[BUKAN] Tukang Reparasi Komputer [Part III]


Ini bukan soal ibu-ibu yang meminta aku untuk memperbaiki komputernya yang hang (baca ceritanya di sini). Bukan pula tentang kecerobohan seorang niee yang sok tahu dengan komputernya sehingga hilangnya satu bagian dari part komputer kantornya (yang pernah aku ceritain di sono). Tapi ini mirip-mirip deh dengan kedua cerita di atas. Mirip karena sama-sama tentang seorang niee yang lulusan Teknik Informatika tapi GAPTEK πŸ™„

Ceritanya bos tengahku yang baru (ok, mari kita samakan presepsi dulu. di kantor aku ada 3 bos: bos lansung aku di ruangan yang aku sebut bos kecil. di atas bos kecil aku ada bos lagi yang aku sebut bos tengah, dan bos yang menguasai seluruh kantor yang biasa aku sebut big boss atau bos besar) ingin memasukkan sebuah data ke website kantor. Dipanggillah aku ke ruangannya dan menugaskan aku mengupload dokumen tersebut. Lah, aku bingung dong, setahun aku bekerja di kantor gak pernah tuh aku tahu kantor punya website. Adanya website yang nyantol di website pemerintah kota yang dengan baik hatinya salah satu kantor yang menanganinya gak pernah sama sekali memberikan akses website itu kepada kantorku.

“Kita gak punya website bu, adanya website kota yang kita gak ada aksesnya,” jawab aku waktu itu.

“Lah, katanya kamu bisa buat website ir? Kok sampai sekarang gak buat?”

Hadeh, mulailah aku berfikir keras. Memang seh aku kuliah dulu di teknik informatika. Memang seh aku sangat menyukai web programming. Memang seh skripsi aku yang mengangkat tema sistem pakar aku bangun menggunakan web. TAPIKAN ITU DULU!!

Sekarang… walaupun aku masih SEDIKIT ingat dengan sintax HTML, CSS dan JAVA tapi kalau disuruh buat lagi dari awal aku angkat tangan deh, NYERAH! Berfikir keras akupun mensearching tentang Joomla yang dulu waktu kuliah aku hampir selalu menertawakan temen aku yang membangun web menggunakan bantuan itu. Lah, lebih enak coding manual toh. Lagian efek design jika membuat dari awal itu lebih memuaskan daripada menggunakan apa yang sudah jadi menurut aku.

TAPI, kemaren setelah aku mendapatkan aplikasinya, aku nyerah duluan deh. Aku sudah lupa bener bagaimana menggunakan AppServ dan teman-temannya. Bagaimana membangun halaman index yang mudah melakukan include kehalaman lainnya, bagaimana membangun database sesuai fungsi dan agar mudah digunakan saat mengodingnya, serta hal-hal yang kecil yang dulu rasanya jadi mainan sehari-hari deh -_-“

Maka, setelah aku berusaha mengutak atik lagi segala jenis coding mengoding itu dan tidak menemukan cara agar aku bisa mengingat pelajaranku dengan cepat lagi, iseng aku membuka website depkes. Kali-kali aja aku mendapatkan inspirasi kan yak. Setelah hampir satu jam ngalur lindur bolak balik halaman websitenya, sampailah saat aku membuka suatu berkas dan terlihatlah bahwa website depkes tersebut dibangun dengan wordpress!

Lah, kenapa aku bingung membuat website yang keren dengan segala coding sempurna ala mahasiswa kalau website skala nasional saja menggunakan wordpress yang aku pake sehari-hari ini? *dan mata akupun mulai bersinar-sinar*

Jadilah aku langsung membuat aku di wordpress menggunakan email kantor, mengutak atik sedikit daaaaannn dalam waktu setengah jam sudah jadi dong, rancangan awal website kantor aku :mrgreen:

Sebenarnya, aku masih kurang sreg dengan theme yang aku pake sekarang. Maunya seh aku pake tema yang mempunyai kolom 3 dan kolom utamanya di tengah karena kolom kiri dan kanan akan aku gunakan untuk memasang banner dan beberapa informasi terkait kedinasan. Lalu, aku juga ingin tema yang menu halamannyanya ada dibawah headernya dengan subhalaman bisa kelihatan (beberapa tema yang aku dapat subpagesnya selalu aja gak kelihatan 😦 ). Temen-temen sendiri, ada yang tahu gak tema yang sesuai dengan keperluan aku di atas? Kalau ada boleh dong di share πŸ˜€

Yak, karena memang belum sreg dengan temanya, jadi aku belum bicara langsung ke bos tengah seh. Tapi, mudah-mudahan aja dia gak ada komentar dengan ‘bentuknya’. Lah, yang penting informasi yang dibutuhkan tersampaikan toh? Yang perduli dengan bentuk dan rupanya kan yak? πŸ˜†

nb: temen-temen ada yang mau kasih saran informasi apa yang seharusnya ada di websitenya? Akan ditampung dengan senang hati deh πŸ˜€

Advertisements

38 thoughts on “[BUKAN] Tukang Reparasi Komputer [Part III]”

  1. Iseng-iseng window shopping di pilihan theme di wordpress aja tuh Nie. Karena ini buat kantor, jadinya kan theme-nya nggak terbatas harus yang gratisan toh? Lebih asyik lagi tuh, jadi lebih banyak pilihannya, hahaha πŸ˜› Atau memang nggak ada yang cocok? Kalau begitu, nggak tahu dah saya, huahaha πŸ˜†

    Iya ya, kalau ilmu yang dipelajari itu nggak pernah atau jarang dipakai, setelah sekian lama bakal lupa dah πŸ˜›

    1. iya.. sayang banget dah tuh keilmuan aku dilupain, sekarang lebih ingetnya akuntansi malahan ~_~

      kalau bisa gratis kenapa harus yg berbayar zil.. hahahahah *pelid.. lagian kalau bayar diinternet gini susah mengklaim anggarannya ditengah tahun berjalan gini.. kalau tahun depan seh bisa deh.. hehehehe..

    1. pake domain berbayar dong mas.. tapi belum.. belum.difikirkan apa domain yg bagusnya soalnya.. kan sayang klo udah bayar.. hahahhaa..

      bok itu satu kegiatan dari kemenkes mas jadi bukan buku πŸ™‚

  2. waakakka.. ayo mbak niee. inget2 lagi tuh pelajaran dulu2.. hahah
    kantorku belum punya website lho.. dan aku ga minat buatin, soalnya kalau nanti sok niat bikinin ujung2nya bakal disuruh ngurus web sendiri.
    no, kerjaanku dah banyak. hahha

    1. hahaha,, kan sebenarnya tupoksi aku memang pranata komputer mel.. malahan aku suka2 aja kalau kerjaanku ngarah ke IT bukannya akuntansi seperti sekarang -_-“

  3. Sebenernya kalau udah ada CMS (kayak WordPress dan Joomla), anak IT gak perlu repot-repot lagi bikin web dari awal. Buat apa ngabisin waktu kalau ada cara yang lebih praktis? hehehe. Tapi walaupun udah pakai CMS, kita tetap bisa berurusan dengan coding kok. Apalagi kalau blog/web-nya pakai konsep blogazine kayak saya. Setiap post baru mesti beda tampilannya πŸ˜‰

Balas Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s