April Trip – Pattaya: Mini Siam, Nong Noch Tropical Garden, Silver Lake, Laser Budha & Pattaya Beach


Haaaiii Haaaiii Haallooo Haallloooo… Lanjut lagi cerita Niee liburan bulan April kemaren. Buat yang belom pernah baca perjalanan si Niee dan si K beserta rombongan di Kuching dan Bangkok, intip intip dulu gih postingan sebelum-sebelumnya πŸ˜€

  1. April Trip – Kuching: Prolog
  2. April Trip – Bangkok: Grand Palace & Wat Pho
  3. April Trip – Bangkok: Sea Life, Asiatique & Madame Tussaud

***

Kata orang, gak lengkap kalau ke Bangkok gak sekalian ke Pattaya. Dulu waktu pertama kali ada temen ke Bangkok kok ya aku terpesona sama Pattaya di mana temen aku ini foto sama LadyBoynya Pattaya, hahaha. Tapi karena udah pernah nonton pertunjukkan LadyBoy pas ke Phucket tahun 2013 lalu dan menurut aku gak juga terlalu bagus (ya walaupun katanya di Pattaya ini merupakan pertunjukan terbaiknya Thailand) tapi kok tetap malas juga ya bawaannya, apalagi sekarang bawa bayi. Pantainya juga kelihatannya indaaahhh banget. Tapi kenyataannya Niee? Hmmmmm, gak begitu juga deh rasanya πŸ˜›

Walaupun Pattaya mempunyai banyak destinasi menarik buat dikunjungi, tapi aku memilih beberapa aja. Gak mau capek juga karena bawa si K dan rasanya kalau ke wat-wat lagi males πŸ˜› jadilah aku dan abang memutuskan untuk pergi ke empat tempat aja: Mini Siam, Nong Noch Tropical Garden, Laser Budha dan Pattaya Beach. Ke Pattayanya aku menggunakan jasa Pak Dranai, orang yang sama dengan yang menjemput dan mengantar aku ke Bandara pas pulangnya. Ke Pattayanya 3000 Bath udah all in termasuk bensin dan tiket tol jadi gak ribet. Nah, pas dikasih tahu kita mau ke mana aja, pak Dranai ini nambahin satu destinasi yang katanya dekat dengan Laser Budha yaitu Silver Lake yang mana adalah tempat perkebunan anggur. Ya aku seh ok-in aja selama gak ganggu jadwal yang udah disepakati.

MINI SIAM

Setelah dua jam lebih di dalam mobil yang sempit, si K kesenangan dilepasin jalan sendiri :D
Setelah dua jam lebih di dalam mobil yang sempit, si K kesenangan dilepasin jalan sendiri πŸ˜€

Tujuan pertama setelah sampe di Pattaya adalah Mini Siam. Yang aku tahu tempat ini adalah taman dengan Bangkok, Thailand dan beberapa icon dunia yang terkenal secara umum dalam bentuk mini. Ya kayak TMII kalau di Jakarta kali yak (etapi aku belom pernah ke TMII dong πŸ˜› ). Gak terlau berekspetasi tinggi juga seh dengan tempat ini, dan ternyata emang tempatnya so so aja lah yak. Pas kami ke sana juga suasananya sepiiiiii banget. Cuma ada dua rombongan termasuk aku loh. Jadi berasa taman pribadi deh. Dan walaupun tamannya termasuk rapih juga tapi kurang cantik aja menurut aku.

Walaupun tempatnya ya gitu gitu aja. Tapi K suka sekali bisa lari-larian ke sini. Dan kan bangunannya kecil kecil tuh, jadi anaknya berasa bisa main rumah rumahan kali ya. Kadang dia masuk ke satu komplek bangunan dan merasa kesenangan ketawa-tawa sendir πŸ˜€

Di Mini siam ini kita gak lama seh, cuma sekitar sejaman aja kemudian langsung keluar untuk cari makan. Pas di depan Mini Siam ini ada McD, jadilah kita makan di sana aja daripada repot lagi nyari makan tempat laen sekalian ngasih makan si K karena udah jam makannya. Setelah makan dan kenyang lanjut deh ke detinasi selanjutnya!

Nong Noch Tropical Garden

IMG_1653Menurut review yang aku baca tempat ini adalah yang paling hits di Pattaya karena All in One. Ada pertunjukannya, ada gajah shownya, ada tamannya lengkap deh! Pas aku ke sana juga emang ternyata tempatnya rame banget! Bahkan banyak orang Indonesianya :mrgreen:

Pertama-tama pas masuk ke sini aku nonton pertunjukannya dulu. Nama pertunjukannya aku lupa seh, hahahaha. Pokoknya pertunjukannya tentang Bangkok kayak budayanya, ada Thai Boxingnya juga, ada perang gajah yang dikemas seperti drama gitu deh.

IMG_20150408_133412
Wajah si K waktu diajak nonton pertunjukaan

Masuk pertunjukkannya gratis, tapi ramenya itu loh buat gak betah, ambil tempat duduknya juga rebutan, gak banget deh. Pertunjukkannya sendiri berlansung selama 30 menit. Untungnya gak lama jadi si K gak sempat terlalu bosen karena pertunjukannya dia gak ngerti juga.

Setelah pertunjukan itu kita kemudian masuk lagi kesebuah ruangan terbuka di mana akan ada pertunjukan gajahnya. Awalnya si K sempat gak tenang karena dia belom tidur jadilah aku nyari tempat paling sepi dulu buat nyusuin πŸ˜€ eeeehh pas gajahnya masuk kok ya dia jadi segar bugar dan berenti nenen sambil berdiri dan loncat-loncat kesenangan lihat banyak gajah :mrgreen:

K foto bareng gajah
K foto bareng gajah dengan wajah mengantuk >.<

Sehabis nonton gajah kita kemudian ikut tour yang mengelilingi tamannya. Naahh, pas di dalam mobil tour inilah hasrat ngantuknya si K meningkat lagi, aku ambil posisi dibelakang mobil, nenenin dan anaknyapun langsung lelap dengan nyenyaknya, hahahaha.

Si K bobo di dalam mobil tour
Si K bobo di dalam mobil tour

Untuk tamannya sendiri, kalau udah ada yang pernah ke Taman Nusantara yang di Bogor ya mirip-mirip seperti itulah taman bunga di Nong Noch Tropical Garden ini. Bahkan menurutku Taman Bunga Nusantara jaauuuuhhhh lebih bagus baik bunga maupun pemandangannya.

Foto di depan taman bunga bertiga :D
Foto di depan taman bunga bertiga πŸ˜€

SILVER LAKE

Ini adalah sebuah danau di mana disekitar danau ini ada taman-taman yang cantik menurut aku. Di daerah danau ini juga dikembangkan budidaya anggur. Jadi ada satu bangunan yang jual minuman dan selai dari anggur gitu. Minumannya seh enak tapi selainya gak ada yang suka. Rada aneh kali ya anggur dijadikan selai, hihihi.

Minuman Anggur :D
Minuman Anggur πŸ˜€

Sayangnya pas aku nyari-nyari foto di silver Lake ini kok gak ketemu yaaakkk. Padahal rasanya udah banyak deh foto foto >.< Kemana yak itu si foto? *bingung sendiri*

LASER BUDHA

Ini tempat terkenal banget kalau kita search di internet. Aku udah membayangkan kayak gimana gitu tempatnya. Eh terus pas dateng ternyata beneran cuma Laser yang dibentuk jadi gambar Budha di atas bukit! UDAH GITU DOANG! Kok ya bisa terkenal banget seh? >.<

Tempatnya seh emang besar, ada tamannya yang mana dari jarak segitu bisa untuk kita foto-foto tapi tetep aja segitu doang. Manalah pas aku kesana pas hujan jadi kurang puas foto-fotonya.

Foto sambil payungan karena lagi hujan
Foto sambil payungan karena lagi hujan

Pattaya Beach

Tujuan terakhir pas ke Pattaya adalah pengen foto-foto di pantai dengan latar belakang tulisan Pattaya itu. Kan rasanya belom lengkap kalau ke Pattaya belom foto di pantainya. Etapi pas mau nuju ke sana hujannya makin lebat dong, dan sampe di pantainya ternyata banjir! Bener bener banjir yang kita gak bisa turun dari mobil bahkan untuk foto-foto doang. Si Bapak sopirnya sampe minta maaf berkali-kali ke kita karena dia merasa malu kayaknya si pantai Pattaya yang dibanggakan sama orang Bangkok bisa banjir gitu. Sampai pasir di pantainya hilang ketutupan air loh.

Pulangnya singgah dulu di mesjid. Mesjidnya sendiri enak banget. Di depannya ada jual kue kue halal juga entah apa nama kuenya yang pasti enak, hahahaha. Sayang akunya kelupaan buat foto-foto mesjid dan kuenya πŸ˜›

Selesai sholat di mesjid langsung pulang ke Bangkok dan lagi-lagi kita dihadang oleh macet yang sangat luar biasa. Aaahhh ternyata bangkok sebelas dua belas sama Jakarta juga yak >.<

Hai Haiiii…


Haaalooooooo… Apakabar? Sehat semua kan yak? :mrgreen:

Bulan Januari gak efektif banget bagi aku buat posting yak >.< jadi merasa bersalah banget sama blognya *eluselusdasboard* Mau yalahin kerjaan rasanya gak juga deh. Emang aku yang gak bisa memaksimalkan waktu yang ada. Apalagi pas pergi dinas keluar kota yang diingat mah cuma jalan-jalan aja, gak kepikiran deh buat nulis blog.

DSCN0503Mari bersantai di pantai 8)

***

Maka, ini adalah postingan singkat untuk aku memulai lagi kegiatan blog aku disini. Mari mulai bewe dulu πŸ˜€

Gak Ada Uang, ya ke Singkawang!!


JULI 2010

Kepala sedang mumet-mumetnya, skripsi tidak ada perkembangan. Sudah 5 bulan sebelumnya melarikan diri dari rutinitas di kampus untuk pergi ke Jakarta dan Bandung, tapi kepala ini masih protes. Aku tahu apa yang harus dilakukan agar aku tidak stress. LIBURAN!

Tapi bagaimana aku mau liburan? Kalau satu-satunya sumber dana yang biasanya aku pakai sudah aku habiskan. Hmm,, aku harus memutar otak untuk ini.

Beberapa hari kemudian seorang teman aku Butet mencetuskan untuk mengajak aku liburan. Usut punya usut dia mengajak aku karena akan diberdayakan untuk meminjam mobil. Tapi ah sudahlah, toh aku memang ingin liburan sekarang. Dan pilihan kami jatuh ke Singkawang. Memang, untuk masyarakat Pontianak, Singkawang adalah tujuan wisata yang murah dan mudah dijangkau :mrgreen:

Pada hari H akhirnya aku, butet, mumun dan aripun berangkat menuju singkawang. Menggunakan mobil si merah milikku, kamipun meluncur. Ditengah perjalanan, kami singgah ke kota Mempawah untuk menjemput Dini, orang kelima dan sekaligus terakhir yang akan mengikuti Singkawang Journey ini πŸ™‚

***

Kalau ke Singkawang, tak sah rasanya kalau belum menikmati wisata pantainya. Biasanya aku pergi ke Pantai Pasir Panjang. Namun karena sudah sering mengunjunginya, akhirnya kami lebih memilih Singka Island untuk tujuan pertama. Namanya saja Island, tapi ini murni hanya sebuah pantai yang menghadap ke Selat Karimata dan Laut Cina Selatan.

Sinka Island - Singkawang

Berbeda dengan pantai-pantai lainnya yang ada di Singkawang. Sinka Island menawarkan fasilitas yang cukup lengkap untuk kami bersantai, melepas penat dan merenggangkan badan setelah kurang lebih 3 jam perjalanan dari Pontianak. Di Singka Island ini banyak pendopo-pendopo dan kursi-kursi yang disiapkan untuk pengunjung sehingga kita tidak perlu lagi membawa ‘perlengkapan perang’ alias tikar dll πŸ˜› (maklum dulu kalau kepantai pasti bawa tikar dan makanan πŸ˜† ).

Selain pantai, Singka Island menawarkan tempat lainnya yang gak kalah asyik.Apalagi kalau bukan Pulau Simping.

Pulau Simping - Singkawang
Pulau Terkecil di Dunia

Yak, pulau ini adalah pulau terkecil di dunia yang telah diakui oleh PBB. Awalnya aku penasaran juga gimana bentuk pulau terkecil itu. Ternyata pulau ini didominasi oleh bebatuan yang membentuk daratan semacam bukit. Dari sela-sela batu tersebut hidup beberapa pohon yang menurut aku membuat tempat ini ‘lebih pulau’.

Setelah puas berkeliling disekitar kawasan Sinka Island, menjelang sore kami melanjutkan perjalanan. Kali ini kami memilih tempat yang gak berbau pantai dan laut. Akhirnya kamipun memutuskan untuk pergi ke Rindu Alam.

Rindu Alam - Singkawang

Rindu Alam adalah sebuah tempat wisata yang berada di sebuah bukit dipinggiran laut. Pemandangannya perpaduan antara laut, bukit dan kota Singkawang yang sangat indah terlihat dari atas sini. Wisata yang terbilang baru di Singkawang ini telah merebut banyak perhatian wisatawan juga, termasuk aku tentunya :mrgreen:

Pemandangan dari Rindu Alam
Menjelang Matahari Terbenam
Sunset di Rindu Alam

Menjelang malam, kami melanjutkan perjalanan ke kota Singkawangnya. Aku sendiri sebenarnya tidak pernah berwisata kota di Singkawang ini yang menjadi perjalanan pertama aku. Tapi kok rasanya bosen yak nulis panjang-panjang *dasar pemalas*:lol: nanti aku lanjutkan yak cerita Singkawangnya. Mau tidur dulu πŸ˜›

bersambung..

*Artikel ini akan diikut sertakan dalam Adira Faces Off Indonesia*