[Review Drakor] Mr. Queen


Gak seperti drama sebelumnya, kali ini aku memutuskan nonton drama Mr. Queen ini karena banyak banget akun-akun k-drama yang aku follow bilang ini bagus. Teman-teman perkorea-dramaan aku juga banyak yang bilang ini bagus seh, jadilah aku memutuskan untuk menonton ini saat dramanya udah tayang 12 episode. Niatnya seh karena bentar lagi tamat ya, jadi gak kenalah aku nonton on going kalau selesainya seperti biasa 16 episode. Eh ternyata dia tayangnya 20 episode dong! Jadi aku ada 2 minggu nunggu dramanya selesai, huhuhu.

Jalan Cerita

Jang Bong Hwan (Choi Jin-Hyuk) adalah seorang koki kepresidenan korea di tahun 2020. Dia adalah seorang koki jenius yang membuatnya dibenci oleh beberapa rekan kerjanya. Suatu hari, dia dojebak oleh rekan kerjanya saat tamu penting negara datang dan dia membuat tamu tersebut mengalami alergi karena makanannya. Karena masalah itu kemudian dia dikeluarkan dari istana presiden dan malah dituduh menggelapkan sejumlah dana dapur di istana. Disaat dia di kejar oleh polisi untuk diinterograsi, Jang Bong Hwan kemudian terjatuh ke dalam kolam di apartemennya dan ketika terbangun mendapatkan jiwanya berada di dalam tubuh seorang gadis yang beberapa saat lalu mencoba untuk bunuh diri.

Kim So Yong (Shin Hye-Sun) adalah calon ratu dari Klan Andong Kim. Dia adalah putri dari Kim Moon Geun yang merupakan salah satu kerabat dekat Ibu Suri Agung. Sehari sebelum dia akan menikah dengan raja, So Yong mencoba bunuh diri dengan meloncat ke dalam danau. Saat terbangun, bukannya dirinya yang hadir, malah jiwa Bong Hwan sang koki kepresidenan dari masa depan yang ada di dalam tubuhnya. Karena memiliki jiwa Bong Hwan, So Yong jadi terlihat lebih berani, kasar dan aneh.

Cheoljong (Kim Jung Hyun) adalah seorang yang diangkat menjadi raja boneka oleh klan Andong Kim. Dia terlihat sama sekali tidak tahu apa-apa dan kerjaannya hanya melakukan hal tidak penting. Namun dibalik itu, ternyata Cheoljong memiliki dendam kepada Klan Andong Kim yang telah membunuh dan menfitnah seluruh keluarganya. Karena itulah dia pada awalnya sangat membenci So Yong, sang Ratu karena dia adalah salah satu dari klan tersebut.

Awalnya Ratu sangat mendambakan dan berharap cinta Raja untuknya. Tapi karena raja yang selalu saja memperlihatkan kebenciannya dan selalu dekat dengan seorang wanita bernama Jo Hwa Jin (Seol In-A) yang nantinya akan menjadi selir bangsawan kerajaan, hubungan merekapun sangat berjarak. Hingga So Yong terbangun dari pingsannya setelah bunuh diri dan menjadi orang lain yang lebih berani. Tidak hanya lebih berani, So Yong yang memiliki jiwa laki-laki di dalam tubuhnya mulai tidak menghiraukan sang Raja karena sibuk dengan pemikirannya sendiri untuk “pulang” ke dalam tubuhnya sendiri.

Namun, karena tingkah Ratu yang cuek dan kasar dan selalu menghidari berkontak fisik dengan Raja, hal itu yang malah membuat mereka kemudian menjadi dekat dan membuat Raja mulai menyukai sang Ratu. Ratu, tentu saja tidak ingin menyukai Raja karena dia merasa identitas dia adalah laki-laki dan laki-laki seharusnya menyukai perempuan. Karena itulah dia selalu dikelilingi oleh perempuan dan mengambil beberapa selir untuk raja yang pada dasarnya adalah untuk dijadikan teman bermainnya.

Di lain sisi, Raja yang diketahui adalah seorang boneka oleh rakyatnya tengah membuat strategi untuk menghancurkan Klan Andong Kim. Awalnya Raja merasa kedekatannya dengan Ratu akan membuat misinya berantakan. Namun pada akhirnya, Ratulah yang membantu Raja melawan keluarganya sendiri karena pada akhirnya Ratu juga menjadi target klan Andong Kim untuk disingkirkan karena terlihat sudah tidak berguna.

Jadi, bagaimanakah nasib Raja dan Ratu? Bisakah dia menghancurkan Klan Andong Kim dari kedinastian? Lalu bagaimana dengan hubungan Raja dan Ratu? Sedangkan jiwa ratu masih terdapat Bong Hwan yang adalah seorang laki-laki? Lalu di mana sebenarnya jiwa So Yong yang asli? Apakah bertukar tempat atau malah bersembunyi disatu tempat? Yang pasti ditonton aja seh? :mrgreen:

***

Setelah nonton, ternyata dramanya lucu banget kakak! Walaupun diujung episodenya udah lumayan serius tapi untungnya penulisnya tetap mempertahankan kelucuan drama ini, jadi gak bosan! Pantesan aja ratingnya bagus banget deh, kebanyakan dari setiap episodenya berada di rating belasan. Ini termasuk tinggi banget untuk ukuran TvN kan yak. Apalagi rating episode terakhirnya itu 17.371% udah masuk drama berating tinggi di TvN kayaknya.

Aku juga suka banget sama aktingnya Shin Hye Sun si Ratu. Aku bukan pertama kalinya nonton drama dia soalnya. Drama Shin Hye Sun yang pernah aku tonton itu (yang dia pemeran utama atau perannya lumayan besar tentu saja) adalah Angel’s Last Mission: Love dan Stranger 1 dan kedua drama itu kayaknya acting dia gak begitu ngena di aku. Karena dia perannya yang serius gitu loh. Nah, pas peran si Ratu ini ternyata orangnya bisa koplak juga ya. Dan yang membuat makin keren adalah saat dia gak kesurupan jiwanya Jang Bong-Hwan dia bisa jadi lembut banget, jadi kelihatan banget kerennya dia acting.

Buat Kim Jung-Hyun lumayan juga seh. Mukanya itu kan kayak anak nakal yang baik hati gitu kan yak. Nah pas dia maen di Crash Landing on You itu dapat perannya cocok banget gitu. Di drama ini karena perannya yang Raja pura-pura bodoh ya jadinya pas juga.

Kalau kalian suka dengan drama lucu tapi gak receh-receh amat drama ini cocok banget deh untuk ditonton ya karena lucunya dapat, tapi jalan ceritanya juga dapat. Dan endingnya menurut aku pas seh walaupun aku merasa agak janggal karenakan jiwa asli sang ratu yang keluar, apakah raja masih suka dengan ratu yang lemah lembut gitu? Ataukah raja sebenarnya menyukai Bong Hwan alih-alih sang ratu benaran?

Tapi denger-denger neh katanya bakalan ada Mr Queen Season 2 nya loh! Pas aku lihat seh adegannya di dunia modern gitu. Aku gak berharap banyak dengan ada atau tidaknya season 2 seh karena pada dasarnya cerita di sesi pertamanya emang udah selesai. Tapi kalau ada patut untuk dicoba nonton karena pasti penulis dan pemainnya samaan kan yak :D. (8/10)

 

 

bye

[Review Drakor] 30 But 17


Drama apa lagi ini? Apakah anak 17 tahun tiba tiba berubah menjadi orang dewasa? Ataukan orang 30 tahun masuk kejiwa anak usia 17 tahun? Apakah ini apakah itu? Ya paling gak itulah yang aku fikirkan pertama kali melihat judul drama korea ini.

Entah mengapa aku memilih drama ini untuk menyelengi tontonan aku dari drama on going Memories of Alhambra. Padahal seingat aku gak ada yang pernah mereview atau merekomendasikan drama ini. Untuk ukuran pemainnyapun aku gak ingat blas pernah nonton mereka di mana. Yang pasti cowoknya rasa rasanya pernah lihat, tapi ceweknya sama sekali gak ingat.

Aku fikir, aaahh palingan another drama korea yang bergendre aneh aneh lagi neh. Jiwa yang tertukar atau apalah. Dan aku juga udah mempersiapkan bakalan akan lama menonton drama ini. Selama aku menonton drama Familiar Wife yang berbulan bulan gak selesai selesai 😅

Tapi, janganlah lihat drama korea dari covernya. Rasanya, setelah sekian lama, ini adalah drama korea yang paling realistis yang aku tonton. Rasanya, setelah sekian lama, ini drama korea yang paling cepet yang aku tonton. Untuk 32 episode (durasi 30menitan) aku cuma butuh waktu 2minggu untuk menyelesaikan drama ini. Iya, masih jauhlah ya dengan penggiat drama korea yang kalau maraton nonton. Tapi bagi aku ini udah sangat amat cepat 🤣

Sewaktu berumur 17 tahun, Woo Jin (Yang Se Jong) menyukai seorang gadis yang sering ditemuinya secara tidak sengaja di jalan. Bisa dibilang, gadis itu adalah cinta pertamanya. Sayangnya, dia tidak mengetahui nama gadis itu. Maka, iapun mencari tahu nama gadis tersebut. Ketika ia akhirnya dia merasa tahu nama gadis tersebut adalah No Su Mi, sebenarnya dia salah kira. No Su Mi adalah nama teman gadis tersebut.

Suatu hari, ketika Woo Jin menaiki sebuah bus, tiba tiba gadis tersebut menghampirinya dan bertanya arah jalan ke suatu tempat dari bus itu. Woo Jin yang senang namun sangat gugup menyuruh Seo Ri (Shin Hye Sun), turun disalah satu stasiun. Tapi karena ingin berbicara lebih banyak, dia menyuruh Seo Ri turun di stasiun selanjutnya. Namun tiba tiba seorang teman Seo Ri datang dan Woo Jin segera turun dari bis tersebut.

Tak disangka, setelah Woo Jin turun, bis tersebut mengalami kecelakaan hebat. Teman Seo Ri, No Su Mi, nama yang dikira Woo Jin adalah gadis yang disukainya, diberitakan meninggal dunia dalam kecelakaan itu. Karena itulah Woo Jin merasa samgat bersalah dan mengalami depresi berat. Seo Ri sendiri mengalami koma.

Setelah 13 tahun berlalu, Woo Jin menjadi laki laki pemurung. Seo Ri, secara mengejutkan bangun dari tidur panjangnya. Dia yang merasa masih berusia 17 tahun, tiba tiba harus berubah menjadi wanita dewasa berumur 30 tahun hanya dalam sehari difikirannya.

Inilah tantangan yang harus dihadapi Seo Ri. Kebayang gak seh lo ingetnya berumur 17 tahun yang masih dibawah umur dan apa apa masih amay bergantung sama orang tua tiba tiba terbangun menjadi orang dewasa yang harus hidup sendiri? Terlebih Seo Ri bangun dengan kondisi ditinggalkan oleh keluarganya dan menjadi sendiri di dunia ini. Belum lagi dia menghadapi kenyataan bahwa dunia yang dilihatnya dulu sudah sangat berubah dari segi pembangunan dan teknologinya. Dan yang paling menyedihkan adalah, ketika dia pulang ke rumahnya yang lama, dia menemukan bahwa rumah yang ia tempati sudah dimiliki oleh orang lain, yang tak lain dan tak bukan adalah Woo Jin. Pria dewasa pemurung yang tampak aneh.

Jadi gimana nasib Seo Ri hidup setelah 13 tahun koma seorang diri?

Terus bagaimana reaksi Woo Jin setelah mengetahui bahwa Seo Ri adalah cewek yang dulu disukainya sekaligus yang dibuatnya menderita karena perbuatannya?

Jawabannya mending langsung nonton aja gih 🤣

***

Ini termasuk drama ringan seh. Konfliknya gak terlalu banyak. Gak ada pemain jahatnya. Tapi juga gak terlalu perlu mengeluarkan emosi lebih sewaktu menontonnya.

Tipe tipe drama yang ditonton saat senggang aja udah buat senang gitu. Hahahaha.

Kekurangannya mungkin yang aku gak suka adalah pemain wanitanya gak begitu cantik 😆 padahal pemain 17 tahunnya itu lucu banget mukanya. Eh kok udah 30 tahun sama sekali gak mirip. Untung pemeran cowoknya tampangnya kece 😆