[Review] Comic 8: Casino Kings


Comic 8 Casino Kings 2015 Haaaaiiii… Haalooooo, apakabar semuaaa? Setelah  nonton film Terminator Genisys, si Niee sebenarnya karena terpengaruh oleh komen temen-temen untuk nonton Jurassic World ada nonton juga seh neh film di bioskop dan emang OK lah filmnya, aku kasih nilai 8 deh 😀 Tapi karena rasanya udah banyak juga yang mereview jadi aku gak perlulah ya ngereview lagi 😛

Nah baru Jum’at kemaren aku lagi-lagi nonton film di bioskop. Kali ini nontonnya sama temen-temen kantor. Karena pengen cerita yang ringan aja tanpa harus mikir banyak, aku menyarankan ketemen-temen untuk nonton Comic 8 aja. Kebetulan banyak temen kantor yang udah nonton Comic 8 yang pertama dan rata-rata bilang bagus karena lucu banget (aku sendiri seh gak nonton seh film yang pertamanya 😛 ). Lagian ternyata aku juga sudah lama banget gak nonton film Indonesia loh. Terakhir nonton itu film 99 Cahaya langit di Eropa (tahun 2013, udah 2 tahun aja gitu) karena aku suka banget novelnya tapi filmnya so so aja seh.

Filmnya sendiri bikin penasaran aja karena pemainnya adalah para Comic yang berasal dari Stand Up Comedinya Kompas TV yang lucu-lucu itu >.< 😛

SINOPSIS

Ceritanya dimulai ketika beberapa Comic tiba-tiba tersadar disebuah pulau entah di mana dengan dikelilingi oleh buaya-buaya pemangsa. Disekitar mereka telah disiapkan alat-alat untuk perlawanan seperti kapak, pistol dan masih banyak lagi yang dapat mereka gunakan. Tapi masalahnya mereka gak siap dengan serangan tersebut sehingga banyak diantara mereka yang mati akibat serangan para buaya.

Adegan kemudian flashback kemasa lalu. Para agen Comic yang dipimpin oleh artis pelawak kenamaan Indro Warkop mempunyai satu misi: mencari keberadaan KINGS. Kedelapan agen Comic itu adalah Arie Kriting, Babe Cabita, Bintang Bete, Ernest Prakarsa, Fico Fachriza, Ge Pamungkas, Kemal Palevi, dan Mongol Stress.

Kings adalah master kriminal uang yang menjalankan bisnis casino terbesar di Asia. Mereka tidak mempunyai satu koneksipun untuk mencari keberadaan Kings. Satu-satunya cara yang mereka tahu adalah menjadi Comic akan mengantarkan mereka kepada Kings. Merekapun menjalankan profesinya sebagai Comic selayaknya comic pada umumnya, tour keliling Indonesia hingga akhirnya mereka mendapatkan satu kesempatan ketika mereka diminta untuk melakukan open mic disebuah pulau pribadi. Pulau itu adalah sebuah pulau dengan fasilitas lengkap. Para comic begitu dimanjakan oleh fasilitas yang ada di dalam pulau mulai dari pantai yang indah, bar, hotel yang mewah hingga Casino terbesar se Asia.

Benarkah pulau itu adalah pulau yang dimiliki Kings? Dapatkah akhirnya mereka bertemu dengan Kings? Lalu apa sebenarnya yang terjadi hingga mereka sampai disatu pulau terpencil dengan dikelilingi oleh para buaya. Ditambah lagi setelah mereka lolos dari jeratan buaya para comic lagi-lagi dihadapkan dengan para pembunuh profesional yang mengincar mereka seperti telah disiapkan permainan untuk mereka. Tapi untuk apa?

REVIEW

Kalau kalian pengen nonton film yang gak perlu terlalu banyak mikir dan lebih kepada cuma ketawa-ketawa doang ini adalah film yang tepat. Bener-bener merefreshkan fikiran deh filmnya. 102 menit ketawa-ketawa muluk dah. Walaupun sebenarnya ada beberapa adegan yang membingungkan karena aku gak nonton film pertamanya. Seperti adegan waktu para Comic ditangkap oleh intel dari Asia karena tuduhan merampok BANK INI. Saat adegan ini aku rada bingung lah ini orang kapan merampoknya? Kok dituduh merampok? Yang setelah dapet penjelasan dari temen yang udah nonton ternyata itu adalah adegan saat film Comic 8 pertama. Jadi aku saranin kalau mau nonton film ini lebih afdol nonton film yang pertamanya dulu seh.

Karena mereka ini adalah para Comic jadi ada beberapa adegan pas mereka open mic juga di film ini yang walopun lucu tapi kok aku rada rada gak sreg karena berasa gak nyambung dengan alur ceritanya gitu. Ditambah lagi beberapa adegan dari film ini yang membuat kita teringat dengan potongan adegan film lain seperti pas adegan introgasi kok aku berasa nonton film Now You See Me gitu.

Satu lagi yang aku kurang sreg adalah adanya peran Nikita Mirzani dalam film ini. Ya tahu sendirikan yak Nikita itu seperti apa, adegan biasa-biasa aja dibuatnya jadi syur gitu dan menurut aku itu gak penting. Padahal lawakan mereka udah cerdas banget lah, tapi ternodai dengan si Nikita dan beberapa adegan buka-bukaannya.

Karena ada Nikita Mirzaninya jadi aku cuma kasih nilai 7,5/10 deh buat film ini. Kalau gak ada aku kasih 8,5 deh 😛

***

Ada yang merekomendasikan film Indonesia yang bagus lagi? Tapi jangan drama ya, aku suka rada males nonton film drama. Lah film box office aja aku gak mau nonton kok kalau film drama. Apalagi film Indonesia kan 😛

Advertisements

Nginap di Hotel? Ini loh Barang-Barang yang Bisa Diangkut Pulang


Haaaiiii haloooo… Apakabar semuanyaaaa… Mumpung masih bulan Syawal pertama-tama aku mau mohon maaf lahir batin dulu ya kepada semua blogger maupun yang kesasar ke blog aku :mrgreen:…

Btw, udah pada liburan semua? Atau ada yang masih cuti dan berencana buat menutup liburan dengan jalan-jalan? Atau sekedar nginap-nginap di hotel bareng keluarga kecil? Aku suka banget tuh nginep-nginep di hotel bertiga sama si Abang dan si K.

Nah, kalau lagi liburan dan nginep di Hotel, biaya buat bayar tarif kamar hotel biasanya jadi salah satu yang paling mahal dalam anggaran liburan. Malah kadang-kadang lebih mahal daripada harga tiket pesawatnya (kan si Niee carinya harga tiket pesawat promo 😛 ), apalagi kalau liburannya lama. Tapi kan ada uang ada barang. Dengan nginap di hotel, liburan jadi nyaman karena ada tempat untuk melepas lelah setelah seharian keliling tempat-tempat tujuan, apalagi kalau jalan-jalannya bawa bayi atau balita seperti si K.

Memilih hotel perlu bijak supaya uang yang dikeluarkan buat bayar hotel sebanding dengan fasilitas yang didapat. Fasilitas hotel itu bisa termasuk kondisi kamar, tempat tidur, kamar mandi, sarapan, dan pernak-pernik di kamar mandi. Hayo…siapa yang suka bawa pulang pernak-pernik hotel? Gak masalah kok sebenarnya dan ini gak dianggap mencuri asal tahu diri. Ada barang-barang di kamar hotel yang memang disediakan untuk tamu dan sudah termasuk dalam harga yang dibayar, jadi mau dipakai atau dibawa pulang terserah si tamu hotel.

Tapi gak semua barang di kamar hotel bisa diangkut pulang. Patokannya, barang-barang yang bisa dicuci, dibersihkan, dan dipakai ulang seperti seprai, handuk, keset, baju tidur, dll gak bisa dibawa pulang. Dipakai atau gak dipakai, barang-barang ini biasanya dicuci bersih dengan deterjen pilihan hotel setelah tamu check out, lalu diganti dengan seprai, handuk, keset yang bersih untuk tamu berikutnya. Jadi jangan nekat masukin barang-barang ini ke dalam tas ya…

Lalu pernak-pernik kamar hotel apa saja yang bisa dibawa pulang? Patokannya adalah barang-barang kecil yang gak bisa dipakai ulang, antara lain:

  • sabun cair/batang
  • sampo dan kondisioner
  • teh dan kopi instan
  • jarum dan benang jahit
  • perlengkapan menyemir sepatu
  • alat tulis
  • sandal
  • sikat gigi dan odol
  • sisir dan penutup rambut

Pernak pernik yang biasanya si Niee bawa pulang. Plus sendal seh biasanya :P
Pernak pernik yang biasanya si Niee bawa pulang. Plus sendal seh biasanya 😛

Pihak hotel lebih senang kalau tamu mau bawa pulang pernak-pernik tersebut, sekalian jadi kenang-kenangan dan pengingat pernah nginap di hotel itu kan di barang-barang itu biasanya ada nama hotelnya. Kalau tamu gak mau bawa pulang, pernak-pernik itu akhirnya dibuang karena ga mungkin dikasih ke tamu lain. Kan sayang…

Selain barang-barang yang gampang dicuci dengan deterjen, barang-barang elektronik dan pajangan di kamar juga gak bisa dibawa pulang. Jadi kalau di kamar ada pemanas air elektronik buat bikin teh/kopi, jam beker, setrika, patung hiasan, lukisan dinding, vas bunga, apalagi TV, biarkan di tempat semula. Ibaratnya “dipakai boleh dibawa pulang jangan.”

Terus, kalau mau pakai kantong cucian kotor yang disediakan hotel, sebaiknya hati-hati. Kalau gak mau bayar jasa cuci setrika hotel, sebaiknya jangan masukin pakaian kotor ke dalam kantong cucian kotor selama menginap, karena staf hotel akan menganggap tamu mau memakai jasa cuci/setrika hotel, padahal kan gak gratis. Nah, kalau mau kantong itu buat bungkus baju-baju kotor, masukin cucian kotornya nanti pas mau check out.

Kalau sering nginap di hotel, pernak-perniknya bisa dikoleksi loh…

Pontianak Berkabu(ng)t


FullSizeRender
Langit Berkabut

Pontianak, 23 Ramadan 1436 H.

Dulu waktu aku kecil, yang aku tahu ada dua musim yang ada di Pontianak, atau paling tidak itulah yang disebutkan oleh guru-guru dan orang yang lebih tua daripada aku waktu itu yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Walaupun hanya dua musim dan pengen banget lihat yang namanya salju (kadang bahkan berharap ada turun salju di Kota Khatulistiwa ini 😛 ) tapi aku cukup mensyukuri dua musim yang ada di Pontianak ini. Paling gak musimnya jelas kapan musim hujan dan kapan musim kemarau.

Seingat aku waktu aku kecil sampe kurang lebih SMP (Tahun 2000an awal) musim hujan itu dimulai sejak bulan berakhiran ber dimulai yaitu September sampai Januari atau Februari. Bisa dibilang setiap hari hujan terus terusan yang ditambah pada bulan Desember atau bulan Januari ada pasang air laut yang membuat kadang Pontianak banjir tinggi banget. Aku ingat sekitar tahun 1998an Kota Pontianak seluruhnya terendam banjir. TAPI banjirnya di Pontianak gak sama dengan di Jakarta kok. Terjadinya cuma perhari. Pagi biasanya air naik dan sore udah surut. Aku selalu suka kalau udah musim hujan seperti ini karena di daerah kampungku anak-anaknya akan bermain air sepuasnya di parit parit depan rumah, gak terkecuali aku. Dan mungkin karena udah menjadi kebiasaan setiap tahunnya gak ada orang tua yang marah atau melarang anak-anaknya buat main hujan hujanan dan main air. :mrgreen:

Sisa dari bulan lainnya adalah musim kemarau, tapi biasanya walaupun musim kemarau kadang-kadang masih ada hujannya dikit-dikit kok. Puncak musim kemarau biasanya terjadi pada bulan Juni-Juli yang ditandai dengan sama sekali tidak ada hujan di Kota Pontianak.

Sebenarnya gak terlalu masalah kalau gak hujan di dua bulan itu. PDAM masih mengaliri airnya walaupun kadang air keruh dan terasa asin >.< TAPI yang menjadi masalah pada saat musim kemarau adalah KABUT ASAPnya! Iya Pontianak benar-benar gelap bahkan beberapa kali selama aku 12 tahun sekolah ada saat-saatnya Pemerintah meliburkan para siswanya dikarenakan udara yang tidak sehat lagi untuk beraktifitas di luar rumah.

Beberapa tahun belakangan ini musim di Kota Pontianak sudah gak menentu lagi. Gak ada lagi istilahnya bulan ber adalah musim hujan karena pada bulan itu kadang ada aja beberapa minggu yang tidak hujan yang menyebabkan kabut asap lagi. Kondisi cuaca sudah sangat tidak bisa diprediksi. Hujan turun sepanjang tahun tapi jika satu dua minggu gak turun hujan langsung berkabut.

Dua minggu belakangan ini Pontianak lagi-lagi tidak turun hujan yang mana membuat sang kabut datang lagi dengan manisnya. TAPI ada yang beda antara kabut sekarang dengan kabut-kabut tahun tahun sebelumnya. Jika kabut dulu hanya langit yang menjadi gelap dan seperti sekumpulan asap. Kabut sekarang lebih ektrim lagi dengan butiran halus dari sisa pembakaran yang terbang dengan indahnya. PARAH!

Kalau dulu waktu sekolah aku sangat senang kabut karena libur, sekarang kabut bener-bener mengganggu rutinitas keseharian. Apalagi ditambah si K yang sudah beberapa hari cuma dikurung di rumah aja lantaran takut terhirup sisa pembakaran itu.

Pemanasan global memang sangat digemborkan, tapi kalau dilihat dari keseharian kita sekarang bumi memang tidak lagi sama seperti waktu dulu kita kecil.

Semoga saja saat si K besar nanti bumi masih bisa dihuni dengan layak atau bahkan mungkin saja lebih baik dari sekarang. Semoga 🙂

[Review] Terminator Genisys


143373207541371_300x430Ihhhhhh… udah lama banget ya aku gak mereview sebuah film yak. Terakhir itu film yang aku review adalah Insidious 2 pada bulan oktober 2013! Dan itu waktu aku masih hamil. WOW! Berarti udah satu tahun lebih yak. Harus lebih rajin update tentang film neh!

Kalau dibilang jarang nonton bioskop gak juga seh, walaupun semenjak melahirkan si K frekuensi aku ke bioskop jadi rada berkurang, tapi satu bulan sekali masih ada kali nontonnya.

Nah, kali ini si Niee akan mereview film Terminator Genisys. Alasan aku pengin nulis film ini gak ada seh 😛 cuma film ini yang terakhir aku nonton aja. Hahahahaha..

Sinopsis

Cerita dimulai pada tahun 2029. Kyle Reese (Jai Courtney) adalah seorang anak yang lahir pada tahun 2004 di mana bumi tidak ada lagi pohon, dananu atau langit yang berwarna biru. Pada tahun 1997 terjadi pelepasan seluruh bom atom diseluruh dunia yang digerakkan oleh Sky Net yang menyebabkan 1 milyar manusia meninggal dan mereka yang tertinggal diincar oleh mesin. Mereka yang masih hidup menyebut hari itu kiamat. Sewaktu dalam pelarian dan persembunyiin Kyle kecil diselamatkan oleh John Connor (Jason Clarke)  seorang pemimpin kelompok pemberontakan manusia terhadap mesin.

Suatu hari John mempersiapkan kelompoknya untuk menyerang Sky Net yang dia yakini menjadi titik akhir dari pemberontakannya dan hari di mana manusia akan menang melawan mesin. Namun pada saat kelompok mereka masuk ke pusat pertahanan Sky Net ternyata mereka sudah terlambat. Pusat pertahanan itu sudah kosong meninggalkan sebuah mesin waktu di mana John tahu harus mengirimkan Kyle kepada ibunya John, Sarah Connor (Emilia Clarke) di Los Angles tahun 1984.

Yang Kyle tahu bahwa Sarah adalah seorang gadis lemah yang tidak tahu apa-apa tentang masa depan dan Sky Net. Namun apa yang dia lihat setelah datang ke LA pada tahun 1984 itu sangatlah jauh berbeda. Sudah ada Terminator T-1000 yang menunggu kedatangannya dan langsung ingin membunuhnya. Ada lagi Terminator T-800 (Arnold Schwarzenegger) yang dia fikir jahat malahan bekerja sama dengan seorang gadis yang ternyata adalah Sarah di mana Sarah bukanlah gadis lemah seperti yang dibayangkannya. Sarah sudah mampu menggunakan senjata dan tahu tentang masa depan! Misi Sarah adalah pergi ke tahun 1997 untuk menghentikan peluncuran Sky Net.

Tapi benarkah tahun 1997 itu adalah tahun peluncuran Sky Net? Sedangkan sejarah telah berubah? Ditambah lagi Kyle tepat saat menggunakan mesin waktu melihat John diserang oleh Terminator dan disaat yang sama dia juga mendapatkan kenangan di mana Genisys akan diluncurkan pada tahun 2017 dengan embel-embel Genisys adalah Sky Net. Jadi ke manakah Sarah dan Kyle akan pergi? Apa yang terjadi pada John? Dan dapatkan mereka menghentikan Sky Net diwaktu yang tepat?

Review

Sebenarnya, Terminator Genisys ini film yang rada membingungkan. Membingungkan bagi aku yang mengikuti film ini dari Terminator pertama. Konsep yang aku punya adalah Sarah akan diselamatkan oleh Kyle pada tahun 1984 dari serangan Terminator T-800 si Arnorld itu. John yang merupakan anak dari sarah dan Kyle lahir pada tahun 1989 setahun setelah Sarah dan Kyle bertemu. John adalah orang baik dan dia adalah pemimpin umat manusia yang tersisa.

Sampai saat Terminator Salvation (2009) konsep itu masih sangat pas dan jelas untuk aku. Tapi kok film ini konsepnya jadi beda! Kalau sejarah pada tahun 1984 sudah berubah kenapa masa depan pada saat 2029 masih tetap sama? Kalau Sarah dan Kyle akhirnya menjelajahi waktu ke tahun 2017 yang asumsinya si John kan belum lahir dong yak, eeh kok Johnnya malah bisa tetap eksis di masa depan? Bingung gak tuh! Yang pasti film ini konsep waktunya udah gak jelas mundur majunya. Yang udah nonton dari pertama aja sampe bingung, apalagi yang gak pernah nonton sama sekali kayak abang aku, dianya saking gak ngerti sampe ketiduran di bioskop. Hahahahaha.

Ceritanya sendiri seh masih asyik menurut aku. Editingnya keren dan aku suka banget dengan Emilia Clarke yang jadi Sarah. Walaupun beda pemain sama Terminator pertama tapi gayanya mirip banget jadi keren menurut aku. Yang paling gak aku suka seh Jason Clarke sebagai John. Karena konsep aku John itukan keren dan baik hati banget yak. Lah ini mukanya Jason kayak penjahat banget >.<

Karena filmnya membingungkan jadi aku kasih nilai 7/10 aja deh. Itupun 7 karena aku udah suka duluan sama Terminatornya. Kalau abang aku kasih nilai 5 kali yak. Hahahahaha..

***

Jadi, mau nonton film apa lagi kita besok? Aku masih penasaran dengan Jurasic World seh sebenarnya, tapi akukan gak nonton Jurasic Park yang pertama, jadi takut kagok gak ngerti jalan ceritanya gitu *galau* :mrgreen: