Katniss dan Piano


Udah lama si K mulai belajar piano, tapi sampai sekarang sama sekali gak ada cerita tentang ini di blog. Duh! Ada seh beberapa kali aku singgung ya, tapi yang diposting khusus satu tulisan gak ada blass. Maka dari itu, mumpung ada momennya, marilah kita bercerita tentang si K dan pianonya.

Niatan untuk masukin si K les piano ini udah sejak lama banget. Bahkan dulu dari aku belum punya anak udah mikir loh, ntar kalau punya anak pengennya dia bisa salah satu alat musik deh. Dan paling bagus menurut aku kalau anak itu ya bisa main piano klasik. Ditambah dari beberapa kali aku melihat anak-anak yang bisa bermain piano itu selalu kelihatan keren ya makinlah memantapkan niat aku.

Awalnya pengen masukan si K les piano ini waktu dia umur 3 tahun. Tapi akunya belum siap. Belum siap ngantar jemput dia untuk les. Karena nambah satu kegiatan anak berarti mengubah beberapa rutinitas yang aku bangun. Dan juga umur 3 tahun ini si K baru aja melewati tahap dari yang susah untuk aku urusi ke yang nyaman banget. Jadilah aku terbuai dengan kenyamanan itu dan mau berleha-leha sebentar 😛

Masuk usia 4 tahun keinginan itu kembali, udah rada siap tapi karena si K baru aja masuk sekolah 6 bulan kok kayaknya kasian kalau dia nambah kegiatan baru lagi. Makanya diniatin sekalian aja pas dia udah di TKA. Anaknya udah gede, pasti udah lebih bisa mengontrol diri, akunya udah siap juga dan rasanya waktunyapun tepat. Akhirnya, bulan agustus 2018 si K resmi jadi murid Junior Music Class (JMC) 1 Yamaha Music di Pontianak.

Sekarang, udah 6 bulan si K ikutan les pianonya. Walaupun gak yang kelihatan berbakat banget dibidang ini, tapi progress dia lumayan banget deh. Sekarang dia udah bisa main piano sepuluh jari secara bergantian. Sedang belajar juga main piano dua tangan secara bersamaan. Walaupun bukan keinginannya sendiri untuk belajar piano ini, tapi yang aku lihat dia masih menikmati. Masih bisa mengikuti proses belajar setiap harinya dan sampai sekarang nggak ada ketinggalan dari temen-temen sekelasnya. Itu aja aku udah alhamdulillah banget kok.

Karena toh niatan aku lesin dia piano untuk dia bisa main, bukan untuk dia jadi mahir banget gitu sampai jadi master, hahaha. Kalau dia ntar remaja lagi bosen belajar sebentar trus dia main piano di rumah sambil ngemil cookies udah cukup kok buat aku 😛

Minggu kemaren juga, tepatnya tanggal 26 Januari 2019, tempat les si K ngadain lomba piano. Cuma levelan di Yamaha doang seh, tapi aku semangat banget soalnya lomba begini yang biasanya kita jadi tahu seberapa seh tingkat kemampuan anak-anak kita. Apakah kurang, ok, atau gak bakat sama sekali.

Untuk levelan si K yang JMC 1 gak ada juara 1,2,3 seh. Mereka mainnya barengan satu kelasnya. Terus nanti hadiah di group ini akan dikelompokkan menjadi Perunggu, Silver dan Gold Award gitu. Si K sendiri dapat Silver Award bersama sebagian besar teman-teman di kelasnya. Berarti kemampuan dia rata-rata deh yak 😀

Bulan februari nanti, si K bakalan ikut ujian untuk les piano ini. Katanya seh gak akan ada yang gak lulus, jadi ya pasti lulus-lulus aja dan bisa naik tingkat ke JMC 2.

Doa aku semoga si K masih betah deh les piano ini. Dan semoga aku masih semangat antar jemput si K les pianonya. Paling gak sampai dia mahir sendiri deh, kalau denger lagu bisa ngikutin notenya pake piano, hahahaha.

Di bawah ini video saat si K lomba piano kemaren bareng temen-temennya. Ditonton yak 😀

bye.