"Jenis Kelamin" Blog


Beberapa bulan yang lalu saya mulai memfollow seseorang di twitter dengan username @masova. Dari namanya aku sudah memprediksi bahwa si empunya akun ini pastilah seorang cowok. Ini juga bisa dilihat dari gaya dia menulis atau update di situs jejaring sosial tersebut.

Belakangan, setelah lama aku memfollownya ternyata dia sering menuturkan satu hal yang aku merasa sangat aneh, bahwa banyak diantara followersnya yang lain ternyata mengira seorang masova yang bernama asli Mustova ini adalah cewek. Akupun jadi berfikir, apa yang dilihat oleh orang-orang itu sampai-sampai menganggapnya sebagai seorang cewek?

Ternyata hal ini tidak hanya terjadi oleh @masova seorang di twitter. Ada lagi @revolutia, dia juga bernasib sama yang dikira berjenis kelamin perempuan.

Aku sendiri jarang salah kira terhadap jenis kelamin twitter atau blog yang aku ikuti. Kalaupun bingung biasanya aku melihat dulu timeline atau jika blog aku lihat dulu tulisan-tulisan mereka. Kalaupun toh akhirnya belum bisa menentukan juga, aku gak asal nyebut mereka mas/mbak. Ya kan untuk menyapa seseorang juga gak penting sebuah sebutan, dari pada salah? πŸ˜†

Seperti yang aku sering ungkapkan di blog ini bahwa blog ini bukanlah blog pertama aku. Dulu aku mempunyai blog di blogspot yang isinya 80% curcolan gak jelas. Merasa isinya yang membosankan dan untuk mengubah image sebuah blog itu susah (yaelah 😳 ) akhirnya pada bulan September 2010 akupun membuat blog ini.

Awalnya blog ini memang kurang memiliki pengunjung. Jangankan punya pengunjung seperti blognya si @poconggg yang satu hari aja bisa sampe ribuan viewers, ada pengunjung 1 aja aku sudah senangnya banget-banget :mrgreen: Namun dengan berjalannya waktu dan isinya yang sering aku update Alhamdulillah sampe sekarang dibulan keempatnya blog ini rata-rata diview 20an viewers perharinya.

Dengan statistik yang terus meningkat beberapa komen juga akhirnya masuk juga di blog ini. Ya namanya juga blogger, pasti senang kalau ada yang memberi komen (tidak hanya dibaca πŸ˜› ). Masukkan beberapa komenpun akhirnya membuat aku sadar bahwa banyak diantara pembaca blog aku banyak yang menyangka aku ini cowok πŸ™„ ini bisa dilihat dari komen-komen mereka yang memanggil aku MAS.

Sebenarnya seh aku gak terlalu perduli dengan panggilan yang ditujukan kepada aku, tapi ya heran aja. Sebenarnya dari sisi mana seh orang-orang ini mengira aku ini seorang cowok? Padahal kan blog aku feminim banget ❓

Ada beberapa hal yang bisa dilihat dari blog ini yang menandakan bahwa si empunya seorang cewek:

  1. Icon blog ini bergambarkan seorang ‘lady‘.
  2. Icon YM aku juga bergambar seorang Ratu.
  3. Blog ini mempunyai kategori tulisan fashions yang isinya postingan-postingan foto closeup aku.
  4. Dan yang terakhir kalau kalian rajin membuka halaman about kalian akan mengetahui dengan jelas keterangan jenis kelamin si empunya blog ini πŸ˜€

Ya, sekali lagi bukannya aku risih atau gak senang seh kalau aku dipanggil mas. Tapi sampai sekarang juga berasa heran aja dengan orang-orang yang salah menilai jenis kelamin seorang berdasarkan tulisannya. Memangnya apa seh yang kalian lihat dari blog/tulisan aku sampai mengira aku seorang laki-laki? #penasaran

sumber gambar: http://www.stencilease.com

Gulliver's Travel


Kemaren pas nonton Tron 3D tumben-tumbenan aku masuk ke bioskop rada awalan, biasanya kalau gak pas-pas-an ya telat beberapa menit πŸ˜† (Thanks M.Tix). Jadi, sebelum film Tron dimulai seperti biasa akan ditayangkan beberapa Trailer film-film yang berjenis sama (sama-sama 3D). Saat itulah aku pertama kalinya melihat Trailer film Gulliver’s Travel.

Sama sekali gak tahu apa-apa tentang film ini, yang aku tahu (dari trailernya) film ini menceritakan tentang seseorang yang terdampar disebuah negeri yang orang-orangnya berukuran kecil sehingga dia dianggap raksasa. Cerita lainnya? aku gak tahu sama sekali, bahkan aku tidak tahu bahwa ternyata film ini adalah adaptasi dari comic yang berjudul sama.

Sebelum masuk bioskop aku dan temanku Vio juga rada menebak-nebak film ini akan bercerita tentang apa. Apa itu Gulliver (sejenis makanan ringankah? :mrgreen: ). Praktis, 2 orang yang menyukai menonton film ini hanya bermodalkan trailer yang sangat tidak jelas untuk menonton suatu film.

Sedikit jalan ceritanya:

Lemuel Gulliver adalah orang biasa yang hidup di kota besar Manhattan. Dia bekerja disebuah perusahaan besar sebagai pengantar surat selama sepuluh tahun. Walaupun sudah bekerja selama itu, dia sama sekali tidak pernah mendapatkan promosi jabatan karena sifatnya yang tidak pedean dan selalu menutupi diri dari orang-orang sekitar.

Suatu hari datang seseorang yang mendaftar untuk menjadi pengantar surat lainnya. Melihat tingkah Gulliver, dia mengetahui bahwa teman kerjanya itu menyukai seorang karyawan bernama Darcy Silverman, namun walaupun sudah 5 tahun menyukainya Gulliver sama sekali tidak berani berbicara banyak, palagi mengajaknya kencan.

Hari pertama pengantar surat itu bekerja, dia sudah mendapatkan promosi segaia kepala pengantar surat yang membuat Gulliver merasa tersudutkan dan kecil. Diapun mendapatkan nasehat agar tidak selalu menutup dirinya agar bisa dipandang besar oleh orang lain.

Suatu saat Gulliver terjebak untuk menulis sebuah perjalanan oleh Darcy karena pengakuannya yang bilang bahwa dia bisa menulis. Karena itu Darcypun menugasinya berpergian ke segitiga bermuda untuk memecahkan sebuah misteri dan menulis kejadian yang dialaminya tersebut.

Awalnya, perjalanan Gulliver terlihat lancar, hingga suatu ketika ada gelombang besar di tengah laut dan akhirnya dia terdampar disebuah tempat yang penduduknya berukuran mini bernama kerajaan Liliput. Kerajaan Liliput kemudian menahan Gulliver karena dianggap sebagai makhluk buas, namun karena kebaikannya dan menolong kerajaan Liliput diapun diangkat menjadi jendral perang untuk mengamankan kerajaan Liliput dari kerajaan seteru terbesarnya.

Walaupun film ini bergenre comedy dan fantasy, namun banyak pesan-pesan yang bisa kita tangkap dari adegan-adegan yang ditampilkannya. Seperti bahwa kita harus membuka diri, orang tidak akan menganggap kita rendah/kecil kalau bukan diri kita sendiri yang menganggapnya seperti itu. Bukalah fikiran kita, dan pedelah dengan apa yang kita punya, dan setelah itu orang-orang juga akan melihat kita dengan cara berbeda πŸ™‚

Selain itu, jalan ceritanya juga gak biasa dan gak membosankan. Banyak adegan-adegan yang tidak terduga dan tidak kita fikirkan yang membuat kita bersenang-senang.

Maka, selamat menonton πŸ™‚

Cast:

Jack Black – Lemuel Gulliver

Jason Segel – Horatio

Emily Blunt – Princess Mary

Amanda Pett – Darcy Silverman

Director : Rob Letterman

5 Waktu yang tepat buat nulis blog


Kalian blogger? Kalau iya pasti sering mengalami seperti ini: bingung mau nulis apa padahal blog udah lama gak update-update. Rasanya ini dirasakan oleh seluruh blogger-blogger di dunia pada waktu-waktu tertentu. Karena menulis itu perlu mainin perasaan. Maksudnya? ya perasaan buat nulis lah πŸ˜†

Kemaren aku iseng pasang status di plurk ku dengan bunyi kurang lebih:

Ngeblog itu gak bisa dipaksain *bingungmaunulisapa* -_-

Lalu, beberapa teman-teman aku yang punya blogpun kemudian berkomentar bernada setuju. Dari rata-rata komentar mereka mengatakan bahwa momen pas buat nulis blog adalah saat galau, karena perasaan kita bisa tumpah ruah di blog tersebut. Beberapa temanpun kemudian menyimpulkan selewat bahwa, jadi: kalau lagi gak nulis blog kita lagi seneng dong, gak galau :mrgreen:

Tapi menurut aku seh sebenarnya kesimpulan itu gak ada benarnya juga. Lebih tepatnya kalau main galau-galauan seperti itu biasanya mereka yang buat blog untuk curhatan-curhatan sehari-hari. Beda dengan orang-orang yang ngeblog tentang informasi atau pemikiran-pemikiran selewat yang inovatif dan kreatif.

Kalau untuk aku pribadi seh ada beberapa momen yang bisa membuat aku semangat atau ada bahan untuk ngeblog. Ini bisa dilihat dari jenis-jenis blog yang aku posting di sini. Beberapa momen-momen yang tepat itu antara lain:

1. Lagi Narsis

Karena aku ada nulis blog dari kategori fashions yang dulunya pingin ikut2an Diana Rikasari, jadi setiap ada baju baru yang aku beli, atau barang-barang lainnya pasti aku foto dan pajang-pajang di blog ini. Kan lumayan juga buat nambah-nambah postingan πŸ˜†

2. Habis nonton Film/baca Novel

Yak, aku ini sangat menggemari menonton dan membaca. Jika sehabis membaca/menonton rasanya kurang lengkap kalau belum merekomendasikan apa yang terlah aku baca/tonton untuk pembaca setia blog aku ini πŸ˜› Kebanyakan tulisan aku tentang novel dan film adalah sudut pandangan adalam melihat. Apa yang aku rasakan setelah menonton/ membaca-nya. Maksudnya ya biar kalian bisa mendapat pesan yang disampaikan, hehehe..

3. Dapat berita heboh

Sekarang jamannya udah media sosial. Untuk mendapatkan informasi yang paling banyak dibicarakan rasanya sudah tidak sulit lagi, apalagi sekarang twitter sangat membantu. Ya, kalau mau menjadi blogger yang eksis menyampaikan suatu pandangan tentu kita paling gak ikut meramaikan hal itu.

Menulis tentang hal yang banyak dibicarakan orang memang susah-susah gampang. Susahnya ya karena orang-orang udah banyak yang tahu, kalau cuma menulis berita-beritnya pasti terlihat membosankan. Kalau untuk aku pribadi seh, lebih memilih menulis tentang pandangan kita, bagaimana kita bersikap. Namanya juga blog pribadi, klo kita memihak kesatu pihak ya wajar aja deh.

4. Setelah Jalan-jalan

Selain ngeblog, kita kan juga bisa promosiin tempat-tempat wisata didaerah sekitar kita. Nah, kalau setelah jalan-jalan keluar kota atau luar negeri lebih bagus lagi, sekalian bisa ngeceng πŸ˜†

5. Lagi Kreatif

Ini dia timing yang paling tepat buat nulis, ketika kita lagi kreatif-kreatifnya. Beberapa contoh blog yang lagi kreatif ini misalnya memberikan tips-tips menulis, atau membuat berbagai macam tipe-tipe orang berdasarkan jenis pergaulan sehari-hari. Bisa juga mengomentara sesuatu yang orang lain tidak meliriknya tapi bisa kita angkat menjadi sebuat tema yang asyik buat dibaca.

***

Tentu masih banyak lagi waktu-watu yang bagus buat kita menulis blog. Tinggal bagaimana kita memaksimalkan pemikiran kita untuk diubah menjadi tulisan.

Kalau kalian, kapan waktu yang enak buat nulis blog? πŸ™‚

Burried


Gak sengaja lihat review film ini di koran terus aku cerita sama kakak, karena si kakak emang suka dengan jenis-jenis film seperti ini.

Beberapa hari kemudian (tepatnya kemaren) si Kakak pulang-pulang ke rumah bawa DVD film ini dan langsung ngajakin nonton. Ya, karena aku emang hobi banget nonton segala jenis film akhirnya aku temanin deh si kakak nonton.

Dari ide cerita emang ini bukan hal yang baru. Seseorang yang terkurung di tempat sempit atau ruangan sempit sudah banyak dijadikan film. Namun yang menjadi kekuatan film ini mungkin tempatnya yang emang bener-bener kecil: PETI.

Jalan cerita:

Paul Conroy secara mengejutkan sedang berada di sebuah peti mati yang terkubur di tempat yang tidak diketahui. Mulut, tangan, dan kakinya sedang terikat serta kepalanya penuh dengan darah yang menandakan dia memang segaja dikubur hidup-hidup dan hanya ditemani oleh sebuah korek api.

Melihat kondisinya yang mengenaskan Paul langsung panik dan berusaha untuk keluar dari peti tersebut, namun apapun usaha yang dilakukannya untuk membuka peti hanyalah sia-sia belaka. Di saat kepanikan yang menyelimutinya, Paul kemudian mendapati sebuah ponsel yang berdering di bawah kakinya.

Dari ponsel tersebut Paul mencoba menelpon beberapa orang. Dari perbincangan-perbincangan Paul dengan orang-orang itulah kita akan mendapatkan penjelasan siapa sebenarnya dirinya dan kenapa dia bisa sampai di peti mati tersebut.

Usaha demi usahapun dilakukannya agar dirinya diselamatkan oleh seseorang. Hingga akhirnya ada sebuah kejadian yang merubah semuanya.

Karena adegannya yang hanya berfokus pada satu orang dan satu kejadian, film ini bisa menjadi film yang membosankan. Tapi kalau pendapat pribadi aku seh, film ini masih bisa dinikmati karena emosi sang pemain yang dapat menaik turunkan emosi penontonnya juga. Lumayan deh buat iseng-iseng tontonan sore.

Maka, selamat menonton πŸ™‚

Cast:

Ryan Reynolds sebagai Paul Conroy

Director: Rodrigo Cortes

Kyoto: Senang-Senang


Baru-baru ini dapat kabar lumayan menyenangkan. Aku keterima PNS di wilayah kota Pontianak. Jadi, biar bahagianya bisa ketular dengan teman-teman, aku ngadain kumpul-kumpul sama teman-teman dekatku di Kyoto

(dari kiri ke kanan: Nia, Naufa, Butet, aku, vio, poci)

Kyoto ini beralamat di Jendral Urip Pontianak, dekat Mall Matahari gitu deh. Dari namanya kalian juga bisa tahu bahwa tempat ini adalah resto & cafe makanan Jepang.

Suasananya lumayan seru, ada 2 lantai gitu. Di bawah buat resto dan di atas buat cafenya. Untuk cafe sendiri baru buka pada pukul 5 sore. Beberapa makanan tertentu akan dibuat langsung di depan kita seperti foto di atas. Sayangnya di Kyoto ini belum ada sussienya 😦

(Vio dan Poci sedang ngelirik makanan mereka :mrgreen: )

Tempat makanan Jepang di Pontianak emang udah rada banyak. Tapi Kyoto termasuk yang aku rekomendasikan deh. Selain tempatnya yang nyaman dan suasananya yang emang Jepang banget, di sini harganya juga gak terlalu mahal dan masih terjangkau dari kantong masyarakat menengah.

So, selamat makan πŸ™‚

December 20, 2010


Alhamdulillahhirabbilalamin..

Allah kasih aku banyak kebaikkan tahun ini. Dapat kerja untuk pertama kalinya dan merasa bagaimana senangnya bisa menghasilkan uang sendiri. Lulus kuliah yang bisa dikatakan tepat waktu dan mendapatkan karir yang terbaik dari Allah buat aku.

Oh ya, dan tahun ini untuk pertama kalinya cerpen aku dibukukan oleh NulisBuku buat kumcer amal gitu.

Lalu, untuk apa lagi aku mengeluh? Mudah2an aku menjadi orang-orang yang selalu bersyukur dalam kondisi apapun.

Amin πŸ™‚