[Review Drakor] Tale of the Nine Tailed


Yak, si irni mau ngereview drakor lagi. Sesuai dengan judulnya, Drama Korea yang akan aku bahas kali ini adalah drama berjudul The Tale of Nine Tailed. Drama tentang rubah berekor sembilan atau kalau dulu aku tahunya rubah ekor sembilan itu Gumiho. Rasanya udah banyak banget ya drama korea yang mengangkat tema Gumiho ini, sebut aja My Girl Friend is Gumiho dramanya Lee Seung Gi, terus ada lagi Gu Family Book yang Lee Seung Gi juga main (lah kok Seung Gi demen banget main drama Gumiho yak?) dan beberapa drama lainnya yang aku gak terlalu ingat, huahahaha.

Biasanya, kalau nonton drama bergenre fantasi gini, jangan terlalu berharap sama ending yang indah. Katanya happy ending tetap aja ngegantung, buat penasaran dan berharap endingnya begini begitu. Aku setelah beberapa kali nonton drama korea bergenre seperti ini mengasumsikan bahwa sang penulis kalau mau buat ending semau hati dia langsung aja dah buat drama fantasi, jadi kalau ada penonton yang protes langsung di -apa lo apa lo terserah gue dong mau nulis apa juga- gitu. Jadi sebagai penonton kasta rendahan kita hanya bisa mengeluh di sosmed aja, huhuhu.

Jalan Cerita

Jalan cerita drama ini sebenarnya udah sering diangkat oleh drama-drama korea sebelumnya. Yaitu tentang seorang (atau seekor) rubah berekor sembilan yang menunggu cinta pertamanya yang mati dengan tidak seharusnya untuk bereinkarnasi.

Lee Yeon (Lee Dong Wook) adalah seekor rubah ekor sembilan. Enam ratus tahun yang lalu, dia adalah seorang dewa gunung yang menjaga kedamaian alam di gunungnya. Lalu diapun bertemu dengan seorang manusia yang kemudian menjadi cinta pertamanya. Namun, bahwa rubah dan manusia tidak pernah memiliki ending yang manis, merekapun seperti itu. Wanita yang dicintainya meninggal, dan karena sedihnya ditinggalkan oleh orang yang dicintainya, Lee Yeon pun meninggalkan gunungnya dan melepas status dewanya. Lee Yeon juga memberikan butiran rubahnya kepada wanita itu agar saat dia reinkarnasi, Yeon dapat mengenalinya.

Enam ratus tahun kemudian, Lee Yeon menjalani hari-harinya sebagai rubah ekor sembilan dan menangkap roh-roh jahat yang bergentayangan di bumi. Saat dia sedang melaksanakan tugasnya, Nam Ji A (Jo Bo A), seorang produser acara legenda menangkapnya dari kamera CCTV sebagai orang yang mencurigakan. Ji A pun kemudian mengejar Lee Yeon sehingga dia tahu bahwa Lee Yeon adalah seekor rubah dan bukan manusia.

Ji A yang memiliki wajah yang sama dengan wanita yang dicintainya membuat Yeon selalu ingin membantunya. Apalagi adik Yeon, Lee Rang (Kim Beom) selalu saja mengganggu Ji A.

Suatu ketika, saat Ji A sedang mencari tahu sebuah peristiwa ditemukannya tengkorak disebuah pulau, mereka malah secara tak sengaja membangunkan seekor monster ular atau Imoogi yang adalah musuh terbesar Lee Yeon. Tapi saat Lee Yeon ingin membunuh Imoogi tersebut, dia menyadari bahwa Imoogi yang asli ada di tubuh Ji A persis sama kejadiannya seperti 600 tahun yang lalu saat Ji A akhirnya merelakan dirinya agar Imoogi mati. Lalu bagaimanakah nasib cinta mereka berdua? Apakah rubah berekor sembilan tetap akan memiliki ending yang buruk jika mencintai seorang manusia?

***

Nah, udah tahu jalan ceritanya, mari kita bahas sedikit tentang para karakter dramanya. Walaupun para karakternya gak yang buat kita wow banget kayak Start Up, tapi marilah kita lihat bagian kelebihan dan kekurangannya.

Para Karakter

Lee Yeon (Lee Dong Wook)

Rubah yang gila cinta

Lee Yeon bertemu dengan Ji A masa lalu ketika Ji A masih sangat kecil, mungkin usianya sekitar 10 tahun saat itu. Dari dia masih kecil sampai dia dewasa mereka selalu bersama walaupun gak ada ikatan pacaran diantara mereka. Lee Yeon tahu betuk bahwa gak ada masa depan untuk mereka berdua karena hal tersebut Lee Yeon suatu hari mengusir Ji A dari gunungnya dan tidak mau bertemu dengan dia lagi.

Tapi bukannya terlepas, Lee Yeon malah terikat janji dengan Ji A saat dia diselamatkan oleh Ji A di desa ketika penduduk mengejar dirinya. Suatu hari tubuh Ji A dirasuki oleh Imoogi karena dia ingin menyelamatkan ayahnya yang seorang Raja, karena Imoogi tahu dia ada hubungan dengan Lee Yeon, akhirnya Imoogi pergi ke gunung untuk membunuh Imoogi. Ji A dengan segenap sisa kesadarannya meminta Yeon membalas janjinya dengan membunuh dirinya untuk mengalahkan Imoogi dan akhirnya merekapun mati. Yeon sang dewa gunung yang patah hati langsung pergi dari gunung kekuasaannya dan menelantarkan isi dari gunung tersebut.

Mungkin ya, karena cerita cinta Yeon dan Ji A dari masa lalu gak digambarkan secara penuh jadi menurut aku ya ngapain juga Yeon bersedih sampai 600 tahun hanya karena seorang cewek manusia. Ya emang seh diceritakan di drama bahwa kalau rubah udah jatuh cinta maka dia hanya akan mencintai satu orang itu aja. Tapi tetap gak worth it gitu loh.

Terus pas ketemu Ji A di masa depan, cintanya langsung tiba tiba muncul lagi. Walaupun gak melupakan sahabat serta keluarganya, tapi rasanya kok adegan per adegannya gak sekuat itu juga untuk akhirnya dia merelakan nyawanya untuk cintanya. Jadi mungkin buka salah Yeonnya juga ya, salah jalan ceritanya aja kenapa gak membangun kekuatan cinta mereka.

Di luar dari kisah cintanya, aku sebenarnya suka seh sama karakter Yeon ini. Dia digambarkan sebagai karakter yang humoris, kuat tapi sangat bertanggung jawab. Beda banget sama dua karakternya terakhir yang aku tonton di Goblin dan Touch Your Heart kan dua duanya serius gimana gitu, nah kalau di sini dia beda. Terus kok ya Lee Dong Wook terasa ganteng ya di sini, hahaha. Apa karena karakternya yang humoris gitu dan sering senyum dan ketawa jadi lebih ganteng? Tapi yang pasti, seneng lihat dia disepanjang drama ini :mrgreen:

Nam Ji A (Jo Bo Ah)

Cewek yang egois

Apa aku mainnya kurang jauh atau Jo Bo Ah ini emang kurang terkenal ya? Tapi yang pasti aku gak pernah nonton drama dia sebelumnya. Untuk orang yang baru nonton dia untuk pertama kali aku jadi gak bisa membandingkan acting dia untuk berbagai karakter.

Untuk karakter Nam Ji A sendiri sebenarnya aku kurang suka seh, hahahaha. Karena aku kurang suka sama karakter ini jadi berharap kalau endingnya gak happy, seharusnya yang mati adalah Ji A aja karena toh dia manusia biasa, kalau Yeon yang mati kan sayang ya dia udah hidup ribuan tahun masak mati karena seorang wanita.

Nam Ji A sendiri adalah seorang produser acara TV tentang misteri, tapi praktis gak ada satu adeganpun di keseluruhan drama ini ada dia sedang bekerja syuting atau mempersiapkan acara TVnya. Satu-satunya yang “katanya” dia bekerja adalah menyediki misteri-misteri yang terjadi diantara masyarakat. Menyelidikinya sampai mau datang ke pulau nun jauh di sana gitu loh. Polisi aja gak ada yang sampai lah dia bisa berusaha sangat keras menyusuri misteri kasus tersebut. Anehnya lagi, udah diselidiki capek-capek ya kok gak ada penayangan acara TV nya gitu loh. Lebih asyik kalau dia jadikan polisi aja sekalian kan?

Cewek yang egois menurut aku di sini adalah ya sebenarnya hampir sepanjang ceritanya dia hanya berfokus sama mencari orang tuanya aja loh. Baik di masa lalu yang ingin menyelamatkan ayahnya, ataupun di masa sekarang. Yeon yang udah gigih dari awal cerita menjaganya tetap aja jadi yang kedua. Padahal kalau dilihat dari kacamata seorang manusia, orang tua yang udah hilang 20 tahun ya udah direlakan aja seh yak tapi tetep aja. Bahkan ada beberapa adegan dia mencemaskan kedua orang tuanya (yang belum tentu juga ada) yang akhirnya banyak mengorbankan orang-orang terdekat Lee Yeon.

Sampai pada akhirnya, Ji A inipun tetap egois ketika tahu bahwa di dalam tubuhnya bersemayam Imoogi. Manusia udah pada banyak yang mati, teman-temannya udah pada sekarat, Lee Yeon udah pontang panting nyari cara agar dia selamat. Lah dia cuma duduk manis aja sambil nangis-nangis meratapi nasib.

Dua kali nonton drama kok ya aku gak suka karakter tokoh utama perempuannya ya, hahahaha.

Lee Rang (Kim Beom)

Si manja yang jahat

Lee Rang adalah adik Lee Yeon dengan ibu yang berbeda. Ibu Lee Rang adalah seorang manusia biasa. Sewaktu dia kecil, dia selalu saja menjadi bahan bullyan penduduk desanya dan ibunya bukannya menyelamatkannya malah dia bersembunyi saat Lee Rang sedang diserang. Pada akhirnya ibunya meninggalkan Lee Rang di dalam hutan dan berharap dia mati diterkam oleh makhluk ganas di sana. Tepat sebelum kejadian tersebut, Yeon menyelamatkannya dan mengasuhnya mulai saat itu.

Saat Yeon patah hati dan meninggalkan gunung, Lee Rang hidup sendirian di dalam hutan yang lama kelamaan terjajah oleh manusia. Diapun kemudian marah dan membunuh manusia di desa dekat gunungnya sambil mencari kakaknya Yeon. Tapi saat Yeon datang, bukannya dia menyelamatkannya, Yeon malah menyerang Rang dengan pedangnya yang merupakan tugasnya untuk menghentikan Rang membunuh manusia tidak berdosa. Karena kecewa dengan kakaknya, diapun kemudian membenci Yeon dan selalu berbuat jahat kepada kakaknya.

Di awal ceritanya, Lee Rang ini digambarkan sosok yang jahat yang selalu mengganggu Yeon dan Ji A. Sebenarnya seh dia hanya ingin menganggu Yeon aja ya, tapi karena Yeon gak bisa diganggu makanya dia mengganggu yang lemah dari orang terdekatnya Yeon siapa lagi kalau bukan Ji A.

Disepanjang filmnya, penulis juga berusaha menerangkan bahwa Lee Rang ini baik hanya kurang kasih sayang aja. Tapi menurut aku inti dari kejahatan di drama ini ya Lee Rang ini. Karena dialah yang membangunkan Imoogi hanya untuk mendapatkan perhatian dari kakaknya! Walaupun pada akhirnya dia mengobarkan dirinya untuk Yeon tapi pada dasarnya dia memang sosok manja yang jahat.

Aku sendiri kasian banget seh sama Yeon dikelilingi oleh orang orang egois dan manja yang malah orang yang paling dia sayangi. Untungnya, dia masih memiliki teman-teman setia yang selalu membantunya untuk menyelamatkan Ji A atau menghentikan Lee Rang.

***

Setelah baca kembali tulisan aku di atas, kok terkesan kayaknya aku banyak gak sukanya ya sama karakter di dramanya? Hahahaha. Tapi walaupun begitu untuk keseluruhan ceritanya aku lumaya suka kok dengan drama ini. Drama yang kategori ringan menurut aku walaupun ada penjahat kejamnya tapi tetap aja nuansa sepanjang dramanya teman drama romantis aja.

7/10

 

[Review Drakor] Record of Youth


Haiii, hallooo apakabar semuanya? Balik lagi dengan si Irni yang mereview drama korea. Tapi kali ini agak beda karena langsung cuss nulisnya di blog aja. Ternyata nulis review drakor di IG itu gak terlalu menyenangkan seperti di Facebook yak, hahaha. Eits, tapi aku gak kangen dengan facebook kok. Rasanya hidup aku lebih damai kalau cuma main IG aja. Itupun aku tim mute dan block loh, hahaha. Kalau kalian tim sakit hati atau tim mute?

Kali ini aku mau nulis review tentang drama korea yang beberapa bulan lalu aku tamatin nontonnya. Ya seperti judulnya seh aku akan review drama terbarunya Park Bo Gum sebelum dia berangkat wanmil yaitu Record of Youth. Btw, jadi inget cerita di drama ini tuh tentang artis yang galau dengan wajib militernya. Jangan-jangan si PBG milik drama ini karena line ceritanya mirip sama hidupnya yak, ya walaupun secuil aja, hahahaha.

Nonton drama ini awalnya karena orang-orang pada heboh tentang drama yang mengejar mimpi. Tahu lah yak, drama kejar mimpi ini lagi hits di korea sono. Pokoknya drakor sekarang jauh deh dari chaebol yang mencintai orang miskin dan tidak direstui orang tua laki-laki. Nontonnya jadi lebih semangat gitu!Sa Hye Jun (Park

Sa Hye Jun (Park Bo Gum) dan Won Hae Hyo (Byeon Woo Seok) adalah teman dari semasa mereka SD karena tinggal dilingkungan dan bersekolah di sekolah yang sama. Mereka juga memiliki kesamaan karir, yaitu sama-sama seorang model dan tengah berusaha untuk bisa masuk ke industri drama. Walaupun secara kemampuan mereka mirip, akan tetapi perjuangan mereka sangat berbeda satu dengan yang lainnya. Hae Hyo yang merupakan anak dari keluarga kaya mendapatkan support penuh dari keluarganya, terutama dari ibunya. Dia masuk ke agensi yang besar, dia juga bisa fokus mengurusi karirnya tanpa sibuk berfikir mencari tambahan penghasilan.

Jauh berbeda dengan Hye Jun. Dia berasal dari agency kecil yang bosnya sangat jahat. Beberapa kali bos dari agencynya tidak membayar jasanya saat peragaan busana. Hasilnya Hye Jun keluar dari agency dan beberapa lama tidak memiliki agency sama sekali. Dilain pihak, keluarga Hye Jun tergolong miskin, ayahnya adalah tukang borongan yang memiliki banyak hutang dikarenakan kakeknya yang dulu sering ditipu orang, ibunya adalah asisten rumah tangga di rumahnya Hae Hyo, kakaknya yang dari universitas Seoul juga baru saja bekerja disebuah bank lalu tertipu oleh agen perumahan. Karena itulah selain model, Hye Jun memiliki beberapa pekerjaan paruh waktu seperti kerja direstoran dan pengaja minimarket.

An Jeong Ha (Park So Dam) adalah seorang asisten penata rias. Dia adalah anak dari keluarga broken home. Ibunya menceraikan ayahnya karena menganggap ayahnya malas dan tidak mau bekerja, lalu menikah lagi. Tapi bukannya hidup lebih enak, dia malah mendapatkan suami lebih buruk dan memiliki banyak hutang yang kahirnya selalu meminta uang dari Jeong Ha. Jeong Ha sejak beberapa tahun adalah fans Hye Jun dan suatu hari, ketika dia dijak oleh salonnya untuk ikut event makeup untuk peragaan busana, diapun kemudian bertemu dengan Hye Jun untuk pertama kalinya.

Awalnya dia menyangkal bahwa dia adalah fans Hye Jun, tapi karena Hye Jun merasa nyaman dengan Jeong Ha, akhirnya mereka sering bertemu dan berpacaran. Saat mulai berpacaran dengan Jeong Ha, karir Hye Jun sedikit demi sedikit membaik. Diapun kemudian mendapatkan agency kecil yang sangat mendukung karirnya.

Tapi seiring bertambahnya kepopuleran Hye Jun, masalah baru timbul. Bahwa dia dan Jeong Ha tidak memiliki banyak waktu lagi untuk bersama. Jeong Ha pun ingin berusaha juga mengembangkan usahanya agar lebih besar daripada sekarang.

Lalu, dapatkah mereka bersama sampai mau memisahkan? πŸ˜›

***

Episode-episode awal drama ini sangat menyenangkan yak. Kerasa banget perjuangan Hye Jun meraih mimpinya yang kok rasanya jalannya sangat terjal dan berliku. Awalnya aku sempat berfikir bahwa drama ini realistis yang mengakibatkan gak mungkin lah dia sukses di dunia hiburan ini. Mana lawannya adalah temannya yang kaya raya lagi kan. Follower sosmed aja bisa dibeli! Pas tes popularitas, dia udah kalah duluan.

Tapi makin memasuki episode pertengahan dan episode akhir kok ya rasanya ini ya tetep another romantic drama korea aja seh. Yang membuat mimpi anak muda bahwa cita-cita dapat diraih karena usaha keras. Karena bagi aku yang udah tua gini, untuk seorang anak sukses dan merubah status hidupnya dari miskin ke kelas menengah, atau kelas menengah ke menengah atas itu sangat sedikit loh, bisa dibilang gak lebih dari 1% aja di dunia nyata.

Yang disayangkan adalah, karena di awal episode udah kuat banget cerita dan karakternya, tapi lama-lama kok tya berasa drop gitu. Kisah keluarganya gak dibahas tuntas, kenapa dia benci sama ayahnya. Kenapa benci sama ayahnya tapi gak benci sama mamanya atau kenapa kakaknya yang selama ini gak akrab dengannya tapi tiba-tiba sok jadi membela adiknya. Dari segi percintaan juga gak dibahas tuntas, bagaimana perjuangan mereka untuk mempertahankan statusnya, langsung breg aja gitu kalau kita gak bisa meraih mimpi bersama ya udah bay!

Terus yang paling aneh menurut aku adalah kisah sahabatan trio Hye Jun, Hae Hyo dan Jin U. Merekakan sahabatan dari kecil ya dan setiap haripun masih kumpul ngobrol atau bertemu buat minum. Tapi kok ya terasa kaku gitu. Jin U yang berpacara sama aduknya Hae Hyo masih takut-takut cerita. Hye Jun yang sukses kemudian membuat Hae Hyo kesal dan lalu menjauhinya. Akrabnya kurang kerasa gitu loh.

Jadi, jadi, siapa yang udah nonton ini juga? Gimana-gimana pendapatnya?

 

7/10

 

bye.

Karakter Para Pemain Start UP


Haaiiii, Hallloooo, apakabar semuanya?

Akhir tahun lagi pada ngapain neh? Ada rencana liburan atau masih tetap di rumah aja? Aku sendiri sampai sekarang gak ada rencana yang pasti seh. Cuma pengen adalah kegiatan dikit tapi sampai sekarang belum menutuskan itu apa, hahahaha.

Daripada bete sendiri dengan tahun 2020 ini yang buat rencana aja susahnya setengah mati, maka lebih baik kita arahkan saja energinya ke Drama Korea yang sedang sangat populer sekarang ini. Apalagi kalau bukan Start Up! Tadi malam bener, drama ini baru banget tamat. Aku sendiri udah menamatkan drama ini tadi pagi sebelum memulai aktivitas, huahahaha. Dan sebagai #TimDosan aku anggap ini drama happy ending lah yak *puk-puk #Timjipyeong*

Karena gak mau seperti tulisan review aku biasanya, maka kali ini aku mau membahas tentang empat karakter utama dari drama ini. Tentu dengan pandangan aku sendiri yak, bukan pandangan penulis apalagi netijen yang sekarang sangat terpecah belah ini. Makanya aku gak tulis judulnya review juga karena sepertinya semua orang udah nonton ini drama deh. Udah tahu lah yak secara garis besar jalan ceritanya.

Maka, yuks langsung aja kita mulai yuks!

Seo Dal Mi (Suzy)

Si ambis yang penuh dendam ~

Seo Dal Mi adalah seorang perempuan berumur 27 tahun yang hidup bersama dengan Neneknya. Sewaktu kecil dia memiliki keluarga yang lengkap bersama ayah, ibu dan kakak perempuannya bernama In Jae. Tapi karena ayahnya yang keluar dari perusahaan dan ibunya yang menganggap dia tidak bertanggungjawab dan lalu bercerai, maka terpisahlah dia dengan keluarganya. Dia bersama ayahnya dan kakaknya bersama ibunya. Ibunya kemudian menikah lagi dengan seorang pria kaya dan pindah ke Amerika. Sedangkan ayah Dal Mi berusaha merintis perusahaan akan tetapi kemudian meninggal karena kecelakaan.

Karena kasihan dengan Dal Mi yang tidak memiliki teman, Neneknya kemudian meminta Ji Pyeong, anak yang diasuhnya untuk bersurat dengannya agar dia memiliki teman dan tidak bersedih. Lima belas tahun kemudian, Dal Mi menjadi karyawan kontrak di satu perusahaan dan masih sangat ingin bertemu dengan Do San yang mengiriminya surat.

Walaupun aku #TimDosan, tapi dalam lubuk hatiku yang terdalam *halah* aku sebenarnya beneran terbuka loh sama karakter dalam drama ini. Gak pernah sedikitpun pas nonton aku mengelu-elukan salah satu karakter, baik itu karakter first lead maupun secondlead. Karena itulah mungkin aku berani nulis bedah karakter gini karena aku gak mihak ke karakter apapun di drama ini. Membuat aku nonton lebih lepas dan menertawakan jika salah satu karakter salah memilih.

Seo Dal Mi sendiri adalah pemeran utama wanita di drama ini. Biasanya, kalau aku suka nonton drama, aku akan membela mati-matian karakter utamanya. Karakter utama selalu benar, karakter pendamping selalu salah dan hanya dibuat untuk menghambat kehidupan si karakter utama. Nyatanya, bisa juga loh karakter utama itu gak selalu benar, ya contohnya si Seo Dal Mi ini.

Awal-awal dramanya di mulai, banyak yang pro Dal Mi, mengasihinya dan membenci kakaknya yang telah meninggalkan dia sendirian bersama ayahnya yang ujung-ujungnya meninggal dan membuat dia hidup miskin bersama neneknya. Apalagi, pas awal episode 1 ada adegan yang membandingkan kehidupan Dal Mi dan In Jae yang sangat jauh berbeda. Dal Mi yang bangun di rumah yang sederhana sedangkan In Jae di Amerika dan di apartemen mewah. Dal Mi yang tidak punya baju yang pantas dan In Jae punya satu ruangan khusus untuk tempat pakaiannya. Dan Dal Mi yang terburu-buru naik bus sedangkan In Jae mengendarai mobil mewah.

Lalu pertanyaan aku adalah, apa salahnya In Jae? Hidup seperti itu adalah pilihan Dal Mi secara sadar maka seharusnya sebagai manusia dewasa yang berumur 27 tahun, dia sudah bisa menyadari hal itu dan tidak hanya melihat dari sudut pandang kesuksesan orang lain tanpa menilik usaha apa yang telah dilakukan In Jae selama ini. Dari sini aja kelihatan banget Dal Mi dendam sama In Jae karena iri dengan kehidupan kakaknya yang lebih mapan dan terlihat bahagia.

Sikap Dal Mi yang pendendam, berpengaruh juga terdapat keputusan-keputusan yang dibuatnya di dalam hidupnya. Misalnya saja, dia langsung berhenti dari pekerjaannya karena dia tidak dinaikkan statusnya dari pegawai kontrak ke pegawai tetap. Dia juga ikut mendaftar Sand Box tanpa tahu bisnis proses apa yang ingin dikembangkannya. Untungnya (karena cerita) dia bertemu dengan SamSan yang adalah para jenius dan Sa Ha yang memang punya ilmu design.

Dal Mi yang tidak punya pengalaman di industri start up selalu membuat keputusan hanya dari kepercayaan dan ingin menang dari In Jae. Ini bisa dilihat dari dia langsung percaya-percaya saja dengan Do San (sehingga memberikan saham perusahaannya dengan presentase paling besar) hanya karena Do San adalah teman dia berkirim surat. Padahal ya walaupun beneran Do San adalah beneran “Do San” kalau masalah uang, untuk aku perlu diselidiki dulu deh latar belakang orang ini, siapa keluarganya, bagaimana dia hidup selama ini dan lain sebagainya. Toh dia udah pernah dibohongi Do San yang sok jadi orang kaya, tapi masih ada percaya juga.

Keputusan SamSan Tect mau diakuisisi oleh 2STO juga karena Dal Mi tidak mau kelihatan kalah oleh In Jae yang akhirnya ya karena kesombongannya dan tidak mau mendengar pendapat orang lain, perusahaan mereka malah jadi bubar.

Untuk aku, sisi baik Dal Mi hanyalah dia yang sangat sayang dengan neneknya walaupun yang aku lihat neneknya yang lebih mengayomi Dal Mi daripada sebaliknya. Jadi aku juga bingung kenapa Do San bisa suka dengan Dal Mi padahal mah orangnya biasa aja πŸ˜› pendapat aku hanya karena Dal Mi cantik aja seh, kalau gak pasti udah bay! Huahahahaha

Nam Do San (Nam Joo Hyuk)

Manusia yang beruntung ~ hahahaha.

Do San adalah seorang jenius yang memiliki perusahaan bernama SamSan Tech yang didirikan bersama kedua temannya, Yong San dan Chul San. Awalnya, dia tidak ada hubungan sama sekali dengan Dal Mi. Akan tetapi suatu saat, Ji Pyeong menghampirinya untuk berpura-pura menjadi “Do San” sang pengirim surat untuk bertemu Dal Mi. Awalnya Do San tidak mau membantu Ji Pyeong, tapi setelah membaca surat-surat yang dikirimkan Dal Mi, dia jadi sangat ingin bertemu dengan Dal Mi. Diapun akhirnya menyukai Dal Mi saat pertemuan pertamanya πŸ™‚

Satu-satunya pemeran, yang masa kecilnya tidak diceritakan pada episode pertama adalah Nam Do San. Aku berfikir, mungkin karena terlalu kuatnya cerita Ji Pyeong diepisode 1 inilah orang-orang udah kepincut sama dia. Apalagi karakter dia waktu kecil udah kelihatan ganteng nan tampan kan yak dibanding Do San yang hanya sekelebat figuran di TV dan koran aja. Terus mukanya juga masih anak kecil banget.

Do San di sini diceritakan anak yang pintar luar biasa. Dia sewaktu kecil menang olimpiade matematika dan menjadi pemenang termuda saat itu. Walaupun pada akhirnya ketahuan bahwa dia “menyontek” akan tetapi toh emang pinter kan dia, bahkan sewaktu SD aja bisa masuk kuliah tapi berenti karena gak enakan sama yang lebih tua.

Dia juga adalah tipe manusia yang hidupnya lurus-lurus aja. Diluar dia tidak kaya raya seperti Ji Pyeong, dia adalah manusia yang kehidupannya dipengenin banyak orang. Lahir dari keluarga yang bahagia, orang tuanya baik, keluarga besarnya selalu mendukung, bahkan punya hubungan baik sama sepupunya kan sampe dikasih saham 1% aja gitu. Udah dari keluarga bahagia, eh jadi anak pintar pula. Jadi kebanggaan orang tua walaupun ujung-ujungnya merasa itu adalah beban. Tapi orang tua Do San yang membanggakan anaknya adalah sebanyak-banyaknya orang tua yang ada di dunia inikan yak? Jadi ya gak ada masalah juga menurut aku.

Hidupnya lurus bahkan waktu kuliah banyak cewek yang suka sama dia, tapi dianya aja yang gak ngeh jadinya gak respon. Terus ketemu sama teman rasa sodara, Yong San dan Chul San yang selalu mendukung apapun keputusan Do San. Gak pernah menyalahkan satu sama lain, kalaupun gak suka ya udah langsung marah seketika gak pake malu-malu.

Pas ketemu Dal Mi pun dia langsung disukai aja gitu tanpa ba bi bu, walaupun dikasih “kulit” orang kaya tapi ya kalaupun Do San apa adanya ya gak ada yang memalukan juga toh?

Walaupun banyak yang bilang Do San ini gak punya kepribadian karena gak tahu apa yang dia inginkan, tapi menurut aku Do San ini tegas kok. Sekali dia suka sama Dal Mi, dia ngakuin bahwa dia suka. Dia memberikan perhatian yang lebih kepada Dal Mi. Dia juga menjadikan Dal Mi “orang pertama” dalam hidupnya yang selalu keperluannya didahulukan.

Do San juga orang yang sangat jujur karena ya dia orang pertama yang bohong dan gak tahan dengan kebohongan yang dia buat. Bayangkan Ji Pyeong dan Neneknya aja bisa bertahan berbohong selama 15 tahun lebih loh. Tapi dia gak. Terus pas nenek Dal Mi menyuruhnya diam saat tahu matanya akan buta, Dol San memilih menceritakan itu walaupun bisa berakibat dia dibenci oleh nenek Dal Mi. Tapi yang namanya jujur itu lebih baik seh yak.

Mungkin karena hidupnya yang mulus-mulus aja dan selalu beruntung dan jujur, jadi orang banyak yang gak respect sama Dol San dan jadi #timjipyeong ya. Tapi ya menurut aku, apa salahnya menjadi orang yang beruntung? Paling gak dia juga berusaha kok gak cuma diam dan tidak melakukan apapun dihidupnya.

Han Ji Pyeong (Kim Sun Ho)

Orang yang selalu berhati-hati dan curigaan

Han Ji Pyeong adalah seorang anak yatim piatu yang sangat memiliki bakat dengan keuangan dan investasi. Ini dibuktikan dengan dia yang memang lomba simulasi investasi saham. Saat dia berusia 17 tahun, dia yang sudah keluar dari panti asuhan tidak memiliki tempat tinggal untuk melanjutkan hidupnya. Saat dia tidak tahu harus kemana, diapun bertemu dengan Neneknya Dal Mi yang memberikannya tempat tinggal ditoko miliknya.

Saat Ji Pyeong tinggal di tokonya itulah Nenek Dal Mi memintanya untuk menjadikan dia teman Dal Mi dengan memberikannya surat yang akhirnya dilakukan mereka selama setahun sebelum Ji Pyeong pergi ke Seoul untuk melanjutkan kuliah.

Gak salah juga karakter Han Ji Pyeong dibuat seperti itu. Ya mau berharap bagaimana dengan anak yatim piatu yang gak pernah mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tua? Bahkan aku bisa relate sama perasaan Ji Pyeong sama nenek Dal Mi yang selalu merasa berhutang karena pada saat dia gak tahu mau ke mana dan gak ada orang yang bisa diandalkan cuma Nenek Dal Mi yang ada dihidupnya. Apalagi dia memanfaatkan uang nenek Dal Mi untuk diinvestasikan agar dia bisa dapat uang untuk kuliah.

Cerewetnya Ji Pyeong dan diamnya Ji Pyeong adalah salah satu bentuk pertahanan dirinya kepada dunia yang kejam agar dia tidak dijahati oleh orang lain. Kalau Dal Mi dijahatin bisa misuh-misuh sama Neneknya, kalau Do San sedih bisa minta pendapat orang tuanya, lah kalau Ji Pyeong? Hanya Young Sil saja yang bisa tahu perasaannya πŸ˜›

Ji Pyeong bukanlah Jung Hwan yang banyak alasan dan tidak pernah berani menyatakan cintanya kepada Dal Mi. Dia sudah mengaku di depan nenek, dia pernah mengaku di depan orang antah brantah yang ditemuinya saat minum, dan dia dengan gentle juga sudah mengakui perasaannya di depan Dal Mi. Masalah tiga tahun dia bersama Dal Mi tapi gak ada kemajuan ya bukan masalahnya dari dia dong. Emang Dal Mi nya aja yang sudah menutup diri untuk menyukai orang lain selain Do San.

Dengan Ji Pyeong tidak terlalu menunjukkan perasaannya kepada Dal Mi sekuat mungkin, ini juga berdampak pada rasa sakit yang diterimanya juga tidak akan terlalu besar. Bayangkan aja kalau selama ini dia mepet Dal Mi terus-terusan lalu si Dal Mi tetap milih Do San, bagaimana itu hatinya terpotek-potek?

Tapi walaupun begitu, Ji Pyeong adalah manusia realistis yang baik hatinya. Walaupun dia tidak menjadi pilihan bagi orang yang dia sukai, tapi tetap saja dia memberikan masukan yang baik demi kemajuan saingannya. Bener-bener manusia berdada lapang.

Won In Jae (Kang Han Na)

In Jae adalah impian hidupku, huahahahahaha.

Won In Jae adalah kakak kandung Seo Dal Mi. Sewaktu kedua orang tuanya bercerai, dia kemudian memilih mengikuti ibunya yang akhirnya menikah lagi dengan seorang konglomerat. Dia akhirnya memiliki pendidikan tinggi yang bagus dan berkesempatan memimpin anak perusahaan milik ayah angkatnya.

Sedih banget sebenarnya karakter In Jae ini tidak diberikan banyak tempat di Start Up. Terutama tentang kehidupan pribadinya. Bagaimana kehidupannya bersama ibunya setelah memiliki ayah tiri. Bagaimana perjuangannya dengan belajar sampai bisa memimpin anak perusahaan ayahnya. Terus gak dikasih tentang kehidupan percintaan gitu? Sungguh ya writternim kejam sama In Jae melebihi kejamnya dengan Ji Pyeong!

Menurut aku ya, In Jae adalah orang yang selalu tepat mengambil keputusan dalam hidupnya. Dia memilih ibunya daripada ayahnya karena terlihat ibunya lebih tahuΒ  mau menjalani hidup yang seperti apa. Walaupun tidak diceritakan tentang masa kecilnya bersama ayah tirinya, tapi jika dilihat dari hasil kerjanya yang akhirnya memimpin anak perusahaan ayahnya, sudah pasti dia adalah anak yang berprestasi dan memiliki jiwa pemimpin.

Pun keputusannya ketika akhirnya keluar dari perusahaan ayah tirinya dan hidup mandiri, dia memiliki visi yang jelas dalam mendirikan perusahaannya. Kejelasan visinya ini terlihat dengan karyawannya yang ikut dia keluar padahal nasibnya belum jelas. Ini menunjukkan bahwa dia adalah pemimpin yang disenangi dan disegani oleh para stafnya.

Dal Mi yang selalu aja ngomongin kalau In Jae mimilih jalan yang salah, toh akhirnya paham juga bahwa In Jae memang punya kapasitas yang besar dalam memimpin sebuah perusahaan.

Selain pintar dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, In Jae juga baik hatinya. Bayangin aja ya kalau disundul dan dikatain jahat terus sama adeknya sendiri, dia tetap selalu memberikan saran dan masukan yang baik untuk Dal Mi. Pun dia sebenarnya masih sayang sama neneknya tapi karena malu aja sudah pindah nama keluarga jadi tidak berani untuk bertemu.

Kalau disuruh milih manusia sempurna di Start Up (selain nenek pastinya) udah pasti aku pilih In Jae seh. Coba aja diujung cerita ada adegan dia bertemu dengan pria tampan anak dari orang kaya yang kagum dengan penampilannya yak, pasti sempurnalah hidupnya, hahahahaha.

***

Jadi, kalian udah pada nonton Start Up belum? Tim anak baik atau tim Do San ini? Tapi aku yakin pada bukan tim Dal Mi lah yak πŸ˜›

ps: aku pengen bahas jalan ceritanya juga deh, ditunggu yak, siapa tahu aku gak males, huahahahaha.

[Review Drakor] Stranger


Pas pertama kali nonton ini, aku berharap drama ini tuh dark banget. Tentang pembunuhan yang penuh misteri gitu loh ala-ala Voice atau Signal. Tapi ternyata drama ini gak semisteri itu. Jadi kalau kalian berharap nonton drama ala-ala dua drama yang aku sebutkan di atas mending cari drama lain aja.

Untuk aku, drama ini lebih kepada urusan politik korea. Tentang para pejabat, tentang para orang kaya dan tentang korupsi di Korea. Pembunuhan di sini bukan tentang Psikopat mengerikan, lebih kepada balas dendam karena ketidakpuasan atas apa yang telah dilakukan negara.

Ceritanya bermula ketika Park Mo Sung ditemukan meninggal di rumahnya oleh Ibunya dan seorang jaksa bernamaΒ  Hwang Si Mok (Cho Seung Wo). Ketika ditemukan, jelas terlihat bahwa Park meninggal karena dibunuh dengan menggunakan pisau dapur rumahnya.

Setelah sedikit penyelidikan, didapatlah seorang tersangka yaitu seorang teknisi TV bernama Kang Jin Sub yang sebelum ibu dan jaksanya datang tertangkap di CCTV sebuah mobil taksi yang terparkir saat masuk ke dalam rumah tersebut.
Jin Sub pun kemudian dipenjara atas tuduhan pembunuhan. Tapi dia yang merasa tidak bersalah lalu memprotes kejaksaan lalu bunuh diri.

Setelah kejadian itu, ditemukan bukti lain bahwa ternyata bukan Jin Sub pelaku pembunuhan tersebut. Kesalahan Jaksa yang memproses kejadian tersebut menjadi bahan perbincangan masyarakat dan aksi protespun terjadi. Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, kasus pembunuhan ini dikategorikan sebagai kasus yang tidak biasa karena banyak melibatkan para pejabat dan pengusaha kaya karena Park semasa hidupnya adalah seorang yang sering berada di lingkungan pejabat untuk menyuap bahkan memberikan pelayanan wanita.

Saat kasus pertama tidak menemukan titik terang, jaksa dan polisi kemudian dikejutkan dengan percobaan pembunuhan kedua yaitu seorang perempuan bayaran bernama Kwon Min A. Min A ditemukan di rumah Park dengan cara pembunuhan yang sama dan dengan menggunakan senjata yang sama pula. Polisipun kemudian berusahamenyelamatkan Min A untuk menjadi saksi kunci dalam pembunuhan ini.

Karena kasus yang melebar menjadi pembunuhan berantai, kantor jaksapun kemudian membuat tim khusus untuk kasus ini yang terdiri dari Hwang Si Mok (Cho Seung Wo), Han Yeo Jin (Bae Doo Na), Yoon Se Won, Kim Ho Sub, Choi Young, dan Jang Gun. Tapi bukannya mendapatkan pembunuhnya, mereka malah menguak praktek suap dan prostisusi di kantor kepolisian.

Lalu, siapakah sebenarnya dalang dari pembunuhan ini? Dan apa motif dari pelaku pembunuhan ini? Seperti yang aku sebutkan di atas bahwa konflik utama di drama ini bukan pembunuhan seh, tapi isu politik. Drama korea sendiri udah sering kan yak ngebahas isu politik, korupsi dan lainnya. Aku gak tahu dengan pasti, tapi mungkin di negaranya sana emang banyak korupsi kali ya. Sebelas dua belas sama suatu negara tempat manusia berpenduduk padat πŸ˜›

Aku berharap di tengah drama ini akan ada adegan romantis antara Hwang Si Mok (Cho Seung Wo) dan Han Yeo Jin (Bae Doo Na) tapi ternyata gak ada dong! Padahal kayaknya udah pas banget ada benih benih cinta antara mereka berdua walaupun benihnya dikitnya kebangetan! Karena terlalu dikit kali ya, makanya benihnya tidak tumbuh menjadi tanaman yang sehat? Hahahaha.

Terus yang mengusik di dalam drama ini lagi adalah awal ceritanyakan Hwang Si Mok ada diceritakan tentang penyakitnya sewaktu kecil gitu yang sampai dia melakukan operasi di kepalanya yang menyebabkan dia tidak bisa mengekspresikan emosi.

Aku berharapnya, ini diceritakan secara mendalam dan ya lagi-lagi akan dibantu oleh Yeo Jin untuk emosinya sampai mereka jatuh cinta. Tapi ternyata aku harus kecewa lagi dong! Praktis cerita tentang masa lalunya gak berpengaruh besar di cerita dramanya secara keseluruhan. Yang jadi pertanyaan, kenapa adegan operasinya ada di episode pertama? Kan jadinya kayak ini inti dari drama ini gitu loh!

Ada yang penasaran pengen nonton ini? Karena dramanya lumayan populer di Netflix seh yak, atau bahkan ada yang udah nonton?

Gimana-gimana pendapatnya?

[Review Drakor] Fight For My Way


Aduh, udah lama gak nulis review jadi kagok gini yak.

Jadi ceritanya nonton ini karena udah nonton Itaewon Class terus ada yang bilang Fight for My Way ini lebih bagus. Kan jadi penasaran yak. Makanya cuss lah nonton. Lihat pemeran perempuannya juga ok banget buat ditonton.

Drama ini bercerita tentang empat orang sahabat. Ko Dong Man (Park Seo Joon), Choi Ae Ra (Kim Ji Won), dan Baek Seol Hee (Song Ha Yoon) adalah teman masa kecil yang sudah bersama selama 20 tahun. Lalu ada Kim Joo Man (Ahn Jae Hong) yang berteman dengan Dong Man selama 10 tahun dan akhirnya berpacaran dengan Seol Hee yang sekarang sudah menginjak 6 tahun.

Dong Man adalah seorang atlet yang karena suatu permasalahan tidak melanjutkan karirnya. Padahal dia sangat handal dibidang itu. Karena tidak memiliki keahlian lainnya, akhirnya dia menjadi pekerja di bidang pembersih rumah.

Choi Ae Ra sangat ingin menjadi pembawa acara di TV. Sejak kecil dia sangat senang memegang mic dan menjadi MC. Sayang karena dia dari keluarga yang kurang mampu, diapun tidak bisa melanjutkan pendidikannya sehingga selalu kalah dengan orang yang berpendidikan tinggi. Sekarang dia bekerja menjadi petugas informasi di sebuah pusat perbelanjaan.

Baek Seol Hee dan Kim Joo Man bekerja di perusahaan yang sama. Namun mereka merahasiakan status mereka yang berpacaran karena mereka tidak nyaman jika ada orang yang tahu tentang hubungan mereka. Awalnya tidak ada masalah untuk mereka, hingga suatu hari ada pegawai baru yang menyukai Joo Man dan membuat hubungan mereka berantakan. Joo Man pun mulai memikirkan tentang masa depan mereka yang ingin memiliki rumah dan mobil tapi tidak bisa karena mereka tidak punya uang.

Bisakah mereka berempat mencapai mimpi mereka? Dengan kelas sosial yang tertinggal dan usia yang makin tahun makin bertambah tua dan tergantikan dengan orang-orang yang lebih muda?

Setelah nonton gimana? Ya ternyata, untuk aku, aku lebih suka Fight for My Way seh, hahahaha. Nonton ini kayak nontonin tetangga sebelah rumah loh aja gitu. Ya kalau lo lahir dari keluarga yang menengah, sampe gede ya gak akan menjadi (bahkan) keluarga menegah ke atas.

Akukan sekolah SD-nya di kampung gitu ya dan banyak dari temen main aku dulu aku juga lihat kehidupannya sekarang diumur 30an. Jadi hampir jarang terjadi (kalau lebih aku bilang gak ada seh) yang namanya dulu waktu kecil nakal, beberapa kali gak naik kelas dan orang yang suka ngebully gitu yang akhirnya hidupnya sukses di masa dewasanya.

Ini berbanding terbalik dengan sekolah SMA aku yang udah di Kota dan adalah sekolah negeri terfavorit di masanya. Anak-anak lulusan SMA aku itu rata-rata pada sukses lah, kalau pegawai udah pada ditingkat manajer bahkan lebih tinggi. Ada yang udah menetap di luar negeri, atau punya usaha yang lumayan sukses deh.

Jadi aku tuh mikir setelah nonton ini kayak dikasih tahu gitu loh, kalau lo berasal dari keluarga gak mampu, sekolah juga B aja gak pinter-pinter amat, berteman juga dengan orang-orang itu aja jadi gak berkembang. Ya jangan harap lo bakalan naik kelas! Bahkan untuk dapat jodoh dengan kelas yang lebih tinggi sangat susah loh karena pergaulan lo ya gak sampai di sono.

Kan sedih ya, nonton drama kok realistis banget. Padahal biasanya nonton karena pengen berandai-andai kan yak. Kayak Itaewon Class yang dari keluarga gak mampu terus berusaha jadi orang yang sangat sukses kurang dari 10 tahun πŸ˜›

Ada yang nonton ini juga? Gimana-gimana pendapatnya?

[Review Drakor] Find Me in Your Memory


Udah lama gak nonton drama korea random. Random maksudnya gak pernah lihat samsek para pemain utamanya. Bahkan rasanya pemain pendukungnya juga jarang lihat deh. Etapi direkturnya program TVnya main juga di Its Okay Not be Okay.

Dapat judul drama ini dari teman seperjuangan perdramaan semenjak masih jadi anak perencana di Kesehatan. Udah tiga kali direkomendasikan gak ditonton juga. Akhirnya ada waktu kosong sampai nungguin drama on goingnya Kim Soo Hyun jadi deh diisi sama ini.

Ternyata dramanya bagus juga loh! Rasanya udah lama gak nonton drama yang santai mengalir apa adanya. Emang seh ada penjahatnya di drama ini, tapi gak terlalu kentara menghabiskan durasi cerita. Lebih banyak ke pendalaman perasaan karakternya masing-masing aja. Jadi mikir ini drama manis banget proses jadiannya. Gak ujug-ujug lompat dimensi terus jatuh cinta. Lalu gagal menikah dan lebih memilih traveler bersama 😌

Dramanya sendiri tentang seorang pembaca berita bernama Lee Jung Hoon (Kim Dong Wook) yang menderita hyperthymesia. Aku sudah pernah seh nonton drama korea tentang hyperthymesia ini yang judulnya Remember yang main Yoo Seung Ho sama Park Min Young. Ending dramanya menyesakkan seh, makanya awalnya maju mundur mau nonton drama ini ya karena difikiran aku penyakit itu gak ada masa depannya seh, huhuhu.

Lee Jung Hoon yang tidak bisa melupakan apapun memiliki masa lalu yang kelam di mana pacar pertamanya dibunuh oleh penguntit. Karena kondisinya tersebut, Lee Jung Hoon mengalami beberapa trauma akan suatu kejadian.

Dilain cerita Yeo Ha Jin (mun Ka Young), seorang artis yang kehilangan ingatannya dimasa lalu dan sedang mempromosikan film pertamanya mendapatkan kesempatan untuk siaran langung di berita Jung Hoo. Merekapun bertemu untuk pertama kalinya.

Saat interview secara live, Jung Hoo seperti biasanya selalu menekan narasumbernya. Akan tetapi, saat bersama Ha Jin, dia menjadi teringat perkataan pacarnya yang sudah meninggal, semacam Ha Jin mengenalnya. Karena hal tersebut, saat live, Jung Hoo pun terdiam untuk beberapa menit dan menghancurkan siaran langsungnya.

Untuk mendukung Jun Hoo, Choi Hee Sang mengajak dia dan Ha Jin untuk minum bersama. Jun Hoo sangat tidak menyukai pertemuan itu, namun Ha Jin justru mulai menyukai Jun Hoo saat itu.

Karena pertemuan tersebut Jun Hoo dan Ha Jin malah diberitakan berpacaran oleh media. Image Jun Hoo sebagai pembawa berita sangat baik sehingga menaikkan pamor film Ha Jin. Akhirnya Ha Jin pun meminta Jun Hoo agar tetap pura pura menjalin hubungan dengannya sampai filmnya turun layar.

Tapi, saat mereka mulai berpura pura berpacaran, Jun Hoo mendapatkan beberapa surat ancaman karena mendekati Ha Jin. Surat ancaman tersebut mengingatkannya tentang pacar pertamanya. Karena merasa khawatir, akhirnya Jun Hoo berusaha melindungi Ha Jin yang membuat hubungan mereka semakin dekat.

Lalu, apakah mereka bisa berpacaran secara resmi dengan kondisi Jun Ho yang tidak bisa lupa apapun termasuk dengan mantan pacarnya?

Dan apa masa lalu Ha Jin sehingga sampai dia melupakan kejadian tersebut untuk bertahan hidup?

Ya ditonton aja deh. Hahahaha.

***

Seperti yang aku bilang di atas, walaupun drama ini tentang satu penyakit, aku bisa bilang drama ini tergolong ringan seh. Ringan tapi mengasyikkan untuk ditonton.

Jadi buat yang mau nonton drama menyenangkan aku sarankan nonton ini deh. Hahaha. Walaupun ada beberapa pemeran yang rese seperti dokter Jun Hoo yang merasa dia tahu segalanya tentang Jun Hoo dan menganggap penyakitnya adalah suatu permasalahan, sampai penguntit pacar pertamanya yang kabur dari penjara.

Ada yang udah nonton juga drama ini. Gimana gimana pendapatnya?