[Review Drakor] Memories of Alhambra


Patahkan saja hati sejuta umat drakor wahai kisanak writer-nim! Patahkan saja! *ambil kunci surga* *TIKAM!!!*

Ada beberapa alasan orang yang mulai menonton drama ini dikala drama ini mulai tayang.

  1. Karena Hyun Bin, ajuhsi tampan rupawan mempesona tanpa celah yang makin tua makin tampan tak terpecahkan rekornya.
  2. Yang hobi traveling. Karena pemandangan Granada dengan Kastil Alhambranya sungguhlah sangat sayang untuk dilewatkan mata. Spanyol itu ternyata sungguhlah ketje kakak! Apalagi ternyata Alhambra adalah istana umat muslim pada masa kejayaannya di eropa.
  3. Yang suka main games. Karena drama ini menyiguhkan revolusi games masa depan. Kita gak akan tahu bahwa 3-4 tahun lagi mungkin game seperti ini akan bisa jadi kenyataan.
  4. Dan yang terakhir ya karena nonton aja. Dramanya bagus kok. Sayang banget untuk dilewatkan keramaiannya.

Aku sendiri kayaknya semua aspek masuk. Suka Hyun Bin, traveling, games dan sebagai penggemar drakor, nonton on going drakor yang lagi hits rasanya sulit untuk ditolak.

Pertama kali nonton episode satu dan dua drama ini juga terwah wah dengan latarnya. Tereah wah dengan adegan gamesnya. Dan ter wah wah dengan segala sesuatu dari dramanya.

Masuk ke episode pertengahan kemudian aku terwah wah dengan jalan ceritanya. Dan kemudian akupun terjerumus. Mau berenti gak bisa, tapi alur dramanya sungguhlah selalu menengangkan.

Ada satu quote yang aku ingat dari seseorang tentang menonton film. “Kita sudah membuang waktu dihidup kita untuk menontonnya, kemudian filmnya selesai, yang ada hanya otak yang memproses kenapa ini terjadi”

Kenapa kita membuang waktu tidur kita yang berharga selama dua bulan ini hanya untuk membuat hari kita sakit tak terelakkan. Tapi besok besok dilakuin lagi dan ngeluh lagi 🤣🤣

Drama ini mulai di Spanyol, saat Jung Se Joo (Chan Yeol) menelpon Yoo Jin Woo (Hyun Bin) untuk menjual game yang telah dibuatnya. Dia bilang dia tidak mau menjual games itu kepada Cha Hyung Seok (Park Hoon) (musuh bebuyutan dan mantan sahabatnya Jin Woo) yang akhirnya membuat Jin Woo sangat terobsesi membeli game itu. Apalagi, setelah dia pergi ke Granada untuk mencoba memainkan gamenya, dia sangat menyukai games tersebut.

Masalahnya, setelah sampai di Granada Se Joo gak kunjung muncul, yang ada hanyalah keluarganya yang mengolah penginapan yang diurus oleh Jung Hee Joo (Park Shin Hye) , kakaknya Se Joo. Maka Jin Woo-pun melakukan berbagai cara untuk bisa membeli game tersebut tanpa harus bertemu dengan Se Joo. Dan usaha dia berhasil.

Disatu pihak, Pak Cha juga menginginkan game tersebut dan mengajak duel Jin Woo di area game tersebut. Tapi, karena duel tersebutlah cerita drama ini dimulai. Jin Woo membunuh Pak Cha di dalam game dan secara mengejutkan dia juga meninggal di dunia nyata! Lebih parah lagi, setiap Jin Woo sadar, Pak Cha selalu datang dikala hujan turun dan lagu Memories of Alhambra mengalun dan mengajak duel Jin Woo terus menerus selama lamanya.

Jin Woo stress. Dia menjelaskan kesemua orang tapi gak ada yang percaya. Diapun dianggap gila oleh orang orang dan kemudian memilih untuk selalu tertidur. Disaat itulah Hee Joo menemaninya karena dia sangat takut sendirian.

Satu tahun berlalu, situasi tidak berubah. Se Joo masih menghilang. Satu satunya cara yang terfikirkan untuk menyelamatkan Se Joo oleh Jin Woo adalah terus bermain sampi level tertinggi dan kembali ke Granada. Tapi bukannya sukses, malah masalah makin menjadi jadi dan sekretaris pribadinya meninggal di dalam game tersebut juga.

Jalan ceritapun kemudian berputar keproses pencarian oleh Jin Woo di mana makin naik levelnya makin tersudut dia.

Ditambah lagi orang orang jahat seperti Prof Cha Byung Joon (Kim Eui Sung) dan mantan istrinya yang memperkeruh situasi Jin Woo yang menyebut Jin Woo pembunuh Pak Cha.

Satu satunya hal yang menyenangkan ditengah situasi itu adalah Jin Woo dan Hee Joo menjalin hubungan atas kepercayaan satu sama lain walaupun pada kenyataanya gak ada satu adeganpun yang memperlihatkan mereka berkencan secara layak 😭😭

***

Jadi apakah drama ini layak untuk ditonton? Kalau kalian masuk kategori di atas mungkin iya. Tapi kalau kalian yang hatinya lemah dengan ending kancrut yang membuka banyak pertanyaan dan membuat perdebatan gak berkesudahan mungkin jangan ditonton lah ya dramanya.

Karena endingnya mengesalkan kakak! Iiihhh. akukan baru nonton tadi malam ya, baru beberapa jam mencerna dan membaca keluhan nitezen yang rata rata menyesali kenapa endingnya seperti itu.

Ini jenis ending drama korea yang memgambang yang membuat hati penonton gundah gulana dan banyak spekulasi yang terjadi setelahnya.

Tapi pada akhirnya, writernim yang kejampun tak gundah dan tetap mempermainkan hati kita kita. Huhuhuhu.

Jadi udah pada nonton belum?

Kalo udah kalian masuk ke kategori mana? Yang percaya Jin Woo udah meninggal atau yang sepaket sama Hee Joo di mana harapan selalu ada?

[Review Drakor] 30 But 17


Drama apa lagi ini? Apakah anak 17 tahun tiba tiba berubah menjadi orang dewasa? Ataukan orang 30 tahun masuk kejiwa anak usia 17 tahun? Apakah ini apakah itu? Ya paling gak itulah yang aku fikirkan pertama kali melihat judul drama korea ini.

Entah mengapa aku memilih drama ini untuk menyelengi tontonan aku dari drama on going Memories of Alhambra. Padahal seingat aku gak ada yang pernah mereview atau merekomendasikan drama ini. Untuk ukuran pemainnyapun aku gak ingat blas pernah nonton mereka di mana. Yang pasti cowoknya rasa rasanya pernah lihat, tapi ceweknya sama sekali gak ingat.

Aku fikir, aaahh palingan another drama korea yang bergendre aneh aneh lagi neh. Jiwa yang tertukar atau apalah. Dan aku juga udah mempersiapkan bakalan akan lama menonton drama ini. Selama aku menonton drama Familiar Wife yang berbulan bulan gak selesai selesai 😅

Tapi, janganlah lihat drama korea dari covernya. Rasanya, setelah sekian lama, ini adalah drama korea yang paling realistis yang aku tonton. Rasanya, setelah sekian lama, ini drama korea yang paling cepet yang aku tonton. Untuk 32 episode (durasi 30menitan) aku cuma butuh waktu 2minggu untuk menyelesaikan drama ini. Iya, masih jauhlah ya dengan penggiat drama korea yang kalau maraton nonton. Tapi bagi aku ini udah sangat amat cepat 🤣

Sewaktu berumur 17 tahun, Woo Jin (Yang Se Jong) menyukai seorang gadis yang sering ditemuinya secara tidak sengaja di jalan. Bisa dibilang, gadis itu adalah cinta pertamanya. Sayangnya, dia tidak mengetahui nama gadis itu. Maka, iapun mencari tahu nama gadis tersebut. Ketika ia akhirnya dia merasa tahu nama gadis tersebut adalah No Su Mi, sebenarnya dia salah kira. No Su Mi adalah nama teman gadis tersebut.

Suatu hari, ketika Woo Jin menaiki sebuah bus, tiba tiba gadis tersebut menghampirinya dan bertanya arah jalan ke suatu tempat dari bus itu. Woo Jin yang senang namun sangat gugup menyuruh Seo Ri (Shin Hye Sun), turun disalah satu stasiun. Tapi karena ingin berbicara lebih banyak, dia menyuruh Seo Ri turun di stasiun selanjutnya. Namun tiba tiba seorang teman Seo Ri datang dan Woo Jin segera turun dari bis tersebut.

Tak disangka, setelah Woo Jin turun, bis tersebut mengalami kecelakaan hebat. Teman Seo Ri, No Su Mi, nama yang dikira Woo Jin adalah gadis yang disukainya, diberitakan meninggal dunia dalam kecelakaan itu. Karena itulah Woo Jin merasa samgat bersalah dan mengalami depresi berat. Seo Ri sendiri mengalami koma.

Setelah 13 tahun berlalu, Woo Jin menjadi laki laki pemurung. Seo Ri, secara mengejutkan bangun dari tidur panjangnya. Dia yang merasa masih berusia 17 tahun, tiba tiba harus berubah menjadi wanita dewasa berumur 30 tahun hanya dalam sehari difikirannya.

Inilah tantangan yang harus dihadapi Seo Ri. Kebayang gak seh lo ingetnya berumur 17 tahun yang masih dibawah umur dan apa apa masih amay bergantung sama orang tua tiba tiba terbangun menjadi orang dewasa yang harus hidup sendiri? Terlebih Seo Ri bangun dengan kondisi ditinggalkan oleh keluarganya dan menjadi sendiri di dunia ini. Belum lagi dia menghadapi kenyataan bahwa dunia yang dilihatnya dulu sudah sangat berubah dari segi pembangunan dan teknologinya. Dan yang paling menyedihkan adalah, ketika dia pulang ke rumahnya yang lama, dia menemukan bahwa rumah yang ia tempati sudah dimiliki oleh orang lain, yang tak lain dan tak bukan adalah Woo Jin. Pria dewasa pemurung yang tampak aneh.

Jadi gimana nasib Seo Ri hidup setelah 13 tahun koma seorang diri?

Terus bagaimana reaksi Woo Jin setelah mengetahui bahwa Seo Ri adalah cewek yang dulu disukainya sekaligus yang dibuatnya menderita karena perbuatannya?

Jawabannya mending langsung nonton aja gih 🤣

***

Ini termasuk drama ringan seh. Konfliknya gak terlalu banyak. Gak ada pemain jahatnya. Tapi juga gak terlalu perlu mengeluarkan emosi lebih sewaktu menontonnya.

Tipe tipe drama yang ditonton saat senggang aja udah buat senang gitu. Hahahaha.

Kekurangannya mungkin yang aku gak suka adalah pemain wanitanya gak begitu cantik 😆 padahal pemain 17 tahunnya itu lucu banget mukanya. Eh kok udah 30 tahun sama sekali gak mirip. Untung pemeran cowoknya tampangnya kece 😆

[Drama Korea] Misty


Udah lama bangeeettttt aku gak nulis review drama korea di blog ini. Entah mengapa keinginan aku untuk nulis di blog itu jadi jatoh banget. Padahal aku tetep nulis review drama koreanya di Facebook aku loh. Tapi emang gaya nulisnya beda, jadi kalau aku lihat di blog ini gayanya kaku banget yang dikhususkan ada nama-nama pemainnya, ada jalan ceritanya dan patokan-patokan yang aku buat sendiri tapi aku bosen sendiri.

Nah, beda banget gaya nulis aku di blog dan gaya nulis aku di Facebook. Kalau di Facebook aku nulis reviewnya itu yang suka-suka aja. Bagian mana yang aku suka aku tulis, dan bagian yang gak suka di mana aku tulis juga. Tapi aku gak pernah menjelaskan secara detail siapa pemain-pemainnya. Dan aku sangat menikmati banget nulis review kayak gitu.

Beberapa lama berlalu dan aku penasaran berapa kata seh review drama korea yang aku tulis di Facebook itu? Terus aku hitunglah tulisannya di Ms Word dan ternyata review terakhir aku itu ada 600 kata lebih loh! Wow banget. Udah bisa banget dijadikan satu postingan utuh di blog! Makanya aku memutuskan untuk mengcopy satu-satu review drama korea yang aku tulis di Facebook dan disimpan di blog ini. Soalnya aku lebih suka dengan blog seh sebenarnya. Tapi kayaknya bakalan tetep nulis dulu di FB buat dapet feelnya yang bener *ealah*

Reviewnya bakalan aku posting setiap hari senin di minggu pertama dan ketiga tiap bulan. Biar isinya gak drama korea muluk neh blog 😛 so lets go! Drama korea yang pertama untuk aku simpan di sini adalah Misty. Ini plek aku pastekan dari FB. Tulisannya masih lumayan sedikit dan aku nulisnya ini pada bulan April 2018.

“Kita hanya menjalani hidup kita masing-masing” Ha Myung Woo.

Pas denger kalimat ini kok ya aku merasa bener gitu ya kalimatnya. Karena kita emang menjalani hidup kita masing-masing. Gak ada yang salah dengan itu.


***

 

Awalnya pas mau nonton drama ini, aku mikirnya bakalan ketemu sama drama bergendre thriller lagi. Soalnya entah kenapa mood aku buat nonton drama korea yang meye meye lagi hilang banget.

Kemaren kecele dengan nonton drama Black yang ternyata lebih banyak meye meyenya dibanding dengan kesadisannya. Eh ternyata nonton ini kecele lagi. 😂

Bagi yang berfikiran ini drama Thriller karena judulnya, yuk kita puk puk bahu barengan, karena kita salah berjamaah. Ini film murni drama romantis tentang kekuatan cinta yang dibumbuhi oleh misteri pembunuhan.

Ceritanya ada sepasang suami istri gitu yang menikah karena kondisi di mana suaminya mencintai istrinya. Tapi si istri gak pernah cinta sama suaminya. Dia cuma mau menikah karena suaminya adalah anak dari keturunan yang bagus dan dari keluarga kaya yang dapat mendukung ambisinya menjadi orang sukses. Sampai suatu ketika si istri bertemu dengan mantan pacarnya dan kemudian membuat sang suami cemburu.

Sebenarnya si istri gak ada apa apa lagi juga sama mantannya. Mantannya aja yang dekat dekatin istrinya. Dan malah membuat sang istri merasa terganggu karena sekarang dia punya karir yang cemerlang.

Eh tetiba suatu pagi yang bersalju si mantan ditemukan tewas di dalam mobilnya. Karena ada satu barang si istri (Go Hye Ran) yang tertinggal di mobil, jadilah dia dijadikan tersangka pembunuhan.

Disepanjang episode banyak intrik tentang dunia pewarta dan politik. Pastinya gak ketinggalan tentang cinta juga.

Si suami yang adalah seorang pengacara mati matian membela Hye Ran walaupun beberapa bukti memperlihatkan Hye Ran yang bermesraan dengan si mantan.

Dengan dibela oleh suami dengan kuatnya malah membuat Hye Ran jatuh cinta untuk pertama kali dengan suaminya. Tapi pas dia jatuh cinta malah minta cerai karena merasa dia cuma menyusahkan sang suami. Doh!

Jadi, beneran gak Hye Ran pembunuh si Mantan? Kalau gak siapa sebenarnya pembunuhnya?

Nonton aja gih 😆