana gitu loh. Polisi aja gak ada yang sampai lah dia bisa berusaha sangat keras menyusuri misteri kasus tersebut. Anehnya lagi, udah diselidiki capek-capek ya kok gak ada penayangan acara TV nya gitu loh. Lebih asyik kalau dia jadikan polisi aja sekalian kan?

Cewek yang egois menurut aku di sini adalah ya sebenarnya hampir sepanjang ceritanya dia hanya berfokus sama mencari orang tuanya aja loh. Baik di masa lalu yang ingin menyelamatkan ayahnya, ataupun di masa sekarang. Yeon yang udah gigih dari awal cerita menjaganya tetap aja jadi yang kedua. Padahal kalau dilihat dari kacamata seorang manusia, orang tua yang udah hilang 20 tahun ya udah direlakan aja seh yak tapi tetep aja. Bahkan ada beberapa adegan dia mencemaskan kedua orang tuanya (yang belum tentu juga ada) yang akhirnya banyak mengorbankan orang-orang terdekat Lee Yeon.

Sampai pada akhirnya, Ji A inipun tetap egois ketika tahu bahwa di dalam tubuhnya bersemayam Imoogi. Manusia udah pada banyak yang mati, teman-temannya udah pada sekarat, Lee Yeon udah pontang panting nyari cara agar dia selamat. Lah dia cuma duduk manis aja sambil nangis-nangis meratapi nasib.

Dua kali nonton drama kok ya aku gak suka karakter tokoh utama perempuannya ya, hahahaha.

Lee Rang (Kim Beom)

Si manja yang jahat

Lee Rang adalah adik Lee Yeon dengan ibu yang berbeda. Ibu Lee Rang adalah seorang manusia biasa. Sewaktu dia kecil, dia selalu saja menjadi bahan bullyan penduduk desanya dan ibunya bukannya menyelamatkannya malah dia bersembunyi saat Lee Rang sedang diserang. Pada akhirnya ibunya meninggalkan Lee Rang di dalam hutan dan berharap dia mati diterkam oleh makhluk ganas di sana. Tepat sebelum kejadian tersebut, Yeon menyelamatkannya dan mengasuhnya mulai saat itu.

Saat Yeon patah hati dan meninggalkan gunung, Lee Rang hidup sendirian di dalam hutan yang lama kelamaan terjajah oleh manusia. Diapun kemudian marah dan membunuh manusia di desa dekat gunungnya sambil mencari kakaknya Yeon. Tapi saat Yeon datang, bukannya dia menyelamatkannya, Yeon malah menyerang Rang dengan pedangnya yang merupakan tugasnya untuk menghentikan Rang membunuh manusia tidak berdosa. Karena kecewa dengan kakaknya, diapun kemudian membenci Yeon dan selalu berbuat jahat kepada kakaknya.

Di awal ceritanya, Lee Rang ini digambarkan sosok yang jahat yang selalu mengganggu Yeon dan Ji A. Sebenarnya seh dia hanya ingin menganggu Yeon aja ya, tapi karena Yeon gak bisa diganggu makanya dia mengganggu yang lemah dari orang terdekatnya Yeon siapa lagi kalau bukan Ji A.

Disepanjang filmnya, penulis juga berusaha menerangkan bahwa Lee Rang ini baik hanya kurang kasih sayang aja. Tapi menurut aku inti dari kejahatan di drama ini ya Lee Rang ini. Karena dialah yang membangunkan Imoogi hanya untuk mendapatkan perhatian dari kakaknya! Walaupun pada akhirnya dia mengobarkan dirinya untuk Yeon tapi pada dasarnya dia memang sosok manja yang jahat.

Aku sendiri kasian banget seh sama Yeon dikelilingi oleh orang orang egois dan manja yang malah orang yang paling dia sayangi. Untungnya, dia masih memiliki teman-teman setia yang selalu membantunya untuk menyelamatkan Ji A atau menghentikan Lee Rang.

***

Setelah baca kembali tulisan aku di atas, kok terkesan kayaknya aku banyak gak sukanya ya sama karakter di dramanya? Hahahaha. Tapi walaupun begitu untuk keseluruhan ceritanya aku lumaya suka kok dengan drama ini. Drama yang kategori ringan menurut aku walaupun ada penjahat kejamnya tapi tetap aja nuansa sepanjang dramanya teman drama romantis aja.

7/10

 

[Review Drakor] Record of Youth


Haiii, hallooo apakabar semuanya? Balik lagi dengan si Irni yang mereview drama korea. Tapi kali ini agak beda karena langsung cuss nulisnya di blog aja. Ternyata nulis review drakor di IG itu gak terlalu menyenangkan seperti di Facebook yak, hahaha. Eits, tapi aku gak kangen dengan facebook kok. Rasanya hidup aku lebih damai kalau cuma main IG aja. Itupun aku tim mute dan block loh, hahaha. Kalau kalian tim sakit hati atau tim mute?

Kali ini aku mau nulis review tentang drama korea yang beberapa bulan lalu aku tamatin nontonnya. Ya seperti judulnya seh aku akan review drama terbarunya Park Bo Gum sebelum dia berangkat wanmil yaitu Record of Youth. Btw, jadi inget cerita di drama ini tuh tentang artis yang galau dengan wajib militernya. Jangan-jangan si PBG milik drama ini karena line ceritanya mirip sama hidupnya yak, ya walaupun secuil aja, hahahaha.

Nonton drama ini awalnya karena orang-orang pada heboh tentang drama yang mengejar mimpi. Tahu lah yak, drama kejar mimpi ini lagi hits di korea sono. Pokoknya drakor sekarang jauh deh dari chaebol yang mencintai orang miskin dan tidak direstui orang tua laki-laki. Nontonnya jadi lebih semangat gitu!Sa Hye Jun (Park

Sa Hye Jun (Park Bo Gum) dan Won Hae Hyo (Byeon Woo Seok) adalah teman dari semasa mereka SD karena tinggal dilingkungan dan bersekolah di sekolah yang sama. Mereka juga memiliki kesamaan karir, yaitu sama-sama seorang model dan tengah berusaha untuk bisa masuk ke industri drama. Walaupun secara kemampuan mereka mirip, akan tetapi perjuangan mereka sangat berbeda satu dengan yang lainnya. Hae Hyo yang merupakan anak dari keluarga kaya mendapatkan support penuh dari keluarganya, terutama dari ibunya. Dia masuk ke agensi yang besar, dia juga bisa fokus mengurusi karirnya tanpa sibuk berfikir mencari tambahan penghasilan.

Jauh berbeda dengan Hye Jun. Dia berasal dari agency kecil yang bosnya sangat jahat. Beberapa kali bos dari agencynya tidak membayar jasanya saat peragaan busana. Hasilnya Hye Jun keluar dari agency dan beberapa lama tidak memiliki agency sama sekali. Dilain pihak, keluarga Hye Jun tergolong miskin, ayahnya adalah tukang borongan yang memiliki banyak hutang dikarenakan kakeknya yang dulu sering ditipu orang, ibunya adalah asisten rumah tangga di rumahnya Hae Hyo, kakaknya yang dari universitas Seoul juga baru saja bekerja disebuah bank lalu tertipu oleh agen perumahan. Karena itulah selain model, Hye Jun memiliki beberapa pekerjaan paruh waktu seperti kerja direstoran dan pengaja minimarket.

An Jeong Ha (Park So Dam) adalah seorang asisten penata rias. Dia adalah anak dari keluarga broken home. Ibunya menceraikan ayahnya karena menganggap ayahnya malas dan tidak mau bekerja, lalu menikah lagi. Tapi bukannya hidup lebih enak, dia malah mendapatkan suami lebih buruk dan memiliki banyak hutang yang kahirnya selalu meminta uang dari Jeong Ha. Jeong Ha sejak beberapa tahun adalah fans Hye Jun dan suatu hari, ketika dia dijak oleh salonnya untuk ikut event makeup untuk peragaan busana, diapun kemudian bertemu dengan Hye Jun untuk pertama kalinya.

Awalnya dia menyangkal bahwa dia adalah fans Hye Jun, tapi karena Hye Jun merasa nyaman dengan Jeong Ha, akhirnya mereka sering bertemu dan berpacaran. Saat mulai berpacaran dengan Jeong Ha, karir Hye Jun sedikit demi sedikit membaik. Diapun kemudian mendapatkan agency kecil yang sangat mendukung karirnya.

Tapi seiring bertambahnya kepopuleran Hye Jun, masalah baru timbul. Bahwa dia dan Jeong Ha tidak memiliki banyak waktu lagi untuk bersama. Jeong Ha pun ingin berusaha juga mengembangkan usahanya agar lebih besar daripada sekarang.

Lalu, dapatkah mereka bersama sampai mau memisahkan? 😛

***

Episode-episode awal drama ini sangat menyenangkan yak. Kerasa banget perjuangan Hye Jun meraih mimpinya yang kok rasanya jalannya sangat terjal dan berliku. Awalnya aku sempat berfikir bahwa drama ini realistis yang mengakibatkan gak mungkin lah dia sukses di dunia hiburan ini. Mana lawannya adalah temannya yang kaya raya lagi kan. Follower sosmed aja bisa dibeli! Pas tes popularitas, dia udah kalah duluan.

Tapi makin memasuki episode pertengahan dan episode akhir kok ya rasanya ini ya tetep another romantic drama korea aja seh. Yang membuat mimpi anak muda bahwa cita-cita dapat diraih karena usaha keras. Karena bagi aku yang udah tua gini, untuk seorang anak sukses dan merubah status hidupnya dari miskin ke kelas menengah, atau kelas menengah ke menengah atas itu sangat sedikit loh, bisa dibilang gak lebih dari 1% aja di dunia nyata.

Yang disayangkan adalah, karena di awal episode udah kuat banget cerita dan karakternya, tapi lama-lama kok tya berasa drop gitu. Kisah keluarganya gak dibahas tuntas, kenapa dia benci sama ayahnya. Kenapa benci sama ayahnya tapi gak benci sama mamanya atau kenapa kakaknya yang selama ini gak akrab dengannya tapi tiba-tiba sok jadi membela adiknya. Dari segi percintaan juga gak dibahas tuntas, bagaimana perjuangan mereka untuk mempertahankan statusnya, langsung breg aja gitu kalau kita gak bisa meraih mimpi bersama ya udah bay!

Terus yang paling aneh menurut aku adalah kisah sahabatan trio Hye Jun, Hae Hyo dan Jin U. Merekakan sahabatan dari kecil ya dan setiap haripun masih kumpul ngobrol atau bertemu buat minum. Tapi kok ya terasa kaku gitu. Jin U yang berpacara sama aduknya Hae Hyo masih takut-takut cerita. Hye Jun yang sukses kemudian membuat Hae Hyo kesal dan lalu menjauhinya. Akrabnya kurang kerasa gitu loh.

Jadi, jadi, siapa yang udah nonton ini juga? Gimana-gimana pendapatnya?

 

7/10

 

bye.