[Review Drakor] Vincenzo


Seharusnya aku tulis review ini drama beberapa minggu lalu saat dramanya baru selesai dan lagi booming-boomingnya. Tapi ya karena emang keinginan menulis aku yang sangat turun drastis semenjak pandemi ini jadi ya begitu deh, hahahaha.

Lucunya adalah semenjak pandemi ini statistik blog aku lumayan karena orang-orang pada mampir ke tulisan review ini. Makanya ada sedikit semangat buat nulisnya, hahahaha. Soalnya kan aku sayang banget ya sama blog ini. Walaupun males-malesan aku gak mau blog ini mati suri. Jadi diusahakan setiap bulan ada deh yang biasa aku tulis, dan review drama korea ini adalah tema penyelamat blog aku ๐Ÿ˜›

Wokey deh, mari kita balas dramanya.

Aku sendiri gak nonton ini di awal mulai dramanya tayang. Soalnya aku capek bro harus nonton on going gitu. Makanya aku nonton pas dramanya udah ada 14 episode kalau gak salah. Nonton juga dengan tidak tahu bagaimana jalan ceritanya karena aku tahan untuk gak baca spoiler yang orang-orang udah tulis disepanjang dramanya tayang. So, mari aku ceritakan sedikit karakter empat pemeran utamanya dahulu.

Vincenzo Cassano – Song Joong Ki

Vincenzo adalah orang berkewarganegaraan Italia dan berdarah Korea. Sewaktu kecil, dia ditinggalkan oleh ibu kandungnya di sebuah panti asuhan dan dijanjikan akan dijemput kembali. Tapi bukannya ibu kandungnya yang menjemput, Vincenzo malah diangkat anak oleh pasangan orang tua Italia dan dibawa ke sana.

Setelah besar Vincenzo menjadi seorang pengacara Mafia atau mafia as a consigliere. Dia berlatih bela diri dengan pasukan khusus dari Italia sehingga mampu berkelahi dengan baik. Dia juga sangat lihai menggunakan pistol yang sangat jarang orang korea dapat lakukan. Selain beladiri, Vincenzo juga sangat piawai memainkan taktik untuk melawan mafia yang berseberangan dengan keluarganya. Karena itulah dia adalah seorang consigliere yang lumayan ditakuti di Italia.

Adegan pertama dari drama ini adalah Vincenzo yang sedang keluar dari sebuah gedung untuk pergi ke kebun anggur milik seorang mafia. Setelah melakukan percakapan yang instens, akhirnya diapun pergi meninggalkan mafia tersebut dengan membakar kebun anggurnya.

Adegan setelahnya adalah Vincenzo yang pergi meninggalkan Italia karena orang tua angkatnya sudah tiada dan saudara angkatnya yang membenci dirinya. Di Korea, dia memiliki misi untuk mengambil emas seorang miliyarder dari China yang baru saja meninggal. Tapi, hari pertama di Korea dia malah langsung kena tipu oleh seorang driver taxi yang mencuri seluruh barang bawaannya.

Untuk mengambil emasnya sendiri, Vincenzo punya masalah lainnya. Gedung tempat emas tersebut disimpan sedang diincar oleh perusahaan Babel Group untuk dibeli dan daerahnya dijadikan Kota Baru. Karena itulah Vincenzo mau tak mau harus berurusan dengan Babel dan secara tak langsung membantu para penghuni Geumga Plaza.

Hong Cha Young – Jeon Yeo Bin

Cha Young adalah seorang pengacara handal dari Firma Hukum bernama Wusang. Dia adalah seorang pengacara yang menggunakan segala upaya untuk memenangkan kliennya. Dia tidak akan pernah menyerah dalam suatu kasus bahkan kalau kasus tersebut ditangani oleh ayahnya sendiri Hong Yu Chan.

Awalnya, Cha Young tidak begitu dekat dengan ayahnya. Apalagi dia selalu berbeda arah dan jalan dengan ayahnya. Ayahnya saat ini adalah pengacara dari penghuni Geumga Plaza dan orang-orang yang telah teraniaya oleh Babel Group. Namun di sisi lain, Firma Hukum Wusang adalah firma hukum yang bekerja untuk Babel Group.

Semuapun berubah ketika ayah Cha Young meninggal dibunuh oleh orang-orang Babel Group. Walaupun tidak dekat, tentu membunuh adalah perkara lain baginya. Karena inilah dia berbalik arah dan ingin menghancurkan Babel. Diapun kemudian bekerjasama dengan Vincenzo untuk meruntuhkan Babel Group sampai ke akar-akarnya.

Jang Han Seok – Taec Yeon

Awalnya Jang Seo Han dikenal dengan nama Jang Joon-Woo, seorang pengacara muda cupu yang bekerja di Wusang. Dia sangat dekat dengan Cha Young karena dia selalu saja diberikan tugas untuk menemani sanbaenya tersebut. Joon Woo juga terlihat menyukai Cha Young walaupun tipe sukanya ini lebih kepada yang ingin menaklukan dan ingin Cha Young menuruti apa kegininannya.

Di episode 3 diketahui ternyata Joon Woo ternyata adalah Han Seok, bos dibalik Group Babel. Dialah orang dibalik kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh group babel mulai dari Kimia Babel yang membuat para pekerjanya banyak yang sakit dan meninggal. Babel Tower yang banyak mengambil tanah orang-orang secara paksa dan masih banyak lagi.

Yang menyeramkan dari dirinya adalah dia bisa melakukan segala cara untuk melaksanakan niatannya, dan dia tidak ragu untuk membunuh orang yang menghalanginya. Apalagi dia didukung oleh seorang pengacara mantan seorang Jaksa bernama Choi Myung Hee yang sifatnya tak kalah jahat seperti Han Seok.

Chairman Jang Han Seo – Kwak Dong Yeon

Jang Han Seo adalah direktur boneka dari Babel Group. Dia adalah adik tiri dari Jang Han Seok yang tugasnya hanyalah melakukan apapun yang diperintahkan oleh Han Seok. Dari kecil Han Seo sangat takut dengan Han Seok karena sifat Han Seok yang begitu beringas. Bahkan sewaktu SMP Han Seok pernah membunuh teman sekolahnya hanya karena mereka tidak satu pendapat dengannya. Karena kejadian tersebut, Han Seo sangat tertekan dan berakhir mengkonsumsi narkoba.

Namun, di dalam lubuk hatinya yang terdalam, Han Seo adalah sesosok anak yang haus dengan kasih sayang. Baik itu kasih sayang dari ayah maupun dari abangnya. Maka semenjak dia bertemu dengan Vincenzo dan mendapatkan rasa kasih sayang tersebut, diapun kemudian berbalik arah dan menjadi orang yang membantu Vincenzo untuk menyingkirkan abangnya Han Seok.

***

Yang aku suka dari drama ini adalah bahwa di drama ini gak ada adegan baik hati cendrung bodoh ala pemeran utama yang biasa terjadi di drama korea. Pada dasarnya ini drama gak ada orang baiknya seh, hahahaha. Kita-kita aja yang menetapkan Vincenzo and the gang itu adalah orang yang perlu dibela karena gaya pemecahan masalah dari Vincenzo adalah gaya mafia as a consigliere.

Cara-cara penyelesaian masalah dari Vincenzo sangat terkesan gaya mafia yang tidak pandang bulu. Misalnya untuk menghentikan Farmasi Babel, Vincenzo menggunakan cara praktis dengan membakar gedung tersebut hingga luluh lantah sehingga tidak bisa digunakan lagi.

Saat dia dan Cha Young tidak bisa menemukan cara menang dengan bukti bukti dipersidangan, dia memilih untuk merusak persidangan tersebut sehingga persidangan ditunda dan membuat dia punya cukup waktu untuk mempersiapkan perlawanan. Jika memang tidak ada bukti yang bisa dilakukan untuk melawan, Vincenzo tidak segan-segan untuk menekan sang hakim agar mau berada di pihaknya.

Bagi yang mencara kisah romantis di drama ini agak kurang tepat seh yak. Emang seh Vincenzo dan Cha Young bisa dishipperkan dan dijadikan sebagai pasangan di dalam drama. Tapi adegan romantisnya dikiiiiit banget gitu loh. Jadi penonton banyakan kecewa deh untuk adegan romantis di sini. Dari awal sampai akhir cerita juga gak ada adegan pacaran putus sambung atau apalah. Mereka fokus banget ngurusin Babel Group biar hancur.

So, siapa yang udah nonton drama ini? Gimana-gimana pendapatnya?

Kalau aku sendiri seh suka ya 8/10 deh buat aku.

bye

1 Comment

Balas Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s