Langka, buat kreatif..


Yak, beberapa hari ini aku dengan satu kondisi. Kondisi yang menguasai harkat dan martabat hidup orang banyak. Apakah itu niee?

Pontianak sedang mengalami krisis!!

Wow! keren banget kan kelihatannya kalimat di atas. Krisis apa niee? Apakah sejenis krisis yang terjadi di Mesir yang ingin menurunkan pemimpinnya? Oh, bukan, tentu bukan. Bahkan walaupun di Jakarta demo besar-besaran untuk minta Nurdin Halid turun (yeah, aku lebih ingin neh orang turun dari pada harga cabe naek *eh*). Pontianak tidak akan rame ikut2an demo. Bisa dilihat dari tahun ’98 dulu. Kakak sepupu aku yang mahasiswa toh santai2 aja masih kuliah :mrgreen:

Jadi krisis apa dong? Yak! Pontianak sedang terjadi krisis BBM. Dari hari sabtu kemaren sampai hari ini BBM di Pontianak amat langka. Antrian di SPBU amit2 panjangnya (dan tidak ngantri pula *beh*). Kalau tidak mau ngantri bisa juga beli di kios, tapi harganya itu loh, bisa sampai 7ribu perak 😦

(gambar diambil dari Pontianak Post Online)

Kenapa ini penting untuk dibahas di blog berkelas ini? Oh, tentunya kalian yang sudah tahu bahwa aku yang ingin mentasbihkan diri menjadi anak gaol senantero kota Pontianak sangat tergantung dengan motor bututku untuk berpergian kemana-mana. Gimana nasib mall2 di kota ini kalau aku gak kunjungi sehari saja? Pasti mereka sangat merindukan aku sebagai pelanggan tetap 😳

Tapi situasi terlah terjadi, aku toh juga gak mau ikut2an antri panjang yang bahkan tidak bisa lagi disebut mengantri itu. Jadilah aku membuat beberapa kiat khusus pribadi agar tidak terjebak kedalam kekisruhan krisis ini.

1. Diam di rumah

Ini tips paling hemat dan efektif jika terjadi krisis apapun di dunia ini. Kalau kita diam aja di rumah otomatis kan gak kemana-mana tuh (yaelah lah niee). Kalau gak kemana-mana berarti gak perlu bensin. Gak perlu gantri *yeah saya cerdas*.

Di dalam rumah ya nonton tv aja. Atau kalau gak online dan ngeblog (seperti sekarang πŸ˜› ). Kalau rajin bisa sekalian bersih2 rumah yang pastinya udah jarang dilakukan oleh anak2 gaol di kota2 besar (baca: aku!!). Etapi karena BBM gak ada PLN juga kekurangan pasokan solar yang berimbas ke pemadaman listrik bergilir *matigaya*

2. Nebeng

Manfaatkan teman, keluarga, tetangga, bahkan kalau perlu orang2 di jalan. SMS mereka dan tanyain ‘Woy hari ini mau kemana?’ kali aja satu arah dengan tujuan kita. Jadikan bensin kita bisa dihemat untuk sesuatu yang urgent πŸ˜€

3. Gunakan Transportasi murah dan gak menggunakan BBM, SAMPAN!!

Dulu, duluuuuuuuu sekali, waktu aku masih kecil, kira2 SD gitu lah (jadi berasa saya tua banget, haha), Pontianak masih merupakan kota yang perekonomian dan perhubungannya masih sangat tergantung dengan transportasi air. Ingat dulu kalau nenek mau ngajak belanja pasti perginya pakai sampan. Seru banget, mengarungi sungai kapuas sambil ikut2an ngayuh sampanya (padahal mah gak ngaruh).

So, mungkin gak ada salahnya balik ke tradisional πŸ˜† Etapi sekarang jalur airnya udah gak ada. Udah banyak diganti dengan jalan2 beton dan aspal yang akhirnya menjadi banjir kalau hujannya terlalu lebat *gagal*

4. Jalan kaki

Ok, ini pilihan terakhir. Tapi perlu diingatkan bahwa Pontianak adalah kota yang dilalui garis Khatulistiwa yang panasnya naudzubillah. Kita perlu perlengkapan khusus untuk mengarunginya seperti jaket tebal, sarung tangan, slayer untuk nutup muka dan sepatu beserta kaos kaki. Mungkin kira2 gambarnya seperti ini.

(gambar di ambil di sini)

Ya, ini bisa jadi pemikiran juga dengan program pemerintah yang akan melarang penggunaan bensin untuk pengguna mobil. Udah kebayang pas dimulai pelaksanaannya krisis BBM seperti ini pasti akan terjadi. Aku sendiri sangat tidak setuju dengan pelarangan penggunaan bensin untuk mobil. Gimana nasib jaguar gue di garasi itu? (ok ini tentunya bohong).

Mobil aku di rumah cuma satu. Mobil kijang kapsul SX merah keluaran tahun 1995. Dipakainya juga jarang, cuma kalau mau keluar kota atau ada acara keluarga seperti kawinan. Biasanya sekali isi full bisa sampai 180ribu perak. Gimana kalau harus isi pertamax? Bisa2 sekali isi 300an ribu x(

Ah, mudah2an aja gak jadi. Bisa2 dijual deh tuh mobil saking mahalnya cuma buat isi bahan bakar 😦

Advertisements

60 thoughts on “Langka, buat kreatif..”

    1. kalau jalan kakinya siang pas panas2nya mah gak sehat juga, hahaha…

      itu krisisnya karena kapalnya gak bisa masuk karena ada kapal yang karam di jalur masuk kapal ke Pontianak..

    1. itu pingin dari dulu mbak..
      tapi perjalanan aku untuk ke tempat2 lumayan jauh,
      rata2 20km gitu..
      perlu dilatih dulu sepertinya πŸ™‚

  1. ooh ada pengaruhnya jg ya kalo di khatulistiwa,,jadi panas udaranya gt. tapi kok gambarnya jadi mirip ironman..apa itu malah tdk sumuk..alias panas di dalam??haha…dan pasti malah banyak ngabisin bensin tuh buat terbangnya :p

    1. iya, di Pontianak panas banget. Apalagi bulan maret dan september, saat matahari tepat di garis khatulistiwa, ampun2 deh panasnya..

      rasanya di dalam bajunya ada pendinginnya deh, πŸ˜›

  2. Kayaknya gak cuma di Pontianak aja krisisnya. Tapi di seluruh Indonesia juga. Apalagi awal Maret nanti. Udah BBM langka, ditambah subsidinya di hilangin (ini kata penghalusan, utk menutupi kalimat aslinya, yaitu BBM di naikin harganya). Huh kacau dah >,<

  3. Haha…. Dulu saya juga pernah ngalamin masa-masa sulit BBM kayak gitu. Untuk mengatasinya, saya punya siasat khusus, yakni dtang ke SPBU selepas tengah malam… Memang masih antre, tapi ga terlalu panjang. Paling2 tinggal nunggu beberapa menit aja, hehehe…. πŸ™‚

    1. gak ngerti juga mas klo siapa yang salah dalam hal ini 😦

      ow, makasih ya linknya dipajang. Sebenarnya temans itu untuk keperluan pribadi seh, biar gak repot pas mau blogwalking πŸ˜€

  4. iya nih krisis lagi dimana-mana. apalagi bahan bakar juga makin hari kan makin berkurang persediaannya. yah semoga aja cepat berakhir karena itu berimbas banget bagi operasional kehidupan masing-masing personal πŸ™‚

  5. Salam persohiblogan
    Maaf baru posting dan blogwalking lagi nih

    Wah, kayaknya kita harus mulai berpikir untuk bisa terbang nih. Agar bisa nyampe pada tujuan tapi tidak perlu beli BBM πŸ™‚

    Keren blognya

  6. Negara sekaya Indonesia Bisa krisis BBM ya, apaan sich kerjaan pejabat2 diatas..!!!

    hahahah, coba pinjem pintu kemana aja milik doreamon, gak usah pusing2 lagi mikirin BBM.

Balas Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s