Pilgub.. Milih Gak?


Udah beberapa hari ini baik TV, radio maupun media sosial selalu aja menyiarkan tentang pemilihan gubernur. Di kantor juga pada sibuk menanyakan (atau berdiskusi malahan) sebaiknya pilih pasangan yang mana, tentunya kami memikirkan pasangan yang bisa mempermudah birokrasi dong yak 😛

Karena aku (atau kami) gak boleh ngikutin yang namanya politik dan memenangkan salah satu pasangan, bahkan gak boleh ikut mendengarkan apa isi kampanye yang menjadi visi misi calon gubernur itu sehingga aku buta arah dengan sang calon gubernur ini, jadilah aku memberi waktu khusus untuk menonton debat Cagub di Metro TV (sampe gak jadi nonton resident evil loh ini, buat ditunda hari berikutnya! *penting* 😆 ) hanya untuk melihat dan menentukan pilihan.

Tapi setelah menonton debat gubernur aku rada kecewa seh. Pembahasannya terlalu ‘ringan’ dan jawaban-jawabannya kurang mendalam. Malahan terdengar sangat birokrasi yang aku fikir yang ngeh pasti cuma orang pemerintahan atau swasta yang sering bersinggungan dengan pemerintah. Kalau rakyat awam seperti ibu aku yang guru SD ya bilangnya GAK NGERTI!

Sampai kemaren pun aku masih bingung mo pilih gubernur siapa. Bos besar aku, pas apel pagi H-1 sebelum penyoblosan menyarankan agar kami gak ada yang golput. Tapi bukannya golput itu juga pilihan yak? Pilihan yang gak bisa menentukan pilihan seperti aku ini *eh 😛

Dia juga sedikit menyinggung tentang keanehan kami yang gak boleh berpolitik tapi WAJIB milih. Kalau aku seh jujur sangat suka dengan kebijakan ini. Ya, paling gak kami gak perlu cari muka sama calon ini lah, calon itu lah untuk mempertahankan suatu posisi. Dan yang pasti kalau mereka kepilih gak ada hubungannya dengan kami. Wong mulut dan hati siapa yang tahu seh, bilangnya nyoblos nomor 12 tapi kenyataannya nomor 15 kan gak ada yang bisa mastiin juga 😉

Pagi ini aku berdiskusi lagi dengan ibu. Menanyakan ibu pilih apa, apa aku perlu tidak memilih, lagian kalau tingkat I seperti ini gak ngaruh kok dengan aku, terkecuali tingkat II seh aku HARUS milih *eh :mrgreen:

Maka, pada detik-detik terakhir apakah pilihan aku?

Bukti aku ikut memilih 😉

Ya, aku hanya berharap mudah-mudahan siapapun gubernur yang akan terpilih nantinya bisa memajukan daerah dan berbagi pemikirannya dengan para bupati/walikota untuk kemajuan daerah ini 🙂

nb: aku gak milih foke atau jokowi tentunya, karena masak orang kalimantan milih gubernur DKI 😛 Jadi, kalimantan barat juga mengadakan pemilihan gubernur pada tanggal 20 Septermber 2012 ini, tapi karena berbarengan dengan pemilihan gubernur Jakarta jadi LAGI-LAGI berita apapun dari kalimantan tetep redup deh 😛