Soeharto ~ Kau dicerca, Kau dibela


Speharto - Presiden ke2 RIBeberapa hari ini orang2 pada heboh tentang penobatan Soeharto menjadi Pahlawan Nasional. Informasi yang aku dapatkan sendiri sangat simpang siur, yang aku tahu bahwa Soeharto TELAH menjadi pahlawan. Namun, ternyata setelah searching kebeberapa web berita, barulah aku tahu bahwa pemberitaan yang benar adalah Soeharto BARU AKAN dicalonkan menjadi pahlawan nasional. Itu berarti belum terjadi. Duh yah, belum aja orang-orang udah pada heboh sendiri. Apalagi kalau sudah.

Menurut pengertiannya sendiri, seorang yang mendapat gelar pahlawan Nasional adalah mereka yang berjasa kepada Negara Republik Indonesia dan mereka yang berjuang dalam proses untuk kemerdekaan Negara Republik Indonesia (sumber disini).

Dari artikel diatas diketahui bahwa jumlah Pahlawan Nasional di Indonesia hinggan Novermber 2006 adalah 138 orang. Dikit banget yah, aku kira sampe yang udah beribu-ribu gitu. Dengan kata lain, yang diberi gelar Pahlawan Nasional adalah memang benar-benar orang yang sangat berjasa.

Banyak orang yang tidak setuju dengan dicalonkannya beliau menjadi Pahlawan Nasional. Mereka yang bersuara paling lantang adalah para aktifis HAM yang merasa Soeharto yang telah banyak melanggar HAM bagaimana mungkin bisa menjadi seorang pahlawan? Beliau juga merupakan orang terkorup satu dunia berdasarkan pro­gram Global Stolen Asset Reco­very Initiative di Markas Besar PBB, New York pada 17 Sep­tem­ber 2005.

Pendapat tidak setujupun banyak mengalir dari public figur di twitter yang berkoar bahwa gak ada yang bisa dibanggain dari Soeharto sehingga dia menjadi pahlawan nasional. Public figur tersebut antara lain Joko Anwar (baca tweet disini), Andi Bachtiar (baca tweet disini) dan beberapa lainnya (capek bo, nyarinya satu2 :roll:).

Dari yang gak setuju, tentu banyak juga kan yang setuju. Yang keras memperjuangkan Soeharto menjadi Pahlawan Nasional adalah para anggota Parta Golkar. Ini gak bisa dipungkiri bahwa Soeharto sangat dekat dengan Golkar. Walaupun Golkar sekarang telah menyatakan diri bahwa telah bertransformasi menjadi sebuah partai yang melupakan masa lalu (baca: era oder baru), tapi keterkaitannya dengan sang pendiri tentu tidak bisa dilepaskan begitu saja. (beritanya ini neh). Tidak hanya Golkar yang mendukung, santer terdengar bahwa Partai PKS dan mantan ketua PBNU Hasyim Muzadi juga mendukung langkah tersebut.

Pendapat aku pribadi yah, aku setuju2 aja dengan pencalonan Pak Harto menjadi Pahlawan Nasional. Ok deh, emang pada tahun 1998 banyak terjadi kekacauan di negeri ini yang membuat nama Soeharto dari yang terpuja menjadi yang tercaci. Tidak ada lagi yang menghormatinya, bagaikan langsung menusuk dan ikut2an berkoar untuk dia turun dari jabatannya.

Tapi, tidakkah kita berfikir jernih bahwa selama 32 tahun masa jabatannya menjadi presiden pasti dia telah banyak berjasa pada bangsa ini? Bahkan sebelum menjadi presinden, Soeharto telah aktif berjuang untuk kemerdekaan maupun dalam masa mempertahankan kemerdekaan.

Toh, selama sejarah kepemimpinan presiden kita kebanyakan turun dengan tidak baik. Contohnya adalah Soekarno dengan era orde lamanya yang kemudian digulingkan dengan era orde baru oleh pendukung Soeharto. Kemudian 32 tahun kemudian orde baru digulingkan lagi oleh pemerintahan reformasi yang digagas oleh Amien Rais hingga akhirnyadigantikan sementara oleh B.J. Habibie dan kemudian setelah pemilihan umum MPR memutuskan untuk GusDur menjadi presiden, itupun tidak lama. Selang 2 tahun GusDur digulingkan karena MPR merasa dia tidak bisa menjalankan pemerintahan dan menaikkan Megawati menjadi presiden ke 5 Indonesia. Lalu barulah tahun 2004 presiden dipilih langsung oleh rakyat dan SBY terpilih menjadi presinden ke6 (FYI: aku belum boleh milih tahun itu, belum cukup umur :mrgreen: ).

Lalu, apakah SBY akan aman sentausa selama pemerintahannya? Tentu tidak! Satu tahun masa pemerintahannya yang dikenal dengan Kabinet Indonesia bersatu Jilid II, kabar buruk terhembus. Dikatakan bahwa akan ada aksi besar-besaran yang akan dilakukan oleh sekelompok ormas pada tanggal 20 November (tepat saat satu tahun SBY jilid II) untuk menggulingkan SBY (beritanya disini neh).

Ini menggambarkan bahwa gak ada manusia sempurna yang bisa menjadi presinden di negeri ini, bahkan di dunia. Orang-orang kemaren membandingkan presiden Chile yang menolong pekerjanya yang terperangkap selama sebulan lebih dibawah tanah dengan SBY yang tidak mau pergi ke Wasior dengan alasan takut merepotkan. Bagaimanapun, president Chile tersebut pasti juga mempunyai kekurangan.

32 tahun bukanlah masa yang pendek, dan banyak yang bisa dan telah dilakukan Soeharto selama kurun waktu itu. Pastilah juga banyak hal yang baik yang telah dilakukannya. Jadi kenapa pula dia tidak berhak menjadi Pahlawan Nasional?

Advertisements

8 thoughts on “Soeharto ~ Kau dicerca, Kau dibela”

  1. jangan suka menilai seseorang dari sisi negatifnya jak

    kalo diliat dari jasa2 Pak Harto untuk Indonesia juga banyak, jadi aku sih setuju jak kalo Pak Harto dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional

  2. Bagaimanapun beliau sudah berjasa dalam membangun negara Indonesia. Dia juga pernah melindungi negara dengan aksi penumpasan G30S/PKI nya. Bahkan dimasanya bisa dibilang Indonesia disegani negara-negara Internasional.

    1. iya, Indonesia gak akan seperti sekarang ini tanpa jasa Pak Harto. Paling nggak dulu gak pernah ada cerita Malaysia berani dengan Indonesia seperti sekarang..

  3. setuju banget.. Beliau alm pak soeharto diberi gelar PAHLAWAN NASIONAL, emang yg tidak setuju lebih baik dari beliau, atokah kontribusi mereka lebh baik dari pak harto. Udah banyak org2 yg mengaku dirinya jago dan pintar berpendapat dan berorasi dg lihainya .. menganggap dizaman pak harto adalah zaman yg sarat dgn KKN, terus bgm dg sekarang ternyata lebih bobrok kan ?
    Ya Allah terimalah amal bakti beliau (pak harto) sbg amal ibadah shg Engkau menempatkan beliau diRUMAHMU yg Mulia (surga) amiin ya rabbal alamin

    1. iya, korupsi bukan karena satu orang aja.
      sekarang malah lebih parah..
      anggota DPR kita juga gak jelas apa yang dikerjainnya sekarang,,

      yups, amin..
      mudah2an pak Harto mendapatkan tempat disisi-Nya

  4. nila setitik rusak susu sebelanga deh kadang kita terlalu fokus pada kesalahan tanpa melihat kebaikannya sedikitpun 😦 bukankah emang wajar kalau manusia kuat pasti punya kelemahan juga, kalau saya sih abstain dah #hhahha komen gg mutu ya

Balas Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s