[Review Drakor] Fight For My Way


Aduh, udah lama gak nulis review jadi kagok gini yak.

Jadi ceritanya nonton ini karena udah nonton Itaewon Class terus ada yang bilang Fight for My Way ini lebih bagus. Kan jadi penasaran yak. Makanya cuss lah nonton. Lihat pemeran perempuannya juga ok banget buat ditonton.

Drama ini bercerita tentang empat orang sahabat. Ko Dong Man (Park Seo Joon), Choi Ae Ra (Kim Ji Won), dan Baek Seol Hee (Song Ha Yoon) adalah teman masa kecil yang sudah bersama selama 20 tahun. Lalu ada Kim Joo Man (Ahn Jae Hong) yang berteman dengan Dong Man selama 10 tahun dan akhirnya berpacaran dengan Seol Hee yang sekarang sudah menginjak 6 tahun.

Dong Man adalah seorang atlet yang karena suatu permasalahan tidak melanjutkan karirnya. Padahal dia sangat handal dibidang itu. Karena tidak memiliki keahlian lainnya, akhirnya dia menjadi pekerja di bidang pembersih rumah.

Choi Ae Ra sangat ingin menjadi pembawa acara di TV. Sejak kecil dia sangat senang memegang mic dan menjadi MC. Sayang karena dia dari keluarga yang kurang mampu, diapun tidak bisa melanjutkan pendidikannya sehingga selalu kalah dengan orang yang berpendidikan tinggi. Sekarang dia bekerja menjadi petugas informasi di sebuah pusat perbelanjaan.

Baek Seol Hee dan Kim Joo Man bekerja di perusahaan yang sama. Namun mereka merahasiakan status mereka yang berpacaran karena mereka tidak nyaman jika ada orang yang tahu tentang hubungan mereka. Awalnya tidak ada masalah untuk mereka, hingga suatu hari ada pegawai baru yang menyukai Joo Man dan membuat hubungan mereka berantakan. Joo Man pun mulai memikirkan tentang masa depan mereka yang ingin memiliki rumah dan mobil tapi tidak bisa karena mereka tidak punya uang.

Bisakah mereka berempat mencapai mimpi mereka? Dengan kelas sosial yang tertinggal dan usia yang makin tahun makin bertambah tua dan tergantikan dengan orang-orang yang lebih muda?

Setelah nonton gimana? Ya ternyata, untuk aku, aku lebih suka Fight for My Way seh, hahahaha. Nonton ini kayak nontonin tetangga sebelah rumah loh aja gitu. Ya kalau lo lahir dari keluarga yang menengah, sampe gede ya gak akan menjadi (bahkan) keluarga menegah ke atas.

Akukan sekolah SD-nya di kampung gitu ya dan banyak dari temen main aku dulu aku juga lihat kehidupannya sekarang diumur 30an. Jadi hampir jarang terjadi (kalau lebih aku bilang gak ada seh) yang namanya dulu waktu kecil nakal, beberapa kali gak naik kelas dan orang yang suka ngebully gitu yang akhirnya hidupnya sukses di masa dewasanya.

Ini berbanding terbalik dengan sekolah SMA aku yang udah di Kota dan adalah sekolah negeri terfavorit di masanya. Anak-anak lulusan SMA aku itu rata-rata pada sukses lah, kalau pegawai udah pada ditingkat manajer bahkan lebih tinggi. Ada yang udah menetap di luar negeri, atau punya usaha yang lumayan sukses deh.

Jadi aku tuh mikir setelah nonton ini kayak dikasih tahu gitu loh, kalau lo berasal dari keluarga gak mampu, sekolah juga B aja gak pinter-pinter amat, berteman juga dengan orang-orang itu aja jadi gak berkembang. Ya jangan harap lo bakalan naik kelas! Bahkan untuk dapat jodoh dengan kelas yang lebih tinggi sangat susah loh karena pergaulan lo ya gak sampai di sono.

Kan sedih ya, nonton drama kok realistis banget. Padahal biasanya nonton karena pengen berandai-andai kan yak. Kayak Itaewon Class yang dari keluarga gak mampu terus berusaha jadi orang yang sangat sukses kurang dari 10 tahun πŸ˜›

Ada yang nonton ini juga? Gimana-gimana pendapatnya?

[Review Drakor] Find Me in Your Memory


Udah lama gak nonton drama korea random. Random maksudnya gak pernah lihat samsek para pemain utamanya. Bahkan rasanya pemain pendukungnya juga jarang lihat deh. Etapi direkturnya program TVnya main juga di Its Okay Not be Okay.

Dapat judul drama ini dari teman seperjuangan perdramaan semenjak masih jadi anak perencana di Kesehatan. Udah tiga kali direkomendasikan gak ditonton juga. Akhirnya ada waktu kosong sampai nungguin drama on goingnya Kim Soo Hyun jadi deh diisi sama ini.

Ternyata dramanya bagus juga loh! Rasanya udah lama gak nonton drama yang santai mengalir apa adanya. Emang seh ada penjahatnya di drama ini, tapi gak terlalu kentara menghabiskan durasi cerita. Lebih banyak ke pendalaman perasaan karakternya masing-masing aja. Jadi mikir ini drama manis banget proses jadiannya. Gak ujug-ujug lompat dimensi terus jatuh cinta. Lalu gagal menikah dan lebih memilih traveler bersama 😌

Dramanya sendiri tentang seorang pembaca berita bernama Lee Jung Hoon (Kim Dong Wook) yang menderita hyperthymesia. Aku sudah pernah seh nonton drama korea tentang hyperthymesia ini yang judulnya Remember yang main Yoo Seung Ho sama Park Min Young. Ending dramanya menyesakkan seh, makanya awalnya maju mundur mau nonton drama ini ya karena difikiran aku penyakit itu gak ada masa depannya seh, huhuhu.

Lee Jung Hoon yang tidak bisa melupakan apapun memiliki masa lalu yang kelam di mana pacar pertamanya dibunuh oleh penguntit. Karena kondisinya tersebut, Lee Jung Hoon mengalami beberapa trauma akan suatu kejadian.

Dilain cerita Yeo Ha Jin (mun Ka Young), seorang artis yang kehilangan ingatannya dimasa lalu dan sedang mempromosikan film pertamanya mendapatkan kesempatan untuk siaran langung di berita Jung Hoo. Merekapun bertemu untuk pertama kalinya.

Saat interview secara live, Jung Hoo seperti biasanya selalu menekan narasumbernya. Akan tetapi, saat bersama Ha Jin, dia menjadi teringat perkataan pacarnya yang sudah meninggal, semacam Ha Jin mengenalnya. Karena hal tersebut, saat live, Jung Hoo pun terdiam untuk beberapa menit dan menghancurkan siaran langsungnya.

Untuk mendukung Jun Hoo, Choi Hee Sang mengajak dia dan Ha Jin untuk minum bersama. Jun Hoo sangat tidak menyukai pertemuan itu, namun Ha Jin justru mulai menyukai Jun Hoo saat itu.

Karena pertemuan tersebut Jun Hoo dan Ha Jin malah diberitakan berpacaran oleh media. Image Jun Hoo sebagai pembawa berita sangat baik sehingga menaikkan pamor film Ha Jin. Akhirnya Ha Jin pun meminta Jun Hoo agar tetap pura pura menjalin hubungan dengannya sampai filmnya turun layar.

Tapi, saat mereka mulai berpura pura berpacaran, Jun Hoo mendapatkan beberapa surat ancaman karena mendekati Ha Jin. Surat ancaman tersebut mengingatkannya tentang pacar pertamanya. Karena merasa khawatir, akhirnya Jun Hoo berusaha melindungi Ha Jin yang membuat hubungan mereka semakin dekat.

Lalu, apakah mereka bisa berpacaran secara resmi dengan kondisi Jun Ho yang tidak bisa lupa apapun termasuk dengan mantan pacarnya?

Dan apa masa lalu Ha Jin sehingga sampai dia melupakan kejadian tersebut untuk bertahan hidup?

Ya ditonton aja deh. Hahahaha.

***

Seperti yang aku bilang di atas, walaupun drama ini tentang satu penyakit, aku bisa bilang drama ini tergolong ringan seh. Ringan tapi mengasyikkan untuk ditonton.

Jadi buat yang mau nonton drama menyenangkan aku sarankan nonton ini deh. Hahaha. Walaupun ada beberapa pemeran yang rese seperti dokter Jun Hoo yang merasa dia tahu segalanya tentang Jun Hoo dan menganggap penyakitnya adalah suatu permasalahan, sampai penguntit pacar pertamanya yang kabur dari penjara.

Ada yang udah nonton juga drama ini. Gimana gimana pendapatnya?

[Review Drakor] The Producer


Wah, ini pertama kalinya dalam 3 tahun belakangan ini aku nulis review drakor langsung di blog. Biasanya celoteh panjang lebar dulu di Facebook dan aku senang karena banyak dapet tanggapannya, hahahaha. Aku per 3 Agustus 2020 kemaren men-disactive-kan facebook aku lagi seh yak. Dulu banget pernah juga aku disactivekan sekitar 1-2 tahun setelah aku lulus kuliah.Β  Alasan pastinya aku lupa juga, hahaha, yang pasti aku males banget dengan FB waktu itu.

Nah, kalau sekarang kenapa aku disactivekan lagi? Karena aku mau ngurang-ngurangin main sosial media dan males lihat berita corona yang gak ada ujungnya itu, hahahaha. Dulu pernah aku mau ngurangin sosmed juga, tapi aku hapus semuanya jadi malah bertahannya cuma beberapa hari. Karena itu, kali ini aku mau nguranginnya bertahap aja, yang pertama yang aku pilih adalah FB aja. Karena ya FB terlalu banyak orang dari dunia nyata yang aku kenal, dan sebenarnya aku kurang suka seh, hahahaha. Dunia nyata ini kayak temen kantor (kantor sekarang udah gak ada seh karena aku menshortir banget semenjak pindah) dan temen sekolah gitu. Aku udah mulai males jadi ya kenapa gak didisactivekan sekaliankan? Mau dihapus sekalian sayang masih dengan foto-fotonya, terutama foto liburan dan foto album si K. Mudah-mudahan aku bakalan bertahan untuk yang main Facebook lagi ya! Paling gak setahunan atau untuk selamanya juga bagus! πŸ˜€

Waduh, jadi banyak curhatnya review drama koreanya πŸ˜›

Nah, kali ini aku mau mereview drama yang sebenarnya udah lama aku tonton. Kayaknya ya tahun 2015 sesuai dengan tahun dramanya pertama kali keluar. Tapi karena aku lagi gabut dan males nonton drama baru sambil nonton Its Ok Not Be Okay jadi ya ngulang lagi nonton dramanya Kim Soo Hyun. Aku ingat aku gak terlalu suka sama drama ini seh, tapi gak tahu kenapa. Pas aku tonton ulang jadi tahu oh, ternyata aku gak suka karena endingnya! Hahahaha.

So, mari kita mulai aja cerita dramanya.

Baek Seung-Chan (Kim Soo Hyun) adalah pegawai baru yang masuk bekerja sebagai produser segmen hiburan di KBS. Alasan utama Seung Chan bekerja sebagai produser adalah karena seniornya di kampus yang dia sukai juga bekerja sebagai produser di sana. Namun, bukannya bahagia, pada hari pertamanya bekerja dia malah melihat seniornya itu telah punya pacar sesama PD di kantornya. Belum lagi dia yang selalu menjadi sasaran kemarahan seniornya karena tingkahnya yang tidak sesuai dengan keinginan para senior. Dihari pertamanya juga, dia bertemu dengan Tak Ye-JinΒ  (Kong Hyo Jin) yang secara tidak sengaja membenturkan pintu mobilnya ke mobil Seung Chan hingga lecet dan bertemu dengan Ra Joon-MoΒ  (Cha Tae Hyun) yang merupakan pacar sang senior yang disukainya.

Awal Baek Seung-Chan bekerja terasa sangat berat. Dia selalu berada di dekat Tak Ye Jin karena ganti rugi yang perlu diterimanya atas mobilnya, dan dia terpaksa bekerja bersama Joon Mo karena dia dimasukkan ke tim 2 Days 1 Night yang diproduseri oleh Joon Mo. Malangnya lagi, acara reality show tersebut hampir tidak ada masa depannya.

Untuk menyelamatkan acara tersebut, Joon Mo dan timnya harus mengganti seluruh pemain dari acara tersebut. Bukan hanya mengganti pemain yang lama saja yang sulit, akan tetapi mencari pemain penggantipun mereka sangat kesulitan karena acara mereka yang kurang populer.

Baek Seung-Chan yang diminta untuk memberikan ide, mengusulkan Cindy (IU) sebagai pemain di acara mereka. Cindy adalah penyanyi papan atas yang sangat terkenal di Korea. Awalnya tidak ada tim yang percaya Cindy akan mau bergabung bersama mereka. Apalagi produser Ra sangat tidak cocok dengan Byeon Mi-Sook, kepala manager Cindy. Tapi Byeon Mi-Sook yakin bahwa Cindy sangat cocok untuk acara mereka. Byeon Mi-Sook yang sering berkomunikasi dengan Cindy karena payung yang dipinjamkannya langsung meminta Cindy untuk ikut ke dalam acaranya. Cindy, yang terkenal sangat sombong dan tidak memiliki teman, secara tiba-tiba setuju dengan permintaan tersebut.

Berjalannya waktu, Seung Chan kemudian sering bersama-sama dengan Ye-Jin dan Joon-Mo yang membuatnya tahu bahwa mereka tinggal dan Ye Jin menyukai Joon Mo. Seung Chan yang selalu mendengar curhatan Ye Jin tentang Joon Mo lama kelamaan kemudian menyukai Ye Jin. Cindy yang selama hidupnya menjadi artis tidak memiliki teman dan orang yang dekat dengannya, kemudia menyukai Seung Chan yang selama ini selalu memberikan perhatian untuknya tanpa embel-embel dirinya yang selebritas papan atas.

Lalu, bagaimana nasib percintaan mereka berempat?

***

Awalnya, aku yakin masih ada ingatan aku tentang cerita drama ini. Ternyata pas nonton blass gak ingat sama sekali dong! Hahahaha. Aku inget Kim Soo Hyun tingkahnya aneh di sini, terus aku inget IU jadi artis tapi yang lainnya gak ingat sama sekali. Yang paling parah adalah aku gak ingat endingnya kayak apa. Dan pas episode 12 lah kok udahan? Bukannya ini sampai episode 16? Ternyata endingnya emang gantung dan cuma sampai 12 episode kakak! Ih, kok aku kesel, hahahaha.

Kesel di sini karena menyadari bahwa drama ini adalah drama terakhir Kim Soo Hyun sebelum Its Okay Not Be Okay tahun 2020 ini, dan kesel kedua karena banyak hal yang selesai di drama ini, tapi kok Kim Soo Hyun yang nasibnya gantung! Emang seh drama ini mirip seperti kehidupan nyata gitu. Bahwa Seung Chan masih berjuang dalam pekerjaannya sebagai produser, tapi kan cerita percintaannya gak perlu digantung juga kakak! Drama ini sangat bertolak belakang dengan Moon Embraching The Sun di mana KSH yang tegas dengan ending yang menyenangkan hati :mrgreen:

So, udah ada yang nonton drama ini juga? Gimana-gimana pendapatnya?

Kalau aku kayaknya cukup 2 kali ini aja deh nontonnya. Malesin ternyata, hahahaha.

 

bye.

[Review Drakor] The King : Eternal Monarch


Aku bingung mau tulis ini dari mana. Aku gak mengikuti teori yang beredar tentang drama ini seh di media sosial, jadi yang berharap aku akan bahas teorinya ya maap. Hahahaha. Tapi tenang, aku punya teori sendiri kok.

Sebagai penggemar marvel, teori dunia paralel ini udah sering disebut di marvel. Bahkan setelah tamatnya End Game rencananya bakal ada dunia paralel di sana kan yak? Sayang seluruh film marvel ditunda penayangannya, jadi belum bisa dieksekusi. Aku juga penggemar berat harry potter, masalah balik nyelamatin masa depan dengan perjalanan waktu udah jadi makanan jaman SMA. Jadi sebenarnya aku gak terlalu pusing seh yak dengan jalan cerita drama ini. Intinya seh cuma satu, kalau bingung ya ditonton aja deh, nikmati aja, lupakan kebingungannya 🀣

Cerita di drama ini dimulai pada tahun 1994, saat itu Raja Kerajaan Corea sedang diserang oleh abang tirinya sendiri, Lee Lim. Sang putra mahkota, Lee Gon (Lee Min Ho), secara tidak sengaja datang ke tempat penyerangan itu melihat ayahnya meninggal. Saat seperti sudah tidak ada harapan lagi, tiba tiba langit langit runtuh dan dia diselamatkan oleh orang yang tidak dikenalnya. Saat dia sedang terluka parah, dia menyembungikan dua benda, 1/2 dari Manpasikjeok dan sebuah kartu tanda pengenal seorang perempuan dari Republik Korea bernama Letnan Jeong Tae Eul.

Raja Lee Gon kemudian setelah besar menjadi raja yang bisa segalanya. Dia sangat mahir berkelahi untuk mempertahankan diri, mahir menggunakan senjata, berkuda dan sangat pintar matematika. Selama hidupnya, dia sangat penasaran dengan orang yang telah menyelamatkannya dan sangat ingin bertemu dengan Letnan Jeong Tae Eul.

Lalu kemudian tiba tiba, secara tak sengaja saat berjalan dengan kudanya Maximus dan Manpasikjeok miliknya di hutan bambu, dia kemudian membuka gerbang yang ternyata membawanya ke dunia paralel. Di sana, dia akhirnya bertemu dengan orang yang selama ini ingin ditemuinya, Jeong Tae Eul (Kim Go Eun).

Awalnya Jeong Tae Eul tidak percaya dengan apa yang dibicarakan Lee Gon tentang dia dari dunia luar dan merupakan Raja di Kerajaan Corea, tapi setelah dia dibawa oleh Lee Gon ke dunianya, Tae Eul baru percaya. Tae Eul pun kemudian mulai menyukai Lee Gon, yang mana Lee Gon telah menyukainya sedari ia kecil.

Mengetahui adanya dua dunia, Lee Gon jadi tahu bahwa pamannya sang penghianat Lee Lim belum meninggal. Dia hanya bersembunyi di dunia lain dan memanfaatkan kekuatan waktu antara kedua dunia agar dia tetap muda. Bukan hanya menyelamatkan dirinya sendiri juga, Lee Lim juga banyak membuat kesepakatan antara manusia didua dunia sehingga dua dunia tercampur lagi tidak pada tempatnya.

Lee Gon yang awalnya ingin menyelamatkan dirinyapun kemudian beralih untuk langsung membunuh Lee Lim untuk menyelamatkan seluruh dunia yang sudah dihancurkan oleh Lee Lim. Tapi bagaimana caranya?

***

Menurut aku, inti drama ini adalah mesin waktu? Pernah dengar kenapa mesin waktu gak boleh dibuat? Karena kalau benar benar ada mesin waktu itu, maka perjalanan waktu di dunia akan hancur. Jika kita menyelamatkan satu peristiwa dengan berusaha merubah peristiwa tersebut dari akarnya, yaitu masa lalu, lalu bagaimana dengan masa depan yang sudah berjalan? Jawaban gampangnya tentu adalah sejarah akan berubah. Tapi menurut aku, sejarah tidak pernah berubah sekuat apapun kita berusaha. Yang ada, jalan cerita yang menjadi dua.

Seperti perbedaan antara Kerajaan Corea dan Republik Korea. Sejarah mereka berbeda saat raja terakhir korea di Republik Korea menyerah, tapi raja yang sama di Kerajaan Corea tidak menyerah. Mungkin ada orang di masa depan yang datang saat itu yang meyakinkan sang raja untuk tidak menyerah, maka terjadilah perbedaan sejarah di sana, dan saat itulah dua paralel terbentuk antara kerajaan Corea dan Republik Korea.

Kerajaan Corea yang dipimpin oleh raja tetap menyatukan kekuatannya, sehingga semenanjung korea tetap bersatu. Tapi Republik Korea hancur dan kemudian karena runtuhnya kekuatannya dijajah oleh Jepang. Hasil jajahan jepang negara korea terbelah dan berperang antara korea utara dan korea selatan. Hingga akhirnya pada tahun 1950 terjadi perang dan akhirnya mereka saudara yang berpisah.

Kedua dunia berjalan tetap beririsan, dengan orang orang yang sama, ibu bapak yang sama menikah dan melahirkan anak anak yang sama. Hanya saja jalan hidup mereka yang berbeda, karena berbeda sejarah itu.

Lalu, kalau kita udah ngomongin dasar permasalahan, teori tentang dua dunia jadi lebih mudah dicerna bukan? Hahahaha.

Terus pertanyaannya, dapatkah dua orang dari dua dunia yang berbeda saling mencintai dan dapat hidup bahagia selamanya?

Menurut aku bisa bisa aja seh, tapi balik lagi sama WriterNim kan yak? Dia memilih apa?

Kalau kata orang orang ending drama ini bahagia, beda seh dengan teori aku. Mereka berdua gak ada bahagia bahagianya kakak! Ya bayangin aja harus bolak balik kedua dunia terus sampai kapan? Seperti udah gak ada masa depan seh ini. Kenapa gak pindah ke salah satu dunia aja? Dunia paling cocok ya Kerajaan Corea karena sang raja kan punya kekuatan yang sangat kuat di kerajaannya. Soal ada orang yang sama ya anggap aja emang kembar siam. Bahkan bisa dibilang mereka saudara yang terpisah jauh kan yak? Hahahaha.

Pokoknya walaupun mereka berdua akhirnya bersatu aku agak kurang suka sama pemilihan endingnya. Seperti cuma mengikuti takdir aja gitu.

Jadi jadi, siapa yang udah nonton drama ini? Kalau teori kalian bagaimana? Hahahaha.

[Review Drakor] Mystic Pop Up Bar


Awalnya aku mau misuh-misuh tentang corona. Tapi kemudian males, mau bahas drama korea aja biar hatiku senang πŸ˜‚

Ini drama gak ada masuk list aku. Udah sering bolak balik lihat posternya di Netflix, gak ngeh juga ceritanya tentang apaan. Tapi karena aku gak ada judul drama yang mau ditonton, eh pas lihat teh Erry ngebahas drama ini jadilah memutuskan untuk nonton ini aja.

Banyak yang bilang dramanya mirip sama Hotel Del Luna. Emang seh cerita dasarnya mirip tetang orang yang hidup ratusan tahun untuk menuntaskan misinya karena membuat kesalahan masa lalu. Tapi drama ini lebih ringan dan lebih kocak seh menurut aku. Dan kalau Del Luna kebanyakan hantunya, kalau ini gak! Jadi aman ditonton yang takut dengan hantu hantuan πŸ˜‚

Wol Ju (Hwang Jung Eum), adalah seorang anak yang memiliki kemampuan khusus. Dia bisa masuk ke dalam mimpi orang hanya dengan memegang tangan orang tersebut saat ia tertidur. Saat dia masuk ke dalam mimpi orang orang itu, dia membantu menuntaskan kemauan tersembunyi dari orang tersebut dan membuat mereka bisa hidup bahagia.

Suatu hari, Wol Ju kemudian dipanggil oleh Ratu untuk menolong sang putra mahkota yang sakit parah. Ternyata, putra mahkota dikelilingi arwah yang mendendam dengan keluarga kerajaan. Bermalam malam Wol Ju menenangkan arwah tersebut satu persatu hingga akhirnya sang putra mahkotapun bisa bangun dan pulih kembali.

Putra mahkota yang setiap malam mimpinya selalu didatangi oleh Wol Ju mulai menyukainya. Merekapun kemudian berpacaran secara sembunyi sembunyi. Hingga suatu hari, ibu Wol Ju yang seorang dukun menyuruh Wol Ju mengenakan pakaiannya dan pergi jauh dari rumahnya. Saat Wol Ju sedang berada di atas bukit, dia melihat rumahnya terbakar. Diapun kemudian melihat ibunya dibunuh oleh orang kerajaan.

Wol Ju yang meminta tolong kepada teman baik putra mahkota pun tidak mendapatkan apa yang diinginkannya. Karena marah dan kecewa, akhirnya Wol Ju bunuh diri dengan menggantungkan dirinya di atas pohon keramat. Diapun mati dan pergi ke akhirat.

Karena kesalahannya, Wol Ju diberikan tugas untuk menuntaskan masalah 100.000 manusia agar arwah sang pohon keramat dapat hidup dengan tenang.

Jadi, mampukah Wol Ju menuntaskan tugas itu? Sedangkan Wol Ju saat bunuh diri sudah sangat membenci manusia yang selalu berbohong kepadanya?

Ya ditonton aja seh, hahahaha.

***

Seperti aku bilang, drama ini ringan banget. Isinya untuk aku cuma buat ketawa ketawa aja. Wol Ju yang anggun waktu kecilnya berubah jadi wanita selebor gak tahu aturan saat dia menuntaskan misinya.

Dramanya juga aneh dengan membuat roh pohon bisa reinkarnasi jadi roh manusia, begitu pula roh batu. Terus roh manusia bisa reinkarnasi jadi roh ayam atau roh lalat. Sangat absurd lah pokoknya. Tapi aku senang nontonnya, hahahahaha.

Aku gak bisa nulis banyak seh ya tentang drama ini. Pokoknya drama ini cocok ditonton untuk kalian yang butuh tontonan drama korea yang ringan dan kocak. Emang Hwang Jung Eum ini spesialis drama kocak kali ya. Beberapa dramanya yang aku tonton kocak semua πŸ˜‚

Jadi, ada yang udah nonton drama ini juga? Gimana gimana pendapatnya?

[Review Drakor] Its Okay Not Be Okay


Nonton drama ini murni karena yang main Kim Soo Hyun. Aktor korea favorit aku sejak dia main di Dream High. Karena fans berat KSH jadi memantapkan hati buat nonton dramanya on going dari episode 1. Terus baru juga beberapa menit aku langsung jatuh cinta dong kakak!

Aku suka banget dengan dongeng. Buku kumpulan dogeng dari disney sampe christian andersen aku koleksi. sampai sekarang, aku paling suka baca bareng si K cerita dogeng, jadi denger dogeng-dogeng di drama ini udah gak asing seh buat aku, kecuali dogeng baru yang dibuat khusus untuk drama ini.

Tapi ternyata, kisah di drama ini tidak seindah dongeng-dogeng yang biasa aku baca. Banyak yang bilang, drama ini mengangkat tema psikologis. Aku lebih melihat bahwa drama ini banyak mengupas inner child. Bagaimana kita menjadi orang dewasa, sangat tergantung dari apa yang kita rasakan dan dapatkan semasa kita kecil.

Contohnya Ko Moon Young yang menjadi sociophaty karena selama dia kecil, dia selalu dikurung di kastilnya dan tidak boleh berinteraksi dengan orang lain karena dianggap akan merusaknya. Moon Gang Tae menjadi manusia yang selalu menutupi perasaan dan keinginannya karena seumur hidupnya dia hanya punya satu tujuan yang diberikan oleh ibunya: mengurus kakaknya yang berkebutuhan khusus.

Cerita drama ini dimuali dari seorang penulis dogeng bernama Ko Moon Young (Seo Yea Ji). Dia adalah seorang antisosial. Walaupun buku-bukunya sangat terkenal, tapi dia tidak baik berinteraksi dengan para penggemarnya. Disatu sisi, ada Moon Gang Tae (KIm Soo Hyun), seorang perawat rumah sakit di bangsal psikiatri, memiliki kakak pengidap autis yang memiliki trauma masa lalu karena melihat ibunya dibunuh, bernama Moon Sang Tae (Oh Jung Se). Sang Tae sangat mengidolakan Moon Young karena buku-bukunya.

Suatu hari, Moon Young mengadakan acara pembacaan dogeng di Rumah Sakit tempat Gang Tae bekerja. Awalnya Gang Tae ingin meminta tanda tangan untuk abangnya. Tapi karena ada ganggung dari seorang pasien, acara tersebut rusak dan Moon Young yang marah ingin menikam pasien tersebut. Gang Tae yang ingin melerai malah mendapatkan luka ditangannya dan dipecat dari Rumah Sakitnya sebagai kambing hitam.

Awalnya, Gang Tae dipanggil ke kantor Moon Young untuk diberikan uang ganti rugi. Gang Tae yang datang untuk meminta ttd untuk abangnya tentu tidak menerima uang tersebut. Saat pertemuan keduanya, Gang Tae teringat akan anak perempuan dari masa lalunya yang dulu sangat disukainya namun sangat kejam seperti Moon Young. Karena pertemuan tersebut, Moon Young jadi terobsesi dengan Gang Tae dan selalu mengejarnya.

Bahkan, saat Gang Tae, abangnya Sang tae dan temannya Ji Su pindah dari Seoul ke Kota masa kecilnya yang penuh dengan kenangan buruk, Moon Young mengikutinya. Moon Young pun akhirnya bertemu dengan ayahnya lagi karena Gang Tae bekerja di RS tempat ayahnya dirawat.

Awalnya, Moon Young selalu mengejar Gang Tae tanpa henti dan tanpa lelah. Gang Tae yang selalu dikejar awalnya merasa risih. Namun, lama kelamaan, jiwa Moon Young yang blak-blakan dan selalu mengungkapkan isi hatinya bahkan terhadap sikap Gang Tae yang dianggapnya palsu dan munafik, menarik perhatian Gang Tae. Moon Young pun tidak sulit untuk dekat dengan Sang Tae dan mengajak Sang Tae bekerja sama untuk menjadi ilustrator buku terbarunya.

Tampak mereka terkendala oleh perasaan masing-masing, namun ternyata mereka memiliki masa lalu yang berkaitan dengan trauma masa kecil keduanya. Dapatkan mereka bersatu dengan segala masa lalu yang pahit dan kejam buat mereka?



Banyak banget pesan moral disepanjang drama ini. Untuk aku, bukan hanya pesan untuk aku sebagai orang tua. Tapi juga untuk aku sebagai anak. Bagaimana kita memandang dunia ini? Apakah benar perasaan dimasa kecil kita sudah selesai dibenahi? Karena seperti buku Moon Young yang berjudul “Anak Lelaki yang penuh ketakutan” bahwa kita yang melupakan tidak akan menjadi jiwa yang bertumbuh. Tapi bagaimana kita yang tidak dapat melupakan dan merelakan? Apakah kita menjadi anak yang mendendam?

Gang tae selama hidupnya selalu benci dengan ibunya yang selalu mendahulukan kakaknya yang berkebutuhan khusus. Kata-kata ibunya yang bilang bahwa tugasnya adalah melindungi Sang tae abangnya sangat ia benci. Seakan dia dilahirkan hanya untuk sebuah tugas. Moon Young memiliki ketakutan terhadap ibunya. Ibunya selalu saja berkata bahwa dia adalah hasil karyanya. Karena karyanya tidak boleh dirusak, dia tidak ingin anaknya bergaul dengan orang lain.

Walaupun Moon Young takut kepada ibunya, akan tetapi dia juga membenci ayahnya. Dia menyalahkan semua kesalahan kepada ayahnya karena “orang yang diam saat melihat orang lain melakukan kekejaman adalah lebih kejam daripada orang yang melakukan hal tersebut”.
Lalu apa yang kalian rasakan setelah nonton drama ini?

Walaupun awal-awalnya terasa berat, tapi episode belakangan aku tetap merasakan ini drama korea yang menyenangkan seh. Kalau yang gak mau mikirin inner child atau apalah yang berhubungan dengan psikologis ya udah ding jangan maksain diri! Kalau aku lebih memilih drama ini untuk hiburan dengan muka-muka kinclong daripada pesan moralnya πŸ˜› Dan konsep dogeng masih cocok di drama ini seh menurut aku. Karena setelah dihancurkan oleh penyihir jahat, mereka tetap dapat melewatinya dan happy ever after, hahahahaha.

bye.

 

8/9.TvN.Netflix