[Review Drakor] Reply 1988


sp-141410-226-reply-1988Ini drama korea udah lama banget aku nontonnya. Setelah nonton on going DOTS yang fenomenal banget itu (saking fenomenalnya jadi males nulis reviewnya di sini πŸ˜› ) untuk mengalihkan perhatian aku nonton Reply 1988 ini. Awalnya maju mundur mau nonton ini drama karena pas sekilas lihat episode satunya beberapa menit kok gak banget. Tema yang diangkat tahun 1988 itu terasa jadul banget gitu lah.

Tapi setelah ditonton dan mulai menikmati jadinya malah penasaran banget. Apalagi drama ini seperti seri-seri Reply lainnya (yang mana aku gak nonton seh πŸ˜› ) mengaburkan siapa pemeran utama prianya, jadi kita disuruh menebak ending pemeran cewek ini bakalan sama siapa nantinya. Syukurnya aku sendiri gak tahu ending drama ini jadi masih bisa menikmati jalan ceritanya sampe akhir. Masih bisa menjadi #TimJungHwan dengan sangat setia πŸ˜† . Masih bisa sedih-kesal-kecewa dengan endingnya yang terasa dipaksa. Tapikan emang itu maunya penulis ya kalau kita menonton drama ini? Hehehehe.

Cast yang pemaen remajanya rata-rata hampir aku gak kenal kecuali Park Bo Gum yang pernah aku tonton di Hello Monster - I Remember You
Cast yang pemaen remajanya rata-rata hampir aku gak kenal kecuali Park Bo Gum yang pernah aku tonton di Hello Monster – I Remember You

JALAN CERITA

Pada tahun 1988 di Kota Seoul terdapat 5 orang remaja yang telah berteman sedari mereka masih anak-anak. Ada Duk-Sun, anak cewek satu-satunya diantara keempat teman laki-lakinya.

Hye Ri sebagai Duk Sun
Hye Ri sebagai Duk Sun

Duk-Sun ini anak yang ceria, kalau ada dia suasana pasti langsung menjadi rame, akan tetapi dia juga anak dari keluarga yang paling miskin di komplek tersebut. Rumahnya menumpang di bawah rumah keluarga yang paling kaya di komplek. Duk-Sun memiliki dua orang saudara, satu kakaknya yang terkenal amat sangat garang bernama Sung Bo Ra namun terkenal sangat pintar dikalangan komplek tersebut dan satu adik laki-laki bernama Sung No Eul. Selain yang paling miskin, Duk Sun juga merupakan anak yang paling tidak pintar diantara teman-temannya sehingga sering membuat kakaknya kesal.

ryu-jun-youl
Ryu Jun Yeol sebagai Jung Hwan

Jung Hwan adalah orang yang tinggal satu atap dengan Duk Sun. Rumahnya berada di atas rumah Duk Sun dan merupakan keluarga paling kaya di komplek tersebut. Walaupun dahulunya keluarganya adalah orang paling miskin di kompleks sebelum abangnya Kim Jung Bong memenangkan lotre dan mendapatkan banyak uang. Jung Hwan orang yang introvert kepada keluarganya. Kalau ada masalah dia selalu ingin menyelesaikannya sendiri tanpa memberitahu orang lain. Bahkan saat dia sedang menyukai seseorang dia juga tidak mampu memperlihatkan perasaannya itu kepada orang tersebut.

go-kyung-pyo
Go Kyung Po sebagai Sun Woo

Sun Woo terkenal sebagai anak yang baik dan penurut di kalangan komplek. Hanya memiliki ibu dan ayahnya telah meninggal 2 tahun yang lalu dan memiliki satu adik perempuan yang masih balita. Dia juga termasuk orang yang kurang berada di komplek.

Lee Dong Hwi sebagai
Lee Dong Hwi sebagai Dong Ryong

Dong Ryong yang paling bermasalah di komplek. Paling suka membuat onar dan tidak betah berada di rumah. Ayahnya adalah guru di sekolahnya dan ibunya sibuk dengan bisnisnya. Karena itulah dia lebih senang berada di rumah teman-temannya untuk bermain dan makan bersama.

Park Bo Gun sebagai Taek
Park Bo Gun sebagai Taek

Taek merupakan anak yang paling pendiam di kompleknya. Dia sudah ditinggal meninggal oleh ibunya pada saat masih sangat kecil. Oleh karena itulah ayahnya membawanya pindah ke Seoul dan tinggal di komplek itu. Taek sendiri putus sekolah karena ingin fokus untuk menjadi pemain baduk profesional.

***

Awal cerita dari drama ini bukan tentang cinta, tapi lebih kepada permasalahan keluarga. Bagaimana interaksi antara orang tua dengan anak, anak dengan saudaranya, anak dengan teman-temannya, keluarga dengan tetangganya.

Cerita percintaan sendiri dimulai ketika Duk Sun mulai merasa kalau Sun Woo menyukainya. Karena itulah dia mulai memperhatikan Sun Woo dan baik terhadapnya. Apalagi ketika ditanya bahwa Sun Woo juga mempunyai wanita yang disukainya sejak dari dua tahun yang lalu. Tapi Duk Sun langsung kecewa karena ternyara wanita yang disukai Sun Woo adalah kakaknya Bo Ra.

Teman-teman Duk Sun beranggapan kalau Jung Hwanlah yang sebenarnya menyukai Duk Sun, apalagi Jung Hwan selalu ada pada saat Duk Sun membutuhkan. Sebenarnya Jung Hwan juga menyukai Duk Sun sedari dulu, tapi karena tipikal Jung Hwan yang tertutup jadi dia tidak pernah mengakui perasaannya. Apalagi Taek secara terang-terangan kepada teman-teman para laki-laki bilang dia menyukai Duk Sun, Jung Hwanpun tidak ingin temannya merasa kecewa sehingga mundur dengan teratur. Duk Sun yang menunggu tanggapan Jung Hwan pun mulai kecewa karena dia tidak pernah mendapat jawaban secara pasti dari Jung Hwan, walaupun perlakukan Jung Hwan ke Duk Sun sangat lebih dari siapapun.

Tahunpun bergulir, mereka yang dulunya selalu bersama mulai menjalani kehidupannya masing-masing. Taek tetap pada urusannya dengan baduk, Sun Woo yang dulu sempat pacaran dengan Bo Ra secara diam-diam putus dan sibuk dengan dunia pendidikan kedokterannya. Jung Hwan masuk ke akademi angkatan darat, Dong Ryong menjalankan bisnis restorannya dan Duk Sun menjadi seorang pramugrari.

Dari anak remaja 80an yang kaku, merekapun menjelma menjadi orang dewasa yang sibuk namun tetap ingin mempertahankan pertemanannya. Jung Hwan yang menyukai Duk Sun ternyata masih menyimpan perasaannya walaupun sampai sekarang dia tidak pernah bercerita kepada siapapun. Sampai akhirnya teman-temannya mengejek dia yang tidak pernah berpacaran kemudian tercetus dari mulutnya pengakuan perasaannya kepada Duk Sun, namun ujung-ujungnya dikemas menjadi sebuah candaan saja.

Dilain pihak Taek mulai gencar meperlihatkan perasaannya kepada Duk Sun yang membuat Duk Sun menjadi gundah.

Jadi siapakah yang dipilih Duk Sun? Taek atau Jung Hwan?

***

SPOILER DULU YAK

Sepanjang drama ini aku tonton aku gemesssss banget sama Duk Sun dan Jung Hwan. Duk Sun yang kok gak bisa melihat seh perhatian Jung Hwan yang luar biasa itu kepadanya. Dan Jung Hwan kenapa seh gak langsung ngomong aja ke Duk Sun kalau dia suka.

Sampai suatu ketika dia menyalahkan dirinya sendiri “ini bukan soal kesempatan, karena akulah yang telah membuang banyak kesempatan ini” IYA EMANG ELO ANEH BANGET! Hahahaha.

Aku emang termasuk #timJungHwan garis keras. Aku merasa pendalaman perasaan antara Duk Sun dan Taek itu dangkal banget. Bahkan mereka baru terasa saling menyukai mulai dari episode 15. Sedangkan antara Jung Hwan dan Duk Sun itu sudah diperlihatkan dari episode 3! Bahkan pas adegan reka ulang itu sudah dari episode 1! Tapi kok bisa-bisanya Duk Sun sama Taek?

Ok lah kalau memang itulah yang terjadi. Tapi kok ya nasib Jung Hwan gitu gitu amat? Sama sekali gak ada tahu perasaannya, bahkan saat dia ngomong difikir bercandaan dan saat endingnya gak ada tuh namanya cerita dia sama siapa gitu, hilang aja gitu ditelan waktu.

Aku biasanya gak nulis spoiler seh yak, tapi kalau drama ini harus aku tulis biar perasaan aku pas nonton drama ini masih aku bisa ingat kalau baca tulisan ini, hahahahaha.

Sekarang aja pas nulis review ini aku masih kesal loh. Dan #TimJungHwan rata-rata banyak yang menyangkal episode 19-20 dan menasbihkan diri bahwa episode 18 adalah ending dari reply1988!

Walaupun begitu aku sekarang udah move on kok ke drama korea selanjutnya, huahahahahahaha.

Jadi, nonton drama korea apa kamu sekarang? Aku lagi nonton Moonlight yang tinggal 1 episode lagi dan Scarlet yang tinggal 4 episode sama The K2 yang masih baru episode 8! Sibuk Banget! πŸ˜›

Pekerjaanku, suka?


Aku sampai sekarang kadang masih menganggap pekerjaanku sangat menyedihkan. Menyedihkan dalam hal ini adalah sebuah pekerjaan monoton yang gak ada tantangannya sama sekali. Datang dan kemudian menyelesaikan pekerjaan yang kebanyakan tidak ada tenggat waktunya (kecuali satu tahun anggaran berakhir) dan itu akan berulang ditahun selanjutnya.

Resiko hampir tidak ada. Walaupun dengan tetek bengek pemeriksaan dari inspektorat, bpkp, bpk bahkan mungkin kadang kpk tapi toh itu bukan untuk aku. Aku hanya berproses di administrasi yang kalau salah hanya akan dapat teguran secara administrasi (walaupun dalam hal ini aku sangat bersyukur tidak berurusan dengan keuangan yang pake duit negara) tapi dalam hal lain menjadi sangat datar.

Sering aku berkoar dengan teman teman (yang profesinya berlainan denganku) bahwa pekerjaan aku membosankan. Kenapa seh kalian masih mau setiap tahunnya beramai ramai ikutan tes ini yang jika lolos dikatain nyogok dan jika gak lolos ngatain yang lolos curang? (padahal hei aku masuk dengan tanpa modal satu rupiahpun, dan aku yakin temen temen seprofesi aku juga sama dengan itu. Dan lalu yang nyogok itu siapa?)

Alasan mereka beragam tentu saja, tapi satu garis yang dapat aku tarik benang merahnya adalah mereka ingin mempunyai pekerjaan yang jika dapat tidak lagi deg degan akan diPHK.

Dan itu terjadi kepada orang terdekatku.

Kerja di perusahaan yang sepertinya kuat dan sudah bertahun tahun ternyata gak menjamin kita bisa bekerja sampai akhir hayat dan tenaga kita. Punya dua anak yang perlu makan dan biaya sekolah bukan hal mudah untuk bisa tetap tegar menjalani hidup sambil terus berupaya mencari pekerjaan lain yang pada akhirnya akan merakan degdegan yang sama bukanlah perkara mudah.

Dan kembali lagi dengan pekerjaanku. Suka gak Niee?

Oh well, sepertinya suka dan monotonnya itu kembali lagi pada diri kita sendiri. Kalau aku bekerja di bidang ini dan aku rasa sudah membosankan dan monoton, mungkin disaat itulah negara memerlukan pemikiran dan ide ide aku untuk diungkapkan dan dilakukan demi kemajuannya.

Mungkin pemikiran membosankan yang ada dikepala aku yang membuat pekerjaan ini terlihat gak menarik sama sekali.

Toh, kita ini bukan mesin yang cuma menerima perintah atasan tanpa memberikan masukan masukan lain pada mereka.

Jadi Niee, suka gak dengan pekerjaannya?

Ya, bukan masalah suka gak suka sepertinya. Tapi dinikmatin aja. Sambil bersyukur masih bisa sibuk menikmati pekerjaan disaat banyak orang sibuk mencari pekerjaan.

2014 in review


Menutup postingan ditahun 2014 dengan annual report. Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi ngeblognya.. Tentu bukan untuk yang baca. Tapi lebih ke untuk aku pribadi jadi tempat pendokumentasian cerita diri dan keluarga. Untuk diperlihatkan ke K kelak πŸ™‚

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2014 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 43,000 times in 2014. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 16 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

katniss tiga bulan..


Haaaiii.. Halloooo.. Apakabar semuanyaaa…? Masih ada gak yak yang baca neh blog? Secara empunya udah jarang dan malah hampir gak pernah lagi bw.. Hehehehe..

Nah.. Mumpung si k lagi bobo dan emaknya lagi gak ngantor coz sejak kemaren K batuk pilek dan demam, maka mulailah daku bercerita tentang si doi *halah*

20140512-105706.jpg

Perkembangan K paling awal dalam satu bulan belakangan ini adalah belajar ngebotol. Ya naseb punya emak bekerja ya gini, harus siap dibotolin. Awalnya yang ngebotolin itu aku, pas dibotolin K nangis donggg.. Hiks.. Akhirnya setelah tanya sana sini ternyata klo anak ASI dibotolin itu jangan sama mamanya. Tapi sama orang lain. Dan setelah dibotolin sama neneknya akhirnya sukses juga.. Yeaaahhh…

Dan tanggal 21 April kemaren, bertepatan dengan hari kartini aku udah masuk kerja loh.. Rasanya gimana gitu yang selama tiga bulan ini selalu sama K terus harus rela ninggalin dia selama 8 jam. Ya gak full 8 jam seh, coz siang jam makan aku pulang kerumah buat nganter ASIP sekalian ngesusuin dia.

Walopun sampai sekarang K belom bisa tengkurap sendiri (yang sebenarnya buatbemaknya galau juga sik) tapi K bisa dikatakan sehat sehat aja, alhamdulillah. Lehernya udah kuat buat digendong model macem macem, dan kalau ditengkurepin kepalanya juga bisa berdiri hampir 90 derajat.

20140512-110421.jpg

Ok, segitu aja dulu update dari eyke. Takut anaknya keburu bangun, hehehehe.

Bye

Satu Bulanan Katniss


Haaaiiii.. Halloooo.. Apakabar semuanyaaa?

Si Niee emak emak gaol sekota Pontianak balik lagi buat cerita cerita tentang apalagi kalau bukan anaknya yak.. Hehehehe..

Semenjak lahiran dan punya anak emang si niee yang gak bisa serba bisa ngerjain hal secara bersamaan ini jadi lebih memilih nelantarin blog deh.. Tapi sayang dong kalau cerita perkembangan Katniss gak dimasukkan ke blog kan yak πŸ˜€

image

Lihat foto di atas? Yak perkembangan yang paling nampak dari Katniss adalah berat badan! Dari lahir yang 3,2 kg Katniss sudah nambah berat badan jadi 4,6 Kg aja kakak! Alhamdulillah banget deh, soalnya pas hamil aku selalu dideru sama dokter kandungannya kalau babynya bakalan kecil kalau terus terusan gini (hamil 8 bulan prediksi dokter anak aku lahir 2,5 Kg) Panjangnya juga bertambah signifikan loh. Dari lahir 49cm sekarang sudah 54 cm πŸ™‚

image

Katniss selama sebulan perkembangan motorik dan komunikasinya meningkat pesat. Katniss hari ketiga udah bisa miringin badan sendiri aja gitu! Sekarang tidurnya sudah harus dijaga banget karena bangun bangun sudah berpindah tempat πŸ˜† Soal komunikasi dari usia beberapa hari Katniss udah bisa senyum walopun masih suka suka dia aja.. Dan usia 2 mingguan udah bisa diajak ngomong loh πŸ˜€ (videonya menyusul kalau udah sempat posting pake kompi, hehehe) Matanya usia 3 minggu juga udah bisa fokus disatu titik walopun belum bisa fokus lama seh.

image

Semoga Katniss sehat sehat terus ya nak. Selalu bahagia dan menjadi kebahagian mama dan papa πŸ™‚

Buncitnisasi


Udah sering denger tementemen minta foto si niee yang lagi hamil. Dan berkali kali pula lihat kondiai perut dan bertanya sendiri apanya yang mau difoto? Orang polos aja gitu perutnya πŸ˜›

Memasuki bulan kelima perut yang tadi kempes sedikit sedikit mulai menampakkan keberadaannya :mrgreen: Maka dari itu mulailah si niee mengabadikan perutnya. Kondisi foto saat belum mandi dan sedang ingin nyari sarapan karena laper lapernya..

image

Pilgub.. Milih Gak?


Udah beberapa hari ini baik TV, radio maupun media sosial selalu aja menyiarkan tentang pemilihan gubernur. Di kantor juga pada sibuk menanyakan (atau berdiskusi malahan) sebaiknya pilih pasangan yang mana, tentunya kami memikirkan pasangan yang bisa mempermudah birokrasi dong yak πŸ˜›

Karena aku (atau kami) gak boleh ngikutin yang namanya politik dan memenangkan salah satu pasangan, bahkan gak boleh ikut mendengarkan apa isi kampanye yang menjadi visi misi calon gubernur itu sehingga aku buta arah dengan sang calon gubernur ini, jadilah aku memberi waktu khusus untuk menonton debat Cagub di Metro TV (sampe gak jadi nonton resident evil loh ini, buat ditunda hari berikutnya! *penting* πŸ˜† ) hanya untuk melihat dan menentukan pilihan.

Tapi setelah menonton debat gubernur aku rada kecewa seh. Pembahasannya terlalu ‘ringan’ dan jawaban-jawabannya kurang mendalam. Malahan terdengar sangat birokrasi yang aku fikir yang ngeh pasti cuma orang pemerintahan atau swasta yang sering bersinggungan dengan pemerintah. Kalau rakyat awam seperti ibu aku yang guru SD ya bilangnya GAK NGERTI!

Sampai kemaren pun aku masih bingung mo pilih gubernur siapa. Bos besar aku, pas apel pagi H-1 sebelum penyoblosan menyarankan agar kami gak ada yang golput. Tapi bukannya golput itu juga pilihan yak? Pilihan yang gak bisa menentukan pilihan seperti aku ini *eh πŸ˜›

Dia juga sedikit menyinggung tentang keanehan kami yang gak boleh berpolitik tapi WAJIB milih. Kalau aku seh jujur sangat suka dengan kebijakan ini. Ya, paling gak kami gak perlu cari muka sama calon ini lah, calon itu lah untuk mempertahankan suatu posisi. Dan yang pasti kalau mereka kepilih gak ada hubungannya dengan kami. Wong mulut dan hati siapa yang tahu seh, bilangnya nyoblos nomor 12 tapi kenyataannya nomor 15 kan gak ada yang bisa mastiin juga πŸ˜‰

Pagi ini aku berdiskusi lagi dengan ibu. Menanyakan ibu pilih apa, apa aku perlu tidak memilih, lagian kalau tingkat I seperti ini gak ngaruh kok dengan aku, terkecuali tingkat II seh aku HARUS milih *eh :mrgreen:

Maka, pada detik-detik terakhir apakah pilihan aku?

Bukti aku ikut memilih πŸ˜‰

Ya, aku hanya berharap mudah-mudahan siapapun gubernur yang akan terpilih nantinya bisa memajukan daerah dan berbagi pemikirannya dengan para bupati/walikota untuk kemajuan daerah ini πŸ™‚

nb: aku gak milih foke atau jokowi tentunya, karena masak orang kalimantan milih gubernur DKI πŸ˜› Jadi, kalimantan barat juga mengadakan pemilihan gubernur pada tanggal 20 Septermber 2012 ini, tapi karena berbarengan dengan pemilihan gubernur Jakarta jadi LAGI-LAGI berita apapun dari kalimantan tetep redup deh πŸ˜›