Pontianak Rasa-Rasa..


Karena mulai kamis kemaren si abang resmi ke luar kota sampai hari senin minggu depan, akupun nyerah dan ngungsi ke rumah neneknya si K di Siantan πŸ˜›

Nah, struktur geografi Pontianak yang tebelah oleh Sungai Kapuas dan Sungai Landak membuat Siantan tempat neneknya si K terasa jauh dari pusat kota Pontianak. Salah satu alat transportasi yang biasa aku gunakan sedari SMP untuk pergi ke sekolah dan sekarang pergi ke kantor adalah ferry penyeberangan.

ferry dan pelabuhannya itu yang kelihatan menjorok ke sungai (fotonya hasil ngambil dari bagian humas pemkot πŸ˜› )

Dulu seh dari jaman SMP, naik ferry ini adalah perjuangan yang sangat panjang. Udahlah ngantrinya lama, kapalnya kecil dan pemandangannya gak ada yang menyenangkan. Aku yang dulu pasti belum ada Handphone cuma bisa memandangi ibu-ibu nyuci baju, anak-anak yang nyebur ke sungai dan bapak-bapak yang ngurus kapalnya yang sedang berlabuh di tepian sungai. Iya mereka hidup di dalam kapal (yang nama kapalnya aku udah lupa, huahahahaha).

Beberapa hari ini setiap naek ferry, seperti orang kebanyakan pada umumnya aku selalu terpaku aja sama Handphone dan “bersosialisasi” dengan teman-teman dunia maya. Tapi tadi pagi entah kenapa aku menyimpan Handphone dan melihat sekeliling. Pelabuhan ferry sekarang sudah jauh sangat berbeda dengan jaman aku SMP. Kendaraannya lebih tertata, loketnya sudah ber-AC, kapalnya lebih besar dan trafiknya lebih cepat. Dari tengah sungai, dikejauhan aku melihat alun-alun kapuas yang tampak rimbun, bersih dan cantik. Waterfront yang sudah ketje, tak kalah dengan waterfront Khucing-Serawak yang dulu selalu dibicarakan orang Pontianak. Orang-orang yang bukan lagi mencuci dan bermain air di pinggiran kapuas, tapi sudah jogging dan membawa anak-anaknya untuk bermain di taman. Dalam hati terbersit, “Pontianak udah cantik ya, udah kayak khalayan aku beberapa tahun lalu pas ke luar negeri” πŸ™‚

foto by @mrademirza

Apa yang aku fikirkan waktu ke Khucing, Kuala Lumpur atau Singapore dulu, tentang membawa anak-anak bermain ke taman kota, atau jogging di pagi dan sore hari serta senam-senam-piknik di bawah pohon sudah bisa dilakukan di Pontianak. Kota Pontianak sekarang sudah makin humanis πŸ™‚

Jadi inget beberapa tahun yang lalu pas pemilihan umum dibilang, jangan pilih pak wali, orangnya galak πŸ˜› . Tapi ternyata ada hasilnya juga yak. Masyarakat Pontianak udah ngerasa senangnya. Sudah banyak anak-anak muda yang mengembangkan startup untuk kemajuan Pontianak. Membuat video-video dan foto-foto ketje ke sosial media yang berdampak orang mau datang ke Pontianak.

Seperti yang diucapkan oleh Pak Walikota Pontianak, sekarang bukan jamannya lagi orang ramai ke Puskesmas atau Rumah Sakit. Bangun taman kota, bangun tempat-tempat untuk keluar-keluarga kecil berinteraksi, bangun kebahagian. Dan orang-orangpun akan meramaikan tempat-tempat itu, kebahagiaan datang dari dalam diri dan orang bahagia akan jarang sakit kan yak :mrgreen:

Kok Niee nulis ini yak?

Hahahaha. Mungkin karena merasa udah kebanyakan ngeluh dengan kota sendiri. Pindah ke kantor baru dan sering menerima tamu dari kota-kota lain yang selalu menyebutkan bahwa Pontianak bagus, bersih, rapi dan tata kelola pemerintahannya sudah lebih baik dari Kota tempat asli mereka membuat fikiran terbuka.

Baru deh terasa, ooohhh iya juga ya, Pontianak emang gak kalah dari Kota-kota lain di Indonesia kok, gak kalah dengan Kota-kota besar di Pulau Jawa. Pontianak udah keren kok. Buktinya, segunung penghargaan nasional udah berada di Kota Pontianak. Buktinya, Penghargaan Pelayanan Publik terbaik dua kali berturu-turut ada di Kota Pontianak. Buktinya hampir seluruh kementerian akan merekomendasikan Kota Pontianak untuk tujuan study tirunya. Buktinya ada sekita 50 kunjungan setahun dari Pemerintah lain cuma untuk melihat Kota Pontianak yang rata-rata sekali kunjungan ada 30an peserta. Wuiiihhh hebat ya Pontianak πŸ˜€

Jadi masih mau ngeluh apa? Orang-orang daerah lain aja terkagum-kagum sama Pontianak. Masak warganya sendiri yang menjelek-jelekkan kan yak.

Kalau ada yang nanya sekarang, kalau ke Pontianak mau ngapain? Yuks ke Pontianak sekarang, pagi-pagi kita jogging ke taman, siang-siang kita ke Tugu Khatulistiwa, sore main-main di sungai kapuas buat wisata air,Β  malam ngobrol di warung kopi di Gajahmada. πŸ™‚

wisata air sungai kapuas

Jadi-jadi, ada yang mau ke Pontianak?

Yuks sini yuks πŸ™‚

Katniss’s Youtube Channel


Hiyaaaa,Β  judulnya cetar banget kayak udah jadi yutubers aja. Padahal mah isinya cetek remeh remeh semuanya. Editnya juga masih sangat-sangat gak bisa >.<.

Tapi-tapi udah tanggal 14 Maret si Niee belum juga ngisi postingankan gak lucu yak, jadilah mari kita cerita-cerita tentang si K lewat video-video yang aku upload di yutub aja yak :mrgreen:

Ceritanya si K kan suka nonton acara di yutub yak (haduh ini emaknya emang salah banget, jadi jangan dihujat πŸ˜› ). Dari awal si K yang suka lihat lagu-lagu gitu, lama-lama dia suka nonton video review-review maenan. Nah, tercetuslah keinginan emaknya buat ngevideoin si K pas maenkan maenannya.

Eeehh anaknya yang biasanya anteng kalau maen pas divideoin jadi malah gak genah maennya. Dikit-dikit minta lihat kameranya, dikit-dikit minta pipis, dikit-dikit minta makan kue πŸ˜›

Setelah berhasil ngevideokannya ada lagi kendala, sampai sekarang si Niee gak bisa edit video kakakkk. Ternyata edit video itu susahnya ampun yaaakk *sungkem sama vlogger* jadilah videonya cuma ala kadarnya aja. Karena nekat aja berani uploadnya. Itung-itung buat si K lah ntar udah gede kalau gak ditonton sama orang lain πŸ˜› Lagian si K suka ngerasa lucu sendiri kalau pas dia lihat-lihat video eh ada muka dia juga di situ, hahahaha.

BERMAIN PUZZEL

Ini salah satu maenan favorit si K, Puzzel. Sebenarnya dia lebih dan sangat-sangat suka maen puzzel yang karton, tapi belum pernah divideokan yang bener dan upload ke yutub.

Beli maenannya dari si K umur setahunan dan cuma beberapa minggu aja dia udah bisa dong sendiri. Ada bakat emang anaknya mengenal dan membayangkan bentuk dengan maen puzzel ini. Mungkin ada bakat jadi arsitek (lah gak nyambung πŸ˜› )

BERMAIN MANDI BOLA

Sebenarnya aku gak terlalu suka si K maen mandi bola ditempat umum gini. Tapi karena tempat bermain yang asyik di Pontianak ya cuma ini (gak termasuk taman-taman yang mulai ditata ada playgroundnya seh, tapi kalau siang kan panas πŸ˜› ) ya ujung-ujungnya terpaparlah Si K dengan mandi bola ini dan ternyata anaknya suka >.< Jadilah sudah beberapa kali (baca: sering kali) kita ke sini. Ada beberapa tempat mandi bola di Pontianak dan ada beberapa yang udah kita blacklist karena bolanya terlihat kotor. Untungnya si K masih OK seh setiap selesai mandi bola, gak gatal-gatal atau jadi bersin-bersin, jadi masih bisa lanjut lah yak πŸ˜›

OPEN BOX ES CREAM

Ini dia neh, video percobaan ala-ala vlog yang viewersnya yang jutaan kali itu (dan si K telah ratusan kali nontonnya πŸ˜› ) dan hasilnya BERANTAKAN! Hahahaha. Kita coba lain kali lagi deh yak.

***

So, segini dulu yak cerita-cerita si K. Ayo dong subcribe yutubnya si K di sini. :mrgreen:

Asrianda’s Diary #1


Sebenarnya berkali-kali aku pengen cerita tentang keseharian aja, tapi selalu mentok dan gak jadi nulis gara-gara bingung mau nulis judulnya tentang apa. Iyaaa! Galaunya si Niee tentang judul aja, bisa sampe gak jadi nulis loh! Pantesan jumlah postingannya dikit banget πŸ˜›

Karena sampe sekarang mau cerita dan masih aja mentok dengan judul, marilah kita menjuduli postingan seperti ini dengan Asrianda’s Diary aja. Paling gak ntar kalau mau cerita ecek-ecek lagi tinggal ganti nomornya aja, gak perlu mikirin judul lagi! Hahahaha.

Naik Jabatan

Irni yang naek jabatan? Gak lah ya! Hahahahaha. Kerja di Pemerintahan kayak gini sebenarnya aku males juga seh punya jabatan macem-macem. Cukuplah seperti yang sekarang ini. Apalagi masih punya anak kecil (dan pengen punya anak lagi tentunya beberapa tahun lagi πŸ˜› ) makin repotlah kalau jadi pejabat. Mungkin lain cerita kalau 10 tahun lagi kalau anak (-anak) udah gede :mrgreen:

Jadi siapa yang naek jabatan? Siapa lagi kalau bukan si abang suami πŸ˜€ Udah dari tahun lalu seh, tapi karena berhubung males nyari judul itu, jadilah baru ditulis sekarang πŸ˜›

Sebenarnya, pengen cerita ini adalah efek dari si abang yang jadi pejabat (cieeeee, pejabat. Maklom kalau pegawai, biar kecil jabatannya tetep aja disebut pejabat ye πŸ˜› ). Tahu sendirikan, dari cerita aku di blog ini yang sering menyinggung bahwa si abang itu, kalau gak diajak liburan ke luar kota, bakalan selalu masuk ke kantor. Baik sampai hari sabtu maupun minggu (s-e-t-i-a-p h-a-r-i, sepanjang tahun!) Bahkan karena dia ngurusi tetek bengek persiapan ini itu, makin ada acara/hari besar makin harus ada di kantor, kayak kalau acara 17an agustus, sampe kalau pas Idul fitri dan Idul Adha πŸ˜₯ Makin jadi pejabat makin betah dah tuh di kantor πŸ˜›

Karena di rumah aku sama abang cuma tinggal bertiga aja, gak ada siapa-siapa yang bantu, jadilah untuk urusan bersih-bersih rumah jadi urutan nomor kesekian dari aktifitas kami. Untuk urusan makan aku juga gak mau repot. Si K senin sampe jum’at udah makan di rumah mbahnya. Untuk urusan makan malam hampir setiap hari beli jadi. Cuma sabtu minggu aja aku biasanya masak, itupun kadang cuma masak untuk si K dan gak terlalu ada varian yang gimana-gimana gitu. Manalah akutuh males banget (dan gak ada waktu juga) untuk belanja ke pasar, jadi menunya itu lagi itu lagi.

Untungnya si abang suami gak pernah protes dengan kemalasan istrinya ini buat masak, makanya masih enjoy-enjoy aja untuk urusan rumah walaupun si abang setiap hari pulang malam. Kalau kadang si abang nanyain gimana rumah kalau pas dia sibuk di kantor? Ya aku jawab ok-ok aja seh, karena udah terbiasa! πŸ˜€

Diklat Pimpinan

Ok-ok aja itu kalau ritmenya sama ya. Walaupun si abang sibuk tapi tugas pagi masih dibagi ganti-gantian yang nganterin si K ke rumah mbahnya. Jemput juga ganti-gantian, walaupun kalau si abang yang jemput si K pulangnya pasti malem banget dan emaknya udah kangen. Tapi gimana lagi ya kalau aku setiap hari yang harus jemput si K bakalan gak ada waktu buat beres-beres rumah!

Tapi, situasipun berubah saat dunia api menyerang si abang suami masuk diklat! Iya, per-hari kamis kemaren abang resmi masuk diklat pimpinan yang jadwal rangkaian kegiatannya sampai tanggal 10 Juni aja gitu loh *matek* Jadi jadwalnya itu masuk diklat 2 minggu, terus masuk kerja lagi, terus masuk diklat lagi, studi banding 4 hari ke luar kota, masuk kerja lagi, terus masuk diklat lagi. PANJANG KAKAK! Dan selama masuk diklat otomatis abang gak ada di rumah dan tinggalah aku dan si K beduaan aja di rumah, hiks!

Sebenarnya si abang sempat ragu dan mau mengundurkan diri dari jadwal diklat sekarang ini. Tapi setelah kita berdiskusi berdua untung ruginya akhirnya kita putuskan si abang masuk aja diklat sekarang. Walaupun sekarang penuh perjuangan harus ngurus rumah sendiri (yang gak diurus-urus banget seh πŸ˜› ), antar jemput si K sendiri (yang dua pagi ini selalu gagal untuk tepat waktu datang ke kantor >.< ) dan malam-malampun aku sendiri *nyanyi mode on* tapi membayangkan kalau abang diklatnya pas si K udah masuk sekolah pasti akan lebih parah lagi aku ngurusnya sendirian.

Bersakit-sakit dahulu, baru kita ke Korea kemudian! *menatap nanar cucian piring* (iya salah satu keyakinan kita juga buat diklat sekarang juga untuk menghindari si abang diklat bulan oktober nanti di mana pas kita berangkat ke korea, hihihihi).

Doain aja deh ya si Niee gak mood swing selama si abang diklat dan selama berduaan aja dengan si K. Kasian juga anaknya kalau emaknya moodnya jelek diomelin lagi πŸ˜›

BELI MOBIL BARU

Ini penting banget buat dimasukkan ke blog! Hahahahaha. Jadi selama ini untuk nganter si K dari rumah ke rumah mbahnya kita selalu mengandalkan mobil lama si abang yang udah dibelinya dari jaman dia bujangan. Mobil tua seh Honda Civic perakitan tahun 1996. Selama ini gak ada masalah juga sama mobilnya dan aku enjoy aja seh bawa mobilnya karena walaupun udah tua tapi pakenya lebih nyaman daripada mobil punya orang tuaku dulu.

Tapi entah kenapa beberapa bulan belakangan ini mobilnya jadi betingkah. Aku inget bener bulan Nopember tahun lalu dari mesinnya ada yang bocor gitu entah apa (yang aku juga gak ngerti seh biar diomongin aja juga πŸ˜› ) pas bertepatan dengan aksi 411 kemaren mobilnya mogok! Ini aku inget bener karena mobilnya mogok pas di depan mesjid raya yang banyak dijagain sama polisi, jadilah aku dibantuin sama Pak Polisi buat dorongin mobilnya :mrgreen: Udah selesai dibenerin, eh bulan lalu merembes lagi dan akhirnya mogok lagi! Manalah si abang sibuk banget kalau udah mogok pasti lama dibawa ke bengkelnya yang akhirnya kita putuskan untuk beli mobil baru aja.

sumber : AutonetMagz
Penampakan Toyota Cayla Agya. sumber : AutonetMagz

Kenapa pilih mobil ini? Karena aku sebenarnya pengen mobil kecil aja, yang cuma dua baris aja tempat duduknya. Tapi si abang pengennya punya mobil gede, sejenis avanza gitu. Ya untuk memuaskan kedua belah pihak jadilah dipilih ini aja. Maunya juga pilih warna merah juga gak disetujuin sama si abang suami. Daripada gak jadi belikan (kan yang punya duitnya dia πŸ˜› ) jadilah si istri setuju-setuju aja. Akhirnya hari selasa kemaren si Niee punya mobil baru juga. Semoga gak rewel ya mobilnya πŸ˜€

Bye!

Cerita Katniss (3yo)


Tahun 2017 ini, yang bertepatan dengan dimulainya si K berusia 3 tahun akan menjadi tahun yang besar buat si K. Banyak banget fase baru yang akan dilaluinya pada tahun dan umur yang sekarang. Misalnya saja tahun ajaran baru nantinya dia bakalan mulai masuk ke sekolah. Iiihhh gak sabar deh emaknya ini buat mulai mempersiapkan sekolahnya si K. Walaupun sebenarnya pusing juga gimana proses antar jemputnya ntar. Karena kalau masih di Kesehatan dulu sekolahnya deket dengan kantor dan deket dengan rumah Mbahnya yang selama ini dia dititipkan ke sono kalau lagi emak bapaknya kerja. Nah karena si Niee udah pindah kantor, jadilah sekolah si K jadi jauuuuuuh banget dari kantor. Alamat masuk kesiangan terus dah kalau gini πŸ˜›

Akhirnya si K didaftarin ke mana Niee? Setelah galau bakalan dimasukkan ke sekolah Islam atau sekolah nasional plus beberapa bulan yang lalu, akhirnya aku daftarin si K ke sekolah NASIONAL PLUS! Huahahaha. Dengan pertimbangan si K akan belajar ngaji sama guru ngaji di rumah.

Jadi, inilah beberapa kegiatan/situasi baru si K pada awal tahun 2017 ini.

PUNYA SEPUPU BARU

si K dan baby Z yang lagi bobo siang :P
si K dan baby Z yang lagi bobo siang πŸ˜›

Akhirnya setelah 3 tahun menjadi cucu satu-satunya dikedua belah pihak si K punya sepupu juga. Hahaha. Untuk si K sendiri gak ada yang terlalu berubah seh dari kesehariannya, soalnya emang kita udah tinggal di rumah sendiri dan sepupunya masih tinggal di rumah nenek, jadi sehari-hari mereka berdua jarang ketemu. Positifnya adalah kalau semenjak beberapa bulan yang lalu anaknya susah banget kalau diajak ke rumah nenek, kalau sekarang jadi kegirangan dia kalau diajak ke rumah nenek. Bahkan beberapa kali dia yang minta buat lihat baby Z.

Kalau lihat dia sama babynya seh kayaknya seneng yak, sayang gitu. Walaupun karena si K nya juga masih kecil jadi tingkahnya ke si baby masih aneh-aneh bentuknya. Misal dia suka ngelepaskan sarung tangan buat diajak tepuk tangan bareng! Positifnya adalah dia jadi ada sisi pahamnya gitu kalau orang hamil (ontynya) suatu saat baby di dalam perutnya bakalan lahir dan jadi baby yang lucu :mrgreen: Dan sekarang dia bisa minta punya baby! Hahahaha. Bentar ya nak tunggu K gedean dikit dulu, biar mama bisa narik nafas bentar πŸ˜›

BELAJAR NGAJI

Yak, karena udah positif (dan udah bayar uang masuk sekolah juga πŸ˜› ) dan setelah berdiskusi dengan si abang suami, akhirnya kami memutuskan untuk memulaikan si K belajar mengaji.

Kenapa sekarang? Karena si K sekarang udah hafal dengan huruf-huruf hijaiyah, dan dia juga lagi seneng-senengnya bermain “mama mau huruf yang mana?” Misal aku bilang Alif, dia bakalan lari buat nunjuk huruf alif yang ada diposter dan kalau bener langsung minta peluk, suka deh! Karena sudah mengenal huruf ini ya sekalian kenapa gak diajarin Iqro’ kan yak. Lagian aku ingetnya juga pertama kali masuk TPA itu umur 3 tahunan juga, jadi sama lah.

Bermain Sepeda Roda 4

img_4352 img_4353

Sebenarnya ini gak baru juga seh ya si K maen sepeda, tapi kemaren kan roda tiga πŸ˜› Dan aku rasa roda 4 ini adalah loncatan juga buat K, karena sedikit demi sedikit akan aku lepas roda bantuannya biar dia bisa bermain roda 2 sendiri. Soalnya gile gitu lihat anak-anak di komplek kok ya kecil-kecil udah bisa roda dua, umuran 4tahunan gitu, mantap dah πŸ˜€

***

Selain itu si K juga mengalami beberapa perubahan besar seperti sekarang udah pinter mengucapkan kata maaf. Ini juga karena kesalahan emaknya seh yang beberapa bulan belakangan ini emosi sama si K sering gak stabil. Tiba-tiba bisa ngomelin si K sengomel-ngomelnya. Sampai kadang kena tegur abang karena omelan aku emang gak cocok dengan anak umur 2-3 tahun. Anaknya belum mengerti! Sampai sekarang aku emang mulai menahan omelan seh (apalagi kalau aku udah marah anaknya bisa nangis dan minta maaf sambil segukan yang berujung jadi akunya yang sedih 😦 dan tetiba kasihan sama anaknya yang terlihat masih sangat kecil sekali).

Sebabnya seh sebenarnya si K sekarang selain mudah minta maaf juga mudah naik emosinya. Kalau udah gak dibolehin sesuatu bisa marah dan marahnya kayak orang tua yang mukanya gimana gitu (kata bapaknya persis kayak emaknya kalau marah >.< ). Jadinya kalau udah gak dibolehin, anaknya marah, didiemin gak mau, emaknya jadi emosi, anaknya nangis mewek, emaknya kasian dan seterusnya begitu terus berulang.

Rasanya perlu banyak belajar dari yang udah ahli neh gimana untuk mengajarkan mengontrol kemarahan kepada anak. Soalnya walaupun jiwa sosial si K tinggi, kalau emosinya juga tinggi gitu takut juga pas sekolah nantinya kan yak. Ada yang bisa kasih saran?

***

Kayaknya segitu dulu deh yak cerita plus curhatan emaknya si K. Bye!

[Review Buku] The Revenge of Seven


Terakhir kali si Niee merevie buku I Am Number four series adalah tahun 2014 akhir. Wow! Udah dua tahun lebih gitu baru akunya tersadar dan merasakan bahwa harus meneruskan menulis buku satu ini karena sepertinya gak ada yang nulis selain aku jadi kata kunciΒ  I Am Number Four di google pasti jatohnya ke sini, hahaha. Kalau kalian mau baca buku sebelumnya bisa dilihat di link di bawah ini:

  1. Buku kedua : The Power of Six
  2. Buku ketiga : The Rise of Nine
  3. Buku keempat : The Fall of Five
  4. Buku kelima : The Revenge of Seven

Bahkan aku baru sadar kalau belum pernah nulis buku yang pertamanya, hahahaha. Ntar kapan-kapan kalau gak males aku tulis deh πŸ˜›

Jadi gimana dengan buku kelimanya ini Niee?

The Revenge Of Seven
The Revenge Of Seven

Bahkan saking lamanya udah aku baca bukunya aku sedikit lupa jalan ceritanya dan saat menulis ini harus kembali membaca dan mengingat-ngingat jalan ceritanya lagi >.<

JALAN CERITA

Setelah dihianati oleh nomor lima “laskar” garde yang sudah dibangun oleh John dengan susah payah harus berantakan lagi. Nomor delapanΒ  meninggal saat nomor lima mengirim mereka ke rawa jebakan di Florida yang membuat Nomor Sembilan, Enam dan Marina terjebak di dalam rawa tersebut dan tidak tahu jalan untuk keluar.

John, Sarah, Sam, Malcolm (ayah Sam) dan Adam seorang Mogadorian murni yang mengatakan dirinya ada di pihak garde bersembunyi dari satu tempat ke tempat lainnya. Sedangkan nomor sepuluh diambil oleh Setrakus Ra dan menyatakan dirinya adalah kakek dari garde tersebut.

Saat John tidak bersemangat lagi (apalagi dia selalu saja curiga terhadap Adam) tiba-tiba mereka mendapatkan sebuah situs berita The Walk Among Us tentang peristiwa Garde dan Mogadorian yang sangat terperinci sehingga perlu dirasa mereka perlu mengkonfirmasi hal itu sehingga Sarah ditunjuk untuk melaksanakan tugas tersebut yang makin membuat John merasa kehilangan dan kerinduan.

Sekarang mereka tidak bisa hanya berdiam diri saja, sudah saatnya melawan. Walaupun John masih tidak mempercayai Adam, tapi satu-satunya yang mempunyai ide untuk menyerang kompleks Mogadorian adalah Adam dan mereka tidak punya ide lain, akhirnya setelah Sarah pergi, John, Sam, Malcom dan Adam melaksanakan rencana mereka.

Dilain pihak Marina, Enam dan Sembilan berusaha mencari jasad nomor delapan yang diambil para Mogadorian hingga akhirnya mereka sampai kesebuah pesawat Mogadorian terbesar yang pernah mereka lihat dan benar saja, disikitar itu mereka melihat nomor delapan dan nomor lima!

Dapatkah mereka menyelesaikan misi mereka masing-masing. Dan dapatkah mereka berkumpul kembali untuk mengalahkan Setrakus Ra. Dan apa yang sebenarnya yang akan terjadi pada nomor sepuluh?

***

Lagi-lagi buku ini penuh dengan misteri. Selain misteri penulisnya yang gak jelas si Pittacus Lore itu (Aku sebenarnya penasaran btw, tapi kok gak jadi-jadi untuk menelusuri siapa penulis aslinya >.< ) jumlah buku yang akan diterbitkan juga gak jelas. Jadi aku kirain buku ini lagi-lagi buku terakhirnya dan ternyata aku salah! (Dan yak, saking kelamaannya aku vakum buat review buku ini ternyata buku terakhirnya udah keluar :P)

Alur dari ceritanya sama sekali gak dapat ditebak sehingga setiap baca halaman-demi-halamannya selalu aja membuat aku penasaran. Pemakaian sudut pandang yang bergantian antar tokohnya juga membuat kita gak bosan dengan jalan ceritanya. Kalau cuma sudut pandang satu orang kan biasanya kita penasaran ya apa yang dirasakan oleh orang lain yang bukan tokoh utama.

Yang pasti bagi yang suka novel bergendre fantasi boleh deh dijadikan satu series bacaan lagi πŸ™‚

So, kalian lagi baca buku apa? Kalau aku lagi mesen buku ke-6 dan ke-7 series ini, hahahaha. Telat banget yak!

Family Weekend – Menginap di Golden Tulip Pontianak


Seperti biasa, kalau udah bosen di rumah saatnya kita-kita nginep di hotel, huahahahaha. Gaya banget yak πŸ˜›

Baca : Liburan Akhir pekan Kibuw di Hotel

Bulan Nopember tahun lalu (iihh telat banget yak nulisnya πŸ˜› ) akhirnya kami kembali mencoba hotel baru lagi di Pontianak. Hotelnya termasuk baru seh, belum sampe lima tahun deh rasanya umur hotelnya. Penasaran aja sama kolam renangnya. Karena kita nginep di hotelkan emang pengen berenang yak. Sampai sekarang belum pernah ngajak si K berenang di kolam umum. Hiks, PR banget neh.

dscn2551

Kita dateng ke hotelnya udah malem kalau gak salah (ih kok jadi gak yakin sendiri yak) langsung masuk kamar soalnya udah cek in dari siangnya pas jam kerja. Soalnya kasian kalau belum cek in si K kelamaan nunggu di resepsionis.

Sampe di kamar, seperti yang sudah-sudah ritual si K adalah loncat-loncat di kasurnya. Jadilah biasanya buru-buru ngambil foto kamarnya dulu, kalau gak udah keburu diacak sama si K dan hasil fotonya udah jelek banget, hihihi. Setelah loncat-loncat kemudian diapun melihat disekeliling kamar. Tempat paling favorit si K kalau di hotel adalah deket brangkas dan dia suka mencet-mencetin tombol brangkasnya. Pernah gitu kejadian dianya ada nyimpen barang didalam brangkas dan eh kekunci gitu brangkasnya >.< Untung pas dicobain pake kode berapa gitu bisa kebuka, kalau gak kan udah hebohlah saya.

Setelah udah puas mengacak-acak kamar πŸ˜› kemudian diapun minta dibuatkan teh dengan dia sendiri yang harus nuangkan gula dan nyelupin tehnya sampai mengaduknya. Yang lucunya adalah kalau kita udah keduluan ngasih gulanya dia minta ulang dong! Ambil gelas dan gula baru >.<

Kalau udah melaksanakan ritualnya barulah kita bakalan tidur-tiduran sambil nonton tv. Dan kalau udah jam 8 anaknya pun dipaksa tidur. Btw si K ini kalau mau tidur selalu aja meregek dulu gak mau, aneh deh, padahal dulu pas masih nenen seneng-seneng aja tuh dia diajak tidur. Harus cari cara buat ngerayu dia tidur tanpa nangis deh.

Soal kamar kemaren pas nginep aku pilih kamar yang standar aja, soalnya cuma satu hari aja kan yak, dipakepun bener-bener cuma buat tidur doang. Datang sore pagi berenang siang udah pulang.

Kalau dilihat dari luas rasanya masih luasan pas nginep di Mercure seh yak padahal sama-sama bintang 4 dan sama-sama kamar standar. Kalau di Mercure ada dapet meja kursi sudut gitu, kalau disini gak dapet, dan kalaupun dapet kayaknya udah gak ada tempat buat nyimpennya deh.

Fasilitas yang di dapat seh sama yak, TV kabel ukuran 32 inci, dapet kopi teh dan perlengkapan toilet standar. Perbedaannya kalau disini gak ada dapet peralatan menjahit kayak di Mercure. Aku soalnya suka banget kalau dapet peralatan menjahit ini, aku kumpulin buat dibawa pas travel. Lumayan kan yak kalau ada baju yang robek bisa dijahit sementara πŸ˜€

***

Paginya seperti biasa si K bangun pasti pagi. Kalau gak jam set 6 ya jam 6. Rasanya seumur-umur si K paling telat bangun dia jam set 7 seh. Aku seh senenng ya anaknya bisa bangun pagi, paling gak ntar kalau masuk sekolah udah gak susah buat membiasakannya lagi.

Habis bangun tentu si K minta minum teh lagi! Heran deh padahal kalau dirumah aku gak pernah ngasih dia teh loh. Emang gak aku biasain seh minum pagi gitu, soalnya ribet aja kalau pagi harus minum teh atau kopi. Pagi-pagi ya anak-anak minum susu kalau mau :mrgreen:

Setelah itu kita langsung makan di cafetaria. Makanannya masih terasuk ok seh, tapi menurut aku variasinya kurang banyak. Namanya sarapan yak kalau aku singkirin dulu deh yang namanya makan nasi lengkap. Pengennya itu misalnya bubur pedas gitu, atau nasi goreng, mie tiaw yang dimasak hangat. Mau ngasih makan si K juga akhirnya bingung jadi ujung-ujungnya bubur putih doang sama ayam suir >.<

Udah kenyang semua lanjut berenang kita.

Aku suka kolam berenangnya kakaaakkk. Setelah dulu paling suka dengan kolam Mercure, akhirnya aku dapet kolam renang baru yang aku suka juga. Jadi ini kolam renangnya di dalam gedung, tapi dinding-dindingnya terbuka jadi tetep gak pengap tapi kalau hujan gak kebasahan.

Kolamnyapun gede dengan pemisahan antara kolam kecil untuk anak-anak dan kolam gede untuk orang dewasa. Tentu aja akunya berenang di kolam kecil dong yak, soalnya kan aku gak bisa berenang πŸ˜›

Gak ada fasilitas spesial apa-apa seh yang di dapat, palingan dapet handuk untuk ngeringin badan doang. Tapi karena kolamnya ok, aku langsung bilang si abang buat kapan-kapan balik lagi ke sini untuk berenang πŸ˜€

PR satu lagi aku soal berenang ini adalah aku tuh pengen banget ngeleskan si K buat berenang. Pas aku daftarin sekolah si K katanya ada seh dari sekolahnya buat ngajarin berenang bagi anak TK nya. Tapi karena K baru masuk playgroup jadinya belum bisa ikutan. Masih mikir seh mau dimasukkan sekarang atau nunggu pas TK aja, soalnya si K tahun 2017 ini akhirnya udah mulai kegiatan baru yaitu ngaji! Ih seneng deh rasanya anak udah masuk ke tahap yang lebih serius yak. Nah kalau baru masuk belajar ngaji dan bulan juli ntar masuk kindergarden takutnya anaknya kecapean. jadi perlu difikirkan lagi deh soal les renang ini.

Paling gak aku pengennya beliin si K pelampung tangan aja dulu, jadi gak pake lagi pelampung yang model bulat itu. Biar dia ngelatih bergerak dengan tangannya (ngaruh gak seh perbedaan pelampung ini untuk belajar berenang?)

Setelah hampir sejam kitapun udahan berenangnya. Lagi-lagi si K nangis dong pas diajak udahan. Neh anak emang hobinya nangis dulu baru ngomong πŸ˜›

Siang pulangnya kita singgah dulu ke Pizza Hut buat makan siang, jadi pas sampe di rumah tinggal bobo siang cantik aja, hahaha.

So, selamat menyambut weekend lagi semuanya. Mau jalan kemana weekend ini? πŸ™‚

[Review Drakor] Signal & Another Oh Hae Young


Waahh, udah lama banget yak si Niee gak nulis review Drama Korea di blog. Sebenarnya mau maju mundur mau nulis lagi gak setelah nontonnya udah lama tapi nulisnya entah kapan tahun. Tapi karena niat emang nulis reviewnya untuk diri sendiri kalau pengen nonton lagi bisa dapet feel yang sama gitu πŸ˜› jadilah diniatkan untuk nulis lagi.

Kenapa Signal dan Another Oh Hae Young? Karena ini drama ada di list paling atas drama yang udah aku tonton, hahahaha. Gak banget ya alasannya. Bahkan drama ini udah tayang bulan januari 2016 gitu loh! Udah setahun lewat baru mau ditulis reviewnya! >.<

Satu alasan lagi adalah karena kedua drama ini samaan tayangnya di TVN.Kayaknya tahun ini TVN banyak geluarin drama yang ok-ok deh yak. Ok tapi ngeselin πŸ˜›

SIGNAL

signal-ost-2016

JALAN CERITA

Park Hae Young adalah seorang polisi dengan masa lalunya yang sangat kelam. Sewaktu kecil orang tuanya berpisah, dia bersama ayahnya dan abangnya bersama dengan ibunya. Abangnya yang sangat pintar dan termasuk ke dalam murid yang berprestasi tiba-tiba dituduh melakukan pelecehan kepada seorang teman sekolahnya dan dimasukkan ke dalam penjara. Setelah keluar dari penjara Hae Younng menemukan abangnya meninggal di dalam rumahnya yang kemudian diberitakan bahwa abangnya bunuh diri karena merasa malu.

Beberapa tahun kemudian, pada tahun 2000 ketika dia sekolah dia melihat seorang temannya dibawah oleh seorang wanita. Keesokan harinya teman sekolahnya itu kemudian diberitakan hilang dan penculikannya mengarah kepada seorang mahasiswa. Saat Hae Young pergi ke kantor polisi untuk menceritakan apa yang dia lihat, tidak ada seorang polisipun yang menggubrisnya. Karena hal-hal itulah dia jadi membenci kelembagaan polisi.

Namun nasib berkata lain, karena satu-satunya lembaga yang bisa dia masuki dengan gratis adalah lembaga kepolisian, akhirnya Hae Young pun menjadi polisi.

Pada tahun 2016 ketika dia sedang berjalan dia menemukan Walkie Talkie yang berbunyi dari seorang polisi bernama Lee Jae Han yang menyebutkan dia tengah berada disebuah rumah sakit jiwa dan menemukan sesosok mayat yang digantung di dalam sebuah lubang. Hae Young dan bingung dan penasaran kemudian datang ke rumah sakit jiwa itu dan menemukan mayat yang ternyata adalah tertuduh penculikan teman SDnya pada tahun 2000 yang lalu. Karena penemuan itulah akhirnya kasus itupun dapat terungkap kembali dengan menangkap tersangka yang sebenarnya.

Semenjak itu Hae Youngpun kemudian terus menerus berkomunikasi pada Lee Jae Han dari tahun 1989 melalui walkie talkie itu untuk menuntaskan kasus-kasus lama yang mengambang.

Karena ketertarikannya kepada kasus tersebut, akhirnya kepala kepolisiannya membentuk tim khusus dimana salah satu anggotanya adalah Cha Soo Hyun di mana adalah junior Lee Jae Han yang sudah hampir 10 tahun mencari jasad senior yang disukainya tersebut.

Dapatkah akhirnya Cha Soo Hyun menemukan jasad Lee Jae Han? Dan apa yang akan dilakukan Cha ketika dia mengetahui bahwa Hae Young selama ini berkomunikasi dengan Jae Han melalui Walkie Talkie?

cast signal
cast signal: tiga pemeran utaanya aku belum pernah ingat nonton mereka di drama sebelumnya seh.

Satu lagi gendre baru yang ditampilkan oleh drama korea. Kalau drama meye-meye udah biasa, drama time traveling udah banyak, nah ini entah apa lagi jenisnya. Yang pasti berhubungan dengan waktu!

Dengan bisa berkomunikasinya orang sekarang dengan orang pada jaman dahulu kala membuat perubahan sejarah, dan perubahan sejarah tentu juga akan merubah keadaan dimasa depan, bahkan seseorang yang dulunya tidak pernah dilahirkan bisa menjadi ada dan eksis dengan adanya perubahan sejarah tersebut. Nah loh! Bingung gak tuh? πŸ˜›

Tapi walaupun dramanya loncat-loncat dari masa kini ke masa lalu tapi dikemas dengan apik sehingga gak membingungkan kita saat menontonnya. Malahan karena temanya unik setiap episodenya selalu aja ada yang membuat kita berfikir dan terkejut dengan adegan-adegannya. Bisa satu kejadia Polisi Cha meninggal tapi karena mengubah masa lalu bisa gak jadi meninggal gitu loh! Dan semua itu hanya satu orang yang menyadarinya, yaitu orang yang memegang Walkie Talkienya. Jadi orang lain ya seperti biasa aja gak ngeh dengan dunia yang udah jungkir balik berubah sana sini karena satu orang yang berkomunikasi dengan masa lalu!

Ending dramanya juga sangat gak terduga sama sekali. salut deh. Suka banget aku dengan drama dengan tema-teman seperti ini (walaupun lebih suka dengan tema remeh remeh beruri air mata seh πŸ˜› ). Bravo deh buat penulis dan TVN πŸ˜€

Oia satu info lagi dari artikel yang aku baca Signal ini jadi drama terbaik di korea tahun 2016 loh (tapi lupa versi apa, huahahaha) makin direkomendasikan deh yak buat ditonton πŸ˜€

Another Oh Hae Young

Aku juga lupa kenapa bisa memutuskan untuk menonton drama ini, karena kalau dilihat dari plotnya ini drama biasa aja seh (tapi tetep aja nontonnya sampe habis :P) Aku rasa seh karena tahun 2016 ini aku mulai intens masuk ke beberapa group yang sering membahas drama korea terbaru. Nah kalau gak salah inget drama ini lumayan banyak yang bahas, baik yang memuji maupun memaki, huahahaha. Akukan jadi penasaran πŸ˜›

another-oh-hae-young-poster

JALAN CERITA

Oh Hae Young pada H-1 pernikahannya memutuskan untuk membatalkan pernikahannya dan mengabari itu kepada kesemua teman dan keluarganya. Dengan keputusan itu, banyak orang kemudian mencibir dan memandang rendah dirinya, mulai dari keluarga, tetangga, hingga teman dan bos di kantornya. Walaupun sebenarnya dia bukanlah orang yang memutuskan pernikahannya tersebut tetapi calon suaminya yang mengatakan dia sudah tidak suka padanya terutama cara makannya.

Dilain pihak adaΒ  Park Do Kyung, seorang sound man yang juga memiliki masa lalu yang kelam dimana ia juga ditinggal oleh calon istrinya pada hari H. Lebih tragis lagi lah ya daripada Hae Young πŸ˜›

Cast Another Oh Hae Young
Cast Another Oh Hae Young : samaan dengan signal, gak inget pernah nonton drama yang castnya mereka berdua. Tapi perasaan kok ya aku seringnya nonton yang pemainnya baru yak, hihihi.

Usut-punya-usut ternyata penyebab kegagalan pernikahan Oh Hae Young adalah karena Do Kyung. Dia salah mengenali Oh Hae Young dengan mantan pacarnya yang bernama sama. Karena merasa benci mantan pacaranya itu akan menikah, dia bersama dengan temannya Lee Jin Sang pun membuat cowok tersebut bangkrut hingga masuk ke dalam penjara. Karena itulah tunangan Hae Young membatalkan pernikahannya pada H-1 karena keesokan harinya dia akan masuk ke dalam penjara. Pas saat hari mereka merencanakan pernikahan.

Namun nasib berkata lain, Oh Hae Young bertemu dengan Do Kyung dan malah tinggal di rumah yang sama (berdampingan gitu beda pintu) yang membuat mereka instens berhubungan dan lama-kelamaan Hae Youngpun mulai menyukai Do Kyung.

Pada dasarnya Do Kyung juga suka seh sama Hae Young, tapi dia merasa tidak enak karena dia adalah penyebab rusaknya pernikahan Hae Young dan dia tidak berani menceritakan hal itu.

***

Hmm, apa yak. Sebenarnya cerita drama ini ringan. Permasalahannya gak terlalu menjelimet. Walaupun ada cerita tentang orang tua tapi gak terlalu berpengaruh buat mereka karena emang udah dewasa semua. Apalagi sifat Oh Hae Young yang kayak murah banget gitu jadi cewek πŸ˜› rasanya pas nonton gimana gitu.

Tapi-Tapi aku sukaaa dramanya kakak. Selesai nontonnya kayak ada rasa bahagia gitu, apalagi endingnya manis banget. Beda jauh dengan drama Scarlet misalnya gitu yang ceritanya ditunggu-tunggu tapi endingnya bikin ngeselin dah sampe sekarang suka bikin muka mengkerut (iyaaa, nonton korea sampe segitunya diriku πŸ˜› )

Jadi-jadi-jadi, kalau mau nonton drama korea yang buat seru-seruan aja, boleh deh yak nonton Another Oh Hae Young.

Temen-temen sekarang lagi nonton drama apa? Kalau aku baru selesai nonton goblin dan lagi on goin Hwarang sama baru mulai nonton Saimdang! Kayaknya nonton drama korea gak ada jedanya yak! Hihihi