Uncategorized

Sebuah Perjalanan Petualangan


Ok, ini postingan pertama aku setelah kalut dengan blog aku yang kacau beberapa hari yang lalu. Dan ternyata postingan yang selama 7 hari itu tetap gak bisa selamat *nangisdipojokan*. Tapi ya papa deh, pelajaran juga buat aku sendiri agar jangan sampai sok teu lagi ngapus-ngapus data yang ada di cPanel 😳

Kali ini aku mau ceritain lagi film yang barusan aja kemaren malam aku tonton *lagilagifilmyak* hehehe, aku emang suka banget nonton film :mrgreen:

Beberapa minggu yang lalu aku iseng ke tempat beli DVD. Gak sengaja lihat film seperti perjalanan. Difikir-fikir rasanya pernah ada yang recomendasikan film ini ke aku yang katanya bagus (tapi sampai sekarang juga aku gak inget siapa yang recomendasikan πŸ˜† ).

Seperti biasa, aku gak langsung nonton filmnya, udah 2 minggu diperem tuh film baru akhirnya kemaren aku berminat untuk nontonnya, eh ternyata bagus juga *yaelah film pilhan aku gitu 😳 *.

Film ini ternyata adalah sebuah film yang base true story yang disutradarai oleh Danny Boyle (yang kemaren sutradarai Slumdog). Kalau kalian pernah menonton film sejenis Into The Wild dan kalian menyukai film tersebut maka film ini wajib bagi kalian untuk menontonnya. Yak! Judul film ini adalah 127 HOURS.

Jadi ceritanya ini berfokus pada satu orang yang senang melakukan perjalanan ke tempat-tempat petualangan bernama Aron Ralston (James Franco). Kali ini Aron melakukan perjalanan ke Grand Canyon. Diawal cerita tampak perjalanan ini sangat menyenangkan (sampai-sampai aku pingin melakukan perjalanan ini juga :mrgreen: ). Apalagi saat adegan dia bertemu dengan 2 orang petualang cewek yang sedang tersesat. Diapun membantu kedua perempuan itu sampai ketujuannya dan memberikan cara-cara yang menyenangkan untuk menikmati tempat itu (sampai di sana kita akan berfikir bahwa dia memang seorang pendaki profesional).

Pemandangan yang disajikan oleh film ini sangat luar biasa. Bagaimana mereka menunjukkan tempat-tempat di celah dan retakan bumi yang sangat indah. Hingga akhirnya satu masalah terjadi. Saat dia ingin menuruni satu retakan dia terjatuh dan tanpa sengaja sebuah batu kapur menjepit tangan kanannya yang membuat dia terjebak dalam retakan itu sendirian.

Filmpun mulai focus kearah inti ceritanya di mana dia yang berusaha melepaskan tangannya dari jepitan batu tersebut. Dan yups, 127 jam itu waktu yang dibutuhkan dia. Apakah Aron selamat atau tidak tentu gak asyik dong kalau aku sebutkan di sini, tonton aja dan kalian akan sangat penasaran dan tegang sepanjang 127jam tersebut *untung deh filmnya gak 127 juga :P*

***

Beralih topik kepada perjalanan petualangan. Sebenarnya aku pingin melakukan hal-hal seperti ini. Rasanya menghindar beberapa hari sendiri mengunjungi tempat-tempat baru sangatlah menyenangkan. Tapi tentunya dengan kondisi aku yang lemah rentan seperti ini *uhuk* tentunya itu sangat tidak bisa dilaksanakan.

OK, petualangan memang tidak bisa, tapi sebuah perjalanan ke kota-kota antar Negara sepertinya sangat menyenangkan. Acara-acara sejenis Oprah pernah melakukan hal itu di mana mereka berjalan dari Amerika Timur (New York) hingga Amerika Barat (California), atau dari Amerika Utara (Alaska) hingga ke Meksico. Ini membuat aku benar-benar mupeng 😦

Di Indonesia bagian mana yang bisa melakukan perjalanan seperti itu? Di Jawa? Jalan dari Jakarta sampai Surabaya? *hmmmβ€ž sepertinya biasa aja deh* Aku sendiri pernah melakukan perjalanan dari Surabaya ke Bandung (naek kereta api πŸ˜† ).

Setelah bertahun-tahun aku berfikir *halah* dan tempat yang paling baik di Indonesia untuk melakukan perjalan ini adalah di sini. Yah, dari kotaku ini PONTIANAK! Kenapa Pontianak?

Karena Pontianak ada di Kalimantan, dimana ada 3 negara di Pulau ini. Dan kalian gak akan pernah membayangkan pengalaman seru yang bisa dilakukan jika melakukan perjalanan dari Pontianak – Kuching – Brunei – Kinabalu – dan akhirnya sampai tembus ke Samarida dan Balikpapan.

Nah, lihat deh garis biru di atas. Sepertinya mengasyikkan yak? *mupeng*

Tentu ini perjalanan yang bukan mustahil karena semua aksesnya ada (maksudnya ada jalannya). Yak, emang akses dari Pontianak ke Malaysia dan Brunei lebih mudah daripada kalau kami mau ke Kalimantan lainnya. Dan dari Kinabalu sendiri ada akses ke Kalimantan Timur.

Aku sendiri sudah pernah melakukan perjalanan dari Pontianak – Sambas (perbatasan) – Kuching – Tebedu – Entikong (perbatasan) saat ada acara sumpah pemuda tahun 2009 lalu.

Pingin deh suatu saat bisa melakukan perjalanan seperti peta di atas *amien*. Ada yang mau ikut? Atau ada yang tertarik buat ikutan? *lah sama deh* Hehehe…

Yang pasti mimpi itu harus dicapaikan? I hope my dream come true πŸ™‚

Advertisements

6 thoughts on “Sebuah Perjalanan Petualangan”

  1. Kunjungan balik nij mba πŸ™‚

    wah saya juga suka film petualangan karena memang saya suka juga berpetualang :),

    mupeng bener ni liat foto2nya mba Irni, boleh ni bentar lg keliling dunia, saya ikuuuuuuuttttttttttttt dunnnnnnnnnnkkkkkkkkkkzzzzzzzz πŸ™‚

    salam persahabatan

  2. siap2 ke toko kaset buat berburu πŸ˜€ berburu film kesukaan pastinya… into the wil udah bisa menginspirasi hidup saya… apa film 127 hours bisa menginspirasi juga… πŸ˜€ jadi ga sabar pengen nonton tu film… o iya mba, apa masih ada lagi film2 yg genrenya sama seperti ini? share yah mba πŸ™‚ di tunggu

Balas Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s