Liburan ke Bali ~ Legian, Bali


Sebelumnya, yuks baca cerita liburan di Bali yang lain juga di sini:

  1. Liburan ke Bali ~ Akhirnya Liburan Lagi Setelah 2 Tahun Lamanya
  2. Liburan ke Bali ~ Jimbaran Bali
  3. Liburan ke Bali ~ Nusa Dua, Bali
  4. Liburan ke Bali ~ Ubud Bali
  5. Liburan ke Bali ~ Legian, Bali
  6. Liburan ke Bali ~ Tambah liburan ke Jakarta

Udah lama banget gak nulis blog ya, sampai seri jalan ke Bali aja belum selesai, hahahaha. Sebenarnya malas banget mau nulis di blog lagi, cuma kemaren aku ada lihat-lihat blog adalah media aku menulis kenangan, terutama kenangan aku dengan si K dan si abang suami, jadi rasanya sayang banget kalau gak ditulis. So mari kita kembali ke 6 bulan yang lalu, ke pantai legian.

The Stones Hotel Legian, Bali

Hotel kami menginap di bali adalah The Rock Legian. Dari seluruh hotel yang kami inapi, hotel The Rock ini adalah satu-satunya hotel bernuansa minimalis dan modern. Yang ternyata, si K sangat menyukainya. Walaupun Westin sangat besar, atau Maya Ubud sangat cantik pemandangannya, ternyata gak bisa mengalahkan kesukaan si K dengan gedung modern minimalis.

Tentu saja, karena ini hotel modern dan cuma terdiri dari satu bagunan gedung besar (yang bagian depannya saja masih kosong efek pandemi) jadi kami ya gak eksplore hotelnya juga. Cuma dipake tidur dan sarapan doang.

Untuk sarapannya, lumayan beragam seh. Ada masakan nusantaranya kayak bakso dan mie goreng dan sarapan western pada umumnya.

Pantai Legian

Karena di depan hotel kita langsung berhadapan dengan pantai, jadi si K udah otomatis ngajakin main ke pantai dong. Jadi ya kita hari terakhir di Bali di isi dengan main ke pantai. Sayangnya pantai legian ini kotor banget ya pasirnya. Kayak banyak sampah gitu walaupun orang-orang sekitar berusaha menyapu dan membersihkannya seh, tapi tetap terasa kotor.

Karena ini pantai umum juga, jadi banyak penjual dan penjaja jasa di sepanjang pantai seperti nyewain tempat duduk, atau mau ngepangin rambut, ataupun buat tato non permanen. Sayangnya si K gak suka rambutnya di kepang dan aku juga alergi sama tato gituan jadi gak nyobain.

Untuk pemandian umumnya juga rasanya kurang ya. Seharusnya dibangun lebih gede dan lebih bersih ya. Apalagi ini pantai umum yang paling besar di bali. Jadi aku agak kurang suka sama pantai legian ini. Si K juga yang awalnya semangat mau main air jadi kurang juga karena ombaknya terlalu gede dan anginnya kenceng. Padahal gak lagi mau hujan atau gimana. Mungkin laut bulan desember emang beda ya.

Selebihnya gak ada ke mana-mana lagi seh di Bali ini, palingan cuma pergi makan dan jalan-jalan di Mall aja. Yang namanya mallnya juga aku lupa dong, wkwkwkwk.

bye

Balas Komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s