Film Indonesia Paling Berkilau


Media Indonesia menerbitkan film2 yang paling berkilau berdasarkan jumlah penonton pada kisaran tanggal 1 Desember 2009 hingga 31 Oktober 2010. Berikut ini adalah urutannya dari yang paling rendah hingga tingkat penjualan paling tinggi:

10. Tiran (Mati di Ranjang)

Film yang ‘katanya’ bergender horor dan dibintangi oleh Dewi Persik ini meraup 420.000 penonton di bioskop. Ceritanya sendiri menceritakan tentang pasangan suami istri Diana (DP) dan Gugun (Indra L Brugman) yang baru saja pindah rumah dan ingin mebeli perabotan rumah tangga, salah satunya tentu adalah ranjang.

Maka dibelilah sebuah ranjang oleh Diana hingga ranjang itu mengganggu kehidupan rumah tangganya, bahkan kelagsungan hidup mereka berdua.

9. Lihat Boleh Pegang Jangan

Kali ini adalah film bergendre komedi. Dilihat dari judulnya kalian boleh berfikir sendiri komedi apa yang disajikan oleh film ini. Dari ide cerita film ini juga tidaklah begitu kuat, hanya berkutat dengan bisnis bakso yang saling bersaing.

Film yang (lagi-lagi) dimainkan oleh Dewi Persik dan Dimas Seto ini dapat meraup penonton untuk datang kebioskop hingga 450.000 penonton. Angka yang sangat fantastis untuk film yang kurang dari segi ide cerita menurut aku. Film yang hanya menjual ‘kalian tahu apa’.

8. Menculik Miyabi

Film yang sangat kontrofersi saat baru saja ide pembuatannya disiarkan media. Itu tak terlepas dari sosok Miyabi sendiri yang adalah seorang bintang film panas dari Jepang. Tarik ulurpun terjadi dari pengagas film dan masyarakat. Bahkan Raditya Dika yang awalnya akan menulis skrip dan main di dalam film ini bata main karena kontrofersi ini.

Tapi pada akhirnya film inipun tayang dan masuk kedalam 10 besar yang meraup banyak penonton hingga berjumlah 500.000. Dari segi cerita, film ini tidaklah se’porno’ yang dibayangkan oleh orang2. Bahkan Miyabi sendiri hanya ada dibeberapa skin film, itupun syuting dilakukan di Jepang. Aku rasa masyarakat Indonesia (terutama yang gak nonton film) jangan terlalu menjudge sebuah film jika film tersebut belum juga disiarkan. Bahkan banyak film Indonesia yang lebih ‘parah’ dari ini dan toh masih lulus sensor juga (lihat deh 2 film di atas 😆 )

7. Satu Jam Saja

Baru saja ditayangkan satu bulan belakangan, tapi film yang dimainkan oleh Vino G Bastian, Revalina S Temat dan Andhika Pratama ini telah meraup 500.000 lebih penonton untuk datang dan menonton film di bioskop.

Ceritanya simple, antara 3 orang sahabat yang berjanji untuk menjaga satu sama lain tanpa saling cinta (sering deh yah cerita seperti ini). Suatu hari Andika (Vino) mendapatkan beasiswa untuk kuliah di Jerman. Disaat yang tak jauh berbeda, Gadis (Reva) dan Hans (Andhika) malah melakukan kesalahan hingga Gadis mengandung. Karena ingin melindungi Gadis Andhikapun yang mengakui dan bertanggung jawab hingga menikahi Gadis, namun Hans kemudian datang untuk merebut Gadis kembali ketangannya.

6. 18+

Film bergendre drama tentang pergaulan bebas anak-anak muda di kota besar. Aku gak jelas benar apa cerita karena aku juga gak nonton. Tapi yang jelas film ini dapat meraup penonton untuk datang kebioskop hingga 520.000 orang.

Hmmmmmm….

5. Laskar Pemimpi

Masuk lima besar adalah Laskar Pemimpi yang meraup 550.000 penonton. Film yang dibintangi oleh Project Pop ini menceritakan tentang perjuangan sekelompok pemuda untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Walaupun diselingi dengan komedi, akan tetapi feel untuk menarik kita mencintai dan menghargai pahlawan Indonesia bisa tersampaikan dengan baik.

Kalau mau lebih lengkap tentang film ini. Aku udah pernah ngeposting tentang film ini di sini.

4. Suster Keramas

Film yang dibintangi oleh pemain jepang Rin Sakuragi ini dapat mencapai jumlah penonton yang fantastis hingga 820.000 penonton. Mungkin ini karena gembar gembor sang pemain yang ‘menggantikan’ Miyabi untuk orang2 yang merasa kecewa dengan film Menculik Miyabi :mrgreen:

Ceritanya tentang Rin yang datang dari Jepang untuk mencari saudaranya yang berprofesi sebagai suster. Sesampainya di Indonesia, Rin menyadari bahwa saudara yang dicarinya ternyata telah meninggal dunia.

3. Sang Pencerah

Rilis saat lebaran memang pas untuk film yang berkisah tentang sejarah seorang KH Ahmad Dahlan. Walaupun berlatar belakang saat Indonesia diduduki oleh Belanda, akan tetapi film ini lebih bercerita tentang penjuangan Ahmad Dahlan dalam menyiarkan Islam modern yang dinamai dengan Muhammadiyah.

Dalam penyaiarannya, film ini dapat meraup penonton hingga 1.000.000 orang. Sangat wajar menurut aku dengan ide cerita yang apik dan sangat baik. Untuk lebih lengkapnya, kalian bisa membaca tulisan aku tentang film ini disini.

2. Air Terjun Pengantin

Dibintangi oleh Tamara Bleszynski dan mengundang kontroversi karena berita yang mengabarkan akan ada adegan Tamara yang mengenakan bikini di dekat air terjun. Karena beradegan seperti itu, dikabarkan Tamara dibayar hingga 1M dan menjadi pemain termahal yang pernah ada di Indonesia. Filmnya sendiri meraup 1.100.000 penonton.

Ceritanya tentang Tiara (Tamara) yang seorang mantan atlet Wushu. Karena kecelakaan maka ia kemudian berhenti dan (entah karena apa) sangat takut dengan gelap. Suatu hari bersama dengan pacarnya dan para keponakan dia berlibur kesebuah pulau yang sangat sunyi. Ternyata di pulau tersebut ada seorang pembunuh yang mengancam nyawa mereka.

1. Sang Pemimpi

Film yang paling populer adalah Sang pemimpi dengan meraup penonton hingga 2 juta penonton. Film yang diangkat dari novel berjudul sama dari Andrea Hirata berkisah tentang Ikal, Arai dan Jimbron mealui masa-masa SMAnya dengan emosi yang naik turun.

Sang pemimpi sendiri adalah lanjutan dari film Laskar Pelangi yang juga meraup hingga jutaan penonton. Ceritanya yang simple dan banyak mengandung arti menjadi wajar hingga menjadi film no1 yang paling banyak ditonton di Indonesia.

====================================================================

Sebenarnya terkejut gak terkejut lihat deretan film ini. Paktis yang pernah aku tonton sedikit banget, hanya: Laskar Pemimpi, Sang Pencerah dan Sang Pemimpi. Terkejut juga bahwa film Indonesia lain yang aku nonton: Darah Garuda gak masuk ke TOP 10. Tapi setelah melihat lebih jeli ternyata kemungkinan 10 film ini ada yang terlewat karena Darah Garuda dan Tanah Air Beta juga merup lebih dari 500.000 penonton.

Melihat ini aku gak heran kalau kedepannya akan terus banyak film-film Indonesia yang berjenis horor dan komedi berbau seks. Toh jumlah penontonya juga emang masih banyak dan mengalahkan film-film ‘bermutu’ yang lain. Rasanya jadi tersadar, bahwa aku hanyalah kaum minoritas yang ingin berteriak untuk: HENTIKAN FILM BERBAU SEKS di INDONESIA.

Benarkah? Apakah aku memang sendirian yang tidak menyukai film-film seperti itu?

Advertisements

Shining Inheritance


Judul: Shining Inheritance / Briliant Legency

Jumlah Episode: 28

Rilis: April 2009

==================

Barusan nonton K-drama yang sangat bagus, eh ternyata setelah googling baru tahu kalau K-drama ini udah sangat lama rilisnya, dan Indosiarpun sudah memutar  drama ini sebagai stasiun TV yang bertahan menyajikan tontonan bagi para pencinta K-drama.

Sebenarnya sudah banyak tulisan mengenai drama ini di berbagai blog. Terutama blog-blog yang memang fokus untuk menulis segala sesuatu tentang drama Korena. Bukan sepeti blog aku yang campur gado-gado seperti ini 😆

Tujuan aku nulis ini hanya untuk kepada aku sendiri. Aku sudah menyukai menonton drama Asia pada saat SMP sekitar awal tahun 2000an. Kadang ada kalanya aku rindu dengan drama2 itu, tapi hanya ingat sekilas tentang jalan ceritanya. Nah, kalau pernah nulis seperti ini kan paling gak catatan megenai apa-apa saja yang aku tonton menjadi aman sentausa :mrgreen:

Sinopsis:

Go Eun Sung (Han Hyo Joo) dan Sun Woo Hwan (Lee Seung Gi) berada di dalam pesawat yang sama ketika mereka pulang dari New York. Karena tas mereka yang berbentuk dan berwarna sama, merekapun tertukar tas saat di dalam pesawat. Eun Sung yang sadar duluan langsung menghubungi Woo Hwan dari nomor telepon yang terdapat digantungan tas tersebut.

Saat mendapat telepon dari Eun Sung, Woo Hwan tengah berada di klub untuk minum2 bersama teman-temannya. Karena kekurangan uang untuk membayar, dan kartu kreditnya yang diblock oleh Neneknya karena Woo Hwan pulang ke Korea tidak langsung kembali ke rumah, akhirnya Woo Hwan meminta Eun Sung untuk membayarkannya kalau mau tasnya kembali.

Namun ternyata Eun Sung tidak tepat janji, dia malah mempermainkan Eun Sung hingga Eung Sung tidak tahu bahwa telah terjadi masalah besar di rumahnya. Perusahaan ayahnya bangkrut. Ditengah2 kejadian itu, ayahnya kerampokan. Saat ingin melaporkan kejadian perampokan itu ke polisi, ia melihat berita bahwa ada sebuah ledakan yang menyatakan salah satu korbannya adalah dia. Ayah Eun Sung pun kemudian merencanakan untuk pura-pura menjadi orang meninggal karena jika dia meninggal maka anak-anak dan istrinya bisa hidup baik dengan uang asuransi yang dia ikuti.

Bukannya bisa hidup dengan tenang, Eun Sung setelah kepergian ayahnya malah hidup sengsara. Dia diusir bersama adik laki-lakinya yang memiliki keterbelakangan mental dari rumahnya, sedangkan ibu tirinya dan anaknya Yoo Seung Mi (Moon Chae Won) dapat hidup dengan mewah di rumah barunya hasil dari uang asuransi.

Ceritapun berjalan tentang kesengsaraan Eun Sung dan adiknya yang tidak memiliki tempat tinggal dan uang yang cukup. Belum lagi ketika uang yang sedikit itu kemudian hilang dan suatu hari adik Eung Sung pun tiba-tiba menghilang dari rumah, yang sebenarnya adalah dia dibawa oleh ibu tirinya ke desa tempat dia kecil dulu.

Ditengah kesedihannya Eun Sung bertemu dengan Park Jun Se (Bae Soo Bin) yang selalu ada dan membantunya disaat dia kesusahan hingga membantunya mencarikan rumah untuk tempat tinggalnya. Eun Sungpun mulai menata hidupnya dengan berjualan ditepi jalan hingga suatu ketika dia bertemu dengan seorang nenek yang lupa ingatan. Selama satu minggu Eun Sung merawat nenek tersebut yang tak lain adalah nenek Woo Hwan.

Mengetahui Eun Sung yang hidup sengsara dan sedang mencari adiknya yang hilang, neneknya pun ingin membantu Eun Sung untuk menemukan adiknya dengan syarat dia harus tinggal di rumahnya bersama-sama. Itu berarti Eun Sung juga berada satu rumah dengan Woo Hwan.

Awalnya mereka berdua sangat tidak cocok dan saling bertengkar. Apalagi ketika nenek menyuruh Hwan bekerja di toko bersama dengan Eun Sung. Namun, sikap Eun Sung yang sangat bersemangat dan baik serta kehidupannya yang miris lama kelamaan membuat Hwan mempunyai minat terhadapnya.

Seung Mi yang adalah teman perempuan Hwan dari 8 tahun lalu tidak ingin hal itu terjadi kemudian mulai membuat rencana agar Hwan tidak jatuh ketengan Eun Sung dan memintanya untuk merahasiakan status mereka berdua yang merupakan saudara tiri kepada keluarga Hwan. Saat Seung Mi dan ibunya tahu bahwa ayahnya masih hiduppun mereka berdua berusaha menutup-nutupinya.

Tapi, perasaan memang tak bisa dielakkan. Pada akhirnya Eung Sung dan Hwan memang menyadari bahwa mereka menyukai satu sama lain 😳

==============================================================================

Drama yang panjang untuk seukuran drama korea, akan tetapi setiap episodenya tidak pernah membosankan. Alur ceritanya rapi dan selalu membuat kita penasaran. Saat penayangannya, drama ini memiliki ranting yang tinggi, bahkan mengalahkan Boys Before Flowers.

Ada yang bilang bahwa drama ini mirip dengan Full House, apalagi kedua pemerannya juga dikatakan mirip. Tapi aku tidak setuju dengan itu. Full House dan drama ini masing-masing memiliki kekuatan cerita tersendiri. Mungkin kekurangan film ini adalah, walaupun mempunyai episode yang panjang, namun durasi pacaran kedua pemeran utama praktis sangat sedikit. Hanya beberapa adegan romantis yang terjadi disini, bahkan saat mereka telah benar2 berdua mungkin hanya 2 episode akhir membuat penonton agak sedikit kecewa.

Tapi, bagi penyuka K-drama, ini wajib untuk ditonton dan gak akan pernah merasa rugi (lah, emang pernah gitu nonton k-drama kemudian rugi? 😆 )

Blogging


Blogging atau ngeblog adalah suatu aktifitas kita menulis atau sekedar membaca diblog. Untuk apa kita mulai buat blog rasanya aku sudah pernah ngepostingnya diblog ini berdasarkan jenis2 tulisannya.

Banyak orang2 yang merasa nggak mau ngeblog karena merasa gak bisa nulis. Tapi lebih banyak lagi orang yang mau ngeblog. Aku cari2 datanya di google gak ketemu jumlah pasti blog di Indonesia ini, ada yang bilang ribuan, mungkin juga puluhan ribu.

Ini membuktikan budaya menulis di Indonesia sudah lumayan baik, hanya perlu polesan disana-sini lagi agar budaya ini bisa bermanfaat untuk kepentingan bangsa.

Blogger juga sudah menjadi suatu pekerjaan untuk sebagian orang. Banyak sudah orang-orang yang mendapatkan pekerjaan dari kegiatannya ngeblog. Tentu ini juga harus didukung dengan kemampuannya yang lain. Misal seperti Raditya Dika yang mempunyai kemampuan menulis, Diana Rikasari yang mempunyai kemampuan akan fashionnya, Ndoro Kakung dengan penglihatannya terhadap suatu kejadian di Indonesia, Enda, Bena Kribo, Masova, dan masih banyak lagi blogger yang tercatat sudah berhasil dalam finansial.

Dengan banyaknya blog dan banyaknya blogger yang sukses memperlihatkan bahwa ngeblog itu tidak susah. Ya, menurut aku memang ngeblog itu tidaklah susah. Tinggal menulis apapun yang kita fikirkan untuk dituangkan menjadi tulisan.

Tapi terkadang, menuangkan ide menjadi tulisan yang layak untuk dibaca banyak orang itu bukanlah perkara yang mudah. Kadang ide sudah ada didepan mata, tapi karena kemalasan dari siempunya blog, maka tidak ada tulisan yang jadi. Kadang juga karena kesibukan di dunia offline yang membuat kita tidak aktif di dunia online.

Ini juga sering terjadi pada aku. Dua hari terakhir yaitu tanggal 27 dan 28 Oktober, jauh-jauh hari sebelumnya aku sudah berniat untuk menulis di blog. Satu hari untuk memperingati hari blog nasional (27 Oktober) lain harinya untuk menulis tentang sumpah pemuda. Tapi ada daya, semingguan ini aku bolak balik ke rumah sakit hingga niat itu tinggalah niat. Anda niat ngeblog bisa seperti niat baik yang sudah ditulis oleh malaikat sebagai draf, pasti sudah banyak draf blog saya 😆

Jadi bener kata Okke Sepatu Merah di tweetnya beberapa waktu yang lalu. Bahwa menulis blog itu gak bisa dipaksakan. Yang ada jadinya akan ada tulisan2 gak mutu yang keluar. Walaupun sebenarnya setiap tulisan gak ada yang gak mempunyai arti. Seperti setiap kejadian yang juga mempunyai arti, tergantung kita yang melihatnya :mrgreen:

Playfull


Playfull kiss

Judul: Playfull Kiss

Jumlah episode: 16 + 7 episode YouTube spesial edition

Rilis: September 2010

================

Yak, K-drama terbaru lagi berjudul Playfull Kiss. Sebenarnya dari ide cerita ini gak baru-baru amat seh, karena drama ini adopsi dari manga berjudul Itazurana Kiss yang juga sudah dibuat doramanya pada awal tahun 2000an dengan judul yang sama dengan Manganya.

Drama ini juga sebenarnya belum habis aku tonton, baru dapat bajakan DVDnya sampe episode 8 😆 Tapi udah gak sabar untuk nulis dan berkomentar tentang ini drama.

Tenang aja, kalau udah tuntas aku bakalah update kok postingannya. (Yaelah, emang siapa yg minta juga seh? :mrgreen:

Ok, klo gitu kita mulai aja sinopsisnya (hanya dari episode 1-7. Dan sepertinya gak akan aku update untuk sinopsis ini :D)

Sinopsis:

Moon Ha Ni (Jung So Min) adalah seorang murid yang bodoh dan berada di kelas 3-7, sebuah kelas yang dihuni oleh anak-anak yang paling tidak berprestasi disekolahnya. Semenjak kelas 1 Ha Ni telah menyukai teman satu sekolahnya bernama Baek Seung Jo (Kim Hyun Jong) anak kelas 3-1 yang notabene adalah murid paling pintar di sekolahnya.

Suatu hari Ha Ni memberanikan diri mengirim surat cinta untuk Seung Jo dengan dititipkan ke dalam lokernya. Tapi bukannya membalas surat cinta dari Ha Ni, Seung Jo malah mengoreksi kata-kata yang salah dalam surat itu dan menilainya dengan D-, dan berkata bahwa dia tidak menyukai cewek yang bodoh. Ha Ni pun sakit hati semenjak hari itu, namun tidak dapat melupakan perasaan sukanya dengan Seung Jo.

Suatu hari teman-teman Ha Ni berkumpul untuk merayakan rumah baru Ha Ni. Namun tiba-tiba ada sebuah gempa kecil yang mengakibatkan rumahnya rubuh dan rata dengan tanah. Teman-teman Ha Ni kemudian menggalang dana untuk membantunya. Ketika Seung Jo ingin menyumbang, Ha Ni tidak mau menerimanya dan malah menantang Seung Jo. Seung Jopun setuju dengan tantangan: Bulan depan Ha Ni akan masuk 50 nilai tertinggi di sekolahnya, dan kalau itu terjadi Seung Jo harus menggendongnya keliling sekolah.

Kisah rumah Ha Ni itu kemudian dilihat oleh teman lama ayahnya dan meminta Ha Ni beserta ayahnya untuk tinggal di rumahnya. Saat telah sampai di rumah teman ayahnya, Ha Ni terkejut mengetahui bahwa rumah yang akan dia tinggali adalah rumah Seung Jo.

Saat ulangan sudah akan dekat Ha Ni mulai panik dan meminta Seung Jo membantunya belajar. Sebenarnya Seung Jo tidak mau, tapi dengan ancaman Ha Ni yang akan menyebarkan foto kecil Seung Jo memakai pakaian wanita, akhirnya diapun mau membantu Ha Ni. Dengan dibantu oleh Seung Jo dan semangat belajarnya yang tinggi akhirnya Ha Ni bisa lolos masuk kedalam 50 besar siswa di sekolahnya.

Filmpun kemudian beralih kepada konflik2 kecil mengenai masalah masuk universitas. Ha Ni yang tidak memiliki prestasi bagus di sekolahnya akhirnya lolos masuk ke Universitas Biru bersama dengan Seong Jo yang awalnya tidak ingin kuliah. Dengan adanya Seung Jo berada satu sekolah dengannya, Ha Nipun makin semangat untuk kuliah (bersambung..)

==============================================================================

Sebenarnya aku tertarik ingin menonton k-drama ini karena sewaktu SMP aku pernah nonton Dorama Itazurana Kiss yang memang dorama yang lumayan berkesan untuk diingat.

Saat aku pertama kali menonton Playfull Kiss, pikiran pertama aku adalah: Yah, kok ‘Kotoko’nya gak jelek? Emang Kotoko (pemeran cewek) dalam dorama Itazurana Kiss sangat jelek dan bertingkah konyol sehingga membuat kita berfikir, kok cowok prefect seperti itu akhirnya mau dengan Kotoko sih?

Tapi korea memang bisa membuat remake sebuah drama menjadi bagus dan sangat khas dengan karakter asli koreanya. Ha Ni di sini walaupun bodoh, tapi tidak bertingkah laki sangat bodoh, irama perasaan sangat kental dibawa kedalam dramanya.

Jadi, ada beberapa perbedaan juga antara Playfull Kiss dan Itazurana Kiss:

  • Ha Ni tidak bertingkah laku bodoh seperti Kotoko.
  • Seung Jo berperan terlalu kaku.
  • Hanya ayah Seung Jo yang mengenal ayah Ha Ni (dalam Itazurana Kiss, mereka bertiga berteman. Bahkan ayah Kotoko pernah menyukai ibunya).
  • Cerita Itazurana Kiss selesai saat mereka lulus sekolah. Jadi dorama itu bercerita tentang perjuangan anak SMA. Sedangkan Playfull Kiss saat episode 7 saja mereka sudah masuk ke Universitas (dan sepertinya masalah yang ‘panas’ ada di sini karena datang pemain perempuan baru yang menggangu hubungan antara Ha Ni dan Seung Jo).

Karena aku nontonnya juga belum selesai, jadi aku juga gak tahu endingnya akan seperti apa. Tapi yang pasti (menurut sumber) ending cerita ini akan sangat khas sekali dengan k-drama. Kita tunggu saja. Dan doa aku hanyalah mudah2an DVD episode selanjutnya segera mungkin keluar untuk segera aku tonton dan dibahas di sini 😎

UPDATE:

Ternyata jalan ceritanya jauh banget dari dorama itazurana kiss. Film ini sedang baik mengimplementasikannya kedalam sebuah cerita yang sangat khas dengan k-drama. Ending dari film ini juga amat baik. Udah lama aja gitu gak lihat ending drama yang memuaskan (menceritakan hingga tuntas semua para tokohnya). Pokoknya sangat direkomendasikan buat nonton, walaupun katanya drama ini rantingnya gak bagus di korea sono. Tapi, gak ada hubungannya kok dari segi cerita, tetap sangat menarik buat ditonton.

Mak, sekali lagi.. Selamat menonton 😀

—————————————————————————————————————————————–

UPDATE ke2:

Wow! drama ini penuh kejutan yah. Setelah cuma mendapatkan 7 episode pertama dan harus menunggu sekitar 1 bulan untuk mendapatkan sisa episode lengkapnya. Sekarang telah beredar lagi lanjutan episodenya yang berupa YouTube version.

Pada versi ini, Baek Seung Jo dan Moon Ha Ni akan beradegan dalam 7 episode yang setiap episodenya berkisar antara 10-14 menit. Ceritanya sendiri tentang kehidupan Ha Ni dan Seong Jo setelah menikah. Praktis pada 7 episode cerita hanya berfokus pada mereka berdua. Tapi, itu tidak mengurangi kenikmatan kita menonton karena film ini dengan serius dibuat. Endingnya sendiri juga cukup baik walaupun masih membuat kita (baca: saya 😀 ) malah ingin makin meminta agar masih terus diperpanjang.

Karena merupakan versi Youtube, tentu ini gak ada disiarkan di TV baik di korea (apalagi di Indonesia 😆 ). Kalau mau ya nonton langsung ada di Youtube atau bisa juga download di sini. Selain memproduksi film pendek, dalam versi Youtube ini akan ada versi Baek Seung Jo’s Diary yang berjumlah sama, dan making film yang sampai sekarang telah berjumlah 2 episode. Pokoknya, film ini benar2 memanjakan penikmatnya 😀

Kabarnya film ini juga akan di siarkan di TV Indonesia, tapi belum ada kepastian stasiun TV mana yang akan nayangin. Tapi karena aku bukan penonton TV lokal, dan merasa aneh kalau menonton k-drama dari TV karena dubingnya yang membuat film itu aneh, jadi aku gak akan ngikutin perkembangan berita tersebut :mrgreen:

Maka, selamat menikmati.. saya sendiri jadi makin suka dech sama sosok Baek Seong Jo 😳

Soeharto ~ Kau dicerca, Kau dibela


Speharto - Presiden ke2 RIBeberapa hari ini orang2 pada heboh tentang penobatan Soeharto menjadi Pahlawan Nasional. Informasi yang aku dapatkan sendiri sangat simpang siur, yang aku tahu bahwa Soeharto TELAH menjadi pahlawan. Namun, ternyata setelah searching kebeberapa web berita, barulah aku tahu bahwa pemberitaan yang benar adalah Soeharto BARU AKAN dicalonkan menjadi pahlawan nasional. Itu berarti belum terjadi. Duh yah, belum aja orang-orang udah pada heboh sendiri. Apalagi kalau sudah.

Menurut pengertiannya sendiri, seorang yang mendapat gelar pahlawan Nasional adalah mereka yang berjasa kepada Negara Republik Indonesia dan mereka yang berjuang dalam proses untuk kemerdekaan Negara Republik Indonesia (sumber disini).

Dari artikel diatas diketahui bahwa jumlah Pahlawan Nasional di Indonesia hinggan Novermber 2006 adalah 138 orang. Dikit banget yah, aku kira sampe yang udah beribu-ribu gitu. Dengan kata lain, yang diberi gelar Pahlawan Nasional adalah memang benar-benar orang yang sangat berjasa.

Banyak orang yang tidak setuju dengan dicalonkannya beliau menjadi Pahlawan Nasional. Mereka yang bersuara paling lantang adalah para aktifis HAM yang merasa Soeharto yang telah banyak melanggar HAM bagaimana mungkin bisa menjadi seorang pahlawan? Beliau juga merupakan orang terkorup satu dunia berdasarkan pro­gram Global Stolen Asset Reco­very Initiative di Markas Besar PBB, New York pada 17 Sep­tem­ber 2005.

Pendapat tidak setujupun banyak mengalir dari public figur di twitter yang berkoar bahwa gak ada yang bisa dibanggain dari Soeharto sehingga dia menjadi pahlawan nasional. Public figur tersebut antara lain Joko Anwar (baca tweet disini), Andi Bachtiar (baca tweet disini) dan beberapa lainnya (capek bo, nyarinya satu2 :roll:).

Dari yang gak setuju, tentu banyak juga kan yang setuju. Yang keras memperjuangkan Soeharto menjadi Pahlawan Nasional adalah para anggota Parta Golkar. Ini gak bisa dipungkiri bahwa Soeharto sangat dekat dengan Golkar. Walaupun Golkar sekarang telah menyatakan diri bahwa telah bertransformasi menjadi sebuah partai yang melupakan masa lalu (baca: era oder baru), tapi keterkaitannya dengan sang pendiri tentu tidak bisa dilepaskan begitu saja. (beritanya ini neh). Tidak hanya Golkar yang mendukung, santer terdengar bahwa Partai PKS dan mantan ketua PBNU Hasyim Muzadi juga mendukung langkah tersebut.

Pendapat aku pribadi yah, aku setuju2 aja dengan pencalonan Pak Harto menjadi Pahlawan Nasional. Ok deh, emang pada tahun 1998 banyak terjadi kekacauan di negeri ini yang membuat nama Soeharto dari yang terpuja menjadi yang tercaci. Tidak ada lagi yang menghormatinya, bagaikan langsung menusuk dan ikut2an berkoar untuk dia turun dari jabatannya.

Tapi, tidakkah kita berfikir jernih bahwa selama 32 tahun masa jabatannya menjadi presiden pasti dia telah banyak berjasa pada bangsa ini? Bahkan sebelum menjadi presinden, Soeharto telah aktif berjuang untuk kemerdekaan maupun dalam masa mempertahankan kemerdekaan.

Toh, selama sejarah kepemimpinan presiden kita kebanyakan turun dengan tidak baik. Contohnya adalah Soekarno dengan era orde lamanya yang kemudian digulingkan dengan era orde baru oleh pendukung Soeharto. Kemudian 32 tahun kemudian orde baru digulingkan lagi oleh pemerintahan reformasi yang digagas oleh Amien Rais hingga akhirnyadigantikan sementara oleh B.J. Habibie dan kemudian setelah pemilihan umum MPR memutuskan untuk GusDur menjadi presiden, itupun tidak lama. Selang 2 tahun GusDur digulingkan karena MPR merasa dia tidak bisa menjalankan pemerintahan dan menaikkan Megawati menjadi presiden ke 5 Indonesia. Lalu barulah tahun 2004 presiden dipilih langsung oleh rakyat dan SBY terpilih menjadi presinden ke6 (FYI: aku belum boleh milih tahun itu, belum cukup umur :mrgreen: ).

Lalu, apakah SBY akan aman sentausa selama pemerintahannya? Tentu tidak! Satu tahun masa pemerintahannya yang dikenal dengan Kabinet Indonesia bersatu Jilid II, kabar buruk terhembus. Dikatakan bahwa akan ada aksi besar-besaran yang akan dilakukan oleh sekelompok ormas pada tanggal 20 November (tepat saat satu tahun SBY jilid II) untuk menggulingkan SBY (beritanya disini neh).

Ini menggambarkan bahwa gak ada manusia sempurna yang bisa menjadi presinden di negeri ini, bahkan di dunia. Orang-orang kemaren membandingkan presiden Chile yang menolong pekerjanya yang terperangkap selama sebulan lebih dibawah tanah dengan SBY yang tidak mau pergi ke Wasior dengan alasan takut merepotkan. Bagaimanapun, president Chile tersebut pasti juga mempunyai kekurangan.

32 tahun bukanlah masa yang pendek, dan banyak yang bisa dan telah dilakukan Soeharto selama kurun waktu itu. Pastilah juga banyak hal yang baik yang telah dilakukannya. Jadi kenapa pula dia tidak berhak menjadi Pahlawan Nasional?

Koleksi Drama Korea Terbaik Tahun 2000-2005 (via Avrilend’s Blog)


Wah, rindu dengan drama-drama korea tahun ini. Drama-drama awal aku mengenal korea

Koleksi Drama Korea Terbaik Tahun 2000-2005 Endless Love (KBS, 2000) Baru di episode pertama saja, serial yang di Korea berjudul Autumn Fairy Tale sudah berhasil membuat air mata penonton menetes. Episode selanjutnya, makin “sadis”  lagi. Lika-liku perjalanan hidup dan cinta segitiga Eun Suh (Song Hye Kyo), Yoon Jun Suh (Song Seung Hoon), dan Tae Suk (Won Bin) benar-benar memeras air mata. Sejak kecil, Eun Suh (masa kecilnya diperankan Moon Geum Young) biasa hidup di keluarga kaya dan baha … Read More

via Avrilend’s Blog

Menghargai Original


http://www.wartajazz.com

Baru-baru ini aku lagi seneng beli CD original. Yak! boleh lah kalian yang membenci pembajakan memperolok aku yang lebih senang mendownload lagu-lagu ini.

Dulu, waktu jaman SD dan akses internet tidak semaju sekarang, aku jika mau mendengar lagu itu harus membeli kaset. Kalau gak mah beli CD bajakan yang juga susah banget nyarinya. Cara yg paling mudah adalah merekam kaset milik kawan yang udah terlebih dahulu beli albumnya 😆

Jauh seperti sekarang, akses internet sangat mudah dan ada dimana-mana. Bahkan banyak akses WiFi gratis di sekolah, kampus dan kafe2, jadi mendownload lagu itu merupakan sesuatu yang mudah untuk dilakukan.

Ini membuat juga kita (baca: aku) malas untuk membeli album lagu lagi. Kalau bisa dapat gratis kenapa harus bayar mahal-mahal? 🙄

Tapi, kalau kita memahami dengan jeli, bahwa membeli CD original itu adalah menghargai para sineas musik atas karya yang mereka buat. Lagipula, kalau kita punya CD original juga kita bisa puas dengan soundnya yang lebih bagus. Kalau tambahan dari aku adalah, seru ajah gitu kumpul-kumpulin albumnya terus dipajang di dalam kamar. Cover albumnya juga lucu2 dan menarik untuk dilihat. Sayangnya sekarang cover albumnya jarang banget yang kasih lirik lagunya lagi, padahal kan seru kalau denger lagu sambil nyari2 lihat liriknya 😦

Lihat deh cover albumnya EndahNRhesa, lucu banget kan? Dengan harga IDR 25.000 (kalau dibandingin dengan sekali nonton bioskop di XXI) kita bisa ngedapetin album lengkap dan bisa dikoleksi seumur hidup 😀

http://www.thejakartapost.com

Nah, setelah kita beli CD Original emang gak bisa langsung dicopy gitu di kompi. Kan sayang kalau harus setiap pingin dengar muter CDnya, ntar lama-lama bisa rusak. Jadi, untuk bisa dicopy dikomputer ada caranya:

Buka CD dari Windows Media Players, terus klik menu Rip music from AudioCD, jadi deh. Lagu2 dari CD akan otomatis langsung masuk kedalam Library WMP. Lokasinya bisa dilihat di MyDocument > My Music. Tinggal di copy sesuai selera deh, bisa dipindahkan ke HP, dll.

Sekarang, aku udah beberapa mempunyai CD dan VCD original. Puas banget deh punyanya. Dan untuk Film Original, kadang kita dapat spesial CD gitu dibalik layar pembuatan filmnya dan wawancara ekslusif dengan para pemain dan kru film. Seru deh lihatnya. Beberapa juga banyak yang memberikan marchendise lucu. Untuk dikoleksi dikamar juga asyik.

So, udah tertarik membeli Original?

Aku juga masih belajar. Kamu juga ikutan yah 😉