[Review Drakor] The Moon that embraces the sun & She Was Pretty


Haaaiiii… Haallooooo… Apakabar semua? Balik lagi si Niee ngereview drakor yak! :mrgreen:

Sesuai dengan janji kemaren aku akan mereview drama korea yang udah lumayan lama juga seh, tayangnya tahun 2011. Kenapa ngereviewnya baru sekarang? Karena ya karena aku juga baru pertama kali nontonya. Dulu gak tahu seh ada drama ini :P dan setelah menetapkan tambatan hati kepada Kim Soo Hyun karena tahu bahwa Rain punya pacar *patahhati* *terlambat*

The Moon that embraces the sun

the-moon-that-embraces-the-sun-wallpaper-21Sebenarnya beberapa waktu belakangan ini aku kurang suka dengan drama model kolosal kayak gini. Bagus seh, tapi kaku aja gitukan gayanya. Rata-rata jumlah episodenya kepanjangan lagi buat aku. Dan kebanyakan drama kolosalkan adegan kiss nya jarang! *dipentung* :P Tapi ternyata setelah ditelisik #tsah banyak juga kok drama kolosal yang jumlah episodenya standar aja gitu 16-20 episode kayak drama ini dan yang pasti tetep bagus jalan ceritanya.

Cast
Rasanya baru kali ini ada pemain yang aku inget dia maen drama selain yang baru aku review :P Pertama yang pasti Kim Soo Hyun maen di Dream High sama The Man Who From The Star, satu lagi Yang Mi Kyeong yang jadi dayang di drama Jang Geum

JALAN CERITA

Lee Hwon (Kim Soo Hyun) adalah seorang putra Mahkota di jaman era Joseon. Suatu hari pada saat hari kelulusan sarjanan Sungkyunkwan dia secara tidak sengaja bertemu dengan Heo Yeon Woo (Han Ga In) saat hendak melarikan diri dari istana untuk bertemu dengan abangnya Pangeran Yang Myung (Jung Il Woo). Heo Yeon Woo yang melihat Lee Hwon yang dikejar-kejar oleh pegawal istana tentu saja langsung menghalangi Lee Hwon untuk melarikan diri. Merekapun beradu argumentasi tanpa Heo Yeon Woo tahu lawan bicaranya adalah seorang Putra Mahkota.

Suatu hari Lee Hwon yang selalu bermasalah dengan guru pengajarnya mendapatkan seorang guru yang baru saja lulus dari Sungkyunkwan Heo Yeom. Putra mahkota sangat senang ketika tahu gurunya tersebut adalah abang dari Heo Yeon Woo gadis yang disukainya. Sampai akhirnya kerajaan akan mengadakan penobatan Putri Mahkota sebagai calon istri dari Putra Mahkota. Dengan kecerdasannya akhirnya Heo Yeon Woo terpilih menjadi Putri Mahkota itu.

Namun, terpilihnya Heo Yeon Woo tidak disenangi kubu Ibu Suri (Kim Young Ae) dan Perdana Mentri karena bagi mereka akan merusak tatanan pemerintahan yang telah mereka bangun sejak lama. Akhirnya merekapun berniat membunuh Putri Mahkota dengan ilmu hitam.

Pada akhirnya Putri Mahkota dianggap telah meninggal dan posisinya digantikan oleh Yoon Bo Kyung, anak dari Perdana Mentri tersebut. Namun tanpa ada satu orangpun yang tahu bahwa Putri ternyata masih hidup namun mengalami hilang ingatan yang membuatnya tidak kembali ke kerajaan.

Dapatkah putri mengambil kembali posisinya sebagai Ratu Joseon? Ya pasti itulah cerita yang diangkat. :P

***

Aku sendiri selalu tertarik dengan cerita drama korea yang mengangkat era Joseon. Walaupun gak pernah mendalami juga, tapi seringnya drama Korea mengangkat era dinasti ini kadang membuat aku sedikit membaca artikel yang berkaitan dengan dinasti ini. Biasanya aku penasaran apakah drama yang aku tonton ini ceritanya berdasarkan kisah nyata atau nggak, ternyata drama ini nggak seh :P

Tapi walaupun cerita ini bukan kisah nyata dan diangkat dari novel fiksi ternyata ada juga loh Raja diera Joseon yang mirip dengan cerita di drama ini. Adalah Raja Heonjong, Raja ke-24 Dinasti Joseon yang menikahi permaisuri keduanya dengan memilih pengantinnya sendiri. Pada jaman itu padahal permaisuri maupun selir dipilih oleh adat kerajaan karena kalau ada rasa cinta antara kaisar dan  istrinya takut pemerintahan akan kacau! Iiiihhhhh, kasian amat ya Raja-Raja jaman dulu :P

Mungkin karena percampuran antara inspirasi kisah nyata dan dibauri bumbu fiksi cerita ini pas banget rasanya. Gak terlalu lebay untuk jalan cerita semacam Raja yang miara vampire :P dan gak terlalu berat juga seperti drama yang sedang aku tonton sekarang Empress Ki (berat banget bo!). Pemainnya ganteng-ganteng dan cantik-cantik walaupun aku tetep gak suka yang berperan jadi Second Lead Male nya. Entah kenapa ada sekumpulan orang penggemar second lead yak? Kalau aku seh tetep setia deh dengan First Lead Malenya dong! *sikap*

Jadi-jadi bagi yang terdoktrin duluan takut film kolosal jaman dahulu kala itu kaku dan ngebosenin kayak aku dulu coba deh nonton drama ini, dijamin gak akan bosen! Lagian drama dengan ranting sampe 40% lebih wajib ditonton dong! :)

She Was Pretty

Pernah suatu ketika aku bersikap dengan drama korea *nonton aja punya sikap bo :P*. Pokoknya kalau dramanya belum tamat di korea sono gak bakalan dah aku tonton dramanya! Tapi semuanya berakhir ketika negara api menyerang drama She Was Pretty ini tayang!

IMG_1600

Sebenarnya kalau mau jujur, bukan masalah on goingnya atau susahnya nonton di laptop yang aku fikirkan seh. Tapi bertahun-tahun aku penasaran aja dengan orang nonton di situs apa seh bisa dapet tanyangan drama korea yang update banget. Mau tanya kok ya malu masak anak IT gak tahu situs drama korea! *gak nyambung juga seh* :lol: Tapi beneran orang-orang kok ya gak pernah gitu membicarakan situs-situs tersebut. Apa emang gak boleh dishare gitu situsnya atau ada alasan lain, pokoknya aku gak pernah lah lihat situs apaan yang bisa nonton drama korea online. Lagian kalau musti download berjam-jam kan males juga ya nonton kayak gitu.

Nah, suatu hari pas aku lagi baca-baca forum drama korea di Facebook ya kok ada gitu yang nyebutin situs untuk nonton online itu. Dan pas aku buka situsnya ternyata lumayan ringan! Nonton dramanya gak perlu download dulu bisa langsung streaming tanpa ada kendala yang berarti. Si Niee jadi ketagihan dong, pas bener drama ini lagi tayang dan udah masuk episode 14 tinggal 2 episode lagi tamat! Mari kita mulai nonton drama on going! :mrgreen: bye bye DVD! Selamat datang Smart TV *sodorin proposal ke si abang suami*

she was pretty
Hwang Jung Eum dan Park Seo Joon pertama kali aku melihat mereka di drama Kill Me Heal Me yang juga barusan tayang tahun 2015. Lee Il Hwa seh sering ya. di Man from the Star ada maen, Orange Marmalade ada maen juga. An Se Ha pernah lihat maen di Yong Pal yang jadi rentenirnya.

JALAN CERITA

Kim Hye Jin (Hwang Jung Eum) dan Ji Sung Joon (Park Seo Joon) bertema sewaktu kecil. Sung Joon adalah anak pindahan yang bertubuh gendut dan karena karakternya yang penakut dan punya phobia dengan hujan dia sering dikucilnya oleh teman sekelasnya. Hanya Hye Jin sang bintang di sekolahlah yang baik dan mau berteman dengannya sehingga Sung Joon sangat menyukai Hye Jin hingga akhirnya mereka berpisah karena Sung Joon harus pindah ke Amerika.

Setelah 15 tahun berselang, Sung Joon kembali ke Korea dan mencari Hye Jin. Merekapun janjian bertemu disuatu tempat. Namun Hye Jin sangat terkejut melihat Sung Joon yang telah berubah menjadi pria yang ganteng! Diapun merasa minder dengan wajahnya yang sekarang karena tidak dapat merawat tubuhnya yang menyebabkan penampilannya jelek. Apalagi saat Sung Joon salah mengira Hye Jin dengan wanita yang jauh lebih cantik darinya.

Karena tidak mau mengubah imajinasi teman semasa kecilnya tentang dirinya yang cantik dulu akhirnya Hye Jin meminta sahabatnya Min Ha Ri (Koh Joon Hee) untuk menggantikan tempatnya berpura-pura menjadi Hye Jin. Dengan harapan mereka bertiga tidak bertemu lagi setelah ini.

Masalahnya, ternyata Sung Joon adalah bos baru di kantor barunya Hye Jin di sebuah kantor Majalah. Sung Joon bertemu dengan Ha Ri dan selalu mengajaknya keluar. Dan Ha Ri lama kelamaan menyukai Sung Joon.

Sung Joon sangat membenci Hye Jin karena dia memiliki nama yang sama dengan Hye Jin teman kecilnya. Sung Joon juga sangat galau karena Hye Jin yang diperankan oleh Ha Ri tidak seperti Hye Jin sewaktu kecil yang dia bayangkan dan Hye Jin anak buahnya yang menyebalkan lebih mirip teman masa kecilnya itu.

Dapatkan Sung Joon mengetahui siapa sahabat masa kecilnya yang asli?

Udah sering kan ya aku membahas kalau aku suka banget dengan drama yang gak ada pemeran antagonisnya. Rasanya hidup tentram damai sejahtera aja gitu kalau drama seperti itu. Dan drama She Was Pretty ini tipe drama yang aku banget itu! Permasalahan di drama ini cuma berkecamuk pada perasaan antar karakter aja. Walaupun ada adegan di mana Ha Ri yang tetiba jadi jahat kepada sahabatnya sendiri tapi ya pada akhirnya dia sadar dan tetap mengedepankan sahabatnya daripada orang yang disukainya.

Proses Sung Joon bingung dengan hatinya juga gak berbelit-belit. Ketika dia tahu bahwa di suka dengan Hye Jin yang asli tanpa dia tahu bahwa itu adalah sahabat masa kecilnyapun mengalir dengan baik.

Cuma sedikit cerita yang agak kurang asyik tentang TEN aja yang rasanya menggangu karena kayaknya kok dipaksain banget. Tapi itu terbayar dengan ending film ini yang manissssss banget. Pokoknya bisa deh disejajarkan dengan ending manisnya Oh My Ghost.

Drama ini baru selesa tayang bulan Nopember kemaren. Jadi kalau ada yang lagi nyari referensi drama korea yang udah tamat boleh loh nonton ini. Dijamin bakalan banyak ngajak dan romantis abis deh.

So, selamat menonton :)

Liburan Akhir Pekan


Haaaaiiii… Haaaloooo … Apakabar semuaaa??

Udah beberapa minggu ini akunya gak kemana-mana seh akhir pekan. Biasanya ada aja waktu udah bosen banget sama kerjaan pengennya akhir pekan jalan ngedate berdua aja sama si abang suamik. Tapi beberapa waktu ini kok ya si K kayaknya lagi minta perhatian lebih banget. Gak boleh lihat emak bapaknya pasti langsung bermanja-manjaan. Udah makin ngerti kali ya kehadiran emak bapaknya yang sok sibuk banget pergi kerja jam 7 pulang jam 5 :cry: Jadi beberapa minggu ini kalau gak jalan sama si K bertiga ya di rumah aja.

Nah, sekarang aku mau cerita tentang kebiasaan kita liburan singkat nginep di hotel waktu akhir pekan. Sekalian review dikit-dikit lah hotelnya buat yang pengen ke Pontianak siapa tahu bisa kesalah satu hotel yang aku tulis di sini. Awalnya seh cuma buat ngajakin si K berenang aja di kolam berenang hotelnya, tapi lama-lama seru juga ternyata menghabiskan waktu full bertiga. Soalnya kan sekarang masih tinggal numpang di rumah ortu >.< Semoga rumahnya cepet beres deh biar bisa pindah secepatnya :D

Mercure Hotel Pontianak

Sebenarnya ini adalah pertama kalinya kami bertiga nginep di hotel yang niatnya emang cuma buat seneng-seneng bertiga bareng. Kalau sebelumnya kan nginep dihotelnya karena ada acara nikahan temen. Karena emang niatnya santai-santai jadi nginep di Mercure kali ini rada berasa liburannya lah ya :mrgreen:

Kalau nginep di hotel di dalam Pontianak seh aku selalunya nginep hari jum’at sampe sabtu pagi gitu ya. Alasannya seh cuma satu, biar ada waktu istirahat lagi di rumah setelah seharian jalan-jalan di hari sabtunya. Maklum ya bo emak-emak gak pernah olahraga, dibawa berenang dikit besoknya langsung pegel linu :P

Hotel Mercure Pontianak ini terletak di jalan Jend. Achmad Yani, Pontianak. Kalau dilihat dari jalan protokolnya ini strategis seh ya, karena merupakan satu-satunya Hotel yang ada di jalan ini. Deket dengan satu-satunya Mall besar di Kota Pontianak (samping-sampingan gitu) :P Tapi kalau mau nyari makan malam rada sulit seh di daerah ini karena emang daerahnya yang elit jadi mau kemana-mana juga susah. Pokoknya kalau mau nginep di sini ya nikmatin aja hotelnya atau jalannya naek taxi.

Nikmatin hotelnya karena menurut aku setelah 4 hotel yang aku pernah nginep di Pontianak ini Hotel Mercure dari segi pelayanan, design interior, fasilitas dan makanannya semuanya paling TOP dah. Untuk kamar dengan harga yang paling murah aja udah dapat yang luas banget. Seluruh koridor dilapisi sama karpet jadi si K enak lari-larian. Tempat tidurnya sendiri gak terlalu tinggi jadi gak khawatir buat si K bobo. Sanitrian kit nya paling lengkap, kolam renangnya ok secara ukuran (emang standar ukuran hotel lah ya) ada ukuran untuk anak-anak yang mana K bisa jalan dong di kolamnya, jadi suka banget dah dia :D dan ada kolam ukuran buat dewasanya juga serta yang paling penting adalah makanan untuk sarapannya SEMUANYA ENAK! Iya penting banget neh karena aku bukan tipe penikmat makanan hotel ya, dan aku selalu aja beranggapan makanan hotel itu gak enak. Tapi ini beneran enak. Puas deh nginep di sini. Aku kasih nilai 9/10 deh buat hotel ini.

Best Western Kota Baru

Pas kita nginep di Best Western ini hotelnya emang baru buka seh yak jadi bagian depannya masih ada pembangunan gitu deh. Dari tampak luar kayaknya hotelnya kecil, tapi ternyata pas masuk ke dalam lumayan lega juga kok hotelnya. Gak bisa dibandingkan plek-plek sama Mercure pastinya karena secara bintang juga beda. Kalau Mercure bintang 4 ini hotel bintang 3. Tapi karena harganya yang lebih murah dan salah satu dari sedikit hotel bintang 3 di Pontianak yang punya kolam renang walaupun cuma satu ukuran dan airnya dingin banget! Jadi ini juga recomended kok buat yang pengen nyari hotel yang harganya ok di kantong.

Makanan untuk sarapannya sendiri termasuk ok seh walau jauh banget lah dari Mercure, tapi karena harganya leih murah jadi dimaafkan deh :P

Dari lokasinya rada ajaib dikit seh menurut aku, karena bukan pusat wisatanya Kota Pontianak, tapi disekelilingnya mudah untuk nyari makan. Deket dengan indomaret jadi kalau ada keperluan mendesak bisa cari di sana.

Yang paling gak banget yang aku ingat dari menginap di sini adalah aku mengalami kecelakaan kecil dengan pintu lemarinya. Jadi di bagian tempat buka lemarinya kan ada besi kecil tuh, ternyata besinya tajam dan membuat jari aku luka! Bener-bener perlu diperhatikan deh buat pihak Best Westren untuk interiornya. Untung aku yang kena kan bukannya si K. Kalau K yang kena bisa kacau dah.

HARRIS HOTEL PONTIANAK

Sama dengan Best Western, Hotel Harris ini termasuk baru juga di Pontianak. Baru tahun 2015 ini deh launchingnya. Awalnya pas launching udah mau nginep aja di sini karena kayaknya ok dari segi tampilan luar, tapi karena kolam renangnya belum ready jadi ya nunggu dulu. Kan nginep di hotel maunya berenang :D

Konsep kolam renangnya sendiri beda dari hotel-hotel di Pontianak pada umumnya yang biasanya ada di lantai dasar. Kolam renang Hotel Harris ini adanya di lantai 13 jadinya konsepnya sky view gitu. Kolamnya sendiri enak karena ada untuk anak dan dewasanya juga dipisah. Tapi kalau sky viewnya sendiri kurang berasa seh karena ketutupan sama besi besi apa gitu gak jelas. Sayang banget jadinya.

Untuk design interiornya sendiri kok aku merasanya kurang ok ya baik dari lobi maupun di dalam kamarnya, terasa sempit gitu padahal luasnya lumayan loh 26m2. Sanitarian kit nya juga gak selengkap di Mercure, malahan berasa sama dengan di Best Western yang dari segi bintang dan harganya jauh di bawah Harris.

Untuk menu sarapannya juga gak terlalu banyak dan gak terlalu enak, bener-bener perlu ada pembenahan deh menurut aku untuk hotel sebesar Harris begini.

Kelebihan Hotel Harris adalah lokasinya yang paling strategis dari ketiga hotel ini menurut aku karena terletak di Jalan Gajahmada tempat paling hits di Pontianak. Paling hits karena di jalan ini ditetapkan sebagai coffee street di mana bertebaran warung-warung kopi dari yang murah banget tapi kualitasnya ok banget. Gak cuma kopi seh tapi seluruh makanan khas Pontianak bertebaran di jalan ini. Jadi kalau mau wisata kuliner di Pontianak emang aku rekomendasikan untuk nginep di sini dah.

***

Ok, segitu dulu review hotel dari aku karena emang baru nginep empat kali seh :D Satu kalinya kan udah pernah aku ceritain di sini ya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa nginep-nginep cantik lagi. Atau ada gak ya hotel yang mau ngasih ada vocher gratis? :P

[Review Drakor] Yong Pal


1

Si Niee balik lagi mau ngereview drama korea yang baru aja aku selesai tonton. Sebenarnya gak baru-baru banget seh, waktu ngereview terakhir kalinya aku udah selesai nonton Yong Pal ini, tapi karena merasa terlalu panjang kalau mau disatuin jadinya aku membuat sendiri review drama ini. Lagian kan drama ini bener-bener masih hot ya karena baru selesai di Korea sono bulan Oktober ini. Setelah selesai nonton drama ini aku juga kehabisan stok judul drama korea yang mau ditonton seh sebenarnya. :sad:

yong palSebenarnya, pas awal tahu judul film ini aku penasaran banget apa maksud dari kata Yong Pal itu, kok tumben gitu drama koreanya gak ada judul bahasa Inggrisnya. Ternyata Yong Pal ini adalah nama pena dari karakter yang diperankan oleh Joo Won.

Ceritanya dimulai dari pengenalan karakter Yong Pal itu sendiri. Yong Pal adalah seorang dokter yang mempunyai kerja sampingan kunjungan rumah untuk pasien-pasien kriminal yang tidak ingin pergi ke rumah sakit. Dia mendapatkan pasiennya melalui seorang perantara bernama Man Sik (An Se Ha) yang merupakan seorang rentenir di mana Yong Pal mempunyai hutang yang sangat banyak untuk mengobati adiknya yang sedang sakit gagal ginjal.

Karena merasa Yong Pal ancaman untuk kepolisian maka polisi sangat ingin menangkapnya agar tidak ada lagi kriminal yang melarikan diri untuk berobat ke rumah sakit. Pada suatu saat Yong Pal membatu seorang Mafia bernama Doo Chul (Song Kyung Cheol) melakukan operasi setelah tertembak oleh pistol kepolisian. Ketika itu polisi yang sudah melacak sang mafia menyergap mereka untuk memburu Yong Pal. Namun karena tekatnya yang tidak mau tertangkap oleh polisi Yong Pal pun melarikan diri bersama Doo Chul tersebut sampai rela terjun dari atas jembatan agar tidak tertangkap. Karena aksi dialah Doo Chul merasa sangat berterimakasih kepada dirinya dan berniat untuk membalas kebaikannya suatu saat.

Disatu sisi, kehidupan lain Yong Pal adalah seorang dokter bedah bernama Kim Tae Hyun disebuah rumah sakit terkenal di Seol. Diantara teman-teman sejawatnya dia dikenal sebagai dokter pelit yang mata duitan karena mau melakukan operasi orang kaya untuk mendapatkan imbalan berupa uang. Hingga suatu hari indentitasnya sebagai Yong Pal dan kebiasaan buruknya untuk mendapatkan uang dari pasien diketahui oleh Lee Ho Joon (Jung Woong In) yang merupakan direktur dari lantai 12 rumah sakit tersebut. Untuk menutupi kesalahannya Kim Tae Hyun diajak bekerja sama oleh direktur tersebut untuk bekerja di lantai 12.

Ternyata lantai 12 rumah sakit tersebut tak ubah ladang kriminal seperti yang dilakukannya pada kunjungan rumah. Yang menjadi pembedanya adalah orang yang dilayaninya adalah orang-orang kaya yang mereka tidak mau indentitas mereka diketahui publik bahwa mereka sakit atau mengidap penyakit. Terlebih lagi ada ruangan khusus di lantai 12 yang hanya orang tertentu yang boleh masuk ke dalamnya sehingga membuat Tae Hyun penasaran dan meminta direktur agar dia bisa masuk ke dalamnya.

Apa yang dia lihat ternyata diluar dari bayangannya. Yang ada di ruangan itu ternyata adalah Han Yeo Jin, pemilik dari perusahaan yang memiliki rumah sakit ini. Dia sengaja ditidurkan oleh saudaranya Han Do Joon (Jo Hyun Jae) selama tiga tahun agar perusahaan dapat menjadi miliknya.

Jadi apa yang akan dilakukan Tae Hyun setelah bertemu dengan Yeo Jin? Apakah dia membantu untuk membangunkan Yeo Jin dari tidur panjangnya dan mengembalikan kekuasaannya?

***

 Aku sebenarnya udah ekspetasi tinggi dengan drama ini. Kayaknya kok keren banget gitu cerita yang aku dapat. Drama tentang dokter bedah gitulah kan. Eh ternyata emang gak bagus ya mengekspetasikan yang terlalu tinggi. Ya dramanya bagus seh, tapi ya tadi, gak sebagus seperti pemikiran aku. Walaupun digadang dengan konsep dokter bedahnya, tapi kesan caebol (anak orang kaya tujuh turunan) nya masih terasa banget dah. Bahwa orang yang kaya itu bisa melakukan apapun yang diinginkan mereka bahkan sampai menidurkan orang hingga membunuh! Bahwa kekayaan itu perlu dengan sangat diperjuangankan tanpa memerdulikan hal lain yang lebih penting. Bahwa yang kaya selalu benar dan miskin selalu salah.

Jadi ya menurut aku drama ini temanya bukan dokter bedah, TAPI Caebol yang kebetulan bersinggungan dengan rumah sakit dan salah satunya dokter bedah. Aku kasih nilai 6,5/10 deh yak :D

Palingan setelah nonton drama ini jadi tahu bahwa yang jadi pemain utama wanitanya adalah pacarnya Rain idola drakor jaman dulu pas nonton Full House >.< Iiiihhhh si Niee telat banget ya tahunya :D

0

***

Setelah nonton drama ini seh sebenarnya aku kehabisan judul drama yang bisa ditonton ya, mau nonton twenty again sama she was pretty kemaren masih on going (etapi sekarang udah tamat kali ya?) Jadi balik nyari drama lama yang belum aku tonton. Karena sekarang lagi seneeeeeeeeng banget dengan Kim Soo Hyun jadi nonton The Moon That Embraces The Sun. Sebenarnya aku kurang suka sama drama tipe kolosal gitu, tapi ternyata bagus juga filmnya. Ntar aku buat reviewnya tersendiri aja deh ;)

Mari kita beli dvd baru untuk nonton drama selanjutnya yak!

[Review Drakor] Hello Monster & Scholar Who Walk At The Night


Yak, ketemu lagi dengan si Niee yang habis menyelesaikan dua lagi drama koreanya.

Nah, kali ini aku mau ngereview dua drama korea yang baru aku nonton sekaligus. Sebenarnya seh ada tiga drama yang barusan aku tonton satunya adalah Warm And Cozy. Tapi baru juga episode 4 akunya males ngelanjutin nontonnya karena gak bagus gitulah menurut aku. Dan setelah nonton Oh My Ghost yang bagus banget itu menurut aku jadinya susah move on deh. Kalau jelek dikit jadi males nontonnya.

Hello Monster – I Remember You

Hello_Monster-p1Ceritanya tentang seorang anak laki-laki bernama Lee Hyun yang semasa kecil dia dicurigai oleh ayahnya sendiri bahwa dia memiliki kelainan mental yang dapat membahayakan banyak orang. Ditambah lagi dia kepergok oleh ayahnya sedang berbicang dan bertukar informasi dengan seorang narapidana pembunuhan yang kejam dan juga memiliki kelainan mental. Jadilah Lee Hyun dikurung oleh ayahnya di kamar bawah tanah rumahnya hingga dia tidak dapat berkomunikasi dengan orang luar bahkan adiknya sendiri.

Suatu malam sang pembunuh melarikan diri dari penjara dan membunuh ayahnya Lee Hyun di depan matanya sendiri yang menyebabkan Lee Hyun menjadi yatim piatu dan kehilangan seorang adik.

Setelah dewasa Lee Hyun yang menetap di luar negeri dan menjadi profesor ahli kriminologi datang kembali ke Korea untuk sebuah kasus pembunuhan yang misterius di mana dalam kasus ini dia menerima email untuk melihat langsung kejadian tersebut. Lee Hyun tentu sangat tertarik dengan kejadian itu karena kasus tersebut menurut email yang dia dapat, dapat mendekatkan dia untuk mencari adiknya yang hilang.

Pada saat dia berada di TKP, Lee Hyun bertemu dengan anggota tim kepolisian yang menangani kasus pembunuhan tersebut yaitu Cha Ji An, Kang Eun Hyeok, Son Myeong Woo, Min Seung Jo dan Choi Eun Bok.

Cha Ji An sangat senang melihat Lee Hyun ada ditempat tersebut karena sebenarnya dia telah memata-matai Lee Hyun selama lebih dari 20 tahun setelah ayahnya sang sipir penjara hilang dan dianggap berkomplotan dengan pembunuh yang membunuh ayahnya Lee Hyun.

Di satu sisi, setelah Lee Hyun kembali ke korea beberapa orang mulai berdatangan dikehidupannya, mulai dari seorang pengacara Jung Sun Ho serta seorang tetangga yang hidup sendiri dengan keluarganya ada di Amerika bernama Lee Joon Ho.

Dapatkah Lee Hyun menemukan adiknya yang hilang 20tahun lalu? Lalu siapa sebenarnya Lee Joon Ho yang selalu tampak jelas mendekati Lee Hyun?

hello monster
Seo In Guk ini aku ingetnya maen di Master Sun sebagai Second Leadnya cowok, aku gak selesai seh nontonnya :P Dia juga ada berperan sebagai cameo di film Oh My Ghost episode terakhir. Kalau Jang Na Ra maen sebagai guru di School 2013 (kalau ini aku baru nonton episode 3 dan males lanjut juga :D ). Yang laen gak inget maen di mana

Kata si Niee..

Sebenarnya jalan ceritanya film ini mudah ketebak yak. Aku pas pertama kali lihat Jung Sun Ho udah tahu ini sebenarnya siapa dan Lee Joon Ho itu siapa tapi tetep aja dibuat ribet jalan ceritanya harus menangani kasus demi kasus pembunuhan dulu baru mendapatkan jawaban.

Pada dasarnya menurut aku film ini emang cuma mau menampilkan sisi sisi bagaimana seh sebenarnya motif dari masing-masing setiap kasus pembunuhan seperti karena dendam, karena gak suka, karena merasa merepotkan, karena menuntut keadilan dan pada tangga teratas piramidanya adalah karena ‘hobi’.

Cerita cinta-cintaannya juga gak terlalu kuat. Terkesan terlalu dipaksakan kalau si cowok tiba-tiba datang kerumah si cewek karena menjadi tersangka pembunuhan, dan si cewek yang seorang polisi dibiarin aja gitu, padahal dianya belum suka loh. Dan sehabis cowoknya udah pulang ke rumah gantian si cewek yang tinggal di rumah cowoknya yang memupuk kedekatan antara keduanya dan tetep aja aku fikir porsinya kurang banget!

Endingnya lebih mengecewakan lagi karena ini adalah film pembunuhan yang menanggangkat beberapa pembunuh dengan dua orang pembunuh utama lah pada akhirnya pembunuhnya gak ditangkap dan hidup dengan bebasnya aja gitu. Gak ada tindakan yang gimana untuk memburu si pembunuh dan menjebloskannya dalam penjara.

Walaupun jalan ceritanya rada kacau :P tapi kalau dilihat episode perepisode lumayan lah ya menemani malam-malam yang penuh kehampaan kalau gak nonton drama korea *halah*. Jadi aku kasih nilai 6/10 deh buat filmnya :mrgreen:

Scholar Who Walks The Night

Scholar-Who-Walks-the-Night_780x436(2)

Kim Sung Yeol adalah seorang penjaga sekaligus teman dari putra mahkota bernama Jung Hyun. Suatu hari tanpa sengaja Sung Yeol tahu bahwa di dalam istana ada seorang vampire bernama Gwi yang selama 200tahun telah mengatur sang raja dari balik istana bawah tanahnya. Sang Putra Mahkota Jung Hyun tidak mau itu terjadi terus menurus dan ingin mengentikannya. Diapun kemudian bekerja sama dengan Hae Seo, seorang vampire penjaga. Seluruh rencananya dia tulis dalam buku hariannya untuk bejaga kalau terjadi sesuatu padanya orang lain dapat melanjutkan apa yang telah dia rencanakan. Sayangnya rencana Putra Mahkota Jung Hyun diketahui oleh Gwi dan kemudian membunuhnya. Gwi juga memburu Hae Seo untuk kemudian membunuhnya juga. Pada saat Sung Yeol berusaha mencari vampire perjaga tersebut yang tersisa hanya vampire yang hampir mati. Untuk dapat melawan Gwi, Hae Seopun kemudian menggigit Sung Yeol agar dia menjadi vampire dan dapat mengalahkan Gwi.

120 tahun berselang, Kim Sung Yeol masih mencari keberadaan catatan harian Putra Mahkota Jung Hyun untuk mendapatkan petunjuk bagaimana caranya mengalahkan Gwi hingga akhirnya dia bertemu dengan seorang penjual buku bernama Jo Yang Sun yang dapat mencari buku apapun kecuali catatan harian tersebut.

Jo Yang Sun adalah seorang penjual buku perempuan yang berpakaian ala laki-laki, namun suatu malam ketika dia sedang menjual buku di rumah para Ginsaeng pada penjaga keamanan menyergap seluruh laki-laki hingga pada akhirnya dia membuka jati dirinya dan diketaui oleh Kim Sung Yeol.

Insentitas kedekatan Kim Sung Yeol dan Yang Sun demi mencari buku catatan harian putra mahkota itu membuat keduanya kian akrab dan tumbuh rasa saling menyayangi. Sayangnya Sung Yeol tahu bahwa dia tidak bisa jatuh cinta kepada manusia karena dia adalah vampire dan satu-satunya alasan dia hidup adalah untuk membunuh Gwi. Hingga akhirnya dia menemukan catatan Putra Mahkota yang mengatakan bahwa ada tiga orang yang bisa membunuh Gwi yaitu seorang vampire penjaga, Raja yang punya tekat dan seorang yang berhubungan dengan ibu.

Pada akhirnya dikatahui orang yang berhubungan dengan ibu adalah Yang Sun karena dia adalah keturunan langsung dari Gwi pada masa lalu. Raja percaya dengan mengorbankan Yang Sun dan membuat Gwi meminum darahnya maka Gwi akan mati.

Benarkah apa yang dikatakan oleh raja? Lalu apakah Sung Yeol mau saja menyerahkan Yang Sun kepada Gwi untuk menyelesaikan tugasnya di dunia ini dan pergi untuk selamanya?

Gak ada cast yang aku familiar sebenarnya :P
Gak ada cast yang aku familiar sebenarnya :P

Ini adalah film kedua yang aku tonton di tahun 2015 ini di mana ceritanya dianggkat dari Webtoon. Keduanya sama-sama menampilkan cerita tentang vampire. Keduanya sama-sama menampilkan cerita tentang jaman Joseon walaupun yang pertama yaitu Orang Marmalade rada galau :P .

Secara cerita aku suka filmnya karena gak mudah buat ditebak, secara jumlah episodenya juga pas 16 episode. Soalnya kebanyakan kan kalau udah cerita jaman kerajaan gini suka panjang-panjang filmnya.

Endingnya juga ok lah walaupun kalau cerita vampire aku lebih suka kalau pada akhirnya keduanya jadi vampire bersama-sama dan hidup bahagia selamanya, hihihi. Ya soalnya gak mungkin lah kan vampire dan manusia saling melengkapi satu sama lain?

Gak banyak juga seh yang mau aku komentari dari film ini, ya intinya kalau mau nonton di nikmatin aja, hahaha *lah ini seh bukan ngeriview Niee namanya :P * Aku kasih nilai 7/10 juga deh buat filmnya karena lumayan buat nambah-nambah stok tontonan di malam minggu bagi yang jomblo :mrgreen:

[Review Drakor] Oh My Ghost


 

Yak, bertemu lagi dengan si Niee yang barusan aja nyelesaikan satu drama korea lagi, hihihi. Berasa tahun ini sangat produktif ngedrakor ya, tapi mudah-mudahan yang laen juga produktif juga. Minimal masih ingat sama suami lah yak.. Hahahahaha.

Oh-My-Ghost-6.3-1050x590
cium aku chef, ciummm!! *tereak si hantu* :D

Sebenarnya setelah nonton si Orange Marmalade aku ada nonton satu judul drama korea sebelum Oh My Ghost ini yaitu drama berjudul  High Society. Pengennya mau ngereview juga pas nonton Oh My Ghost, eh tapi kok berujunng gak direview sampe drama terakhir aku selesaikan nontonnya. Emang seh drama High Society itu dataaaaaaaaaaaarrr banget. Mau dipuji kok ya gak bagus bagus banget, mau dijelek-jelekin juga gak bisa. Ya emang gak review friendly dah drakornya :P Ceritanya tentang caebol (anak orang kaya) gitu lah. Ya gak pentinglah buat direvieww (laaaahhh terus kenapa ditulis Niee??? )

Balik lagi ke Oh My Ghost, OK!

cast drakor: oh my ghost
cast drakor: oh my ghost. Kayaknya seh gak pernah lihat di drakor sebelumnya. Tapi apa akunya yang kurang daya ingat ya :P

SINOPSIS

Ceritanya tentang Na Bong-Sun, cewek muram yang bisa lihat hantu. Si Na Bong-Sun ini suka banget sama Chef ditempatnya bekerja bernama Kang Sun-Woo. Tapi apalah daya si Na Bong Sun, dia pendiam dan selalu terlihat murung dan sangat sering buat kesalahan yang akhirnya dimarahin sama Chef, gak mungkin banget lah bisa dekat sama Chef apalagi sampai pacaran. Lihat dari jauh juga Bong Sun udah seneng kok *pukpuk Na Bong Sun si cinta bertepuk sebelah tangan*. Etapi bukan cuma Bong Sun kok yang punya cinta bertepuk sebelah tangan! Si Chef Kang Sun Woo ternyata juga cintanya bertepuk sebelah tangan dengan teman dari masa kuliahnya si Lee So-Hyeong (btw, setiap si Hyeong ini dipanggil aku berasa baca panggilan adek cowok ke abangnya). Tapi cerita mereka berdua ini gak terlalu mengganggu jalan cerita seh, jadi gak usah terlalu dibahas juga.

Dilain pihak ada seorang hantu (nah ini hantu nyebutnya seorang gak seh?) bernama Shin Soon-Ae yang mengetahui dirinya menjadi hantu karena dendam perawan (meninggal penasaran karena masih perawan gitu lah) jadi dia sering merasuki manusia untuk mencari laki-laki yang bisa membalaskan dendam perawannya ini. Karena dia dianggap mengganggu, diapun sering dikejar-kejar sama seorang Seobinggo hingga akhirnya pada saat satu pelarian dia melihat Bong Sun yang sedang melamun dan merasuki gadis itu. Permasalahannya adalah setelah dia jauh dari Seobinggo yang mengejarnya sang Haintu tidak dapat keluar dari tubuh Na Bong Sun dan terjebak dalam raga itu!

Sang Hantupun kemudian menjalani kehidupan Bong Sun yang membuat kehidupannya berubah dari seorang cewek yang pendiam dan murung menjadi seorang cewek centil, mudah bergaul dan bercanda. Tak beberapa lama sang Hantupun mengincar dan mendekati si Chef untuk membalaskan dendamnya. Awalnya chef merasa tertanggu dengan ulah Na Bong Sun, tapi lama kelamaan dia merasa nyaman berada dekat dengan Bong Sun.

Tak lama setelah Bong Sun si Hantu dan Chef lumayan dekat secara tak sengaja si Hantu keluar dari tubuh Bong Sun. Mengetahui tubuhnya dirasuki Bong Sun sangat ketakutan dan tidak mau berdekatan dengan Hantu tersebut. Namun karena ingin membalaskan dendamnya sang Hantupun terus terusan mendekati Bong Sun untuk mau dirasuki. Ketika Bong Sun tahu kalau Lee So-Hyeong juga menyukai Chef diapun mulai tidak mau kehilangan Chef dan memberikan ijin  sang Hantu merasuki dirinya untuk supaya dia bisa mendekati Chef hingga akhirnya pada kenyataannya mereka berduapun pacaran. Tapi Bong Sun sedih dengan banyaknya kenangan antara dia dan Chef yang tidak sesuai hingga akhirnya dia memberitahukan tentang sang Hantu kepada Chef.

Jadi apakah Chef akan tetap menyukai Bong Sun setelah tahu bahwa yang selama ini dia merasa nyaman bukannya Bong Sun yang sesungguhnya? Terus emangnya ceritanya cuma antara tiga orang ini? Gak ada cerita tentang hal lain? Ohh tentu saja ada dong! Karena ternyata dendam sang Hantu bukannya dendam hantu perawan karena dia ternyata dibunuh!

REVIEW

Aku sukaaaaa ceritanyaaa.. Ringaaaaannn banget. Gak ada si penjahat yang terlalu berpengaruh besar kepada jalan cerita secara keseluruhan. Palingan cuma diepisode akhir-akhir aja. Untuk urusan percintaan juga suka banget. Gak ada orang kedua ketiga apalagi keempat, murni cerita si Chef sama Bong Sun, paling dicampur dikit sama si Hantu (tapikan si Hantu juga termasuk Bong Sun dalam waktu lama). Cerita tentang masak-memasaknya juga diceritakan secara baik, gak berlebihan tapi juga gak cuma sebagai background aja, bahkan endingnya ada menceritakan tentang si Bong Sun yang akhirnya kuliah ke luar negeri untuk belajar memasak.

Ngomongin soal akhir, aku sangat suka dengan akhir jalan cerita drama korea yang happy ending. Selain Happy ending ceritanya juga lengkap, gak nanggung. Ada plot cerita yang panjang setelah selesai semua masalah yang dihadapi. Nah tipe Oh My Ghost ini seperti itu. Dia menyiapkan satu episode khusus untuk ending yang manissss banget. Aku aja sampe ngulang episode terakhirnya dua kali saking manisnya, pokoknya suka deh!

So, lagi ngedrakor apa malam minggu ini? Kalau aku mau lanjut Hellow monster deh kayaknya :mrgreen:

[Review Drakor] Orange Marmalade


c597707d0f860f64c45dd4a3084121e5Sebenarnya aku tuh ada sisi malesnya kalau mau nulis review drama korea di blog ini. Kesannya menuh-menuhin postingan gitu. Kan kalau aku nulis harus yang berkualitas gitu deh *padahal gak ada yang berkualitas juga seh postingan di blog ini* :P

Tapi, karena aku tipe orangnya pelupa banget kalau udah nonton suatu film baik itu siapa pemainnya, detail ceritanya bahkan keseringan akutuh judul filmnya pun lupa >.< ingetnya cuma jalan cerita umumnya aja yang membuat kadang aku pas cerita cerita sama temen-temen penyuka drakor suka gak ngeh denger mereka cerita. Mikirnya aku belom nonton, tapi kok lama-lama dengerin ceritanya seperti familiar gitu. Kan aku lupa kakak judulnya apaan, hihihi.

Sempat terbersit keinginan untuk buat blog baru aja khusus untuk ngeriview drama korea yang udah aku tonton. Tapi kok kesannya gimana gitu nanti, padahal yang diriview juga gak serius serius amat. Jadilah kesepakatannya (dengan diri sendiri tentunya :P) nulis ajalah di blog ini. Lumayan kan ada nambah-nambah postingan setiap selesai ngedrakor, hahahaha. Sekalian jadi tempat arsip pribadi kalau mau ngiget-nginget drakor apa aja yang udah aku tonton :D

Nah, untuk postingan pertama, karena drakor yang terakhir aku tonton dan masih fresh banget dikepala adalah Orange Marmalalde ini ya aku akan mereview drama ini aja deh. Drama yang udah aku tonton kemaren-kemaren gak akan aku review lagi disini karena udah lupa juga! :mrgreen:

catatan: review ini murni untuk catatan diri sendiri. Jadi mungkin akan banyak area spoilernya :D

***

Cast DRAKOR Orange Marmalade
Cast DRAKOR Orange Marmalade *penting buat si Niee inget* :P

SINOPSIS

Ceritanya tentang kehidupan anak SMA. Jae Min adalah anak dari keluarga broken Home. Ibunya Kang Min Ha bercerai dengan ayahnya dan kemudian menikah lagi dengan Han Yoon Jae yang merupakan seorang vampire. Karena ayah tirinyalah Jae Min sangat benci dengan vampire.

Suatu hari di sekolahnya Jae Min kedatangan murid baru bernama Baek Ma Ri. Pada saat Jae Min melihat Ma Ri untuk pertama kalinya dia langsung suka aja dong! Tapi karena Ma Ri tertutup banget jadinya jangankan dia tahu kalau Jae Min suka sama dia. Kenal aja gak! Padahal Jae Min adalah idola di sekolahnya.

Tapi Jae Min tentunya gak menyerah. Dia selalu berusaha mendekati Ma Ri hingga akhirnya Ma Ri juga mulai memperhatikan Jae Min dan menyukai Jae Min hingga mereka berdua Bersama empat teman lainnya membentuk sebuah Band Sekolah bernama Orange Marmalade. Permasalahannya adalah Ma Ri seorang vampire. Hingga pada saat Jae Min tahu tentang itu dia sangat terpukul dan membenci Ma Ri.

REVIEW

Sebenarnya agak aneh ya drama satu ini (iyaaa aneh! Dan anehnya lagi akunya nonton sampe selesai 😝)

Aneh pertama adalah bahwa vampire di drama ini adalah seorang yang menyembunyikan identitasnya dan takut banget ketahuan sama manusia kalau mereka vampire. Antara manusia dan vampire pada jaman dahulu kala mempunyai satu perjanjian bahwa mereka dapat hidup berdampingan asal vampire tidak meminum darah manusia, tidak menggunakan kekuatan vampirenya dan menyembunyikan identitas mereka sebagai vampire kepada manusia luas.

Vampire disini juga punya kayak satu komite vampire gitu namanya VSA *lupa juga singkatam dari apa* 😝 yang mana VSA inilah yang selalu memonitoring kegiatan para vampire. Kalau mereka melanggar kesepakatan akan dihukum dengan hukuman yang menyakitkan.

Aneh kedua adalah sistem atau cara kerja vampire disini untuk berkembang biak juga rada ajaib. Kalau di film lainnya vampire diceritakan berkembangbiak dengan cara menggigit. Nah, kalau disini vampirenya berupa klan. Berkembang biak dengan cara melahirkan! Mereka bisa menikah punya anak bayi kemudian anaknya dewasa hingha akhirnya diumur 150 tahun mereka meninggal. Iihhhh vampire kok bisa meninggal seh??? *bingung sendiri*

Aneh ketiga adalah pada saat ditengah episodenya yang udah lumayan gena gitu eeehhh kok tiba tiba berubah jadi jaman joseon gitu deh. Laaahh kan persiapan hati aku udah untuk cerita anak sma 😣

Ya. Walopun banyak keanehannya ya seperti yang aku bilang tadi. Tetep aku selesaikan seh dramanya. Jadi bisa dikatakan filmnya lumayan 😝. Bisa dibandingkan dengan drama emergency couple atau life beauty yang gak prrnah tuntas aku tonton karena berasa gak bagus aja gitu filmnya. Jadi aku kasih nilai 6/10 deh hihihihi.

So. Siapa yang juga suka nonton drama korea di sini?? Atau udah pada berganti dengan drama turki? Aku sendiri belom tertarik buat nonton drama turki seh. 😅

[Review] Comic 8: Casino Kings


Comic 8 Casino Kings 2015 Haaaaiiii… Haalooooo, apakabar semuaaa? Setelah  nonton film Terminator Genisys, si Niee sebenarnya karena terpengaruh oleh komen temen-temen untuk nonton Jurassic World ada nonton juga seh neh film di bioskop dan emang OK lah filmnya, aku kasih nilai 8 deh :D Tapi karena rasanya udah banyak juga yang mereview jadi aku gak perlulah ya ngereview lagi :P

Nah baru Jum’at kemaren aku lagi-lagi nonton film di bioskop. Kali ini nontonnya sama temen-temen kantor. Karena pengen cerita yang ringan aja tanpa harus mikir banyak, aku menyarankan ketemen-temen untuk nonton Comic 8 aja. Kebetulan banyak temen kantor yang udah nonton Comic 8 yang pertama dan rata-rata bilang bagus karena lucu banget (aku sendiri seh gak nonton seh film yang pertamanya :P ). Lagian ternyata aku juga sudah lama banget gak nonton film Indonesia loh. Terakhir nonton itu film 99 Cahaya langit di Eropa (tahun 2013, udah 2 tahun aja gitu) karena aku suka banget novelnya tapi filmnya so so aja seh.

Filmnya sendiri bikin penasaran aja karena pemainnya adalah para Comic yang berasal dari Stand Up Comedinya Kompas TV yang lucu-lucu itu >.< :P

SINOPSIS

Ceritanya dimulai ketika beberapa Comic tiba-tiba tersadar disebuah pulau entah di mana dengan dikelilingi oleh buaya-buaya pemangsa. Disekitar mereka telah disiapkan alat-alat untuk perlawanan seperti kapak, pistol dan masih banyak lagi yang dapat mereka gunakan. Tapi masalahnya mereka gak siap dengan serangan tersebut sehingga banyak diantara mereka yang mati akibat serangan para buaya.

Adegan kemudian flashback kemasa lalu. Para agen Comic yang dipimpin oleh artis pelawak kenamaan Indro Warkop mempunyai satu misi: mencari keberadaan KINGS. Kedelapan agen Comic itu adalah Arie Kriting, Babe Cabita, Bintang Bete, Ernest Prakarsa, Fico Fachriza, Ge Pamungkas, Kemal Palevi, dan Mongol Stress.

Kings adalah master kriminal uang yang menjalankan bisnis casino terbesar di Asia. Mereka tidak mempunyai satu koneksipun untuk mencari keberadaan Kings. Satu-satunya cara yang mereka tahu adalah menjadi Comic akan mengantarkan mereka kepada Kings. Merekapun menjalankan profesinya sebagai Comic selayaknya comic pada umumnya, tour keliling Indonesia hingga akhirnya mereka mendapatkan satu kesempatan ketika mereka diminta untuk melakukan open mic disebuah pulau pribadi. Pulau itu adalah sebuah pulau dengan fasilitas lengkap. Para comic begitu dimanjakan oleh fasilitas yang ada di dalam pulau mulai dari pantai yang indah, bar, hotel yang mewah hingga Casino terbesar se Asia.

Benarkah pulau itu adalah pulau yang dimiliki Kings? Dapatkah akhirnya mereka bertemu dengan Kings? Lalu apa sebenarnya yang terjadi hingga mereka sampai disatu pulau terpencil dengan dikelilingi oleh para buaya. Ditambah lagi setelah mereka lolos dari jeratan buaya para comic lagi-lagi dihadapkan dengan para pembunuh profesional yang mengincar mereka seperti telah disiapkan permainan untuk mereka. Tapi untuk apa?

REVIEW

Kalau kalian pengen nonton film yang gak perlu terlalu banyak mikir dan lebih kepada cuma ketawa-ketawa doang ini adalah film yang tepat. Bener-bener merefreshkan fikiran deh filmnya. 102 menit ketawa-ketawa muluk dah. Walaupun sebenarnya ada beberapa adegan yang membingungkan karena aku gak nonton film pertamanya. Seperti adegan waktu para Comic ditangkap oleh intel dari Asia karena tuduhan merampok BANK INI. Saat adegan ini aku rada bingung lah ini orang kapan merampoknya? Kok dituduh merampok? Yang setelah dapet penjelasan dari temen yang udah nonton ternyata itu adalah adegan saat film Comic 8 pertama. Jadi aku saranin kalau mau nonton film ini lebih afdol nonton film yang pertamanya dulu seh.

Karena mereka ini adalah para Comic jadi ada beberapa adegan pas mereka open mic juga di film ini yang walopun lucu tapi kok aku rada rada gak sreg karena berasa gak nyambung dengan alur ceritanya gitu. Ditambah lagi beberapa adegan dari film ini yang membuat kita teringat dengan potongan adegan film lain seperti pas adegan introgasi kok aku berasa nonton film Now You See Me gitu.

Satu lagi yang aku kurang sreg adalah adanya peran Nikita Mirzani dalam film ini. Ya tahu sendirikan yak Nikita itu seperti apa, adegan biasa-biasa aja dibuatnya jadi syur gitu dan menurut aku itu gak penting. Padahal lawakan mereka udah cerdas banget lah, tapi ternodai dengan si Nikita dan beberapa adegan buka-bukaannya.

Karena ada Nikita Mirzaninya jadi aku cuma kasih nilai 7,5/10 deh buat film ini. Kalau gak ada aku kasih 8,5 deh :P

***

Ada yang merekomendasikan film Indonesia yang bagus lagi? Tapi jangan drama ya, aku suka rada males nonton film drama. Lah film box office aja aku gak mau nonton kok kalau film drama. Apalagi film Indonesia kan :P