Mitos para tetua..


Nah, sebenarnya judul postingan ini udah ada beberapa jam sebelum aku menulis dan mempublishnya. Ini karena otakku yang meloncat2kan banyak ide tulisan saat mepet seperti sekarang ini di mana saat siang hari dan aku banyak janji dengan orang-orang dunia nyata.

Jam 1.25pm wib dan aku belum mandi siap-siap untuk bertemu dengan teman-teman aku yang mau janjian menonton Shaolin. Tapi karena aku nggak mau ide ini hilang jadilah nulis sedikit dulu. Karena yang biasa baca tulisan aku tentunya tahu kekurangan aku yang mempunyai masalah dengan ingatan yang pendek πŸ˜†

Jadi apa yang kalian fikirkan kalau mendengar kata mitos? Atau kalian percaya atau gak sama hal yang berbau mitos ini?

Aku sendiri sebenarnya memilah-milah sendiri dulu mitosnya. Kalau masuk akal *lah emang mitos ada yang masuk akal?* ya aku percaya-percaya aja deh *daripadadigebukin* :lol:. Tapi kalau mitosnya udah sangat2 aneh, dan mengganggu kepentingan publik bahkan mengancam keamanan negara *lebay* apa masih mau dipercaya? hmm..

Ada beberapa mitos yang aku gak percaya (dan sampai kapanpun aku gak mau percaya). Karena bentar lagi ada valentine jadi mitos yang aku gak percaya ini akan berhubungan dengan pasangan 😳

1. Jangan memberi pakaian ke pacar

Lah, ini apa hubungannya coba! Kalian mungkin juga pernah mendengar mitos seperti ini. Jadi kalau kita kasih sesuatu yang berbahan kain gitu ke pacar, maka kita akan cepat putus dengan sidia. Ini bener-bener gak masuk akal aku sama sekali. Bukankah memberi pakaian itu tanda kasih sayang?

Kasian kan kalau pacar kita itu gak punya pakaian? Terus kalau udah dia gak punya pakaian ntar kitanya sendiri yang susah ngajak2 dia jalan. Ntar disangkain bawa2 kuli lagi kalau jalan gak pakai pakaian. Mending juga kalau dia cuma gak punya pakaian bagian atas. Kalau dia gak punya pakaian bagian bawah gimana? Hah! Gimana kita mau jelasin kedunia kalau kita gak mau beliin pacar kita pakaian dengan alasan mitos dan takut putus!!!

2. Jangan merayakan pesta perkawinan di rumah sebelum anak gadis sendiri nikah

Merayakan pesta seseorang itu ibadah. Apalagi kalau pesta itu adalah pesta perkawinan yang akan dikenang seumur hidup. Tentu ini termasuk ibadah yang sangat besar. Pahalanya juga besar. Dan tentunya akan ada banyak makanan hari itu. Belum lagi tamu-tamu yang membawakan amplop2. Melihat amplop sendiri ada cara khususnya. Harus ditempat terang agar bisa melihat dengan jelas berapa isi amplop tersebut dan berapa lembar uang di dalamnya (lah kok jadi ngomongin amplop!) *okfokus*.

Nah, dengan banyaknya amal ibadah yang telah kita lakukan dengan merayakan pesta pernikahan seseorang, kenapa pula jadi anak gadis sendiri tidak akan menikah? Bukankah makin banyak ibadah makin banyak yang mendoakan kita. Lagipula rezeki, jodoh dan mau itu udah ditakdirkan dari dalam kandungan. Masak gara2 satu acara tiba2 Tuhan merubah jodoh kita.

Hey kamu! Gak akan kamu aku temukan dengan jodohmu karena orang tuamu merayakan pesta perkawinan di rumah. GLEK!!

3. Gak boleh ada tahi lalat ditempat tertentu bagian tubuh, kalau ada pacarmu akan selalu meninggal

Nah, ini lebih aneh lagi. Ada apa pula hubungan dengan tahi lalat dengan jodoh? (BTW sampai sekarang aku masih bingung kenapa titik hitam di tubuh kita itu disebut tahi lalat. Emang beneran gitu lalat pup di tubuh kita? euh!). Ada beberapa orang yang sampai menghapus tahi lalatnya karena takut pacarnya kelak akan mati dan terus mati sampai dia tidak bisa menikah. HAH!!

***

Sebenarnya ada beberapa mitos juga yang aku lakukan walaupun kurang percaya. Tapi entah kenapa mitos2 itu beneran ‘bekerja’ pada aku. Seperti:

  • jika sedang masak dan mata kemasukan cabe tinggal matanya diusap di lutut.
  • Kalau ketulangan tahan napas dan baca astafirullah 3x.

Beneran deh, itu bekerja buat aku. Selalu sembuh kalau melakukan itu :). Kalau kalian ada yang percaya atau gak dengan mitos?

Advertisements

4 thoughts on “Mitos para tetua..”

  1. Jujur, saya belom pernah denger ketiga mitos yang ada di atas. Baru kali ini! πŸ™‚

    Ketulangan itu…. apa ya? Makusdnya nelen tulang ikan gitu, pas makan, ato tulangnya nyangkut di gigi?

    Ehem, kalo valentine sih mending jangan dirayain deh… Anggap aja sama seperti hari biasa. Kalo mau ngasih cokelat ato bunga, ngasih aja sekarang, gak usah nunggu tgl 14. πŸ˜†

    Pepatah tua yang bekerja buat saya ada satu. Kalo cegukan, minum air sambil tutup hidung. Eh beneran, baru minum tiga tegukan, langsung hilang. πŸ˜›

    1. wah, kalau aku sering denger2 mitos,,

      iyah, maksudnya tulang yang nyangkut ke tenggorokan kita :mrgreen: aku nyebutnya ketulangan.

      wah, baru tahu tuh obat kegukan. Ntar aku praktekin ah, coz lumayan sering juga aku cegukan πŸ˜†

Balas Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s