[Review Drakor] Sweet Home


Sebenarnya, gak mau nonton ini. Pas lihat di homenya Netflix kok ya posternya gak banget. Aku juga gak tahu ini drama tentang apaan. TAPI kok ya banyak yang bahas dan bilang dramanya seru bla bla bla. Kebetulan aku lagi gak ada tontonan saat itu. Barusan banget selesai Tale of Nine Tale dan drama-drama baru pada belum tamat semua. Aku lagi males banget nonton ongoing deh.

Setelah banyak yang bahas, jadi tahu deh bahwa Sweet Home ini drama Netflix Original Series. Jadi emang diproduksi oleh Netflix dan gak tayang di TV Nasional biasa di Korea sono. Biasanya seh, kalau udah dari Netflix gini dramanya rada gak biasa dan jadinya seru! Nilai plusnya lagi kalau Netflix Original ini dramanya tayang langsung full 1 season jadi gak ada ceritanya nunggu seminggu sekali buat episodenya. Dan yang paling seru lagi adalah episodenya gak panjang. Kalau dulu Kingdom itu cuma 6 episode per seasonnya, nah Sweet Home ini 10 episode di season 1 nya.

Tapi, kurang asyiknya dari Netflix Original ini adalah dia ini biasanya berseason-season. Kalau drama korea biasanya kan 16 episode tamat tuntas gitu ya. Ya kalaupun ngantung gak akan diterusin pasti, selesai ya selesai aja. Nah, kalau Netflix Original ini kan kita dikasih sekaligus, tapi gak sampai puas. Harus nunggu lagi (lama banget sampe setahunan) buat bisa tahu cerita di season selanjutnya, huhuhuhu.

Lalu Sweet Home ini tentang apa Niee?

Green House, adalah sebuah aparteman biasa dipinggiran Seoul Korea Selatan. Gak ada yang spesial dari apartemen ini kecuali bahwa apartemen ini ditinggali dari kalangan masyarakat menengah ke bawah. Penghuni di apartemen ini tidak terlalu dekat satu dengan lainnya jadi lebih individualis seh.

Sebelum cerita lebih lanjut, yuks lah kita kenalan sama para karakter utamanya dulu, cuss

Cha Hyun-Su (Song Kang)

Cha Hyun-Su adalah seorang anak sebatang kara yatim piatu. Ayah, Ibu dan Adiknya meninggal bersamaan saat kecelakaan mobil dan meninggalkan dia seorang diri dengan uang waris yang sangat sedikit. Karena itulah diapun pindah dari rumahnya ke Apartemen Green House. Cha Hyun-Su tidak memiliki keinginan untuk hidup. Dia sudah merencanakan tanggal untuk dirinya bunuh diri. Tapi, disaat dia ingin bunuh diri, dia malah bertemu dengan seorang monster yang pada akhirnya kondisinya menjadikan dirinya ingin bertahan hidup lebih lama.

Pyeon Sang Wook (Lee Jin Wook)

Di awal film Pyeon Sang Wook digambarkan sebagai seorang preman yang sadis. Ini terlihat adegan dia saat menyiksa seseorang di dalam sebuah rumah yang dia datangi di aparteman green house. Namun lama kelamaan terlihat sisi baik dari Sang Wook. Dia yang sangat peduli dengan orang yang disiksa namun tidak memiliki kemampuan untuk melawan. Masa kecil Sang Wook juga diperlihatkan sangat menyedihkan. Tapi diakhir cerita kita akan dibingungkan dengan karakter dia yang tiba-tiba berubah. Yang jadi pertanyaan untuk aku adalah, jadi apakah masa lalu yang dibayangkan di awal itu kenyataan atau hanya di dalam fikirannya saja?

Seo Yi Kyung (Lee Si Young)

Seo Yi Kung adalah penghuni lama di apartemen Green House. Dia juga dikenal oleh beberapa penghuni apartemen tersebut dengan berprofesi sebagai petugas pemadam kebakaran. Di awal cerita, Yi Kung digambarkan adalah seorang yang tegas dan memiliki jiwa penolong. Dia juga terlihat kuat dan bisa diandalkan. Karena itulah Lee Eun Hyeok memanfaatkan dia untuk mebetulkan aliran listrik saat apartemen tersebut saat kehilangan listrik. Saat dia masuk ke baseman dan bertarung melawan monster, di saat itulah kita tahu bahwa dia bukanlah wanita biasa-biasa saja.

Sebelum munculnya monster di Seoul, Yi Kung memiliki pacar yang berprofesi sebagai dokter. Mereka telah merencanakan untuk melakukan pernikahan saat tempat pacarnya bekerja mengalami kebakaran dan pacarnya menghilang atau mati setelah itu. Setelah dia keluar dari basemen dan selamat, diapun mengetahui bahwa ternyata dia tengah hamil. Yi Kung yang marah dengan Lee Eun-Hyeok yang telah memanfaatkan dirinya akhirnya pergi dari apartemen untuk mencari tanda-tanda pacarnya yang sepertinya mengetahui tentang kejadian monster ini.

Lee Eun Hyeok (Lee Do Hyun)

Lee Eun-Hyeok adalah seorang kakak tiri dari Lee Eun-Yu. Orang tua mereka meninggal  sehingga mereka sekarang hanya tinggal berdua di apartemen green house. Awalnya Lee Eun-Yu adalah seorang mahasiswa kedokteran, namun karena orang tua meninggal dan tidak memiliki dana untuk melanjutkan kuliah, akhirnya dia berhenti kuliah dan bekerja setelahnya untuk menghidupi Lee Eun-Yu dan dirinya.

Saat kejadian monster pertama menyerang Green House, Lee Eun-Hyeok sedang hendak berangkat kerja. Namun kemudian dia tidak bisa berangkat dan tiba-tiba terjebak di lantai dasar dan tanpa sengaja menjadikan dirinya sebagai leader di apartemen tersebut. Awalnya Lee Eun-Hyeok tampak tidak terlalu baik karena hanya memikirkan diri sendiri dan bagaimana cara untuk dia tetap hidup. Namun pada akhirnya diapun tahu bahwa semua nyawa orang yang tersisa adalah penting dan mulai bekerja sama untuk kepentingan bersama.

Sweet Home, a new K-drama on Netflix starring Actors Lee Do-hyun, Song Kang, Lee Jin-wook and Lee Si-young

 

Pagi itu adalah pagi yang biasa saja untuk memulai hari. Hyun Su yang mulai kehabisan makanan di rumahnya melihat hal yang aneh di depan rumahnya. Ada sekotak mi instan yang sangat berantakan. Saat dia mencari darimana asal mi instan tersebut, dia malah menemukan sebuah kamar yang penuh dengan darah dan seorang yang sangat aneh. Otomatis Hyun Su pun langsung kembali ke rumahnya dan mengunci pintunya. Saat dia kembali ke rumah, seorang perempuan datang ke depan rumahnya untuk meminta tolong, awalnya Hyun Su ingin menolong perempuan tersebut, tapi ada yang aneh dengan perempuan itu dan diapun meminta untuk memperlihatkan tangannya, alih-alih memperlihatkan tangannya perempuan itu langsung marah dan mencoba mendobrak pintu rumah Hyun Su. Akhirnya, Hyun Su pun bertahan di dalam rumahnya sendirian karena ketakutan.

Di lantai yang berbeda, Eun Hyeok ingin pergi ke tempat kerjanya dan ingin menggunakan lift bersama dengan beberapa orang dari lantai tersebut. Namun lift tidak bisa berfungsi yang mengharuskan mereka menggunakan tangga darurat. Hal aneh lainnya kemudian adalah seluruh pintu di lantai dasar tertutup dan dikunci, sedangkan petugas keamanannya hilang entah ke mana. Merekapun kemudian berusaha untuk membuka pintu tersebut, tapi saat mencoba membuka, mereka kemudian menemukan monster di luar apartemen itu sehingga seseorang langsung terbunuh. Merekapun akhirnya menutup kembali pintu apartemennya dan berusaha bertahan dengan apa yang ada.

Bertahan di dalam apartemen ternyata bukanlah sesuatu yang gampang. Dengan banyaknya orang dan fikirian, mereka sering terjadi perselisihan. Eun Hyeokpun otomatis menjadikan dirinya pemimpin group tersebut agar semua bisa satu suara, tapi tetap saja banyak pertentangan yang terjadi. Seorang ibu yang ingin ke luar karena ada anaknya yang masih di luar, seorang laki-laki tua pemilik toserba yang tidak mau bahan makanan ditokonya digunakan untuk kondisi darurat tersebut, belum lagi signal yang hilang sehingga mereka tidak mengetahui apa yang terjadi sebenarnya di tempat mereka dan dunia luar.

Eun Hyeok juga bukan pemimpin yang baik karena hanya berfikir untuk kepentingan pribadinya saja sehingga dengan sengaja mempertaruhkan nyawa Yi Kyung agar dia memperbaiki llistrik yang sempat mati karena kerusakan di basement. Yi Kyung yang merasa dikhianati kemudian minta untuk bisa ke luar mencari calon suaminya sambil mencari kebenaran apa yang sedang terjadi di Seoul sekarang.

Pada akhirnya, seluruh penghuni apartemenpun berkumpun di lobi dan bersama-sama merencanakan bagaimana cara mereka bertahan hidup. Merekapun tahu bahwa manusia yang menjadi monster tidak tertular dari gigitan ataupun darah, namun lebih kepada perasaan yang ada di dalam diri manusia itu sendiri. Beberapa dari penghuni apartemen yang bertahan lama kelamaan juga berubah menjadi monster dan menyerang mereka. Namun, ada yang berbeda dengan Hyun Su. Dia telah berubah menjadi monster tapi bisa mengendalikan dirinya untuk bertahan dengan bentuk manusianya. Lalu, apa sebenarnya yang terjadi di dunia ini? Dapatkan kelompok penghuni apartemen Green House bertahan dengan kondisi ini?

Kalau kalian suka dengan film atau drama misteri yang penuh konflik serta penuh perkelahian dan darah, kalian wajib banget nonton drama ini. Tapi untuk aku, penyuka drama korea juga cocok banget nonton ini seh karena apalagi kalau bukan ada Song Kang di sini, huahahaha. Walaupun dia beda banget saat main di Love Alarm yang isinya cakep tiada tara, kalau di sini dia penuh dengan kebingungan dan tentu saja penuh dengan darah dan keringat.

Yang pasti, kalau udah nonton ini otomatis gak bisa berenti deh sepanjang 10 episode dramanya. Udahlah gak bisa berenti, gak bisa gak nahan nafas pula!

So, siapa neh yang udah nonton drama ini? Gimana-gimana pendapatnya?

 

9/10

 

ps : turut berduka cita untuk jatuhnya SJ182, 9/01/21 kemaren di Kepulauan Seribu. Walaupun gak ada kerabat langsung aku yang ada di dalam pesawat tersebut, tapi musibah ini sangat terasa dekat dan nyata banget bagi aku karena di dalamnya ada kakak kelas aku waktu SMA beserta istrinya. Di dalamnya ada keluarga temen aku waktu SMP yang status IGnya viral di twitter dan WAG. Di dalamnya ada kenalan teman kerja yang berangkat sekeluarga berjumlah 15 orang. Semoga yang meninggal khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggal kuat dan tabah menghadapinya.

[Review Drakor] Its Okay Not Be Okay


Nonton drama ini murni karena yang main Kim Soo Hyun. Aktor korea favorit aku sejak dia main di Dream High. Karena fans berat KSH jadi memantapkan hati buat nonton dramanya on going dari episode 1. Terus baru juga beberapa menit aku langsung jatuh cinta dong kakak!

Aku suka banget dengan dongeng. Buku kumpulan dogeng dari disney sampe christian andersen aku koleksi. sampai sekarang, aku paling suka baca bareng si K cerita dogeng, jadi denger dogeng-dogeng di drama ini udah gak asing seh buat aku, kecuali dogeng baru yang dibuat khusus untuk drama ini.

Tapi ternyata, kisah di drama ini tidak seindah dongeng-dogeng yang biasa aku baca. Banyak yang bilang, drama ini mengangkat tema psikologis. Aku lebih melihat bahwa drama ini banyak mengupas inner child. Bagaimana kita menjadi orang dewasa, sangat tergantung dari apa yang kita rasakan dan dapatkan semasa kita kecil.

Contohnya Ko Moon Young yang menjadi sociophaty karena selama dia kecil, dia selalu dikurung di kastilnya dan tidak boleh berinteraksi dengan orang lain karena dianggap akan merusaknya. Moon Gang Tae menjadi manusia yang selalu menutupi perasaan dan keinginannya karena seumur hidupnya dia hanya punya satu tujuan yang diberikan oleh ibunya: mengurus kakaknya yang berkebutuhan khusus.

Cerita drama ini dimuali dari seorang penulis dogeng bernama Ko Moon Young (Seo Yea Ji). Dia adalah seorang antisosial. Walaupun buku-bukunya sangat terkenal, tapi dia tidak baik berinteraksi dengan para penggemarnya. Disatu sisi, ada Moon Gang Tae (KIm Soo Hyun), seorang perawat rumah sakit di bangsal psikiatri, memiliki kakak pengidap autis yang memiliki trauma masa lalu karena melihat ibunya dibunuh, bernama Moon Sang Tae (Oh Jung Se). Sang Tae sangat mengidolakan Moon Young karena buku-bukunya.

Suatu hari, Moon Young mengadakan acara pembacaan dogeng di Rumah Sakit tempat Gang Tae bekerja. Awalnya Gang Tae ingin meminta tanda tangan untuk abangnya. Tapi karena ada ganggung dari seorang pasien, acara tersebut rusak dan Moon Young yang marah ingin menikam pasien tersebut. Gang Tae yang ingin melerai malah mendapatkan luka ditangannya dan dipecat dari Rumah Sakitnya sebagai kambing hitam.

Awalnya, Gang Tae dipanggil ke kantor Moon Young untuk diberikan uang ganti rugi. Gang Tae yang datang untuk meminta ttd untuk abangnya tentu tidak menerima uang tersebut. Saat pertemuan keduanya, Gang Tae teringat akan anak perempuan dari masa lalunya yang dulu sangat disukainya namun sangat kejam seperti Moon Young. Karena pertemuan tersebut, Moon Young jadi terobsesi dengan Gang Tae dan selalu mengejarnya.

Bahkan, saat Gang Tae, abangnya Sang tae dan temannya Ji Su pindah dari Seoul ke Kota masa kecilnya yang penuh dengan kenangan buruk, Moon Young mengikutinya. Moon Young pun akhirnya bertemu dengan ayahnya lagi karena Gang Tae bekerja di RS tempat ayahnya dirawat.

Awalnya, Moon Young selalu mengejar Gang Tae tanpa henti dan tanpa lelah. Gang Tae yang selalu dikejar awalnya merasa risih. Namun, lama kelamaan, jiwa Moon Young yang blak-blakan dan selalu mengungkapkan isi hatinya bahkan terhadap sikap Gang Tae yang dianggapnya palsu dan munafik, menarik perhatian Gang Tae. Moon Young pun tidak sulit untuk dekat dengan Sang Tae dan mengajak Sang Tae bekerja sama untuk menjadi ilustrator buku terbarunya.

Tampak mereka terkendala oleh perasaan masing-masing, namun ternyata mereka memiliki masa lalu yang berkaitan dengan trauma masa kecil keduanya. Dapatkan mereka bersatu dengan segala masa lalu yang pahit dan kejam buat mereka?



Banyak banget pesan moral disepanjang drama ini. Untuk aku, bukan hanya pesan untuk aku sebagai orang tua. Tapi juga untuk aku sebagai anak. Bagaimana kita memandang dunia ini? Apakah benar perasaan dimasa kecil kita sudah selesai dibenahi? Karena seperti buku Moon Young yang berjudul “Anak Lelaki yang penuh ketakutan” bahwa kita yang melupakan tidak akan menjadi jiwa yang bertumbuh. Tapi bagaimana kita yang tidak dapat melupakan dan merelakan? Apakah kita menjadi anak yang mendendam?

Gang tae selama hidupnya selalu benci dengan ibunya yang selalu mendahulukan kakaknya yang berkebutuhan khusus. Kata-kata ibunya yang bilang bahwa tugasnya adalah melindungi Sang tae abangnya sangat ia benci. Seakan dia dilahirkan hanya untuk sebuah tugas. Moon Young memiliki ketakutan terhadap ibunya. Ibunya selalu saja berkata bahwa dia adalah hasil karyanya. Karena karyanya tidak boleh dirusak, dia tidak ingin anaknya bergaul dengan orang lain.

Walaupun Moon Young takut kepada ibunya, akan tetapi dia juga membenci ayahnya. Dia menyalahkan semua kesalahan kepada ayahnya karena “orang yang diam saat melihat orang lain melakukan kekejaman adalah lebih kejam daripada orang yang melakukan hal tersebut”.
Lalu apa yang kalian rasakan setelah nonton drama ini?

Walaupun awal-awalnya terasa berat, tapi episode belakangan aku tetap merasakan ini drama korea yang menyenangkan seh. Kalau yang gak mau mikirin inner child atau apalah yang berhubungan dengan psikologis ya udah ding jangan maksain diri! Kalau aku lebih memilih drama ini untuk hiburan dengan muka-muka kinclong daripada pesan moralnya 😛 Dan konsep dogeng masih cocok di drama ini seh menurut aku. Karena setelah dihancurkan oleh penyihir jahat, mereka tetap dapat melewatinya dan happy ever after, hahahahaha.

bye.

 

8/9.TvN.Netflix