Stories About KGA (Term 3 & 4)


Waaah, anaknya udah mau masuk KGB Term 3, emaknya baru mau nulis cerita tentang sekolah si K di Term 3 & 4 >.< Awalnya mikir apa digabungkan aja gitu ya cerita KGA dan KGBnya ini. Tapi rasanya kok jadi aneh karena emang beda tingkatan kelas. Jadilah dipisah aja. Mungkin ntar cerita KGBnya aja yang sekalian setahun πŸ˜› Tapi tetep berharap bisa menulis sebelum setahun seh >.< Ok, mari kita mulai saja.

KGA Term 3

Seperti biasa, term 3 ini dimulai di bulan Januari yang mana adalah dimulainya Kinderfield Championship di sekolahnya. Habis lomba di sekolah, si K langsung dihadapkan dengan lomba piano juga di tempat lesnya Yamaha. Terus lanjut lagi tampil untuk acara tahun baru China. Pokoknya bulan Januari Februari kemaren padat banget deh. Ini juga bakalan berulang seh untuk tahun depan, hahaha.

Untuk di kelasnya sendiri, seperti biasa setiap termnya di sekolah si K ada tema tema yang harus dipelajari gitu. Kalau mau baca teman-tema apa aja yang dipelajari waktu dia di Kiddy 2 (preschool) bisa dibaca di bawah yak:

  1. Masa – Masa Kiddy 2, Term 1
  2. Masa – Masa Kiddy 2, Term 2
  3. Masa – Masa Kiddy 2, Term 3
  4. Cerita Akhir Tahun Kiddy 2
  5. Some Stories About KGA (Term 1 & 2)
  6. Stories About KGA (Term 3 & 4)

Mulai kelas KGA ini tema yang dipelajari ada dua tema. Untuk term 3 ini di kelas si K belajar tentang ” Characteristic of The Air” dan “Map on The World”

Untuk tema tentang udara sendiri, anak-anak akan diajari bahwa ada beberapa karakter tentang udara.  Bahwa udara itu bergerak yang ditandai dengan adanya angin, atau benda ringan yang melayang. Kedua adalah bahwa udara itu ada di mana-mana, di tanah, di permukaan bahkan di air. Terus diajari gitu fungsi udara untuk keseharian kayak udara itu untuk bernafas, kalau gak ada udara kita gak bisa hidup.

Lalu dibahas juga tentang air polution. Ini bagus banget seh bahasan tentang air polution ini. Si K jadi paham kalau membakar hutan itu menyebabkan udara buruk yang bisa membuat kita sakit. Untuk orang Pontianak menjelaskan air polution dari pembakaran hutan ini mudah banget sebenarnya. Setiap bulan Agustus-September PASTI terjadi kabut asap di Pontianak dikarenakan pembakaran hutan. Udah ada jadwalnya gitu masih aja gak berhasil mencegah terjadinya kebakaran hutan. ANEH! *jadi ngelantur* hahahaha. Terus selain kebakaran hutan, diajari juga tuh kalau pabrik, kendaraan bermotor seperti mobil dll juga menyebabkan polusi udara. Yang bagus itu naik transportasi umum atau bersepeda atau jalan kaki sekalian. Tapi karena Pontianak panas yang gak sanggup buat jalan kaki πŸ˜› dan gak ada sama sekali transportasi umum di Kota ini (tepuk tangan) jadi, maafkanlah kami yang gak bisa menjaga udara ini >.< Nanti aja ya K, tunggu kuliah di eropa baru pake sepeda atau naik transportasi umumnya πŸ˜›

Untuk tema Map on The World anak-anak dijelaskan map itu apa, terus di dalam map itu apa. Di term inilah si K udah mulai paham dan hapal 7 benua di dunia dan apa itu benua. Di jelaskan juga benua-benua itu dibagi lagi ke dalam beberapa negara. Diajarin juga apa itu pulau, apa itu danau, apa bedanya laut dan sungai. Terus anak-anak juga diajarin tentang bahwa disetiap negara itu memiliki makanan yang berbeda, tarian yang berbeda bahkan baju tradisional yang berbeda.

Sampai 1,5 tahun sekolah, aku masih kagum seh sama kemampuan si K mengetahui tentang pengetahuan umum kayak gini. Si K waktu ini juga udah tahu 8 planet di tata surya loh! Walaupun kalau planet tahunya dari youtube seh, bukan dari sekolah πŸ˜› Untuk lengkapnya tentang Map on The World ini, bisa ditonton di video youtube aku di atas yak. Sekalian subcribe dong yang belum! Hahahaha.

KGA Term 4

Term 4 di mulai pada pertengahan bulan maret. Untuk tema term 4 ini adalah “Magnet” dan “Food Around The World”. Kalau kemaren di term 3 udah diajarin tentang peta dan berbagai negara di dalamnya. Masuk ke term 4 ini lebih fokus cerita tentang jenis-jenis makanan yang ada diberbagai negara. Bahwa negara-negara ini mempunyai makanan masing-masing. Kalau negara berdekatan maka makanannya bisa mirip gitu kayak hongkong dan china (ini mah satu negara atau dua seh? :P) kebanyakan makan mie atau Indonesia dan Malaysia yang makan nasi dan di daerah eropa lebih ke makan roti sejenis pizza gitu.

Di dalam termnya juga diajarin juga bahwa makanan itu ada berbagai rasa. Diajarin juga rasa dasar semua makanan yaitu manis, asam, asin dan pait. Serunya karena udah belajar gini adalah si K jadi bisa diajak eksplore makanan gitu. Misal dia yang selama ini gak tahu bakpao, karena temannya ada bawa jadi dia pengen coba dan jadi suka! Terus dia juga jadi suka makan mie sejenius udon gitu! Lumayan untuk bekal nanti ke Jepang kan yak, gak susah lagi mau cari makannya πŸ˜›

Tema selanjutnya adalah tentang Magnet. Ini ya ampun, aku aja ada yang gak tahu gitu loh yang diajari di sekolahnya K, dan dia paham banget! Tentang magnet ini diajari magnet itu terbuat dari apa. Terus magnet ini bisa ngapain aja, dan dari kebisaan magnet ini difungsikan untuk apa. Pokoknya lengkap deh! Kalau mau detail yang diajarin di sekolah bisa dilihat di video di atas ya hasil presentasi si K tentang magnet! :mrgreen:

***

So, segini dulu cerita tentang sekolahnya si K. Mudah-mudahan ada semangat dan waktu untuk nulis tentang KGB Term 1 & 2 ya, doain! Hahaha.

bye!

[Review Hotel] Melia Kuala Lumpur


Sebelumnya, baca juga ya tulisan aku tentang liburan dalam rangka nonton Disney On Ice ini:

  1. Itinerary Melaka dan Kuala Lumpur
  2. Jalan di Melaka (Bagian Pertama)
  3. Jalan di Melaka (Bagian Kedua)
  4. [Review Hotel] The RuckSack Caratel, Melaka
  5. Main Salju di Genting, Malaysia
  6. Nonton Disney on Ice di Kuala Lumpur
  7. Review Melia Hotel, Kuala Lumpur

Beneran ya, jarang nulis di blog itu jadi susah banget nyari feelnya untuk mulai nulis. Tapi karena udah janji sama diri sendiri kalau lagi jalan-jalan haruslah ditulis maka mari kita manulis cerita terakhir dari rangkaian jalan-jalan si Irni ke Melaka dan Kuala Lumpur dalam rangka menonton Disney On Ice ini. Tulisan penutup dari rangkaian cerita ini, apalagi kalau bukan review hotelnya :mrgreen:

Rasanya, selama beberapa kali ke Kuala Lumpur (yang udah gak akan aku hitung lagi kali yess ke sini saking seringnya buat transit πŸ˜› ) ini adalah hotel terbaik yang pernah aku inapi. Emang ya, kalau udah naik jenis hotel jadi pengen dinaikin terus, hahahaha. Padahal dulu hotel model Tune aja udah senang, sekarang maunya kalau nginep dibintang lima sekalian πŸ˜› So, mari kita mulai review hotel kali ini.

Alasan memilih hotel

Tentu aja karena lokasinya. Seperti biasa si abang selalu memilih Bukit Bintang sebagai lokasi kami kalau di Kuala Lumpur. Aku sendiri gak pernah mengeluh seh dengan lokasi ini, karena emang nyaman banget. Karena pusat kota, jadi kalau kami pulang malam gak pernah merasa sepi sampai menakutkan gitu. Dan lagi, kalau mau sarapan banyak banget makanan yang bisa aku makan disekitar sini dan tentu saja banyaknya Mall disekitaran bukit bintang sangat menjadi nilai tambah sendiri πŸ˜›

Oiya, semenjak jalur MRT Bukit Bintang udah jadi, wilayah ini makin nyaman banget dah untuk transportasinya. Walaupun ya, kok si aku makin manja aja kalau jalan di KL maunya pake grab aja daripada pake transportasi umum πŸ˜›

Harga Kamar

Hotel Melia ini hotel bintang 4 btw, tentu aja harganya beda dengan hotel izumi yang aku inapi di perjalanan ke Kuala Lumpur sebelumnya. Ya walaupun sebenarnya aku sangat suka seh dengan hotel Izumi itu karena lokasinya begitu strategis dan hotelnya ok ok aja. Pas mau pesan hotel ini lagi kok ya ada dapat email bahwa hotel ini udah tutup! Pas aku cek di website seh masih buka sebenarnya, tapi ya daripada jadi gak jelas ntar pas sampai ya Kami batalin aja pesanannya.

Untungnya pas si abang suami nyari-nyari hotel pengganti, eh ada promo dari tiket.com, jadilah kami beli hotel Melia ini dengan promo tersebut. Lumayan loh, dapat potongan harga sampai 300k :mrgreen:

Harga yang aku bayar sendiri adalah 1,2 juta untuk 2 malam. Jadi semalamnya harganya 600k. Ini lumayan banget seh untuk hotel bintang 4 di daerah Bukit Bintang Kuala Lumpur kan yak. Semoga tiket.com sering-sering ngasih diskon ke kami deh πŸ˜›

Terus Gimana Hotelnya Niee?

Sebenarnya aku tipe orang yang mudah puas kok dengan hotel. Kalau hotelnya udah gede, kamarnya lumayan bagus, udah aku puji-puji deh hotelnya. Samaan juga dengan hotel Melia Bukit Bintang, Kuala Lumpur ini. Kalau aku kasih nilai 8/9 deh. Pokoknya nyaman banget nginap di hotel ini.

Kamarnya luas banget untuk kami bertiga. Selain kamarnya yang luas, yang aku perhatikan juga sekarang adalah tempat tidurnya yang juga luas. Soalnya si K udah makin gede ya. Jadi susah kalau kami tidur dempet dempetan di kasur yang kecil, hahahaha. Untuk pemandangan dari kamar sendiri gak ada yang bisa dilihat seh, ya biasa aja gitu membelakangi gedung-gedung disekitarnya. Ya walaupun sudah sangat ok buat aku karena biasa tidur di hotel tanpa jendela juga seh πŸ˜›

Walaupun pas pesan di tiket.com kami gak pilih yang ada breakfastnya, tapi karena kami mau ringkes aja, jadi hari pertama kami bayar sarapan aja di hotel. Untuk makanannya sendiri seh ok ya, lengkap gitu ada menu Malaysianya dan ada menu westernnya juga. Walaupun gitu aku sebenarnya gak terlalu tertarik seh ya sama sarapan di hotel Jatohnya gitu gitu doang pastinya. Kecuali sarapan di Mercure Hotel itu aku suka seh πŸ˜›

Di bawah ada video aku tentang review lengkap hotelnya. Ditonton yak! Kalau bisa di subcribe juga biar si irni bisa segera dapat adsense, hahahaha.

Ok, segini aja cerita aku kali ini yak. Alhamdulillah seri Melaka –Β  Kuala Lumpur ini bisa selesai sebelum jalan jalan berikutnya πŸ˜› Eh tapi masih ada yang mau diceritain seh soal sekolah si K, terus jalan-jalan keluarga kami ke Singkawang (yang udah dua kali aja gitu terlewati!). Aaah, mudah-mudahan tahun depan lebih banyak waktu untuk update blog deh yak! Karena bulan depan insya Allah rumah baru!! (baru direnovasi total maksudnya πŸ˜› ).

Selamat Tahun Baru semuanya! Semoga tahun depan lebih baik daripada tahun ini yak!

bye.

Nonton Disney on Ice di Kuala Lumpur


Aku gak tahu kenapa pas acara intinya aku sama sekali gak ada berfoto di hari ini. Karena ingatan jangka pendek dan panjang aku ini agak runyam πŸ˜› tanpa foto ini agak mengganggu aku untuk menulis seh yak. Soalnya biasanya aku nulis sambil lihat-lihat foto ke mana dan ngapain aja pada hari itu. Maka, marilah mulai menulis dengan ingatan aku yang terbata-bata pada hari ini πŸ˜› Ini akan menjadi tulisan yang sangat pendek tentunya, hahaha.

Sebelumnya, baca juga ya tulisan aku tentang liburan dalam rangka nonton Disney On Ice ini:

  1. Itinerary Melaka dan Kuala Lumpur
  2. Jalan di Melaka (Bagian Pertama)
  3. Jalan di Melaka (Bagian Kedua)
  4. [Review Hotel] The RuckSack Caratel, Melaka
  5. Main Salju di Genting, Malaysia
  6. Nonton Disney on Ice di Kuala Lumpur
  7. Review Melia Hotel, Kuala Lumpur

Hari Sabtu ini aku sama sekali gak ada rencana apa apa di Kuala Lumpur selain untuk nonton Disney on Ice, tapi acaranya sendiri akan baru dimulai pukul 15.30 yang mana baru akan boleh mulai masuk jam 14.30, jadilah kami punya banyak waktu dipagi hari dan memutuskan untuk ke Mall :mrgreen:

Di Mall sendiri aku gak ada kegiatan khusus seh, cuma muter-muter belanja sampai jam makan siang dan kita makan siang di salah satu restoran di Mall. Setelah puas jalan-jalan di Mall, kamipun balik ke hotel untuk ganti baju dan langsung menuju ke tempat acara Disney on Ice yang lumayan jauh dari hotel.

Kami agak memberi waktu yang lumayan banyak seh untuk perjalanan ini karena aku tuh sebenarnya rada trauma dengan grab di KL ini. Malam sebelum hari ini kami ingin ke sebuah mall yang lumayan dekat dari hotel, jaraknya cuma 15 menit gitulah dari peta tanpa harus masuk tol. Terus pesan grab dong yak, dan tahu apa yang terjadi? Grabnya masuk di tol dan muter jauh dong! Supirnya 2 kali salah baca peta yang akhirnya membuat 15 menit perjalanan menjadi 1,5 jam perjalanan aja dong! Aku gak habis fikir kenapa ada orang yang tinggal ikutin peta aja bisa salah >.< Untungnya grab yang ke venue Disney on Ice ini gak salah baca petanya jadi kami bisa datang tepat waktu.

Aku tuh ya membayangkan acara ini akan disuatu tempat gitu di mana di depannya akan ada booth dari Disney Asia yang akan banyak menjual barang-barang Disney kayak yang ada di Disneyland gitu. Jadi sebelum ke sini aku udah bilangin ke K kalau dia bakalan aku belikan botol air minum dan tas kalau ada yang bagus. Etapi ternyata itu hanya khayalan aku dong! Tempatnya menurut aku B aja, hampir gak ada bagus bagusnya (bahkan wc nya gak bersih sama sekali) Gak ada booth yang menjual barang Disney sama sekali juga! Adanya cuma jualan makanan ringan yang ada nuansa Disneynya gitu, dan tempat shownya biasa bangeeeeettt. Aku rada kecewa seh sama tempat penyelenggaraannya. Kayaknya bagusan di Singapore deh yak, aku lihat tempatnya luas dan bagus gitu. Kalau yang di Jakarta gimana yak? Ada yang nonton juga gak?

Untungnya dari segi tempat yang mengecewakan buat aku, pertunjukan mereka bagus banget seh, aku senaaaang nontonnya, hahaha.

Pertunjukan pertama dimulai dari Mickey Mouse yang memperkenalkan teman-temannya dan dilanjutkan dengan tarian dan nyanyian yang bangus banget! Dulu waktu kecil aku tuh selalu pengen nonton acara beginian, tapi gak punya kesempatan sama sekali. Makanya pas nonton ini kok aku jadi berasa bahagia gitu! Gak papa deh yak masa kecil gak nonton, yang penting udah nonton pas tua, huahahahahaha.

Si K sendiri lumayan bisa mengikuti acaranya seh, karena pertama dia emang berbahasa inggris dan dia juga kenal hampir semua karakter dan lagu-lagu di Disney (gak percuma ya nonton Disney Jr di rumah πŸ˜› ) sehingga selesai nonton acara ini Kami puas banget dan kalau ada lagi acara seperti ini aku pengen nonton lagi! (ini emaknya yang kepengen sebenarnya, hahahahaha).

Selesai acara, Kami langsung disambut dengan hujan yang sangat amat deras gitu. Sampai pesan grab aja susah banget dapatnya. Untungnya beberapa menit kemudian hujannya agak reda dan kami berhasil mendapatkan supir grab yang berpengalaman jadi gak ada cerita kesasar lagi >.<

Sampai di sinilah cerita perjalanan aku ke Melaka dan Kuala Lumpur dalam rangka menonton Disney on Ice. Setelah ini aku masih pengen nulis tentang review hotel yang aku inapi di Kuala Lumpur kemaren.

bye.