[Review Hotel] Melia Kuala Lumpur


Sebelumnya, baca juga ya tulisan aku tentang liburan dalam rangka nonton Disney On Ice ini:

  1. Itinerary Melaka dan Kuala Lumpur
  2. Jalan di Melaka (Bagian Pertama)
  3. Jalan di Melaka (Bagian Kedua)
  4. [Review Hotel] The RuckSack Caratel, Melaka
  5. Main Salju di Genting, Malaysia
  6. Nonton Disney on Ice di Kuala Lumpur
  7. Review Melia Hotel, Kuala Lumpur

Beneran ya, jarang nulis di blog itu jadi susah banget nyari feelnya untuk mulai nulis. Tapi karena udah janji sama diri sendiri kalau lagi jalan-jalan haruslah ditulis maka mari kita manulis cerita terakhir dari rangkaian jalan-jalan si Irni ke Melaka dan Kuala Lumpur dalam rangka menonton Disney On Ice ini. Tulisan penutup dari rangkaian cerita ini, apalagi kalau bukan review hotelnya :mrgreen:

Rasanya, selama beberapa kali ke Kuala Lumpur (yang udah gak akan aku hitung lagi kali yess ke sini saking seringnya buat transit πŸ˜› ) ini adalah hotel terbaik yang pernah aku inapi. Emang ya, kalau udah naik jenis hotel jadi pengen dinaikin terus, hahahaha. Padahal dulu hotel model Tune aja udah senang, sekarang maunya kalau nginep dibintang lima sekalian πŸ˜› So, mari kita mulai review hotel kali ini.

Alasan memilih hotel

Tentu aja karena lokasinya. Seperti biasa si abang selalu memilih Bukit Bintang sebagai lokasi kami kalau di Kuala Lumpur. Aku sendiri gak pernah mengeluh seh dengan lokasi ini, karena emang nyaman banget. Karena pusat kota, jadi kalau kami pulang malam gak pernah merasa sepi sampai menakutkan gitu. Dan lagi, kalau mau sarapan banyak banget makanan yang bisa aku makan disekitar sini dan tentu saja banyaknya Mall disekitaran bukit bintang sangat menjadi nilai tambah sendiri πŸ˜›

Oiya, semenjak jalur MRT Bukit Bintang udah jadi, wilayah ini makin nyaman banget dah untuk transportasinya. Walaupun ya, kok si aku makin manja aja kalau jalan di KL maunya pake grab aja daripada pake transportasi umum πŸ˜›

Harga Kamar

Hotel Melia ini hotel bintang 4 btw, tentu aja harganya beda dengan hotel izumi yang aku inapi di perjalanan ke Kuala Lumpur sebelumnya. Ya walaupun sebenarnya aku sangat suka seh dengan hotel Izumi itu karena lokasinya begitu strategis dan hotelnya ok ok aja. Pas mau pesan hotel ini lagi kok ya ada dapat email bahwa hotel ini udah tutup! Pas aku cek di website seh masih buka sebenarnya, tapi ya daripada jadi gak jelas ntar pas sampai ya Kami batalin aja pesanannya.

Untungnya pas si abang suami nyari-nyari hotel pengganti, eh ada promo dari tiket.com, jadilah kami beli hotel Melia ini dengan promo tersebut. Lumayan loh, dapat potongan harga sampai 300k :mrgreen:

Harga yang aku bayar sendiri adalah 1,2 juta untuk 2 malam. Jadi semalamnya harganya 600k. Ini lumayan banget seh untuk hotel bintang 4 di daerah Bukit Bintang Kuala Lumpur kan yak. Semoga tiket.com sering-sering ngasih diskon ke kami deh πŸ˜›

Terus Gimana Hotelnya Niee?

Sebenarnya aku tipe orang yang mudah puas kok dengan hotel. Kalau hotelnya udah gede, kamarnya lumayan bagus, udah aku puji-puji deh hotelnya. Samaan juga dengan hotel Melia Bukit Bintang, Kuala Lumpur ini. Kalau aku kasih nilai 8/9 deh. Pokoknya nyaman banget nginap di hotel ini.

Kamarnya luas banget untuk kami bertiga. Selain kamarnya yang luas, yang aku perhatikan juga sekarang adalah tempat tidurnya yang juga luas. Soalnya si K udah makin gede ya. Jadi susah kalau kami tidur dempet dempetan di kasur yang kecil, hahahaha. Untuk pemandangan dari kamar sendiri gak ada yang bisa dilihat seh, ya biasa aja gitu membelakangi gedung-gedung disekitarnya. Ya walaupun sudah sangat ok buat aku karena biasa tidur di hotel tanpa jendela juga seh πŸ˜›

Walaupun pas pesan di tiket.com kami gak pilih yang ada breakfastnya, tapi karena kami mau ringkes aja, jadi hari pertama kami bayar sarapan aja di hotel. Untuk makanannya sendiri seh ok ya, lengkap gitu ada menu Malaysianya dan ada menu westernnya juga. Walaupun gitu aku sebenarnya gak terlalu tertarik seh ya sama sarapan di hotel Jatohnya gitu gitu doang pastinya. Kecuali sarapan di Mercure Hotel itu aku suka seh πŸ˜›

Di bawah ada video aku tentang review lengkap hotelnya. Ditonton yak! Kalau bisa di subcribe juga biar si irni bisa segera dapat adsense, hahahaha.

Ok, segini aja cerita aku kali ini yak. Alhamdulillah seri Melaka –Β  Kuala Lumpur ini bisa selesai sebelum jalan jalan berikutnya πŸ˜› Eh tapi masih ada yang mau diceritain seh soal sekolah si K, terus jalan-jalan keluarga kami ke Singkawang (yang udah dua kali aja gitu terlewati!). Aaah, mudah-mudahan tahun depan lebih banyak waktu untuk update blog deh yak! Karena bulan depan insya Allah rumah baru!! (baru direnovasi total maksudnya πŸ˜› ).

Selamat Tahun Baru semuanya! Semoga tahun depan lebih baik daripada tahun ini yak!

bye.

8 Comments Add yours

  1. claudeckenni says:

    Saya udah sering ke KL, tapi cuma transit doank, hahaha. Gak pernah ke luar dari bandara. Mungkin tahun depan deh, penasaran juga sih, seperti apa negara tetangga kita yang satu ini.

    1. niee says:

      Hahaha, untuk sekali dua kali di datangi KL seru juga kok πŸ˜„

Leave a Reply to niee Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s